Anda di halaman 1dari 16

BAB I

PENDAHULIAN

1.1 Latar Belakang

Meditasi, terkadang disebut juga semadi, adalah praktik relaksasi yang melibatkan pelepasan

pikiran dari semua hal yang menarik, membebani, maupun mencemaskan dalam hidup kita

sehari-hari. Makna harfiah meditasi adalah kegiatan mengunyah-unyah atau membolak-balik

dalam pikiran, memikirkan, merenungkan. Arti definisinya, meditasi adalah kegiatan mental

terstruktur, dilakukan selama jangka waktu tertentu, untuk menganalisis, menarik kesimpulan,

dan mengambil langkah-langkah lebih lanjut untuk menyikapi, menentukan tindakan atau

penyelesaian masalah pribadi, hidup, dan perilaku.

Zaman dahulu (sebelum revolusi industri) kehidupan masyarakat (manusia) pada umumnya

sangatlah sederhana bila dibandungkan dengan zaman sekarang (zaman modern) ini. Pada masa

dahulu kala, pengerjaan berbagai pekerjaan menggunakan peralatan yang sangat sederhana

karena masyarakatnya belum mengenal mesin. Mesin baru dikenal sejak revolusi industri di

Prancis. Sedangkan zaman sekarang tenaga manusia atau binatang diganti dengan tenaga mesin.

Tradisi masyarakat zaman dahulu umumnya adalah memuja dewa-dewa dan memuja

leluhur (contohnya di Indonesia). Pada saat sekarang, tradisi seperti itu sudah banyak

ditinggalkan karena masyarakat modern yang pada umumnya tidak percaya pada mitos. Dewa-

dewa oleh orang modern pada umumnya dianggap suatu mitos, karena tidak dapat dibuktikan

kebenarannya secara ilmiah.

Perbedaan paling mencolok yang membedakan masyarakat zaman dahulu atau masyarakat

tradisional dengan masyarat modern adalah gaya hidup dan peralatan yang digunakan. Zaman

1
modern sekarang ini identik dengan mesin-mesin, elektronik-elektronik yang mana suatu

pekerjaan dikerjakan dengan bantuan teknologi yang serba canggih. Berbagai media seperti

televisi, radio, internet, juga bergagai pasilitas hiburan tersedia pada zaman modern ini. Semua

jenis peralatan seperti  sekarang ini tidak dimiliki oleh masyarakat tradisional pada zaman

dahulu. Seinya orang-orang pada zaman dahulu dihidupkan kembali dan kita bangunkan dari

kuburannya, mereka akan tercengang melihat dunia sekarang. Mereka mungkin akan

berpendapat bahwa dunia ini telah sulap dengan kekuatan sihir.

Bila kita bandingkan lagi zaman sekarang dengan zaman sebelum masehi, seperti pada

jaman Buddha dan zaman guru-guru besar khususnya di India, bisa dikatakan perbedaannya

seperti Bumi dan langit. Di mana pada pada zaman sebelum masehi tersebut yang diutamakan

adalah kemajuan batin. Sedangkan zaman sekarang yang diutamakan adalah dalam hal materi.

Walaupun pada zaman dahulu ada juga yang mencari kesenagan materi tapi tidak seperti pada

zaman sekarang. Zaman sekarang usaha untuk meningkatkan kualitas batin bisa dikatakan sudah

tidak terpikirkan lagi. Yang ada pada pikiran manusia modern hanyalah materi dan bagai mana

cara menyenangkan indera-inderanya.

Untuk bisa meningkatkan kualitas batin seseorang, salah satu caranya adalah dengan cara

meditasi dan mengurangi kesenangan indera. Meditasi identik dengan pengasingan diri dan

menjauhkan diri dari keramaian. Dilihat dari perspektif  kehidupan modern hal-hal seperi itu

tidak sesuai untuk zaman sekarang ini yang mana orang-orang pada umumnya disibukkan oleh

berbagai pekerjaan. Disamping itu juga kesenangan indera menuntut dan menjerat manusia.

