Anda di halaman 1dari 5

ISOLASI MINYAK ATSIRI RIMPANG TEMU KUNCI

(BOESENBERGIA PANDURATA)

I Gusti Ayu Agung Mas Rosmita


Program Studi Pendidikan Kimia, Jurusan Kimia
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pendidikan Ganesha
Email: gungmasrosmita@gmail.com

ABSTRAK
Minyak atsiri atau essential oil meruapakan salah satu senyawa metabolit sekunder yang terdapat
pada tumbuhan yang berfungsi sebagai pemberi aroma atau flavor. Minyak arsiri merupakan
senyawa yang masuk kedalam kelompok terpen yang memiliki atom karbon 10 (monoterpen)
dan 15 (sekuiterpen). Isolasi minyak atsiri dapat dilakukan melalui proses penyulingan atau
destilasi. Salah satu tanaman yang dapat diisolasi minyak atsirinya adalah temu kunci
(Boesenbergia pandurata). Tujuan dari percobaan ini adalah untuk mengisolasi minyak atsiri
rimpang temukunci. Isolasi ini dilakukan dengan metode destilasi uap dan air (pengukusan)
dengan menggunakan temu kunci sebanyak 2 kg. Proses isolasi diawali dengan mempersiapakn
bahan kemudian mencuci dan memtong kecil-kecil. Selanjutnya mengukus semua temukunci yang
telah dipotong. Kemudian uap yang terbentuk disalurkan melalui selang waterpass yang telah
dihubungkan dengan ember plastrik yang bersi air dan es yang difungsikan sebagai konsendsor
tempat terjadinya kondenasi (perubahan wujud gas menjadi cair). Setelah terjadi perubahan wujud
menjadi cair selanjutnya disalurkan kembali oleh selang menuju ke botol kaca penampung destilat.
Destilat yang diperoleh berwarna kekuningan, bening dan memiliki bau khas temukunci yang
menyengat.
Kata kunci: Minyak atsiri, rimpang temu kunci, destilasi uap dan air (pengukusan)

