Anda di halaman 1dari 7

E.ISSN.

2614-6061
P.ISSN.2527-4295 Vol.8 No.2 Edisi Mei 2020

GERAKAN MENCEGAH DARIPADA MENGOBATI TERHADAP


PANDEMI COVID-19
Oleh
Walsyukurniat Zendrato
STKIP Nias Selatan
emai : syukur.zendrato84@gmail.com

Abstrak
Pada Desember 2019 tepatnya di Wuhan, Cina, ditemukan jenis virus corona baru yang disebut Severe
Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Infeksi virus ini disebut COVID-19 dan lebih
berbahaya dibanding SARS atau MERS. COVID-19 menimbulkan berbagai komplikasi penyakit terutama
gangguan pada saluran pernapasan seperti gagal pernapasan akut, pneumonia, acute respiratory distress
syndrome (ARDS) dan juga komplikasi dan masalah pada organ lain hingga menyebabkan kematian bagi
penderitanya. Virus Corona (CoV) adalah keluarga besar virus yang dapat menginfeksi burung dan mamalia,
termasuk manusia. Menurut WHO (World Health Organization) virus ini menyebabkan penyakit mulai dari flu
ringan hingga infeksi pernapasan yang lebih parah seperti MERS-CoV dan SARS-CoV. Virus ini bersifat
zoonosis, artinya ini merupakan penyakit yang dapat ditularkan antara hewan dan manusia seperti Rabies dan
Malaria. Dalam mencegah penularan virus corona, dokter Reisa Broto Asmoro seorang Dokter Umum
menyampaikan bahwa semua orang harus menjaga gaya hidup bersih dan sehat, makanan yang seimbang,
istrahat yang cukup, rutin olahraga, jangan panik dan stres agar daya tahan tubuh tidak menurun dan melakukan
banyak kegiatan positif didalam rumah. Kesimpulan : gerakan mencegah dari pada mengobati baiknya tetap
diterapkan dan tidak terlambat, mengingat karena penyebaran Virus ini sangat cepat dan telah banyak menelan
korban jiwa. Saran : Jika mengalami gejala virus ini, segeralah melapor ke puskesmas/rumah sakit terdekat.

Kata Kunci: Gerakan mencegah, Pandemi covid 19


pemerintah daerah mengambil kebijakan dengan
1. PENDAHULUAN memberlakukan aturan belajar dirumah bagi siswa
Virus Corona (CoV) adalah keluarga besar sekolah. Menurut Kepala Bidang Media dan Opini
virus yang dapat menginfeksi burung dan mamalia, Publik Kementerian Busroni, social distancing dan
termasuk manusia. Menurut WHO (World Health karantina mandiri berperan besar dalam
Organization) virus ini menyebabkan penyakit pencegahan dan penanganan untuk memperlambat
mulai dari flu ringan hingga infeksi pernapasan penularan COVID-19 namun tidak ada maknanya
yang lebih parah seperti MERS-CoV dan SARS- jika menggunakan masa libur untuk berlibur ke
CoV. Virus ini bersifat zoonosis, artinya ini luar, sama dengan memindahkan kontak dengan
merupakan penyakit yang dapat ditularkan antara orang lain. Social distancing harus dipatuhi dan
hewan dan manusia seperti Rabies dan Malaria. dilaksanakan dengan menahan diri di rumah, tidak
Pada Desember 2019 tepatnya di Wuhan, melakukan kontak dengan orang lain.
Cina, ditemukan jenis virus corona baru yang Dalam mencegah penularan virus corona,
disebut Severe Acute Respiratory Syndrome dokter Reisa Broto Asmoro seorang Dokter Umum
Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Infeksi virus ini menyampaikan bahwa semua orang harus menjaga
disebut COVID-19 dan lebih berbahaya dibanding gaya hidup bersih dan sehat, makanan yang
SARS atau MERS. COVID-19 menimbulkan seimbang, istrahat yang cukup, rutin olahraga,
berbagai komplikasi penyakit terutama gangguan jangan panik dan stres agar daya tahan tubuh tidak
pada saluran pernapasan seperti gagal pernapasan menurun dan melakukan banyak kegiatan positif
akut, pneumonia, acute respiratory distress didalam rumah. Dokter Tirta Mandira Hudi seorang
syndrome (ARDS) dan juga komplikasi dan Dokter Relawan menyampaikan bahwa ketika
masalah pada organ lain hingga menyebabkan berpergian dan pulang kerumah yang dilakukan
kematian bagi penderitanya pertama kali bukan salim atau cipika/cipiki tetapi
(https://www.sehatq.com/artikel/bahaya-virus- mencuci tangan, muka, dan yang lainnya terlebih
corona-yang-membuat-kita-harus-waspada). dahulu. Dokter Tirta juga mneyampaikan bahwa
Setelah ditelusuri, ternyata beberapa orang seluruh masyarakat menjaga pola hidup sehat, tetap
yang terinfeksi memiliki riwayat yang sama yaitu dirumah saja (kabar petang tvone 28 maret 2020).