Makanan-makanan dalam berbagai bentuk dan macamnya. Berbagai hiburan dan berbagai

macam bentuk alat-alat elektronik menawarkan berbagai kesenangan untuk dinikmati. Usaha

2
meningkatkan kualitas batin telah tersisihkan oleh usaha-usaha mengejar kesenangan-

kesenangan indera.

Di sisi lain, walaupun meditasi merupakan hal yang telah berabad-abad dijalankan dan

merupakan bagian dari kehidupan manusia, banyak orang pada masa sekarang tidak mengenal

bahkan tidak mengerti sama sekali tentang meditasi. Dihitung dari masa kehidupan Buddha

(tercapainya ke-Buddhaan pada tahun 588 SM dan Parinibbāna pada tahun 543 SM), sudah

sekitar 2555 yang lalu dan bahkan sebelum itu meditasi telah dikenal dan dipraktikkan. Namun

pada masa sekarang masih banyak orang yang tidak tahu-menahu tentang meditasi. Hal ini ada

dua kemungkinan yang menjadi penyebabnya. Pertama, mungkoin karena meditasi merupakan

penemuan lama sehingga orang melupakan meditasi dan diganti dengan berbagai inovasi yang

lebih modern, seperti teknologi. Yang kedua, kerena orang-orang memang tidak mau tahu

mengenai meditasi, mereka mengangap meditasi adalah hal yang kuno, yang tidak mengikuti

perkembangan zaman.

Memang diketahui sudah banyak yang mengetahui meditasi, tetapi bila dibandingkan

antara orang-orang yang mengenal meditasi dengan yang tidak mengenal meditasi, yang lebih

banyak adalah yang tidak tahu sama sekali tentang meditasi. Uamat Buddha sendiri juga banyak

yang tidak mengenal meditasi. Kalaupun mereka mengenal meditasi, hal itu sebatas teori tanpa

tahu bagaimana aplikasinya. Hal ini sangat memperihatinkan, khususnya bagi umat buddha itu

sendiri.

Ditinjau dari kehidupan modern yang identik dengan kesibukkan dan usaha mengejar

kenimatan indera, masih adakah sumbangan yang dapat ditawarkan oleh meditasi yang identik

dengan duduk tenang dan menjauhi keramaian? Masih relevankah meditasi pada masa sekarang

ini? Atau dengan kata lain, dapatkah meditasi mengikuti perkembangan zaman?

3
Atas dasar hal-hal tersebut maka penulis merasa perlu membahas tulisan yang berjudul

“Peranan Meditasi Dalam Kehidupan Modern” ini.

1.2 Latar Belakang

1. Apa dimaksud dengan meditasi ?

2. Apakah fungsi meditasi ?

3. Bagaimana realita peran/efektifitas meditasi di lapangan pada era modern ?

4
BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Meditasi

Meditasi berasal dari kata “meditation” (bahasa Inggris) yang merupakan gabungan kata

“media” dan “station”. Media merupakan tempat, sedangkan station lebih dipahami sebagai

pemberhentian. Tetapi dalam persepektif ini yang dimaksud dengan tempat pemberhentian yaitu

sebagai tempat pemberhentian kesadaran terhadap suatu objek (www.virginiapeck.com). Selain

dari kedua kata tersebut, terdapat kata dalam bahasa Pāḷi yang memiliki karakteristik yang sama

untuk menanggapi masalah batin yaitu samādhi. Secara harafiah bahwa samādhi merujuk pada

konsentrasi dari kesadaran atau pikiran terhadap pada suatu obyek tunggal atau pemusatan

pikiran (Supandi 346).

