Anda di halaman 1dari 126

Sorga seumpama harta yang terpendam di ladang lalu dipendamkannya lagi dan juga

seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah.

         Pasal 13: 47-52. Perumpamaan Tentang Pukat

Hal kerajaan sorga seumpama pukat yang dilabuhkan di laut lalu mengumpulkan berbagai-
bagai jenis ikan yang artinya di sini adalah bahwa Malaikat-malaikat akan datang
memisahkan orang yang jahat dan orang yang benar lalu mencampakkan orang jahat ke
dalam dapur api dan di sanalah akan terdapat gertakan gigi dan ratapan.

         Pasal 13 : 53-58. Yesus ditolak di Nazaret

Seorang nabi dihormati di mana-mana, kecuali di tempat asalnya sendiri dan di rumahnya.

         Pasal 14 :1-12. Yohanes Pembaptis Dibunuh

Yohanes ditangkap dan dibelenggu lalu dipenjarakan karena peristiwa Herodias istri Filipus
saudaranya karena Yohanes pernah menegurnya. Herodes ingin membunuhnya tetapi ia
takut akan orang banyak yang memandang Yohanes sebagai nabi dan pada waktu hari
ulang tahunnya menarilah anak perempuan Herodias dan menyukakan hati Herodias dan
akhirnya Herodes memutuskan menuruti apa yang dimintanya dan dia meminta agar
memberikan kepala Yohanes di sebuah talam dan akhirnya Yohanes dibunuh dan murid
Yohanes mengambil mayatnya da menguburkan mayat Yohanes.

         Pasal 14 : 13-21. Yesus Memberi Makan Lima Ribu Orang

Setelah Yesus mendengar berita tentang kematian dari Yohanes, Iapun pergi tetapi orang
banyak mengikutinya dan tergeraklah hati Yesus dan menyembuhkan yang sakit. Tetapi
menjelang malam para murid mengatakan kepada Yesus agar orang ramai itu disuruh pergi
agar mereka boleh membeli makanan di desa-desa. Tetapi jawab Yesus kepada mereka
bahwa mereka yang harus memberi mereka makan. Lalu Yesus mengambil lima roti dan
dua ekor ikan dan menengadah ke langit lalu mengucapkan berkat dan memecahkan roti itu
dan memberikan kepada murid-murid-Nya untuk dibagi-bagikan. Dan semua orang kenyang
dan masih ada sisa dua belas bakul penuh.

         Pasal 14 : 22-33. Yesus Berjalan di Atas Air

Yesus memerintahkan murid-murid-Nya agar naik ke perahu dan mendahului-Nya di


seberang dan Ia naik ke atas bukit untuk berdoa sementara perahu mereka telah jauh
beberapali mil karena angin sakal. Kira-kira telah 3 jam datanglah Yesus dengan berjalan di
atas air dan para murid-Nya sangat terkejut dan mengatakan bahwa itu adalah hantu dan
Yesus berseru bahwa ia adalah Yesus jadi jangan takut dan Petrus meminta agar ia berjalan
bersama-sama Yesus tetapi karena tiupan angin Petrus hampir tenggelam dan Yesus
mengulurkan tangan-Nya dan memegang Petrus. Dan merekapun mengaku bahwa Yesus
adalah Anak Allah.

         Pasal 14 : 34-36. Yesus Menyembuhkan Orang-Orang Sakit di Genesaret

Sampai di Genesaret orang-orang memohon kepada-Nya agar mereka bisa memegang


jumbai jubah-Nya.

         Pasal 15 : 1-20. Perintah Allah dan Adat-istiadat Yahudi

Apa yang keluar dari mulut berasal dari hati dan itulah yang menajiskan orang karena dari
hatilah timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, sumpah palsu dan hujat. Itulah
yang menajiskan orang tetapi makan dengan tangan yang tidak dibasuh tidak menajiskan
orang.

         Pasal 15 : 21-28. Perempuan Kanaan yang Percaya

Ketika Yesus sampai di daerah Tirus dan Sidon datangalah seorang perempuan Kanaan
berseru kepadanya agar ia menyembuhkan anaknya krena kerasukan setan dan sangat
menderita dan Yesus berkata bahwa Ia datang untuk domba-domba yang hilang dari umat
Israel tetapi perempuan itu tetap berseru dan menyembah Yesus dan akhirnya Yesus
menyembuhkan anaknya oleh karena iman yan dimiliki oleh perempuan Kanaan itu.

         Pasal 15 : 29-31. Yesus Menyembuhkan Banyak Orang Sakit

Orang-orang yang timpang, lumpuh, buta, bisu, dan banyak lagi yang telah disembuhkan
oleh Yesus dan orang-orangpun takjub melihat Yesus dan memuliakan Allah Israel.

         Pasal 15 : 32-39. Yesus Memberi Empat Ribu Orang.

Yesus memanggil para murid-Nya dan berkata bahwa ia sangat tergerak hatinya akan orang
banyak yang telah mengikuti mereka dan Yesus mengambil 7 roti dan ikan-ikan lalu
mengucap syukur dan membagikannya kepada empat ribu orang dan mereka pun dapat
makan dan mengumpulkan 7 bakul yang merupakan sisanya.

         Pasal 16 : 1-4. Orang Farisi dan Saduki meminta tanda

Orang Farisi dan Saduki meminta tanda dari sorga dan Yesus mengatakan tidak ada tanda
lain selain tanda  nabi Yunus.

         Pasal 16 : 5-12. Tentang Ragi Orang Farisi dan Saduki

Yesus memerintahkan agar berjaga-jaga terhadap ragi orang Farisi dan Saduki yang artinya
berjaga-jaga terhadap ajaran orang Farisi dan Saduki.
         Pasal 16 : 13-20. Pengakuan Petrus

Yesus bertanya kepada para murid-Nya siapakah Dia, ada yang mengatakan Elia, Yeremia
dan seorang nabi dan akhirnya Yesus bertanya kepada Petrus dan Petruspun mengatakan
bahwa Yesus adalah Mesias, Anak Allah yang hidup.

         Pasal 16 : 21-28. Pemberitahuan Pertama Tentang Penderitaan Yesus dan Syarat-


Syarat Mengikut Dia

Setiap orang yang mau mengikut Yesus harus menyangkal dirinya, memikul salib-Nya dan
mengikut Yesus karena siapa yang menyelamatkan nyawanya ia akan kehilangan
nyawanya dan siapa yang kehilangan nyawanya karena Yesus maka ia akan
memperolehnya.

         Pasal 17 : 1-13. Yesus Dimuliakan di Atas Gunung

Yesus membawa Petrus, Yakobus, Yohanes bersama-sama dengan Dia naik ke atas
gunung yang tinggi dan pada waktu itu wajah Yesus berubah, bercahaya seperti matahari,
dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang dan tampaklah juga Musa dan Elia
sedang berbicara dengan Dia dan Yesus memperingatkan agar jangan memberitahukan
tentang penglihatan itu sebelum Anak Manusia dibangkitkan dari antara orang mati.

         Pasal 17 : 14-21. Yesus Menyembuhkan Seorang Anak Muda yang Sakit Ayan

Datanglah seseorang menyembah kepada Yesus dan berkata bahwa anaknya sedang sakit
ayan dan sangat menderita dan dia juga mengatakan bahwa murid-murid-Nya tidak bisa
menyembuhkannya dan Yesus pun mengusir setan itu. Dan Dia mengatakan kepada murid-
Nya sekalipun iman hanya sebesar biji sesawi gunungpun dapat berpindah oleh hanya
dengan perkataan saja.

         Pasal 17 : 22-23. Pemberitahuan Kedua Tentang Penderitaan Yesus

Anak  Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia dan akan dibunuh tetapi pada
hari yang ketiga akan bangkit dari kematian.

         Pasal 17 : 24-27. Yesus Membayar Bea Untuk Bait Allah

Jika tidak ingin menjadi batu sandungan, pergilah memancing ke danau dan ikan pertama
yang didapatkan buka mulutnya maka akan ditemukan uang empat dirham dan bayarlah
bagi mereka, bagi Yesus dan bagimu juga.

         Pasal 18 : 1-5. Siapa yang Terbesar dalam Kerajaan Sorga

Sesungguhnya jika tidak bertobat seperti anak kecil maka tidak akan bisa masuk ke dalam
kerajaan sorga dan siapa yang merendahkan diri seperti anak kecil maka ialah yang akan
menjadi yang terbesar dalam Kerajaan Sorga dan siapa yang menyambut anak kecil berarti
menyambut Yesus.

         Pasal 18 : 6-11. Siapa yang Menyesatkan Orang

Siapa yang menyesatkan salah satu dari anak kecil lebih baik baginya batu kilangan
diikatkann di lehernya dan ditenggelamkan ke laut dan celakalah yang mengadakan
penyesatan itu. Ingat jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak karena ada
malaikat yang selalu memandang wajah Bapa yang di sorga.

         Pasal 18 : 12-14. Perumpamaan Tentang Domba yang Hilang

Jika salah seekor domba hilang dan jika ditemukan maka lebih besar kegembiraannya dari
99 ekor domba. Demikian juga Bapa yang di sorga tidak mengkehendaki salah seorang dari
anak-anak-Nya yang hilang.

         Pasal 18 : 15-20. Tentang Menasihati Sesama Saudara

Apabila saudara bersalah maka hendaklah ditegur di bawah empat mata dan apa yang
kamu ikat di dunia maka akan terikat di surga dan jika ada dua orang yang sepakat
meminta, maka akan diberikan oleh Bapa sebab di mana dua atau tiga orang yang
berkumpul dai dalam nama-Nya, Dia aka nada di tengah-tengah mereka.

         Pasal 18 : 21-35. Perumpamaan Tentang Pengampunan

Yesus mengatakan bahwa mengampuni adalah sampai tujuh puluh kalitujuh kali dan
kerajaan sorga seumpama seorang raja yang mengadakan perhitungan dengan hamba-
hambanya yang memberi sepuluh ribu talenta dan tidak dapat membayarnya. Oleh karena
ia bersujud akhirnya raja itu membebaskan dan menghapus hutangnya itu dan ketika hamba
itu keluar ia meminta kepada hamba yang lain yang berhutang seratus dinar kepadanya
menangkap dan mencekiknya dan memaksakannya agar segera melunaskan hutangnya itu
tetapi temannya itu tidak dapat memabayar hutangnya itu, akhiranya ia dimasukkan ke
dalam penjara. Hal itu diketahui oleh Raja dan akhirnya Raja itu marah dan
menyerahkannya kepada algojo-algojo sampai ia dapat melunasi hutangnya. Demikian juga
Bapa yang di sorga melakukannya pada kita jika tidak mengampuni saudara dengan

Pasal 19 : 1-12. Perceraian

Laki-laki yang meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan istrinya sehingga
keduanya menjadi satu karena mereka bukanlah lagi dua melainkan satu karena apa yang
telah dipersatukan oleh Allah tidak boleh diceraikan manusia.

         Pasal 19 : 13-15. Yesus Memberkati Anak-anak


 Yesus memerintahkan agar membiarkan anak-anak itu datang kepada-Nya dan jangan
dihalangi sebab oramg-orang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga.

         Pasal 19 : 16-26. Orang Muda yang Kaya

Seorang muda yang kaya bertanya kepada Yesus akan apa yang harus dilakukannya agar
ia beroleh hidup yang kekal. Dan Yesus menjawab agar ia menjual semua harta miliknya
dan memberikannya kepada orang yang miskin tetapi orang muda yang kaya itu sangat
berat hatinya. Dan Yesuspun mengatakan memang sulit bagi orang kaya untuk masuk ke
dalam Kerajaan Sorga.

         Pasal 19 : 27- 30. Upah Mengikut Yesus

Setiap orang yang rela meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki, atau saudaranya
perempuan, bapa atau ibunya, anak-anak atau ladangnya akan menerima kembali seratus
kali lipat dan akan memperoleh hidup yang kekal.

         Pasal 20 : 1-16. Perumpamaan Tentang Orang- Orang Upahan di Kebun Anggur

Kerajaan sorga sama seperti seorang tuan rumah yang pagi-pagi benar keluar mencari
pekerja-pekerja untuk kebun anggurnya dan diberi upah satu dinar satu hari dan
menyamakan gaji yang bekerja  baginya baik masuk jam 9 atau jam 12 begitu juga yang
masuk pada jam 5 petang. Demikianlah setiap orang diberi menurut bagiannya dan orang
yang terakhir akan menjadi yang terdahulu dan yang terdahulu menjadi orang terakhir.

         Pasal 20 : 17-19. Pemberitahuan yang Ketiga Tentang Penderitaan Yesus

Anak Manusia akan diserahkan kepada imam-imam kepala dan ahli-ahli taurat dan mereka
akan menjatuhi hukuman mati dan akan menyerahkan Dia kepada bangsa-bangsa supaya
diolok-olokkan, disesah, dan disalibkan dan pada hari yang ketiga bangkit dari antara orang
mati.

         Pasal 20 : 20-28  .Permintaan Ibu Yakobus dan Yohanes Bukan Memerintah Melainkan


Melayani

Ibunya mengatakan kepada Yesus:Berilah perintah agar kedua anak nya kelak masuk ke
dalam Kerajaan Sorga yang satu duduk di sebelah kanan dan yang satu duduk di sebelah
kiri. Yesus mengatakan bahwa dia tidak tahu apa yang dia ucapkan dan barangsiapa yang
pelayan yang sama dengan Yesus bahwa Ia datang bukan untuk dilayani melainkan untuk
melayani.

         Pasal 20 : 29-34. Yesus Menyembuhkan Dua Orang Buta

 Ketika Yesus dan para murid-Nya keluar dari Yerikho, datanglah dua orang yang buta dan
mereka berseru ketika mendengar bahwa Yesus di sana dan meminta agar mereka
disembuhkan dan dapat melihat. Yesus menjamah mata mereka dan seketika itu juga
mereka dapat melihat lalu mengikuti Yesus.

         Pasal 21 : 1-11. Yesus Dieluk-elukan di Yerusalem

Yesus tiba dekat di Yerusalem bersama-sama dengan murid-Nya dekat Betfage dan Dia
memerintahkan dua murid-Nya untuk menemukan seekor keledai betina dan anaknya dan
dibawa kepada Yesus dan genaplah firman yang telah disampaikan oleh nabi bahwa Raja
akan datang dan Ia lemah lembut dan mengendarai seekor kedelai. Dan banyaklah orang
yang mengikuti Yesus dan berseru Hosana bagi Anak Daud yang datang dalam nama
Tuhan dan mereka menyebut Yesus nabi yang datang dari Nazaret.

         Pasal 21 : 12-17. Yesus Menyucikan Bait Suci

Yesus datang ke Bait Suci dan mengusir semua yang berjualan di sana dan mengatakan
bahwa Rumah apa adalah Rumah Doa tidak untuk tempat penyamun. Dan pada waktu itu
juga Ia menyembuhkan orang yang lumpuh tetapi para ahli taurat dan imam-imam kepala
merasa jengkel dengan mukjizat yang telah dilakukan oleh Yesus.

         Pasal 21 : 18-22. Yesus Mengutuk Pohon Ara

Yesus mengutuk pohon ara yang tidak ada buahnya dan hanya memiliki daun yang lebat
dan Yesus mengutuk pohon ara itu dengan tidak berbuah selama-lamanya dan seketika itu
juga pohon ara itu menjadi kering dan melalui itu Yesus mengatakan bahwa jika tidak
bimbang dan percaya maka tidak aka nada yang tidak mungkin untuk terjadi dan apa yang
diminta dalam doa dan diyakini telah diterima maka semua itu akan didapatkan.

         Pasal 21 :23-27. Pertanyaan Mengenai Kuasa Yesus

Yesus mengajar di Bait Allah dan para imam-imam kepala serta tua-tua bangsa Yahudi
bertanya dengan kuasa apa Yesus bisa melakukan semuanya dan Yesus menjawab jika
mereka bisa menjawab pertanyaan Yesus maka Iapun akan menjawab pertanyaan mereka.

         Pasal 21 :  28-32. Perumpamaan Tentang Dua Orang Anak

Ada seorang Ayah yang mempunyai dua orang anak dan ia memerintahkan anaknya yang
sulung untuk bekerja di kebun anggur mereka dan langsung mengiyakan tapi tidak
melakukannya lain halnya dengan anaknya yang bungsu yang membantah terlebih dahulu
tetapi kemudian melakukannya kaerna menyesal. Begitulah gambaran yang akan masuk
surga, para pemungut cukai dan para perempuan sundal akan mendahului orang-orang
yang hanya percaya saja tetapi tidak melakukannya.

         Pasal 21 : 33-46. Perumpamaan Tentang Penggarap-Penggarap Kebun Anggur


Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang
akan menghasilkan buah Kerajaan itu yang sama artinya dengan tuan tanah pemilik kebun
anggur yang membinasakan para penggarap anggur yang tidak menyerahkan hasil dari
kebun anggurnya dan memberikan kepada para penggarap yang akan menyerahkan hasil
anggurnya.

         Pasal 22 : 1-14. Perumpamaan Tentang Perjamuan Kawin

Hal Kerajaan Sorga seumpama seorang raja yang mengadakan perjamuan kawin untuk
anaknya yang menyuruh hambanya untuk mengundang para undangannya tetapi tidak ada
yang datang. Akhirnya ia memerintahkan agar setiap orang yang ada di persimpangan jalan
diundang datang ke perjamuan kawin itu baik yang jahat maupun yang baik sehingga
ramailah para tamu yang datang tetapi raja itu melihat seseorang yang tidak memakai
pakaian pesta dan memerintahkan agar orang itu dicampakkan ke dalam kegelapan yang
paling gelap yang akan terdapat gertak gigi dsn ratap sebab banyak yang terpanggil tetapi
sedikit yang terpilih.

         Pasal 22 : 15-22. Tentang Membayar Pajak kepada Kaisar

Berikanlah kepada Kiasar yang wajib untuk diberikan dan kepada Allah apa yang wajib
diberikan kepada Allah.

         Pasal 22 : 23-33. Pertanyaan Orang Saduki Tentang Kebangkitan

Datanglah beberapa orang Saduki kepada Yesus yang berpendapat bahwa tidak ada
kebangkitan. Mereka mempersoalkan tentang kebangkitan dan perihal tentang perkawinan
yang mana seorang perempuan yang kawin dengan beberapa lelaki dan siapa yang akan
menjadi suaminya pada hari kebangkitan. Dan Yesus berkata bahwa tidak ada kawin atau
dikawinkan pada hari kebangkitan. Allah adalah Allah orang yang hidup.

         Pasal 22 : 34-40. Hukum yang Terutama

Hukum yang terutama adalah kasihani Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu dan dengan
segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan hukum yang kedua yang sama
dengan itu adalah kasihanilah sesamau manusia seperti dirimu sendiri.

         Pasal 22 : 41-46. Hubungan antara Yesus dan Daud

Orang Farisi bertanya kepada Yesus tentang Mesias, siapakah Mesias dan anak siapakah
Dia.Ada yang mengatakan Anak Daud tetapi mengapa Daud mengatakan Ia adalah
tuannya.

         Pasal 23 : 1-36. Yesus Mengecam Ahli-ahli Taurat dan Orang-Orang Farisi


Ahli-ahli taurat dan orang Farisi telah menduduki kursi Musa dan telah mengajarkan apa
yang telah diajarkan oleh Musa tetapi janganlah menuruti perbuatan mereka yang hanya
tahu mengajarkan tetapi tidak melakukannya, mengikat beban-beban berat tetapi tidak mau
menyentuhnya dan apa yang dilakukan untuk tujuan agar dilihat oleh orang-orang.
Celakalah para ahli-ahli taurat dan orang Farisi yang menutup pintu kerajaan sorga di depan
semua orang  dan merintangi orang-orang yang berusaha untuk masuk, menelan rumah-
rumah janda, mengarungi lautan dan menjelajah daratan untuk menobatkan, yang
bersumpah dengan bait suci, yang persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan dibayar
tetapi yang terpenting dalam Taurat diabaikan, cawan dan pinggan dibersihkan hanya yang
di luarnya saja tetapi yang di dalamnya penuh rampasan dan kerakusan, yang seperti
kuburan yang dilabur putih, yang membangun makam nabi-nabi dan memindahkan tugu-
tugu orang Israel.

         Pasal 23 : 37-38. Keluhan terhadap Yerusalem

Yerusalem membunuh nabi-nabi dan melempari orang-orang yang diutus ke sana dan mulai
sekarang Yerusalem tidak akan melihat Allah lagi sampai Yerusalem berkata diberkatilah
yang datang dalam nama Tuhan.

         Pasal 24 : 1-2. Bait Allah Akan Diruntuhkan

Sesungguhnya tidak ada satu batu pun di sini akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain
semua akan diruntuhkan.

         Pasal 24 : 3-14. Permulaan Penderitaan

Waspadalah terhadap orang yang akan menyesatkan sebab akan banyak yang datang
memakai nama Mesias yang palsu, akan terdengar deru perang atau kabar-kabar tentang
perang, bangsa bangkit melawan bangsa, dan kerajaan bangkit melawan kerajaan, dan
akan terjadi kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat, akan disiksa oleh karena nama
Yesus, akan saling membenci, dan kasih akan menjadi dingin.

         Pasal 24 : 15-28. Siksaan yang Berat dan Mesias-Mesias Palsu

Pada masa itu akan terjadi siksaan yang dashyat yang belum pernah terjadi sebelumnya
dan akan muncul mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu dan mereka akan mengadakan
banyak mukjizat dan akan menyesatkan orang-orang pilihan juga. Kedatangan Anak
Manusia sama seperti kilat memancar dari sinar sebelah timur dan melontarkan cahayanya
ke barat.

         Pasal 24 : 29-36. Kedatangan Anak Manusia Perumpamaan tentang Pohon Ara

Segera sesudah siksaan matahari akan lenyap, bulan tidak akan bercahaya, dan bintang-
bintang akan berjatuhan ke bumi dan kuasa-kuasa langita akan bergoncang dan Anak
Manusia akan datang di atas awan-awan di langit dengan segala kemuliaan dan kekuasaan-
Nya. Sama seperti pohon ara yang ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas pada
saat musim panas akan tiba. Perkataan Yesus tidak akan berlalu dan tentang hariyang
terakhir tidak ada yang tahu kecuali Bapa yang di sorga.

         Pasal 24 : 37-44. Nasihat Supaya  Berjaga-jaga

Hendaklah kamu siap sedia karena Anak Manusia datang pada saat yang  tidak diduga
sama seperti tuan rumah yang tidak tahu kapan pencuri datang pada malam hari.

         Pasal 24 : 45-51. Perumpamaan Tentang Hamba yang Setia dan Hamba yang Jahat

Berbahagialah hamba yang didapati oleh tuannya melakukan tugasnya ketika tuannya
datang dan tuannya akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya dan celakalah
hamba yang tidak melakukan tugasnya pada waktu tuannya datang karena dia akan
dibunuh dan senasib dengan orang-orang munafik.

         Pasal 25 : 1-13. Gadis-gadis yang Bijaksana dan Gadis-gadis yang Bodoh

Hal kerajaan sorga seumpama sepuluh gadis yang mengambil pelitanya dan pergi
menyongsong mempelai laki-laki lima orang yang bijaksana dan lima yang bodoh. Gadis
yang bijaksana membawa pelita dan minyaknya dalam buli-buli mereka dan gadis yang
bodoh hanya membawa pelita saja dan tidak membawa minyaknya.

         Pasal 25 : 14-30. Perumpamaan Tentang Talenta

Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil
hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya pada mereka. Satu diberikan lima talenta,
satu diberikan dua talenta dan satu lagi diberikan satu talenta. Dan mereka melakukan apa
yang telah diperintahkan keculai yang menerima satu talenta dan akhirnya ia dicampakkan
ke dalam kegelapan yang paling gelap yang terdapat di sana gertak gigi dan ratapan.

         Pasal 25 : 31-46. Penghakiman Terakhir

Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama
dengan Dia dan Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya dan Ia akan
mengumpulkan semua bangsa dan memisahkan mereka sama seperti gembala
memisahkan domba dan kambing.

         Pasal 26 : 1-4. Pemberitahuan Keempat tentang Penderitaan Yesus-Rencana


Membunuh Yesus

Dua hari lagi Paskah dan pada saat itu juga Anak Manusia akan diserahkan untuk disalibkan
dan para imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi merencanakan untuk membunuh Yesus
jangan pada waktu perayaan.
         Pasal 25 : 6-13. Yesus Diurapi

Ketika Yesus di Betania di rumah Simon si kusta datanglah sorang perempuan membawa
buli-buli pualam berisi minyak wangi yang mahal dan dicurahkan ke kepala Yesus. Itu
menandakan persiapan untuk penguburan Yesus

         Pasal 25 : 14-16. Yudas Mengkhianati Yesus

Yudas diberikan oleh para imam uang tiga puluh perak dan menyerahkan Yesus kepada
mereka.

         Pasal 25 : 17-25. Yesus Makan Paskah dengan Murid-Murid-Nya

Pada hari pertama dari hari raya Roti Tak Beragi Yesus bersama-sama dengan para murid-
Nya dan Dia mengatakan bahwa ada salah satu dari murid-Nya yang akan
menyerahkanNya dan Anak Manusia memang pergi sesuai dengan apa yng tertulis tetapi
celakalah orang yang oleh karenya Anak Manusia diserahkan adalah lebih baik jangan
dilahirkan ke dalam dunia.

         Pasal 25 : 26-29. Penetapan Perjamuan Malam

Yesus megambil roti dan memecah-mecahkannya sebagai lambang dari tubuh-Nya dan
sesudah itu Ia mengambil cawan dan memberikannya kepada para murid-Nya sebagai
lambang dari darah-Nya yang diberikannya sebagai lambing dari pengampunan dosa.

         Pasal 25 : 30-35. Petrus Menyangkal Yesus

Yesus berkata sesungguhnya pada malam itu sebelum ayam berkokok Petrus telah
menyangkal Yesus sebanyak 3 kali.

         Pasal 25 : 36-46. Di Taman Getsemani

Yesus berdoa di Taman Getsemani dan mengingatkan para murid-Nya agar jangan tertidur
tetapi mereka akhirnya tidak bisa berjaga-jaga dan Yesus memerintahkan kepada murid-
Nya agar berjaga-jaga dan berdoa supaya jangan terjatuh di dalam pencobaan.

         Pasal 25 : 47-56.Yesus Ditangkap

Pada waktu Yesus berbicara, datanglah Yudas dan mencium Yesus dan Yesus marah
karena mereka menangkap Yesus seperti seorang penyamun dan akhirnya Yesus ditangkap
dan para murid pergi melarikan diri.

         Pasal 25 : 57-68. Yesus di Hadapan Mahkamah Agama

Yesus dihadapkan di hadapan Kayafas seorang Imam Besar dan Petrus mengikuti Dia. Dan
Kayafas bertanya kepada Yesus apakah Yesus adalah Mesias yang adalah Anak Allah dan
Yesus menjawab bahwa Kayafas telah mengatakannya dan Kayafas mengoyakkan
pakaiannya dan mengatakan bahwa Yesus telah menghujat Allah.

         Pasal 25 : 69-75. Petrus Menyangkal Yesus

Petrus duduk di halaman dan datanglah seorang hamba kepadanya dan mengatakan
bahwa Petrus mengenal Yesus tetapi Petrus menyangkal dan bersumpah dan pada waktu
itu berkokoklah ayam dan teringatlah Petrus akan apa yang dikatakan oleh Yesus dan ia
pergi keluar dan bersedih dan juga menangis.

         Pasal 27 : 1-10. Yesus Diserahkan kepada Pilatus-Kematian Yudas

Para imam dan tua-tua bangsa Yahudi berkumpul dan memutuskan untuk membunuh
Yesus dan menyerahkan-Nya kepada Pilatus wali negeri itu. Dan pada waktu itu Yudas
mendengar dan ia menyesal dan menangis dan mengembalikan uang yang telah
diterimanya dan gantung diri. Para imam dan tua-tua Yahudi itu menamakan tempat itu
dengan nama Tanah Periuk.

         Pasal 27 : 11-26. Yesus di Hadapan Pilatus

Yesus dihadapkan kepada Pilatus dan ditanyakan bahwa apakah Yesus Raja Orang Yahudi
itu dan Yesus mengatakan bahwa Pilatus telah mengatakannya. Pada waktu itu ada
seorang yang sangat terkenal kejahatannya yang bernama Yesus Barabas dan para imam
dan tua-tua Yahudi itu memilih Yesus Barabas yang dibebaskan bukan Yesus dan akhirnya
diputuskan akan disalibkan.

         Pasal 27 : 27-31. Yesus diolok-olokan

Para serdadu wali negeri membawa Yesus ke gedung pengadilan dan membuka pakaian
Yesus dan mengenakan jubah ungu kepada-Nya dan mengenakan mankota berduri ke atas
kepala Yesus dan kemudian Yesus diolok-olokan.

         Pasal 27 : 32-44. Yesus Disalibkan

Pada waktu itu mereka bertemu dengan Simon dari Kirene dan memaksa untuk memikul
salib Yesus dan mereka sampai di suatu tempat yang bernama Golgota yang artinya
Tempat Tengkorak dan Yesus diberi anggur asam dan dan di salib-Nya dituliskan bahwa
Yesus adalah Raja Orang Yahudi dan bersama dengan-Nya ada dua  orang penyamun
yang disalibkan. Mereka  mencela dan mengatakan bahwa Yesus tidak bisa menyelamatkan
diri-Nya sendiri dan hanya bisa menyelamatkan orang lain.

         Pasal 27 : 45-56. Yesus Mati

Mulai dari jam 12 sampai jam 3 kegelapan menyelimuti bumi dan pada jam 3 Yesus
berseru.. Eli..Eli lama sabakhtani…yang artinya Ya Allah mengapa Engkau meninggalkan
Aku?..Dan Yesus diberi anggur asam dan Yesus meminumnya. Tabir bait Suci Allah
terbelah dua dari atas sampai ke baeah dan terjadilah gempa bumi. Para pasukan dan
prajurit sangat ketakutan menjaga Yesus dan mereka mengakui bahwa Yesus adalah Anak
Allah.

         Pasal 27 : 57-61. Yesus Dikuburkan

Menjelang malam datanglah Yusuf dari Arimatea menghadap Pilatus dan meminta  mayat
Yesus dan kemudian Yusuf mengapani Yesus dengan kain lenan yang putih bersih dan
menguburkan-Nya dalam kubur yang baru.

         Pasal 27 : 62-66. Kubur Yesus Dijaga

Datanglah imam-imam kepala kepada Pilatus dan meminta agar kubur Yesus dijaga karena
mereka mengingat apa yang dikatakan oleh Yesus bahwa hari yang ketiga Ia akan bangkit
dan mereka takut kalau murid Yesus datang mencuri mayatNya.

         Pasal 28 : 1-10. Kebangkitan Yesus

Setelah hari Sabat lewat pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain menengok kubur
Yesus dan mereka bertemu dengan seorang malaikat dan mengatakan kepada mereka
bahwa Yesus telah  bangkit seperti apa yang dikatakan-Nya. Kemudian mereka berlari untuk
memberitahukan kepada murid Yesus dan di tengah perjalanan mereka bertemu dengan
Yesus dan mereka memeluk kaki Yesus dan menciumnya dan Yesus mengatakan bahwa
mereka akan bertemu Yesus di Galilea.

         Pasal 28 : 11-15. Dusta Mahkamah Agung

Beberapa orang penjaga kubur Yesus memberitahukan apa yang terjadi kepada para imam
dan mereka  diberi uang oleh para imam agar mengatakan bahwa mayat Yesus dicuri  oleh
murid-murid Yesus pada waktu malam hari.

         Pasal 28 : 16-20. Perintah Untuk Memberitakan Injil

Sebelas murid Yesus berangkat ke Galilea ke bukit yang telah ditunjukkan oleh Yesus dan
Yesus memberi amanat Agung yang mengatakan..” Kepada-Ku telah diberikan segala
kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah dan jadikanlah semua bangsa menjadi
murid-Ku dan baptislah mereka di dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus dan ajarlah
mereka segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu dn ketahuilah bahwa Aku akan
menyertai Engkau senantiasa sampai kepada akhir jaman.”

 INJIL MARKUS

         Pasal 1 : 1-8. Yohanes Pembaptis


Inilah permulaan Injil tentang Yesus Kristus, Anak Allah seperti yang telah dikatakan oleh
nabi Yesaya bahwa akan ada yang akan mempersiapkan jalan bagi Tuhan dan tampillah
Yohanes dan menyerukan agar berobat dan memberikan diri untuk dibaptis sebab Kerajaan
Allah telah dekat.

         Pasal 1 : 9-11. Yesus Dibaptis Yohanes

Yesus datang dari Nazaret dan datang ke sungai Yordan untuk dibaptis oleh Yohanes dan
ada suara yang berseru dari sorga yang mengatakan “ Inilah Anak yang Kukasihi,
kepadaNyalah Aku berkenan.

         Pasal 1 : 12-13. Pencobaan di Padang Gurun

Roh yang memimpin Yesus ke padang gurun dan di sana Ia selama 40 hari dan dicobai oleh
iblis.

         Pasal 1 : 14-15. Yesus tampil di Galilea

Sesudah Yohanes ditangkap, Yesus tampil di Galilea dan menyerukan agar bertobat sebab
Kerajaan Allah telah dekat.

         Pasal 1 : 16-20. Yesus Memanggil Murid-Murid yang Pertama

Ketika Yesus berjalan menyusur Danau Galilea dan melihat Simon dan Andreas, Ia
mengajak mereka untuk mengikuti Dia dan akan dijadikan sebagai penjala manusia dan Ia
juga melihat Yakobus anak Zebedeus dan saudaranya dan mereka juga mengikut Yesus.

         Pasal 1 : 21-28. Yesus dalam Rumah Ibadat di Kapernaum

Yesus tiba di Kapernaum dan masuk ke Rumah Ibadat dan Ia mengajar di sana dan orang-
orang di sana sangat takjub dengan pengajaran Yesus. Dan di sana ada seseorang yang
kerasukan setan dan  Yesus menghardik setan itu dan mengeluarkannya dari orang itu.
Kabar tentang Yesuspun mulai tersebar di Galilea.

         Pasal 1 : 29-34. Yesus Menyembuhkan Ibu Mertua Petrus dan Orang-Orang Lain

Yakobus dan Yohanes beserta Yesus pergi ke rumah Simon dan mereka mendapati mertua
Simon sedang terbaring sakit karena demam dan Yesus memegang tangannya dan iapun
sembuh.Dan banyak orang yang membawa orang yang sakit dan yang kerasukan setan dan
Yesus menyembuhkan mereka.

         Pasal 1 : 35-39. Yesus Mengajar di Kota-kota Lain


 Yesus pergi ke seluruh Galilea dan memberitakan Injil di sana karena untuk itulah Ia
datang.

         Pasal 1 : 40-45. Yesus Menyembuhkan Seorang yang Sakit Kusta

Seorang kusta datang menghadap Yesus dan memohon agar ia ditahirkan dan tergeraklah
hati Yesus dan mentahirkan ia dan ia pun sembuh tetapi Yesus memberi peringatan keras
agar ia tidak memberitahukan apa-apa tentang apa yang telah terjadi dan memrintahkannya
agar ia memperlihatkan dirinya kepada para imam.

         Pasal 2 : 1-12. Orang Lumpuh Disembuhkan

Yesus datang lagi ke Kapernaum dan banyak orang yang datang kepadaNya dan ada
seorang yang lumpuh dan digotong oleh empat orang dan karena mereka tidak bisa
bertemu dengan Yesus akhirnya mereka membuka atap dan menurunkan tilam orang yang
lumpuh itu dan Yesus berkata bahwa dosanya telah diampuni dan akhirnya ia sembuh.
Tetapi para ahli taurat di sana menganggap Yesus telah menghujat Allah.

          Pasal 2 : 13-17. Lewi Pemungut Cukai Mengikut Yesus

Yesus melihat Lewi anak Alfeus dan mengajaknya untuk mengikuti Dia. Dan Yesusb makan
bersama dengan Dia di rumahnya dan banyak orang di sana merasa heran mengapa Yesus
mau makan bersama dengan orang yang berdosa. Dan Yesus mengatakan bahwa bukan
orang yang sehat yang memerlukan tabib, melainkan orang yang sakit.

         Pasal 2 : 18-22. Hal Berpuasa

Ketika itu orang Farisi sedang berpuasa beserta muridnya dan mereka bertanya mengapa
Yesus dan murid-murid-Nya tidak dan Yesus mengatakan bahwa selama mempelai
bersama-sama dengan mereka maka mereka tidak bisa berpuasa.

         Pasal 2 : 23-28. Murid-murid Memetik Gandum pada Hari Sabat

Yesus berjalan di ladang gandum dan karena laparnya, murid-murid Yesus memetik bulir
gandum dan memakannya. Orang Farisi bertanya mengapa mereka melakukan hal yang
demikian  pada hari Sabat. Dan kata Yesus kepada mereka bahwa Hari Sabat diadakan
untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat jadi Anak Manusia adalah Tuhan atas
hari Sabat.

         Pasal 3 : 1-6. Yesus Menyembuhkan pada Hari Sabat

Yesus masuk ke rumah ibadat dan ia mendapati seseorang yang mati tangannya sebelah
dan Yesus menyembuhkannya. Dan orang-orang di sana mengamat-amati Yesus mengapa
ia menyembuhkan pada hari Sabat agar mereka bisa mempersalahkan Yesus dan Yesus
bertanya kepada mereka bahwa mana lebih baik berbuat yang baik atau yang jahat pada
hari Sabat. Orang Farisi dan Orang Herodian bersekongkol hendak membunuh Yesus.

         Pasal 3 : 7-12. Yesus Menyembuhkan Banyak Orang

Yesus menyembuhkan orang banyak dan orang yang sakit itu datang berdesak-desakan
dan hampir mengimpit Yesus dan Yesus melarang keras memberitahukan siapa Dia.

         Pasal 3 : 13-19. Yesus Memanggil Kedua Belas Rasul

Yesus naik ke atas bukit dan memanggil orang yang dikehendakiNya untuk menyertai Dia
yaitu:

1. Simon yang disebut Petrus.


2. Andreas saudara Simon
3. Yakobus anak Zebedeus
4. Yohanes saudara Yakobus
5. Filipus
6. Bartolomeus
7. Matius Pemungut Cukai
8. Tomas
9. Yakobus anak Alfeus
10. Tadeus
11. Simon orang Zelot
12. Yudas Iskariot
         Pasal 3 : 20-30. Yesus dan Belzebul

Orang-orang mengira bahwa Yesus kerasukan Belzebul dan Yesus mengatakan kepada
mereka bagaimana setan dapat mengusir setan dan orang yang menghujat Roh Kudus tidak
akan mendapat ampunan selama-lamanya karena melakukan dosa yang kekal.

         Pasal 3 : 31-35. Yesus dan Sanak Saudara-Nya

Barangsiapa yang melakukan kehendak Allah, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-
Ku perempuan, dialah ibu-Ku.

