Anda di halaman 1dari 6

See discussions, stats, and author profiles for this publication at: https://www.researchgate.

net/publication/280882690

Potensi Ikan Gabus (Channa Striata) Sebagai Sumber Makanan Kesehatan


(Review)

Conference Paper · October 2014

CITATION READS

1 21,151

3 authors:

Muhammad Asfar Abu Bakar Tawali


Universitas Hasanuddin Universitas Hasanuddin
15 PUBLICATIONS   17 CITATIONS    40 PUBLICATIONS   71 CITATIONS   

SEE PROFILE SEE PROFILE

Meta Mahendradatta
Universitas Hasanuddin
20 PUBLICATIONS   106 CITATIONS   

SEE PROFILE

Some of the authors of this publication are also working on these related projects:

Nano Concentrate Protein Dispersion of Snakehead Fish ( Channa striata ) View project

Nanocalsium from Snake-Head Fish Bone ( Channa striata ) View project

All content following this page was uploaded by Muhammad Asfar on 11 August 2015.

The user has requested enhancement of the downloaded file.


Prosiding Seminar Nasional Teknologi Industri II 2014 ISBN : 978-602-14822-1-6

(SNTI-B13)
POTENSI IKAN GABUS (Channa Striata) SEBAGAI SUMBER MAKANAN KESEHATAN-
REVIEW

Muh. Asfar 1,2, Abu Bakar Tawali 2, Meta Mahendradatta2


1
Mahasiswa Program Doktor Ilmu Pertanian Pascasarjana Universitas Hasanuddin,
2
Jurusan Teknologi Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin
E-mail: muhammadasfar@yahoo.co.id; abubakar_tawali@yahoo.com;
meta_mahendradatta@yahoo.com

ABSTRAK (Indonesia)
Ikan gabus merupakan ikan air tawar yang dapat ditemukan di seluruh perairan Indonesia. Ikan gabus telah diasosiasikan
sebagai obat, karena kandungan yang dimilikinya telah terbukti secara klinis pada beberapa penyakit. Ikan Gabus memiliki
kandungan protein yang tinggi terutama albumin dan asam amino esensial, lemak khususnya asam lemak esensial, mineral
khususnya zink/seng (Zn) dan beberapa vitamin yang sangat baik untuk kesehatan. Secara klinis, intervensi konsentrat
protein ikan gabus dalam bentuk suplemen telah membantu mempercepat penyembuhan pasien pasca-operasi, luka bakar
dan stroke pada pasien rawat inap di rumah sakit. Makalah ini membahas tentang potensi produk olahan dan pengolahan
ikan gabus sebagai makanan kesehatan. Produk olahan ikan gabus berupa abon, biskuit, amplang, nugget, otak-otak, bakso,
dan empek-empek ikan gabus. Pengolahan ikan gabus dapat berupa masakan Pallu Kacci (bugis-makassar), Pakumpe
(Makassar) Nasu Parape (Bugis), Woku (Gorontalo) dan Pepes Ikan Gabus. Ikan gabus sangat potensial dijadikan sebagai
makanan kesehatan, hal ini kerena kemudahan memperoleh ikan gabus dengan kandungan yang dimilikinya sangat baik
untuk kesehatan serta khasiat yang telah terbukti secara klinis dan beragam produk olahan dan berbagai jenis masakan
yang dapat dibuat dari ikan gabus.

Kata kunci : Ikan Gabus, Protein, Produk olahan, Makanan kesehatan

ABSTRACT (English)
Snakehead fish is a freshwater fish can be faund in the waters of Indonesia. Snakehead fish has been associated as a
medicine, because its content has been clinically proven in several diseases. Snakehead fish has a high protein content
especially albumin and essential amino acids, fats especially essential fatty acids, minerals especially zink (Zn) and some
vitamins are very good for health. Clinically, fish protein concentrate of snakehead fish interventions in the form of
supplements has helped speed up the healing of post-operative patients, burns and stroke in hospitalized patients in the
hospital. This paper discusses the potential of refined products and snakehead fish processing as a healthy food. Snakehead
fish can be made in the form of processed products are shredded, biscuits, amplang, nuggets, otak-otak, meatballs, and
empek-empek. It can also be processed into food like Pallu Kacci (Bugis-Makassar), Pakumpe (Makassar) Nasu Parape
(Bugis), Woku (Gorontalo) and Pepes. Snakehead Fish potentially be used as a health food, it is because they are easily
available in market, its content is very good for health as well as properties that have been clinically proven and various
refined products and various kinds of dishes that can be made from snakehead fish.

