Anda di halaman 1dari 2

Langkah-langkah dalam Membuat Alasan Program

Para perencana harus memahami bahwa mendapatkan dukungan dari para pembuat keputusan adalah
salah satu langkah terpenting dalam proses perencanaan dan yang tidak boleh dianggap enteng.
Perencana perlu memiliki alasan kuat untuk membuat program yang didukung oleh bukti bahwa
program yang diusulkan akan bermanfaat bagi mereka yang direncanakan.

Segitiga terbalik ini simbolis dalam desain untuk mencerminkan aliran pemikiran dasar program yang
dimulai dari atas dengan mengidentifikasi masalah kesehatan yang lebih global dan bergerak ke arah
yang lebih fokus. solusi di bagian bawah segitiga.

Judul “Alasan untuk pengembangan. . . ”Dan tunjukkan siapa yang mengirimkannya

Identifikasi masalah kesehatan (global), dukung dengan data (internasional,


nasional, atau negara) yang sesuai. Jika memungkinkan, sertakan juga biaya ekonomi
dari masalah tersebut.

Persempit masalah kesehatan dengan menunjukkan hubungannya dengan populasi


prioritas yang diusulkan. Buat pernyataan masalah.

Nyatakan mengapa itu merupakan masalah dan mengapa harus ditangani.


Sekali lagi, buat cadangan pernyataan dengan data yang sesuai.

Nyatakan solusi yang diusulkan untuk masalah (nama dan tujuan


program promosi kesehatan yang diusulkan). Berikan
gambaran umum program.

Nyatakan apa yang bisa diperoleh dari program


Semacam itu dalam hal nilai dan manfaat bagi
para pembuat keputusan.
Nyatakan mengapa program ini akan
berhasil.

Berikan referensi yang


Digunakan Dalam
menyiapkan
alasan.

Langkah 1: Identifikasi Informasi Latar Belakang yang Tepat

Sebelum para perencana mulai menulis alasan program, mereka perlu mengidentifikasi sumber
informasi dan data yang tepat yang dapat digunakan untuk menjual pengembangan program.

Tempat untuk memulai proses mengidentifikasi sumber informasi dan data yang tepat untuk
mendukung pengembangan alasan program adalah mencari literatur yang ada (artikel, buku, publikasi
pemerintah, dan dokumen lain) yang menjelaskan pengetahuan di masa lalu dan sekarang tentang topik
tertentu.

Dengan melakukan pencarian, perencana memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang masalah
kesehatan yang menjadi perhatian, pendekatan untuk mengurangi atau menghilangkan masalah
kesehatan, dan memahami orang-orang yang menjadi sasaran program (ingat individu-individu ini
disebut sebagai populasi prioritas). Ada sejumlah cara berbeda yang dapat dilakukan oleh perencana
untuk melakukan tinjauan literatur (lihat Bab 4 untuk penjelasan tentang proses pencarian literatur).

Secara umum, jenis informasi dan data yang berguna dalam menulis alasan, yang..

(1) menyatakan kebutuhan dan keinginan populasi prioritas,

(2) menggambarkan status masalah kesehatan dalam populasi tertentu,

(3) menunjukkan bagaimana hasil potensial dari program yang diusulkan selaras dengan apa yang
dirasakan oleh para pembuat keputusan,

(4) menunjukkan kompatibilitas(kesesuaian) dengan rencana kesehatan suatu negara atau bangsa,

(5) memberikan bukti bahwa program yang diusulkan akan membuat perbedaan/ perubahan , dan

(6) menunjukkan bagaimana program yang diusulkan akan melindungi masyarakat.

Informasi dan data yang mengungkapkan kebutuhan dan keinginan populasi prioritas dapat dihasilkan
melalui penilaian kebutuhan (need assasment)  untuk detailnya ada di chapter 4

Informasi dan data yang menggambarkan status masalah kesehatan dalam suatu populasi dapat
diperoleh dengan menganalisis data epidemiologis, contoh ”Sekitar 20,6% orang dewasa di AS berusia
18 tahun ke atas adalah perokok (CDC, 2010b).”