Penanganan Perkara Banyak yang Belum Selesai Kompas,Jumat, 5 September 2008 - Perkara agraria di Sumatera Utara masih

banyak yang belum selesai. Sebagian perkara kerap berpihak kepada kelompok kuat yang enghadapkan dengan masyarakat kecil. ”Ini persoalan kita bersama yang menentukan arah pembangunan nasional. Menyelesaikan perkara seperti ini bukan perkara mudah, barat mengolah tanah liat yang sudah lama kering,” kata Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sumut Horasman Sitanggang, Kamis (4/9) di edan, dalam kesempatan dialog agraria bertajuk ”Mewujudkan Keadilan Melalui Kebijakan Agraria Nasional”.Seiring dengan menguatkan reformasi agraria, BPN Sumut coba enegakkan kembali semangat itu. Selama 2008, BPN Sumut menangani 210 kasus pertanahan.Perkara ini terdiri dari 136 dengan obyek penguasaan dan pemilikan tanah erta 74 perkara dengan penetapan obyek penetapan hak dan pendaftaran tanah.Perkara agraria yang menjadi perhatian publik di antaranya sengketa tanah antara warga ei Silau, Kabupaten Asahan, dan PT Perkebunan Nusantara III; warga Bandar Betsy dengan PTPN IV di Kabupaten Simalungun; dan masyarakat Sarirejo dengan Pangkalan TNI AU di Medan.Sekretaris Jenderal Konsorsium Pembaruan Agraria Usep Setiawan mengatakan, meski banyak kasus agraria yang terjadi, dia masih menaruh harapan pada etugas dan mendukung upaya BPN terus-menerus menyelesaikan persoalan agraria yang terjadi di masyarakat. Menurut dia, pembaruan agraria merupakan hal penting una menyelesaikan persoalan kemiskinan.Kepala Pusat Studi Hak Asasi Manusia Universitas Negeri Medan Majda El Muhtaj mengatakan, dari beberapa kasus, masyarakat ecil berhadapan dengan pihak yang kuat. (NDY) BPN Telah Membagi-Bagikan 240.000 Bidang Tanah Lembaga Pengelola Reforma Agraria Masih Terganjal Izin Departemen Keuangan Dian P. Saraswati KONTAN JAKARTA. Program bagi-bagi tanah alias reforma agraria terus berjalan. Deputi III Pengaturan Penguasaan dan Kepemilikan Tanah (BPN) Yuswanda Temenggung engatakan, hingga akhir Oktober lalu BPN telah meredistribusi 240.000 bidang tanah kepada petani.Sepanjang tahun 2008 ini, sebenarnya BPN terbebani target redistribusi tanah sebanyak 300.000 bidang. “Saya optimis target itu terpenuhi,” kata Yuswanda, Rabu (24/12).Redistribusi Tanah merupakan satu bagian kegiatan BPN dalam rangka reforma agrarian yang telah berlangsung sejak 2007 dan berakhir pada 2014 mendatang. Dalam program ini BPN meredistribusi kembali tanah seluas 9,25 juta hektare kepada warga yang membutuhkan. Dari luas tanah itu, sebanyak 1,25 juta hektare merupakan tanah Negara yang berada dalam pengelolaan BPN, sedangkan sisanya adalah lahan hutan.Yuswanda menambahkan, BPN juga telah memberi sertifikate tanah redistribusi. Dia mengungkapkan, program ini memang mengamankan kepemilikan lahan petani. Pada 2009 nanti, BPN menargetkan 310.000 bidang tanah dengan anggaran Rp 120 milliar.Redistribusi tanah terbanyak tahun ini terjadi di Sumatera Utara, yakni sebanyak 35.000 bidang. Pada urutan berikutnya, Nusa Tenggara Timur dengan 29.000 bidang. Kemudian Jawa Barat, Jawa Tengah dan Kalimantan Selatan masing-masing 20.000 bidang.Selain redistribusi, BPN akan segera melakukan pengaturan, pemilikan, penguasaan, dan pemanfaatan tanah (P4T). Selain itu, BPN juga akan mengkonsolidasi sebanyak 10.300 bidang tanah, membuat neraca pengunaan tanah di 100 kabupaten, serta inventarisasi P4T untuk satu juta bidang tanah.Ada juga kegiatan redistribusi melalui swadaya masyarakat sebesar 31.202 bidang dan konsolidasi swadaya masyarakat untuk 28.325 bidang. “Uang dari program