mengunjungi pasar basah makanan laut dan hewan Meskipun demikian, banyak masyarakat
lokal di Wuhan. Untuk menekan laju penularan yang tidak mengikuti protokol kesehatan sesuai
COVID-19, pemerintah Indonesia mengimbau anjuran pemerintah, hampir seluruh masyarakat
menjaga jarak fisik (physical distancing), kerja dari tidak mengikuti protokol kesehatan yang
rumah, belajar di rumah, hingga beribadah di disampaikan oleh pemerintah dan ini disebabkan
rumah. Berdasarkan imbauan tersebut sejumlah beberapa hal sebagai berikut:

Jurnal Education and development Institut Pendidikan Tapanuli Selatan Hal. 242
E.ISSN.2614-6061
P.ISSN.2527-4295 Vol.8 No.2 Edisi Mei 2020
1. Disebabkan faktor kebutuhan, masyarakat coronavirus 2019-nCoV yang mengacu pada novel
memilih bekerja di luar rumah dibanding tetap coronavirus kemudian disebut SARS-CoV-2. Virus
tinggal dirumah; ini pertama kali terdeteksi di Wuhan, China, pada
2. Sulit mendapatkan masker; Desember 2019 yang kemudian dilabeli oleh WHO
3. Adanya kebiasaan tidak betah tinggal sebagai pandemi global
dirumah; (https://www.suara.com/health/2020/03/25/144000/
4. Adanya persepsi bahwa virus corona belum pandemi-virus-corona-ketahui-makna-dan-tujuan-
menyebar di wilayah tempat tinggalnya. istilah-covid-19).
Ketika masyarakat tidak mengikuti Berdasarkan data yang diperoleh South
anjuran pemerintah yang disebabkan oleh beberapa Morning China Post, kasus pertama virus corona
hal diatas, berarti mereka tidak melakukan gerakan ditemukan pada seorang individu berusia 55 tahun
pencegahan penyebaran virus COVID-19. Bila yang berasal dari provinsi Hubei, China dan disebut
gerakan pencegahan tidak dilakukan artinya ini sebagai orang pertama yang terjangkit COVID-19.
akan mempercepat proses penyebaran virus, dan Kasus tersebut menurut data tercatat pada 17
protokol kesehatan yang disampaikan oleh November 2019, atau sebulan lebih awal dari
pemerintah pun tidak akan efektif sebab masyarakat catatan dokter di Wuhan. Setelah kasus 17
tidak mengimplementasikannya dalam kehidupan November 2019, sekitar satu hingga lima kasus
sehari-hari. baru muncul dan dilaporkan setiap hari hingga pada
15 Desember total masyarakat yang terinfeksi
2. KAJIAN PUSTAKA DAN PEMBAHASAN mencapai 27 orang. Kasus tersebut semakin
Pandemi Covid 19 meningkat setiap harinya dengan jumlah kasus
Virus corona (coronavirus) adalah keluarga mencapai 60 orang pada 20 Desember 2019.
besar virus yang dapat menyebabkan penyakit Dokter di China baru menyadari jika
dengan tingkat keparahan yang luas. Virus corona mereka sedang menghadapi penyakit baru akhir
pertama kali diidentifikasi sebagai penyebab flu Desember 2019. Pada 27 Desember 2019, Zhang
biasa pada tahun 1960 hingga sampai pada tahun Jixian, seorang dokter dari Rumah Sakit
2002, virus ini belum dianggap fatal. Tetapi pasca Pengobatan Terpadu China dan Barat China
adanya Severe Acute Respiratory Syndrome Provinsi Hubei memberi tahu otoritas kesehatan
(SARS-Cov) di China, para pakar mulai berfokus bahwa penyakit yang diderita pasien disebabkan
pada penyebab dan menemukan hasil apabila oleh virus corona baru. Pada saat itu, lebih dari 180
wabah ini diakibatkan oleh bentuk baru corona. orang telah terinfeksi COVID-19
Pada tahun 2012, terjadi pula wabah yang mirip (https://www.kompas.com/sains/read/2020/03/18/1
yakni Middle East Respiratory Syndrom (MERS- 40300223/pasien-pertama-covid-19-ditemukan-
Cov) di Timur Tengah (https://manado-tribunnews- bantu-lacak-sumber-virus-corona). Penyebaran
com.cdn.ampproject.org/v/s/manado.tribunnews.co SARS-CoV-2 diduga memiliki keterkaitan dengan
m/amp/2020/03/06/sejarah-virus-corona- aktivitas sejumlah masyarakat dalam mengonsumsi
identifikasi-sejak-1960-jadi-bentuk-mematikan- satwa liar seperti tikus, kelelawar, curut, karnivora,
seperti-sars-mers-dan-covid- dan primata. Prof. Soewarno menyampaikan bahwa
19?amp_js_v=a2&amp_gsa=1&usqp=mq331AQF SARS-CoV-2 berbeda dengan virus corona yang
KAGwASA%3D#aoh=15867037900398&referrer= beredar sebelumnya, dimana SARS-Cov berasal
https%3A%2F%2Fwww.google.com&amp_tf=Dar dari kelelawar, sementara MERS-Cov ditularkan
i%20%251%24s&ampshare=https%3A%2F%2Fm oleh unta. Sejauh ini diperoleh kesimpulan apabila
anado.tribunnews.com%2F2020%2F03%2F06%2F SARS-CoV-2 mengalami mutasi pada kelelawar,
sejarah-virus-corona-identifikasi-sejak-1960-jadi- lalu berlanjut ke ular, dan berakhir masuk ke
bentuk-mematikan-seperti-sars-mers-dan-covid- manusia. Karena itu, masyarakat disarankan untuk
19). menghindari konsumsi satwa liar.