         Pasal 4 : 1-20. Perumpamaan Tentang Seorang Penabur

Yesus memulai pengajarannya dengan perumpamaan entang seorang penabur yang mana
ada seorang penabur keluar untuk menabur dan ketika menabur sebagian benih jatuh di
pinggir jalan dan burung memakannya sampai habis, artinya di sini adalah orang yang yang
mendengar firman Allah tetapi tidak mengerti akhirnya datang si jahat merampasnya.Ada
benih yang jatuh di tanah yang berbatu yang tidak banyak tanahnya yang artinya adalah
orang yang eberakar dan tahan sebentar saja. Apabila datang penindasan atau
penganiayaan segera murtad. Ada benih yang jatuh di semak duri dan ketika makin besar
semak itu menghimpitnya sampai mati, artinya di sini adalah orang yang mendengar firman
lalu kekuatiran dunia dan tipu daya kekayan menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah.
Ada benih yang jatuh di tanah yang baik lalu berbuah, artinya di sini adalah orang yang
mendengar firman itu dan mengerti dan karena itu ia berbuah ada yang seratus kali lipat,
ada enam puluh kali lipat, dan ada yang tiga puluh kali lipat.

         Pasal 4 : 21-25. Perumpamaan Tentang Pelita dan Tentang Ukuran

Orang membawa pelita bukan untuk diletakkan di atas gantang atau di bawah tempat tidur
melainkan diletakkan di atas kaki dian sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak
dinyatakan dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan tersingkap. Ukuran yang
dipakai untuk mengukur akan diukurkan kepadamu.

         Pasal 4 : 26-29. Perumpamaan Tentang Benih yang Tumbuh

Hal kerajaan sorga seumpama seorang yang menaburkan benih di tanah pada malam hari
ia tidur dan pada siang hari benihnya telah tumbuh dan bagaiman terjadinya.

         Pasal 4 : 30-34. Perumpamaan Tentang Biji Sesawi

Kerajaan Sorga dapat dibandingkan dengan biji sesawi yang ditaburkan di tanah. Meskipun
merupakan biji yang paling kecil tetapi jika sudah tumbuh menjadi pohon yang sangat besar.

         Pasal 4 : 35-41. Angin Ribut Diredakan

Pada waktu Yesus sedang tidur di buritan angin taufan mengamuk dan ombak menyembur
masuk ke dalam perahu. Para murid sangat ketakutan dan membangunkan Yesus dan
Yesus menghardik angin itu dan lautanpun menjadi kembali teduh sekali.

         Pasal 5 : 1-20. Yesus Mengusir Roh Jahat dari Orang Gerasa

Pada waktuYesus telah sampai di seberang danau di Gerasa, datanglah seorang yang
kerasukan setan dari pekuburan menemui Yesus dan memohon agar jangan menyiksa dia.
Dan Yesus bertanya siapa namanya dan ia menjawab bahwa ia adalah legion, dan Yesus
menghardik setan itu dan memindahkannya pada kawanan babi yang ada di lereng bukit
dekat tempat itu. Babi itu terjun ke jurang dan akhirnya mati dan para penjaga babi itu
baerlari ketakutan dan menceritakannya di kota-kota dan di kampung-kampung.

         Pasal 5 : 21-43. Yesus Membangkitkan Anak Yairus dan Menyembuhkan Seorang


Perempuan yang Sakit Pendarahan
Datanglah seorang kepala rumah ibadat kepada Yesus dan menceritakan bahwa anak
perempuannya sedang sakit dan hampir mati, dan ia meminta Yesus untuk datang
menyembuhkannya. Dan Yesus pun pergi ke rumahnya, namun di tempat itu ada seorang
perempuan yang sudah dua belas tahun sakit pendarahan dan dia memegang jumbai jubah
Yesus dan akhirnya ia sembuh dan Yesus merasakan ada tenaga yang keluar dari diri-Nya
dan Ia melihat perempuan itu tersungkur dan Iapun mengatakan bahwa iman perempuan itu
telah menyelamatkan dia dan iapun sembuh. Dan ketika sampai di rumah kepala rumah
ibadat itu ternyata anak perempuannya itutelah meninggal, tetapi Yesus berkata bahwa ia
sedang istirahat dan Yesus membangunkan nya dan ia pun dapat bangkit dan dapat
berjalan lagi. Yesus melarang untuk menceritakan hal itu kepada siapapun.

         Pasal 6 : 1-6a. Yesus Ditolak di Nazaret

Yesus pergi ke tempat asalnya dan Ia mengajar di rumah ibadat dan orang-orang di
sanapun takjub. Dan mereka bertanya darimana Yesus mendapatkan pengajaran itu dan
Yesus sangat kecewa dengan ketidakpercayaan mereka itu.

         Pasal 6 : 6b-13. Yesus Mengutus Kedua Belas Rasul

Yesus memanggil para rasul dan mengajar mereka dan memberikan kuasa atas roh jahat
dan memperingatkan mereka agar tidak membawa apapun pada saat menunaikan
tugasnya. Dan merekapun pergi, mereka mengusir banyak setan, menyembuhkan orang
yang sakit.

         Pasal 6 : 14-29. Yohanes Pembaptis Dibunuh

Raja Herodes mendengar kabar tentang Yesus. Yohanes ditangkap dan dibelenggu lalu
dipenjarakan karena peristiwa Herodias istri Filipus saudaranya karena Yohanes pernah
menegurnya. Herodes ingin membunuhnya tetapi ia takut akan orang banyak yang
memandang Yohanes sebagai nabi dan pada waktu hari ulang tahunnya menarilah anak
perempuan Herodias dan menyukakan hati Herodias dan akhirnya Herodes memutuskan
menuruti apa yang dimintanya dan dia meminta agar memberikan kepala Yohanes di
sebuah talam dan akhirnya Yohanes dibunuh dan murid Yohanes mengambil mayatnya da
menguburkan mayat Yohanes.

         Pasal 6 : 30-44. Yesus Memberi Makan Lima Ribu Orang

Rasul-rasul kembali berkumpul bersama dengan Yesus dan mereka mengasingkan diri,
tetapi orang semakin banyak yang mengikuti mereka melalui jalur darat dan tergeraklah hati
Yesus dan Iapun mulai mengajar mereka. Tetapi menjelang malam para murid mengatakan
kepada Yesus agar orang ramai itu disuruh pergi agar mereka boleh membeli makanan di
desa-desa. Tetapi jawab Yesus kepada mereka bahwa mereka yang harus memberi mereka
makan. Lalu Yesus mengambil lima roti dan dua ekor ikan dan menengadah ke langit lalu
mengucapkan berkat dan memecahkan roti itu dan memberikan kepada murid-murid-Nya
untuk dibagi-bagikan. Dan semua orang kenyang dan masih ada sisa dua belas bakul
penuh.

         Pasal 6 : 45-52. Yesus Berjalan di  atas air

Yesus memerintahkan murid-murid-Nya agar naik ke perahu dan mendahului-Nya di


seberang dan Ia naik ke atas bukit untuk berdoa sementara perahu mereka telah jauh
beberapali mil karena angin sakal. Kira-kira telah 3 jam datanglah Yesus dengan berjalan di
atas air dan para murid-Nya sangat terkejut dan mengatakan bahwa itu adalah hantu dan
Yesus berseru bahwa ia adalah Yesus jadi jangan takut dan Petrus meminta agar ia berjalan
bersama-sama Yesus tetapi karena tiupan angin Petrus hampir tenggelam dan Yesus
mengulurkan tangan-Nya dan memegang Petrus. Dan merekapun mengaku bahwa Yesus
adalah Anak Allah.

         Pasal 6 : 53-56. Yesus Menyembuhkan Orang-Orang Sakit di Genesaret

Setiba di Genesaret, datanglah orang-orang sakit menemui Yesus agar mereka


disembuhkan dengan memegang jumbai jubahnya agar mereka bisa sembuh. Setiap
mereka yang memegang jumbai jubah Yesus mereka sembuh.

         Pasal 7 : 1-22. Perintah Allah dan Adat-istiadat Yahudi

Orang Farisi dan ahli taurat dari Yerusalem datang menemui Yesus an mereka melihat
murid Yesus makan dengan tangan tidak dibasuh dan mereka mempertanyakan Yesus
mengapa murid-Nya tidak mengikuti adapt-istiadat nenek moyang mereka. Dan Yesus
berkata kepada mereka bahwa mereka adalah orang yang munafik karena mereka
mengabaikan perintah Allah untuk berpegang pada adat-istiadat manusia. Apapun dari luar,
yang masuk ke dalam seseorang tidak dapat menajiskannya, tetapi apa yang keluar dari
seseorang tidak dapat menajiskannya.

         Pasal 7 : 24-30. Perempuan Siro-Fenesia yang Percaya

Yesus berangkat ke daerah Tirus dan Ia merahasiakan kedatanganNya tetapi tetap saja
diketahui. Dan seorang perempuan datang tersungkur kepada-Nya dan memohon kepada
Yesus untuk mengusir setan dari anaknya dan Yesus mengusir setan itu dan perempuan itu
menemui anaknya telah sembuh.

         Pasal 7 : 31-37. Yesus Menyembuhkan Seorang yang Tuli


Yesus meninggalkan Tirus dan pergi melalui Sidon di daerah Dekapolis dan di sana Ia
bertemu dengan seorang yang tuli dan gagap berbicara dan Yesus menyembuhkannya
dengan memasukkan tangan-Nya ke telinga orang itu dan orang itupun sembuh dan dapat
mendengar kembali. Yesus memperingatkan agar tidak memberitahukan hal itu kepada
siapapun.

         Pasal 7 : 32-39. Yesus Memberi Empat Ribu Orang.

Yesus memanggil para murid-Nya dan berkata bahwa ia sangat tergerak hatinya akan orang
banyak yang telah mengikuti mereka dan Yesus mengambil 7 roti dan ikan-ikan lalu
mengucap syukur dan membagikannya kepada empat ribu orang dan mereka pun dapat
makan dan mengumpulkan 7 bakul yang merupakan sisanya.

         Pasal 7 : 11-13. Orang Farisi Meminta Tanda

Sesungguhnya angkatan ini tidak akan diberikan tanda sekalipun mereka meminta tanda
dari sorga.

         Pasal 7 : 14-21. Tentang Ragi Orang Farisi dan Ragi Herodes

Berjaga-jagalah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes tetapi murid Yesus tidak
mengerti dan mereka berpikir roti yang dimaksudkan oleh Yesus adalah roti yang sisa.

         Pasal 7 : 22-26. Yesus Menyembuhkan Seorang yang Buta di Betsaida

Mereka tiba di Betsaida dan di sana ada seorang yang buta dan memohon agar mereka
menjamah dia dan menyembuhkannya. Akhirnya, ia sembuh dan dapat melihat lagi.

         Pasal 7 : 27-30. Pengakuan Petrus

Petrus mengaku bahwaYesus adalah Mesias.

         Pasal 7 : 31-38. Pemberitahuan Pertama tentang Penderitaan Yesus dan Syarat-syarat


Mengikut Dia

Setiap orang yang mau mengikut Yesus harus menyangkal dirinya, memikul salib-Nya dan
mengikut Yesus karena siapa yang menyelamatkan nyawanya ia akan kehilangan
nyawanya dan siapa yang kehilangan nyawanya karena Yesus maka ia akan
memperolehnya.

         Pasal 9 : 1-13. Yesus Dimuliakan di Atas Gunung

Aku berkata kepadamu sesungguhnya di antara orang yang hadir di sini tidak akan mati
sebelum melihat Kerajaan Sorga. Yesus membawa Petrus, Yakobus, Yohanes bersama-
sama dengan Dia naik ke atas gunung yang tinggi dan pada waktu itu wajah Yesus berubah,
bercahaya seperti matahari, dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang dan
tampaklah juga Musa dan Elia sedang berbicara dengan Dia dan Yesus memperingatkan
agar jangan memberitahukan tentang penglihatan itu sebelum Anak Manusia dibangkitkan
dari antara orang mati.

         Pasal 9 : 14-29. Yesus Mengusir Roh dari Seorang Anak yang Bisu

Ketika Yesus, Petrus, Yakobus dan Yohanes kembali pada murid-murid lain dan mereka
melihat  orang banyak mengerumuni murid-murid itu dan merekapun mendekatinya dan
datanglah seseorang yang membawa anaknya yang bisu karena kerasukan setan dan ia
mengatakan bahwa muri Yesus tidak bisa menyembuhkan anaknya. Dan akhirnya Yesuslah
yang menyembuhkan anaknya itu dan menghardik setan yang ada dalam anak itu.

         Pasal 9 : 30-32. Pemberitahuan kedua tentang penderitaan Yesus.

Anak manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia dan mereka akan membunuh Dia
dan tiga hari sesudah Ia dibunuh, Ia akan bangkit.

         Pasal 9 : 33-37. Siapa yang terbesar diantara para murid.

Seseorang yang ingin menjadi yang terdahulu hendaklah menjadi yang terakhir dari
semuanya dan pelayan dari semuanya. Barang siapa yang menyambut seorang anak di
dalam nama-Ku, ia menyambut Aku dan barang siapa menyambut Aku bukan Aku yang
disambutnya, tetapi Dia yang mengutus Aku.

         Pasal 9 : 38-41. Seorang yang bukan murid Yesus mengusir setan.

Yohanes berkata kepada Yesus bahwa ada seseorang yang bukan pengikut Yesus
mengusir setan dalam nama Yesus dan mereka mencegahnya. Dan Yesus berkata “barang
siapa melawan Dia, ia ada dalam pihak Dia”.

         Pasal 9 : 42-50. Siapa yang menyesatkan orang tentang garam.

Siapa yang menyesatkan salah satu dari anak kecil yang percaya lebih baik baginya sebuah
batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu dibuang kedalam laut. Hendaklah kamu selalu
mempunyai garam dalam dirimu yang selalu berdamai seorang dengan yang lain.

         Pasal 10 : 1-12. Perceraian.

Pada awal dunia Allah menjadikan laki-laki dan perempuan sebab itu laki-laki akan
meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan istrinya sehingga kedua menjadi
satu daging demikianlah mereka bukanlah dua melainkan satu. Karena itu apa yang
dipersatukan Allah tidak boleh diceraikan manusia. Barang siapa yang menceraikan istrinya
lalu kawin dengan perempuan lain, dia hidup dalam perzinahan terhadap istrinya itu dan jika
istri itu menceraikan suaminya dan kawin dengan laki-laki lain, ia berbuat jinah.

         Pasal 10 : 13-16. Yesus memberkati anak-anak.


Biarkanlah anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab
orang-orang yang seperti itulah yang empunya kerajaan Allah dan barang siapa tidak
menyambut kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya.

         Pasal 10 : 17-27. Orang kaya sukar masuk kerajaan Allah.

Lebih mudah seekor unta melewati lubang jarum daripada seorang kaya masuk kedalam
kerajaan Allah. Bagi manusia hal itu tidak mungkin tetapi bukan demikian bagi Allah sebab
segala sesuatu adalah mungkin bagi Allah.

         Pasal 10 : 28-31. Upah mengikut Yesus.

Sesungguhnya setiap orang yang karena Aku dan karena Injil meninggalkan rumahnya,
saudaranya laki-laki atau perempuan, ibunya atau bapanya, anak-anaknya atau ladangnya
akan menerima kembali seratus kali lipat sekalipun disertai berbagai penganiayaan dan
pada zaman yang akan datang ia akan menerima kehidupan kekal.

         Pasal 10 : 32-34. Pemberitahuan ketiga tentang penderitaan Yesus.

Anak manusia akan diserahkan kepada imam-imam kepala dan ahli-ahli taurat dan mereka
akan menjatuhi Dia hukuman mati dan mereka akan menyerahkan Dia kepada bangsa-
bangsa yang tidak mengenal Allah dan Ia diolok-olokkan, diludahi, disiksa dan dibunuh dan
sesudah tiga hari, Ia akan bangkit.

         Pasal 10 : 35-45. Permintaan Yakobus dan Yohanes bukan untuk memerintah


melainkan melayani.

Barang siapa ingin menjadi besar diantara kamu hendaklah ia menjadi pelayanmu dan
barang siapa ingin menjadi yang terkemukan diantara kamu hendaklah ia menjadi hamba
untuk semuanya. Karena Anak manusia juga datang bukan untuk dilayani melainkan untuk
melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.

         Pasal 10 : 46-52. Yesus menyembuhkan Bartimeus.

Setelah Yesus keluar dari Yerikho bersama murid-murid-Nya, ada seorang pengemis yang
buta bernama Bartimeus anak Timeus duduk di pinggir jalan dan berseru “anak Daud,
kasihanilah aku”. Dan ia pergi mendapatkan Yesus dan Yesus berkata kepadanya “pergilah,
imanmu telah menyelamatkan engkau”. Pada saat itu Bartimeus dapat melihat dan mengikut
Yesus.

         Pasal 11:1-11. Yesus dielu-elukan di Yerusalem.

Yesus memerintahkan dua orang murid-Nya untuk menemukan seekor keledai muda
tertambat yang belum pernah ditunggangi dan dibawa kepada Yesus dan merekapun
melakukannya. Lalu mereka membawa keledai itu kepada Yesus dan mengalasinya dengan
pakaian mereka, kemudian Yesus naik ke atasnya. Orang-orang yang berjalan didepan
mereka dan mengikuti dari belakang berseru “Hosana, diberkatilah Dia yang datang dalam
nama Tuhan, diberkatilah Kerajaan yang datang, kerajaan bapak kita Daud, Hosana di
tempat yang maha tinggi”.

         Pasal 11 : 12-14. Yesus mengutuk pohon ara.

Sesudah meninggalkan Betania, Yesus dan murid-murid-Nya kelaparan dan mereka melihat
pohon ara yang sudah berdaun tetapi tidak mendapat apa-apa dari pohon itu. Akhirnya
Yesus berkata dan mengutuk pohon ara itu.

         Pasal 11 : 15-19. Yesus menyucikan Bait Allah.

Yesus tiba di Yerusalem dan ia msuk ke bait Allah dan ia mengusir orang-orang yang
berjual-beli di halaman bait Allah dan Ia tidak memperbolehkan orang membawa barang-
barang melintasi halaman bait Allah.

         Pasal 11 : 20-26. Pohon ara yang sudah kering: Nasihat Yesus tentang doa.

Yesus dan murid-murid-Nya melihat pohon ara sudah kering dan teringatlah Petrus akan
apa yang telah dikatakan oleh Yesus dan Yesuspun berkata “Barang siapa yang berkata
kepada gunung, beranjak dan tercampaklah kedalam laut, asal tidak bimbang hatinya tetapi
percaya, maka hal itu akan terjadi. Karena itu Aku berkata kepadamu apa saja yang kamu
minta dan doakan percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan
kepadamu”.

         Pasal 11 : 27-33. Pertanyaan mengenai kuasa Yesus.

Para imam-imam kepala dan ahli-ahli taurat bertanya kepada Yesus dari kuasa manakah
Yesus melakukan hal-hal itu dan siapakah yang memberikan kuasa itu padanya? Yesus
menjawab dengan mengjukan pertanyaan juga apakah baptisan Yohanes datang dari surga
atau dari manusia. Dan para imam dan ahli taurat tidak bisa menjawabnya dan Yesuspun
tidak menjawab pertanyaan mereka.

         Pasal 12:1-12. Perumpamaan tentang penggarap-penggarap kebun anggur.

Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang
akan menghasilkan buah Kerajaan itu yang sama artinya dengan tuan tanah pemilik kebun
anggur yang membinasakan para penggarap anggur yang tidak menyerahkan hasil dari
kebun anggurnya dan memberikan kepada para penggarap yang akan menyerahkan hasil
anggurnya.

         Pasal 12 : 13-17. Tentang membayar pajak kepada kaisar.


Berikanlah kepada kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada kaisar dan kepada Allah apa
yang wajib kamu berikan kepada Allah.

         Pasal 12 : 18-27. Pertanyaan orang saduki tentang kebangkitan.

Sebab apabila orang bangkit dari antara orang mati, orang tidak kawin dan tidak dikawinkan
melainkan hidup seperti malaikat di sorga. Allah bukanlah Allah orang mati melainkan Allah
orang hidup.

         Pasal 12 : 28-34. Hukum yang terutama.

Hukum yang terutama ialah kasihanilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu dan
dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap
kekuatanmu. Dan hokum yang kedua adalah kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu
sendiri.

         Pasal 12 : 35-37. Hubungan antara Yesus dan Daud.

Daud sendiri menyebut Yesus tuannya dan Tuhan telah berfirman kepada Daud bahwa
duduklah disebelah kanan-Ku sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah kaki-Mu.

         Pasal 12 : 38-40. Yesus menasihatkan supaya hati-hati terhadap ahli-ahli taurat.

Hati-hatilah terhadap ahli-ahli taurat yang suka berjalan-jalan memakai jubah panjang, yang
suka menerima penghormatan di pasar, duduk di tempat terhormat dalam perjamuan dan
yang menelan rumah-rumah janda-janda.

         Pasal 12 : 41-44. Persembahan seorang janda miskin.

Sesungguhnya janda miskin memberi lebih banyak daripada semua orang yang
memasukkan uang kedalam peti persembahan sebab ia memberi dari kekurangannya,
semua yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya.

         Pasal 13:1-2. Bait Allah akan diruntuhkan.

Tidak satu batupun yang akan dibiarkan terletak di batu yang lain, semuanya akan
diruntuhkan.

         Pasal 13 : 3-13. Permulaan penderitaan.

Akan banyak orang yang datang dengan memakai nama Yesus dan menyesatkan banyak
orang. Akan terdengar deruh perang atau kabar-kabar tentang perang, semuanya itu harus
terjadi tetapi belum kesudahannya, bangsa akan bangkit melawan bangsa, kerajaan akan
bangkit melwan kerajaan, terjadi gempa bumi diberbagai tempat dan akan ada kelaparan.

         Pasal 13 : 14-23. Siksaan yang berat dan mesias-mesias palsu.


Pada waktu itu akan ada mesias disana-sini dan janganlah kamu percaya sebab mesias-
mesias dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda dan
mujijat-mujijat dengan maksud, sekiranya mungkin, menyesatkan orang-orang pilihan.

Pasal 13 : 24-32. Kedatangan Anak manusia: Perumpamaan tentang pohon ara.

Pada masa itu matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang
akan berjatuhan dari langit dan kuasa-kuasa langit akan goncang dan Anak manusia datang
dalam awan-awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya dan akan mengumpulkan
orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung bumi sampai ke ujung langit.
Apabila ranting-ranting pohon ara telah melembut dan mulai bertunas kamu tahu bahwa
musim panas sudah dekat. Ketahuilah bahwa waktunya sudah dekat, sudah di ambang
pintu

         Pasal 13 : 33-37. Nasihat supaya berjaga-jaga.

Hati-hatilah dan berjaga-jagalah sebab kamu tidak tahu bilamanakah waktunya.

         Pasal 14:1-2. Rencana untuk membunuh Yesus.

Imam-imam kepala dan ahli-ahli taurat mencari jalan untuk menangkap dan membunuh
Yesus dengan tipu muslihat.

         Pasal 14 : 3-9. Yesus diurapi.

Ketika Yesus berada di Betania datanglah seorang perempuan membawa suatu buli-buli
pualam berisi minyak narwastu yang mahal harganya. Ia mencurahkan minyak itu ke atas
kepala Yesus dan Yesus mengatakan bahwa apa yang dilakukan perempuan itu sebagai
persiapan untuk penguburan-Nya.

          Pasal 14 :10-11. Yudas mengkhianati Yesus.

Yudas Iskariot datang kepada imam-imam kepala dengan maksud menyerahkan Yesus
kepada mereka dan merekapun bergembira dan akan memberikan uang kepada Yudas.

         Pasal 14 : 12-21. Yesus makan paskah dengan murid-murid-Nya.

Setelah malam hari datanglah Yesus bersama murid-murid-Nya dan Yesus berkata
sesungguhnya seorang diantara kamu akan menyerahkan Aku yaitu dia yang makan
dengan Aku. Anak manusia memang akan pergi sesuai dengan ada tertulis tentang Dia
tetapi celakalah orang yang olehnya Anak manusia itu diserahkan. Adalah lebih baik orang
itu sekiranya tidak dilahirkan.

         Pasal 14 : 22-25. Penetapan perjamuan malam.


Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya, lalu memberikannya
kepada murid-murid-Nya sebagai ganti tubuh-Nya. Sesudah itu Ia mengambil cawan,
mengucap syukur lalu memberikannya kepada murid-murid-Nya sebagai ganti darah-Nya
yang ditumpahkan bagi banyak orang.

         Pasal 14 : 26-31. Petrus akan menyangkal Yesus.

Aku berkata kepadamu sesungguhnya pada hari ini, malam ini juga sebelum ayam berkokok
dua kali engkau telah menyangkal Aku tiga kali, tetapi Petrus berkata, ia tidak akan
menyangkal Yesus.

          Pasal 14 : 32-42. Ditaman Getsemane.

Yesus dan murid-murid-Nya pergi ke Getsemane dan Ia berdoa di sana dan Ia berpesan
kepada murid-murid-Nya agar berjaga-jaga dan berdoa supaya jangan jatuh ke dalam
pencobaan. Saatnya sudah tiba Anak manusia diserahkan ke tangan orang-orang berdosa.

         Pasal 14 : 43-51. Yesus Ditangkap.

Ketika Yesus berbicara muncullah Yudas bersama rombongan yang membawa pedang
suruhan dari imam kepala, ahli-ahli taurat dan tua-tua. Yudas mencium Yesus dan
Yesuspun ditangkap hal itu terjadi agar genaplah apa yang dinubuatkan dalam kitab suci.
Lalu semua murid meninggalkan Dia dan melarikan diri.

         Pasal 14 : 53-65. Yesus di hadapan mahkamah agama.

Yesus dibawa mengahadap Imam Besar dan Imam Besar bangkit dan bertanya kepada
Yesus tidakkah Yesus memberi jawaban atas tuduhan-tuduhan semua orang dan Yesus
menjawab “Akulah Dia dan kamu akan melihat  Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang
Mahakuasa dan datang di tengah-tengah awan-awan di langit. Dan Imam Besar itupun
mengkoyakkan pakaiannya dan mengakui bahwa Yesus telah menghujat Allah.

         Pasal 14 : 66-72. Petrus Menyangkal Yesus

Seorang perempuan melihat Yesus dan berkata kepada Petrus bahwa Petrus mengenal
Yesus tetapi Petrus tidak mengakuinya dan menyangkalnya. Pada saat itu berkokolah ayam
dua kali dan Petrus mengingat apa yang telah dikatakan Yesus dan iapun bersedih dan
menangis.

         Pasal 15 : 1-15. Yesus di Hadapan Pilatus.

Para imam-imam dan ahli-ahli Taurat dan mahkamah agama sudah bulat tekadnya dan
menyerahkan Yesus kepada Pilatus dan mereka lebih memilih Yesus Barabas yang
dibebaskan daripada Yesus dan Yesuspun dijatuhi hukuman disalibkan.

         Pasal 15 : 16-20a. Yesus diolok-olokkan


Serdadu-serdadu membawa Yesus ke dalam Istana dan mengenakan jubah ungu kepada
Yesus dab memahkotai-Nya dengan mahkota duri, mereka memukul kepala Yesus dengan
buluh dan meludahi-Nya.

         Pasal 15 : 20b-32. Yesus Disalibkan

Yesus dibawa ke luar untuk disalibkan dan Simon dari Kirene untuk memikul salib Yesus
dan mereka membawa Yesus ke tempat yang bernama Golgota yang artinya Tempat
Tengkorak dan mereka memberi anggur bercampur mur dan membagi-bagikan pakaian-
Nya. Bersama Yesus ada dua orang penyamun dan orang-orang di sana menhujat Yesus
dan menyuruh Yesus untuk menyelamatkan diriNya dan dua orang penyamun itupun
mencela Yesus.

         Pasal 15 : 33-41. Yesus Mati

Pada jam dua belas kegelapan menyelimuti daerah itu sampai jam tiga dan Yesus berseru
Eloi…Eloi.. lamasabakhtani dan Yesus diberi anggur asam dan tabir bait Suci terbelah dua
dan terjadi gempa dan semua orang ketakutan dan kepala pasukan yang berdiri di hadapan
Yesus dan mengatakan sungguh Yesus adalah Anak Allah.

         Pasal 15 : 42-47. Yesus Dikuburkan

Hari mulai malam dan datanglah seorang yang  bernama Yusuf dan meminta izin kepada
Pilatus untuk mengambil mayat Yesus dan menguburkan-Nya. Dia mengkapani Yesus
dengan kain lenan dan menguburkan Yesus di dalam gua batu.

         Pasal 16 : 1-8. Kebangkitan Yesus

Setelah lewat Hari Sabat, Maria Magdalena dan Maria lainnya datang ke kubur Yesus dan
mereka mendapati bahwa pintu kubur Yesus telah terbuka dan mereka bertemu dengan
seorang malaikat yang mengatakan bahwa Yesus telah bangkit dan telah mendahului ke
Galilea.

         Pasal 16 : 9-20. Yesus beberapa kali menampakkan diri dan mengutus murid-murid-
Nya Yesus Terangkat ke Sorga

Setelah Yesus bangkit, Ia menampakkan diri kepada Maria Magdalena, dalam rupa yang
lain dari mereka ketiak mereka dalam perjalanan, kepada sebelas murid-Nya dan berpesan :
Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah injil kepada segala makhluk, siapa yang percaya
akan dibaptis akan diselamatkan tetapi yang tidak percaya akan dihukum. Sesudah itu,
Tuhan Yesus terangkat ke sorga lalu duduk di sebelah kanan Allah dan para murid-Nya
pergi memberitakan injil ke segala penjuru dunia dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan
firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.
                                                                  INJIL LUKAS

         Pasal 1 : 1-4. Pendahuluan

Teofilus yang mulia, banyak orang yang telah berusaha menyusun suatu berita tentang
peristiwa-peristiwa yang telah terjadi di antara kita dan aku mengambil keputusan untuk
membukukannya dengan teratur bagimu agar engkau mengetahui segala sesuatu yang
diajarkan padamu sungguh benar.

         Pasal 1 :  5-24. Pemberitahuan tentang Kelahiran Yohanes Pembaptis

Pada zaman Herodes ada seorang imam yang bernama Zakharia ari rombongan Abia dan
istrinya Elisabeth yang adalah keturunan Harun. Keduanya hidup di dalam kehendak Allah
dan Elisabeth mandul. Pada waktu pembakaran ukupan, datanglah seorang malaikat Tuhan
kepada Zakharia dan memberitahukan bahwa Elsabet akan menandung dan melahirkan
seoran anak laki-laki dan harus dinamai dengan Yohanes yang akan mempersiapkan alan
bagi Tuhan. Tapi Zakharia tidak percaya akhirnya ia bisu sampai pada kelahiran dari
Yohanes dan beberapa lama kemudian istrinya mengandung.

         Pasal 1 : 26-38. Peberitahuan tentang Kelahiran Yesus

Dalam bulan yang keenam, Allah memerintahkan malaikat Gabriel pergi ke Nazaret untuk
menemui Maria yang adalah tunangan Yusuf dan Malaikat itu berkata kepada Maria bahwa
ia akan mengandung daripada Roh Kudus dan hendaklah menamainya Yesus yang adalah
Anak Allah. Dan Maria menerimanya dan jadilah padanya seperti yang dikatakan oleh
Malaikat Gabriel.

          Pasal 1 : 39-45. Maria dan Elisabet

Maria datang ke pegunungan di sebuah kota di Yehuda dan ia masuk ke rumah Zakharia
dan menceritakanapa yang telah terjadi kepadanya kepada Elisabet dan anak yang ada
dalam kandungan Elisabet melonjak dan penuh dengan Roh Kudus.

         Pasal 1 : 46-56. Nyayian Pujian Maria

Jiwaku memuliakan Tuhan dan hatiku bergembira karena Allah juruselamatku sebab Ia
memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Maria tinggal kira-kira tiga bulan lamanya bersama
Elisabet.

         Pasal 1 : 57-66. Kelahiran Yohanes Pemabaptis

Genaplah bulan bagi Elisabet untuk bersalin dan ia melahirkan seorang anak laki-laki dan
Zakharia menuliskan nama Yohanes di secarik kertas dan ketika itu pula terbukalah
mulutnya dan terlepaslah lidahnya lalu memuji Allah.

         Pasal 1 : 67-80. Nyanyian Pujian Zakharia


Zakharia memuji Allah dengan penuh Roh Kudus dan ia memuji Allah dan anaknya Yohanes
bertambah besar dan makin kuat rohnya dan ia tinggal di padang gurun sampai hari ia harus
menampakkan diri kepada Israel.

         Pasal 2 : 1-7. Kelahiran Yesus

Pada waktu itu Kaisar memerintahkan agar semua orang di seluruh dunia mendaftarkan diri
di kotanya sendiri dan Yusuf pergi dari Nazaret ke kota Daud yaitu Betlehem dan pada
waktu itu tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin dan ia melahirkan seorang anak lelaki
dan dibaringkan dalam palungan karena tidak ada tempat bagi mereka.

          Pasal 2 : 8-20. Gembala-Gembala

Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat kepada gembala-gembala yang menjaga kawanan


ternak mereka dan berkata bahwa telah lahir Yesus Kristus, Tuhan di kota Daud dan para
gembala itu pergi menemui Yesus dan bersukacita dan menceritakan apa yang telah terjadi
ketika telah melihat Yesus.

         Pasal 2 : 21-40. Yesus Disunat dan Diserahkan kepada Tuhan- Simeon dan Hana

Ketika Yesus telah berumur 8 hari, Ia disunat dan Ia pun diserahkan kepada Tuhan menurut
hokum taurat Musa. Dan ada di Yerusalem yang bernama Simeon yang adalah seorang
yang benar dan Roh Kudus ada dia atasnya dan ia menyambut Yesus ketika Yesus dibawa
ke bait Allah dan memberkati Yesus dan ayah-ibunya. Dan ada juga seorang perempuan
dari suku Asyer anak Fanuel dan ia telah lanjut usia dan tidak pernah meninggalkan bait
Suci dan ia mengucap syukur dan menceritakan tentang Yesus kepada orang-orang yang
menantikan kelepasan untuk Yerusalem.

          Pasal 2 : 41-52. Yesus pada Umur Dua Belas Tahun dalam Bait Allah

Tiap tahun orang tua Yesus ke Yerusalem untuk merayakan Paskah. Ketika Yesus berumur
dua belas tahun mereka pergi ke Yerusalem. Sehabis perayaan mereka pulang tetapi Yesus
tinggal di Yerulasem tanpa diketahui orang tua dan akhirnya orang tuanyapun mencari
Yesus. Sesudah tiga hari mereka menemukan Yesus di Bait Allah dan Yesuspun berkata
“mengapa kamu mencari Aku, tidakkah kamu tahu bahwa Aku harus berada dalam rumah
Bapa-Ku”. Tetapi orang tuanya tidak mengetahui apa yang Ia katakan.

         Pasal 3:1-20. Yohanes Pembaptis.

Dalam tahun kelima belas pemerintahan kaisar Tiberius, datanglah firman Allah kepada
Yohanes, anak Zakharia yang menyerukan agar semua orang bertobat dan memberi diri
dibaptis dan Allah akan mengampuni dosa dan genaplah apa yang dituliskan dalam kitab
nabi Yesaya.Hasilkanlah buah-buah yang sesuai dengan pertobatan dan janganlah berpikir
dalam hatimu bahwa Abraham adalah bapa kami. Allah dapat menjadikan anak-anak bagi
Abraham dari batu ini. 

         Pasal 3 : 21-22. Yesus, Anak Allah, dibaptis

Ketika Yesus dibaptis dan berdoa, terbukalah langit dan turunlah Roh Kudus dalam rupa
burung merpati dan terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan bahwa Yesus adalah
Anak Allah, Anak yang dikasihi.

         Pasal 3 : 23-38. Silsilah Yesus

Yesus memulai pekerjaan-Nya pada saat berumur 30 tahun dan menurut anggapan Ia
adalah anak Yusuf sampai kepada silsilah Anak Allah. 

         Pasal 4 : 1-13. Pencobaan di Padang Gurun

Iblis membawa Yesus ke padang gurun untuk dicobai. Yesus selama 40 hari berpuasa dan
iblis mencobai Yesus sebanyak 3 kali yaitu menyuruh Yesus untuk mengubah batu menjadi
roti, tetapi Yesus berkata bahwa manusia hidup bukan dari roti saja melainkan dari firman
yang keluar dari mulut Allah.Yang kedua iblis membawa Yesus ke Kota Suci dan
menempatkan Yesus di atas bubungan Bait Allah dan menyuruh Yesus menjatuhkan diri-
Nya agar malaikat Tuhan menangkap Yesus, tetapi Yesus berkata agar jangan mencobai
Tuhan Allah. Yang  ketiga, iblis membawa Yesus ke atas gunung tinggi dan memperlihatkan
semua kerajaan dunia serta kemegahannya, jika Yesus menyembah dan sujud kepada iblis
maka ia akan memberikan semua itu kepada Yesus, tetapi Yesus berkata bahwa yang
disembah hanyalah Tuhan Allah.

         Pasal 4 : 14-15. Yesus Kembali ke Galilea

Dalam kuasa Roh kembalilah Yesus ke Galilea

         Pasal 4 : 16-30. Yesus Ditolak di Nazaret

Aku berkata kepadamu bahwa sesungguhnya tidak ada nabi yang dihargai di tempat
asalnya. Dan Yesuspun dihalau oleh orang-orang yang ada di Nazaret.

         Pasal 4 : 31-37. Yesus dalam Rumah Ibadat di Kapernaum

Ketika Yesus mengajar dalam rumah ibadat di Kapernaum, datanglah seorang yang
kerasukan setan kepada-Nya dan menentang Yesus dan akhirnya Yesus menghardik setan
yang ada dalam diri orang itu dan sama sekali tidak menyakitinya dan orang-orangpun
takjub dab memberitakan yang terjadi itu.

         Pasal 4 :  38-41.Yesus Menyembuhkan  Ibu Mertua Simon Petrus dan orang-orang


Lain
Yesus pergi ke rumah Simon dan mendapati mertua nya sedang sakit demam dan Yesus
menghardik demam itu dan mertua simon pun sembuh dan ketika matahari terbenam orang-
orang sakit dibawa kepada Yesus dan merekapun disembuhkan.

         Pasal 4 : 42-44. Yesus Mengajar di kota-kota

Juga di kota-kota lain Yesus akan mengajar di kota-kota lain sebab untuk itulah Ia diutus.

         Pasal 5 : 1-11. Penjala Ikan Menjadi Penjala Manusia

Yesus berdiri di danau di daerah Genesaret dan Ia naik ke salah satu perahu yaitu milik
Simon dan mengajar banyak orang di atas perahu dan pada saat itu Simon tidak juga
mendapatkan ikan dan Yesuspun memerintahkan mereka untuk menebarkan jala mereka
dan akhirnya mereka  mendapat banyak ikan. Dan Ia mengatakan bahwa Simon dan
saudaranya begitu juga Yakobus dan Yohanes bahwa mereka akan menjadi penjala
manusia tidak penjala ikan lagi dan merekapun mengikuti Yesus.

         Pasal 5 : 12-16. Yesus Menyembuhkan Seorang yang Sakit Kusta

Pada saat Yesus berada di kota, ada di sana seorang yang sakit kusta dan memohon
kepada Yesus gar ia ditahirkan dan Yesuspun mentahirkannya dan ia pun sembuh dan
Yesus memperingatkan agar mereka jangan memberitahukan tentang hal itu kepada
siapapun tetapi kabar tentang Yesus makin tersebar.