Keywords: Snakehead fish, Protein, processed products, health food

PENDAHULUAN
Ikan gabus (Channa striata sinonim Ophiocephalus Striatus) merupakan ikan yang bersifat predator (memangsa ikan-ikan
lain yang lebih kecil dari ukuran badannya), dan ikan asli perariran Indonesia. Penyebaran ikan gabus di Indonesia hampir
merata di seluruh Indonesia dari sabang sampai marauke. Ikan Gabus . Ikan gabus ini juga memiliki banyak nama daerah
seperti ikan bocek (Riau), ikan kutuk (Jawa), haruan (Kalimantan), bale salo/bale bolong (Bugis), kanjilo (Makassar), Gastor
(sentani,papua) dan lain-lain [1][5]

150
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Industri II 2014 ISBN : 978-602-14822-1-6

Gambar 1. Ikan Gabus (Channa striata/Ophiohepalus striatus)

Ikan gabus dimasyarakat saat ini telah diasosiasikan dengan obat. Ikan gabus diolah menjadi berbagai jenis masakan lalu di
sajikan kepada keluarga yang sakit, terutama bagi yang pasca operasi. Sebenarnya, pemahaman masyarakat tentang ikan
gabus sebagai obat telah dikenal sejak nenek moyang kita dahulu terutama dibeberapa daerah di Sulawesi selatan seperti
wajo, pinrang dan takalar, mereka menyarankan atau berusaha menyajikan masakan ikan gabus kepada keluarga yang
sakit dengan keyakinan bahwa dapat membantu penyembuhan [2]. Walaupun saat itu mereka tidak mengetahui
kandungan yang terdapat dalam ikan gabus.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan penelitian telah mengungkap fakta bahwa ikan gabus memiliki kandungan nutrisi
yang sangat baik untuk kesehatan. Kandungan tersebut terdiri dari kandungan protein yang tinggi terutama albumin
dan asam amino esensial, lemak khususnya asam lemak esensial, mineral khususnya zink/seng (Zn) [3] dan
beberapa vitamin yang sangat baik untuk kesehatan. Selain itu, secara klinis intervensi konsentrat protein ikan
gabus dalam bentuk suplemen telah membantu mempercepat penyembuhan pasien pasca-operasi, luka bakar
dan stroke pada pasien rawat inap di rumah sakit [4][5].

REVIEW REFERENSI

a. Kandungan ikan gabus

Ikan gabus memiliki kandungan nutrisi yang cukup lengkap, protein, lemak mineral seperti terlihat pada table
kandungan Ikan Gabus berikut :

Kandungan Satuan Kadar Sumber


Protein % 13.9 [6]
Asam amino
Phenylalanine g/100 AA 4.734
Isoleucine g/100 AA 5.032
Leucine g/100 AA 8.490
Methionine g/100 AA 3.318
Valine g/100 AA 5.128
Threonine g/100 AA 5.039
Lysine g/100 AA 9.072
Histidine g/100 AA 2.857
Aspartic g/100 AA 9.571 [7]
Glutamic g/100 AA 14.153
Alanine g/100 AA 5.871
Proline g/100 AA 3.618
Arginine g/100 AA 8.675
Serine g/100 AA 4.642
Glycine g/100 AA 4.815
Cysteine g/100 AA 0.930
Tyrosine g/100 AA 4.100
Lemak % 5.9 [6]
Asam Lemak (AL)
C16:0 asam Palmitic % dari total AL 30.39
151
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Industri II 2014 ISBN : 978-602-14822-1-6