Covid-19 digunakan untuk menyebut infeksi dari Sebelum resmi disebut Covid-19, para
virus corona jenis baru yang saat ini tersebar di ilmuwan menyebut virus corona terbaru ini sebagai
seluruh dunia. Dilansir dari The Sun, Covid-19 coronavirus 2019-nCoV yang mengacu pada novel
adalah singkatan dari Corona (CO) Virus (VI) coronavirus kemudian disebut SARS-CoV-2. Virus
Disease (D) dan tahun 2019 (19), yang mana virus ini pertama kali terdeteksi di Wuhan, China, pada
corona Covid 19 ini pertama kali muncul di tahun Desember 2019 yang kemudian dilabeli oleh WHO
2019. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun sebagai pandemi global
akhirnya menetapkan Covid-19 untuk menyebut (https://www.suara.com/health/2020/03/25/144000/
virus corona yang sedang mewabah di seluruh pandemi-virus-corona-ketahui-makna-dan-tujuan-
dunia. WHO menyampaikan bahwa nama atau istilah-covid-19).
istilah virus sangat penting untuk mencegah Berdasarkan data yang diperoleh South
penggunaan nama lain yang bisa tidak akurat dan Morning China Post, kasus pertama virus corona
memicu stigma lain. ditemukan pada seorang individu berusia 55 tahun
Sebelum resmi disebut Covid-19, para yang berasal dari provinsi Hubei, China dan disebut
ilmuwan menyebut virus corona terbaru ini sebagai sebagai orang pertama yang terjangkit COVID-19.

Jurnal Education and development Institut Pendidikan Tapanuli Selatan Hal. 243
E.ISSN.2614-6061
P.ISSN.2527-4295 Vol.8 No.2 Edisi Mei 2020
Kasus tersebut menurut data tercatat pada 17 benda yang ada di sekitar. Dengan tangan yang
November 2019, atau sebulan lebih awal dari tidak terjaga kebersihannya, virus COVID-19
catatan dokter di Wuhan. Setelah kasus 17 dapat mudah menyebar dengan cepat.
November 2019, sekitar satu hingga lima kasus 3. Tidak menjaga kebersihan setelah bepergian.
baru muncul dan dilaporkan setiap hari hingga pada Beraktivitas adalah hal yang wajar dilakukan
15 Desember total masyarakat yang terinfeksi oleh manusia namun, penularan COVID-19
mencapai 27 orang. Kasus tersebut semakin secara tidak langsung sering dilakukan oleh
meningkat setiap harinya dengan jumlah kasus orang yang melakukan aktivitas di tempat
mencapai 60 orang pada 20 Desember 2019. tertentu apabila tempat tersebut terdapat droplet
Penyebaran SARS-CoV-2 diduga virus COVID-19 dan menempel pada pakaian
memiliki keterkaitan dengan aktivitas sejumlah dan benda yang digunakan sehingga dapat
masyarakat dalam mengonsumsi satwa liar seperti menular pada orang-orang terdekat dirumah.
tikus, kelelawar, curut, karnivora, dan primata. 4. Tidak menerapkan etika batuk dan bersin. Cara
Prof. Soewarno menyampaikan bahwa SARS-CoV- yang paling banyak menjadi media penularan
2 berbeda dengan virus corona yang beredar COVID-19 adalah melalui droplet yang
sebelumnya, dimana SARS-Cov berasal dari kemudian menempel pada benda-benda yang
kelelawar, sementara MERS-Cov ditularkan oleh dibawa oleh orang lain sehingga virus corona
unta. Sejauh ini diperoleh kesimpulan apabila COVID-19 mendapatkan inang baru pada orang
SARS-CoV-2 mengalami mutasi pada kelelawar, lain. Etika batuk dan bersin dapat dilakukan
lalu berlanjut ke ular, dan berakhir masuk ke dengan mentup mulut dan hidung menggunakan
manusia. Karena itu, masyarakat disarankan untuk siku bagian dalam atau tisu bersih bersih.
menghindari konsumsi satwa liar 5. Terjadi interaksi dengan banyak orang.