         Pasal 5 : 17-26. Orang Lumpuh Disembuhkan

Ketika Yesus  mengajar orang-orang Farisi dan ahli-ahli taurat mendengarkan Ia dan pada
saat itu ada seorang yang lumpuh dibawa melalui atap rumah karena mereka tidak bisa
menemui Yesus dan mereka meminta Yesus untuk menyembuhkannya. Dan
akhirnya  Yesus menyembuhkan nya karena melihat iman mereka dan  Yesus berkata
bahwa dosanya telah diampuni dan orang-orang di sana sangat takjub.

         Pasal 5 : 27-32. Lewi Pemungut Cukai Mengikut Yesus

Yesus melihat seorang pemungut cukai dan mngajaknya untuk ikut dengan Dia dan makan
bersama dengan Lewi pada saat ada perjamuan makan dan orang-orang di sana sangat
heran mengapa Yesus mau makan ersama dengan orang yang berdosa. Tetapi jawab
Yesus bahwa bukan orang yang sehat yang memerlukan tabib melainkan orang yang sakit.

         Pasal 5 : 33-39. Hal Berpuasa

Tidak seorangpun yang mengoyakkan secarik kain dari baju yang baru untuk
menambalkannya pada baju yang tua. Jika demikian yang baru itu juga akan koyak dan
pada kain yang tua itu tidak akan cocok kain penambal yang dikoyakkan dari yang baru itu.

         Pasal 6 : 1-5. Murid-murid Memetik Gandum pada Hari Sabat


Suatu hari Yesus berjalan di ladang gandumbersama –sama dengan murid-Nya dan pada
saat itu murid-Nya kelaparan dan memetik bulir-bulir biji gandum dan memakannya dan
orang Farisi menayakan hal itu kepada Yesus dan Yesus menjawab bahwa Anak Manusia
adalah Tuhan Atas Hari Sabat.

         Pasal 6 : 6-11. Yesus Menyembuhkan Pada Hari Sabat

Yesus mengajar di rumah ibadat dan di sana Ia menyembuhkan seorang yang tangannya
sebelah mati dan Yesus menyembuhkannya dan orang Farisi dan ahli taurat  mereka
berunding sebab kata Yesus manakah lebih baik berbuat jahat atau yang baik pada hari
Sabat.

Pasal 6 : 12-16. Yesus Memanggil Kedua Belas Rasul

Yesus memangil kedua belas rasulnya yaitu:

   Simon yang disebut Petrus.

  Andreas saudara Simon

  Yakobus anak Zebedeus

  Yohanes saudara Yakobus

  Filipus

  Bartolomeus

  Matius Pemungut Cukai

  Tomas

  Yakobus anak Alfeus

  Tadeus

  Simon orang Zelot

  Yudas Iskariot

         Pasal 6 : 17-19. Yesus Mengajar dan Menyembuhkan Banyak Orang

Datanglah dari seluruh Yudea dan dari Yerusalem dan daerah pantai Tirus dan Sidon untuk
disembuhkan dari penyakit mereka dan semua orang itu disembuhkan.

         Pasal 6 : 20-26. Ucapan Bahagia dan Peringatan

  Orang miskin di hadapan Allah karena merekalah yang empunya kerajaan.

  Orang  berdukacita karena akan dihibur.


  Orang yang lemah lembut karena akan memiliki bumi.

  Orang yang lapar dan haus akan kebenaran karena akan dipuaskan.

  Orang yang murah hatinya karena akan beroleh kemurahan.

  Orang yang suci hatinya karena akan melihat Allah.

   Orang yang membawa damai karena akan disebut anak-anak  be

  Orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran karena adalah empunya kerajaan.

  Orang yang dianiaya Allah dicela dan dianiaya dan difitnahkan segala yang jahat.

  Bersukacita dan bergembira karena upah akan besar di surga.

  Celakalah kamu yang kaya karena dalam kekayaanmu mendapat penghiburan.

  Celakalah yang sekarang kenyang karena akan lapar

  Celakalah yang sekarang tertawa karena akan berdukacita dan menangis.

  Celakalah jika semua orang memuji karena dengan demikian juga nenek moyang telah
memperlakukan nabi-nabi palsu.

         Pasal 6 : 27-36. Kasihilah Musuhmu

Kasihilah musuhmu dan berbuat baiklah kepada orang yang mmbenci kamu, mintalah
berkat bagi orang yang mengutuk kamu, berdoalah bagi orang yang mencaci kamu.

         Pasal 6 : 37-42. Hal Menghakimi

Janganlah kamu menghakami maka kamupun tidak akan dihakimi, janganlah kamu
menghukum maka kamupun tidak akan dihukum, ampunilah maka kamu akan diampuni.

         Pasal 6 : 43-45. Pohon dan buahnya.

Setiap pohon dikenal dari buahnya. Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari
perbendaharaan hatinya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat
dari perbendaharaan yang jahat dan apa yang diucapkan mulut meluap dari hati.

         Pasal 6 : 46-49. Dua macam dasar.

Orang yang mendengarkan perkataan-Ku serta melakukannya, Ia sama dengan orang yang
mendirikan rumah di atas batu dan orang yang mendengar perkataan-Ku tetapi tidak
melakukannya, ia sama dengan orang yang mendirikan rumah di atas tanah tanpa dasar.

         Pasal 7: 1-10. Yesus menyembuhkan hamba seorang perwira di Kapernaum.


Ada seorang perwira yang mempunyai hamba yang sangat dihargainya dan hamba itu
sedang sakit keras dan hampir mati. Ketika perwira mendengar tentang Yesus, Ia menyuruh
orang-orang Yahudi untuk meminta Yesus menyembuhkannya. Lalu Yesus pergi kerumah
perwira itu dan menyembuhkan hamba perwira itu.

         Pasal 7 : 11-17. Yesus Membangkitkan Anak Muda di Nain

Yesus pergi ke Nain dan murid-murid-Nya pergi menyertai Dia juga dan banyak orang yang
menyertai-Nya dan di sana ada seorang pemuda yang mayatnya diusung ke luar untuk
dikuburkan dan Yesus melihat janda yang adalah ibu dari anak itu dan tergeraklah hati
Yesus dan membangkitkan ana muda itu. Maka semakin tersiarlah berita tentang Yesus.

         Pasal 7 : 18-35. Yesus dan Yohanes Pembaptis

Ketika Yohanes mendengar berita tentang Yesus, ia memerintahkan murinya untuk


menemui Yesus dan Yesuspun mengatakan bahwa apa yang didengar oleh muridnya
disampaikan kepada Yohanes. Dan sesudah itu Yesus berkata-kata kepada ornag banyak
bahwa tidak ada nabi yang besar dari Yohanes namun yang terkecil dalam Kerajaan Allah
lebih besar daripadanya.

         Pasal 7 : 36-50. Yesus Diurapi oleh Perempuan Berdosa

Seorang Farisi mengundang Yesus makan di rumahnya dan di kota itu ada seorang
perempuan yang terkenal sangat berdosa dan ia datang membawa buli-buli pualam berisi
minyak dan menangislah ia dan mengurapi Tuhan Yesus dan menyeka kaki Tuhan Yesus
dengan rambutnya dan dosa perempua itupun dihapuskan dan telah selamat oleh karena
imannya.

         Pasal 8 : 1-3. Perempuan-Perempuan yang Melayani Yesus

Yesus berjalan berkeliling ke kota-kota bersma para murid-Nya dan beberapa orang
perempuan melayani mereka yang telah disembuhkan dari roh-roh jahat atau berbagai
penyakit yaitu Maria Magdalena yang telah dibebaskan dari tujuh roh jahat.

         Pasal 8 : 4-15. Perumpamaan tentang seorang Penabur

      Yesus memulai pengajarannya dengan perumpamaan entang seorang penabur yang mana
ada seorang penabur keluar untuk menabur dan ketika menabur sebagian benih jatuh di
pinggir jalan dan burung memakannya sampai habis, artinya di sini adalah orang yang yang
mendengar firman Allah tetapi tidak mengerti akhirnya datang si jahat merampasnya.Ada
benih yang jatuh di tanah yang berbatu yang tidak banyak tanahnya yang artinya adalah
orang yang eberakar dan tahan sebentar saja. Apabila datang penindasan atau
penganiayaan segera murtad. Ada benih yang jatuh di semak duri dan ketika makin besar
semak itu menghimpitnya sampai mati, artinya di sini adalah orang yang mendengar firman
lalu kekuatiran dunia dan tipu daya kekayan menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah.
Ada benih yang jatuh di tanah yang baik lalu berbuah, artinya di sini adalah orang yang
mendengar firman itu dan mengerti dan karena itu ia berbuah ada yang seratus kali lipat,
ada enam puluh kali lipat, dan ada yang tiga puluh kali lipat.

         Pasal 8 : 16-18. Perumpamaan tentang Pelita

Tidak ada orang yang menyalakan pelita lalu menutupinya dengan tempayan atau
menempatkannya di bawah tempat tidur, tetapi ia menempatkanny di atas kaki dian, supaya
semua orang yang masuk dapat melihat cahayanya sebab tidak ada sesuatu apapun yang
tersembunyi yang tidak dinyatakan dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan
diketahui.

         Pasal 8 : 19-21. Yesus dan sanak saudara-Nya.

Ibu-Ku dan saudara-Ku ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya.

         Pasal 8 : 22-25. Angin Ribut Diredakan

Yesus naik ke atas perahu bersama-sama murid-Nya dn mereka bertolak ke seberang, dan
tiba-tiba turunlah angina taufan ke danau sehingga perahu itu kemasukan air dan mereka
berada dalam bahaya. Para murid sangat panik dan membangunkan Yesus dan Yesus pun
mengahardik angin itu dan danau itupun kembali teduh.

         Pasal 8 : 26-39. Yesus Mengusir Roh Jahat dari Orang Gerasa

Tibalah Yesus dan para murid-Nya di Gerasa dan di sana ada seorang lelakiyang kerasukan
setan, tidak berpakaian dan tidak tinggal di dalam rumah tetapi di pekuburan dan datang
menemui Yesus dan Yesus bertanya kepada setan itu dan setan itu menjawab bahwa ia
adalah Legion dan Yesus pun memerintahkan setan itu pindah ke sejumlah babi besar yang
sedang mencari makan di lereng gunung dan setan itu dipindahkan ke babi-babi itu dan
terjun ke dalam jurang dan mati lemas. Penjaga-penjaga babi itu melihatnya dan mereka
menceritakan hal itu di kampung-kampung maupun di kota-kota. Orang-orang ketakutan
melihat orang tersebut dan Yesus memerintahkannya agar ia kembali ke rumahnya dan
memberitahukan apa yang telah diperbuat Yesus atas dirinya.

         Pasal 8 : 40-55. Yesus Membangkitkan Anak Yairus dan Menyembuhkan Perempuan


yang Sakit Pendarahan

Ketika Yesus kembali, orang banyak menyambut dia dan datanglah seorang kepala rumah
ibadat yang bernama Yairus memohon kepada Yesus agar Yesus datang ke rumahnya
karena anak perempuannya satu-satunya yang berumur kira-kira 12 tahun sedang sakit dan
hampir mati. Dan pada saat itu ada seorang perempuan yang sakit pendarahan selama dua
belas tahun dan ia menjamah jumbai jubah Yesus dan akhirnya ia sembuh. Saat mereka
sampai di rumah kepala ibadat itu ternyata anak kepala rumah ibadat itu telah meninggal
dan Yesus berkata bahwa ia sedang tidur dan Yesus memegang tangan anak itu dan anak
itupun terbangun dan bangkit berdiri dan disuru makan oleh Yesus dan Yesus melarang
memberitahukan hal itu.

         Pasal 9 : 1-6. Yesus Mengutus kedua belas Murid.

Yesus memanggil kedua belas rasul dan memberikan tenaga serta kuasa untuk menguasai
setan-setan dan menyembuhkan penyakit. Dan juga mengutus mereka untuk memberitakan
Injil Kerajaan Allah dan untuk menyembuhkan orang.

         Pasal 9 : 7-9. Herodes dan Yesus

Herosdes sangat cemas mendengar berita tentang Yesus dan ia berusaha agar bisa
menemui Yesus.

         Pasal 9 : 10-17. Yesus Memberi Makan Lima Ribu Orang

Rasul itu memberitahukan apa yang telah terjadi kepada Yesus dan menyingkir ke Betsaida
sehingga mereka saja yang bersama-sama dengan Dia dan orang banyak mengikuti mereka
dan tiba pada malam hari mereka tidak tahu bagaimana harus memberi makan sehingga
Yesus memerintahkan

         Pasal 9 : 18-21. Pengakuan Pertrus

Yesus menjawab Yesus pada saat Yesus bertanya siapakah Yesus, Petrus mengatakan
bahwa Yesus adalah Mesias dari Allah.

         Pasal 9 : 22-27. Pemberitahun Pertama Tentang Penderitaan Yesus dan Syarat-Syarat


Mengikut Dia

Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak tua-tua, imam-imam
kepala dan ahli taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hariyan ketiga. Setiap orang
yang mengikut Aku. Ia hars menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut
Aku.

         Pasal 9 : 28-36. Yesus Dimuliakan di Atas Gunung

Yesus memabawa Yohanes, Petrus dan Yakobus lalu naik ke atas gunung dan rupa Yesus
berubah dan pakaian-Nya berubah menjadi putih berkilau-kilauan dan tampaklah Musa dan
Elia bersama-sama dengan Yesus dan ketiga murid Yesus itu sangat merasa damai di
tempat itu dan ingin mendirikan tiga kemah di sana.

         Pasal 9 : 37-43a. Yesus Mengusir Roh dari Seorang Anak yang Sakit
Sesudah Yesus turun dari gunung, datanglah orang berbondong-bondong dan datanglah
seseorang kepada Yesus dan memohon agar anaknya disembuhkan oleh Yesus sebab
murid Yesus tidak dapat menyembuhkannya. Dan Yesus pun menyembuhkannya.

         Pasal 9 : 43b-45. Pemberitahuan Kedua Tentang Penderitaan Yesus

Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia tetapi murid-murid-Nya tidak
mengerti dengan apa yang dikatakan oleh Yesus dan mereka tidak berani menanyakannya.

         Pasal 9 : 46-48. Siapa yang Terbesar di antara Para Murid

Barangsiapa yang menyambut anak ini di dalam nama-Ku, ia menyambut Aku dan
barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Aku, yang mengutus Aku. Karena yang terkecil
di antara kamu sekalian, dialah yang terbesar.

         Pasal 9 : 49-50. Seorang yang Bukan Murid Yesus Mengusir Setan

Yesus mengusir setan. Dan Yesus berkata bahwa barangsiapayag tidak melawan kamu ,
maka ia ada di pihak kamu.

         Pasal 9 : 51-55. Yesus dan Orang Samaria

Ketika hampir genap waktunya Yesus naik ke sorga, Ia mengarahkan pandangan-Nya ke


Yerusalem dan Ia mengirim beberapa utusan umtuk pergi ke sana mendaului Dia dan
mereka pergi ke Samaria, tetapi Orang Samaria tidak mau menerimanya.

         Pasal 9 : 57-62. Hal Mengikut Yesus

Serigala mempuyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak
mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya.

         Pasal 10 : 1-12. Yesus Mengutus Tujuh Puluh Murid

Yesus mengutus tujuh murid untuk mendahului Ia ke kota yang hendak dikunjungi-Nya
karena tuaian masih banyak dan kerajaan Allah telah dekat.

         Pasal 10 : 13-16. Yesus Mengecam Beberapa Kota

Yesus mengecam beberapa kota dan mengtakan bahwa siapa yang menolak Ia maka ia
sama dengan menolak Bapa yang mengutus Ia.

         Pasal 10 : 17-20. Kembalinya Ketujuh Puluh Murid

Tujuh puluh murid kembali dan mereka bersukacita karena setan telah takhluk kepada
mereka oleh karena nama Yesus.
         Pasal 10 : 21-24. Ucapan Syukur dan Bahagia

Berbahagialah mata yang melihat apa yang kamu lihat karena banyak nabi dan raja ingin
melihat tetapi tidak bisa melihatnya dan ingin mendengar tetapi tidak bisa mendengar.

         Pasal 10 : 25-37. Orang Samaria yang Murah Hati

Ada seorang yang turun dari Yerusalem ke Yerikho, ia jatuh ke tangan-tangan penyamun
yang tidak hanya merampoknya habis-habisan tetapi juga memukulnya dan
meninggalkannya setengah mati, dan ada seorang imam yang lewat tetapi ia melewatinya
begitu saja juga seorang Lewi. Tetapi lain halnya dengan seorang Samaria yang lewat,
ketika melihat orang itu, tergerak hatinya lalu membalut luka-lukanya dan menyiraminya
dengan minyak dan anggur dan menaikkan orang itu ke keledainya dan membawa ke
tempat penginapan dan merawatnya. Demikianlah orang Samaria yang murah hati.

         Pasal 10 : 38-42. Maria dan Marta

Ketika Yesus dan murid-murid-Nya tiba di suatu kampung, ada dua orang perempuan yaitu
Maria dan Marta, Marta sibuk dengan pekerjaannya, sedangkan Maria duduk dekat kaki
Yesus dan mendengarkan-Nya.

         Pasal 11 : 1-13. Hal Berdoa

Yesus mengajarkan agar ketika berdoa maka seharusnya berdoa seperti yang diajarkan
oleh Yohanes kepada murid-murid-Nya dan mengatakan mintalah maka akan diberikan
kepadamu, carilah maka kamu akan menadapat, ketoklah maka pintu akan dibukakan
bagimu karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, akan
mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.

         Pasal 11 : 14-23. Yesus dan Beelzebul

Suatu hari Yesus mengusir setan yang membisukan dan orang-orang pun heran dan ada
yang mengatakan bahwa Yesus mengusir setan dengan kuasa Beelzebul tetapi Yesus
menolaknya dan mengatakan siapa yang tidak bersama Ia tidak melawan Ia dan siapa tidak
mengumpulkan bersama Ia, ia mencerai-beraikan.

         Pasal 11 : 24-26. Kembalinya Roh Jahat

Apabila roh jahat keluar dari manusia maka ia akan mengembara ke tempat-tempat yang
tandus mencari perhentian karena ia tidak mendapat maka ia akan kembali lagi.  

         Pasal 11 : 27-28. Siapa yang Berbahagia

     Berbahagialah ibu yang mengandung Engkau dan susu yang menyusui Engkau.

         Pasal 11 : 29-32. Tanda Yunus


Angkatan ini adalah angkatan yang jahat. Mereka mengkehendaki suatu tanda tetapi
kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus, sebab seperti Yunus
menjadi tanda untuk orang-orang Niniwe, demikian pulalah Anak Manusia akan menjadi
tanda untuk angkatan ini.

         Pasal 11 : 33-36. Pelita Tubuh

Jika seluruh tubuhmu terang dan tidak ada bagian yang gelap, maka seluruhnya akan
terang, sama seperti apabila pelita menerangi engkau dengan cahayanya.

         Pasal 11 : 37-54. Yesus mengecam Orang-Orang Farisi dan Ahli-Ahli Taurat

Ketika Yesus telah selesai mengajar, seorang Farisi mengundang-Nya untuk makan di
rumahnya dan orang Farisi heran karena melihat kebiasaan Yesus yang tidak mencuci
tangan. Dan Yesus pun mengecam orang Farisi itu dan mengucapkan kata-kata celaka
pada mereka.

         Pasal 12 :1-12. Pengajaran Khusus Bagi Murid-Murid

Setiap orang yang mengatakan sesuatu melawan Anak Manusia, ia akan diampuni tetapi
barangsiapa menghujat Roh Kudus ia tidak akan diampuni. Roh Kudus akan mengajar apa
yang harus lakukan.  

         Pasal 12 : 13-21. Orang Kaya yang Bodoh

Orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri tidak akan kaya di adapan Allah.

         Pasal 12 : 22-34. Hal Kekuatiran

Carilah suatu harta sorga yang tidak akan habis yang tidak didekati pencuri dan yang tidak
dirusakkan ngengat. Tetapi carilah dahulu kerajaan Allah maka semuanya akan
ditambahkan padamu.

         Pasal 12 : 35-48. Kewasapadaan

Barangsiapa yang tidak mengerti kehendak tuannya dan melaukukan apa yang harus
mendatangkan pukulan ia akan menerima banyak pukulan. Setipa orang kepadanya akan
diberi dari padanya akan banyak dituntut dan kepada siapa yang banyak dipercayakan dari
padanya akan lebih banyak lagi diuntut.

         Pasal 12 : 49-53. Yesus Membawa Pemisahan

Yesus datang untuk melemparkan api ke bumi dan mulai aka nada pertentangan di dalam
satu rumah tiga melawan dua dan dua melawan tiga.

          Pasal 12 : 54-59. Menilai Jaman


Apabila kamu melihat awan naik ke sebelah barat segera kamu berkata Akan datang hujan
dan hal itu memang akan terjadi.

         Pasal 13: 1-5. Dosa dan Penderitaan

Jikalau kamu tidak bertobat maka kamu akan binasa.

         Pasal 13 : 6-9. Perumpamaan tentang Pohon Ara yang Tidak Berbuah

Tuan biarkanlah pohon itu tumbuh lagi dan mengahsilkan buah dan aku akan memupuknya.

         Pasal 13 : 10-17. Menyembuhkan Orang Sakit pada hari Sabat

Suatu kali pada waktu hari Sabat Yesus menyembuhkan seoran perempuan yang telah
delapan belas tahun dirasuki roh sehingga ia sakit bungkuk punggungnya dan ia tidak dapat
berdiri lagi dengan tegak dan Yesuspun menyembuhkannya.

         Pasal 13 : 18-21. Perumpamaan Tentang Biji Sesawi dan Ragi

Kerajaan Allah dapat diumpamakan seperti biji sesawi yang akan tumbuh dan menjadi
pohon yang besar dan ragi yang akan diadukkan ke dalam tepung terigu tiga sukat sampai
khamir seluruhnya.

         Pasal 13 : 22-30. Siapa yang Diselamatkan

Orang yang terakhir yang akan menjadi orang yang terdahulu dan orang yang terdahulu
yang akan menjadi orang yang terakhir.

         Pasal 13 : 31-35. Yesus Harus Mati di Yerusalem. Keluhan terhadap Yerusalem

Tetapi hari ini dan besok dan lusa Aku harus meneruskan perjalananKu sebab tidaklah
semestinya seorang nabi dibunuh kalau tidak di Yerusalem.

         Pasal 14 :1-6. Lagi Penyembuhan pada Hari Sabat

Pada suatu hari Sabat Yesus datang ke rumah salah seorang pemimpin orang Farisi dan
pada saat itu ada seorang yang sakit busung air berdiri di hadapanNya dan Ia pun
menyembuhkannya dan menyuruhnya pergi.

         Pasal 14 : 7-11. Siapa yang Harus Diundang

Barangsiapa yang meninggikan diri ia akan direndahkan dan barangsiapa yang diri akan
ditinggikan.

         Pasal 14 : 12-14. Siapa yang Harus Diundang

Apabila mengadakan perjamuan siang atau malam, janganlah engkau mengundang


sahabat-sahabatmu tetapi undanglah orang miskin, orang cacat, orang-orang lumpuh dan
orang-orang buta
         Pasal 14 :15-24. Perumpamaan tentang Orang-Orang yang Berdalih

Tidak ada seorangpun dari orang-orang yang telah diundang itu akan menikmati jamuan
Yesus.

         Pasal 14 : 25-35. Segala Sesuatu Harus Dilepaskan untuk Mengikut Yesus

Tiap-tiap orang yang tidak melepaskan dirinya dari segala miliknya tidak akan bisa menjadi
murid-Ku.

         Pasal 15 : 1-7. Perumpamaan Tentang Domba yang Hilang

Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena salah satu orang berdosa yang bertobat
lebih daripada sukacita karena Sembilan puluh Sembilan orang benar yang tidak
memerlukan pertobatan.

         Pasal 15 : 8-10. Perumpamaan Tentang Dirham yang Hilang

Demikian juga aka nada sukacita pada malaikat-malaikat Allah karena satu orang berdosa
yang bertobat.

         Pasal 15 : 11-32. Perumpamaan tentang Anak yang Hilang

Ada seorang ayah yang memiliki dua orang anak dan anak yng paling bungsu meminta
bagian dari warisannya dan pergi ke negeri yang jauh dan menjual semua harta yang telah
diberikan dan berfoya-foya dan akhirnya ia kehabisan makanan dan akhirnya makan
makanan babi. Akhirnya ia memutuskan untuk kembali lagi ke rumah ayahnya dan ia pun
diterima oleh ayahnya dan mereka bersukacita karena anak itu kembali lagi.

         Pasal 16 : 1-9. Perumpamaan Tentang Bendahara yang Tidak Jujur

Ikatlah persahabatan dengan mempergunakan Mamon yang tidak jujur supaya Mamon yang
tidak dapat menolong lagi kamu diterima di dalam kemah abadi.

         Pasal 16 :  10-18. Setia dalam Perkara yang Kecil Nasihat

Barangsiapa yang setia dalam perkara-perkara kecil ia juga akan setia dalam perkara besar.
Dan barangsiapa yang tidak benar dalm perkara-perkara kecil ia tidak benar juga dalam
perkara yang besar.

         Pasal 16 : 19-31. Orang Kaya dan Lazarus yang Miskin

Ada seorang yang kaya yang selalu berpakaian jubah ungu dn kain halus dan setiap hari ia
bersukaria dalam kemewahannya dan ada seorang yang bernama Lazarus yang  badannya
penuh borok berbaring dekat pintu rumah orang kaya itu dan orang kaya itu tidak mau
memberi dia makan.

         Pasal 17 : 1-5. Beberapa Nasihat


Jagalah dirimu jikalau saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia dan jika ia menyesal ampunilah
ia dan jika ia berbuat dosa terhadap engkau tujuh kali sehari, ampunilah ia.

         Pasal 17 : 7-10. Tuan dan Hamba

Apabila kamu telah melakukan sesuatu yang ditugaskan kepadamu hendaklah kamu
berkata kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna kami hanya melakukan apa yang
harus kami lakukan.

         Pasal 17 : 11-18. Kesepuluh Orang Kusta

Ada sepuluh orang kusta menemui Yesus dan Yesus menyembuhkan mereka dan
memerintahkan mereka untuk memperlihatkan diri kepada imam-imam. Tapi hanya satu
yang kembali kepada Yesus dan Ia memuliakan Allah dengan suara nyaring.

         Pasal 17 : 20-37. Kedatangan Kerajaan Allah

Kerajaan Allah datang tanpa tanda-tanda lahiriah juga orang tidak dapat mengatakan Lihat
ia ada di sini atau ia ada di sana sebab sesungguhnya Kerajaan Allah ada di antara kamu.

         Pasal 18: 1-8. Perumpamaan Tentang Hakim yang Tidak Benar

Camkanlah apa yang dikatakan hakim yang lalim, Allah akan membenarkan orang-orang
pilihnNya yang siang dan malam berseru kepadaNya dan Ia tidk mengulur-ulur waktu
sebelum menolong.

         Pasal 18 : 9-14. Perumpamaan Tentang Orang Farisi dan Pemungut Cukai

Sebab baragsiapa yang meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa


merendahkan diri, ia akan ditinggikan.

         Pasal 18 : 15-17. Yesus Memberkati Anak-Anak

 Sesungguhnya barangsiapa yang tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak
kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya.

         Pasal 18 : 18-27. Orang Kaya Sukar Masuk Kerajaan Allah

Alangkah sukarnya orang yang beruang masuk Kerajaan Allah sebab lebih mudah seekor
unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk Kerajaan Allah. Apa yang
tidak mungkin bagi manusia, mungkin bagi Allah.

         Pasal 18 : 28-30. Upah Mengikut Yesus

Sesungguhnya setiap orang yang karena Kerajaan Allah meninggalkan rumahnya, isterinya
dan saudaranya, orang tuanya atau anak-anaknya akan menerima kembali lipat ganda pada
masa ini juga dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal.
         Pasal 18 : 31-34. Pemberitahuan Ketiga Tentang Penderitaan Yesus

Anak Manusia akan diserahkan kepada bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, diolok-
olokkan, dihina dan diludahi dan mereka menyesah Dia dan membunuh Dia dan pada hari
yang ketiga Ia akan bangkit.      

         Pasal 28 : 35-43.  Yesus Menyembuhkan Seorang Buta dekat Yerikho

Yesus hampir tiba di Yerikho ada seorang yang buta duduk dipinggir jalan dan mengemis
dan Yesus menyuruh agar orang itu dibawa kepada-Nya dan Yesus menyembuhkan ia dan
ia dapat melihat lagi dan ia memuliakan Allah.

         Pasal 19 : 1-10. Zakheus

Yesus masuk ke Yerikho dan di sana ada seorang yang bernama Zakheus kepala pemungut
cukai dan kaya. Ia berusaha untuk melihat Yesus dan ia memanjat pohon ara dan Yesus
melihat ia dan menyuruh ia turun karena Yesus akan menumpang ke rumahnya dan sejak
saat itu Zakheus bertobat.

         Pasal 19 : 11-27. Perumpamaan Tentang Uang Mina

Setiap orang kepadanya akan diberi tetapi siapa yang tidak mempunyai daripadanya akan
diambil juga yang ada padanya.

Pasal 19 : 28-44. Yesus Dieluk-Elukan di Yerusalem

 Yesus memerintahkan dua orang murid-Nya untuk menemukan seekor keledai muda
tertambat yang belum pernah ditunggangi dan dibawa kepada Yesus dan merekapun
melakukannya. Lalu mereka membawa keledai itu kepada Yesus dan mengalasinya dengan
pakaian mereka, kemudian Yesus naik ke atasnya. Orang-orang yang berjalan didepan
mereka dan mengikuti dari belakang berseru “Hosana, diberkatilah Dia yang datang dalam
nama Tuhan, diberkatilah Kerajaan yang datang, kerajaan bapak kita Daud, Hosana di
tempat yang maha tinggi”

         Pasal 19 : 45-48. Yesus Menyucikan Bait Allah

Yesus masuk ke Bait Allah dan mengusir semua pedagang di situ karena Rumah Tuhan
adalah Rumah Doa tetapi dijadikan sarang penyamun.

         Pasal 20 : 1-8. Pertanyaan Mengenai Kuasa Yesus

Para imam-imam kepala dan ahli-ahli taurat bertanya kepada Yesus dari kuasa manakah
Yesus melakukan hal-hal itu dan siapakah yang memberikan kuasa itu padanya? Yesus
menjawab dengan mengjukan pertanyaan juga apakah baptisan Yohanes datang dari surga
atau dari manusia. Dan para imam dan ahli taurat tidak bisa menjawabnya dan Yesuspun
tidak menjawab pertanyaan mereka.
         Pasal 20 : 9-19. Perumpamaan Tentang Penggarap-Penggarap Kebun Anggur

 Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang
akan menghasilkan buah Kerajaan itu yang sama artinya dengan tuan tanah pemilik kebun
anggur yang membinasakan para penggarap anggur yang tidak menyerahkan hasil dari
kebun anggurnya dan memberikan kepada para penggarap yang akan menyerahkan hasil
anggurnya.

         Pasal 20 : 20-26. Tentang Membayar Pajak kepada Kaisar

Berikanlah apa yang pantas diberikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib
kamu berikan kepada Allah.

         Pasal 20 : 27-40. Pertanyaan Orang Saduki tentang Kebangkitan

Tuhan Allah bukan Allah orang mati melainka Allah orang hidup sebab di hadapan Dia
semua orang hidup.

         Pasal 20 : 41-44. Hubungan Antara Yesus dan Daud

Daud menyebut Yesus adalah taunnya bagaimana mungkin Ia dalah anaknya.

         Pasal 20 : 45-47. Yesus Menasihatkan  Supaya Waspada terhadap Ahli-Ahli Taurat

Waspadalah terhadap ahli-ahli Taurat yang suka berjalan-jalan memakai jubah panjang dan
suka menerima penghormatan di pasar yang suka duduk di terdepan rumah ibadat.

         Pasal 21 : 1-4. Persembahan Seorang Janda Miskin

Aku berkata kepadamu sesungguhnya janda miskin itu memberi lebih banyak daripada
semua orang sebab ia memberi dari kekurangannya bahkan ia memberi seluruh nafkahnya.

         Pasal 21 : 5-6. Bait Allah Akan Diruntuhkan

Apa yang kamu lihat di situ akan datang harinya di mana tidak ada satu batupun akan
dibiarkan terletak di atas batu yang lain semuanya akan diruntuhkan.

         Pasal 21 : 7-19. Permulaan Penderitaan

Waspadalah supaya kamu jangan disesatkan sebab banyak orang akan datang dengan
memakai namaKu dan akan terdengar tentang peperangan dan pemberontakan sebab
semuanya itu tidak berarti kesudahannya akan datang.

         Pasal 21 : 20-24. Tentang Runtuhnya Yerusalem

Apabila kamu melihat Yerusalem dikepung oleh tentara-tentara ketahuilah bahwa


keruntuhannya sudah dekat.

         Pasal 21 : 25-33. Kedatangan Anak Manusia Perumpamaan Tentang Pohon Ara


Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang dan di bumi
bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut.

         Pasal 21 : 34-38. Nasihat Supaya Berjaga-Jaga

Jagalah dirimu supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta
kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan datang tiba-tiba atas kamu.

         Pasal 22 : 1-2. Rencana Untuk Membunuh Yesus

Hari Raya Roti Tidak Beragi yang disebut Paskah sudah dekat, imam-imam berencana
membunuh Yesus.

         Pasal 22 : 3-6. Yudas Mengkhianati Yesus

Masuklah iblis kepada Yudas dan ia menyerahkan Yesus kepada imam-imam dan ia pun
diberikan sejumlah uang kepadanya dan ia menerimanya.

         Pasal 22 : 7-13. Persiapan Untuk Makan Paskah

Yesus memerintahkan kepada muridNya untuk melakukan Perjamuan Paskah dengan pergi
ke kota.

         Pasal 22 : 14-23. Penetapan Perjamuan Malam

Tiba saatnya Yesus duduk bersama-sama dengan Rasul-rasulnya dan Ia mengatakan


bahwa Ia rindu untuk makan bersama dengan mereka sebelum mereka menderita dan Ia
mengambil roti dan Ia memberikannya kepda para rasul dan mengatakan bahwa itu adalah
itulah tubuhNya yang diserahkan bagi manusia dan Ia mengambil anggur dan mengatakan
bahwa itu adalah darahNya yang ditumpahkan bagi manusia.

         Pasal 22 : 24-38. Percakapan Waktu Perjamuan Malam

Sebab siapakah yang lebih besar dari yang duduk makan atau yang melayani?. Aku ada di
tengah-tengah kamu sebagai pelayan, kamulah yang tetap tinggal besama-sama dengan
Aku dalam segala pencobaan yang Aku alami. Dan Petrus akan menyangkal Yesus
sebanyak 3 kali sebelum ayam berkokok.

         Pasal 22 : 39-46. Di Taman Getsemani

Yesus pergi ke kota dan menuju Bukit Zaitun dan murid-muridNya juga mengikuti Dia dan
Yesus berkata kepada muridNya agar berdoa agar jangan jatuh ke dalam pencobaan.

         Ayat 47-53. Yesus Ditangkap

Waktu Yesus berbicara datanglah serombongan orang bersama Yudas dan ia mencium
Yesus dan mereka menangkap Yesus.
         Pasal 22 :  54-62. Petrus Menyangkal Yesus

Yesus ditangkap dan Petrus mengikuti Nya namun ketika itu seorang hamba perempuan
yang mengatakan bahwa ia adalah kenal dengan Yesus dan Petrus menyangkalnya sampai
3 kali sehingga ia teringat akan apa yang dikatakan oleh Tuhan Yesus dan ia pun menangis.

         Pasal 22 : 63-71. Yesus di Hadapan Mahkamah Agung

Yesus ditahan dan mereka mengolok-olokkan Yesus dan  memukuliNya dan Yesus


mengakui diriNya sebagai Mesias, Anak Allah di hadapan Mahkamah Agung tetapi mereka
tidak percaya.

         Pasal 23 : 1-7. Yesus di Hadapan Pilatus

Yesus dibawa menghadap Pilatus dan Yesus dikatakan bahwa Yesus menghujat Allah,
melarang membayar pajak kepada Kaisar dan menyesatkan bangsa.

         Pasal 23 : 8-12. Yesus di Hadapan Herodes

Ketika Herodes melihat Yesus ia sangat girang dan ia mengharapkan Yesus untuk
mengadakan suatu tanda dan ia bertanya kepada Yesus tetapi Yesus tidak mau menjawab
oleh karena itu ia mulai diolok-olokkan oleh Herodes dan pasukannya.

         Pasal 23 :13-25. Yesus Kembali di Hadapan Pilatus

Pilatus mengumpulkan imam-imam kepala dan pemimpin-pemimpin serta rakyat dan


mereka semua menuntut Yesus agar Ia disalibkan dan Pilatuspun mengabulkannya.

         Pasal 23  : 26-32. Yesus Dibawa Untuk Disalibkan

Ketika Yesus dibawa untuk disalibkan mereka menahn Simon dari Kirene untuk memikul
salib Yesus dan mengikutiNya dan ada dua penjahat untuk dihukum mati bersama-sama
dengan Yesus.

         Pasal 23 : 33-43. Yesus Disalibkan

Ketika sampai di Tempat Tengkorak yng bernama Golgota mereka menyalibkan Yesus
bersama-sama dengan dua orang jahat satu di sebelah kananNya dan satu lagi di sebelah
kiriNya. Dan Yesus berkata kepada mereka bahwa hari itu juga mereka bersama-sama
dengan Yesus di dalam Firdaus.

         Pasal 23 : 44-49. Yesus Mati

Pada waktu itu kira-kira jam du belas kegelapan menyelimuti bumi sampai jam tiga dan tabir
bait suci Allah terbelah dua dan terdengar suara nyaring Yesus yang mengatakan : Ya Bapa
ke dalam tanganMu Kuserahkan nyawaKu dan Yesuspun meninggal.

         Pasal 23 : 50-56a. Yesus Dikuburkan


Yusuf dari Arimatea datang menghadap Pilatus untuk meminta mayat Yesus untuk
dikuburkan.

         Ayat 56b,Pasal 24 : 1-12. Kebangkitan Yesus

Dan pada hari Sabat pagi-pagi benar mereka pergi ke kuburan Yesus dan mereka
mendapati kuburan Yesus batunya telah terguling dan mereka bertemu dengan seorang
yang memakai pakaian putih yang mengatakan bahwa Yesus telah bangkit.

         Pasal 24 : 13-35. Yesus Menampakkan Diri di Jalan Mau Ke Emaus

Pada hari itu juga dua orang dari murid Yesus pergi ke sebuah kampung yang bernama
Emaus dan Yesus menampakkan diri kepada mereka .

         Pasal 24 : 36-49. Yesus Menampakkan Diri Kepada Semua Murid

Yesus tiba-tiba datang mendekati murid-muridNya ketika mereka bercakap-cakap dan


mereka terkejut dan Yesus menujukkan tanganNya dan juga kakiNya yang talah terpaku
dan ia makan bersama dengan mereka.