Bahasa Pāḷi juga menyebutkan kata Bhāvana yang diartikan sebagai pengembangan batin

(Supandi 302). Jadi dapat ditarik pemahaman bahwa Meditation, Samādhi dan Bhāvana

memiliki makna yang identik dengan maksud pemusatan kesadaran terhadap suatu objek yang

dipilih atau pengembangan batin yang positif. Namun Kata meditasi lebih akrab dengan

masyarakat, karena masyarakat lebih condong memilih kata meditasi dalam membicarakan

tentang pengolahan batin.

Meditasi, terkadang disebut juga semadi, adalah praktik relaksasi yang melibatkan pelepasan

pikiran dari semua hal yang menarik, membebani, maupun mencemaskan dalam hidup kita

5
sehari-hari. Makna harfiah meditasi adalah kegiatan mengunyah-unyah atau membolak-balik

dalam pikiran, memikirkan, merenungkan. Arti definisinya, meditasi adalah kegiatan mental

terstruktur, dilakukan selama jangka waktu tertentu, untuk menganalisis, menarik kesimpulan,

dan mengambil langkah-langkah lebih lanjut untuk menyikapi, menentukan tindakan atau

penyelesaian masalah pribadi, hidup, dan perilaku. Dengan kata lain, meditasi melepaskan kita

dari penderitaan pemikiran baik dan buruk yang sangat subjektif yang secara proporsional

berhubungan langsung dengan kelekatan kita terhadap pikiran dan penilaian tertentu. Kita mulai

paham bahwa hidup merupakan serangkaian pemikiran, penilaian, dan pelepasan subjektif yang

tiada habisnya yang secara intuitif mulai kita lepaskan. Dalam keadaan pikiran yang bebas dari

aktivitas berpikir, ternyata manusia tidak mati, tidak juga pingsan, dan tetap sadar.

Di Negara barat, meditasi telah dikenal dan oleh para ahli sejak decade 1960-an. “Meditation”,

tanpa disertai mantra-mantra yang terbungkus religious atau keyakinan tertentu. Dalam psikologi

popular, disebut dengan istilah reduksi stress (penurunan stress, relaksasi insight,dan

sebagainya). Bahkan meditasi dalam istilah psikoterapi juga kadang- kadang disebut dengan

“mindfulness” (pemutusan pikira dengan sadar atau meditasi sadar.

Meditasi identikan dengan hening,diam,tidak ada gerakan,tidak ada ambisi, mata

terpejam, kondisi yang baik, paling utuh,dan sempurna, tetapi ter[elihara tingkat kesadaran yang

tinggi. Kondisi meditasi membuat tata saraf, baik yang diatur pusat saraf sadar maupun saraf

otonom yang bekerja sendiri, membentuk satu keselarasan yang mengagumkan (dan dapat

dirasakan oleh praktisi meditasi yang cukup tekun dan serius). ( Rizki Joko : 03)

Meditasi adalah praktik relaksasi yang melibatkan pengosongan pikiran dari semua hal

yang menarik,membebani,maupun mencemaskan dalam hidup kita sehari-hari. Makna harfiah

meditasi adalah kegiatan mengunyah-unyah atau membolak – balik dalam pikiran,memikirkan,

6
merenungkan. Jadi meditasi adalah kegiatan mental terstruktur,dilakukan selama jangka waktu

tertentu, untuk menyikapi,menentukan tindakan atau penyelesaian maalah priadi,hidup,dan

perilaku. Dengan kata lain, meditasi melepaskan kita dari penderitaan pemikiran baik dan buruk

yang sangat subjektif yang secara proporsional berhubungan langsung dengan kelekatan kita

terhadap pikiran dan penilaian tertentu.

Perbedaan antara meditasi kesehatan biasa dan meditasi esoterik adalah:

 Meditasi kesehatan biasa dengan cara melatih pernapasan membutuhkan waktu lebih

lama dan konsistensi latihan untuk menjaga kesehatan atau kebugaran tubuh. Dari

relaksasi akan dihasilkan hormon yang penting untuk mengatasi stress dan pnyerapan

oksigen menjadi optimal sehingga peredaran darah dapat mengalir lancar ke seluruh

tubuh.  Hal ini tentunya akan meningkatkan kualitas kesehatan secara umum baik fisik

maupun psikologis.