Pendahuluan bidang industri, essensial oil banyak


Minyak atsiri merupakan salah satu digunakan sebagai bahan pembuat kosmetik,
senyawa metabolit sekunder. Menurut parfum, antiseptik,dan bahan terapi
Croteau et al. dalam Marina (2017) senyawa (aromaterapi) (Marina,2017). Minyak atsiri
metabolit sekunder adalah senyawa organik dapat bersumber dari setiap bagian tanaman
yang dihasilkan dalam jumlah sedikit melalui mulai dari daun, bunga, buah, biji, batang,
jalur metabolisme sekunder. Metabolit hingga akar atau rhizome.
sekunder, dilihat dari jalur sintesis, berasal Salah satu tanaman yang mengandung
dari metabolit primer yaitu karbohidrat, minyak atsiri adalah temu kunci. Temu kunci
lemak, dan protein. Manusia memanfaatkan (Boesenbergia pandurata), merupakan
metabolit sekunder yang dihasilkan tanaman asli (native) Indonesia khususnya di
tumbuhan untuk berbagai tujuan khususnya pulau Sumatera, Jawa dan masih
dalam bidang pengobatan. Minyak atsiri atau ditemukan hidup liar di hutan-hutan daerah
yang sering disebut sebagai essensial oil atau Jawa Tengah dan Jawa Timur. Temu kunci
volatile oil merupakan senyawa yang masuk termasuk famili tumbuhan Zingiberaceae
kedalam kelompok terpen yang memiliki yang banyak digunakan sebagai rempah-
atom karbon 10 (monoterpen) dan 15 rempah. Famili Zingiberaceae terdiri dari 47
(sekuiterpen). Disebut volatile oil karena genus dan sekitar 1000 spesies, tersebar di
merupakan senyawa yang bersifat mudah Asia Selatan dan Asia Tenggara.
menguap pada suhu kamar dan Temu kunci memiliki ciri-ciri antara lain:
mengahasilkan aroma yang khas. Dalam merupakan tanaman herba menahun
(perennial) dengan tinggi 30-80 cm. macam cara destilasi minyak atsiri yakni
Daunnya tegak dengan jumlah 3-7 helai destilasi air, destilasi air-uap, dan destilasi
dengan pelapah daun yang bewarna uap. Destilasi air uap memiliki kelebihan
kemerahan dan memeluk di bagian basalnya. yaitu penetrasi uap terjadi secara merata ke
Rhizoma terdapat di dalam tanah dengan dalam jaringan bahan dan suhu dapat
diameternya dapat mencapai 2 cm, yang dipertahankan sampai 100ºC. Waktu destilasi
bewarna kuning kecoklatan di bagian luar, relatif lebih singkat, rendemen minyak lebih
sedangkan di bagian dalam berwarna besar dan mutunya lebih baik jika
kuning cerah. Akar membentuk umbi dan dibandingkan dengan minyak hasil dari
berdaging yang menyerupai kunci china sistem destilasi dengan air.
(Chinese keys) berukuran 5-30 cm x 0,5-2,0 Prinsip dari destilasi yaitu pemisahan
cm, dan menghasilkan aroma yang khas. komponen-komponen suatu campuran yang
Bentuk akar yang menyerupai kunci inilah, terdiri atas dua cairan atau lebih berdasarkan
diduga menjadi alasan pemberian nama temu perbedaan tekanan uap atau berdasarkan
kunci (Gambar 1). perbedaan titik didih komponen-komponen
senyawa tersebut (Jihan,2018). Pada teknik
destilasi uap dan air (pengkukusan) ini bahan
tanaman yang akan diproses ditempatkan
dalam wadah yang kontruksinya hampir
sama dengan dandang pegukus, sehingga
metode ini disebut juga pengukusan. Air
Gambar 1. Temu kunci dididihkan pada bagian bawah alat. Minyak
(Boesenbergia pandurata)
atsiri akan ikut bersama aliran uap yang
kemudian dialirkan ke kondensor. Alat yang
Bagi masyarakat lokal Indonesia temu
digunakan dalam metode ini disebut alat
kunci dimanfaatkan sebagai sayuran, bumbu
suling pengukus. Temperatur steam harus
masak, dan juga obat. Hampir seluruh bagian
dikontrol agar hanya cukup untuk memaksa
temu kunci dimanfaatkan terutama daun dan
bahan melepas minyak atsirinya dan tidak
rhizomanya. Walaupun temu kunci
membakar bahan. Uap yang dipakai
dimanfaatkan sebagai bahan makanan,
bertekanan > 1 atm dan bersuhu > 100oC,
namun pemanfaatannya sebagai bahan obat
sehingga waktu destilasi bias lebih cepat
lebih banyak dikenal (Marina, 2017). Minyak
mengurangi kemungkinan rusaknya minyak
atsiri dari temu kunci bersifat antibakteri.
atsiri. Cara ini menghasilkan minyak atsiri
Menurut Nwet Nwet Win dalam Sri Atun dan
dengan mutu yang cukup tinggi (Jihan,
Sri Handayani (2017) senyawa kimia
2018).
maupun ekstrak dari temu kunci memiliki
Tujuan
aktivitas antibakteri, antiinflamasi, analgetik,
Tujuan dari percobaan ini adalah untuk
antipiretik, antitumor, anti HIV, dan
mengisolasi minyak atsiri dari rimpang temu
antioksidan.
kunci (Boesenbergia pandurate).
Minyak atsiri dapat diperoleh melalui
proses penyulingan atau ditilasi. Menurut
Metode
Rohcim dalam Cihca (2012) terdapat 3
1. Alat dan Bahan
Alat yang digunakan adalah baskom, Pertama-tama rimpang temu kunci
pisau, talenan, nampan, panci presto, dibersihkan dan dicuci pada air mengalir.
selang waterpass¸ ember plastik kecil, temu kunci berwarna kuning kecokelatan
gelas plastic, guting, kompor gas, dan dibagian luar dan kuning cerah di bagian
botol plastik kecil. dalam. Selanjutnya temu kunci yang
Bahan yang digunakan rimpang temu sudah bersih dipotong kecil-kecil ± 2 mm.
kunci sebanyak 1,5 kg, air, dan es batu. Hal ini bertujuan membuka sebanyak
2. Prosedur Kerja mungkin kelenjar minyak yang terdapat
- Rimpang temu kunci yang baru dicabut pada jaringan tanaman (Andika, 2007).
dipilih, dibersihkan dari tanah yang
menempel, kemudian dicuci pada air
mengalir.
- Setelah bersih dilanjutkan dengan
memotong kecil hingga ± 2 mm.
Gambar 2. Pencucian Gambar 3. Setelah
- Disiapkan panci presto beserta jaring temu kunci Pencucian
pemisahnya. Setelah itu disiapkan panci presto dan
- Air sebanyak 1,5liter air dimasukkan diisi air sebanyak 1,5 liter. Air ini yang
kedalam panci, selanjutnya dimasukkan nantinya akan menghasilkan uap air pada
jaring pemisahnya, bahan-bahan yang saat proses penyulingan. Setelah
telah dipotong dimasukkan ke dalam ditambahkan air dimasukkan saringan
panci dan ditata agar tersebar merata pemisah dan temu kunci yang sudah
diatas permukaan jaring pemisah. dipotong-potong dan ditata agar tersebar
- Selanjutnya tutup panci dengan rapat merata di atas jaring pemisah, tujuannya
dan sambungkan selang waterpass di agar penetrasi uap menjadi merata ke
atas tutup panci sebgai tempat uap setiap bahan dan dihasilkan minyak atsiri
mengalir. yang lebih banyak.
- Selang waterpass yang tersambung
dengan panci disambungkan dengan
ember plastik yang berisi air dan es.
- Selanjutnya sambungkan kembali selang
Gambar 4. Temu
Gambar 5. Temu kunci
waterpass yang telah melalui ember kunci dipotong
dimasukkan ke dalam
kecil-kecil
berisi es tersebut dengan botol kaca kecil panci