         Pasal 24 : 50-53. Kenaikan Yesus

Yesus membawa murid-muridNya ke Betania dan mengangkat tanganNya dan memberkati


mereka dan Ia terangkat ke sorga. Dan murid-muridNya senantiasa berada di dalam Bait
Allah dan memuliakan Allah ketika mereka telah kembali ke Yerusalem.

YOHANES

         Pasal 1 : 1-18. Firman yang Telah Menjadi Manusia

Pada mulanya adalah firman Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firma itu adalah
Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan
tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala sesuatu yang telah dijadikan.

          Pasal 1 : 19-28. Kesaksian Yohanes tentang Dirinya Sendiri

Ia mengaku dan tidak berdusta bahwa Dia bukan Mesias dan Ia adalah suara orang yang
berseru-seru di padang gurun: Luruskanlah jalan Tuhan seperti yang telah dikatakan nabi
Yesaya.

         Pasal 1 : 29-34. Yohanes Menunjuk Kepada Yesus


Yohanes memberi kesaksian : Aku telah melihat Roh turun dari langit sperti merpati dan Ia
tinggal di atasNya dan aku pun tidak mengenal Dia tetapi Dia yang mengutus aku untuk
membaptis dengan air.

         Pasal 1 : 35-51. Murid-Murid Yesus yang Pertama

Yohanes berdiri bersama dengan dua orang muridnya dan ketika mereka melihat Yesus
maka mereka mengikut Dia dan Yesus pun memanggil murid-muridNya yaitu Andreas,
Filipus, Natanael. Aku berkata kepadamu sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka
dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia.

         Pasal 2 : 1-11. Perkawinan di Kana

Pada hari ketiga ada perkawinan di Kana, Yesus dan ibuNya di sana dan terjadi kekurangan
anggur dan Maria ibu Yesus meminta Yesus dan memerintahkan kepada Pelayan apa yang
dikatakan oleh Yesus dilakukan oleh mereka dan Yesus pun mengadakan mukjizatNya yang
pertama.

         Pasal 2 : 12. Yesus di Kapernaum

Yesus pergi ke Kapernaum bersama-sama ibuNya juga murid-muridNya dan tinggal


beberapa hari di sana.

         Pasal 2 : 13-25. Yesus Menyucikan Bait Allah

Ketika hari Raya Paskah Yesus berangkat ke Yerusalem dan didapatinya banyak pedagang
dan Yesuspun mengusir mereka semua dan mengatakan mengapa membuat Rumah
BapaNya menjadi sarang penyamun.

         Pasal 3 : 1-21. Percakapan dengan Nikodemus

Ada seorang Farisi yang bernama Nikodemus dan pada waktu malam ia datang menemui
Yesus dan mengatakan kepada Yesus : Rabi, kami tahu bahwa Engkau datang sebagai
guru yag diutus Allah sebab tidak ada seorang pun yang dapat mengadakan tanda-tanda
mukjizat yang Engkau adakan itu jika Allah tidak menyertainya.

         Pasal 3 : 22-36. Kesaksian Yohanes tentang Yesus

Barangsiapa yang percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal tetapi barangsiapa
tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup melainkan murka Allah tetap ada di
atasnya.

         Pasal 4 : 1-42. Percakapan dengan Perempuan Samaria

Ketika Yesus mendengar bahwa orang Farisi tahu Ia lebih banyak membaptis daripada
Yohanes, Ia pergi ke Galilea dan meninggalkan Yudea dan Ia sampai di Samaria dan
sampai di sumur Ia bertemu dengan seorang perempuan Samaria yang hendak mengambil
air dan Yesus memintanya untuk memberikan Yesus air dan perempuan itupun
memberikannya dan Yesus mengatakan kepadanya bahwa dia tidak akan haus lagi
selamanya. Perempuan itupun menyampaikan kabar tentang Yesus di seluruh Samaria.

         Pasal 4 : 43-45. Kembali ke Galilea

Setelah dua hari Yesus berangkat kembali ke Galilea dan orang Galilea datang menyambut
Ia.

         Pasal 4  : 46-54. Yesus Menyembuhkan Anak Pegawai Istana

Yesus kembali ke Kana dan di sana ada seorang pegawai istana dan anaknya sedang sakit
dan ia meminta Yesus untuk menyembuhkan anaknya itu karena hammpir mati dan
Yesuspun menyembuhkannya.

         Pasal 5 : 1-18. Penyembuhan pada Hari Sabat di Kolam Betesda

Ketika Hari raya orang Yahudi Yesus berangkat ke Yerusalem dan di sana ada di sana
kolam yang bernama Betesda dan di sana banyak orang yang berkumpul agar bisa sembuh
ketika air kolam itu bergoncang. Di sana ada yng telah tiga puluh tahun sakit dan Yesuspun
menyembuhkannya.

         Pasal 5 : 19-47. Kesaksian Yesus tentang Diri-Nya

Aku berkata kepadamu sesunguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari  diriNya
sendiri jikalau tidak Ia melihat Bapa yang mengerjakannya sebab apa yang dikerjakan oleh
Bapa itu juga yang dikerjakan oleh Anak.

         Pasal 6 : 1-15. Yesus Memberi Makan Lima Ribu Orang

Yesus pergi ke danau Tiberias, orang banyak berbondong-bondong mengikuti Yesus dan
mereka semua melihat mukjizat penyembuhan dan Yesus melihat mereka berbondong-
bondong dan mengambil lima roti jelai dan dua ikan punya seorang anak dan Ia mengambil
roti itu dan mengucap syukur dan memcah-mecahkannya dan membagi-bagikannya pada
orang banyak itu dan mengambil dua ikan itu.

         Pasal 6 : 16-21. Yesus Berjalan di Atas Air

Yesu pergi ke danau dan murid-muridNya pada malam hari pergi naik perahu dan Yesus
menemui mereka dan berjalan di atas air dan mendekati perahu itu.
         Pasal 6 : 22-24. Orang Banyak Mencari Yesus

Keesokan harinya orang banyak masih mencari Yesus dan mereka pergi ke Kapernaum
menaiki perahu untuk menemui Yesus.

         Pasal 6 : 25-59. Roti Hidup

Ketika orang banyak menemui Yesus dan Yesus berkata kepada mereka sesungguhnya
bukan Musa yang memberikan mereka roti dari sorga melainkan BapaKu yang memberikan
kamu roti yang benar dari sorga. Dan mereka mengatakan agar Yesus selalu memberikan
itu kepada mereka dan Yesus berkata : Akulah roti hidup, barangsiapa datang kepadaKu ia
tidak akan lapar lagi dan barangsiapa percaya kepadaKu ia tidak akan haus lagi.

         Pasal 6 : 60-66. Murid-murid yang Mengundurkan Diri di Galilea

Karena mereka mersa bahwa perkataan Yssus sangat keras maka mereka banyak yang
mengundurkan diri di Galilea.

         Pasal 7 : 1-13. Yesus Pergi ke Yerusalem Untuk Hari Raya Pondok Daun

Yesus berjalan berkeliling Galilea sebab Ia tidak mau tinggal di Yudea karena di sana orang-
orang berusaha untuk membunuhNya dan pada saat itu adalah dekat untuk Hari Raya
Pondok Daun.

         Pasal 7 : 14-24. Kesaksian Yesus tentang DiriNya

AjaranKu tidak berasal dari diriKu sendiri tetapi dari Dia yang telah mengutus Aku dan
barangsiap yang mau  melakukan kehendakNya ia akan tahu entah ajaranKu ini berasal dari
Allah entah Aku berkata-kata dari diriKu sendiri.

         Pasal 7 : 25-36. Pertentangan tentang Asal Yesus

Waktu Yesus mengajar di Bait Allah Ia berseru : Memang Aku kamu kenal dan kamu tahu
dari mana asalKu namun Aku datang bukan atas kehendakKu sendiri tetapi Aku diutus oleh
Dia yang benar yang tidak kamu kenal.

         Pasal 7 : 37-44. Air Sumber Hidup

Yesus berkata : Barangsiapa percaya kepadaKu seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci :
Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup.

         Pasal 7 : 45-52. Yesus Dibela oleh Nikodemus


Para penjaga-penjaga pergi kepad imam-imam dan mengatakan bahwa ada seorang dari
pemimpin mereka yang percaya kepada Yesus yaitu Nikodemus.

         Pasal 8 : 1-11. Perempuan yang Berzinah

Yesus pergi ke bukit Zaitun dan pagi-pagi benar Ia berada di Bait Allah dan pada waktu itu
orang-orang Farisi dn ahli Taurat datang membawa seorang perempuan yang kedapatan
sedang berzinah dan memeritahkan agar ia dilempari. Tetapi kata Yesus kepada mereka
bahwa siapa yang tidak berdosa dialah yang pertama yang melempar perempuan itu dan
merekapun tidak ada yang berani.

         Pasal 8 : 12-20. Yesus Adalah Terang Dunia

Yesus berkata kepada mereka : Akulah terang dunia, barangsiapa mengikut Aku,ia tidak
akan berjalan dalam kegelapan melainkan ia akan mempunyai terang hidup.

         Pasal 8 : 21-29. Yesus bukan dari Dunia Ini

Yesus berkata pila : Aku akan pergi dan kamu akan mencari Aku tetapi kamu akan mati
dalam dosamu. Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang.

         Pasal 8 : 30-36. Kebenaran yang Memerdekakan

Yesus berkata : Apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamu pun benar-benar merdeka.

         Pasal 8 : 37-47. Keturunan Abraham yang tidak Berasal dari Allah

Aku tahu bahwa kamu adalah keturunan Abraham, tetapi kamu berusaha untuk membunuh
Aku karena firmanKu tidak beroleh tempat di dalam kamu.

         Pasal 8 :  48-59. Yesus Sudah Ada Sebelum Abraham

Yesus berkata kepada mereka bahwa Aku sudah ada sebelum Abraham ada.

         Pasal 9 : 1-41. Orang  yang Buta Sejak Lahirnya

Waktu Yesus lewat, Ia melihat seorang yang buta sejak lahirnya dan Yesu ingin pekerjaan-
pekerjaan Allah dinyatakan di dalam dia dan Yesu menyembuhkan ia dan iapun dapat
melihat kembali

         Pasal 10 : 1-21. Gembala yang Baik

Yesus berkata : Sesungguhnya siapa yang masuk ke dalam kandang domba dengan tidak
melalui pintu, tetapi dengan memanjat tembok, ia adalah seorang pencuri dan seorang
perampok, tetapi barangsiapa yang masuk melalui pintu ia adalah gembala domba. Akulah
gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya.

         Pasal 10 : 22-39. Yesus Ditolak Oleh Orang Yahudi


Tibalah hari Raya Pentabisan Bait Allah di Yerusalem ketika musim dingin dan Yesus
berjalan-jalan di Bait Allah dan serambi Salomo dan orang-orang Yahudi mengelilingi Dia
dan sekali lagi mereka mengambil batu untuk melempari Yesus dan mengatakan bahwa
Yesus menghujat Allah.

         Pasal 10 :  40-42. Yesus di Seberang Sungai Yordan

Yesus pergi ke Sungai Yordan tempat Yohanes Pembaptis dan banyak orang yang percaya
kepadaNya di sana.

         Pasal 11 : 1-44. Lazarus Dibangkitkan

Ada seorang yang sedang sakit, namanya Lazarus. Ia tinggal di Betania, kampung Maria
dan adiknya Marta. Ketika Yesus mendengar kabar itu, Ia berkata: "Penyakit itu tidak akan
membawa kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah, sebab oleh penyakit itu Anak
Allah akan dimuliakan."Lazaruspun dibangkitkan oleh Yesus.

         Pasal 11 : 45-57. Persepakatan Untuk Membunuh Yesus

Banyak orang Yahudi yang datang menjenguk Maria dan melihat apa yang telah diperbuat
oleh Yesus dan mereka sepakat untuk membunuh Yesus.

         Pasal 12 : 1-8. Yesus Diurapi di Betania

Enam hari sebelum Paskah Yesus datan ke Betania dan di sana diadakan Perjamuan untuk
Dia dan di sana Marta melayani Yesus dan datanglah Maria kepada Yesus dan ia membawa
minyak narwastu murni yang mahal harganya lalu meminyaki Yesus dan menyekanya
dengan rambutnya.

         Pasal 12 : 9-10. Persepakatan Untuk Membunuh Lazarus

Sejumlah orang Yahudi mendengar bahwa Yesus berada di rumah Lazarus akhirnya
mereka berencana untuk membunuh Lazarus.

         Pasal 12 : 11-19. Yesus Dielu-elukan di Yerusalem

Keesokan harinya ketika orang banyak mendengar bahwa Yesus sedang menuju
Yerusalem, mereka mengambil daun-daun palem dan pergi menyongsong Dia dan
mengeluk-elukanNya.

         Pasal 12 : 20-36. Yesus Memberitakan KematianNya

Barangsiapa yang mencintai nyawanya akan kehilangan nyawanya tetapi barangsiapa yang
tidak mencintai nyawaya di dunia ini, ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal.

         Pasal 12 : 37-43. Mengapa Orang Yahudi Tidak Dapat Percaya


Meskipun Yesus telah banyak melakukan mukjizat tetapi orang Yahudi tetap tidak percaya
karena mereka telah dibutakan dan mendegilkan hati mereka.

         Pasal 12 : 44-50. Firman Yesus yang Menghakimi

Yesus berkata bahwa barangsiapa yang percaya kepadaNya berarti percaya kepada yang
mengutus Dia dan barangsiapa yang melihat Dia berarti melihat yang mengutus Dia.   

         Pasal 13 : 1-20. Yesus Membasuh Kaki Murid-MuridNya

Sementara itu sebelum hari raya Paskah mulai Yesus tahu bahwa inilah saatnya sudah tiba
Ia pun membasuh kaki murid-muridNya.

         Pasal 13 : 21-30. Yesus Memperingatkan Yudas

Yesus berkata kepada murid-muridNya bahwa ada seorang dari antara mereka akan
menyerahkan Yesus.

         Pasal 13 : 31-35. Perintah Baru

Yesus memberikan perintah baru kepada yaitu supaya saling mengasihi sama seperti Dia
telah mengasihi demikianlah harus saling mengasihi.

         Pasal 13 : 36-38. Yesus Memperingatkan Petrus

Yesus berkata kepada Petrus bahwa ia akan menyangkal Yesus sebelum ayam berkokok.

         Pasal 14 : 1-14. Rumah Bapa

Yesus berkata janganlah gelisah hatimu percayalah kepada Allah dan percaya juga kepada
Yesus karena di rumah Bapa banyak tempat.

         Pasal 14 : 15-31. Yesus Menjanjikan Penghibur

Yesus berkata Jika kamu mengasihi Aku kamu akan menuruti segala perinyahKu dan Aku
akan minta kepada Bapa agar Ia memberikan seorang penolong yang lain bagi kmu.

         Pasal 15 : 1-8. Pokok Anggur yang Benar

Akulah pokok anggur yang benar dan BapaKulah pengusahanya dan setiap ranting yang
tidak berbuah akan dipotong dan yang berbuah akan dibersihkan supaya berbuah.

         Pasal 15 : 9-17. Perintah Supaya Saling Mengasihi

Seperti Bapa yang sayang kepada AnakNya demikian jugalah Aku telah mengasihi kamu
dan tetaplah tinggal di dalam kasih itu.

          Pasal 15 : 18-27. Dunia Membenci Yesus dan Murid-MuridNya


Jikalau dunia membenci kamu ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku  dan
kamu bukan dari dunia ini melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia.

         Pasal 16: 1-4a. Bertekun

Semuanya ini Kukatakan kepadamu supaya kamu jangan kecewa dan mengingat bahwa
Aku telah mengatakannya kepadamu.

         Pasal 16 : 4b-15. Pekerjaan Penghibur

Apabila telah datang yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh
kebenaran dan Ia akan memuliakan Aku sebab Ia akan memberitahukan kepadamu apa
yang diterimaNya daripadaKu.

         Pasal 16 : 16-33. Dukacita yang Mendahului Kemenangan

Sesungguhnya kamu akan menangis dan meratap tetapi dunia akan bergembira kamu akan
berdukacita tetapi dukacitamu akan berubah menjadi sukacita.

         Pasal 17 : 1-26. Doa Yesus Untuk Murid-MuridNya

Aku berdoa untuk mereka bukan untuk dunia Aku berdoa tetapi untuk mereka yang telah
Engkau berikan kepadaKu sebab mereka adalah milikMu.

         Pasal 18 :1-11. Yesus Ditangkap

Setelah Yesus mengatakan semuanya keluarlah Ia bersama-sama muridNya dan


meyebrang ke Sungai Kidron dan Yudas datang ke situ bersama sepasukan prajurit dan
penjaga-penjaga Bait Allah yang disruh oleh orang-orang Farisi dan para imam dan mereka
menangkap.

         Pasal 18 : 12-27. Yesus di hadapan Hanas-Petrus menyangkal Yesus

Maka pasukan prajurit serta perwira dan penjaga-penjaga yang disuruh orang Yahudi
menangkap Yesus dan membelenggu Dia dan membawaNya kepada Hanas dan Simon
Petrus pada saat itu menyangkal Yesus dan teringatlah Ia dengan apa yang telah dikatakan
Yesus kepadanya.

         Pasal 18 : 28-38a. Yesus di Hadapan Pilatus

Mereka membawa Yesus mengahadap Pilatus dan Pilatus mendapatkanNya dan Pilatus
memerintahkan agar Yesus dihakimi menurut Hukum Taurat.

         Pasal 18 : 38b-40. Yesus Dihukum Mati

Yesuspun dihukum mati dan Barabas yang adalah seorang penyamun yang dibebaskan.
         Pasal 19 : 1-16a.

Pilatus mengambil Yesus dan menyuruh agar Yesus disesah dan prajurit memahkotaiNya
dengan mahkota berduri dan menaruhnya di ats kepala Yesus dan memakaikanNya dengan
jubah putih.

         Pasal 19 : 16b-27. Yesus Disalibkan

Yesus diterima dan Ia disalibkan di bukit yang bernama Golgota yang artinya adalah tempat
tengkorak dan Ia disalibkan bersama-sama dengan dua orang lain.

         Pasal 19 : 28-30. Yesus Mati

Setelah Yesus tahu bahwa segala sesuatu telah selesai dan Ia mengatakan bahwa Ia haus
dan Ia diberikan anggur asam dan setelah itu Ia berkata “Sudah selesai’’.

         Pasal 19 : 31-37. Lambung Yesus Ditikam

Karena pada hari itu adalah Hari Sabat, oleh karena itu mayat-mayat tidak dibiarkan
tergantung dan seorang dari prajurit menikam lambung Yesus dan akhirnya keluarlah darah
dan air dan genaplah apa yang telah difirmankan bahwa tidak ada tulangNya yang
dipatahkan.

         Pasal 19 : 38-42. Yesus Dikuburkan

Sesudah itu datanglah Yusuf dari Arimatea meminta kepada Pilatus agar ia diperbolehkan
menurunkan mayat Yesus dan ia menguburkan Yesus bersama-sama dengan Nikodemus
dalam suatu kubur baru yang di dalamnya belum pernah ada orang yang dikuburkan.

         Pasal 20 : 1-10. Kebangkitan Yesus

Pada hari pertama minggu, Maria Magdalena pergi ke kubur Yesus dan ia melihat bahwa
ada yang batu dari kubur dan ia berlari menemui Simon dan mereka melihat bahwa mayat
Yesus tidak ada dalam kubur itu.

         Pasal 20 : 11-18. Yesus Menampakkan Diri kepada Maria Magdalena

Maria menangis dekat kubur Yesus dan tampaklah padanya dua orang malaikat dan di
belakangnya ia tidak tahu bahwa Yesus telah berdiri dan Yesus memanggil Maria dan
memerintahkan agar Maria memberitahukan kepada saudara-sauadara Yesus.

         Pasal 20 : 19-23. Yesus Menampakkan Diri kepada Murid-MuridNya

Ketika hari telah malam berkumpullah murid Tuhan Yesus dan Yesus mendatangi mereka
dan Yesus menunjukkan tangan dan lambungNya kepada mereka dan mereka pun
bersukacita.

         Pasal 20 : 24-29. Yesus Menampakkan Diri kepada Thomas


Tetapi Thomas yang adalah Didimus dan ia tidak percaya bahwa mereka telah melihat
Yesus sebelum melihat bekas paku pada tangan Yesus dan mencucukkan tangannya ke
dalam lambung Yesus dan Yesus memerintahkan Tomas untuk melakukannya agar ia
percaya bahwa yang dilihatnya adalah benar Tuhan Yesus.

         Pasal 20 : 30-31. Maksudnya Injil ini Dicatat

Masih banyak mukjizat lain yang dilakukan Yesus yang tidak dicatat dalam kitab ini dan
yang dicatat ini agar percaya bahwa Yesus adalah Mesias.

         Pasal 21 : 1-14. Yesus Menampakkan Diri kepada Murid-MuridNya di Pantai Danau


Tiberias

Yesus menampakkan diri lagi kepada muridNya di danau Tiberias dania berdiri di pantai
tetapi muridNya tidak tahu dan Ia mendekati mereka dan mereka diperintahkan untuk
menebarkan jala mereka dan merekapun makan bersama dengan Yesus.

Pasal 21 : 15 : 1-19. Gembalakanlah Domba-DombaKu

Sesudah selesai sarapan dan Yesus memerintahkan kepada Petrus agar ia


menggembalakan domba-dombaNya.

         Pasal 21 : 20 : 1-23. Murid yang Dikasihi Yesus

Ketika Petrus berpaling, ia melihat bahwa murid Yesus yang dikasihi Yesus mengikuti
mereka dan ia pun bertanya apa yang akan terjadi dengan ia nanti dan Yesus mengatakan
bahwa murid itu tidak akan mati jikalau Yesus mengkehendaki ia tinggal hidup sampai Ia
datang kembali.

         Pasal 21 : 24-25. Kata Penutup

Masih banyak lagi hal-hal yang dibuat oleh Yesus karena jikalau semuanya itu harus
dituliskan satu per satu maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus
ditulis itu.

                                                            KISAH PARA RASUL

         Pasal 1 : 1-5. Roh Kudus Dijanjikan

Hal Teofilus dalam bukunya pertama menulis segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan
Yesus sampai Ia terangkat ke sorga.

         Pasal 1 :  6-11. Yesus Terangkat ke Sorga


Yesus berkata bahwa akan diterima kuasa dari Roh Kudus yang turun keatas murid-
muridNya dan mereka akan menjadi saksi di Yerusalem dan di sluuh Yudea dan Samaria
dan sampai ke ujung dunia.

         Pasal 1 : 12-14. Rasul-Rasul Menanti-Nanti

Para Rasul kembali ke Yerusalem dan di sana mereka bertekun dengan sehati dalam doa
bersama-sama dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus dan dengan saudara
Yesus.

         Pasal 1 : 15-26. Matias Dipilih Menggantikan Yudas

Pada hari itu berdirilah Petrus di tengah-tengah saudara-saudaranya dan mereka akan
menambahkan kepada mereka seorang dari mereka yang senantiasa datang berkumpul
dengan mereka. Dan mereka bersama-sama berdoa untuk memilih pengganti Yudas dan
yang terpilih adalah Matias.

         Pasal 2 : 1-13. Pentakosta

Pada hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di suatu tempat dan datanglah dari
langit seperti tiupan angina keras dan tampaklah lidah api yang bertebaran  dan hinggap
pada mereka masing-masing dan mereka penuh dengan Roh Kudus dan berkata-kata
dalam bahasa lain dan semua orang yang bingung dengan keadaan itu dan ada yang
mengatakan bahwa mereka mabuk oleh anggur manis.

         Pasal 2 : 14-40. Khotbah Petrus

Petrus bangkit dan berdiri dengan kesebelas rasul dan ia berkata kepada mereka bahwa
bahwa akan terjadi pada hari-hari terakhir seperti yang telah difirmankan melalui nabi Yoel
bahwa Allah akan mencurahkan RohNya ke atas anak manusia yang akan bernubuat,
mendapat penglihatan-penglihatan dan akan mendapat mimpi.

         Pasal 2 : 41-47. Cara Hidup Jemaat yang Pertama

Orang-orang yang mendengar perkataan Petrus memberi dirinya dibaptis dan  dan bertekun
daalm pengajaran Roh Kudus dan daalm perssekutuan dan mereka berkumpul dan
memecahkan roti dan berdoa dan mereka bersatu dan segala kepunyaan mereka adalah
kepunyaan mereka bersama-sama.

         Pasal 3 : 1-10. Petrus Menyembuhkan Orang Lumpuh

Pada waktu pukul 3 petang naiklah Petrus dan Yohanes ke Bait Allah dan di sana ada
seorang yang lumpuh sejak lahirnya dan ia meminta sedekah kepada Paulus dan ia
menatap mereka dan berharap mendaapatkan sesuatu dari mereka dan Petrus memegang
tangannya dan ia pun dapat berjalan.

         Pasal 3 : 11-26. Khotbah Petrus di Serambi Salomo

Orang-orang mengikuti Petrus dan Yohanes dan mereka mengerumuni ia di Serambi


Salomo. Tuhan Allah akan membangkitkan bagimu seorang nabi dari antara saudara-
saudaramu dan dengarkanlah ia daalm segala sesuatu yang akan dikatakannya kepadamu
dan akan terjadi bahwa semua orang yang tidak mendengarkan nabi itu akan dibasmi dari
umat kita.

         Pasal 4 : 1-22. Petrus dan Yohanes di Hadapan Mahkamah Agama

Ketika Petrus dan Yohanes sedang berbicara kepada orang banyak dan tiba-tiba mereka
didatangi oleh imam-imam dan kepala pengawal Bait Allah serta orang Saduki, mereka
sangat marah karena mereka mengajar orang banyak dan memberitakan bahwa dalam
Yesus ada kebangkitan dari antara orang mati dan mereka ditamgkap dan diserahkan ke
dalam tahanan.

         Pasal 4 : 23-37. Doa Jemaat

Dan sekarang ya Tuhan lihatlah bagaimana mereka mengancam kami dan berikanlah
kepada hamba-hambaMu keberanian untuk memberitakan firmanMu. Ulurkanlah tanganMu
untuk menyembuhkan orang dan adakanlah tanda-tanda dan mukjizat-mukjizat oleh nama
Yesus, HambaMu yang kudus.

         Pasal 5 : 1-11. Ananias dan Safira

Ada yang bernama Ananias dan istrinya Safira menjual sebidang tanah dan mereka
menahan sebagian hasil penjualannya dan akhirnya mereka berdusta saat ditanya dan
akhirnya putuslah nyawa Ananias dan istrinya juga meninggal dan mereka dikuburkan
bersama-sama.

         Pasal 5 : 12-25. Tanda-tanda dan Mukjizat-mukjizat

Dan Rasul-Rasul mengadakan tanda-tanda dan mukjizat-mukjizat di antara orang banyak


dan orang yang percaya semakin bertambah-tambah dan semua orang yang sakit dan yang
kerasukan setan disembuhkan.

         Pasal 5 : 17-25. Rasul-Rasul Dilepaskan dari Penjara

Seorang malaikat datang melepaskan para rasul yang di penjara kota dan membawa
mereka keluar dan malaikat itu memerintahkan kepada mereka agar mereka berdiri di depan
Bait Allah dan memberitakan seluruh firman yang hidup kepada orang banyak.

         Pasal 5 : 26-42. Rasul-Rasul di Hadapan Mahkamah Agama-Nasihat Gamaliel


Pergilah kepala pengawal serta orang-orangnya ke Bait Allah dan mengambil kedua belas
rasul dan menghadapkan mereka kepada Mahkamah Agung dan mereka ditanyai. Dan
seorang Farisi dalam Mahkamah itu dan seorang ahli taurat dan ia meminta agar semua
orang disuruh keluar sebentar.

         Pasal 6 : 1-7. Tujuh Orang Dipilih Untuk Melayani Orang Miskin

Pada masa itu, jumlah murid bertambah dan kedua belas rasul memilih tujuh orang dari
antara mereka yang terkenal baik, dan yang penuh Roh dan hikmat agar mereka diangkat
untuk tugas agar mereka memusatkan pikiran doa dan dalam pelayanan firman.

         Pasal 16 : 8-15. Tuduhan Terhadap Stefanus

Stefanus yang penuh dengan karunia dan kuasa mengadakan mukjizat dan tanda-tanda
dan beberapa orang Yahudi yang disebut dengan orang Libertini yang adalah orang-orang
dari Kirene dan Aleksandria menghasut dan mengatakan bahwa Stefanus telah menghujat
terhadap Musa dan Allah.

         Pasal 7 : 1-53. Pembelaan Stefanus

Stefanus berkata bahwa keturunannya akan menjadi pendatang di negeri asing dan mereka
akan bahwa mereka akan diperbudak dan dianiaya empat ratus tahun lamanya dan bangsa
yang memperbudak mereka akan dihukum dan sesuadah itu mereka akan keluar dari situ
dan akan beribadah  kepada Allah.

         Pasal 7 :  54-60. Stefanus Dibunuh-Saulus Hadir

Ketika anggota Mahkota Agama mendengar apa yang dikatakan oleh Stefanus sangat
tertusuk hati mereka dan Stefanus menatap ke langit lalu melihat kemuliaan Allah dan
Yesus berdiri di sebelah kanan Allah dan mereka menyeret  Stefanus dan melemparinya
dan Stefanus pun mati.

         Pasal 8 : 1-3. Penganiayaan

Pada waktu itu mulailah penganiayaan yang hebat terhadap jemaat di Yerusalem dan
Stefanus dikuburkan dan Saulus berusaha membinasakan jemaat dan menyeret laki-laki
dan perempuan ke luar dan menyerahkan mereka untuk dimasukkan ke dalam penjara.

         Pasal 8 :  4-25. Filipus di Samaria

Dan Filipus pergi ke suatu kota di Samaria dan memberitakan tentang Mesias di situ dan
orang-orang di sana dengan bulat hati menerima apa yang telah diberitakan itu.

         Pasal 8 : 26-40. Sida-Sida dari Tanah Etiopia


Kemudian malaikat Tuhan berkata kepada Filipus agar ia berangkat ke sebelah selatan
menurut jalan yang turun dari Yerusalem ke Gaza dan Filipus di sana mendengar sida-sida
sedang membaca kitab nabi Yesaya danFilipus menjelaskannya kepada sida-sida itu dan
membaptisnya.

         Pasal 9 : 1-19a. Saulus Bertobat

Dalam perjalanan ke Damsyik, tiba-tiba cahaya memancar dari langit mengelilingi Saulus
dan ia rebah ke tanah dan kedengaran olehnya Tuhan yang mengatakan mengapa ia
menganiaya Tuhan dan akhirnya 3 hari lamanya ia tidak dapat melihat.

         Pasal 9 : 19b-31. Saulus dalam Lingkungan Saudara-Saudara

Saulus tinggal beberapa hari bersama-sama dengan murid Yesus di Damsyik dan ia
memberitakan bahwa Yesus adalah Anak Allah.

         Pasal 9 : 32-43. Petrus Menyembuhkan Eneas dan Membangkitkan Dorkas

Pada waktu itu Petrus berjalan keliling dan ia mendapati seorang yang bernama Eneas yang
telah 8 tahun berbaring di tempat tidur karena lumpuh dan Petrus menyembuhkannya. Dan
di Yope ada seorang murid perempuan yang bernama Tabita (Dorkas dalam Bahasa
Yunani) yangb sakit danm meninggal dan Petrus berdoa dan akhirnya ia bangkit.

         Pasal 10: 1-48. Petrus dan Kornelius

Di Kaisarea ada yang bernama Kornelius yang saleh, seisi rumahnya takut akan Allah dan ia
banyak memberi banyak sedekah dan ia mendapat penglihatan dan ia bermimpi datanglah
seorang malaikat memerintahkannya agar ia memerintahkan beberapa orang ke Yope untuk
menjemput Petrus.

         Pasal 11: 1-18. Petrus Mempertanggungjawabkan Baptisan Kornelius di Yerusalem

Rasul-Rasul di Yudea mendengar bahwa bangsa lain juga menerima firman Allah dan di
sana ada perselisihan antara orang yang bersunat dengan yang tidak bersunat dan Paulus
mengatakan bahwa mereka akan dibaptis oleh Roh Kudus.

         Pasal 11 : 19-30. Barnabas dan Saulus ke Anthiokia

Banyak saudara-saudara yang tersebar sesudah Stefanus mati dan  jemaat di Yersusalem


mengutus Barnabas ke Anthiokia dan ia  menasehati mereka supaya tetap setia kepada
Tuhan. Lalu ia pergi ke Tarsus untuk mencari Paulus.

         Pasal 12 : 1-19. Yakobus Mati-Petrus Dilepaskan dari Penjara

Pada waktu itu, Raja Herodes mulai bertindak dengan keras dan meyuruh membunuh
Yakobus dengan pedang yang pada waktu itu adalah Hari Raya Roti Tidak Beragi dan
Petrus ditamgkap dan jemaat dengan tekun mendoakan nya kepada Allah dan seorang
malaikat datang melepaskannya.

         Pasal 12 : 20-23. Herodes Mati

Pada suatu hari yang ditentukan, Herodes mengenakan pakaian kerajaan dan duduk di atas
takhta dan ia tidak memberi hormat kepada Allah, akhirnya seorang malaikat Tuhan
menampar ia dan iapun mati dan ia dimakan oleh cacing-cacing.

         Pasal 12 : 24-25. Barnabas dan Saulus Diutus

Barnabas dan Saulus kembali ke Yerusalem dan mereka membawa Yohanes yang disebut
juga Markus.

         Pasal 13 : 1-3.

Jemaat di Anthiokia ada beberapa nabi dan pengajar yaitu Barnabas dan Simeon yang
disebut Niger dan Lukius orang Kirene dan Menahem yang berpuasa dan berdoa bersama-
sama.

         Pasal 13 : 4-12. Saulus dan Barnabas di Pulau Siprus

Oleh karena disuruh oleh Roh Kudus, Barnabas dan Saulus berangkat ke Selukia dan lalu
ke Siprus.

         Pasal 13 : 13-49. Ke Anthiokia di Pisidia

Paulus dan kawan-kawannya meninggalkan Pafos lalu ke  Perga di Pisidia dan di sana
mereka duduk di rumah ibadat.

         Pasal 13 : 50-52. Ke Ikonium, Listra dan Debe

Orang-orang Yahudi menghasut perempuan-perempuan terkemuka yang takut akan Allah,


dan pembesar-pembesar di kota itu, dan mereka menimbulkan penganiayaan atas Paulus
dan Barnabas dan mengusir mereka dari daerah itu. Paulus dan Barnabas mengebaskan
debu kaki mereka sebagai peringatan bagi orang-orang itu, lalu pergi ke Ikonium

         Pasal 14 : 1-20.

Di Ikonium orang-orang Yahudi, yang menolak pemberitaan mereka, memanaskan hati


orang-orang yang tidak mengenal Allah dan membuat mereka gusar terhadap saudara-
saudara itu. Setelah rasul-rasul itu mengetahuinya, menyingkirlah mereka ke kota-kota di
Likaonia, yaitu Listra dan Derbe dan daerah sekitarnya.Di situ mereka memberitakan Injil.Di
Listra ada seorang yang duduk saja, karena lemah kakinya dan lumpuh sejak ia dilahirkan
dan belum pernah dapat berjalan.Ia duduk mendengarkan, ketika Paulus berbicara. Dan
Paulus menatap dia dan melihat, bahwa ia beriman dan dapat disembuhkan.
         Pasal 14 : 21-28. Kembali ke Anthiokia

 Paulus dan Barnabas memberitakan Injil di kota itu dan memperoleh banyak murid ke
Listra, Ikonium dan Antiokhia.Di tempat itu mereka menguatkan hati murid-murid itu dan
menasihati mereka supaya mereka bertekun di dalam iman, dan mengatakan, bahwa untuk
masuk ke dalam Kerajaan Allah kita harus mengalami banyak sengsara.

         Pasal 15 : 1-21. Sidang di Yerusalem

 Paulus dan Barnabas dengan keras melawan dan membantah pendapat mereka.Akhirnya
ditetapkan, supaya Paulus dan Barnabas serta beberapa orang lain dari jemaat itu pergi
kepada rasul-rasul dan penatua-penatua di Yerusalem untuk membicarakan soal itu. Mereka
diantarkan oleh jemaat sampai ke luar kota, lalu mereka berjalan melalui Fenisia dan
Samaria, dan di tempat-tempat itu mereka menceriterakan tentang pertobatan orang-orang
yang tidak mengenal Allah.

         Pasal 15 : 22-34. Jawab Kepada Anthiokia

 Sebab adalah keputusan Roh Kudus dan keputusan kami, supaya kepada kamu jangan
ditanggungkan lebih banyak beban dari pada yang perlu ini:kamu harus menjauhkan diri dari
makanan yang dipersembahkan kepada berhala, dari darah, dari daging binatang yang mati
dicekik dan dari percabulan. Jikalau kamu memelihara diri dari hal-hal ini, kamu berbuat
baik. Sekianlah, selamat.

         Pasal 15 : 35-41. Perselisihan Antara Paulus dan Barnabas

Paulus dan Barnabas tinggal beberapa hari di Anthokia dan berselisih soal membawa
Yohanes Markus dan hal itu menimbulkan perselisihan yang tajam bagi mereka dan
akhirnya mereka berpisah.

         Pasal 16 : 1-3. Timotius Turut Serta Dengan Paulus

Paulus datang ke Derbe dan ke Listra dan di sana ada yang seorang murid yang bernama
TimotiusTimotius ini dikenal baik oleh saudara-saudara dan Paulus mau, supaya dia
menyertainya dalam perjalanan. Paulus menyuruh menyunatkan dia karena orang-orang
Yahudi di daerah itu, sebab setiap orang tahu bahwa bapanya adalah orang Yunani

         Pasal 16 : 4-12.Paulus Menyeberang ke Makedonia

Setelah Paulus melihat penglihatan , segeralah ia mencari kesempatan untuk berangkat ke


Makedonia, karena dari penglihatan itu ia menarik kesimpulan, bahwa Allah telah
memanggil ia untuk memberitakan Injil kepada orang-orang di sana.

         Pasal 16 : 13-18. Paulus di Filipi


     Pada hari Sabat  ke luar pintu gerbang kota menyusur tepi sungai dan menemukan tempat
sembahyang Yahudi, setelah duduk, kami berbicara kepada perempuan-perempuan yang
ada berkumpul di situ yang diantaranya ada yang bernama Lidia yang adalah penjual kain
ungu dari kota Tiatira, yang beribadah kepada Allah. Tuhan membuka hatinya, sehingga ia
memperhatikan apa yang dikatakan oleh Paulus dan ia dibaptris beserta seisi rumahnya.