Proses penyebaran virus corona Covid-19 Berkumpul atau beraktivitas di tengah
terjadi begitu cepat, tidak hanya di dunia namun kerumunan menjadi salah satu cara penularan
juga di Indonesia. cepatnya proses infeksi tersebut virus corona COVID-19 sebab virus ini dapat
dapat dilihat dari update kasus setiap harinya menempel secara tak kasat mata pada pakaian
seperti pada Jumat (3/4/2020) pukul 19.15 tercatat dan benda yang dibawa oleh orang lain yang
di Worldometers ada 1.033.210 kasus positif virus juga dapat terjadi melalui droplet orang lain
corona, kemudian pada Sabtu (11/4/2020) tercatat ketika batuk dan bersin.
di web yang sama jumlah kasus infeksi mencapai 6. Tidak isolasi diri setelah kembali dari wilayah
1.705.845 positif di seluruh dunia. Apabila kurang pandemi. Cara lain yang dapat menularkan
dari empat bulan dari Januari hingga awal April virus corona COVID-19 adalah tidak
2020 mencatatkan jumlah 1 juta kasus positif virus melakukan tindakan pencegahan setelah
corona maka hanya perlu kurang dari 10 hari untuk kembali dari wilayah atau negara pandemi. Cara
bertambah hingga 700.000 kasus ini disinyalir banyak terjadi di Indonesia saat ini
(https://www.kompas.com/tren/read/2020/04/11/19 mengingat banyaknya warga yang kembali ke
3000/565/mengetahui-sejumlah-klaster-awal- kampung halaman namun tidak melakukan
penyebaran-virus-corona-di-indonesia?page=2). isolasi diri
Dilansir dari liputan6.com berikut ada (https://m.liputan6.com/bola/read/4215810/7-
beberapa cara penularan virus corona COVID-19 cara-penularan-virus-corona-covid-19-di-
yang sering terjadi sebagai berikut: lingkungan-terdekat).
1. Kontak dengan benda yang sering tersentuh. Menurut Center For Disease Control And
Benda merupakan media yang bisa menjadi cara Prevention (CDC) Amerika Serikat, virus corona
penularan yang masif, sebab menurut penelitian SARS-CoV-2 bisa menular melalui kontak dekat
virus corona COVID-19 dapat bertahan hidup dengan orang yang terinfeksi apabila orang tersebut
hingga tiga hari dengan menempel pada bersin atau batuk, droplet dari orang tersebut masuk
permukaan benda. Benda-benda tersebut ke tubuh individu di dekatnya dan menularkannya.
disinyalir merupakan benda yang sering Skenario penularan lain juga bisa melalui kontak
terjamah oleh anggota tubuh seperti tangan jabat tangan dengan individu positif corona, orang
yang membawa virus corona COVID-19. yang sehat bisa tertular jika ia tak mencuci
Dengan menempelnya virus tersebut di tangannya dengan bersih setelah bersalaman.
permukaan benda yang sering terjamah, Infeksi virus COVID-19 dapat
otomatis virus tersebut berpindah dan menimbulkan berbagai komplikasi penyakit hingga
menemukan inang baru apabila orang lain kematian, bagi beberapa pasien gejala virus ini
menyentuhnya. bersifat ringan dan sedang namun beberapa pasien
2. Tak menjaga kebersihan tangan. Cara kedua lainnya mengalami komplikasi yang patut
yang efektif sebagai media penularan virus diwaspadai. Gangguan pada saluran pernapasan
COVID-19 adalah tidak menjaga kebersihan adalah komplikasi utama akibat COVID-19 seperti
tangan. Sebab, tangan adalah anggota tubuh gagal pernapasan akut (acute respiratory failure),
yang paling banyak melakukan aktivitas dan pneumonia (peradangan paru-paru), hingga acute
melakukan interaksi dengan orang lain atau respiratory distress syndrome (ARDS). Infeksi

Jurnal Education and development Institut Pendidikan Tapanuli Selatan Hal. 244
E.ISSN.2614-6061
P.ISSN.2527-4295 Vol.8 No.2 Edisi Mei 2020
virus ini juga menimbulkan komplikasi dan Revisi ke-3 disampaikan langkah-langkah yang
masalah pada organ lain seperti kerusakan hati, paling efektif di masyarakat, meliputi:
kerusakan jantung, gagal ginjal akut, hingga infeksi 1. Melakukan kebersihan tangan menggunakan
sekunder (infeksi susulan oleh mikroorganisme hand sanitizer jika tangan tidak terlihat kotor
lain, seperti bakteri). COVID-19 juga dapat atau cuci tangan dengan sabun jika tangan
menyebabkan kematian, hal ini terbukti pada 3 terlihat kotor;
April 2020 lebih dari 53 ribu orang meninggal 2. Menghindari menyentuh mata, hidung, dan
dunia dari 1 juta kasus COVID-19 di seluruh mulut;
penjuru dunia. CDC (center for disease control and 3. Terapkan etika batuk atau bersin dengan
prevention) Amerika Serikat, menyampaikan menutup hidung dan mulut dengan lengan atas
bahwa orang berusia 65 tahun keatas rentan untuk bagian dalam atau tisu, lalu buanglah tisu ke
mengalami komplikasi dari COVID-19, hal ini juga tempat sampah;
terjadi pada orang dengan kondisi medis tertentu 4. Pakailah masker medis jika memiliki gejala
dari segala usia seperti penderita penyakit paru pernapasan dan melakukan kebersihan tangan
kronis atau asma sedang hingga berat, orang yang setelah membuang masker;
menderita masalah jantung serius, orang dengan 5. Menjaga jarak (minimal 1 meter) dari orang
kondisi imun yang lemah seperti pasien yang yang mengalami gejala gangguan pernapasan.