yang berlangsung secara swadaya itu akan masuk ke penerimaan Negara bukan pajak,” jelas Yuswanda.Selain itu, pada tahun 2009 BPN juga akan melakukan percepatan pendaftaran tanah sebagai jaminan kepastian hukum. BPN membuat beberapa program seperti Proyek Nasional Agraria dengan sertifikasi untuk 453.000 bidang, Recontruction Aceh Land Administration System untuk 120.000 bidang, layanan Rakyat untuk sertifikasi dan legalisasi aset UKM, petani, nelayan, dan legalisasi aset masyarakat swadaya. Belum Cukup Sukses.Namun, Direktur Tata Ruang dan Pertanahan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bapppenas) Deddy Koespramoedyo memandang BPN belum sukses dalam Reforma Agraria.Deddy menyebut dua alasan. Pertama, BPN hanya mereformasi aset seperti redistribusi namun belum mereformasi akses. Dedy menambahkan, BPN belum menggarap akses Infrastruktur seperti jalan dan jembatan. “Tujuannya agar masyarakat bisa mengakses tanah-tanah itu,” kata Deddy. Kedua, masalah pengelolaan. BPN akan memberi hak pakai tiga tahun pada penerima tanah dan setelah itu menjadi hak milik. Namun, penerima tanah itu tidak boleh memindahtangankan tanah selama 10 tahun.Nah, agar reforma agraria lebih lancar, BPN akan membentuk lembaga pengelola reforma agrarian. Lembaga berupa Badan Layanan Umum (BLU) ini bertugas mengelola dan menyelengarakan bidangbidang tanah itu. Namun, hingga kini lembaga belum jelas ujudnya. Menurut Deddy, rencana ini terbentur izin dari Departemen keuangan. Maklum, BLU tak mengahasilkan uang, malah menyedot duit untuk ongkos reforma agraria. Metro Jambi: Penyelesaian Sengketa Tanah SDN 81 Tak Jelas BPN Pertanyakan Tindak Lanjut Pendataan Sertifikat KOTABARU- Masalah sengketa kepemilikan tanah SDN 81 Kota Jambi tak juga kunjung menemui kepastian. Meskipun Pemkot mengaku telah meminta pihak Abadi menghentikan sementara pembangunan di sekitar SD tersebut, tapi masalah belumlah terselesaikan. Tindak lanjut kesepakatan yang dicapai pada pertemuan di SDN 81 pada Jumat (23/5) lalu belum juga ada realisasi. Sekadar mengingatkan, bulan lalu, Pemkot, Kantor Badan pertanahan Nasional (BPN) Kota Jambi, DPRD, dan LSM mengadakan pertemuan mencari solusi penyelesaian sengketa kepemilikan tanah SDN 81. Pada pertemuan itu disepakati, Pemkot akan mendata sertifikat tanah sepanjang Jalan Musi (jalan masuk ke SDN 81, red) sampai ke SDN 81.“Belum ada sampai sekarang tindak lanjutnya,” kata Alim Bastian, Kepala Kantor BPN Kota Jambi, kemarin (8/6). Untuk diketahui, pada pertemuan dua pekan lalu itu terungkap, BPN kesulitan melakukan

"Kami sudah tetapkan sebagai tersangka. Sagung Mastini ketika dimintai konfirmasi Selasa (12/8) kemarin. apa ada kemungkinan sertifikat hak milik atas nama Wayan Naka dicabut? Ditanya demikian. Saat itu diambil solusi. semalam. Amirullah Kabag Hukum Setda kota belum berhasil dikonfirmasi. terkait kasus pemalsuan sertifikat tanah di Medan. Sebanyak 165 kasus di antaranya terindikasi tindak pidana. Oleh BI. Klungkung dipastikan merembet ke mana-mana. Akibatnya BPN tidak bisa melakukan pengukuran.Menurut Alim.Dalam beberapa surat pernyataan yang dibuat Naka. Namun dia mengakui kasus pertanahan memang kompleks.Sertifkat asli tanah itu diserahkan dan disimpan di Bank Persona. Kita telah bekerja sama dengan Mabes Polri untuk menindaklanjuti kasus sengketa tanah. (dra) Pemalsuan Sertifikat Tanah Direktur Sengketa Badan Pertanahan Nasional Ditahan Polisi28 November 2008 .16:8 WIBKurniawan Tri Yunanto VHRmedia. karena data belum lengkap. kedua surat tersebut diserahkan ke Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) untuk