         Pasal 16 : 19-40. Kepala Penjara Filipi

      Ketika tuan-tuan perempuan itu melihat, bahwa harapan mereka akan mendapat
penghasilan lenyap, mereka menangkap Paulus dan Silas, lalu menyeret mereka ke pasar
untuk menghadap penguasa.Setelah mereka membawa keduanya menghadap pembesar-
pembesar kota itu, berkatalah mereka, katanya:Orang-orang ini mengacau kota kita ini,
karena mereka orang Yahudi,dan mereka mengajarkan adat istiadat, yang kita sebagai
orang Rum tidak boleh menerimanya atau menurutinya.Juga orang banyak bangkit
menentang mereka. Lalu pembesar-pembesar kota itu menyuruh mengoyakkan pakaian dari
tubuh mereka dan mendera mereka.Setelah mereka berkali-kali didera, mereka dilemparkan
ke dalam penjara. Kepala penjara diperintahkan untuk menjaga mereka dengan sungguh-
sungguh.

Pasal 17 : 1-9. Keributan di Tesalonika

Paulus menerangkan kepada mereka dan menunjukkan, bahwa Mesias harus menderita


dan bangkit dari antara orang mati, lalu ia berkata: "Inilah Mesias, yaitu Yesus, yang
kuberitakan kepadamu. Beberapa orang dari mereka menjadi yakin dan menggabungkan
diri dengan Paulus dan Silas dan juga sejumlah besar orang Yunani yang takut kepada
Allah, dan tidak sedikit perempuan-perempuan terkemuka.Ketika orang banyak dan
pembesar-pembesar kota mendengar semuanya itu, mereka menjadi gelisah.

         Pasal 17 : 10-15. Paulus dan Silas di Berea

      Pada malam itu juga segera saudara-saudara di situ menyuruh Paulus dan Silas berangkat
ke Berea. Setibanya di situ pergilah mereka ke rumah ibadat orang Yahudi. Orang-orang
Yahudi di kota itu lebih baik hatinya dari pada orang-orang Yahudi di Tesalonika, karena
mereka menerima firman itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki
Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian.

         Pasal 17 : 16-34. Paulus di Atena

Paulus menantikan mereka di Atena, sangat sedih hatinya karena ia melihat, bahwa kota itu
penuh dengan patung-patung berhala.Karena itu di rumah ibadat ia bertukar pikiran dengan
orang-orang Yahudi dan orang-orang yang takut akan Allah, dan di pasar setiap hari dengan
orang-orang yang dijumpainya di situ.

         Pasal 18 : 1-17. Paulus di Korintus


 Di Korintus ia berjumpa dengan seorang Yahudi bernama Akwila, yang berasal dari Pontus.
Ia baru datang dari Italia dengan Priskila, isterinya, karena kaisar Klaudius telah
memerintahkan, supaya semua orang Yahudi meninggalkan Roma. Paulus singgah ke
rumah mereka.Dan karena mereka melakukan pekerjaan yang sama, ia tinggal bersama-
sama dengan mereka. Mereka bekerja bersama-sama, karena mereka sama-sama tukang
kemah.

         Pasal 18 : 18-23. Paulus Kembali ke Anthiokia

      Paulus tinggal beberapa hari lagi di Korintus. Ia sampai di Kaisarea dan setelah naik ke
darat dan memberi salam kepada jemaat, ia berangkat ke Antiokhia. Setelah beberapa hari
lamanya ia tinggal di situ, ia berangkat pula, lalu menjelajahi seluruh tanah Galatia dan
Frigia untuk meneguhkan hati semua murid.

         Pasal 18 : 24-28. Apolos  di Efesus

Datanglah ke Efesus seorang Yahudi bernama Apolos, yang berasal dari Aleksandria. Ia
seorang yang fasih berbicara dan sangat mahir dalam soal-soal Kitab Suci.Ia telah
menerima pengajaran dalam Jalan Tuhan. Dengan bersemangat ia berbicara dan dengan
teliti ia mengajar tentang Yesus, tetapi ia hanya mengetahui baptisan Yohanes.

         Pasal 19 : 1-12. Paulus di Efesus

Ketika Apolos masih di Korintus, Paulus sudah menjelajah daerah-daerah pedalaman dan
tiba di Efesus. Selama tiga bulan Paulus mengunjungi rumah ibadat di situ dan mengajar
dengan berani. Oleh pemberitaannya ia berusaha meyakinkan mereka tentang Kerajaan
Allah.

         Pasal 19 : 13-20. Anak-Anak Skewa

Beberapa tukang jampi Yahudi, yang berjalan keliling di negeri itu, mencoba menyebut
nama Tuhan Yesus atas mereka yang kerasukan roh jahat dengan berseru. Mereka yang
melakukan hal itu ialah tujuh orang anak dari seorang imam kepala Yahudi yang bernama
Skewa.

         Pasal 19 : 21-40. Demetrius Menimbulkan Huru-Hara di Efesus

      Ada seorang bernama Demetrius, seorang tukang perak, yang membuat kuil-kuilan dewi
Artemis dari perak. Usahanya itu mendatangkan penghasilan yang tidak sedikit bagi tukang-
tukangnya.ia mengumpulkan mereka bersama-sama dengan pekerja-pekerja lain dalam
perusahaan.

         Pasal  20: 1-12. Dari Makedonia ke Troas


     Sesudah tiga bulan lamanya tinggal di situ ia hendak berlayar ke Siria. Tetapi pada waktu itu
orang-orang Yahudi bermaksud membunuh dia. Karena itu ia memutuskan untuk kembali
melalui Makedonia.

         Pasal 20 : 13-16. Dari Troas ke Miletus

     Paulus telah memutuskan untuk tidak singgah di Efesus, supaya jangan habis waktunya di
Asia. Sebab ia buru-buru, agar jika mungkin, ia telah berada di Yerusalem pada hari raya
Pentakosta.

         Pasal 20 :17-38. Perpisahan Paulus dengan Para Penatua di Efesus

      Sesudah mengucapkan kata-kata itu Paulus berlutut dan berdoa bersama-sama dengan
mereka semua. Maka menangislah mereka semua tersedu-sedu dan sambil memeluk
Paulus, mereka berulang-ulang mencium dia. Mereka sangat berdukacita, terlebih-lebih
karena ia katakan, bahwa mereka tidak akan melihat mukanya lagi. Lalu mereka mengantar
dia ke kapal.

         Pasal 21 : 1-14. Paulus di Tirus dan di Siprus

      Dari Tirus kami tiba di Ptolemais dan di situ berakhirlah pelayaran kami. Kami memberi
salam kepada saudara-saudara dan tinggal satu hari di antara mereka.Pada keesokan
harinya kami berangkat dari situ dan tiba di Kaisarea. Kami masuk ke rumah Filipus,
pemberita Injil itu, yaitu satu dari ketujuh orang yang dipilih di Yerusalem, dan kami tinggal di
rumahnya.Filipus mempunyai empat anak dara yang beroleh karunia untuk
bernubuat.Setelah beberapa hari kami tinggal di situ, datanglah dari Yudea seorang nabi
bernama Agabus.

         Pasal 21 : 15-26. Pertemuan Paulus dengan Yakobus di Yerusalem

      Sesudah beberapa hari lamanya tinggal di Kaisarea, berkemaslah kami, lalu berangkat ke
Yerusalem. Pada hari berikutnya Paulus membawa orang-orang itu serta dengan dia, dan ia
mentahirkan diri bersama-sama dengan mereka, lalu masuk ke Bait Allah untuk
memberitahukan, bilamana pentahiran akan selesai dan persembahan akan
dipersembahkan untuk mereka masing-masing.

         Pasal 21 : 27-36. Paulus Ditangkap

      Kepala pasukan itu mendekati Paulus, menangkapnya dan menyuruh mengikat dia dengan
dua rantai, lalu bertanya siapakah dia dan apakah yang telah diperbuatnya.Tetapi dari
antara orang banyak itu ada yang meneriakkan kepadanya ini, ada pula yang meneriakkan
itu. Dan oleh karena keributan itu ia tidak dapat mengetahui apakah yang sebenarnya
terjadi. Sebab itu ia menyuruh membawa Paulus ke markas.

         Pasal 21 : 37-40. Paulus  Minta Izin Berbicara


      Sesudah Paulus diperbolehkan oleh kepala pasukan, pergilah ia berdiri di tangga dan
memberi isyarat dengan tangannya kepada rakyat itu; ketika suasana sudah tenang,
mulailah ia berbicara kepada mereka dalam bahasa Ibrani.

         Pasal 22 :1-22. Paulus Berbicara Kepada Orang Yahudi

Dan aku telah menganiaya pengikut-pengikut Jalan Tuhan sampai mereka mati; laki-laki dan
perempuan kutangkap dan kuserahkan ke dalam penjara.Tentang hal itu baik Imam Besar
maupun Majelis Tua-tua dapat memberi kesaksian. Dari mereka aku telah membawa surat-
surat untuk saudara-saudara di Damsyik dan aku telah pergi ke sana untuk menangkap
penganut-penganut Jalan Tuhan, yang terdapat juga di situ dan membawa mereka ke
Yerusalem untuk dihukumTetapi dalam perjalananku ke sana, ketika aku sudah dekat
Damsyik, yaitu waktu tengah hari, tiba-tiba memancarlah cahaya yang menyilaukan dari
langit mengelilingi aku.

         Pasal 22 : 23-29. Di dalam Markas

 Kepala pasukan memberi perintah untuk membawa Paulus ke markas dan menyuruh
memeriksa dan menyesah dia, supaya dapat diketahui apa sebabnya orang banyak itu
berteriak-teriak sedemikian terhadap dia.

         Pasal 22 : 30. Paulus di Hadapan Mahkamah Agung

Kepala pasukn itu ingin mengetahui dengan teliti apa yang dituduhkan orang-orang Yahudi
kepada Paulus.

         Pasal 23 : 1-11.

 Imam Besar Ananias menyuruh orang-orang yang berdiri dekat Paulus menampar mulut
Paulus. Membalas itu Paulus berkata kepadanya: "Allah akan menampar engkau, hai
tembok yang dikapur putih-putih! Engkau duduk di sini untuk menghakimi aku menurut
hukum Taurat, namun engkau melanggar hukum Taurat oleh perintahmu untuk menampar
aku."

         Pasal 23 : 12-22. Komplotan Orang-Orang Yahudi

Dan setelah hari siang orang-orang Yahudi mengadakan komplotan dan bersumpah dengan
mengutuk diri, bahwa mereka tidak akan makan atau minum, sebelum mereka membunuh
Paulus. Jumlah mereka yang mengadakan komplotan itu lebih dari pada empat puluh orang.

         Pasal 23 : 23-35. Paulus Dipindahkan ke Kaisarea

Kemudian kepala pasukan memanggil dua perwira dan berkata: "Siapkan dua ratus orang
prajurit untuk berangkat ke Kaisarea beserta tujuh puluh orang berkuda dan dua ratus orang
bersenjata lembing, kira-kira pada jam sembilan malam ini. Dan Paulus dipindahkan ke
sana.

         Pasal 24 : 1-27. Paulus di Hadapan Feliks

     Paulus dipanggil menghadap dan Tertulus mulai mendakwa dia. Dan setelah beberapa hari
datanglah Feliks bersama-sama dengan isterinya Drusila, seorang Yahudi; ia menyuruh
memanggil Paulus, lalu mendengar dari padanya tentang kepercayaan kepada Yesus
Kristus.

         Pasal 25 : 1-12. Paulus di Hadapan Festus Naik Banding Kepada Kaisar

Festus tinggal tidak lebih dari pada delapan atau sepuluh hari di Yerusalem. Sesudah itu ia
pulang ke Kaisarea. Pada keesokan harinya ia mengadakan sidang pengadilan, dan
menyuruh menghadapkan Paulus. Sesudah Paulus tiba di situ, semua orang Yahudi yang
datang dari Yerusalem berdiri mengelilinginya dan mereka mengemukakan banyak tuduhan
berat terhadap dia yang tidak dapat mereka buktikan. Setelah berunding dengan anggota-
anggota pengadilan, Festus menyatakan bahwa Paulus naik banding ke Kaisar.

         Pasal 25 : 13-27. Paulus di Hadapan Agripa dan Bernike

      Beberapa hari kemudian datanglah raja Agripa dengan Bernike ke Kaisarea untuk
mengadakan kunjungan kehormatan kepada Festus. Pada keesokan harinya datanglah
Agripa dan Bernike dengan segala kebesaran dan sesudah mereka masuk ruang
pengadilan bersama-sama dengan kepala-kepala pasukan dan orang-orang yang
terkemuka dari kota itu, Festus memberi perintah, supaya Paulus dihadapkan.

         Pasal 26 : 1-11. Pembelaan Paulus di Hadapan Agripa

 "Ya raja Agripa, aku merasa berbahagia, karena pada hari ini aku diperkenankan untuk
memberi pertanggungan jawab di hadapanmu terhadap segala tuduhan yang diajukan
orang-orang Yahudi terhadap diriku,terutama karena engkau tahu benar-benar adat istiadat
dan persoalan orang Yahudi. Sebab itu aku minta kepadamu, supaya engkau
mendengarkan aku dengan sabar.

         Pasal 26 :12-23. Paulus Menceritakan Pertobatan dan Panggilannya

Sebab itu, ya raja Agripa, kepada penglihatan yang dari sorga itu tidak pernah aku tidak taat.
Tetapi mula-mula aku memberitakan kepada orang-orang Yahudi di Damsyik, di Yerusalem
dan di seluruh tanah Yudea, dan juga kepada bangsa-bangsa lain, bahwa mereka harus
bertobat dan berbalik kepada Allah serta melakukan pekerjaan-pekerjaan yang sesuai
dengan pertobatan itu. Karena itulah orang-orang Yahudi menangkap aku di Bait Allah, dan
mencoba membunuh aku.Tetapi oleh pertolongan Allah aku dapat hidup sampai sekarang
dan memberi kesaksian kepada orang-orang kecil dan orang-orang besar. Dan apa yang
kuberitakan itu tidak lain dari pada yang sebelumnya telah diberitahukan oleh para nabi dan
juga oleh Musa yaitu, bahwa Mesias harus menderita sengsara dan bahwa Ia adalah yang
pertama yang akan bangkit dari antara orang mati, dan bahwa Ia akan memberitakan terang
kepada bangsa ini dan kepada bangsa-bangsa lain."

         Pasal 26 : 24-32. Ajakan Kepada Agripa Untuk Percaya

Sementara Paulus mengemukakan semuanya itu untuk mempertanggungjawabkan


pekerjaannya, berkatalah Festus dengan suara keras: "Engkau gila, Paulus! Ilmumu yang
banyak itu membuat engkau gila." Tetapi Paulus menjawab: "Aku tidak gila, Festus yang
mulia! Aku mengatakan kebenaran dengan pikiran yang sehat!

         Pasal 27 : 1-13. Paulus Berlayar Ke Roma

Setelah diputuskan bahwa akan berlayar ke Italia dan beberapa tahanan lain akan
diserahkan kepada seorang perwira yang bernama Yulius dari pasukan kaisar dan mereka
berlayar ke Roma.  

         Pasal 27 : 14-44. Kapal Terkandas

     Tetapi tidak berapa lama kemudian turunlah dari arah pulau itu angin badai, yang disebut
angin "Timur Laut". Kapal itu dilandanya dan tidak tahan menghadapi angin haluan. Karena
itu kami menyerah saja dan membiarkan kapal kami terombang-ambing.

         Pasal 28 : 1-10. Paulus di Malta

Mereka sampai di tempat yang namanya adalah Pulau Malta. Penduduk pulau itu sangat
ramah terhadap kami. Mereka menyalakan api besar dan mengajak kami semua ke situ
karena telah mulai hujan dan hawanya dingin.Ketika Paulus memungut seberkas ranting-
ranting dan meletakkannya di atas api, keluarlah seekor ular beludak karena panasnya api
itu, lalu menggigit tangannya. Ketika orang-orang itu melihat ular itu terpaut pada tangan
Paulus, mereka berkata seorang kepada yang lain: "Orang ini sudah pasti seorang
pembunuh, sebab, meskipun ia telah luput dari laut, ia tidak dibiarkan hidup oleh Dewi
Keadilan. Tetapi Paulus mengibaskan ular itu ke dalam api, dan ia sama sekali tidak
menderita sesuatu. Namun mereka menyangka, bahwa ia akan bengkak atau akan mati
rebah seketika itu juga. Tetapi sesudah lama menanti-nanti, mereka melihat, bahwa tidak
ada apa-apa yang terjadi padanya, maka sebaliknya mereka berpendapat, bahwa ia
seorang dewa.

         Pasal 28 ; 11-16. Paulus di Roma


Tiga bulan kemudian kami berangkat dari situ naik sebuah kapal dari Aleksandria yang
selama musim dingin berlabuh di pulau itu. Kapal itu memakai lambang Dioskuri.Kami
singgah di Sirakusa dan tinggal di situ tiga hari lamanya.

         Pasal 28 : 17-29. Pembicaraan dengan Orang Yahudi di Roma

 Tiga hari kemudian Paulus memanggil orang-orang terkemuka bangsa Yahudi dan setelah
mereka berkumpul. Ada yang dapat diyakinkan oleh perkataannya, ada yang tetap tidak
percaya. Maka bubarlah pertemuan itu dengan tidak ada kesesuaian di antara mereka.

         Pasal 28 : 30-31. Paulus Memberitakan Kerajaan Allah di Roma

Dan Paulus tinggal dua tahun penuh di rumah yang disewanya sendiri itu, ia menerima
semua orang yang datang kepadanya. Dengan terus terang dan tanpa rintangan apa-apa ia
memberitakan Kerajaan Allah dan mengajar tentang Tuhan Yesus Kristus.

ROMA

         Pasal 1 : 1-7. Salam

Dari Paulus yang adalah hamba Kristus Yesus. Injil itu telah dijanjikan-Nya sebelumnya
dengan perantaraan nabi-nabi-Nya dalam kitab-kitab suci, tentang Anak-Nya, yang menurut
daging diperanakkan dari keturunan Daud,dan menurut Roh kekudusan dinyatakan oleh
kebangkitan-Nya dari antara orang mati, bahwa Ia adalah Anak Allah yang berkuasa, Yesus
Kristus Tuhan kita.

         Pasal 1 : 8-15. Paulus  Ingin Ke Roma

      Aku berdoa, semoga dengan kehendak Allah aku akhirnya beroleh kesempatan untuk
mengunjungi kamu. Sebab aku ingin melihat kamu untuk memberikan karunia rohani
kepadamu guna menguatkan kamu, yaitu, supaya aku ada di antara kamu dan turut terhibur
oleh iman kita bersama, baik oleh imanmu maupun oleh imanku.

         Pasal 1 : 16-17. Injil itu Kekuatan Allah

 Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada
iman, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman."

         Pasal 1 : 18-32. Hukuman Allah atas Kefasikan dan Kelaliman

Sebab murka Allah nyata dari sorga atas segala kefasikan dan kelaliman manusia, yang
menindas kebenaran dengan kelaliman.Karena apa yang dapat mereka ketahui tentang
Allah nyata bagi mereka, sebab Allah telah menyatakannya kepada mereka.

         Pasal 2 :1-16. Hukuman Allah atas Semua Orang


Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya, yaitu hidup kekal kepada mereka
yang dengan tekun berbuat baik, mencari kemuliaan, kehormatan dan ketidakbinasaan,
tetapi murka dan geram kepada mereka yang mencari kepentingan sendiri, yang tidak taat
kepada kebenaran, melainkan taat kepada kelaliman.

         Pasal 2 : 17-29. Hukum Taurat dan Sunat Tidak Menyelamatkan Orang Yahudi

      Orang yang tak bersunat, tetapi yang melakukan hukum Taurat, akan menghakimi kamu
yang mempunyai hukum tertulis dan sunat, tetapi yang melanggar hukum Taurat.Sebab
yang disebut Yahudi bukanlah orang yang lahiriah Yahudi, dan yang disebut sunat,
bukanlah sunat yang dilangsungkan secara lahiriah.Tetapi orang Yahudi sejati ialah dia
yang tidak nampak keyahudiannya dan sunat ialah sunat di dalam hati, secara rohani, bukan
secara hurufiah. Maka pujian baginya datang bukan dari manusia, melainkan dari Allah.

         Pasal 3 : 1-8. Kelebihan Orang Yahudi dan Kesetiaan Allah

Banyak sekali, dan di dalam segala hal. Pertama-tama: sebab kepada merekalah
dipercayakan firman Allah. Tidak ada seorang pun yang berakal budi, tidak ada seorang pun
yang mencari Allah. Semua orang telah menyeleweng, mereka semua tidak berguna, tidak
ada yang berbuat baik, seorang pun tidak.

         Pasal 3 : 9-20. Semua Manusia Adalah Orang Berdosa

 Sebab tidak seorang pun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan
hukum Taurat, karena justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa.

         Pasal 3 : 21-31. Manusia Dibenarkan Karena Iman

 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,dan oleh
kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.
Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-
Nya.

         Pasal 4 : 1-25. Abraham Dibenarkan Karena Iman

      Sebab jikalau Abraham dibenarkan karena perbuatannya, maka ia beroleh dasar untuk
bermegah, tetapi tidak di hadapan Allah. Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap,
namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa,
menurut yang telah difirmankan: "Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu."Imannya tidak
menjadi lemah, walaupun ia mengetahui, bahwa tubuhnya sudah sangat lemah, karena
usianya telah kira-kira seratus tahun, dan bahwa rahim Sara telah tertutup.Tetapi terhadap
janji Allah ia tidak bimbang karena ketidakpercayaan, malah ia diperkuat dalam imannya dan
ia memuliakan Allah,dengan penuh keyakinan, bahwa Allah berkuasa untuk melaksanakan
apa yang telah Ia janjikan.
         Pasal 5 : 1-11. Hasil Pembenaran

Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih
karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan
Allah.Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena
kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan,dan ketekunan menimbulkan
tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan.

         Pasal 5 : 12-21. Adam dan Kristus

     Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu
juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang
telah berbuat dosa. Sebab sebelum hukum Taurat ada, telah ada dosa di dunia. Tetapi dosa
itu tidak diperhitungkan kalau tidak ada hukum Taurat.

         Pasal 6 : 1-14. Mati dan Bangkit dengan Kristus

      Sebab jika kita telah menjadi satu dengan apa yang sama dengan kematian-Nya, kita juga
akan menjadi satu dengan apa yang sama dengan kebangkitan-Nya. Karena kita tahu,
bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya,
agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa. Sebab siapa yang telah mati, ia telah
bebas dari dosa.

         Pasal 6 : 15-23. Dua Macam Perhambaan

Tetapi sekarang, setelah kamu dimerdekakan dari dosa dan setelah kamu menjadi hamba
Allah, kamu beroleh buah yang membawa kamu kepada pengudusan dan sebagai
kesudahannya ialah hidup yang kekal. Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah
ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

         Pasal 7 :1-12. Arti Hukum Taurat

      Sebab waktu kita masih hidup di dalam daging, hawa nafsu dosa, yang dirangsang oleh
hukum Taurat, bekerja dalam anggota-anggota tubuh kita, agar kita berbuah bagi maut.
Tetapi sekarang kita telah dibebaskan dari hukum Taurat, sebab kita telah mati bagi dia,
yang mengurung kita, sehingga kita sekarang melayani dalam keadaan baru menurut Roh
dan bukan dalam keadaan lama menurut huruf hukum Taurat.

         Pasal 7 : 13-26. Perjuangan Hukum Taurat dan Dosa

 Sebab kita tahu, bahwa hukum Taurat adalah rohani, tetapi aku bersifat daging, terjual di
bawah kuasa dosa.Sebab apa yang aku perbuat, aku tidak tahu. Karena bukan apa yang
aku kehendaki yang aku perbuat, tetapi apa yang aku benci, itulah yang aku perbuat.Jadi
jika aku perbuat apa yang tidak aku kehendaki, aku menyetujui, bahwa hukum Taurat itu
baik.
         Pasal 8 : 1-17. Hidup oleh Roh

      Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan
hukum maut. Sebab apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya
oleh daging, telah dilakukan oleh Allah. Dengan jalan mengutus Anak-Nya sendiri dalam
daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena dosa, Ia telah menjatuhkan
hukuman atas dosa di dalam daging,supaya tuntutan hukum Taurat digenapi di dalam kita,
yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh.

          Pasal 8 : 18-30. Pengharapan Anak-Anak Allah

Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan
kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.Demikian juga Roh membantu kita dalam
kelemahan kita, sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh
sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan. Dan
Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai
dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus. Kita tahu sekarang, bahwa Allah
turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang
mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

         Pasal 8 : 31-39. Keyakinan Iman

   Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang
telah mengasihi kita.Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-
malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan
datangatau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu
makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus
Yesus, Tuhan kita.

         Pasal 9 : 1-29. Pilihan Atas Israel

      Sebab mereka adalah orang Israel, mereka telah diangkat menjadi anak, dan mereka telah
menerima kemuliaan, dan perjanjian-perjanjian, dan hukum Taurat, dan ibadah, dan janji-
janji.

Mereka adalah keturunan bapa-bapa leluhur, yang menurunkan Mesias dalam keadaan-Nya
sebagai manusia, yang ada di atas segala sesuatu. Ia adalah Allah yang harus dipuji sampai
selama-lamanya. Amin!

         Pasal 9 : 30-33. Keselamatan Bangsa-Bangsa Lain dan Kesesatan Orang Israel

     "Sesungguhnya, Aku meletakkan di Sion sebuah batu sentuhan dan sebuah batu
sandungan, dan siapa yang percaya kepada-Nya, tidak akan dipermalukan."

         Pasal 10 : 1-3.
      Sebab, oleh karena mereka tidak mengenal kebenaran Allah dan oleh karena mereka
berusaha untuk mendirikan kebenaran mereka sendiri, maka mereka tidak takluk kepada
kebenaran Allah.

         Pasal 10 : 4-15. Kebenaran Karena Iman

 Sebab Kristus adalah kegenapan hukum Taurat, sehingga kebenaran diperoleh tiap-tiap
orang yang percaya. Sebab Musa menulis tentang kebenaran karena hukum Taurat: "Orang
yang melakukannya, akan hidup karenanya."

         Pasal 10 : 16-21. Ketidakpercayaan Israel

Dan dengan berani Yesaya mengatakan: "Aku telah berkenan ditemukan mereka yang tidak
mencari Aku, Aku telah menampakkan diri kepada mereka yang tidak menanyakan
Aku."Tetapi tentang Israel ia berkata: "Sepanjang hari Aku telah mengulurkan tangan-Ku
kepada bangsa yang tidak taat dan yang membantah."

         Pasal 11 : 1-10. Sisa Israel

   Demikian juga pada waktu ini ada tinggal suatu sisa, menurut pilihan kasih karunia.Tetapi
jika hal itu terjadi karena kasih karunia, maka bukan lagi karena perbuatan, sebab jika tidak
demikian, maka kasih karunia itu bukan lagi kasih karunia.

         Pasal 11 : 11-24. Israel Tersandung Bangsa-Bangsa Lain Selamat

      Sebab jika pelanggaran mereka berarti kekayaan bagi dunia, dan kekurangan mereka
kekayaan bagi bangsa-bangsa lain, terlebih-lebih lagi kesempurnaan mereka. Sebab itu
perhatikanlah kemurahan Allah dan juga kekerasan-Nya, yaitu kekerasan atas orang-orang
yang telah jatuh, tetapi atas kamu kemurahan-Nya, yaitu jika kamu tetap dalam kemurahan-
Nya jika tidak, kamu pun akan dipotong juga.

         Pasal 11 : 25-36. Penyelamatan Israel

   Mengenai Injil mereka adalah seteru Allah oleh karena kamu, tetapi mengenai pilihan
mereka adalah kekasih Allah oleh karena nenek moyang. Sebab Allah tidak menyesali kasih
karunia dan panggilan-Nya.Sebab sama seperti kamu dahulu tidak taat kepada Allah, tetapi
sekarang beroleh kemurahan oleh ketidaktaatan mereka,demikian juga mereka sekarang
tidak taat, supaya oleh kemurahan yang telah kamu peroleh, mereka juga akan beroleh
kemurahan.
         Pasal 12 : 1-8. Persembahan yang Benar

Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan
budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang
berkenan kepada Allah dan yang sempurna Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih
tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa,
sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu
masing-masing.

         Pasal 12 : 9-21. Nasihat Untuk Hidup Dalam Kasih

Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang
baik.Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam
memberi hormat. Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, lakukanlah apa yang
baik bagi semua orang.

         Pasal 13 : 1-7. Kepatuhan Kepada Pemerintah

Barangsiapa melawan pemerintah, ia melawan ketetapan Allah dan siapa yang


melakukannya, akan mendatangkan hukuman atas dirinya. Sebab jika seorang berbuat baik,
ia tidak usah takut kepada pemerintah, hanya jika ia berbuat jahat. Karena pemerintah
adalah hamba Allah untuk kebaikanmu. Tetapi jika engkau berbuat jahat, takutlah akan dia,
karena tidak percuma pemerintah menyandang pedang. Pemerintah adalah hamba Allah
untuk membalaskan murka Allah atas mereka yang berbuat jahat.

         Pasal 13 : 8-14. Kasih Adalah Kegenapan Hukum Taurat

Marilah kita hidup dengan sopan, seperti pada siang hari, jangan dalam pesta pora dan
kemabukan, jangan dalam percabulan dan hawa nafsu, jangan dalam perselisihan dan iri
hati.Tetapi kenakanlah Tuhan Yesus Kristus sebagai perlengkapan senjata terang dan
janganlah merawat tubuhmu untuk memuaskan keinginannya.

         Pasal 14 : 1-12. Jangan Menghakimi Saudaramu

      Sebab jika kita hidup, kita hidup untuk Tuhan, dan jika kita mati, kita mati untuk Tuhan. Jadi
baik hidup atau mati, kita adalah milik Tuhan. Sebab untuk itulah Kristus telah mati dan
hidup kembali, supaya Ia menjadi Tuhan, baik atas orang-orang mati, maupun atas orang-
orang hidup.

         Pasal 14 : 13-23. Jangan Memberi Batu Sandungan

Setiap orang di antara kita akan memberi pertanggungan jawab tentang dirinya sendiri
kepada Allah.Karena itu janganlah kita saling menghakimi lagi! Tetapi lebih baik kamu
menganut pandangan ini: Jangan kita membuat saudara kita jatuh atau tersandung! Aku
tahu dan yakin dalam Tuhan Yesus, bahwa tidak ada sesuatu yang najis dari dirinya sendiri.
Hanya bagi orang yang beranggapan, bahwa sesuatu adalah najis, bagi orang itulah
sesuatu itu najis. Sebab jika engkau menyakiti hati saudaramu oleh karena sesuatu yang
engkau makan, maka engkau tidak hidup lagi menurut tuntutan kasih. Janganlah engkau
membinasakan saudaramu oleh karena makananmu, karena Kristus telah mati untuk dia.

Pasal 15 : 1-13. Orang yang Lemah dan Orang yang Kuat

   Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk
membangunnya Karena Kristus juga tidak mencari kesenangan-Nya sendiri, tetapi seperti
ada tertulis: "Kata-kata cercaan mereka, yang mencerca Engkau, telah mengenai aku."
Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita,
untuk kemuliaan Allah.

         Pasal 15 : 14-21. Paulus Menjelaskan Dasar-Dasar Tulisannya

 Jadi dalam Kristus aku boleh bermegah tentang pelayananku bagi Allah. Sebab aku tidak
akan berani berkata-kata tentang sesuatu yang lain, kecuali tentang apa yang telah
dikerjakan Kristus olehku, yaitu untuk memimpin    bangsa-bangsa lain kepada ketaatan,
oleh perkataan dan perbuatan, oleh kuasa tanda-tanda dan mujizat-mujizat dan oleh kuasa
Roh.

         Pasal 15 : 22-33. Harapan Paulus untuk Datang ke Roma

      Tetapi demi Kristus, Tuhan kita, dan demi kasih Roh, aku menasihatkan kamu, saudara-
saudara, untuk bergumul bersama-sama dengan aku dalam doa kepada Allah untuk
aku,supaya aku terpelihara dari orang-orang yang tidak taat di Yudea, dan supaya
pelayananku untuk Yerusalem disambut dengan baik oleh orang-orang kudus di sana,agar
aku yang dengan sukacita datang kepadamu oleh kehendak Allah, beroleh kesegaran
bersama-sama dengan kamu.

         Pasal 16 : 1-16. Salam

      Semoga Allah, sumber damai sejahtera, segera akan menghancurkan Iblis di bawah
kakimu. Kasih karunia Yesus, Tuhan kita, menyertai kamu.

         Pasal 16 : 17-24. Peringatan

      Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kamu waspada terhadap mereka,
yang bertentangan dengan pengajaran yang telah kamu terima, menimbulkan perpecahan
dan godaan. Sebab itu hindarilah mereka!

         Pasal 16 : 25-27. Segala Kemuliaan Bagi Allah

Bagi Dia, yang berkuasa menguatkan kamu,menurut Injil yang kumasyhurkan dan
pemberitaan tentang Yesus Kristus, sesuai dengan pernyataan rahasia, yang didiamkan
berabad-abad lamanya,tetapi yang sekarang telah dinyatakan dan yang menurut perintah
Allah yang abadi, telah diberitakan oleh kitab-kitab para nabi kepada segala bangsa untuk
membimbing mereka kepada ketaatan iman, bagi Dia, satu-satunya Allah yang penuh
hikmat, oleh Yesus Kristus: segala kemuliaan sampai selama-lamanya! Amin.

1 KORINTUS

         Pasal 1 : 1-3. Salam

Dari Paulus yang dipanggil menjadi rasul Yesus Kristus dan dari Sostenes yang diberikan
kepada jemaat Allah yang di Korintus. Kasih karunia dan daami sejahtera dari Allah Bapa
dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kita.

         Pasal 1 : 4-9. Ucapan Syukur

Paulus senantiasa mengucap syukur kepada Allah karena karunia Allah yang
dianugerahkan dalam Yesus Kristus sebab di dalam Dia semua menjadi kaya dalam segala
hal, dalam segala macam perkataan dan segala macam pengetahuan.

         Pasal 1 : 10-17. Perpecahan Dalam Jemaat

Paulus menasihatkan agar jangan ada perpecahan di antara jemaat tetapi sebaliknya
supaya erat bersatu dan sepikir.

         Pasal 1 : 18-31. Hikmat Allah dan Hikmat Manusia

      Oleh karena dunia, dalam hikmat Allah, tidak mengenal Allah oleh hikmatnya, maka Allah
berkenan menyelamatkan mereka yang percaya oleh kebodohan pemberitaan Injil.Orang-
orang Yahudi menghendaki tanda dan orang-orang Yunani mencari hikmat, tetapi yang
diberitakan adalah Kristus yang disalibkan: untuk orang-orang Yahudi suatu batu sandungan
dan untuk orang-orang bukan Yahudi suatu kebodohan,tetapi untuk mereka yang dipanggil,
baik orang Yahudi, maupun orang bukan Yahudi, Kristus adalah kekuatan Allah dan hikmat
Allah.

         Pasal 2 : 1-5.

Paulus datang dengan tidak dengan kata-kata yang indah atau dengan hikmat untuk
menyampaikan kesaksian Allah dan juga datang dalam kelemahan dan dengan sangat takut
dan gentar.

         Pasal 2 : 6-16. Hikmat yang Benar

      Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang
tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang
mengasihi Dia. Karena kepada kita Allah telah menyatakannya oleh Roh, sebab Roh
menyelidiki segala sesuatu, bahkan hal-hal yang tersembunyi dalam diri Allah.

         Pasal 3 : 1-9. Perselisihan

      Jika di antara kamu ada iri hati dan perselisihan bukankah hal itu menunjukkan, bahwa
kamu manusia duniawi dan bahwa kamu hidup secara manusiawi. Aku menanam, Apolos
menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan. Karena itu yang penting bukanlah yang
menanam atau yang menyiram, melainkan Allah yang memberi pertumbuhan. Baik yang
menanam maupun yang menyiram adalah sama; dan masing-masing akan menerima
upahnya sesuai dengan pekerjaannya sendiri.

         Pasal 3 : 10-23. Dasar dan Bangunan

Tidak ada seorang pun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah
diletakkan, yaitu Yesus Kristus. Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah
akan membinasakan dia. Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu.

         Pasal 4 : 1-5. Tuhan adalah Satu-Satunya Hakim

       Jangan ada yag mengahakimi sebelum waktunya yaitu sebelum Tuhan datang yang akan
menerangi juga apa yang tersembunyi dalam kegelapan dan akan memperlihatkan apa
yang direncanakan di dalam hati.

         Pasal 4 : 6-21. Rendahkanlah Dirimu

Jangan melampaui yang ada tertulis", supaya jangan ada di antara kamu yang
menyombongkan diri dengan jalan mengutamakan yang satu dari pada yang lain.

         Pasal 5 : 1-13. Dosa dalam Jemaat

Jangan bergaul dengan orang, yang sekalipun menyebut dirinya saudara, adalah orang
cabul, kikir, penyembah berhala, pemfitnah, pemabuk atau penipu; dengan orang yang
demikian janganlah kamu sekali-kali makan bersama-sama.

         Pasal 6 : 1-11. Mencari Keadilan pada Orang-Orang yang Tidak Beriman

      Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit,pencuri, orang
kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.
Dan beberapa orang di antara kamu demikianlah dahulu. Tetapi kamu telah memberi dirimu
disucikan, kamu telah dikuduskan, kamu telah dibenarkan dalam nama Tuhan Yesus Kristus
dan dalam Roh Allah kita.
         Pasal 6 : 12-20. Nasihat Terhadap Percabulan

Tubuh bukanlah untuk percabulan melainkan untuk Tuhan dan Tuhan untuk tubuh dan siapa
yang mengikatkan dirinya kepada Tuhan menjadi satu roh dengan Dia dan orang yang
melakukan percabulan berdosa terhadap dirinya sendiri.

         Pasal 7 : 1-16. Tentang Perkawinan

      Isteri tidak berkuasa atas tubuhnya sendiri, tetapi suaminya, demikian pula suami tidak
berkuasa atas tubuhnya sendiri, tetapi isterinya. Janganlah kamu saling menjauhi, kecuali
dengan persetujuan bersama untuk sementara waktu, supaya kamu mendapat kesempatan
untuk berdoa.

         Pasal 7 : 17-40. Hidup dalam Keadaan Seperti Waktu Dipanggil Allah

      Hendaklah tiap-tiap orang tetap hidup seperti yang telah ditentukan Tuhan baginya dan
dalam keadaan seperti waktu ia dipanggil Allah. Inilah ketetapan yang kuberikan kepada
semua jemaat.Kalau seorang dipanggil dalam keadaan bersunat, janganlah ia berusaha
meniadakan tanda-tanda sunat itu. Dan kalau seorang dipanggil dalam keadaan tidak
bersunat, janganlah ia mau bersunat.

         Pasal 8 : 1-13. Tentang Persembahan Berhala

 Ada orang, yang karena masih terus terikat pada berhala-berhala, makan daging itu
sebagai daging persembahan berhala. Dan oleh karena hati nurani mereka lemah, hati
nurani mereka itu dinodai olehnya.

         Pasal 9 : 1-27. Hak dan Kewajiban Rasul

Para Rasul menanggung segala sesuatu, supaya jangan mereka mengadakan rintangan
bagi pemberitaan Injil Kristus dan mereka yang melayani dalam tempat kudus mendapat
penghidupannya dari tempat kudus itu dan bahwa mereka yang melayani mezbah,
mendapat bahagian mereka dari mezbah itu

         Pasal 10 : 1-33. Israel Sebagai Suatu Peringatan

Janganlah kita mencobai Tuhan, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang   dari
Israel,sehingga mereka mati dipagut ular. Dan janganlah bersungut-sungut, seperti yang
dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga mereka dibinasakan oleh malaikat
maut.