menjalani perawatan kanker, perokok, orang yang Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)
menjalani transplantasi sumsum tulang atau menyarankan langkah-langkah perlindungan untuk
transplantasi organ, defisiensi imun, orang yang semua orang terhadap virus corona COVID-19
positif HIV atau AIDS namun tidak terkontrol sebagai berikut:
dengan baik, orang dengan obesitas berat, penderita 1. Bersihkan tangan secara teratur dan menyeluruh
diabetes, orang dengan penyakit ginjal kronis dan dengan cairan berbasis alkohol atau cuci tangan
menjalani prosedur cuci darah, serta orang dengan dengan sabun dan air;
gangguan hati. Virus corona dapat berbahaya 2. Pertahankan jarak setidaknya 1 meter (3 kaki)
karena tak semua orang menunjukkan gejala, hal antara anda dan siapa saja yang batuk atau
ini mengkhawatirkan karena individu tersebut tetap bersin;
bisa menularkan virusnya ke orang lain. Orang 3. Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut.
tanpa gejala namun bisa menularkan inilah yang Tangan menyentuh banyak permukaan dan
disebut silent spreader virus bisa menempel disana, setelah
(https://www.google.com/amp/s/www.sehatq.com/ terkontaminasi tangan dapat memindahkan
artikel/bahaya-virus-corona-yang-membuat-kita- virus ke mata, hidung, atau mulut anda dan
harus-waspada/amp). dapat menimbulkan penyakit;
Gejala COVID-19 dimulai dengan batuk 4. Pastikan anda dan orang-orang di sekitar
kering dan diikuti dengan gangguan pernafasan. menjaga kebersihan pernapasan, yaitu dengan
Batuk ini adalah batuk yang terus menerus selama menutup mulut dan hidung dengan siku atau
lebih dari satu jam atau mengalami betuk rejan bagian lainnya yang tertekuk saat anda batuk
selama tiga kali dalam periode 24 jam, biasanya atau bersin kemudian segera buang tisu bekas;
lima hari secara rata-rata bagi orang untuk 5. Tetap dirumah jika anda merasa tidak sehat dan
menunjukkan gejalanya namun bagi sebagian orang ketika mengalami batuk, demam dan kesulitan
gejalanya lebih lambat terjadi. Organisasi bernapas, cari bantuan medis dan hubungi
Kesehatan Dunia WHO mengatakan masa inkubasi mereka terlebih dahulu serta ikuti arahan
selama 14 hari, Spesialis Telinga, Hidung, otoritas kesehatan setempat;
Tenggorokan di Inggris mengatakan mereka 6. Baca perkembangan terbaru tentang COVID-19
mendengar ada gejala lain dari banyak pasien dan ikuti saran yang diberikan oleh penyedia
termasuk kehilangan indera penciuman dan perasa. layanan kesehatan, otoritas kesehatan publik
2. Gerakan Mencegah Daripada Mengobati nasional dan lokal tentang cara melindungi diri
“Lebih Baik Mencegah Daripada sendiri dan orang lain dari COVID-19
Mengobati” kalimat ini sering kita dengar (https://www.google.com/search?q=gerakan+m
dimanapun terutama di rumah sakit atau gedung encegah+penyebaran+covid+19+menurut+kem
kesehatan lainnya, kalimat lebih baik mencegah enkes&oq=gerakan+mencegah+penyebaran+co
daripada mengobati, artinya adalah lebih baik kita vid+19+menurut+kemenkes&aqs=chrome.69i5
menjaga tubuh kita sebelum terjadi hal-hal yang 7.18380j1j9&client=ms-android-
tidak diinginkan sehingga harus dilakukan tindakan vivo&sourceid=chrome-mobile&ie=UTF-8)
mengobati. Dalam menekan laju penyebaran Sebuah studi di Guangdong, Cina
COVID-19, banyak tindakan pencegahan yang melaporkan chloroquine efektif dalam memerangi
dilakukan dan diimbau oleh pemerintah maupun virus corona. Menurut Presiden RI Jokowi,
beberapa pihak tertentu. sejumlah negara telah menjajal keampuhan obat
Berdasarkan Pedoman Kesiapsiagaan tersebut, Pemerintah sudah mendatangkan 5.000
Menghadapi Coronavirus Disease (COVID-19) dan sudah memesan 2 juta Avigan dan untuk
Chloroquine pemerintah telah menyiapkan 3 juta.

Jurnal Education and development Institut Pendidikan Tapanuli Selatan Hal. 245
E.ISSN.2614-6061
P.ISSN.2527-4295 Vol.8 No.2 Edisi Mei 2020
Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan melalui sambungan video pada 30 Maret 2020.
infrastruktur pendukung yaitu rumah isolasi dan Presiden meminta untuk dilaksanakannya
rumah sakit dengan menyulap Wisma Atlet pembatasan sosial berskala besar, physical
Kemayoran sebagai rumah sakit darurat COVID-19 distancing, dilakukan lebih tegas lagi, lebih disiplin
yang juga merupakan rumah isolasi. Pulau Sebaru dan lebih efektif serta perlu didampingi kebijakan
dan Pulau Galang juga dirancang untuk menjadi darurat sipil.