dijadikan jaminan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI)." ujarnya. "Ke depan. camat dan lainnya yang notabene ikut memberi keterangan dalam proses penyertifikatan tanah seluas 24 are atas nama Wayan Naka asal Lembongan. camat dan lurah setempat diminta mengumpulkan foto kopi sertifikat tanah yang belum terbaca tersebut kepada warganya. tak ada jawaban darinya.pengukuran." tandas Sagung Mastini. Meski begitu.A. "Setelah tahu hasilnya di lapangan. selama ini aturan yang diterapkan BPN sudah berjalan baik." (E1) Sengketa Sertifikat Tanah di Ceningan KP Klungkung Mengacu Keterangan Kades Semarapura (Bali Post)Sengketa penyertifikatan tanah di Dusun Ceningan Kangin.Menurut Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Jakarta Managan Manurung.Wakil Kepala Bareskrim Mabes Polri Irjen Pol Paulus Purwoko mengatakan. terdapat nama Kades Lembongan Nyoman Murta dan Camat Nusa Penida Wayan Sumarta ikut serta mengetahui.Bagaimana jika terbukti tanah muncul. Elfachri ditangkap di rumahnya di kawasan Tanah Abang. proses penyertifikatan tanah bernomor 917 tahun 2006 sudah sesuai mekanisme. mendapat kuasa dari Bank Persona untuk mengikuti lelang tanah HGB No 264 seluas 682 m2 dan SHGB No 249 seluas 524 m2 dari Bank Utama pada Juni 1994. seperti surat pernyataan penguasaan fisik bidang tanah (sporadik) tanggal 15 Juni 2005.Mabes Polri menangkap Elfachri Budiman. baru bisa ditindaklanjuti. klian dari dua dusun dan enam banjar di Nusa Ceningan mempertanyakan sertifikat tanah yang diklaim tanah . Dia telah menerbitkan surat palsu. masih akan mengecek terlebih dahulu ke lapangan. sementara surat satunya dipalsukan melalui tersangka. "Jadi. Saat itu. diakui proses penyertifikatan berlangsung tahun 2006." kata Badrotin. yang menjadikan SHGB No 264 dan SHGB No 249 menjadi SHM No 1127 dan 1129 atas nama Sudarto." jelas Badrotin. seperti kepala desa. yaitu data sertifikat tanah di ruas jalan masuk menuju SDN 81. Nusa Penida. KP tetap menindaklanjuti protes warga dengan secepatnya mengecek ke lapangan.Sebelumnya. Direktur Sengketa Badan Pertanahan Nasional. Sudarto. Lokasi tanah tersebut di Desa Petisah. karena terkendala titiknya. Yang asli di tahan di BPPN. ada sertifikat (di sepanjang Jalan Musi) yang belum terdaftarkan. Pada tahun yang sama.Salah seorang staf Kantor Pertanahan Medan menyatakan tidak dapat mengubah sertifikat hak guna bangunan itu menjadi sertifikat hak milik. mengacu kelengkapan yang ada. Bank Persona dilikuidasi dan kedua sertifikat itu dijadikan jaminan ke Bank Indonesia. dan Wayan Suwidi. Kelima warga itu yakni Wayan Antara. Direktur I Keamanan dan Ketenteraman Nasional Bareskrim Mabes Polri Brigjen Pol Badrotin Haiti menjelaskan. sangat dimungkinkan KP Klungkung melanjutkan proses. Pagi tadi Elfachri langsung ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Bareskrim Mabes Polri. sertifikat keluar setelah melewati prosedur yang semestinya. Dibuktikan dengan adanya sertifikat Hak Guna Pakai yang dikeluarkan KP Klungkung untuk lima warga setempat tahun 1991. Sumatera Utara. Dihubungi koran ini. tersangka Elfachri menerbitkan surat baru. Elfachri ditetapkan sebagai tersangka dan kini ditahan di rutan Bareskrim Mabes Polri. Selain itu. ada dua surat. yang dijadikan agunan di BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasional) ketika itu."Setelah dilakukan penelitian ke bawah. "Nah. Jumat (28/11). BPN harus lebih berhatihati.Pengecekan juga dilakukan untuk membuktikan benar-tidaknya klaim warga yang menyebutkan tanah tersebut tanah muncul/tanah negara. sebelum