C18:0 asam stearat % dari total AL 15.18


C16:1 asam palmitat % dari total AL 2.98
C18:1 Asam oleat % dari total AL 12.04 [8]
C18:2 Asam linolieat % dari total AL 8.34
C20:4 Asam Arachidonat % dari total AL 19.02
C22:6 Asam dokosahexaenoat % dari total AL 15.18
Total Abu % 0.77 [6]
Mineral
Na (Natrium) mg/kg 346
K (Kalium) mg/kg 2195
Ca (kalsium) mg/kg 290
Mg (Magnesium) mg/kg 215
Fe (Zat Besi) mg/kg 6.4 [6]
Zn (Zink/Seng) mg/kg 5.1
Mn (Mangan) mg/kg 0.88
Cu (Tembaga) mg/kg 1.3
P (Pospor) mg/kg 1240
Tabel 1. Kandungan Nutrisi Ikan gabus

b. Uji klinis ikan gabus

Penelitian ikan gabus secara klinis terutama mengenai albumin ikan gabus telah banyak dilakukan yaitu
diantaranya hasil penelitian bahwa ekstrak ikan gabus mempunyai kandungan albumin yang tinggi dan
bisa membantu menyembuhkan luka operasi [9]. Dan Hasil penelitian lain juga melaporkan bahwa
penggunaan ikan gabus sebagai sumber protein ternyata dapat mempertahankan nilai albumin
penderita rawat inap di rumah sakit sehingga dapat membantu mempercepat proses penyembuhan
pasien [4].

Penelitian yang dilakukan dengan memberikan kapsul tepung ikan gabus pada penderita malnutrisi
ODHA dapat meningkatkan asupan zat gizi dari penderita tersebut, hal ini menunjukkan adanya
perbaikan gizi penderita malnutris ODHA dengan adanya pemberian kapsul tepung ikan gabus [10] .

Hasil penelitian yang melaporkan bahwa terjadi peningkatan albumin darah pada pasien pasca bedah
di RSU Wahidin Sudirohusodo Makassar yang diberikan kapsul konsentrat ikan gabus selama 14 hari
yaitu sebesar 0.7 g/dl dan mempercepat penyembuhan luka operasi [11]. Hal yang sama ditunjukkan
padapemberian kapsul ikan gabus pada pasien ODHA di RSU Wahidin Sudirohusodo Makassar di mana
terjadi peningkatan kadar albumin darah sebesar 0.6 g/dl [10].

Telah dilakukan penelitian pula menegenaii pengaruh suplementasi tepung ikan gabus pada penderita
stroke melaporkan bahwa pemberian kapsul ikan gabus sebagai suplemen dengan kandungan albumin
tinggi dapat mempertahankan status gizi dan meningkatkan status neurologis pasien stroke [12].

Demikian juga telah diteliti tentang pengaruh intervensi kapsul protein albumin ikan gabus terhadap
lansia, melaporkan bahwa pemberian protein albumin ikan gabus selama 30 hari dapat meningkatkan
kadar hemoglobin (Hb) lansia sebesar 0,373 g/dl sebaliknya terjadi penurunan kadar hemoglobin
sebesar 2,369 g/dl pada kelompok control [13]. Dan juga dilaporkan bahwa pemberian kapsul ikan
gabus selama 30 hari dapat meningkatkan kadar albumin, asupan energi, dan karbohidrat lansia masing-
masing sebesar 1,79 mg/dl; 103,5 kal; dan 70,3 g [14] .

Pengembangkan formula biskuit dengan subtitusi tepung ikan gabus sebagai makanan tambahan anak
gizi kurang juga telah diteliti [15] . kemudian dilanjutkan dengan melakukan penelitian intervensi
formula biskuit tersebut kepada balita gizi kurang umur 12-36 bulan. Hasilnya formula biskuit yang
152
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Industri II 2014 ISBN : 978-602-14822-1-6

disubtitusi tepung ikan gabus memberikan dampak positif dalam jangka pendek yang nyata terhadap
perbaikan status gizi balita gizi kurang. Kelompok yang mendapat formula biskuit subtitusi ikan gabus
kenaikan berat badannya lebih tinggi 0,83 kg dibanding kelompok tanpa subtitusi tepung ikan gabus. Hal
ini diikuti oleh meningkatnya kadar albumin sebesar 0,62 g/dl pada kelompok intervensi dibanding
kelompok control [16].

PEMBAHASAN

Ikan dalam menu diet sehari-hari menjadi sumber protein. Selain protein tubuh juga memerlukan komponen lain seperti
kabohidrat, lemak, mineral, vitamin dan enzim agar tetap sehat [17]. Ikan gabus dengan kandungan protein yang tinggi
sehingga sangat baik menjadi sumber protein dalam asupan makan sehari-hari. Protein dalam tubuh memiliki fungsi selain
sebagai sumber energi, juga berfungsi sebagai zat pembangun dan zat pengatur.