ruang karantina dan observasi serta isolasi Salah satu cara untuk mencegah terinfeksi
(https://www.google.com/amp/s/amp.kompas,com/t virus corona adalah dengan meningkatkan daya
ren/read/2020/03/23/100940565/langkah-langka- tahan tubuh atau sistem imun tubuh. Pada dasarnya,
pemerintah-agar-corona-tak-merajalela). tubuh manusia memiliki sistem imun untuk
Untuk mencegah penularan dan melawan virus dan bakteri penyebab penyakit.
penyebaran SARS-CoV-2, pemerintah Namun, ada hal-hal yang dapat melemahkan sistem
menghimbau masyarakat melakukan isolasi atau imun atau daya tahan tubuh seseorang seperti
karantina mandiri. Juru Bicara Kementerian penuaan, kurang gizi, penyakit, bahkan obat-obatan
Kesehatan untuk COVID-19 Ahmad Yurianto, tertentu. Oleh karena itu, fungsi sistem imun perlu
menyampaikan bahwa esensi utama dalam senantiasa dijaga agar daya tahan tubuh kuat.
pelaksanaan isolasi mandiri adalah memisahkan Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk
orang yang berpotensi sebagai sumber penyebar meningkatkan imun tubuh adalah mengonsumsi
virus kepada orang-orang disekitarnya. Yang perlu makanan bergizi, berolahraga dengan rutin,
melakukan isolasi mandiri adalah orang sakit yang mengelola stres dengan baik, beristirahat yang
telah melakukan pemeriksaan dan ditemukan cukup, meongonsumsi suplemen penunjang daya
adanya virus SARS-CoV-2 di tubuhnya dan sangat tahan tubuh (https://www.alodokter.com/cegah-
berpotensi untuk menularkan virusnya ke orang virus-corona-dengan-memperkuat-sistem-imun-
lain, orang yang mungkin sakit maksudnya orang tubuh).
yang pernah melakukan rapid test dan hasilnya Guru Besar Fakultas Kedokteran,
positif, serta orang dengan keluhan atau mereka Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan
yang merasa ada keluhan atau gejala menyerupai (FKKMK) UGM, Prof.dr. Madarina Julia,
gejala penyakit COVID-19 seperti suhu tubuh Sp.A(K),MPH.,Ph.D., mengatakan bahwa tubuh
panas bahkan melebihi 38,5 derajat Celcius, batuk, manusia memerlukan sinar matahari untuk
serta saluran pernapasan tidak nyaman. membantu meningkatkan produksi vitamin D
Presiden Joko Widodo mengatakan, didalam tubuh. Vitamin D ini punya efek
pemerintah daerah dapat mengeluarkan banyak imunomodulator yang bisa memperbaiki sistem
kebijakan demi mencegah penularan dan imun tubuh, sistem imun merupakan pertahanan
penyebaran virus SARS-CoV-2. Salah satu tubuh dalam melawan virus dan bakteri penyebab
kebijakan yang dapat diambil yaitu meliburkan penyakit. Sementara itu, jika tubuh kekurangan
sementara proses belajar mengajar di sekolah dan vitamin D dapat menghambat pertumbuhan dan
universitas serta mengimbau mereka belajar di rentan terinfeksi virus maupun bakteri, Prof.
rumah. Menanggapi ucapan Presiden tersebut Mardiana menyampaikan waktu yang tepat untuk
sejumlah pemerintah daerah mengambil kebijakan berjemur guna mendapatkan paparan sinar matahari
dengan memberlakukan aturan belajar dirumah yang cukup bisa dimulai dari jam 10.00 sampai
bagi siswa sekolah ataupun bagi mahasiswa untuk 15.00, jangan dilakukan lebih pagi karena paparan
melaksanakan kuliah daring. Presiden Jokowi sinar mataharinya tidak mencukupi
dalam Konferensi Pers di Istana Kepresidenan (https://www.ugm.ac.id/id/berita/19207-berjemur-
Bogor melanjutkan untuk membuat kebijakan sinar-matahari-mampu-meningkatkan-kekebalan-
sebagian ASN bisa bekerja dari rumah dengan tubuh).
menggunakan interaksi online dengan tetap Selain berjemur, konsumsi rempah-
mengutamakan pelayanan prima kepada rempah juga dapat meningkatkan imun dan
masyarakat menyehatkan tubuh, hal ini didukung oleh pakar
(https://www.google.com/amp/s/amp.kompas.com/ jamu Universitas Airlangga Prof. Dr. Mangestuti
nasional/read/2020/03/15/14452291/arahan- Agil, MS., Apt melalui penelitiannya terhadap
jokowi-untuk-pemda-liburkan-sekolah-hingga- manfaat kunyit dan temulawak untuk kesehatan
tingkatkan-layanan-pasien). tubuh. Hasilnya, Prof. Manges mendapati bahwa
Upaya lain yang direncanakan pemerintah kedua rempah tersebut dapat meningkatkan sistem
untuk menekan penyebaran infeksi COVID-19 imun atau kekebalan tubuh. Konsumsi rempah
adalah melaksanakan lockdown, semi lockdown, seperti temulawak dan kunyit sudah menjadi tradisi
dan karantina wilayah namun dari sekian wacana masyarakat Asia, termasuk Indonesia yang telah
tersebut, pemerintah akhirnya menetapkan PSBB terbukti dapat membuat tubuh sehat, Prof. Manges
untuk mengatasi wabah virus corona yang sudah menyampaikan imun yang kuat akan membantu
masuk ke Indonesia. Istilah PSBB muncul dari tubuh untuk melawan kuman dan virus yang
Presiden Joko Widodo yang pada saat itu menyerang sel tubuh manusia. Kekebalan tubuh
memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri yang kuat akan memperkecil atau meniadakan

Jurnal Education and development Institut Pendidikan Tapanuli Selatan Hal. 246
E.ISSN.2614-6061
P.ISSN.2527-4295 Vol.8 No.2 Edisi Mei 2020
peluang masuknya virus ke sel tubuh melalui cara mengobati, waktu dalam proses pengobatan juga
apapun relatif lama sehingga dapat mengganggu aktivitas
(https://edukasi.kompas.com/read/2020/03/22/1645 lain. Meskipun begitu tetaplah waspada dalam
00371/cegah-corona-profesor-unair-paparkan-8- menanggapi isu virus ini, laksanakan aktivitas
cara-tingkatkan-imun-tubuh). ekonomi anda seperti biasanya dan jangan panik.