menjabat Direktur Sengketa. pascamunculnya protes warga Ceningan. pengumuman data yuridis dan data fisik tanggal 12 Desember 2005 nomor 640. salah seorang tersangka. Sagung Mastini tak berkomentar banyak dengan alasan. Jakarta Pusat." kata Paulus di Mabes Polri. apakah tanah yang diklaim warga itu satu lokasi dengan tanah yang disertifikatkan hak milik. terlihat dari adanya surat pemberitahuan pajak terutang (SPPT) atas nama Wayan Naka tahun 2005. Medan Baru. Jakarta . Namun. menyeret aparat terkait di bawah. "Sudarto kemudian membuat surat keterangan hilang di Poltabes Medan.” kata Alim yang mengaku sedang berada di Palembang.61-204-Klk di Kantor Desa Lembongan selama 60 hari dan silsilah keluarga. kasus ini terjadi tahun 2005. Itu artinya. Selama tahun 2008 setidaknya terdapat 7. Tujuannya untuk memalsukan kedua SHGB tersebut kepada Kepala Kantor Pertanahan Medan. dirinya belum menjabat Kepala KP Klungkung. Sumatera Utara." tambahnya seraya menyebutkan secara logika tanah warisan memang tak mungkin dikeluarkan sertifikat Hak Guna Pakai. Made Seger.491 kasus konflik sengketa tanah. Made Suata. itu yang harus dibuktikan dulu.Sebagaimana disampaikan Kepala Kantor Pertanahan (KP) Klungkung A. Tersangka diancam hukuman 7 tahun penjara. dia menerima laporan dari staf. Termasuk. Sagung Mastini meyakini proses penyertifikatan berjalan sesuai mekanisme. Elfachri Budiman menjabat Kepala Kantor Pertanahan Medan pada tahun 2004. “Nanti kita akan kontak ke bagian hukum. Sayangnya. Wayan Wibayu. Lembongan. Namun.

Terdakwa kasus suap BLBI Artalyta Suryani alias Ayin kembali tersandung masalah. Jatirejo. LBI hanya akan membayar ganti rugi tanah dan bangunan yang bersertifikat. Manajer Pengembangan Sumber Daya Manusia Lapindo Brantas Inc (LBI).Beraksi di DaerahSELAIN memalsukan surat-surat tanah di Makassar. polisi melakukan penggerebekan dan menangkapnya. jangan sampai menjadi korban penipuan. Senin. Jakarta Kamis (21/8/2008).Pemalsuan dokumen tersebut.Dia menambahkan. Penangkapan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polresta Makassar Timur AKP M Nur Akbar didampingi Kanit Tahbang Iptu Piter Siang atas perintah Kapolresta Makassar Timur AKBP Kamaruddin.Namun. sambung Fuad terjadi semenjak tahun1992.Hal yang menurutnya mencengangkan.Pelaku diancam dengan pasal 263. tiba pada tahun 2007. 21 Agustus 2008K. Toyib bin Kiming menemukan sertifikat tanah tersebut sudah tertulis atas nama anak perusahaan milik Ayin. Sedikitnya. Kompas Lapindo Brantas Inc bersikeras hanya akan membayar ganti rugi tanah warga korban lumpur panas yang mempunyai sertifikat tanah. pelaku juga melakukan pemalsuan surat di Maros.Bagi yang belum memiliki sertifikat tanah. Warga korban lumpur panas itu meliputi Desa Siring."Kalau ada masalah terkait tanah. Ayin dilaporkan ke KPK terkait kasus pemalsuan sertifikat tanah di Jalan Jenderal Sudirman Kav 67-68 seluas 1 hektare oleh ahli waris dari Toyib bin Kiming. Padahal. tidak termasuk 2. Sri Melyadi di Gedung KPK. kata Fuad. "Kalau sekarang Lapindo bersikeras minta sertifikat.Seratusan sertifikat dan rincik tanah palsu disita polisi sebagai barang bukti. Selain itu. Jalan HR Rasuna Said. Suyetno kemudian digiring ke Mapolresta Makassar Timur. ekokenongo. H Marzuki. dan Takalar. saya jadi bertanya.266. Ini didasarkan pada surat jawaban LBI kepada Tim Nasional Penanggulangan Semburan Lumpur di Sidoarjo.226 unit." kata Urip.Okezone JAKARTA . diharapkan mengurus terlebih dahulu. KUHP dengan ancaman maksimal delapan tahun penjara. Suyetno Hendro (48) warga BTN Gowa Permai. Tribun ."Ternyata Pak Syamsul