Kandungan protein ikan gabus terdiri dari asam amino penting, baik asam amino esensial maupun asam amino non
esensialnnya. Asam amino esensial adalah asam amino yang tidak dapat disintesis dalam tubuh sehingga diperlukan dari
asupan makanan; isoleusina, leusina, lisina, metionina, fenilalanina, treonina, triptofan, dan valina. Terlihat pada
table kandungan ikan gabus bahwa Ikan gabus memiliki semua asam amino esensial tersebut. Sedangkan
kelompok asam amino non esensial penting pada ikan gabus seperti asam glutamate (14.253%), arginin (8.675
%), dan asam aspartat (9.571%) relatif tinggi. Ketiga asam amino non esensial tersebut sangat penting dalam
membantu penyembuhan luka [18]

Kandungan asam lemak pada ikan gabus juga sangat baik untuk kesehatan. Pada table kandungan ikan gabus
terlihat bahwa Ikan Gabus memiliki asam lemak esensial yang cukup tinggi. Selain kandungan asam lemak
penting, Ikan gabus juga memiliki kandungan mineral yang tinggi pula terutama kalsium, zat besi dan zink yang
sangat baik untuk kesehatan.

Ikan gabus dengan kandungannya yang lengkap dan bermanfaat bagi tubuh tersebut, harus dilakukan
penanganan dan pengolahn yang tepat agar dapat diperoleh manfaatnya. Pengolahan ikan gabus dalam bentuk
Konsentrat protein akan memberikan kemudahan komsumsi bagi pasien atau orang yang tidak menyukai
mengkomsumsi ikan gabus segar[19]. Namun, pengolahan dalam bentuk konsentrat protein menyebabkan
hilangnya atau berkurangnya beberapa kandungan penting lainnya seperti asam lemak dan mineral. Sehingga,
akan lebih baik apabila dapat mengolah dan mengkomsumsi ikan gabus dalam bentuk segar bukan dalam
bentuk konsentrat atau kapsulnya.

Melihat Kandungan ikan gabus dan manfaatnya, Ikan gabus sangat berpotensi di olah menjadi produk olahan
dan pengolahan ikan gabus sebagai makanan kesehatan. Produk olahan ikan gabus berupa abon, biskuit,
amplang, nugget, otak-otak, bakso, dan empek-empek ikan gabus. Pengolahan ikan gabus dapat berupa
masakan Pallu Kacci (bugis-makassar), Pakumpe (Makassar) Nasu Parape (Bugis), Woku (Gorontalo) dan Pepes
Ikan Gabus dan lain-lain.

KESIMPULAN
Ikan gabus sangat potensial dijadikan sebagai makanan kesehatan, hal ini kerena mudah diperoleh di pasar, kandungan
yang dimilikinya berupa protein, lemak, mineral dan vitamin yang sangat baik untuk kesehatan serta khasiat yang telah
terbukti secara klinis dan beragam produk olahan dan berbagai jenis masakan yang dapat dibuat dari ikan gabus.

UCAPAN TERIMA KASIH


Terima kasih kepada DIKTI melalui Sistem manajemen informasi penelitian dan pengabdian pada masyarakat (SIM-
LITABMAS) yang telah mendanai penelitian ini.

153
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Industri II 2014 ISBN : 978-602-14822-1-6