Dengan mengikuti berbagai himbauan dan Jika mengalami gejala virus ini, segeralah melapor
kebijakan pemerintah serta tetap berada dirumah ke puskesmas/rumah sakit terdekat.
saja, sangat membantu untuk menekan penyebaran
penularan COVID-19. Menerapkan pola hidup 4. DAFTAR PUSTAKA
sehat dan meningkatkan imun tubuh dengan Ani mardatila. 2020 ”sebelum COVID-19, inilah
berbagai cara, tentu akan menyangkal masuknya sejarah virus Corona yang menginfeksi
virus dan bakteri yang dapat menimbulkan manusia”.
penyakit. https://m.merdeka.com/jateng/sebelum-
covid-19-inilah-sejarah-virus-corona-
3. HASIL yang-menginfeksi-manusia-kln.html.
Dari hasil pengamatan, masyarakat yang diakses pada 8 April 2020.
tinggal di kepulauan Nias (4 kabupaten dan 1 Arif putra. 2020 “5 bahaya virus Corona yang
Kodya) belum diporoleh informasi tentang membuat kita harus waspada”
penularan covid 19. Adapun beberapa tindakan https://www.sehatq.com/artikel/bahaya-
yang telah dilakukan oleh ke lima Pemda diantara : virus-corona-yang-membuat-kita-harus-
1. Sosialisasi tentang penyebaran wabah virus waspad. diakses pada 4 April 2020.
corona Yantina debora. 2020 “bahaya virus corona
2. Pelaksnaan penyemprotan disinfektan pada COVID-19 dan cara mencegahnya”.
setiap lorong/lingkungan https://tirto.id/bahaya-virus-corona-covid-
3. Sosialsasi tentang penggunaan masker, jaga 19-dan-cara-mencegahnya-eKdF. diakses
jarak, berjemur di sinar matahari, cuci tangan pada 4 April 2020.
dangan bersih, menjaga pola makan dan Kompas. 2020. “trending #dirumahajadulu dan
konsumsi makanan bergizi. mengapa social distancing bisa tekan
4. Isolasi bagi ODP penularan virus corona?”.
5. Pembatasan/pemberhentian arus keluar masuk https://www.kompas.com/tren/read/2020/0
penumpang kapal laut dan udara dari atau ke 3/17/061100265/trending-dirumahajadulu-
pulau Nias. dan-mengapa-social-distancing-bisa-tekan-
6. Sosialisasi kepada masyarakat untuk membatasi penularan?page=2. Diakses pada 4 April
mudik bagi keluarga yang berada di luar pulau 2020.
Nias. Rizali posumah. 2020. “sejarah virus corona,
7. Pelayanan umum pada instansi pemerintahan identifikasi sejak 1960, jadi bentuk
hanya sampai pukul 14.00 WIB mematikan seperti SARS, MERS, dan
8. Stay at home COVID-19”. https://manado-tribunnews-
9. Proses pembelajaran daring bagi satuan com.cdn.ampproject.org/v/s/manado.tribun
pendidikan dan perguruan tinggi. news.com/amp/2020/03/06/sejarah-virus-
Selain itu, berdasarkan observasi dilapangan corona-identifikasi-sejak-1960-jadi-
ditemukan informasi bahwa banyak masyarakt bentuk-mematikan-seperti-sars-mers-dan-
yang beranggapan bahwa virus corona ini tidak covid-
dapat bertahan pada suhu panas. Maka adapun 19?amp_js_v=a2&amp_gsa=1&usqp=mq3
tindakan masyarakat untuk mencegah penyebaran 31AQFKAGwASA%3D#aoh=158670379
virus ini diantaranya: 00398&referrer=https%3A%2F%2Fwww.