Nursalim dan Ayin telah mensertifikatkan surat tanah palsu. Agar kertas terlihat lusuh.Camat Porong Mulyadi menyatakan lokasi sumur Banjar Panji 1 di Desa Renokenongo dibeli LBI tanpa sertifikat tanah." ujarnya menutup perbincangan. jual beli dilakukan dengan akta jual beli yang didasarkan pada bukti kepemilikan yang sah atas tanah.Caranya pun unik. Dg Killa Nurdin (48). polisi juga menyita dua buah mesin ketik dan 69 buah stempel lengkap dengan bantalan berbagai warna dari tangan dua pelaku. ada ." ujar Fuad. cepat lapor ke polisi dan berhati-hati membeli tanah. Abdul Rahman Daeng Situju (70) dan pensiunan pegawai honor bagian pencatatan kantor Iuran Pembangunan Daerah (Ipeda) Makassar. kata Sebastian.Penangkapan tersebut berhasil dilakukan setelah polisi melakukan pengembangan dari penangkapan sehari sebelumnya yaitu seorang pensiunan pegawai tata usaha kantor pertanahan. sebagian besar warga di empat desa yang rumah dan tanahnya terendam lumpur itu tidak memiliki sertifikat tanah. (kmb20) Ayin Tersangkut Pemalsuan Sertifikat TanahKamis.H Marzuki datang didampingi oleh pengacaranya dan mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier. dosen Hukum Agraria Fakultas Hukum Universitas Airlangga Surabaya."Ayin sudah menjadi tersangka sejak Agustus 2008.Sebastian Ja’afar.Setelah sebelumnya menangkap dua anggota sindikat pemalsuan rincik dan sertifikat tanah. tidak mungkin jika Ayin dan Syamsul Nursalim melakukan pemalsuan tersebut sendirian. Dg Killa merendamnya dalam air teh. dan Kedungbendo. melainkan hanya berdasarkan Surat Keputusan Gubernur. yang kemudian dimenangkan oleh keluarga Toyib bin Kiming. Dg Killa berperan sebagai pembuat kertas sertifikat atau rincik palsu. Kapolresta Makassar Timur AKBP Kamaruddin mengatakan. Kasus dua rincik satu lokasi tanah yang sama ini kemudian ditelusuri oleh Unit Tahbang Satreskrim Polresta Makassar Timur.Menurut Urip Santoso. Dan kini (kasusnya) ditangani Polda Metro Jaya" ujar kuasa hukum H Marzuki.Kasus ini pertama kali terungkap saat seorang korban. Pangkep. "Petok D dan Letter C juga bukti yang sah. 21-04-2008 Pensiunan Kantor Pajak Ditangkap di GowaLanjutan Terbongkarnya Pemalsuan Sertifikat TanahMakassar.Modus yang digunakan pelaku adalah dengan menawari ke orang untuk dibuat rincik atau sertifikat palsu dengan imbalan sebesar Rp 300 ribu per sertifikat. Saat ada kesepakatan.264.muncul atas nama Wayan Naka ke KP Klungkung.Sementara itu Fuad Bawazier menyatakan. menyatakan. sejak status tanah tersebut bersengketa dengan Abdul Azis. aparat Satreskrim Polresta Makassar Timur kembali berhasil menangkap seorang anggota sindikat lainnya yang merupakan pensiunan honorer kantor pajak Makassar. sampai sekarang keluarga Alm Toyib masih kesulitan untuk mendapatkan sertifikat tanah tersebut. Untuk diketahui. Harus dicek ke instansi-instansi terkait tentang status tanah tersebut. Selalu yang Pertama Lapindo Bersikeras Minta Sertifikat TanahSumber Dana Ganti Rugi Masih DibicarakanSidoarjo. rumah yang terendam lumpur 3.Tribun Timur. Diduga rincik dan sertifikat tanah palsu hasil karyanya masih banyak beredar di masayarakat. M Yunus Husein melaporkan bahwa ada yang menggugat tanahnya. jual beli atas tanah tidak harus didasarkan pada sertifikat." katanya. "Diduga dalam kasus itu ada konspirasi. dengan penangkapan tersebut dapat mengurangi sengketa tanah yang ada di Makassar. Ayin bersama Syamsul Nursalim dan Bapennas memiliki hubungan erat dengan pemalsuan sertifikat tanah tersebut. warga korban lumpur panas yang memiliki sertifikat tanah kurang dari 15 persen. Dan dia