sebagai tempat penampungan destilat.


Setelah seluruh temu kunci
- Kemudian nyalakan kompor gas dengan
dimasukkan, panci ditutup dengan rapat
nyala api yang standar tidak terlalu kecil.
dan disambungkan selang waterpass pada
- Selanjutnya tunggu hinga destilat
bagian tutup panci sebagai tempat
menetes pada botol kaca.
penyalur uap. Kemudian selang waterpass
ini disambungkan dengan ember plastik
Hasil dan Pembahasan
yang berisi air dan es, yang berfungsi
Percobaan ini bertujuan untuk
kondensor yaitu tempat terjadinya
mengioslasi minyak atsiri dari rimpang
kondensasi (perubahan wujud dari gas
temu kunci (Boesenbergia pandurata).
menjadi cair). Selanjutnya selang memperoleh hasil minyak atsiri temu
waterpass yang telah dilalui pada ember kunci berwarna cokelat bening. Hal
plastik disambungkan kembali dengan senada juga disampaikan oleh Rahmi
botol kaca kecil sebagai tempat (2013) pada proses isolasi minyak atsiri
penampungan destilat. Setelah semua diperoleh minyak atsiri temu kunci
bahan dan rangakaian alat siap, kemudian berwarna kuningan. Diduga destilat yang
dihidupkan api pada kompor gas dengan diperolah praktikan sedikit mengandung
nyala sedang yang tidak terlalu kecil, hal minyak atsiri dan masih banyak
ini dilakukan karena semakin tinggi suhu mengandung air. Kemungkinan hal
maka pergerakan molekul air lebih besar tersebut disebabkan karena waktu untuk
karena energi kinetik antar molekul mengisaolasi kurang lama sehingga tidak
meningkat dan kenaikan suhu dalam panci semua minyak atsiri yang terdapat pada
presto dapat mempercepat proses difusi temu kunci terisolasi. Dengan demikian
uap, sehingga dalam keadaan seperti itu diperlukan waktu yang lebih lama lagi
seluruh minyak atsiri yang terdapat dalam untuk mendapatkan minyak atsiri yang
jaringan rimpang temu kunci akan lebih banyak.
terekstrak dalam jumlah yang lebih Pada hasil destilat yang masih banyak
banyak (Yuni, 2013). mengandung air diperlukan proses
pemisahan yang lebih lanjut untuk
memperoleh minyak atsiri yang lebih
murni kembali. Namun karena
keterbatasan alat dan bahan proses

Gambar 6. Selang disambung Gambar 7. Selang tersebut tidak dapat dilakukan. Sehingga
untuk mengalirkan uap dihubungkan dengan botol hanya diperoleh produk berupa minyak
kecil sebagi penampung
destiat atsiri yang masih megandung beberapa
persen air.