1. Konsumsi sirih (daun sirih, kapur sirih, gambir, google.com&amp_tf=Dari%20%251%24s
tembakau) &ampshare=https%3A%2F%2Fmanado.tri
2. Konsumsi air jahe (jahe merah, cengkeh, bunnews.com%2F2020%2F03%2F06%2F
bawang putih, temu lawak dan gula merah) sejarah-virus-corona-identifikasi-sejak-
3. Konsumsi tuak suling/tuak Nias (dengan 1960-jadi-bentuk-mematikan-seperti-sars-
takaran ± ½ sloki/hari) mers-dan-covid-19. Diakses pada 5 April
4. Berendam di air laut serta berkumur dengan air 2020.
hangat yang telah dicampur sedikit garam. Liputan 6. 2020. “virus Corona berasal dari alam
Dari hasil observasi di atas dapat bukan buatan manusia”.
disimpulkan bahwa gerakan mencegah dari pada https://m.liputan6.com/global/read/420556
mengobati baiknya tetap diterapkan dan tidak 8/ilmuwan-virus-corona-covid-19-berasal-
terlambat, mengingat karena penyebaran Virus ini dari-alam-bukan-buatan-manusia. diakses
sangat cepat dan telah banyak menelan korban jiwa. pada 4 April 2020.
Mencegah lebih baik daripada mengobati karena Rima sekarani. 2020. “pandemi virus corona,
biaya dalam pencegahan lebih rendah dibandingkan ketahui makna dan tujuan istilah COVID-

Jurnal Education and development Institut Pendidikan Tapanuli Selatan Hal. 247
E.ISSN.2614-6061
P.ISSN.2527-4295 Vol.8 No.2 Edisi Mei 2020
19”. google.com&amp_tf=Dari%20%251%24s
https://www.suara.com/health/2020/03/25/ . diakses pada 10 April 2020.
144000/pandemi-virus-corona-ketahui- Dr. Meva nareza. 2020.”cegah virus corona dengan
makna-dan-tujuan-istilah-covid-19. memperkuat sistem imun”.
diakses pada 4 April 2020. https://www.alodokter.com/cegah-virus-
Kompas. 2020. “pasien pertama COVID-19 corona-dengan-memperkuat-sistem-imun-
ditemukan, bantu lacak sumber virus tubuh. diakses pada 10 April 2020.
corona”. Ika.2020. “berjemur sinar matahari mampu
https://www.kompas.com/sains/read/2020/ meningkatkan kekebalan tubuh”.
03/18/140300223/pasien-pertama-covid- https://www.ugm.ac.id/id/berita/19207-
19-ditemukan-bantu-lacak-sumber-virus- berjemur-sinar-matahari-mampu-
corona. diakses pada 5 April 2020. meningkatkan-kekebalan-tubuh. diakses
Yasinta rahmawati. 2020. “dari china, begini awal pada 14 April 2020.
penyebaran virus corona ke seluruh Kompas. 2020. “cegah corona, profesor Unair
dunia”. https://amp-suara- paparkan 8 cara tingkatkan imun”.
com.cdn.ampproject.org/v/s/amp.suara.co https://edukasi.kompas.com/read/2020/03/
m/health/2020/04/04/183648/dari-china- 22/164500371/cegah-corona-profesor-
begini-cara-penyebaran-virus-corona-ke- unair-paparkan-8-cara-tingkatkan-imun-
seluruh- tubuh. diakses pada 14 April 2020.
dunia?amp_js_v=a2&amp_gsa=1&usqp=
mq331AQFKAGwASA%3D#aoh=158675
72763554&referrer=https%3A%2F%2Fw
ww.google.com&amp_tf=Dari%20%251
%24s&ampshare=https%3A%2F%2Fww
w.suara.com%2Fhealth%2F2020%2F04%
2F04%2F183648%2Fdari-china-begini-
cara-penyebaran-virus-corona-ke-seluruh-
dunia. Diakses pada 5 April 2020.
Nurfahmi budi. 2020. “cara penularan virus corona
COVID-19 ke lingkungan terdekat”.
https://m.liputan6.com/bola/read/4215810/
7-cara-penularan-virus-corona-covid-19-
di-lingkungan-terdekat. diakses pad 5
April 2020.
Rokom.2020. “kemenkes bagikan 6000 masker
kain untuk cegah penularan covid-
19”.http://sehatnegeriku.kemkes.go.id/bac
a/rilis-
media/20200411/03336335/kemenkes-
bagikan-6000-masker-kain-cegah-
penularan-covid-19/. Diakses pada 8 April
2020.
Kompas. 2020. “arahan Jokowi untuk pemda:
liburkan sekolah hingga tingkatkan
layanan pasien COVID-19”.
https://www.google.com/amp/s/amp.komp
as.com/nasional/read/2020/03/15/1445229
1/arahan-jokowi-untuk-pemda-liburkan-
sekolah-hingga-tingkatkan-layanan-pasien.
diakses pada 8 April 2020.
Kompas.2020.”apa itu PSBB hingga jadi upaya
pencegahan COVID-19?”. https://amp-
kompas-
com.cdn.ampproject.org/v/s/amp.kompas.c
om/tren/read/2020/04/13/153415265/apa-
itu-psbb-hingga-jadi-upaya-pencegahan-
covid-
19?amp_js_v=a2&amp_gsa=1&usqp=mq3
31AQFKAGwASA%3D#aoh=158692133
27178&referrer=https%3A%2F%2Fwww.

Jurnal Education and development Institut Pendidikan Tapanuli Selatan Hal. 248