menyimpulkan kemungkinan adanya andil Bapennas dalam pemalsuan sertifikat tersebut.500-an rumah di Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera I yang terendam lumpur dalam 25 hari terakhir.Polisi sempat menyamar sebagai pembeli sertifikat tanah palsu dengan bantuan Suyetno. Kamis (21/12). padahal dia memiliki rincik asli. Minggu (20/4) pagi. Adapun pembayarannya dilakukan sebelum masa kontrak dua tahun warga korban berakhir.Dalam surat tertanggal 4 November itu disebutkan. Yudha Wirakusuma . Gowa. Sedangkan peran Dg Situju adalah sebagai pemberi stempel setelah terlebih dahulu meniru tanda tangan pihak berwenang. Karena tak mendapat jawaban memuaskan. perwakilan masyarakat Ceningan itu mengadu ke DPRD Klungkung.

Di masa depan nanti.000 lebih sudah diserahkan. masyarakat yang telah mengambil kredit di beberapa banktidak bersedia membayar utang. Dalam agama dan juga secara hukum alam.Ternyata. Belum lama ini. sekarang banyak terjadi kasus sertifikat tanah ganda. Ditemukannya surat palsu tersebut berawal dari keinginan pihak bank yang akan menyita lahan dan bangunan milik warga sesuai sertifikat yang dipegangnya sebagai agunan.Mengenai sumber dana. Penyerahan kemarin dilakukanatas upaya keras karyawan BPN atau RALAS tim-25 Simpang Mulieng. sertifikat tanah jugabisa menjadi jaminan bagi pihak bank dalam mengurus kredit. Drs H A Muzakir Husinmenyebutkan. Untuk kompensasi masih dalam perhitungan karena masih terkait dengan masalah teknis. LBI juga belum membayar sebagian uang kontrak. di beberapa tempat terlihat banyak sampah yangmenyebarkan aroma tak sedap. “Karena itu adalah utang. namun sekitar satu minggu sertifikat itu dikembalikan dan uang yang dijanjikan diterimanya. Kepala BPN Jakpus mengungkapkan. sehingga tak dapat dikuasai pihak lain."Estimasi kerugian masih 180 juta dollar ditambah kompensasi tanah untuk masyarakat yang terkena luapan lumpur. meminta kepada seluruh petani di AcehUtara. Ketua Tim Sosial Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Agnes Tuti Rumiati menyatakan. Bupati meninjau beberaparuang dan mewawancarai beberapa pasien tentang pelayanan di rumah sakit tersebut. setelah dilakukan penelitian. Bupati Ilyas juga meninjau hingga ke WC-WC yang ada di rumahsakit itu. dan dalam waktu dekat akandiserahkan di beberapa lokasi lainnya.” ujarnya. Namun. kejadian tersebut bukan yang pertama kali dan bisa juga bukan yang terakhir. warga tersebut mengaku pernah meminjamkan sertifikat aslinya kepada orang lain selama beberapa hari.Sebelumnya BPN juga telah menyerahkan ratusan sertifikat tanah korban tsunami di DesaBeuringen Samudera dan Desa Punti kecamatan Syamtalira Bayu.Tinjau RSUSetelah penyerahan sertifikat tanah.” kata Tgk Ilyas yang ikut didampingi wakilnya Syarifuddin SE.Menurut Ilyas. Apakahhutang dari bank. KBC . Kapan saja. masuk ke pendopo sebagai tempat yang disedia khusus untuk Bupati. pemerintah akan berusaha agar kepada semua tanah milik wargamemiliki sertifikat secara gratis. membayar sesuai dengan perjanjiannya. masyarakat yang mengambil kredit diberbagai bank. bagi warga yang memiliki sertifikat jangan sekali-kali meminjamkannya kepada oranglain dan pihak lain. katanya.823 persil sertifikat tanah kepada korban tsunamidi empat desa. dalam setahun bisa terjadi 20 kasus sengketa tanah terkait dengan sertifikat ganda yang ditangani Kantor Badan Pertanahan Nasional Jakarta Pusat BPN Jakpus.Diingatkan juga. Dalam kesempatan kunjungan keduanya setelahdilantik sebagai Bupati. Karena.000 persil atas kerjasama antara BPN dengan Bank Dunia. Terkait adanya sertifikat ganda. Janji