 Meditasi kesehatan esoterik seperti pada Reiki dan Prana Shakti, bisa dilakukan dalam

waktu lebih singkat dan memiliki pengaruh bisa langsung dirasakan karena tubuh praktisi

telah mendapatkan penyelarasan (attunement maupun initiation) dari seorang Master

esoterik. Penyelarasan di sini sederhananya terjadi karena proses pemusatan konsentrasi

sedemikian rupa dalam kondisi trance state (alpha dan theta). Apalagi praktisi yang telah

mendapatkan shaktipat Kundalini tentunya akan mendapat manfaat kesehatan yang lebih

tinggi dari meditasi biasa karena kundalini yang telah bangkit secara otomatis merupakan

sebuah proses aktivasi kekuatan energi vital dalam tubuh baik lahiriah maupun batiniah

yang akan memberikan langkah yang lebih jelas untuk pencapaian spiritualitas. Dengan

tercapainya keselarasan ini, maka tentunya praktisi meditasi kesehatan esoterik juga

7
memiliki kemampuan untuk membantu menyembuhkan penyakit yang diderita orang

lain, dimana hal ini tidak diperoleh melalui meditasi kesehatan biasa pada umumnya

Ada banyak arti tentang meditasi diantaraya :

1. Meditasi adalah jalan untuk masuk dalam kesadaran jiwa.

2. Meditasi adalah jalan untuk intropeksi diri

3. Meditasi adalah jalan untuk berkomunikasi dngan sang pencipta.

4. Meditasi adalah jalan untuk megubah hidup anda.

5. Meditasi adalah jalan untuk meraih ketenangan batin.

Mekanisme Meditasi

Meditasi itu alami,organis, dan bukan barang impor. Ada banyak cara untuk bermeditasi

termasuk meditasi sebagai gerakan atau tarian dan meditasi atas bunyi,music, dan imajeri visual.

Ada yang melakukannya sambil berkontemplasi ke dalam sebuah konsep, ada yang

melakukannya sambil merapal mantra atau melakukan afirmasi( meneguhkan diri dengan

mengucapkan kalimat-kalimat yang dapat memberikan motivasi) ada yang melakukannya sambil

mamandangi cahaya lilin, da nada juga yang bermeditasi sambil mempertajam sensitivitas ida

tubuh dan menghayatinya. Untuk melakukan meditasi dapat menurunkan frekuensi yang

mengalir yang sering mengcauan peningkatan kesadaran dalam meditasi agar dapat menemukan

cara yang khas untuk membuat menjadi selaras.

Waktu Untuk Meditasi

Sebaiknya duduk saat subuh untukmeditasi atau jika itu tidak memungkinkan pada jam tertentu

yang cocok dengan abhyasi, jangan merasaterganggu dengan hal-hal diluar tetapi tetap dengan

8
pekerjaan kamu sendiri, pikirkan bahwa mereka sedang menolong kamu untuk merasakan

kebutuhan akan penerapan yang lebih besar didalam praktek. Baik untuk meditasi Antara jam 2

dan jam 4 pagi karena itulh saat yang paling baik selama 24 jam.

Sikap Tubuh

Duduk dalam sikap tubuh yang cocok untuk satu jam di pagi hari dengan cara yang paling alami.

Sikap tubuh harus selalu sama. Alasannya adalah dengan cara ini dia mendapati dirinya sendiri

dihubungkan dengan kekuatan yang besar sekali. Satu-satunya yang dia terima pada pemulaan

untuk mencapai tujuannya yang khusus, jadi suatu keadaan dimana dia dihubungkan dengan

yang nyata menolong dia banyak sekali sebagai permulaan yang utama.