         Pasal 11 : 1-16. Hiasan Kepala Wanita

      Tiap-tiap perempuan yang berdoa atau bernubuat dengan kepala yang tidak bertudung,
menghina kepalanya, sebab ia sama dengan perempuan yang dicukur rambutnya. Sebab
jika perempuan tidak mau menudungi kepalanya, maka haruslah ia juga menggunting
rambutnya. Tetapi jika bagi perempuan adalah penghinaan, bahwa rambutnya digunting
atau dicukur, maka haruslah ia menudungi kepalanya.

         Pasal 11 : 17-34. Kebiasaan-Kebiasaan yang Salah dalam Perjamuan Malam

     Apabila berkumpul,bukanlah berkumpul untuk makan perjamuan Tuhan.

Sebab pada perjamuan itu tiap-tiap orang memakan dahulu makanannya sendiri, sehingga
yang seorang lapar dan yang lain mabuk. jika berkumpul untuk makan, nantikanlah seorang
akan yang lain.Kalau ada orang yang lapar, baiklah ia makan dahulu di rumahnya, supaya
jangan kamu berkumpul untuk dihukum.

         Pasal 12 : 1-11. Rupa-Rupa Karunia, Tetapi Satu Roh

       Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh. Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu
Tuhan.Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu yang mengerjakan
semuanya dalam semua orang.Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh
untuk kepentingan bersama.

         Pasal 12 : 12-31. Banyak Anggota, Tetapi Satu Tubuh

Sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu,
sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus. Sebab dalam satu Roh kita
semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka,
telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh. Karena tubuh
juga tidak terdiri dari satu anggota, tetapi atas banyak anggota.

         Pasal 13 : 1-13. Kasih

Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu, tidak memegahkan diri, tidak
sombong, tidak melakukan yang tidak sopan, tidak mencari keuntungan diri sendiri, tidak
pemarah, tidak menyimpan kesalahan orang lain, tidak bersukacita karena ketidakadilan,
tetapi karena kebenaran, menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan
segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu dan tidak berkesudahan.

         Pasal 14 : 1-40. Sekali Lagi Tentang Karunia Roh

      Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi
kepada Allah. Sebab tidak ada seorang pun yang mengerti bahasanya; oleh Roh ia
mengucapkan hal-hal yang rahasia. Tetapi siapa yang bernubuat, ia berkata-kata kepada
manusia, ia membangun, menasihati dan menghibur.Siapa yang berkata-kata dengan
bahasa roh, ia membangun dirinya sendiri, tetapi siapa yang bernubuat, ia membangun
Jemaat.

         Pasal 15 : 1-11. Kebangkitan Kristus


Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah
dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab
Suci bahwa Ia telah menampakkan diri kepada Kefas dan kemudian kepada kedua belas
murid-Nya dan juga kepada lebih dari lima ratus saudara sekaligus.

         Pasal 15 : 12-34. Kebangkitan Kita

 Jikalau kita hanya dalam hidup ini saja menaruh pengharapan pada Kristus, maka kita
adalah orang-orang yang paling malang dari segala manusia.Tetapi yang benar ialah,
bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orang-
orang yang telah meninggal.

         Pasal 15 : 35-58. Kebangkitan Tubuh

      Yang ditaburkan adalah tubuh alamiah, yang dibangkitkan adalah tubuh rohaniah. Jika ada
tubuh alamiah, maka ada pula tubuh rohaniah. Tetapi yang mula-mula datang bukanlah
yang rohaniah, tetapi yang alamiah; kemudian barulah datang yang rohaniah.kita tidak akan
mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah,dalam sekejap mata, pada waktu bunyi
nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan
dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah.

         Pasal 16 : 1-4. Bantuan untuk Jemaat di Yerusalem

Pada hari pertama dari tiap-tiap minggu hendaklah masing-masing sesuai dengan apa yang
diperoleh menyisihkan sesuatu dan menyimpannya di rumah.

         Pasal 16 : 5-9. Rencana Paulus

Paulus akan datang kepadamu, sesudah Paulus melintasi Makedonia, sebab Paulus akan
melintasi Makedonia.

          Pasal 16 : 10-18. Beberapa Pemberitahuan

      Janganlah ada orang yang menganggapnya rendah! Tetapi tolonglah dia, supaya ia
melanjutkan perjalanannya dengan selamat, agar ia datang kembali kepada Paulus, sebab
Paulus menunggu kedatangannya bersama-sama dengan saudara-saudara yang lain.
Berjaga-jagalah! Berdirilah dengan teguh dalam iman! Bersikaplah sebagai laki-laki! Dan
tetap kuat!

         Pasal 16 : 19-24. Salam

Siapa yang tidak mengasihi Tuhan, terkutuklah ia. Maranata! Kasih karunia Tuhan Yesus
menyertai kamu.Kasihku menyertai kamu sekalian dalam Kristus Yesus.
                                                                        II KORINTUS

         Pasal 1 : 1-2. Salam

Dari Paulus yang menjadi Rasul Kristus dan dari Timotius kepada jemaat Allah di Korintus.

         Pasal 1 :  3-11. Ucapan Syukur

      Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan dan Allah
sumber segala penghiburan yang menghibur kami dalam segala penderitaan kami, sehingga
kami sanggup menghibur mereka, yang berada dalam bermacam-macam penderitaan
dengan penghiburan yang kami terima sendiri dari Allah.

         Pasal 1 : 12-24. Perubahan dalam Rencana Paulus

Berdasarkan keyakinan  Paulus pernah merencanakan untuk mengunjungi Korintus dahulu,


supaya boleh menerima kasih karunia untuk kedua kalinya. Kemudian meneruskan
perjalanannya ke Makedonia, lalu dari Makedonia kembali lagi kepada  Korintus
supaya  menolong ia dalam perjalanannya ke Yudea.

         Pasal 2 : 1-4.

Supaya jika Paulus datang, jangan  berdukacita oleh mereka, yang harus membuat ia
menjadi gembira. Sebab ia yakin tentang  mereka semua, bahwa sukacitanya adalah juga
sukacita mereka.

         Pasal 2 : 5-11. Harus Diampuni Orang yang Bersalah

Barangsiapa yang  mengampuni kesalahan orang lain,  akan diampuni juga. Sebab jika


mengampuni seandainya ada yang harus kuampuni maka hal itu dibuat oleh karena di
hadapan Kristus, supaya Iblis jangan beroleh keuntungan atas kita, sebab kita tahu apa
maksudnya.

         Pasal 2  : 12-17. Kecemasan dan Kelegaan Paulus di Troas dan di Makedonia

      Ketika Paulus tiba di Troas untuk memberitakan Injil Kristus, ia mendapati, bahwa Tuhan
telah membuka jalan untuk pekerjaan di sana. Tetapi hatinya tidak merasa tenang, karena ia
tidak menjumpai saudaranya Titus. Sebab itu ia minta diri dan berangkat ke Makedonia.

         Pasal 3 : 1-18. Pelayan-Pelayan Perjanjian yang Baru

Kamu adalah surat Kristus, yang ditulis oleh pelayanan kami, ditulis bukan dengan tinta,
tetapi dengan Roh dari Allah yang hidup, bukan pada loh-loh batu, melainkan pada loh-loh
daging, yaitu di dalam hati manusia. Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ
ada kemerdekaan. Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang
tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka
kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar.

         Pasal 4 : 1-15. Harta Rohani dalam Bejana Tanah

Dari dalam gelap akan terbit terang  yang membuat terang-Nya bercahaya di dalam hati kita,
supaya kita beroleh terang dari pengetahuan tentang kemuliaan Allah yang nampak pada
wajah Kristus dan harta ini ada dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan
yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri sendiri.

         Pasal 4 : 16-18. Jangan Tawar Hati, Juga Waktu Mengahadapi Maut

      Kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun
manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari. Sebab penderitaan ringan yang
sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh
lebih besar dari pada penderitaan kami.

         Pasal 5 : 1-10.

Allahlah yang justru mempersiapkan kita untuk hal itu dan yang mengaruniakan Roh,
kepada kita sebagai jaminan segala sesuatu yang telah disediakan bagi kita.

         Pasal 5 : 11-21. Pelayanan Untuk Perdamaian

Siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu,
sesungguhnya yang baru sudah datang. Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan
perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah
mempercayakan pelayanan pendamaian itu

         Pasal 6 : 1-10. Paulus dalam Pelayanannya

Dalam segala hal Paulus menunjukkan, bahwa  mereka adalah pelayan Allah, yaitu dalam
menahan dengan penuh kesabaran dalam penderitaan, kesesakan dan kesukaran, dalam
menanggung dera, dalam penjara dan kerusuhan, dalam berjerih payah, dalam berjaga-jaga
dan berpuasa dalam kemurnian hati, pengetahuan, kesabaran, dan kemurahan hati; dalam
Roh Kudus dan kasih yang tidak munafik dalam pemberitaan kebenaran dan kekuasaan
Allah; dengan menggunakan senjata-senjata keadilan untuk menyerang ataupun untuk
membela.

         Pasal 6 : 11-18. Jangan Ada Lagi Noda Kekafiran


       Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak
percaya. Keluarlah kamu dari antara mereka,  dan pisahkanlah dirimu dari mereka dan
janganlah menjamah apa yang najis,  maka Allah akan menerima kamu. Dan Allah akan
menjadi Bapamu,  dan kamu akan menjadi anak-anak-Nya laki-laki dan anak-anak-Nya
perempuan.

         Pasal 7 : 1-16. Sukacita Sesudah Dukacita

      Dukacita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan


dan yang tidak akan disesalkan, tetapi dukacita yang dari dunia ini menghasilkan kematian.
Sebab perhatikanlah betapa justru dukacita yang menurut kehendak Allah itu mengerjakan
pada kamu kesungguhan yang besar, bahkan pembelaan diri, kejengkelan, ketakutan,
kerinduan, kegiatan, penghukuman! Di dalam semuanya itu telah membuktikan, bahwa tidak
bersalah di dalam perkara itu.

         Pasal 8 : 1-15. Pelayanan Kasih

Jika rela untuk memberi, maka pemberian akan diterima, kalau pemberian itu berdasarkan
apa yang ada padamu, bukan berdasarkan apa yang tidak ada padamu. Sebab kita
dibebani bukanlah supaya orang-orang lain mendapat keringanan, tetapi supaya ada
keseimbangan.

         Pasal 8 : 16-24. Titus Diutus

Titus adalah teman Paulus yang bekerja bersama-sama dengan ia untuk kamu saudara-
saudaranya yang lain itu adalah utusan jemaat-jemaat dan suatu kemuliaan bagi
Kristus.Karena itu tunjukkanlah kepada mereka di hadapan jemaat-jemaat bukti kasihmu
dan bukti kemegahannya.

         Pasal 9 : 1-5. Pengumpulan Uang untuk Yerusalem

Sebab perlu mendorong saudara-saudara itu untuk berangkat mendahului, supaya mereka
lebih dahulu mengurus pemberian yang telah dijanjikan sebelumnya, agar nanti tersedia
sebagai bukti kemurahan hati dan bukan sebagai pemberian yang dipaksakan.

         Pasal 9 : 6-15. Memberi Dengan Sukacita Membawa Berkat

Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak,
akan menuai banyak juga. Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan
hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang
memberi dengan sukacita.

         Pasal 10 :1-11. Sikap Paulus


      Paulus adalah seorang yang tidak berani bila berhadapan muka, tetapi berani  bila
berjauhan, aku memperingatkan demi Kristus yang lemah lembut dan ramah oleh karena itu
jangan memaksa ia untuk menunjukkan keberaniannya dari dekat, sebagaimana ia berniat
bertindak keras terhadap orang-orang tertentu yang menyangka, bahwa ia hidup secara
duniawi.

         Pasal 10 : 12-18.  Pendapat Paulus Tentang Dirinya

Tidak berani menggolongkan diri kepada atau membandingkan diri dengan orang-orang
tertentu yang memujikan diri sendiri. Mereka mengukur dirinya dengan ukuran mereka
sendiri dan membandingkan dirinya dengan diri mereka sendiri. tidak mau bermegah
melampaui batas, melainkan tetap di dalam batas-batas daerah kerja yang dipatok Allah.

         Pasal 11 : 1-6.

Sebab kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan Yesus yang lain dari pada
yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain dari pada yang
telah kamu terima atau Injil yang lain dari pada yang telah kamu terima.

         Pasal 11 : 7-33. Paulus Tidak Mementingkan Diri

Paulus menyatakan ketika aku dalam kekurangan di tengah-tengah kamu, aku tidak
menyusahkan seorang pun, sebab apa yang kurang padaku, dicukupkan oleh saudara-
saudara yang datang dari Makedonia. Dalam segala hal aku menjaga diriku, supaya jangan
menjadi beban bagi kamu, dan aku akan tetap berbuat demikian. Demi kebenaran Kristus di
dalam diriku, aku tegaskan, bahwa kemegahanku itu tidak akan dirintangi oleh siapa pun

         Pasal 12 : 1-10. Paulus Menerima Penglihatan dan Penyataan

      Paulus menyatakan Terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus
turun menaungi aku.Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan,
di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika
aku lemah, maka aku kuat.

         Pasal 12 : 11-21. Kekuatiran Paulus

      Paulus kuatir, bahwa apabila ia datang lagi, Allah akan merendahkan ia dan ia akan
berdukacita terhadap banyak orang yang di masa yang lampau berbuat dosa dan belum lagi
bertobat dari kecemaran, percabulan dan ketidaksopanan yang mereka lakukan.

         Pasal 13 : 1-10. Nasihat-Nasihat Terakhir

       Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak di dalam iman. Selidikilah dirimu! Apakah
kamu tidak yakin akan dirimu, bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu? Sebab jika tidak
demikian, kamu tidak tahan uji.
         Pasal 13 : 11-13. Salam

Berilah salam seorang kepada yang lain dengan cium yang kudus. Salam dari semua orang
kudus kepada kamu.Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, dan kasih Allah, dan persekutuan
Roh Kudus menyertai kamu sekalian.

GALATIA

         Pasal 1 : 1-5. Salam

      Dari Paulus, seorang rasul, bukan karena manusia, juga bukan oleh seorang manusia,
melainkan oleh Yesus Kristus dan Allah, Bapa  kepada jemaat di Galatia.

         Pasal 1 : 6-10. Hanya Ada Satu Injil

   Jikalau ada orang yang memberitakan  suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah
diterima, terkutuklah dia.

         Pasal 1 : 11-23. Bagaimana Paulus Menjadi Rasul

      Paulus menyatakan Karena aku bukan menerimanya dari manusia, dan bukan manusia
yang mengajarkannya kepadaku, tetapi aku menerimanya oleh penyataan Yesus
Kristus.Sebab kamu telah mendengar tentang hidupku dahulu dalam agama Yahudi: tanpa
batas aku menganiaya jemaat Allah dan berusaha membinasakannya.

         Pasal 2 : 1-10. Paulus Diakui Oleh Para Rasul

      Setelah melihat kasih karunia yang dianugerahkan kepada Paulus, maka Yakobus, Kefas
dan Yohanes, yang dipandang sebagai sokoguru jemaat, berjabat tangan dengan ia dan
dengan Barnabas sebagai tanda persekutuan, supaya mereka pergi kepada orang-orang
yang tidak bersunat dan mereka kepada orang-orang yang bersunat hanya mereka harus
tetap mengingat orang-orang miskin dan memang itulah yang sungguh-sungguh
kuusahakan melakukannya.

         Pasal 2 : 11-14. Paulus Bertentangan Dengan Paulus

Beberapa orang dari kalangan Yakobus datang, ia makan sehidangan dengan saudara-
saudara yang tidak bersunat, tetapi setelah mereka datang, ia mengundurkan diri dan
menjauhi mereka karena takut akan saudara-saudara yang bersunat.

         Pasal 2 : 15-21. Yang Terutama Juga Untuk Orang Kristen Keturunan Yahudi

Tidak seorang pun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya
oleh karena iman dalam Kristus Yesus. Sebab itu Paulus dan saudaranya telah percaya
kepada Kristus Yesus, supaya mereka dibenarkan oleh karena iman dalam Kristus dan
bukan oleh karena melakukan hukum Taurat.

         Pasal 3 : 1-14. Dibenarkan Oleh Karena Iman

Tidak ada orang yang dibenarkan di hadapan Allah karena melakukan hukum Taurat adalah
jelas, karena: "Orang yang benar akan hidup oleh iman."Tetapi dasar hukum Taurat
bukanlah iman, melainkan siapa yang melakukannya, akan hidup karenanya.

         Pasal 3 : 15-29. Hukum Taurat Atau Janji

Janji yang sebelumnya telah disahkan Allah, tidak dapat dibatalkan oleh hukum Taurat, yang
baru terbit empat ratus tiga puluh tahun kemudian, sehingga janji itu hilang kekuatannya.apa
yang ditentukan Allah berasal dari hukum Taurat, ia tidak berasal dari janji tetapi justru oleh
janjilah Allah telah menganugerahkan kasih karunia-Nya kepada Abraham.

         Pasal 4 : 1-11. Tak Ada Lagi Perhambaan

Kamu bukan lagi hamba, melainkan anak  jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli-
ahli waris, oleh Allah. Dahulu ketika tidak mengenal Allah, kamu adalah hamba tetapi
setelah mengenal Allah maka tidak akan menjadi hamba lagi.

         Pasal 4 : 12-20. Ingatlah Akan Hubungan Kita yang Semula

      Jadilah sama seperti aku, sebab aku pun telah menjadi sama seperti kamu. Belum pernah
kualami sesuatu yang tidak baik dari padamu.Kamu tahu, bahwa aku pertama kali telah
memberitakan Injil kepadamu oleh karena aku sakit pada tubuhku.

         Pasal 4 : 21-31. Hagar dan Sara

Abraham mempunyai dua anak yaitu dari Hagar dan Sara. Kedua perempuan ini adalah dua
ketentuan Allah yang mana satu berasal dari gunung Sinai dan melahirkan anak
perhambaan yaitu adalah Hagar. Dan sekarang kamu sama dengan Ishak yang adalah anak
merdeka.

         Pasal 5 : 1-15. Kemerdekaan Kristen

Kristus telah memerdekakan kita oleh karena itu berdirilah teguh dan jangan lagi dikenakan
kuk perhambaan.

         Pasal 5 : 16-26. Hidup Menurut Daging atau Roh

Hiduplah oleh Roh yang tidak akan meniruti keinginan daging. Keinginan daging berlawanan
dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging karena
keduanya bertentangan sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu
kehendaki.
         Pasal 6 : 1-10. Saling Membantulah Kamu

      Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu!Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.


Selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang,
tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman

         Pasal 6 : 11-18. Peringatan dan Salam

      Kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus menyertai roh kamu, saudara-saudara! Amin.

                                                                        EFESUS

         Pasal 1 : 1-2. Salam

Dari Paulus yang adalah Rasul Yesus Kristus kepada orang-orang kudus di Yerusalem.

         Pasal 1 : 3-14. Kekayaan Orang-Orang yang Terpilih

Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa,
menurut kekayaan kasih karunia-Nya, yang dilimpahkan-Nya kepada kita dalam segala
hikmat dan pengertian. Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita
memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji
kemuliaan-Nya.

         Pasal  1 : 15-23. Doa Untuk Pengertian Tentang Kemuliaan Kristus

   Segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus dan Dia telah diberikan-Nya
kepada jemaat sebagai Kepala dari segala yang ada.Jemaat yang adalah tubuh-Nya, yaitu
kepenuhan Dia, yang memenuhi semua dan segala sesuatu.

         Pasal 2 : 1-10. Semuanya Adalah Kasih Karunia

Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi
pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan
diri.Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan
baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.

         Pasal 2 : 11-22. Dipersatukan di Dalam Kristus

Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah
merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan, sebab dengan mati-Nya sebagai manusia
Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk
menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu
mengadakan damai sejahtera dan untuk memperdamaikan keduanya, di dalam satu tubuh,
dengan Allah oleh salib, dengan melenyapkan perseteruan pada salib itu.
         Pasal 3 : 1-13. Rahasia Panggilan Orang-Orang Bukan Yahudi

   Orang-orang bukan Yahudi, karena Berita Injil, turut menjadi ahli-ahli waris dan anggota-
anggota tubuh dan peserta dalam janji yang diberikan dalam Kristus Yesus.

         Pasal 3 : 14-21. Doa Paulus

      Demikianlah doa Paulus Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya,
menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu,sehingga oleh imanmu
Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasihberdoa,
supaya bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan
panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus dan dapat mengenal kasih itu,
sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam
seluruh kepenuhan Allah.

         Pasal 4 : 1-16. Kesatuan Jemaat dan Karunia yang Berbeda-Beda

      Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam
hal saling membantu dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai
sejahtera satu tubuh, dan satu Roh, sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu
pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu,satu Tuhan, satu iman, satu
baptisan,satu Allah dan Bapa dari semua, Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di
dalam semua.

         Pasal 4 : 17-32. Manusia Baru

Janganlah hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan
pikirannya yang sia-sia dan pengertiannya yang gelap, jauh dari hidup persekutuan dengan
Allah, karena kebodohan yang ada di dalam mereka dan karena kedegilan hati
mereka.Perasaan mereka telah tumpul, sehingga mereka menyerahkan diri kepada hawa
nafsu dan mengerjakan dengan serakah segala macam kecemaran.

         Pasal 5 : 1-21. Hidup Sebagai Anak-Anak Terang

      Hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi  dan telah
menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah.
hiduplah sebagai anak-anak terang, karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan
keadilan dan kebenaran dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan. Janganlah turut
mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa,
tetapi sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan itu.
         Pasal 5 : 22-33. Kasih Kristus Adalah Dasar Hidup Suami Istri

      Suami harus mengasihi isterinya sama seperti tubuhnya sendiri siapa yang mengasihi
isterinya mengasihi dirinya sendiri. Sebab tidak pernah orang membenci tubuhnya sendiri,
tetapi mengasuhnya dan merawatinya, sama seperti Kristus terhadap jemaat karena kita
adalah anggota tubuh-Nya.

         Pasal 6 : 1-9. Taat dan Kasih

      Anak harus taat kepada orang tuanya supaya hidup bahagia dan bapa-bapa jangan
membangkitkan amarahnya kepada anak-anaknya, hamba-hamba harus menaati tuannya
jangan hanya di depannya saja untuk menyenangkan hatinya.

         Pasal 6 : 10-20. Perlengkapan Rohani

      Berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan kakimu


berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera dalam segala keadaan
pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan
semua panah api dari si jahat,dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu
firman Allah,dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan
berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk
segala orang Kudus.

         Pasal 6 : 21-24. Pemberitahuan-Salam

Damai sejahtera dan kasih dengan iman dari Allah, Bapa dan dari Tuhan Yesus Kristus
menyertai sekalian saudara.Kasih karunia menyertai semua orang, yang mengasihi Tuhan
kita Yesus Kristus dengan kasih yang tidak binasa.

                                                                              FILIPI

         Pasal 1 : 1-2. Salam

Dari Paulus dan Timotius kepada semua orang kudus dalam Yesus Kristus di Filipi.

         Pasal 1 : 3-11. Ucapan Syukur dan Doa

      Paulus mengucap syukur kepada Allahnya karena persekutuan dalam Berita Injil mulai dari
hari pertama sampai sekarang ini dan ia berdoa semoga kasihmu makin melimpah dalam
pengetahuan yang benar dan dalam segala macam pengertian,sehingga kamu dapat
memilih apa yang baik, supaya kamu suci dan tak bercacat menjelang hari Kristus, penuh
dengan buah kebenaran yang dikerjakan oleh Yesus Kristus untuk memuliakan dan memuji
Allah.
         Pasal 1 : 12-26. Kesaksian Paulus dalam Penjara

      Paulus mengkehendaki supaya tahu bahwa apa yang terjadi atasnya justru telah
menyebabkan kemajuan Injil dan ia dipenjarakan karena Kristus dan baginya hidup adalah
Kristus dan mati adalah keuntungan.

         Pasal 1 : 27-30. Nasihat Supaya Tetap Berjuang

Hendaklah hidup berpadanan dengan Injil Kristus supaya Paulus datang melihat dan apabila
tidak datang mendengar bahwa berdiri dalam satu roh, sehati, sejiwa berjuang untuk iman
yang timbul dari Berita Injil.

         Pasal 2 : 1-11. Nasihat Supaya Bersatu dan Merendahkan Diri Seperti Kristus

Hendaklah dalam hidup bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam
Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan
Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,melainkan telah mengosongkan diri-Nya
sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.

         Pasal 2 : 12-18. Tetaplah Kerjakan Keselamatanmu

      Tetaplah kerjakan keselamatan dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu masih
hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu tidak hadir,karena Allahlah yang mengerjakan di
dalam baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.Lakukanlah segala sesuatu
dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan.

         Pasal 2 : 19-30. Timotius dan Epafroditus

    Perlu dikirimkan Timotius supaya hati Paulus tenang karena tidak ada lagi yang sehati,
sepikir dan juga perlu dikirimkan Efafroditus untuk melayani keperluannya karen ia sangat
rindu.

         Pasal 3 : 1-16. Kebenaran yang Sejati

      Yang dikehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam
penderitaan-Nya, di mana akan menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya, supaya
akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati.

         Pasal 3 : 17-21. Nasihat-Nasihat Kepada Jemaat

      Ikutilah teladan Paulus dan perhatikanlah mereka, yang hidup sama seperti kami yang
menjadi teladanmu.Karena, seperti yang telah kerap kali kukatakan kepadamu, dan yang   ia
nyatakan pula sekarang sambil menangis, banyak orang yang hidup sebagai seteru salib
Kristus.
         Pasal 4 : 1.

       Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan, hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua


janganlah hendaknya kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal
keinginan kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.Damai
sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiran dalam
Kristus Yesus apa yang telah  dipelajari dan apa yang telah diterima, dan apa yang telah
didengar dan apa yang telah kamu lihat padanya, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai
sejahtera akan menyertai.

         Pasal 4 : 2-9. Nasihat-Nasihat Terakhir

Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan, hendaklah kebaikan hati diketahui semua


janganlah hendaknya kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal
keinginan kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.Damai
sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiran dalam
Kristus Yesus apa yang telah  dipelajari dan apa yang telah diterima, dan apa yang telah
didengar dan apa yang telah kamu lihat padanya, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai
sejahtera akan menyertai.

         Pasal 4 : 10-19. Terimakasih Atas Pemberian Jemaat

       Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia
bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan
maupun dalam hal kekurangan. Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang
memberi kekuatan kepadaku.

         Pasal 4 : 21-23.Salam

Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus menyertai roh.

                                                                                    KOLOSE

         Pasal 1: 1-2. Salam

      Dari Paulus dan Timotius kepada semua orang kudus dalam Yesus Kristus di Kolose.

         Pasal 1 : 3-14. Ucapan Syukur dan Doa

Paulus dan Timotius mengucap syukur kepada Tuhan dan berdoa supaya diberi hikmat dan
pengertian yang benar untuk mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna.

         Pasal 1 : 15-23. Keutamaan Kristus


Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang
diciptakan,karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan
yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun
kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk
Dia.Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam Dia.

         Pasal 1 : 24-29. Pelayanan dan Penderitaan Paulus

Paulus menderita karena Kristus dan menggenapkan dalam dagingnya apa yang kurang
pada penderitaan Kristus untuk tubuhNya yaitu jemaat dan telah menjadi pelayan jemaat
sesuai tugas yang dipercayakan Allah kepadanya.

         Pasal 2 : 1-5.

      Betapa beratnya perjuangan yang dilakukan untuk semua yang belum mengenal Paulus
agar hati mereka terhibur dan bersatu dalam kasih sehingga memperoleh segala kekayaan
dan kekayaan pengertian dan mengenal rahasia Allah yaitu Kristus.

         Pasal 2 : 6-15. Kepenuhan Hidup Dalam Kristus

Hiduplah di dalam Dia dan berakar, dibangun, dan bertambah teguh di dalam iman yang
telah diajarkan dan hati melimpah dengan syukur dan hati-hati supaya jangan ada yang
menawan dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turuntemurun dan roh-
roh dunia.

         Pasal 2 : 16-23. Carilah Perkara yang Di Atas

      Apabila telah mati bersama-sama dengan Kristus dan bebas dari roh-roh dunia,
mengapakah k menaklukkan diri pada rupa-rupa peraturan, seolah-olah kamu masih hidup
di dunia  jangan jamah ini, jangan kecap itu, jangan sentuh ini semuanya itu hanya
mengenai barang yang binasa oleh pemakaian dan hanya menurut perintah-perintah dan
ajaran-ajaran manusia.

         Pasal 3 : 1-4.

Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi.Sebab kamu telah mati      dan
hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah.

         Pasal 3 : 5-17. Manusia Baru

Matikanlah dalam diri segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa
nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala,
semuanya itu mendatangkan murka Allah atas orang-orang durhaka .buanglah semuanya
ini, yaitu marah, geram, kejahatan, fitnah dan kata-kata kotor yang keluar dari mulut.Jangan
lagi  saling mendustai, karena  telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya,dan
teslah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh
pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya;

         Pasal 3 : 18-25. Hubungan Antara Anggota-Anggota Rumah Tangga

Istri tunduk kepada suami, suami mengasihi istri dan jangan berlaku kasar, anak-anak harus
taat kepada orang tua dan hamba-hamba taat terhadap tuan dalam segala hal dan jangan
hanya di hadapannya saja tetapi juga jikalau ia tidak ada.

         Pasal 4 : 1-6.

Berlaku adil dan jujur terhadap hamba, bertekun di dalam doa, berjaga-jaga sambil
mengucap syukur dan kata-kata senantiasa penuh kash, jangan hambar sehingga tahu
bagaimana harus memberi jawab kepada setiap orang.

         Pasal 4 : 7-18. Penutup dan Salam

Bilamana surat ini telah dibacakan, usahakanlah supaya dibacakan juga di jemaat Laodikia
dan supaya surat yang untuk Laodikia dibacakan juga kepadamu dan sampaikanlah kepada
Arkhipus perhatikanlah, supaya pelayanan yang diterima dalam Tuhan dijalankan
sepenuhnya. Salam dari Paulus yang ditulis dengan tangannya sendiri dan ingatlah akan
belenggunya Kasih karunia menyertai kamu.

                                                                           I TESALONIKA

         Pasal 1 : 1. Salam

Dari Paulus, Silwanus dan Timotius kepada jemaat orang-orang Tesalonika.

         Pasal 1 : 2-10. Buah Pemberitaan Paulus

Injil yang diberitakan bukan disampaikan dengan kata-kata saja, tetapi juga dengan
kekuatan oleh Roh Kudus dan dengan suatu kepastian yang kokoh telah menjadi penurut
dan penurut Tuhan; dalam penindasan yang berat telah menerima firman itu dengan
sukacita yang dikerjakan oleh Roh Kudus, sehingga telah menjadi teladan untuk semua
orang yang percaya di wilayah Makedonia dan Akhaya.

         Pasal 2 : 1-12. Pelayanan Paulus di Tesalonika

      Kedatangannya tidak sia-sia karena nasihatnya tidak lahir dari kesatan atau dari maksud
yang tidak murni dan juga tidak disertai tipu daya, tidak bermulut manis dan tidak pernah
mempunyai maksud loba yang tersembunyi karena Allahlah saksi.

         Pasal 2 : 13-20. Sukacita Atas Jemaat


      Firman Allah yang telah diberitakan kami diterima bukan sebagai perkataan manusia,
tetapi  dan memang sungguh-sungguh demikian sebagai firman Allah, yang bekerja juga di
dalam jemaat yang percaya sebab mereka telah menjadi penurut jemaat-jemaat Allah di
Yudea, jemaat-jemaat di dalam Kristus Yesus, karena mereka juga telah menderita dari
teman-teman sebangsanya segala sesuatu yang mereka derita dari orang-orang Yahudi.

         Pasal 3 : 1-13. Kabar Baik yang Dibawa Oleh Timotius

      Timotius dikirim,  yang adalah saudara yang bekerja dengan Paulus untuk Allah dalam
pemberitaan Injil Kristus, untuk menguatkan hati dan menasihatkan  tentang iman supaya
jangan ada orang yang goyang imannya karena kesusahan-kesusahan ini.Setelah Timotius
datang kembali dan membawa kabar yang menggembirakan tentang iman dan kasih dan
bahwa  selalu menaruh kenang-kenangan yang baik dan ingin untuk berjumpa dengan
seperti  juga ingin untuk berjumpa  dalam segala kesesakan dan kesukaran  menjadi
terhibur oleh dan oleh imanmu. Sekarang  akan hidup kembali, asal saja  teguh berdiri di
dalam Tuhan.

         Pasal 4 : 1-12. Nasihat Supaya Hidup Kudus

Inilah kehendak Allah pengudusan, yaitu supaya menjauhi percabulan supaya masing-
masing mengambil seorang perempuan menjadi isterinya sendiri dan hidup di dalam
pengudusan dan penghormatan,bukan di dalam keinginan hawa nafsu, seperti yang dibuat
oleh orang-orang yang tidak mengenal Allah, Allah memanggil kita bukan untuk melakukan
apa yang cemar, melainkan apa yang kudus.

         Pasal 4 : 13-18. Kedatangan Tuhan

Pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah
berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus
akan lebih dahulu bangkit sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat
bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah
kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.

         Pasal 5 : 1-11. Berjaga-jaga

Hari Tuhan datang sperti pencuri pada malam hari oleh karena ituJangan kita tidur seperti
orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar. Sebab mereka yang tidur, tidur waktu
malam dan mereka yang mabuk, mabuk waktu malam.Tetapi kita, yang adalah orang-orang
siang, baiklah kita sadar, berbajuzirahkan iman dan kasih, dan berketopongkan
pengharapan keselamatan Karena Allah tidak menetapkan kita untuk ditimpa murka, tetapi
untuk beroleh keselamatan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita,yang sudah mati untuk kita,
supaya entah kita berjaga-jaga, entah kita tidur, kita hidup bersama-sama dengan Dia.

         Pasal 5 : 12-22. Nasihat-Nasihat


Tegorlah mereka yang hidup dengan tidak tertib, hiburlah mereka yang tawar hati, belalah
mereka yang lemah, sabarlah terhadap semua orang, perhatikanlah, supaya jangan ada
orang yang membalas jahat dengan jahat tapi senantiasa yang baik  terhadap semua orang,
bersukacitalah senantiasa, tetaplah berdoa, mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab
itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus, janganlah padamkan Roh,dan
janganlah anggap rendah nubuat-nubuat, ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik
dan jauhkanlah diri dari segala jenis kejahatan.

         Pasal 5 : 23-28. Salam

      Salam kepada semua saudara dengan cium kudus dan surat ini dibacakan kepada semua
saudara. Kasih karunia Yesus Kristus menyertai.

                                                                            II TESALONIKA

         Pasal 1 : 1-2. Salam

Dari Paulus, Silwanus dan Timotius kepada jemaat orang-orang Tesalonika.

         Pasal 1 : 3-12. Ucapan Syukur dan Doa

Kami mengucap syukur kepada Allah karena kamu, saudara-saudara karena imanmu makin
bertambah dan kasihmu seorang akan yang lain makin kuat di antara kamu,sehingga dalam
jemaat-jemaat Allah kami sendiri bermegah tentang kamu karena ketabahanmu dan imanmu
dalam segala penganiayaan dan penindasan yang kamu derita suatu bukti tentang adilnya
penghakiman Allah, yang menyatakan bahwa kamu layak menjadi warga Kerajaan Allah,
kamu yang sekarang menderita karena Kerajaan itu.

         Pasal 2 : 1-12. Kedurhakaan Sebelum Kedatangan Tuhan

      Janganlah memberi diri disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab
sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia
durhaka, yang harus binasa, yaitu lawan yang meninggikan diri di atas segala yang disebut
atau yang disembah sebagai Allah. Bahkan ia duduk di Bait Allah dan mau menyatakan diri
sebagai Allah.

         Pasal 2 : 13-17. Dipilih Untuk Diselamatkan

      Allah dari mulanya telah memilih kamu untuk diselamatkan dalam Roh yang menguduskan
kamu dan dalam kebenaran yang kamu percayai.Untuk itulah Ia telah memanggil kamu oleh
Injil yang kami beritakan, sehingga kamu boleh memperoleh kemuliaan Yesus Kristus,
Tuhan kita.

         Pasal 3 : 1-15. Berdoa dan Bekerja


Berdoalah agar firman Tuhan mengalami kemajuan dan dimuliakan dan terlepas dari
pengacau dan orang-orang jahat dan jauhkan diri dari orang-orang yang tidak melakukan
pekerjaannya dan tidak menurut ajaran yang telah diterima. Dan jangan lalai dalam teladan
karena tidak ada kelalaian. Jika da yang tidak mau mendengarkan apa yang dikatakan
dalam kitab ini tandailah dan bergaul dengan dia dan tegorlah sebagai saudara.

         Pasal 3 : 16-18. Salam

Allah mengaruniakan dami sejahtera dalam segala hal. Salam dari Paulus. Kasih Karunia
Tuhan Yesus menyertai.

TIMOTIUS

         Pasal 1 : 1-2. Salam

      Dari Paulus, Rasul Yesus Kristus kepada Timotius, anaknya yang sah di dalam iman.

         Pasal 1 : 3-11. Mengenai Ajaran Sesat

      Menasihatkan orang-orang tertentu agar jangan mengajarkan ajaran lain atau sibuk dengan
dongeng yang tiada putusnya yang hanya akan mengahsilkan persoalan belaka bukan
hidup yang diberikan Allah dalam iman.

         Pasal 1 : 12-17. Ucapan Syukur Atas Karunia Allah

      Bersyukur kepada Allah yang telah menguatkan dan yang mempercayakan pelayanan.
Kristus datang ke dunia unruk menyelamatkan orang berdosa dan Pauluslah yang paling
berdosa di antara mereka.

         Pasal 1 : 18-20. Tugas Timotius

Tugas yang diberikan kepada Timotius adalahmemperjuangkan perjuangan yang baik


dengan iman dan hati nurani yang murni yang man beberapa orang telah menolak hati
nuraninya yang murni itu, dan karena itu kandaslah iman mereka.

         Pasal 2 : 1-7. Mengenai Doa Jemaat

Naikkan permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur kepada semua orang untuk raja-raja
dan untuk semua pembesar, agar kita dapat hidup tenang dan tenteram dalam segala
kesalehan dan kehormatan. Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Allah, Juruselamat
kita, yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan
akan kebenaran.

         Pasal 2 : 8-15. Mengenai Sikap Orang Laki-Laki dan Perempuan dalam Ibadah Jemaat
      Laki-laki berdoa dengan menadahkan tangan yang suci, tanpa marah dan tanpa
perselisihan. Demikian juga perempuan hendaklah ia berdandan dengan pantas, dengan
sopan dan sederhana, rambutnya jangan berkepang-kepang, jangan memakai emas atau
mutiara ataupun pakaian yang mahal-mahal, tetapi hendaklah ia berdandan dengan
perbuatan baik, seperti yang layak bagi perempuan yang beribadah.