itu memang terbukti. PT Energi Mega Persada (EMP) masih terus menghitung berapa dana yang dibutuhkan untuk ganti rugi tanah dan bangunan bagi korban luapan lumpur panas di Sidoarjo. “Dia benar-benar tidak tahu bahwa .Sementara itu. “Insya Allah saya akan berusaha mencari investor agar petaniAceh Utara memiliki sertifikat gratis.Ishaq Jamaluddin. sertifikat kepada para korban tsunami yang diserahkan adalah sebanyak 15. Pasalnya.000 persil dan akan diserahkan secara bertahap. Para penyurvei yang merupakan mahasiswa ITS juga belum menerima honor untuk proyek pendataan aset warga berupa luas tanah dan bangunan beserta data sosial lainnya. pemilik lahan dan bangunan itu tidak pernah meminjam uang dan menjadikan sertifikat tanahnya sebagai jaminan pada bank tersebut.Sebelumnya Kepala Badan Pertanahan Negara (BPN) Aceh Utara. warga mesti bisa mengamankan sertifikat yang menjadi aset berharganya agar tidak disalahgunakan oranglain. Di lingkungan Jakpus saja. Kedatangan Bupati WASPADAI PENGGANDAAN SERTIFIKAT TANAHJakarta. Padahal.Hal itu diungkap Bupati Ilyas di depan masyarakat Desa Sawang. pemilik tanah dan bangunan menunjukan sertifikat tanah yang dimilikinya.Untuk membuktikan.Bupati Aceh Utara.000persil. Tgk Ilyas menyerahkan 1. LBI menyatakan belum bisa menjelaskan secara terbuka. pada pagi hari Bupati Aceh Utara bersama keluarga danwakilnya. bahwa ia tidak pernah berurusan dengan bank. (LAS/TAV) Bupati Aceh UtaraPetani Harus Miliki Sertifikat TanahLHOKSEUMAWE . Sebanyak 6. Bupati menanyakan keada dokter jaga tentang kondisi di lingkungan rumahsakit yang terlihat agak jorok. Menurutnya. sertifikat yang dikembalikan itu adalah palsu. selain menjadibukti kepemilikan sah atas hak tanah. Kantor BPN Jakpus telah menemukan peredaran sertifikat palsu. biasanya modus yang dilakukan oknum tersebut dengan meminjam pada pemilik dengan iming-iming uang. Tgk Ilyas A Hamid. apasaja alasannya. Hanya saja. kata Ishaq. sehingga pihak bank enggan mengucurkan kredit. di kawasan pantai Blang Nibong.Karena itu. Ia meminjamkan sertifikat itu karena tergoda dengan iming-iming uang sebesar Rp 3 juta.Dalam kesempatan itu. Kamis (8/3). Kemukiman Blang Nibong." kata Direktur Utama EMP Christopher Newton dalam pemaparan kepada publik di Jakarta.Bagi warga Jakarta yang telah memiliki sertifikat tanah dihimbau untuk waspada.Setelah semua tanah masyarakat memiliki sertifikat.Sebelumnya berkunjung ke RSCM. Ishaq menuturkan.yang kerap menjadi kendala adalah.Kecamatan Samudera Aceh Utara. Bupati meminta agar pada masa akan datang. sertifikat yang disimpannya selama bertahun-tahun itu ternyata palsu dan sertifikat asli miliknya benar yang ada di tangan bank. dari warga dan lebih-lebih lagi hutang pada Allah wajib ditunai sesuaikeimanan.apa?" kata Mulyadi. tiap hutang wajib dibayar. dan yang asli dijadikan sebagai agunan pinjaman bank oleh si peminjam. Dalam kunjungan yang didampingi wakilnya. sertifikat gratis tersebut baru diberikan hanya pada korban tsunami. dan jumlah keseluruhannya sudah siap sebanyak14. ujar Bupati. Bupati melakukan kunjungan mendadak ke RSUD Cut MeutiaBukit Rata Lhokseumawe. seperti kepemilikan tanah dan sertifikat. Manajemen EMP juga sedang melakukan diskusi internal serta pembicaraan dengan kelompok usaha Bakrie lainnya mengenai sumber pendanaan ganti rugi.Masih dihitungSementara itu. agar memilik sertifikat atas setiap persil tanah yang mereka milik. Makanya. kata Ilyas. diprogramkansekitar 15.Seperti yang terjadi belum lama ini. pihaknya akan melanjutkan usahamensejahterakan masyarakat dengan mencari kredit lunak dari bank.