Posisi tulang punggung tegak lurus, leher dan kepala dalam satu garis tegak lurus selama

meditasi telah diajarkan merupakan posisi yang paling menguntungkan sejak jaman dahulu kala

samapi saat ini. Karena aliran keagungan suci dipercaya turun langsung pada abhyasi dalam

sikap tubuh dmikian.

2.2 Fungsi Meditasi

Salah satu manfaat tersebut adalah kesembuhan yang kita peroleh adalah kesembuhan ,

jika kita memderita sakit tertentu. Dari sudut fifiologi meditasi adalah anti stress yang paling

baik. Saat mengalami stress ,denyut jantung dan tekanan darah meningkat, pernafasan menjadi

cepat dan kelenjar adrenalain memompa hormone-hormon stress. (Maria Hrmiayanti (Meditasi) :

06)

Manfaat meditasi Antara lain :

1. Apabila anda secara rutin melakukan meditasi, organ-organ tubuh dan sel tubuh akan

mengalami keadaan baik dan bekerja lebih teratur.

9
2. Mampu mengatur dan mengendalikan orang lain serta memaafkannya

3. Mampu mengerti orang lain dan memaafkannya

4. Selalu bertekun dalam hidup yang baik, sebagai pembawa berkat bagi sesama.

5. Mampu menerima suka dan duka, kesulitan, dan kebaikan hidup dengan baik.

Aktivitas meditasi juga bermanfaat sebagai metode peningkatan saraf kesadaran,ketenangan

pikiran,relaksasi, dan penerimaan pikiran. Maka untuk mewujudkan kegiatan latihan meditasi

yang baik dibutuhkan suatu wadah tersendiri,tempat dan ruang khusus sebagai tempat pelatihan

dan pelaksanaan meditas. Wadah tersendiri yang dimaksud adalah suatu tempat yang tersolasi

dari kondisi duniawi, yang memberikan sesame tenang,jauh dari hiruk piruk perkotaan dan

suasana kesibukan sehari-hari, namun juga mudah sijangkau oleh masyarakat. Meditasi pada era

modern sekarang ini, yang masyarakatnya disibukkan oleh berbagai masalah yang timbul di

zaman modern ini. Maka meditasi akan dapat memberikan banyak manfaat untuk diri sendiri (Sri

Dhamman 32-36). Beberapa manfaat yang bias kita rasakan langsung adalah :

1. Bila seseorang sibuk, meditasi menolong membebaskan diri dari ketegangan sehingga

relaks,

2. Jika penuh dengan kekhawatiran, meditasi akan menolong menenangkan diri dan

membantu untuk mendpatkan ketenangan pikiran,

3. Bila mempunyai banyak masalah, meditasi dapat menolong untuk menimbulkan

ketabahan dan keberanian serta mengembangkan kekuatan untuk mengatasi persoalan

tersebut,

4. Bila kurang kepercayaan pada diri sendiri, meditasi dapat menolong untuk mendapatkan

kepercyaan terhadap diri sendiri yang merupakan kunci kesuksesan hidup.

10
5. Jika selalu merasakam ketakutan, meditasi dapat menolong untuk mendapatkan

pengertian yang benar terhadap keadaan yang menebabkan ketakutan itu, dengan

demikian, dapat mengatai rasa takut tersebut,

6. Jika selalu merasa tidak puas terhadap segala sesuatu dalam kehidupan ini atau erada

dalam lingkungan, meditasi akan memberikan perubahan dan perkembangan pola pikir

sehingga menumbuhkan rasa puas dalam batin,

7. Jika ragu-ragu dan tidak tertarik terhadap agama, meditasi akan menolong mengatasi

keragu-raguan itu sehingga dapat melihat nilai-nilai praktis dalam bimbingan agama,