         Pasal 3 : 1-7. Syarat-Syarat Bagi Penilik Jemaat

Penilik jemaat haruslah seorang yang tak bercacat, suami dari satu isteri, dapat menahan
diri, bijaksana, sopan, suka memberi tumpangan, cakap mengajar orang, mempunyai nama
baik di luar jemaat, agar jangan ia digugat orang dan jatuh ke dalam jerat Iblis.bukan
peminum, bukan pemarah melainkan peramah, pendamai, bukan hamba uang,seorang
kepala keluarga yang baik, disegani dan dihormati oleh anak-anaknya.

         Pasal 3 : 8-13. Syarat-Syarat Bagi Diaken

      Diaken-diaken haruslah orang terhormat, jangan bercabang lidah, jangan penggemar


anggur, jangan serakah,melainkan orang yang memelihara rahasia iman dalam hati nurani
yang suci. isteri-isteri hendaklah orang terhormat, jangan pemfitnah, hendaklah dapat
menahan diri dan dapat dipercayai dalam segala hal.Diaken haruslah suami dari satu isteri
dan mengurus anak-anaknya dan keluarganya dengan baik.

         Pasal 3 : 14-16. Jemaat Allah, Dasar dan Penopang Kebenaran

Dia, yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia, dibenarkan dalam Roh  yang
menampakkan diri-Nya kepada malaikat-malaikat, diberitakan di antara bangsa-bangsa
yang tidak mengenal Allah  yang dipercayai di dalam dunia, diangkat dalam kemuliaan.

         Pasal 4 : 1-16. Tugas Timotius dalam Menghadapi Pengajar Sesat

      Pada waktu-waktu tertentu akan ada orang yang murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat
dan ajaran-ajaran setan oleh karena itu ingatkan selalu kepada saudara-saudara yang mana
engkau telah terdidik dalm soal-soal pokok iman dalam ajaran sehat. Beritakanlah dan
ajarkanlah semuanya itu.Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau
muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah
lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.

         Pasal 5 : 1-2. Mengenai Saudara-Saudara Seiman

Jangan keras terhadap orang yang tua, tegorlah sebagai bapa dan yang muda sebagai
saudara, perempuan tua sebagai ibu dan perempua muda sebagai adik dengan penuh
kemurnian.

         Pasal 5 : 3-16. Mengenai Janda


      Hormatilah yang benar-benar janda ayng ditinggalkan seorang diri yang menaruh
harapannya kepada Allah dan bertekun daalm permohonan dan doa siang malam. Yang
didaftarkan sebagai janda, hanyalah mereka yang tidak kurang dari enam puluh tahun, yang
hanya satu kali bersuami dan yang terbukti telah melakukan pekerjaan yang baik, seperti
mengasuh anak, memberi tumpangan, membasuh kaki saudara-saudara seiman, menolong
orang yang hidup dalam kesesakan pendeknya mereka yang telah menggunakan segala
kesempatan untuk berbuat baik.

         Pasal 5 : 17-25. Beberapa Petunjuk dan Nasihat Lagi

      Penatua-penatua yang baik pimpinannya patut dihormati dua kali lipat, terutama mereka
yang dengan jerih payah berkhotbah dan mengajar. Janganlah menerima tuduhan atas
seorang penatua kecuali kalau didukung dua atau tiga orang saksi.Mereka yang berbuat
dosa hendaklah kautegor di depan semua orang agar yang lain itu pun
takut.Janganlah  terburu-buru menumpangkan tangan atas seseorang dan janganlah
terbawa-bawa ke dalam dosa orang lain. Jagalah kemurnian diri.

         Pasal 6 : 1-2a.

      Orang yang menanggung beban perbudakan hendaknya menganggap tuan mereka layak
menadapat segala penghormatan agar nama Allah dan jaran jangan dihujat orang.

         Pasal 6 : 2b-10. Mengenai Penyakit Bersilat Kata dan Mengenai Cinta Uang

      Jika seorang mengajarkan ajaran lain dan tidak menurut perkataan sehat  yakni perkataan
Tuhan  Yesus Kristus  dan tidak menurut ajaran yang sesuai dengan ibadah  ia adalah
seorang yang berlagak tahu padahal tidak tahu apa-apa. Penyakitnya ialah mencari-cari
soal dan bersilat kata, yang menyebabkan dengki, cidera, fitnah, curiga, percekcokan antara
orang-orang yang tidak lagi berpikiran sehat dan yang kehilangan kebenaran, yang mengira
ibadah itu adalah suatu sumber keuntungan. akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab
oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya
dengan berbagai-bagai duka.

         Pasal 6 :11-21. Pesan Penutup

      Kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan, bertandinglah


dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal, peringatkanlah kepada
orang-orang kaya di dunia ini agar mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap pada
sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan, melainkan pada Allah yang dalam kekayaan-Nya
memberikan kepada kita segala sesuatu untuk dinikmati, peringatkanlah agar mereka itu
berbuat baik, menjadi kaya dalam kebajikan, suka memberi dan membagi. peliharalah apa
yang telah dipercayakan, hindarilah omongan yang kosong dan yang tidak suci dan
pertentangan-pertentangan yang berasal dari apa yang disebut pengetahuan Kasih karunia
menyertai.

                                                                              II TIMOTIUS

         Pasal 1 : 1-2. Salam

Dari Paulus, Rasul Yesus Kristus kepada Timotius, anaknya yang sah di dalam iman.

         Pasal 1 : 3-18. Ucapan Syukur dan Nasihat Untuk Bertekun

Allah memberikan kepada kita adalah roh bukan roh ketakutan melainkan roh yang
membangkitkan kekuatan dan kasih dan juag ketertiban, jangan malu bersaksi tentang
Tuhan karena Dialah yang menyelamatkan dan memanggil dengan panggialn kudus,
peganglah segala sesuatu yang telah didengar sebagai contoh ajaran sehat dan lakukanlah
daalm iman dan kasih Yesus Kristus.

         Pasal 2 : 1-13. Panggilan Untuk Ikut Menderita

       Ikutlah menderita sebagai seorang prajurit yang baik dari Kristus Yesus.Seorang prajurit
yang sedang berjuang tidak memusingkan dirinya dengan soal-soal penghidupannya,
supaya dengan demikian ia berkenan kepada komandannya. Tuhan akan memberi
kepadamu pengertian dalam segala sesuatu.

         Pasal 2 : 14-26. Nasihat dalam Menghadapi Pengajar yang Sesat

Usahakanlah supaya layak di hadapan Allah sebagai seorang pekerja yang tidak usah malu,
yang berterus terang memberitakan perkataan kebenaran itu. Sebab itu jauhilah nafsu orang
muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai bersama-sama dengan mereka yang
berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni. Hindarilah soal-soal yang dicari-cari, yang
bodoh dan tidak layak karena soal-soal itu menimbulkan pertengkaran,sedangkan seorang
hamba Tuhan tidak boleh bertengkar, tetapi harus ramah terhadap semua orang. Tetapi
hindarilah omongan yang kosong dan yang tak suci yang hanya menambah kefasikan.

         Pasal 3 :1-9. Keadaan Manusia Pada Akhir Jaman

Manusi`a akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual
dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap
orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama,tidak tahu mengasihi,
tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak
suka yang baik,  suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti
hawa nafsu dari pada menuruti Allah.
         Pasal 3 : 10-17. Iman Bertumbuh dalam Penganiayaan dan dalam Pembacaan Kitab
Suci

Hendaklah tetap berpegang pada kebenaran yang telah diterima dan yakini, dengan selalu
mengingat orang yang telah mengajarkannya.Ingatlah juga bahwa dari kecil sudah
mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat dan menuntun kepada keselamatan oleh
iman kepada Kristus Yesus.Segala tulisan yang diilhamkan Allah bermanfaat untuk
mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik
orang dalam kebenaran sehingga tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk
setiap perbuatan baik.

         Pasal 4 : 1-8. Penuhilah Panggilan Pelayananmu

Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang
salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran, kuasailah diri
dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah
tugas pelayanan.

         Pasal 4 : 9-18. Pesan Terakhir

Berusahalah agar segera datang dan waspadalah terhadap orang yang menentang ajaran
yang telah diajarkan. Tuhanlah yang melepaskan dari setiap usaha yang jahat dan akan
menyelamatkan.

         Pasal 4 : 19-22. Salam

      Salam kepada Salam kepada Priska dan Akwila dan kepada keluarga Onesiforus, Erastus
tinggal di Korintus dan Trofimus di Miletus. Tuhan menyertai rohmu.

                                                                                  TITUS

         Pasal 1 : 1-4. Salam

Dari Paulus, hamba Allah dan Rasul Yesus Kristus untuk memelihara iman orang-orang
pilihan Allah dan pengetahuan akan kebenaran kepada Titus anaknya yang sah menurut
iman.

         Pasal 1 : 5-16. Tugas Titus di Kreta-Syarat-Syarat Bagi Penatua, Penilik Jemaat

Mengatur apa yang masih perlu diatur dan supaya engkau menetapkan penatua-penatua di
setiap kota, seperti yang telah kupesankan kepadamu,yakni orang-orang yang tak bercacat,
yang mempunyai hanya satu isteri, yang anak-anaknya hidup beriman dan tidak dapat
dituduh karena mempunyai hanya satu isteri, yang anak-anaknya hidup beriman dan tidak
dapat dituduh karena hidup tidak senonoh atau hidup tidak tertib. Sebab sebagai pengatur
rumah Allah seorang penilik jemaat harus tidak bercacat, tidak angkuh, bukan pemberang,
bukan peminum, bukan pemarah, tidak serakah melainkan suka memberi tumpangan, suka
akan yang baik, bijaksana, adil, saleh, dapat menguasai diri dan berpegang kepada
perkataan yang benar, yang sesuai dengan ajaran yang sehat, supaya ia sanggup
menasihati orang berdasarkan ajaran itu dan sanggup meyakinkan penentang-
penentangnya.

         Pasal 2 : 1-10. Kewajiban Orang Tua, Pemuda dan Hamba

      Laki-laki yang tua  hidup sederhana, terhormat, bijaksana, sehat dalam iman, dalam kasih
dan dalam ketekunan, perempuan-perempuan yang tua hidup sebagai orang-orang
beribadah, jangan memfitnah, jangan menjadi hamba anggur, tetapi cakap mengajarkan hal-
hal yang baik dan mendidik perempuan-perempuan muda mengasihi suami dan anak-
anaknya,hidup bijaksana dan suci, rajin mengatur rumah tangganya, baik hati dan taat
kepada suaminya.Orang-orang muda menguasai diri dalam segala hal dan jadi teladan
dalam berbuat baik, jujur dan bersungguh-sungguh dalam pengajaran sehat dan tidak
bercela dalam pemberitaan sehingga lawan menjadi malu, karena tidak ada hal-hal buruk
yang dapat mereka sebarkan tentang kita.Hamba-hamba hendaklah taat kepada tuannya
dalam segala hal dan berkenan kepada mereka, jangan membantah, jangan curang, tetapi
hendaklah selalu tulus dan setia.

         Pasal 2 : 11-15. Kasih Karunia Allah Menyelamatkn Semua Manusia

      Kasih karunia Allah yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata yang mendidik kita
supaya kita meninggalkan kefasikan dan keinginan-keinginan duniawi dan supaya kita hidup
bijaksana, adil dan beribadah di dalam dunia sekarang ini dengan menantikan penggenapan
pengharapan kita yang penuh bahagia dan penyataan kemuliaan Allah yang Mahabesar dan
Juruselamat kita Yesus Kristus.

         Pasal 3 : 1-14. Pesan-Pesan Penutup

      Hindarilah persoalan yang dicari-cari dan yang bodoh, persoalan silsilah, percekcokan dan
pertengkaran mengenai hukum Taurat, karena semua itu tidak berguna dan sia-sia
belaka.Seorang bidat yang sudah satu dua kali dinasihati, hendaklah dijauhi, orang yang
semacam itu benar-benar sesat dan dengan dosanya menghukum dirinya sendiri.

         Pasal 3 : 15. Salam

      Salam dari semua orang yang bersama aku di sini dan sampaikanlah salamku kepada
mereka yang mengasihi kami di dalam iman. Kasih karunia menyertai.
                                                                              FILEMON

         Pasal 1 : 1-3. Salam

Dari Paulus seorang hukuman Kristus Yesus dan dari Timotius kepada Filemon teman
sekerja mereka dan kepada Afia dan kepada Arkhipus.

         Pasal 1 : 4-7. Ucapan Syukur

      Paulus mengucap syukur karena tealah mendengar kasih kepada semua orang kudus dan
tentang iman kepada Yesus Kristus dan kasih itu adalah kegembiraan besar dan kekuatan.

         Pasal 1 : 8-22. Permintaan Paulus kepada Filemon Mengenai Onesimus

      Paulus mengajukan permintaan kepada Onesimus kembali kepada Filemon yang


sebenarnya ia ditahan sebagai ganti untuk melayani, ia dipisahkan sejenak supaya Filemon
dapat menerimanya untuk selama-lamanya bukan lagi sebagai hamba melainkan sebagai
saudara yang kekasih. Dan kalau dia sudah merugikan ataupun berhutang , tanggungkanlah
semuanya itu kepada Paulus, menjaminnya dengan tulisan tangannya sendiri Paulus akan
membayarnya.

         Pasal 1 : 23-25. Salam

      Salam kepada  Epafras, teman sepenjara Paulus karena Kristus Yesus,dan dari Markus,
Aristarkhus, Demas dan Lukas, teman-teman sekerjanya. Kasih karunia Tuhan Yesus
Kristus menyertai.

 IBRANI

         Pasal 1 : 1-4. Allah Berfirman dengan Perantaraan Anak-Nya

Allah berulang kali berbicara dalam pelbagai cara dan dengan perantaraan nabi-nabi dan
sekarang Ia berbicara melalui Anak-Nya yang telah ditetapkan sebagai yang berhak
menerima segala yang ada.Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta ini.

         Pasal 1 : 5-14. Anak Allah Lebih Tinggi Daripada Malaikat-Malaikat

Allah menyatakan kepada para malaikatNya bahwa malaikat adalah menjadimenjadi badai
dan pelayan-pelayan-Nya menjadi nyala api da kepada Anak Allah menyatakan Takhta-Mu,
ya Allah, tetap untuk seterusnya dan selamanya, dan tongkat kerajaan-Mu adalah tongkat
kebenaran.

         Pasal 2 : 1-4. Keselamatan yang Besar


       Allah meneguhkan kesaksian mereka oleh tanda-tanda dan mujizat-mujizat dan oleh
berbagai-bagai penyataan kekuasaan dan karunia Roh Kudus, yang dibagi-bagikan-Nya
menurut kehendak-Nya.

         Pasal 2 : 5-18. Yesus Seketika Lebih Rendah Daripada Malaikat-Malaikat

      Bukan kepada malaikat-malaikat Allah menaklukkan dunia ini. Tetapi Dia, yang untuk waktu
yang singkat dibuat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat, yaitu Yesus, kita lihat,
yang oleh karena penderitaan maut, dimahkotai dengan kemuliaan dan hormat, supaya oleh
kasih karunia Allah Ia mengalami maut bagi semua manusia.

         Pasal 3 : 1-6. Yesus Lebih Tinggi Dari Musa

Musa memang setia dalam segenap rumah Allah sebagai pelayan untuk memberi kesaksian
tentang apa yang akan diberitakan kemudian,tetapi Kristus setia sebagai Anak yang
mengepalai rumah-Nya; dan rumah-Nya ialah kita, jika kita sampai kepada akhirnya teguh
berpegang pada kepercayaan dan pengharapan yang kita megahkan.

         Pasal 3 : 7-19. Binasa Karena Murtad

Allah murka kepada angkatan itu, dan berkata selalu mereka sesat hati, dan mereka tidak
mengenal jalan-Nya, sehingga Allah bersumpah dalam murka-Nya dan  mereka takkan
masuk ke tempat perhentian-Nya.

         Pasal 4 : 1-13. Hari Perhentian yang Disediakan Allah

   Ada sejumlah orang akan masuk ke tempat perhentian itu, sedangkan mereka yang
kepadanya lebih dahulu diberitakan kabar kesukaan itu, tidak masuk karena ketidaktaatan
mereka barangsiapa telah masuk ke tempat perhentian-Nya, ia sendiri telah berhenti dari
segala pekerjaannya, sama seperti Allah berhenti dari pekerjaan-Nya.Karena itu baiklah kita
berusaha untuk masuk ke dalam perhentian itu, supaya jangan seorang pun jatuh karena
mengikuti contoh ketidaktaatan itu juga.

         Pasal 4 : 14-16. Yesus Sebagai Imam Besar

Kita sekarang mempunyai Imam Besar Agung, yang telah melintasi semua langit, yaitu
Yesus, Anak Allah, baiklah kita teguh berpegang pada pengakuan iman kita. Sebab Imam
Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-
kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.

         Pasal 5 : 1-10.

Imam besar yang dipilih di antara manusia ditetapkan bagi manusia dalam hubungan
mereka dengan Allah supaya ia mempersembahkan persembahan dan korban karena dosa,
dapat mengerti orang yang jahil dan orang-orang sesat karena ia sendiri penuh dengan
kelemahan.

         Pasal 5 : 11-14. Peringatan Supaya Jangan Murtad

      Sebab barangsiapa masih memerlukan susu ia tidak memahami ajaran tentang kebenaran,
sebab ia adalah anak kecil. Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang
karena mempunyai pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang
jahat.

         Pasal 6 : 1-8.

Marilah kita meninggalkan asas-asas pertama dari ajaran tentang Kristus dan beralih
kepada perkembangannya yang penuh dan jangan meletakkan lagi dasar pertobatan dari
perbuatan-perbuatan yang sia-sia dan dasar kepercayaan kepada Allah.

         Pasal 6 : 9-20. Berpegang Teguh Pada Pengaharapan

      Masing-masing menunjukkan kesungguhan yang sama untuk menjadikan pengharapanmu


suatu milik yang pasti, sampai pada akhirnya,agar kamu jangan menjadi lamban, tetapi
menjadi penurut-penurut mereka yang oleh iman dan kesabaran mendapat bagian dalam
apa yang dijanjikan Allah. Pengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita,
yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir, di mana Yesus telah masuk sebagai
Perintis bagi kita, ketika Ia, menurut peraturan Melkisedek, menjadi Imam Besar sampai
selama-lamanya.

         Pasal 7 : 1-10. Kristus dan Melkisedek

Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah yang mahatinggi yang datag kepada
Abaraham dan ia tidak berbapa, tidak beribu, tidak bersilsilah, harinya tidak berawal dan
hidupnya tidak berkesudahan, dan karena ia dijadikan sama dengan Anak Allah, ia tetap
menjadi imam sampai selama-lamanya.

         Pasal 7 : 11-28. Kristus Adalah Imam yang Lebih Tinggi daripada Harun

      Tuhan telah bersumpah dan Ia tidak akan menyesal: Engkau adalah Imam untuk selama-
lamanya demikian pula Yesus adalah jamin Sebab Imam Besar yang demikianlah yang kita
perlukan: yaitu yang saleh, tanpa salah, tanpa noda, yang terpisah dari orang-orang
berdosa dan lebih tinggi dari pada tingkat-tingkat sorga, yang tidak seperti imam-imam besar
lain, yang setiap hari harus mempersembahkan korban untuk dosanya sendiri dan sesudah
itu barulah untuk dosa umatnyaan dari suatu perjanjian yang lebih kuat.

         Pasal 8 : 1-13. Imam Besar Perjanjian Baru


      Kita mempunyai Imam Besar yang duduk di sebelah kanan takhta Yang Maha Besar di
sorga dan yang yang melayani ibadah di tempat kudus, yaitu di dalam kemah sejati, yang
didirikan oleh Tuhan dan bukan oleh manusia.

         Pasal 9 : 1-10. Tempat Kudus di Bumi dan di Sorga

      Ada dipersiapkan suatu kemah, yaitu bagian yang paling depan dan di situ terdapat kaki
dian dan meja dengan roti sajian. Bagian ini disebut tempat yang kudus. Di belakang tirai
yang kedua terdapat suatu kemah lagi yang disebut tempat yang maha kudus.

         Pasal 9 : 11-28. Kristus Adalah Pengantara dari Perjanjian yang Baru

      Kristus telah datang sebagai Imam Besar untuk hal-hal yang baik yang akan datang: Ia telah
melintasi kemah yang lebih besar dan yang lebih sempurna, yang bukan dibuat oleh tangan
manusia, Ia adalah Pengantara dari suatu perjanjian yang baru, supaya mereka yang telah
terpanggil dapat menerima bagian kekal yang dijanjikan, sebab Ia telah mati untuk menebus
pelanggaran-pelanggaran yang telah dilakukan selama perjanjian yang pertama.

Pasal 10 : 1-18. Persembahan yang Sempurna

    Kepada korban bakaran dan korban penghapus dosa Engkau tidak berkenan korban dan
persembahan, korban bakaran dan korban penghapus dosa tidak Engkau kehendaki dan
Engkau tidak berkenan kepadanya meskipun dipersembahkan menurut hukum Taurat.

         Pasal 10 : 19-39. Ketekunan

       Dengan darah Yesus kita sekarang penuh keberanian dan Ia telah membuka jalan yang
baru juga hidup yang baru. Oleh karena itu mari berpegang teguh pada pengakuan tentang
pengaharapan sebab yang menjanjikannya adalah setia , saling memperhatikan, jangan
menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah, dan jangan melepaskan kepercayaan
dan memerlukan ketekunan supaya sesudah melakukan kehendak Allah memperoleh apa
yang telah dijanjikan.

         Pasal 11 : 1-40. Saksi-Saksi Iman

      Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang diharapkan dan bukti dari segala sesuatu yang
tidak dilihat. Karena iman bisa mengerti bahwa alam semesta dijadikann oleh firman Allah,
Habel telah mempersembahkan kepada Allah korban, Henokh terangkat, Nuh dengan
petunjuk Allah ia menjadi taat meskipun belum melihat, Abraham taat ketika ia dipanggil dan
diam di tanah yang dijanjikan dan juga ia dan Sara beroleh anak, dicobai untuk
mempersembahkan Ishak, Ishak memberi berkat kepada Esau dan Yakub, Yakub ketika
hampir mati memberkati kedua anak Yusuf, Yusuf sebelum matinya memberitakan tentang
keluarnya bangsa Israel, Musa setelah lahir ia disembunyikan, karena iman maka bangsa
Israel keluar dari tanah Mesir.
         Pasal 12 : 1-17. Nasihat Supaya Bertekun dalam Iman

Marilah kita melakukan ketekunan dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin
kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan
mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang
sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah. Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun
menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa,
supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa.

         Pasal 12 : 18-29. Tanggung Jawab yang Berat

      Jagalah supaya jangan menolak Dia, yang berfirman. Sebab jikalau mereka, yang menolak
Dia yang menyampaikan firman Allah di bumi tidak akan luput . kita menerima kerajaan yang
tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut
cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut. Sebab Allah kita adalah api
yang menghanguskan.

         Pasal 13 : 1-25. Nasihat dan Doa Selamat

Jangan kamu lupa memberi tumpangan kepada orang, sebab dengan berbuat demikian
beberapa orang dengan tidak diketahuinya telah menjamu malaikat-malaikat.Ingatlah akan
orang-orang hukuman, karena kamu sendiri juga adalah orang-orang hukuman. Dan
ingatlah akan orang-orang yang diperlakukan sewenang-wenang, karena kamu sendiri juga
masih hidup di dunia ini.Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap perkawinan dan
janganlah kamu mencemarkan tempat tidur, sebab orang-orang sundal dan pezinah akan
dihakimi Allah Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa
yang ada padamu.

                                                                       

                                                                         YAKOBUS

         Pasal 1 : 1. Salam

Salam dari Yakobus yang adalah hamba Allah dan Tuhan Yesus Kristus kepada kedua
belas suku di perantauan.

         Pasal 1 : 2-8. Iman dan Hikmat


Anggaplah apabila jatuh dalam pencobaan adalah suatu kebahagiaan karena ujian terhadap
iman menghasilkan ketekunan. Apabila kekurangan hikmat, hendaklah memintanya dari
Allah dan juga Smemintanya dalam iman dan jangan bimbang dan jangan mendua hati.

         Pasal 1 : 9-11. Keadaan Rendah dan Keadaan Kaya

Saudara yang berada dalam keadaan rendah hendaklah bermegah karena kedudukan yang
tinggi dan yang kayak arena kedudukannya yang rendah akan lenyap seperti bunga rumput.

         Pasal 1 :  12-18. Pengujian dan Pencobaan

Orang yang bertahan dalam pencobaan, apabila sudah tahan uji akan menerima mahkota
kehidupan yang dijanjikan Allah. setiap pemberian dan anugrah yang sempurna datang dari
Allah diturunkan dari Bapa segala terang.

         Pasal 1 : 19-27. Pendengar atau Pelaku Firman

      Ingatlah hal ini setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, lambat untuk berkata-kata
dan lambat untuk marah karena marah tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah.
hendaklah menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar sebab jika tidak demikian
sama dengan menipu diri sendiri.

         Pasal 2 : 1-13. Jangan Memandang Muka

Sebagai orang yang beriman janganlah mengamalkan iman engan memandang muka.
Dengarlah Allah memilih orang yang dianggap miskin oleh dunia akan menjadi kaya dalam
iman dan menjadi ahli waris kerajaan yang telah dijanjikan kepada barang siapa yang
mengasihi Dia.

         Pasal 2 : 14-26. Iman Tanpa Perbuatan Pada Hakekatnya Adalah Mati

Iman bekerja sama dengan perbuatan dan oleh perbuatan iman akan menjadi sempurna
seperti tubuh tanpa roh adalah mati demikian jugalah iman tanpa perbuatan adalah mati.

         Pasal 3 : 1-12. Dosa Karena Lidah

Barang siapa yang tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna yang
dapat mengendalikan seluruh tubuhnya. Lidah adalah api. Ia merupakan suatu dunia
kejahatan dan mengambil tempat di antara anggota-anggota tubuh sebagai sesuatu yang
dapat menodai seluruh tubuh dan menyalahkan seluruh kehidupan. Dengan lidah kita
memuji Tuhan dan dengan lidah juga kita mengutuk manusia. Dari mulut yang satu keluar
berkat dan kutuk.

         Pasal 3 : 13-18. Hikmat yang Dari Atas


Siapa yang bijak dan berbudi Baiklah ia dengan cara hidup yang baik menyatakan
perbuatannya oleh hikmat yang lahir dari kelemah lembutan. hikmat yang dari atas adalah
pertama-tama murni, selanjutnya pendamai, peramah, penurut, penuh belas kasihan dan
buah-buah yang baik, tidak memihak dan tidak munafik. Dan buah yang terdiri dari
kebenaran ditaburkan dalam damai untuk mereka yang mengadakan damai.

         Pasal 4 : 1-10. Hawa Nafsu dan Persahabatan Dengan Dunia

      Sengketa berasal dari hawa nafsu manusia dan persahabatan dengan dunia. Hawa nafsu
dan persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah. barang siapa
menjadikan dunia ini sebagai sahabatnya, ia menjadikan dirinya musuh Allah.
Rendahkanlah dirimu di hadapan Tuhan, dan Ia akan meninggikan kamu.

         Pasal 4 : 11-12. Jangan Memfitnah Orang

Janganlah saling memfitnah karena barangsiapa memfitnah saudaranya atau


menghakiminya, ia mencela hukum dan menghakiminya; dan jika engkau menghakimi
hukum, maka  bukanlah penurut hukum, tetapi hakimnya karena hanya ada satu Pembuat
hukum dan Hakim, yaitu Dia yang berkuasa menyelamatkan dan membinasakan.     

         Pasal 4 : 13-17. Jangan Melupakan Tuhan dalam Perencanaan

Kita tidak tahu akan hari esok oleh karena itu janganlah melupakan Tuhan dalam setiap
perencanaan dan harus mengatakan jika Tuhan mengkehendaki karena jika tidak demikian
kita sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap.

         Pasal 5 : 1-6. Peringatan Kepada Orang Kaya

Orang-orang kaya akan meratap dan menangis atas sengsara yang menimpa karena
kekayaan sudah busuk dan pakaian telah dimakan oleh ngengat dan daalm kemewahan
dan berfoya-foya di bumi orang kaya telah memuaskan hatinya sama seperti pada hari
penyembelihan.

         Pasal 5 : 7-11. Besabar dalam Penderitaan

Bersabarlah sampai kepada kedatangan Tuhan seperti petani menantikan hasil yang
berharga dari tanahnya dan ia sabar sampai telah turun hujan musim gugur dan hujan
musim semi dan juga harus bersabar dan harus meneguhkan hatimu, karena kedatangan
Tuhan sudah dekat.

         Pasal 5 : 12-20. Mengenai Sumpah dan Doa Untuk Orang Sakit

Janganlah bersumpah demi sorga maupun demi bumi atau demi sesuatu yang lain. Jika ya,
hendaklah katakan ya, jika tidak hendaklah katakan tidak, supaya jangan kena hukuman.
Kalau ada seorang  yang menderita, baiklah ia berdoa dan kalau ada seorang yang
bergembira baiklah ia menyanyi dan doa yang lahir dari iman akan menyelamatkan orang
sakit itu dan Tuhan akan membangunkan dia dan jika ia telah berbuat dosa, maka dosanya
itu akan diampuni. Barangsiapa membuat orang berdosa berbalik dari jalannya maka ia
menyelamatkan orang itu.

                                                                        I PETRUS

         Pasal 1 : 1-2. Salam

      Dari Petrus, rasul Yesus Kristus kepada orang-orang pendatang yang tersebar di Pontus,
Galatia, Kapadokia, Asia Kecil dan Bitinia.

         Pasal 1 : 3-12. Pengharapan, Iman dan Kasih

      Oleh kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati membawa kepada suatu hidup yang
penuh pengharapan dan menerima suatu bagian yang tidak dapat binasa, tidak dapat layu
dan yang tersimpan di sorga dan dipelihara di dalam iman dan menantikan keselamatan
yang telah tersedia untuk dinyatakan di  zaman akhir. Keselamatan yang diselidiki telah
bernubuat tentang kasih karunia.

         Pasal 1 : 13-25. Kekudusan dan Kasih Persaudaraan

Waspadalah dan letakkanlah pengharapan seluruhnya atas kasih karunia yang


dianugerahkanpada waktu penyataan Yesus Kristus. Hiduplah sebagai anak-anak yang taat
dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai pada waktu kebodohan, tetapi hendaklah
menjadi kudus di dalam seluruh hidup sama seperti Dia yang kudus. Semua yang hidup
adalah seperti rumput dan segala kemuliaannya seperti bunga rumput, rumput menjadi
kering, dan bunga gugur tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya.

         Pasal 2 : 1-10. Yesus Kristus Batu Penjuru

      Buanglah segala kejahatan, segala tipu muslihat dan segala macam kemunafikan,
kedengkian dan fitnah. jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air
susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya bertumbuh dan beroleh keselamatan dan
datanglah kepada-Nya, batu yang hidup itu, yang memang dibuang oleh manusia, tetapi
yang dipilih dan dihormat di hadirat Allah dan juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk
pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan
persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah.

         Pasal 2 : 11-17. Peringatan Untuk Hidup Sebagai Hamba Allah

      Menjauhkan diri dari keinginan-keinginan daging yang berjuang melawan jiwa, milikilah cara
hidup yang baik di tengah-tengah bangsa-bangsa bukan Yahudi, supaya mereka dapat
melihatnya dari perbuatan-perbuatanmu yang baik dan memuliakan Allah pada hari Ia
melawat mereka.Tunduklah karena Allah, kepada semua lembaga manusia, baik kepada
raja sebagai pemegang kekuasaan yang tertinggi, hiduplah sebagai orang merdeka dan
bukan seperti mereka yang menyalahgunakan kemerdekaan itu untuk menyelubungi
kejahatan-kejahatan mereka, tetapi hiduplah sebagai hamba Allah hormatilah semua orang.

         Pasal 2 : 18-25. Penderitaan Kristus Sebagai Teladan

Sebab adalah kasih karunia, jika seorang karena sadar akan kehendak Allah menanggung
penderitaan yang tidak harus ia tanggung dan jikaberbuat baik dan karena itu harus
menderita, maka itu adalah kasih karunia pada Allah.Sebab untuk itulah dipanggil, karena
Kristus pun telah menderita untuk  dan telah meninggalkan teladan, supaya  mengikuti jejak-
Nya.

         Pasal 3 : 1-7. Hidup Bersama Suami Istri

      Isteri hendaklah tunduk kepada suaminya karena jika di antara mereka yang tidak taat
kepada firman Tuhan akan dimenangkan oleh kelakuan istrinya dan demikian juga suami
hidup bijaksana dengan istri sebagai kaum yang lemah dan menghormatinya sebagai teman
pewaris dari kasih karunia yaitu kehidupan supaya doa jangan terhalang.

         Pasal 3 : 8-12. Kasih dan Damai

Hendaklah seia sekata, seperasaan, mengasihi, penyanyang, rendah hati, jangan membalas
kejahatan dengan kejahatan, hendaklah memberkati karena untuk itulah dipanggil yaitu
untuk memperoleh berkat. Yang mecintai hidup dan ingin melihat hario-hari baik, hendak
menjaga lidahnya dari yang jahat dan bibirnya dari ucapan yang menipu.

         Pasal 3 : 13-22. Menderita Dengan Sabar

 Sekalipun menderita karena kebenaran jangan takut, kuduskan Kristus di dalam hati dan
siap sedia pada segala waktu untuk memberi pertanggungjwaban kepada tiap orang dengan
lemah lembut dan hormat.

         Pasal 4 : 1-6.

Gunakan waktu yang ada jangan menurut keinginan manusia tetapi menurut kehendak Allah
sebab telah banyak waktu yang digunakan untuk melakukan kehendak orang-orang yang
tidak mengenal Allah.

         Pasal 4 : 7-11. Hidup Orang Kristen


      Kesudahan segala sesuatu telah dekat, kuasai diri dan jadilah tenang supaya dapat berdoa
dan ksihilah sungguh-sunggih seorang akan yang lain sebab kasih menutupi segala dosa
dan apabila berbicara hendaklah berbicara sebagai orang yang menyampaikan Firman
Allah.

         Pasal 4 : 12-19. Menderita Sebagai Kristen

Jangan heran akan nyala api siksaan datang tetapi bersukacitalah sesuai dengan bagian
yang dapat dalam penderitaan Kristus supaya bergembira pada waktu penyataan
kemuliaanNya dan berbahagia jika dinista karena nama Kristus sebab Roh Allah ada
menyertai.

         Pasal 5 : 1-11. Gembalakanlah Kawanan Domba Allah

      Gembalakanlah kawanan domba jangan dengan paksa tetapi dengan sukarela sesuai
dengan kehendak Allah dan jangan karena untuk mendapat keuntungan tetapi dengan
pengabdian diri dan menjadi teladan. Yang muda tunduk kepada orang tua dan
rendahkanlah diri di bawah tangan Tuhan yang kuat supaya ditinggikan pada waktunya.

         Pasal 5 : 12-14. Salam

Dengan perantaraan Silwanus salam kepada yang terpilih di Babilon dan juga Markus dan
beri salam seorang dengan cium kudus. Damai sejahtera menyertai. Amin.

                                                                        II PETRUS

         Ayat 1 :1-2. Salam

      Dari Petrus, rasul Yesus Kristus kepada orang-orang yang bersama-sama memperoleh
iman oleh karena keadilan Allah dan Juruslamat, Yesus Kristus.

         Pasal 1 : 3-15. Panggilan dan Pilihan Allah

Karena kuasa ilahi-Nya telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu yang berguna
untuk hidup yang saleh oleh pengenalan kita akan Dia, yang telah memanggil kita oleh
kuasa-Nya yang mulia dan ajaib dan dengan jalan itu Ia telah mengaruniakan kepada kita
janji-janji yang berharga dan sangat besar.

         Pasal 1 : 16-21. Nubuat Tentang Kemuliaan Kristus Telah Digenapi

      Ia disaksikan bagaimana Ia menerima kehormatan dan kemuliaan dari Allah Bapa dengan
suara yang menyatakan bahwa Ialah Anak Allah yang dikasihiNya. Nubuat-nubuat dalam
Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri tetapi oleh dorongan Roh
Kudus.
         Pasal 2 : 1-22. Nabi-Nabi dan Guru-Guru Palsu

Sebagaimana nabi-nabi palsu tampil di tengah umat Allah demikian juga akan tampil di
hadapan kamu yang akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan
bahkan yang menyangkal Penguasa yang menebus. Banyak orang akan mengikuti cara
hidup mereka yang dikuasai hawa nafsu dan karena mereka Jalan kebenaran akan dihujat
dan karena serakahnya guru-guru palsu akan berusaha mencari untung dengan cerita
isapan jempol mereka.

         Pasal 3 : 1-16. Hari Tuhan

      Pada hari-hari zaman akhir akan tampil pengejek-pengejek dengan ejekan-ejekannya, yaitu
orang-orang yang hidup menuruti hawa nafsunya  mereka sengaja tidak mau tahu, bahwa
oleh firman Allah langit telah ada sejak dahulu, dan juga bumi yang berasal dari air dan oleh
air dan bahwa oleh air itu, bumi yang dahulu telah binasa, dimusnahkan oleh air bah. Tetapi
oleh firman itu juga langit dan bumi yang sekarang terpelihara dari api dan disimpan untuk
hari penghakiman dan kebinasaan orang-orang fasik.Hari Tuhan akan tiba seperti pencuri.
Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan
hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap.

          Pasal 3 :17-18. Salam

Waspadalah, supaya jangan terseret ke dalam kesesatan orang-orang yang tak mengenal
hukum, dan jangan kehilangan pegangan yang teguh. Tetapi bertumbuhlah dalam kasih
karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya
kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya.

                                                                          I YOHANES

         Pasal 1 : 1-4. Kesaksian Rasul Tentang Firman Hidup

Apa yang ada sejak semula inilah yang dituliskan. Hidup telah dinyatakan dan apa yang
tealah dilihat, didengar diberitakan supaya beroleh persekutuan dengan Bapa dan dengan
AnakNya, Yesus Kristus dan sukacita menjadi sempurna.

         Pasal 1 : 5-10. Allah Adalah Terang

Allah adalah terang dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan. jika kita hidup di
dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang
dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa.

         Pasal 2 : 1-6. Kristus Pengantara Kita


 Ia adalah pendamaian untuk segala dosa dan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk
dosa seluruh dunia. Dan tanda kita mengenal Allah, yaitu jikalau kita menuruti perintah-
perintah-Nya.Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama
seperti Kristus telah hidup.

         Pasal 2 : 7-17. Perintah Yang Baru

Perintah yang baru itu adalah ternyata benar di dalam Dia dan di dalam kamu sebab
kegelapan sedang lenyap dan terang yang benar telah bercahaya.Siapa yang berkata ia
dalam terang tapi membenci saudaranya ia berada dalam kegelapan tetapi yang mengasihi
saudaranya berda di dalam terang.