DAFTAR PUSTAKA
[1] M . Asfar. Optimalisasi Ekstraksi Albumin Ikan Gabus (Channa Striatus) dan pemurnian pada titik
isoelektriknya. Thesis. Universitas Hasanuddin. Makassar. 2012
[2] Harian Fajar. Nurpudji Astuti, Penemu pil sehat dari Ikan Gabus. Kolom Pesona Hal 26, 22-04-2012
[3] A, Mustafa, M. Aris Widodo, Yohanes Kristianto. 2012. Albumin And Zinc Content Of Snakehead Fish (Channa
striata) Extract And Its Role In Health. IEESE International Journal of Science and Technology (IJSTE), Vol. 1
No. 2, June 2012,1-8
[4]Taslim NA., Penyuluhan Gizi, Pemberian Soy Protein Dan Perbaikan Status Gizi Penderita Tuberkulosis di
Makassar. Jurnal Medika Nusantara. Vol. 25. No. 2. www.med.unhas.ac.id. 2004
[5] Tawali AB., MK Roreng., M Mahendradatta., Suryani., difusi teknologi produksi konsentrat protein dari ikan gabus
sebagai food supplement di jayapura. Proceeding Ristek Insinas, PG:243-247. Disajikan:29-30 Nop 2012
[6] K. Marimutu , M. Thailaga., S Harthiresan., R Xavier. R.H.M.H Was., Effect of different cooking methods on
proximate and mineral composition of striped snakehead fish (Channa striatus, Block. J Food Sci Technol
(may-june 2012) 49(3):373-377. DOI:10.1007/s13197-011-0416-9. 2012
[7] LH Gam, Chiuan-Yee L, Saringat B. Amino acid composition of Snakehead Fish (channa striatus) of various
sizes obtained at different times of the year. Malaysian Journal of Pharmaceutical Sciences (MJPS) Vol. 3,
No. 2, 19–30. 2005
[9] Suprayitno, E., Mujiharto, Titik, , The Effect of Fish Albumin Powders on Wound Healing of Wistar Rattus
novegircus), University of Brawijaya Malang. 2009.
[8] Zuraini .A., M.N. Somchit. , M.H. Solihah., Y.M. Goh., A.K. Arifah., M.S. Zakaria., N. Somchit., M.A. Rajion.,
Z.A. Zakaria., A.M. Mat Jais. Fatty acid and amino acid composition of three local Malaysian Channa spp.
Fish. Food Chem 97(4):674-678. 2006
[10] Salma, Wa Ode.. Pengaruh Pemberian Kapsul Ikan Gabus Terhadap Kadar Albumin Dan Status Gizi Pada
Pasien ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) Di RSU Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Program Pascasarjana
Universitas Hasanuddin. 2007
[11] Hidayanty, Healthy. Pengaruh Pemberian Kapsul Konsentrat Ikan Gabus Pada Pasien Pasca Bedah di RSU
DR. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Program Pascasarjana Universitas Hasanuddin. 2007.
[12] Mulyati, Efek Pemberian Kapsul Albumin Ikan Gabus terhadap Perubahan Status Gizi dan Status Neurologis
Penderita Stroke di RSUP dr. Wahidin Sudirohusodo, Makassar. Program Pascasarjana Universitas
Hasanuddin. 2007.
[13] Malle. Pengaruh Pemberian Protein Albumin Ikan Gabus Terhadap Status Gizi dan Kadar Hemoglobin Lansia
di Panti Sosial Tresna Werdha Gau Mabaji Kabupaten Gowa. Program Pascasarjana Universitas Hasanuddin.
2009.
[14] Hamal. Pengaruh Pemberian Kapsul Ekstrak Ikan Gabus Terhadap Kadar Albumin dan Status Gizi Lansia di
Panti Sosial Tresna Wredha Gau Mabaji Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan. Program Pascasarjana
Universitas Hasanuddin. Thesis. 2009
[15] Bonga, S., Pengaruh Subtitusi Tepung Ikan Gabus Terhadap Mutu Biskuit Sebagai Makanan Tambahan Anak
Gizi Kurang. Makassar : Program Pascasarjana Universitas hasanuddin. 2006.
[16]Syarfaini.. Pengaruh Formula Biskuit dengan Tambahan Tepung Ikan Gabus terhadap Status Gizi Balita
Kurang Energi Protein (KEP) Umur 12-36 Bulan Dikelurahan Pannampu, Kota Makassar. Tesis. Program
Pascasarjana Universitas Hasanuddin. 2007.
[17] Hadiwiyoto, S. Technology of Fishery Product, Vol 1, Liberty, Yogyakarta. 1993
[18] M. Shafri MA., A Mannan MJ. Therapeutic potential of the Haruan (Channa Striata) from food to medical
use. Mal J Nutr 18(1); 125-136; 2012.
[19] Asfar M, AB Tawali, N Abdullah, M Mahendradatta. 2014. Extraction of albumin of snakehead fish (Channa
striatus) in producing the fish protein consentrate (FPC). IJSTR Vol. 3, Issue 4, 85-88

154

View publication stats