Gambar 8. Rangakain
alat keseluruhan

Proses isolasi minyak atsiri rimpang


temu kunci ini dilakukan selama 3 jam.
Gambar 9. Minyak
Destilat yang berwana kekuningan,
atsiri temu kunci
bening, dan memiliki bau khas temu kunci
yang sangat tajam. Berdasarkan Minyak atsiri merupakan merupakan
penelitian yang dilakukan Cihca Nuraeni senyawa yang masuk ke dalam kelompok
(2012) tentang Identifikasi Komponen terpen yang memiliki atom karbon 10
Kimia Minyak Atsiri Temugiring (monoterpen) dan 15 (sekuiterpen).
(Curcuma heyneana Val. & v. Zijp) dan Menurut Harborne dalam Marina (2017)
Temukunci (Kaempheria pandurata terpen adalah suatu senyawa kimia yang
Roxb.) Hasil Destilasi Air-Uap tersusun oleh molekul isopren
CH2=C(CH3)-CH=CH2 dan kerangka transα-ocyneme, dan trans-geraniol.
karbonnya dibangun oleh penyambungan Struktur senyawa yang terdapat pada
dua atau lebih satuan unit C5. Senyawa minyak atsiri temu kunci dilihat pada
pada minyak atsiri yang terdapat pada gambar 10.
rimpang nya adalah 1,8-cineole, methyl
cinnamate, camphor, α-terpinene,
geraniol, α-ocimene, myrcene, borneol,
camphene, terpineol, geranial, neral,

Gambar 10. Struktur senyawa yang terdapat pada minyak


atsiri temu kunci

Pandurata Roxb.) Hasil Destilasi Air-


Uap. J. Kimia Kemasan, Vol.34 No.1,
Simpulan
187-191
Beradasarkan hasil dan pembahasan diatas
Jihan, Rifka. 2018. Modifikasi Alat Destilasi
makan dapat disimpulkan minyak atsiri yang
Uap. Bandar Lampung. Universitas
terdapat pada rimpang temu kunci dapat Lampung
diperoleh melalui destilasi uap dan air
Marina Silalahi. 2017. Boesenbergia rotunda
(pengukusan) dan diperoleh produk berupa (L.). Mansfeld: Manfaat dan Metabolit
Sekundernya. Jurnal EduMatSains, 1 (2),
minyak atsiri yang bening, tak berwana, dan
107-118
memiliki bau khas temu kunci yang sangat
Sri Atun dan Sri Handayani. 2017. Fitokimia
tajam.
Tumbuhan Temukunci (Boesenbergia
Rotunda): Isolasi, Identifikasi Struktur,
Aktivitas Biologi, Dan Sintesis Produk
Daftar Pustaka
Nanopartikelnya. Yogyakarta: Penerbit
Andika Marsetyo. 2007. Skripsi Penentuan K-Media
Metode Terbaik Proses Penyulingan
Minyak Atsiri Sirih (Piper betle LINN.) Yuni Eko Feriyanto dkk. 2013. Pengambilan
Antara Penyulingan dengan Air dan Minyak Atsiri dari Daun dan Batang Serai
Penyulingan Dengan Air dan Uap. Wangi (Cymbopogon winterianus)
Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma
Menggunakan Metode Destilasi Uap dan
Cihcha, Nuraeni. 2012. Identifikasi Air dengan Pemanasan Microwave.
Komponen Kimia Minyak Atsiri JURNAL TEKNIK POMITS Vol. 2, No.
Temugiring (Curcuma Heyneana Val. & 1
V. Zijp) Dan Temukunci (Kaempheria

Anda mungkin juga menyukai