         Pasal 2 : 18-27. Anti Kristus

Seorang anti Kristus akan datang yang menandakan bahwa waktu ini benar-benar adalah
waktu yang terakhir. Mereka berasal dari kita tetapi tidak sungguh-sungguh termasuk pada
kita. Dia yang menyangkal Bapa maupun Anak disebut Anti Kristus. Barang siapa
menyangkal Anak, ia tidak memiliki Bapa dan barang siapa mengaku Anak, ia memiliki
Bapa.

         Pasal 2 : 28-29. Anak-Anak Allah

Sekarang tinggallah dalam Kristus supaya dalam penyataan-Nya beroleh keberanian


percaya dan tidak usah malu terhadap Dia.

         Pasal 3 : 1-10.

Kita memang anak-anak Allah karena itulah dunia tidak mengenal kita sebab dunia tidak
mengenal Dia. Kita akan menjadi sama seperti Dia sebab ketaatan melihat Dia dalam
keadaan-Nya yang sebenarnya. Inilah tanda anak-anak Allah dan anak-anak iblis:setiap
orang yang tidak berbuat kebenaran tidak berasal dari Allah, demikian juga barang siapa
yang tidak mengasihi saudaranya.

         Pasal 3 : 11-18. Kasih Terhadap Saudara Sebagai Tanda Hidup yang Baru

Setiap orang yang membenci saudaranya adalah seorang pembunuh manusia. Kita ketahui
kasih Kristus yaitu Ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita. oleh karena itu kita juga
harus menyerahkan nyawa kita kepada saudara-saudara kita.

         Pasal 3 : 19-24. Keyakinan di Hadapan Allah


Kita berasal dari kebenaran, demikian juga kita boleh menenangkan hati kita di hadapan
Allah. inilah perintahnya supaya kita percaya akan nama Yesus Kristus Anak-Nya dan
supaya kita mengasihi sesuai dengan perintah yang diberikan Kristus kepada kita.

         Pasal 4 : 1-6. Roh Allah dan Roh Anti Kristus

Setiap roh yang mengaku bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia berasal dari
Allah, itulah Roh Allah. dan setiap roh yang tidak mengaku Yesus tidak berasal dari Allah
dan itu roh anti Kristus. Barang siapa mengenal Allah akan mendengarkan dan barang siapa
tidak berasal dari Allah tidak mendengarkan, itulah tandanya Roh Kebenaran dan roh yang
menyesatkan.

         Pasal 4 : 7-21. Allah Adalah Kasih

Inilah kasih Allah yaitu Ia telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia supaya
kita hidup oleh-Nya. Bukan kita yang telah mengasihi Allah tetapi Allah yang telah mengasihi
kita dan yang telah mengutus anak-Nya sebagai pendamaian atas dosa-dosa kita. dalam
kasih tidak ada ketakutan, sebab kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan. Barang
siapa mengasihi Allah yang mengasihi saudaranya.

         Pasal 5 : 1-5. Iman Mengalahkan Dunia

Semua yang lahir dari Allah mengalahkan dunia dan inilah kemenangan yang mengalahkan
dunia yaitu iman kita.

         Pasal 5 : 6-12. Kesaksian Tentang Anak Allah

Ada tiga yang memberi kesaksian di dalam Surga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan
ketiganya adalah satu. Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi: Roh dan air dan
darah dan ketiganya adalah satu. Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup
yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya.

         Pasal 5 : 13-21. Pengetahuan Akan Hidup yang Kekal

Kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, kamu memiliki hidup yang kekal. Ia
mengabulkan doa kita jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya.
Kita tahu bahwa Anak Allah telah datang dan telah mengaruniakan pengertian kepada kita
supaya kita mengenal yang benar dan kita ada dalam yang benar di dalam Anak-Nya Yesus
Kristus yang adalah Allah yang benar dan hidup yang kekal.

                                                                  II YOHANES

         Pasal 1 : 1-3. Salam


Dari penatua kepada ibu yang terpilih dan anak-anaknya dan semua orang yang telah
mengenal kebenaran. Kasih karunia rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan dari
Yesus Kristus anak Bapa akan menyertai kita dalam kebenaran dan kasih

         Pasal 1 : 4-11. Tetaplah di Dalam Ajaran Kristus

Setiap orang yang tidak tinggal di dalam ajaran Kristus, tetapi yang melangkah keluar dari
situ, tidak memiliki Allah. Barangsiapa tinggal di dalam ajaran itu, ia memiliki Bapa maupun
Anak. Jika seorang datang membawa ajaran ini kepadamu janganlah kamu menerima dia
dalam rumahmu dan jangan memberi salam kepadanya.

         Pasal 1 : 12-13. Penutup

Sungguh banyak yang harus ditulis kepadamu tetapi tidak dengan kertas dan tinta tetapi
datang sendiri kepadamu dan berbicara berhadapan muka dengan kamu supaya
sempurnalah suka cita kita. salam kepada kamu dari anak-anakmu yang terpilih.

                                                                  III YOHANES

         Pasal 1 : 1-4. Salam

Dari penatua kepada Gayus yang dikasihi dalam kebenaran. Bagiku tidak ada sukacita yang
lebih besar dari pada mendengar, bahwa anak-anakku hidup dalam kebenaran.

         Pasal 1 : 5-12. Saling Menolong dan Perlawanan

Hidup sebagai orang percaya adalah berbuat segala sesuatu untuk saudara-saudara
sekalipun mereka adalah orang asing. Sebab mereka juga akan menjadi saksi bagi jemaat
atas kasih dan perbuatanmu. Kita wajib menerima orang-orang demikian agar kita boleh
mengambil bagian dalam pekerjaan mereka untuk kebenaran. Janganlah meniru yang jahat
melainkan yang baik. Barang siapa berbuat baik, ia berasal dari Allah tetapi barang siapa
berbuat jahat, ia tidak pernah melihat Allah.

         Pasal 1 : 13-15. Penutup

Banyak hal yang harus kutuliskan kepadamu, tetapi aku tidak mau menulis kepadamu
dengan tinta dan pena. Damai sejahtera menyertai engkau! Salam dari sahabat-sahabatmu.
Sampaikanlah salamku kepada sahabat-sahabat satu per satu.

                                                                  YUDAS

         Pasal 1 : 1-2. Salam


Dari Yudas, hamba Yesus Kristus dan saudara Yakobus, kepada mereka, yang terpanggil,
yang dikasihi dalam Allah Bapa, dan yang dipelihara untuk Yesus Kristus.

         Pasal 1 : 3-16. Hukuman Atas Guru-Guru Palsu

Ada orang-orang tertentu yang telah masuk menyelusup yaitu orang-orang yang telah lama
ditentukan untuk dihukum yaitu orang-orang yang fasik yang menyalahgunakan kasih
karunia Allah untuk melampiaskan hawa nafsu dan menyangkal satu-satunya penguasa dan
Tuhan Yesus Kristus. Celakalah mereka, karena mereka mengikuti jalan yang ditempuh
Kain dan karena mereka, oleh sebab upah, menceburkan diri ke dalam kesesatan Bileam,
dan mereka binasa karena kedurhakaan seperti Korah.

         Passal 1 : 17-23. Nasihat-Nasihat Untuk Meneguhkan Iman

Menjelang akhir zaman akan tampil pengejek-pengejek yang akan hidup menuruti hawa
nafsu kefasikan mereka. Mereka adalah pemecah belah yang dikuasai hanya oleh
keinginan-keinginan dunia ini dan yang hidup tanpa Roh Kudus. Bangunlah dirimu sendiri di
atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus. Peliharalah dirimu
demikian dalam kasih Allah sambil menantikan rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus, untuk
hidup yang kekal. Tunjukkanlah belas kasihan kepada mereka yang ragu-ragu.

         Pasal 1 :  24-25. Penutup

Jangan kamu tersandung dan terbawa dengan tidak bernoda dan penuh kegembiraan
dihadapan kemuliaan-Nya. Allah yang Esa Juruslamat kita oleh Yesus Kristus, bagi-Nyalah
kemuliaan, kebesaran, kekuatan dan kuasa sebelum segala abad dan sekarang dan
selama-lamanya. Amin.

                                                                        WAHYU

         Pasal 1:1-3. Judul

Inilah wahyu Yesus Kristus yang dikaruniakan Allah kepadaNya yang ditunjukkan kepada
hamba-hambanya apa yang akan terjadi  dan oleh malaikatNya yang diutusNya yang
dinyatakan kepada hambaNya Yohanes. Berbahagialah yang membacakan dan
mendengarkan kata-kata nubuat ini.

         Pasal 1 : 4-8. Salam kepada ketujuh Jemaat

Kepada ketujuh jemaat di Asia Kecil kasih karunia dan damai sejahtera yang menyertai yang
ada dan yang sudah ada dan yang akan datang dan dari ketujuh roh yang ada di hadapan
takhtaNya. Allah adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah yang ada dan yang sudah ada
dan yang akan datang, Yang Maha Kuasa.
          Pasal 1 : 9-20. Penglihatan Yohanes di Patmos

Tampaklah kepada Yohanes tujuh kaki dian dari emas dan di tengah-tengahnya ada
seorang serupa Anak Manusia berpakaian jubah berpakaian jubah yang panjangnya sampai
di kaki, dan dadanya berlilitkan ikat pinggang dari emas, kepala dan rambut-Nya putih
bagaikan bulu yang putih metah, dan mata-Nya bagaikan nyala api, kaki-Nya mengkilap
bagaikan tembaga membara di dalam perapian suara-Nya bagaikan desau air bah, di
tangan kanan-Nya Ia memegang tujuh bintang dan dari mulut-Nya keluar sebilah pedang
tajam bermata dua, dan wajah-Nya bersinar-sinar bagaikan matahari yang terik. Dan ketika
tersungkur Ia mengatakan agar jangan takut karena Ia adalah Yang Awal  dan Yang Akhir.

         Pasal 2:1-7. Kepada Jemaat di Efesus

Segala pekerjaan telah baik maupaun ketekunan, tidak dapat bersabar terhadap orang-
orang jahat, telah mencobai mereka yang menyebut dirinya rasul, tetapi yang sebenarnya
tidak demikian, bahwa telah  mendapati mereka pendusta, tetap sabar dan menderita oleh
karena nama-Ku  dan tidak mengenal lelah. Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang
semula  lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil
kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat.

         Pasal 2 : 8-11. Kepada Jemaat di Smirna

Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu tetapi kaya dan fitnah mereka yang menyebut
dirinya orang Yahudi tetapi yang sebenarnya tidak demikian karena mereka adalah jemaah
iblis, jangan takut terhadap apa yang diderita dan iblis akan mencobai. Hendaklah setia
sampai mati maka Aku akan mengaruniakan kamu mahkota kehidupan.

         Pasal 2 : 12-17.  Kepada Jemaat di Pergamus

Aku tahu di mana engkau diam, yaitu di tempat takhta Iblis dan engkau berpegang kepada
nama-Ku, dan engkau tidak menyangkal imanmu kepada-Ku. Tetapi Aku mempunyai
beberapa keberatan terhadap engkau di antaramu ada beberapa orang yang menganut
ajaran Bileam, yang memberi nasihat kepada Balak untuk menyesatkan orang Israel,
supaya mereka makan persembahan berhala dan berbuat zinah. Sebab itu bertobatlah jika
tidak demikian, Aku akan segera datang kepadamu dan Aku akan memerangi mereka
dengan pedang yang di mulut-Ku ini.

         Pasal 2 : 18-29. Kepada Jemaat di Tiatira

Aku tahu segala pekerjaanmu baik kasihmu maupun imanmu, baik pelayananmu maupun
ketekunanmu. Aku tahu, bahwa pekerjaanmu yang terakhir lebih banyak dari pada yang
pertama. Tetapi Aku mencela engkau, karena engkau membiarkan wanita Izebel, yang
menyebut dirinya nabiah, mengajar dan menyesatkan hamba-hamba-Ku supaya berbuat
zinah dan makan persembahan-persembahan berhala. Tetapi kepada orang-orang lain di
Tiatira, yang tidak mengikuti ajaran itu dan yang tidak menyelidiki apa yang mereka sebut
seluk-beluk Iblis, Aku tidak mau menanggungkan beban lain kepadamu. Tetapi apa yang
ada padamu, peganglah itu sampai Aku datang.

         Pasal 3:1-6. Kepada Jemaat di Sardis

Bangunlah, dan kuatkanlah apa yang masih tinggal yang sudah hampir mati, sebab tidak
satu pun dari pekerjaanmu Aku dapati sempurna di hadapan Allah-Ku. Karena itu ingatlah,
bagaimana engkau telah menerima dan mendengarnya turutilah itu dan bertobatlah karena
jikalau engkau tidak berjaga-jaga, Aku akan datang seperti pencuri dan engkau tidak tahu
pada waktu manakah Aku tiba-tiba datang kepadamu.

         Pasal 3 : 7-13. Kepada Jemaat di Filadelfia

Aku tahu segala pekerjaanmu Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup
oleh seorang pun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti
firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku. Karena engkau menuruti firman-Ku,
untuk tekun menantikan Aku, maka Aku pun akan melindungi engkau dari hari pencobaan
yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi. Aku
datang segera. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorang pun mengambil
mahkotamu.

         Pasal 3 : 14-22. Kepada Jemaat di Laodikia

 Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika
engkau dingin atau panas karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas,
Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku  dan Aku menasihatkan engkau, supaya
engkau membeli dari pada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi
kaya, dan juga pakaian putih, supaya engkau memakainya, agar jangan kelihatan
ketelanjanganmu yang memalukan; dan lagi minyak untuk melumas matamu, supaya
engkau dapat melihat.

         Pasal 4:1-11. Kedua puluh empat Tua-tua dan keempat Binatang

Sekeliling takhta itu ada dua puluh empat takhta, dan di takhta-takhta itu duduk dua puluh
empat tua-tua, yang memakai pakaian putih dan mahkota emas di kepala mereka. Dan dari
takhta itu keluar kilat dan bunyi guruh yang menderu, dan tujuh obor menyala-nyala di
hadapan takhta itu: itulah ketujuh Roh Allah. di tengah-tengah takhta itu dan di sekelilingnya
ada empat makhluk penuh dengan mata, di sebelah muka dan di sebelah belakang,
mahkluk yang pertama seperti singa, yang kedua seperti lembu, makhluk yang ketigaa
mempunyai muka seperti muka manusia, dan makhluk yang keempat sama seperti burung
nasar yang sedang terbang, keempat makhluk itu masing-masing bersayap enam,
sekelilingnya dan di sebelah dalamnya penuh dengan mata, dan dengan tidak berhenti-
hentinya mereka berseru siang dan mala Dan setiap kali makhluk-makhluk itu
mempersembahkan puji-pujian, dan hormat dan ucapan syukur kepada Dia, yang duduk di
atas takhta itu dan yang hidup sampai selama-lamanya,maka tersungkurlah kedua puluh
empat tua-tua itu di hadapan Dia yang duduk di atas takhta itu, dan mereka menyembah Dia
yang hidup sampai selama-lamanya.

         Pasal 5:1-14. Kitab yang dimeteraikan dan Anak Domba

Ada sebuah gulungan kitab yang ditulisi sebelah dalam dan sebelah luarnya dan dimeterei
dengan tujuh meterei dan tidak ada  satu orang pun yang di bumi maupun yang di bawah
yang dapat membuka gulungan kitab itu atau yang dapat melihat sebelah dalamnya.
Sesunggunhya singa Yehuda yaitu tunas Daud telah menang dan telah dapat membuka
gulungan kitab itu dan membuka ketujuh meterei itu. Di tengah-tengah takhta ada keempat
makhluk dan para tua-tua itu aku melihat di tengah-tengah takhta dan keempat makhluk itu
dan di tengah-tengah tua-tua itu berdiri seekor Anak Domba seperti telah disembelih,
bertanduk tujuh dan bermata tujuh ,datanglah Anak Domba itu dan menerima gulungan kitab
itu dari tangan Dia yang duduk di atas takhta itu.Ketika Ia mengambil gulungan kitab itu,
tersungkurlah keempat makhluk dan kedua puluh empat tua-tua mereka menyanyikan suatu
nyanyian baru katanya: "Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-
meterainya  karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli
mereka bagi Allah dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa.”

         Pasal 6:1-17. Keenam Meterai pertama dibuka

Materai yang pertama mengatakan mari dan datanglah seekor kuda putih dan orang yang
menungganginya dan dikaruniakan sebuah mahkota dan merebut kemenangan. Materai
yang kedua majulah seekor kuda merah padam dan orang yang menunggnginya dan
dikaruniakan kuasa untuk mengambil damai sejahtera dari atas bumi dan dikaruniakan
sebilah pisau yang besar. Materai yang  ketiga ada seekor kuda hitam dan orang yang
menungganginya dengan membawa sebuah timbangan. Materai yang keempat ada seekor
kuda kuning dan orang yang menungganginya yang namanya Maut dan diberikan kuasa
atas seperempat bumi untuk membunuh dengan pedang. Sampar, kelaparan dan binatang-
binatang buas. Materai yang kelima ada mezbah jiwa-jiwa mereka yang telah dibunuh oleh
firman Allah dan kesaksian yang mereka miliki.. Materai yang keenam terjadilah gempa
bumi yang dashyat dan matahari menjadi hitam bagaikan karung rambut  dan bulan jadi
merah seluruhnya bagaikan darah, bintang-bintang di langit berjatuhan ke atas bumi, bumi
menyusut bagaikan kitab yang digulung dan tergeserlah gunung-gunung dan pulau-pulau.

         Pasal 7:1-8. Orang-orang yang dimeteraikan dari bangsa Israel


Jumlah mereka yang dimateraikan adalah seratus empat puluh empat ribu yang telah
dimetereikan hamba-hamba Allah dari semua suku keturunan Israel yaitu : dari suku Yehuda
dua belas ribu yang dimeteraikan, dari suku Ruben dua belas ribu, dari suku Gad dua belas
ribu,dari suku Asyer dua belas ribu, dari suku Naftali dua belas ribu, dari suku Manasye dua
belas ribu, dari suku Simeon dua belas ribu, dari suku Lewi dua belas ribu, dari suku Isakhar
dua belas ribu, dari suku Zebulon dua belas ribu, dari suku Yusuf dua belas ribu, dari suku
Benyamin dua belas ribu.

         Pasal 7 : 9-17. Orang banyak yang tidak terhitung banyaknya

Suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala
bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak
Domba, memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem di tangan mereka.
danmereka berdiri di hadapan takhta Allah dan melayani Dia siang malam di Bait Suci-Nya.
Dan Ia yang duduk di atas takhta itu akan membentangkan kemah-Nya di atas
mereka.Mereka tidak akan menderita lapar dan dahaga lagi, dan matahari atau panas terik
tidak akan menimpa mereka lagi.

         Pasal 8:1-5. Meterai yang ketujuh

Anak domba membuka meterei yang ketujuh dan  ada ketujuh malaikat, yang berdiri di
hadapan Allah, dan kepada mereka diberikan tujuh sangkakala. Satu dari mereka berdiri di
mezbah dengan sebuah pedupaan emas dan diberikan banyak kemenyan untuk
dipersembahkan dengan doa semua orang kudus dan meledaklah bunyi guruh disertai
halilintar dan gempa bumi.

         Pasal 8 : 6-13. Keempat sangkakala yang pertama

Tiupan sangkakala yang pertama maka terjadilah hujan es dan api, bercampur darah dan
dilemparkan di bumi maka terbakarlah yang ada di bumi. Sangkakala yang kedua ada
sesuatu seperti gunung besar yang menyala-nyala api dan dilemparkan ke dalam laut
sehingga segala makhluk yang bernyawa di laut  binasa. Sangkakala yang ketiga jatuh dari
langit sebuah bintang besar yang namanya adalah Apsintus menyala-nyala seperti obor dan
menimpa sepertiga sungai-sungai dan mata-mata air. Sangkakala yang keempat terpukullah
sepertiga dari matahari, bulan, dan bintang-bintang sehingga pada siang hari tidak ada
terang demikian juga pada malam hari.

         Pasal 9:1-12. Sangkakala yang kelima

Tiupan sangkakala yang kelima ada sebuah bintang yang jatuh dari langit ke atas bumi dan
kepadanya diberikan anak kunci lobang jurang maut dan dibukalah pintu lobang jurang itu
dan naiklah asap tanur besar, matahari, angkasa menjadi gelap dan keluarlah belalang ke
atas bumi dan diberikan kuasa seperti kuasa kalajengking di bumi, merusak tumbuh-
tumbuhan, bukan hanya membunuh manusia tetapi juga menyiksa selama lima bulan
lamanya. Orang-orang akan mencari maut tetapi tidak menemukannya.

         Pasal 9 : 13-21. Sangkakala yang keenam

Tiupan sangkakala yang keenam  dan ada suatu suara keluar dari tanduk mezbah emas di
hadapan Allah dan keempat malaikat dilepaskan untuk membunuh sepertiga dari umat
manusia dan jumlah tentara itu adalah dua puluh ribu laksa pasukan berkuda. Oleh ketiga
malapetaka itu dibunuhlah sepertiga dari umat manusia yaitu oleh api, asap dan belerang.
Kuasa-kuasa kuda itu terdapat dalam mulutnya dan di dalam ekornya. Manusia yang tidak
mati oleh malapetaka tidak juga bertobat dari perbuatan mereka, tidak berhenti menyembah
roh-roh berhala dan jahat dan tidak bertobat daripada pembunuhan, sihir, percabulan dan
pencurian.

         Pasal 10:1-11. Kitab terbuka

Ada seorang malaikat yang kuat turun dari sorga, berselubungkan awan, pelangi ada di atas
kepalanya dan mukanya seperti matahari dan kakinya bagaikan tiang api, ia memegang
sebuah gulungan kitab kecil yang terbuka dan ketujuh guruh berseru dan mendengarkan
suaranya dan ia bersumpah demi Dia yang hidup selama-lamanya bahwa tidak akan ada
lagi penundaan. Pada waktu tiupan sangkakala yang ketujuh maka akan genaplah
keputusan rahasia Allah seperti yang telah diberitakan oleh nabi.

         Pasal 11:1-14. Dua saksi Allah

Aku akan memberi tugas kepada dua saksi supaya bernubuat sambil berkabung, seribu dua
ratus enam puluh lamanya yaitu kedua pohon zaitun dan kedua kaki dian yang berdiri di
hadapan Tuhan semesta alam. Jika ada yang menyakiti mereka akan keluar api dari mulut
mereka menghanguskan semua musuh, dan yang menyakiti harus juga mati secara itu.
Mereka mempunyai kuasa menutup langit, kuasa atas segala air untuk mengubahnay
menjadi darah, memukul bumi dari segala jenis malapetaka.

         Pasal 11 : 15-19. Sangkakala yang ketujuh, Nyanyian puji-pujian para Tua-tua

Tiupan sangkakala yang ketujuh terdengar suara nyaring dari dalam sorga yang
mengatakan  "Pemerintahan atas dunia dipegang oleh Tuhan kita dan Dia yang diurapi-Nya,
dan Ia akan memerintah sebagai raja sampai selama-lamanya." Kedua puluh empat tua-tua,
yang duduk di hadapan Allah di atas takhta mereka, tersungkur dan menyembah Allah.
Terbukalah Bait Suci Allah yang di sorga, dan kelihatanlah tabut perjanjian-Nya di dalam
Bait Suci itu dan terjadilah kilat dan deru guruh dan gempa bumi dan hujan es lebat.

         Pasal 12:1-6. Perempuan dan naga


Tampaklah seorang perempuan berselubung matahari, bulan di kakinya, sebuah mahkota
dari dua belas bintang di atas kepalanya, sedang mengandung, ia berteriak kesakitan
hendak melahirkan dan ada seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan
bertanduk sepuluh dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota, ekornya menyeret sepertiga
bintang-bintang di langit dan melemparkan ke atas bumi. Naga itu berdiri di hadapan
perempuan itu untuk menelan AnakNya dan perempuan itu melahirkan seorang anak laki-
laki dan menggembalakan semua bangsa dengan gada besi dan Anak itu dirampas dan
dibawa kepada Allah dan ke takhtaNya.

         Pasal 12 : 7-9. Naga dikalahkan

Mikhael dan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu tetapi mereka tidak dapat
bertahan dan naga yang disebut iblis atau satan dilemparkan ke bawah, ke dalam bumi
bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya.

         Pasal 12 : 10-12. Nyanyian kemenangan

Sekarang telah tiba  keselamatan dan kuasa  dan pemerintahan Allah kita,  dan kekuasaan


Dia yang diurapi-Nya,  karena telah dilemparkan ke bawah  pendakwa saudara-saudara
kita,  yang mendakwa mereka siang dan malam di hadapan Allah kita. Dan mereka
mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka. Karena
mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut. Karena itu
bersukacitalah,  hai sorga dan hai kamu sekalian yang diam di dalamnya,  celakalah kamu,
hai bumi dan laut!  karena Iblis telah turun kepadamu,  dalam geramnya yang
dahsyat,  karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat.

         Pasal 12 : 13-17. Naga memburu perempuan itu

Ketika naga itu sadar, bahwa ia telah dilemparkan di atas bumi, ia memburu perempuan
yang melahirkan Anak laki-laki itu. Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari
burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia
dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.
Lalu ular itu menyemburkan dari mulutnya air, sebesar sungai, ke arah perempuan itu,
supaya ia dihanyutkan sungai itu. Tetapi bumi datang menolong perempuan itu. Ia membuka
mulutnya, dan menelan sungai yang disemburkan naga itu dari mulutnya.

         Pasal 13:1-10. Binatang yang keluar dari dalam laut

Ada seekor binatang keluar dari dalam laut, bertanduk sepuluh, berkepala tujuh, di atas
tanduk-tanduknya terdaapt sepuluh mahkota dan di kepalanya terdapat kata-kata hujat,
serupa dengan macan tutul, kakinya seperti beruang, mulutnya seperti singa dan naga
memberikan kepadanya kekuatan, takhtanya dan kekuasaan yang besar, dan satu
tanduknya seperti kena luka yang membahayakan dan mengikutnya dan menyembah naga
itu.Ia membuka mulutnya untuk menghujat Allah, namaNya dan semua yang diam di sorga.

         Pasal 13 : 11-18. Binatang yang keluar dari bumi

Seekor binatang lain keluar dari dalam bumi dan bertanduk dua sama seperti anak domba
dan ia berbicara seperti seekor naga. Dan seluruh kuasa binatang yang pertama itu
dijalankannya di depan matanya ia menyebabkan seluruh bumi dan semua penghuninya
menyembah binatang pertama, yang luka parahnya telah sembuh, ia mengadakan tanda-
tanda yang dahsyat, bahkan ia menurunkan api dari langit ke bumi di depan mata semua
orang, ia menyesatkan mereka yang diam di bumi dengan tanda-tanda, yang telah diberikan
kepadanya untuk dilakukannya di depan mata binatang itu.

         Pasal 14:1-5. Anak domba dan pengikut-Nya yang ditebus-Nya

Sesungguhnya Anak Domba berdiri di Bukit Sion dengan Dia ada seratus empat puluh
empat ribu orang dan di dahi mereka tertulis namaNya dan nama BapaNya. Ada suatu
suara dari langit bagaikan desau air bah dan bagaikan deruh guruh yang dashyat. Mereka
menyanyikan suatu nyanyian di haadpan takhta dan di depan keempat makhluk dan tua-tua
dan tidak seorangun yang dapat mempelajari nyanyian itu selain daripada mereka yang
adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dan yang ditebus dari antara manusia
sebagai korban-korban sulung bagi Allah dan bagi Anak Domba itu.yang diam di atas bumi,
semua bangsa, suku bahasa dan kaum.

         Pasal 14 :  6-13. Pemberitahuan tentang penghakiman

Ada seorang malaikat terbang di tengah-tengah langit dan padanya ada Injil yang kekal
yang untuk diberitakan kepada mereka dan ada banyak malaikat lain yang mengikuti dia.
Asap api yang menyiksa mereka itu naik ke atas samapi selama-lamanya, siang dan malam
mereka tidak berhenti disiksa yaitu yang menyembah binatang dan patung. Yang terpenting
di sini ialah ketekunan ornag-orang kudus dalam menaati perintah Allah dan iman kepada
Yesus.

         Pasal 14 : 14-20. Tuaian di bumi

Ada suatu awan putih, dan di atas awan itu duduk seorang seperti Anak Manusia dengan
sebuah mahkota emas di atas kepala-Nya dan sebilah sabit tajam di tangan-Nya dan
seorang malaikat memerintahkanNya untuk mengayunkan sabit untuk menuai karena sudah
tiba saatnya untuk menuai sebab tuaian di bumi sudah masak.  Seorang malaikat lain
datang dan mengayunkan sabitnya dan memotong pohon anggur di bumi dan melemparkan
ke kilangan murka Allah.

         Pasal 15:1-4. Nyanyian mereka yang menang


Tujuh malaikat dan tujuh malapetaka terakhir karena dengan itu berakhirlah murka Allah.
Ada sesuatu bagaikan  lautan kaca bercampur api, dan di tepi lautan kaca itu berdiri orang-
orang yang telah mengalahkan binatang itu dan patungnya dan bilangan namanya. Pada
mereka ada kecapi Allah. Dan mereka menyanyikan nyanyian Musa, hamba Allah, dan
nyanyian Anak Domba.

         Pasal 15 : 5-8. Tujuh malaikat dengan tujuh cawan Allah

Ketujuh malaikat dengan ketujuh malapetaka itu, keluar dari Bait Suci, berpakaian lenan
yang putih bersih dan berkilau-kilauan dan dadanya berlilitkan ikat pinggang dari emas dan
satu dari keempat makhluk itu memberikan kepada ketujuh malaikat itu tujuh cawan dari
emas yang penuh berisi murka Allah, yaitu Allah yang hidup sampai selama-lamanya.

         Pasal 16:1-21. Ketujuh malapetaka

Para  malaikat menumpahkan cawannya ke atas bumi dan cawan yang pertama timbullah
bisul yng jahat dan berbahaya pada semua binatang yang memakai tanda binatang dan
yang menyembahnya, cawan yang kedua menumpahkan cawannya maka air menjadi darah
seperti darah orang mati dan matilah segala yang hidup di laut. Cawan yang ketiga
ditumpahkan atas sungai-sungai dan mata-mata air dan menjadi darah. Cawan yang
keempat ditumpahkan atas matahari sehingga berkuasa untuk menghanguskan semua
manusia. Cawan yang kelima ditumpahkan ke atas sungai Efrat, airnya menjadi kering
supaya ada jalan bagi raja yang datang dari sebelah timur. Cawan yang ketujuh
ditumpahkan ke angkasa dan terdengarlah dari Bait Suci suara yang menyatakan bahwa
semuanya telah terlaksana, memancarlah kilat, menderulah guruh dan terjadi gempa bumi
yang dashyat dan terbelahlah kota besar menjadi tiga bagian dan kota-kota runtuh yang
bangsanya tidak mengenal Allah.  

         Pasal 17:1-18. Penghakiman atas Babel

Ketujuh malaikat yang membawa ketujuh cawan itu dan ada  seorang perempuan duduk di
atas seekor binatang yang merah ungu, yang penuh tertulis dengan nama-nama hujat.
Binatang itu mempunyai tujuh kepala dan sepuluh tanduk. Dan perempuan itu memakai kain
ungu dan kain kirmizi yang dihiasi dengan emas, permata dan mutiara, dan di tangannya
ada suatu cawan emas penuh dengan segala kekejian dan kenajisan percabulannya dan di
dahinya ada tulisan  "Babel besar, ibu dari wanita-wanita pelacur dan dari kekejian bumi."

         Pasal 18:1-20. Jatuhnya Babel

Ada seorang malaikat yang mempunyi kekuasaan besar dan oleh kemuliaannya bumi
menjadi terang dan ia menyerukan bahwa kota Babel telah rubuh dan telah menjadi
kediaman roh-roh jahat dan tempat bersembunyi semua roh najis dan tempat bersembunyi
segala burung yang najis dan yang dibenci karena semua bangsa telah minum dari anggur
hawa nafsu cabulnya dan raja-raja telah berbuat cabul dan para pedagang telah kaya oleh
hawa nafsunya. segala malapetakanya akan datang dalam satu hari, yaitu sampar dan
perkabungan dan kelaparan; dan ia akan dibakar dengan api, karena Tuhan Allah, yang
menghakimi dia, adalah kuat.

         Pasal 18 : 21-24. Babel tidak akan bangkit lagi

Seorang malaikat yang kuat, mengangkat sebuah batu sebesar batu kilangan, lalu
melemparkannya ke dalam laut, katanya: Demikianlah Babel, kota besar itu, akan
dilemparkan dengan keras ke bawah, dan ia tidak akan ditemukan lagi.

         Pasal 19:1-5. Nyanyian atas jatuhnya Babel

Orang banyak yang di sorga berkata  seorang malaikat yang kuat, mengangkat sebuah batu
sebesar batu kilangan, lalu melemparkannya ke dalam laut, katanya: : "Haleluya!
Keselamatan dan kemuliaan dan kekuasaan adalah pada Allah kita. Dan yang kedua kalinya
mereka berseru : "Haleluya! Ya, asapnya naik sampai selama-lamanya." Dan kedua puluh
empat tua-tua dan keempat makhluk itu tersungkur dan menyembah Allah yang duduk di
atas takhta itu, dan mereka berkata: "Amin, Haleluya."

         Pasal 19 : 6-10. Perjamuan kawin Anak Domba

Orang banyak di sorga bersukacita dan bersorak-sorai dan memuliakn Anak Domba karena
hari perkawinan Anak Domba telah tiba dan pengantinNya telah siap sedia dan ia
berkata  Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya
lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah."

         Pasal 19 : 11-21. Firman Allah

Sorga terbuka dan  ada seekor kuda putih dan Ia yang menungganginya bernama: "Yang
Setia dan Yang Benar", Ia menghakimi dan berperang dengan adil.Dan mata-Nya bagaikan
nyala api dan di atas kepala-Nya terdapat banyak mahkota dan pada-Nya ada tertulis suatu
nama yang tidak diketahui seorang pun, kecuali Ia sendiri. Dan Ia memakai jubah yang telah
dicelup dalam darah dan nama-Nya ialah Firman Allah.

         Pasal 20:1-6. Kerajaan seribu tahun

Ada seorang malaikat   turun dari sorga memegang nak kunci jurang maut dan satu rantai
besar di tangannya, ia menamgkpa naga yang dinamakan iblis dan ia mengikatnya seribu
tahun lamanya lalu melemparkannya ke dalam laut dan menutup jurang maut itu supay
jangan  lagi menyesatkan segala bangsa sebelum berakhir masa seribu tahun. Berbahagia
dan kuduslah ia, yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama itu. Kematian yang
kedua tidak berkuasa lagi atas mereka, tetapi mereka akan menjadi imam-imam Allah dan
Kristus, dan mereka akan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Dia, seribu tahun
lamanya.

         Pasal 20 : 7-10. Iblis dihukum

Setelah masa seribu tahun itu berakhir, Iblis akan dilepaskan dari penjaranya,dan ia akan
pergi menyesatkan bangsa-bangsa pada keempat penjuru bumi, yaitu Gog dan Magog, dan
mengumpulkan mereka untuk berperang dan jumlah mereka sama dengan banyaknya pasir
di laut. Iblis, yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang,
yaitu tempat binatang dan nabi palsu itu, dan mereka disiksa siang malam sampai selama-
lamanya.

         Pasal 20 : 11-15. Hukuman yang terakhir

Ada suatu takhta putih yang besar dan Dia duduk di atasnya dan dari hadapanNya
lenyaplah bumi dan alngit tidak ditemukan lagi, orang-orang mati yang besar, kecil dan
dibukalah kitab kehidupan yang menghakimi orang mati menurut perbuatannya dan
berdasarkan apa yang tertulis di Alkitab itu. Maut dan kerajaan maut dilemparkan ke dalam
lautan api yang adalah kmatian yang kedua. Setiap orang yang tidak ditemukan namanya
tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu

          Pasal 21:1-8. Langit yang baru dan bumi yang baru

Akan ada langit yang baru dan bumi yang baru sebab langit yang pertama dan bumi yang
pertama telah berlalu dan lautpun tidak ada lagi, Ada kota kudus yaitu Yerusalem yang baru
dan Allah turun dari sorga yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan
untuk suaminya dan ia berkata : Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru! Dan firman-
Nya: "Tuliskanlah, karena segala perkataan ini adalah tepat dan benar."Firman-Nya lagi :
"Semuanya telah terjadi. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. Orang
yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan. Barangsiapa
menang, ia akan memperoleh semuanya ini, dan Aku akan menjadi Allahnya dan ia akan
menjadi anak-Ku.

         Pasal 21 : 9-27.  Yerusalem yang baru

Seorang dari ketujuh malaikat yang membawa cawan itu dengan roh ia menunjukkan kota
yang kudus yaitu Yerusalem yang turun dari sorga yang adalah dari Allah. Kota itu penuh
kemuliaan Allah, cahanya sama seperti permata yang paling indah, temboknya besar,pintu
gerbangnya 12 o45buah, di atas pintunya ada dua belas malaikat yang tertulis nama kedua
belas suku Israel. Sebelah timur ada tiga pintu, utara ada tiga pintu, selatan ada tiga pintu
begitu juga sebelah barat, temboknya mempunyai 12  dasar yang di atasnya tertulis kedua
belas Rasul Anak Domba. Bentuknya empat persegi dan temboknya terbuat dari permata
yaspis dan dasar temboknya dihiasi dengan segala permata. Tidak ada Bait Suci di
dalamnya sebab Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa adalah Bait Sucinya demikian juga Anak
Domba dan tidak memerlukan matahari karena kemuliaan Allah meneranginya.

         Pasal 22:1-5.

Malaikat itu menunjukkan sungai Air Kehidupan yang jernih bagaikan Kristal yang mengalir
keluar dari tahta Allah dan tahta Anak Domba. Tidak aka nada lagi laknat karena tahta Allah
dan tahta Anak Domba ada di dalamnya dan hamba-hamba-Nya akan berbalik kepada-Nya.
Malam tidak akan ada lagi karena Tuhan Allah menerangi dan mereka akan memerintah
sebagai raja sampai selama-lamanya.

         Pasal 22 : 6-17. Kedatangan Tuhan Yesus

Allah memberi roh kepada para nabi dan telah mengutus malaikat-Nya untuk menunjukkan
kepada hamba-hamba-Nya apa yang harus segera terjadi. Sesungguhnya, Ia akan datang
dan orang yang menuruti perkataan-perkataan nubuat kitab ini akan berbahagia dan Allah
akan membawa upah-Nya untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya.
Ia berkata: “Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal
dan Yang Akhir”. Akulah Yesus yang mengutus malaikat-Ku untuk memberi kesaksian
tentang semuanya kepadamu bagi jemaat-jemaat. Aku adalah Tunas yaitu keturunan Daud,
Bintang Timur yang gilang-gemilang.

         Pasal 22 : 18-21. Penutup

Kepada setiap orang yang mendengar perkataan nubuat kitab ini jika seseorang
menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini maka Allah akan menambahkan
malapetaka dan jika mengurangi, maka Allah akan mengambil bagiannya dari Pohon
Kehidupan dan dari Kota Kudus. Ia memberi kesaksian tentang semuanya, Ia akan datang
segera. Amin datanglah Tuhan Yesus. Kasih karunia Tuhan Yesus menyertai kamu
sekalian. Amin.