agar setiap daerah memberikan sertsifikasi tanah gratis bagi masyarakat.000 sertifikat gratis bagi masyarakat Kota Pekanbaru. Sebuah kebijakan yang tujuannya untuk kepentingan masyarakat dan pemerintah. Dia baru tahu setelah datang pihak bank yang akan menyita lahan dan bangunannya. Terutama bagi mereka yang berdomisili di daerah pinggiran. BPN Berikan 1. 14 Juni 2007. Dan hal ini belum dilaksanakan sepenuhnya oleh masyarakat. new/jpnn . investor akan menilai kepastian lahan yang akan dibangun sudah jelas. usai penyampaian tujuh ranperda kepada DPRD Pekanbaru. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Badan Perthanan Nasional (BPN) Pekanbaru berikan 1.Kepala BPN Pekanbaru Syafriman mengatakan.''Kita ingin seluruh masyarakat memiliki sertifikat tanah yang syah dari pemerintah.sertifikat yang disimpannya adalah palsu. 03:25:56 WIBRakyat Merdeka. Kita laksanakan kegiatan ini sesuai dengan isntruksi pemerintah pusat.000 Sertifikat Tanah Gratis Daerah PinggiranKamis. Kebijakan ini merupakan salah satu langkah pelayanan pemerintah bagi masyarakat dalam hal sertisifikasi tanah. daerah pinggiran menjadi prioritas pemerintah dalam pembuatan sertifikat gratis ini. jumlah pemberian sertisifikasi gratis ini meningkat dari tahun 2006 lalu yang hanya 200 sertifikat. Sabtu (23/8).Dikatan dia. daerah pinggiran banyak lahan masyarakat yang belum memiliki sertifikat tanah. langkah sertisifikasi tanah gratis iin juga dilaksanakan seluruh daerah. tambah dia. sangat diharapkan investor yang ingin menanamkan modal usahanya di Pekanbaru. ''Dengan adanya sertifikat tanah gratis perkembangan investasi kita bisa lebih baik lagi. Kepastian hukum dalam hal kepemilikan sertifikat tanah menurutnya lagi. bila sudah ada sertifikat tanah tersebut dapat dipastikan tidak akan terjadi lagi kepemilikan lahan tumpang tindih. di Balai Payung Sekaki.” kata Ishaq. hanya saja belum terungkap. Pasalnya.Lagi pula. Syafriman berkeyakinan masyarakat sangat menginginkan hal itu. Sesuai dengan program nasional (prona) tentang hak kepelikan syah tanah. tidak menutup kemungkinan sertifikat palsu atau sertifikat ganda itu masih banyak di Jakarta Pusat. Menurutnya.'' ucap dia. Menurutnya. Diharapkan Syafriman.'' ujar Syafriman kepada wartawan kemarin siang. kegiatan ini bisa memberikan propek juga bagi perkembangan investasi di Pekanbaru. Permasalahan itulah yang menjadikan pemerintah berkeinginan melakukan kegiatan itu. Sebab.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful