Anda di halaman 1dari 3

Definisi Delirium adalah kondisi klinis yang sering ditemui dan berpotensi menimbulkan morbiditas dan

mortalitas. Awitan akut dari hendaya kognitif dan gangguan kesadaran yang berfluktuasi

Faktor risiko:

a. Uncorrectable
- Bertambahnya usia dan penurunan kognitif
- Penurunan kognitid yang umpan balik, demensia, Parkinson
- Jenis kelamin laki-laki lebih banyak disbanding wanita
- Komorbiditas multiple
 Penyakit ginjal dan hati
 Riwayat CVA
 Riwayat jatuh dan mobilitas buruk
 Riwayat operasi
b. Correctable
- Gangguan penglihatan dan pendengaran
- Malnutrisi, dehidrasi, hipoalbuminemia
- Isolasi social, kurang tidur, lingkungan baru
- Kateter indwelling dan jangka panjang
- Merokok

Faktor Presipitasi

- Peresepan obat dan antiinflamasi


- Gejala penghentian alcohol dan benzodiazepine
- Sepsis, syok, hipotermia
- Gangguan keseimbangan elektrolit
- Defisiensi nutrient
- Anemia
- Kanker
- Gagal jantung, gagal hati, gagal ginjal
- Gangguan fungsi paru
- Cerebrovascular accident / kejang
- Pasca operasi
- Jatuh dan fraktur
- Nyeri
Etiologi

a. Efek langsung suatu substansi pada neurotransmitter


b. Inflamasi
Dapat terjadi akibat gangguan primer dari luar otak, seperti inflamasi, trauma, atau prosedur
bedah. Respon inflamasi sistemik menyebabkan peningkatan sitokin yang dapat mengaktivasi
mikroglia untuk memproduksi reaksi inflamasi pada otak. Sejalan dengan ekefnya yang merusak
neuron, sitokin juga mengganggu pembentukan dan pelepasan neurotransmitter.
c. Stress
Menimbulkan aktivasi sistem simpatis yang menyebabkan peningkatan, pelepasan
noreadrenalin dan HPA- Axis melepaskan banyak glukokortikoid yang dapat menginduksi
kerusakan neuron