8. Jika pikiran kacau dan putus asa karena kurang mengerti sifat kehidupan dan keadaan di

dunia ini, meditasi akan dapat membimbing dan menambah pengertian bahwa pikiran

kacau itu sebenarnya tidak ada gunanya,

9. Bagi seorang pelajar, mditasi dapat menolong menimbulkan dan menguatkan daya ingat

sehingga apabila belajar akan lebih seksama dan berguna,

10. Bagi orang yang kaya, meditasi dapat menolong untuk melihat sifat kekayaan dan

mampu menggunakannya dengan sewajarnya, untuk kebhagiaan sendiri maupun

kebahagian orang lain,

11. Bagi orang yang miskin, meditasi dapat menolong agar memiliki kepuasan dan

ketenangan batin. Dengan demikian akan terhindar dari keinginan untukmelampiaskan

rasa iri hati kepada orang lain yang lebih mampu atau yang lebih berada,

12. Jika orang pemuda mengalami kebingungan sehingga tdak mampu menentukan jalan

hidup ini, meditasi dapat menolong untuk mendapatkan pengertian tentang kehidupan

sehingga dapat menempuh salah satu jalan yang benar untuk mencapai tujuan hidup,

11
13. Bagi seorang yang telah lanjut usia dan merasa bosan terhadap kehidupan ini, meditasi

akan menolong untuk mengerti secara mendalam mengenal hakekat kehidupan ini

sehingga timbullah semangat hidup,

14. Bagi seorang pemarah, dengan meditasi dapat mengembangkan kekuatan kemauan untuk

mengendalikan kemarahan,kebencian,rasa dendam.

15. Bagi yang bersifat iri hati, dengan meditasi akan menyadari bahaya yang timbul dari sifat

iri hati itu,

16. Jika seorang selalu diperbudak oleh kemelekatan inderia, meditasi dapat menolong

mengatasi nafsu dan keinginan tersebut,

17. Bila seseorang selalu ketagihan minuman keras/sesuatu yang memabukkan, dengan

meditasi dapat menyadari dapat melihat cara mengatasi kebiasaan yang berbahaya yang

memperbdak dan mengikat tersebut,

18. Bagi seorang pintar atau tidak, meditasi memberi kesempatan untuk mengenal diri sendiri

dan mengembangkan pengetahuan yang sangat berguna bagi kesejahteraan sendiri,

keluarga,

19. Jika seorang bijaksana, meditasi akan membawa menuju kesadaran yang lebih tinggii dan

mencapai”penerangan sempurna”, akan melihat segala sesuatu menurut apa adanya

( sewajarnya).

20. Jika dengan sungguh- sungguh melaksanakan latihan meditasi ini, maka semua nafsu

emosi tidak mempunyai kesempatan berkembang.

Manfaat – manfaat di atas adalah peranan meditasi dalam kaitannya dengan batin. Pada zaman

modern ini, tidak sedikit orag yang mengalami berbagai penyakit fisik yang sangat sulit

disembuhkan.

12
2.3 Realita peran/efektifitas meditasi di lapangan pada era modern.

  Ada seorang pria yang menderita penyakit lambung kronis yang sudah berlangsung

bertahun-tahun.  Ketika ia memeriksakan diri ke dokter, dokterk mengatakan bahwa pria ini

mengidp tumor dan harus dioperasi. Orang ini sangat takut bila operasi akan gagal dan ia akan

meninggal.

   Karena takut akan operasi orang ini memutuskan untuk melakukan cara hidup yang

nyaman, untuk berjaga-jaga jika seinya ia harus meninggal juga. “Saya sebaiknya bermeditasi,”

ia berkata. Ia datang bermeditasi di bawah bimbingan Sayadaw U Pandita. Tidak beberapa lama,

ia mulai merasakan berbagai macam rasa sakit. Pada awalnya tidak parah, tetapi ketika

latihannya sudah maju dan mencapai tingkat pencerahan yang berhubungan dengan rasa sakit, ia

mengalami siksaan yang tidak tertahankan. Orang ini mengungkapkan hal yang dialaminya,

namun Sayadaw berkata, “Tentu saja  boleh pulang menemui dokter. Tetapi mengapa  tidak

tinggap beberapa hari lagi?” Orang ini mempertimbangkan hal yang hal yang telah dikatakan

oleh Sayadaw dan memutuskan tidak ada jaminan untuk selamat dari meja operasi. Sehingga ia

memutuskan untuk tetap tinggal dan melanjutkan meditasi. Terkadang ia dikuasai oleh rasa sakit,

terkadang ia dapat menguasai rasa sakit itu. Tetapi orang ini memiliki keberanian yang luar

biasa.

   Dalam satu sesi meditasi duduk, rasa sakit demikian menusuk, sehingga seluruh

tubuhnya bergetar dan bajunya basah oleh keringat. Tumor di lambungnya semakin keras. Objek

13
tersebut sangat menyakitkan tetapi sangat menarik. Ia terus mengamati dan hanya terdapat batin

yang mengamati dan rasa sakit yang semakin menusuk.

Kemudian, tiba-tiba terdengar ledakan keras, seperti suara bom. Praktisi tersebut berkata

bahwa, ia mendengar suara keras. Setelah itu, semua telah berakhir. Ia banglit dari duduknya

dengan sekujur badan penuh dengan keringat. Ia menyentuh perutnya. Tetapi pada tempat

dimana tumor itu menonjol, kini di sana sudah tidak ada lagi. Ia sembuh total.

Segera setelah kejadian itu, orang tersebut meningalkan pusat latihan dan Sayadaw

memintanya untuk memeriksakan dirinya ke dokter tentang penyakit lambungnya. Doter terkejut

melihat tumornya sudah lenyap. Orang ini dapat meninggalkan diet ketat yang harus dia jalani

selama 20 tahun dan bisa hidup denga sehat. Bahkan dokter yang memeriksanya malah ikut

latihan meditasi.

Sayadaw U Pandita juga telah bertemu denga banyak orang yang sembuh dari penyakit

kepala kronis, masalah jantung, TBC, bahkan kanker dan cedera berat  di masa muda. Beberapa

diantaranya dinyatakan tidak dapat diobati oleh dokter. Semuanya harus mengalami rasa sakit

yang luar biasa. Tetapi mereka memiliki daya tahan yang luar biasa dan sanag berani, dan

mereka sembuh atas usahanya sendiri. Yang lebih penting banyak juga yang mengalami secara

mendalam tentang realita rasa sakit dan maju dalam pencapaian pencerahan. (Pandita:60-62).

Bukti tersebut merupakan beberapa dari sekian banyak realita dari manfaat yang diperoleh dari

praktik meditasi.( A Dear Sakadhammo : majalah)

14
BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Meditasi, terkadang disebut juga semadi, adalah praktik relaksasi yang melibatkan

pelepasan pikiran dari semua hal yang menarik, membebani, maupun mencemaskan

dalam hidup kita sehari-hari.

Salah satu manfaat tersebut adalah kesembuhan yang kita peroleh adalah kesembuhan

, jika kita memderita sakit tertentu. Dari sudut fifiologi meditasi adalah anti stress

yang paling baik. Saat mengalami stress ,denyut jantung dan tekanan darah

meningkat, pernafasan menjadi cepat dan kelenjar adrenalain memompa hormone-

hormon stress.

3.2 Kritik & Saran

Menyadari bahwa penulis masih jauh dari kata sempurna, kedepannya penulis akan

lebih fokus dan details dalam menjelaskan tentang makalah di atas dengan sumber -

sumber yang lebih banyak yang tentunga dapat di pertanggung jawabkan.

15
Untuk saran bisa berisi kritik atau saran terhadap penulisan juga bisa untuk

menanggapi terhadap kesimpulan dari bahasan makalah yang telah di jelaskan.

16