Anda di halaman 1dari 22

1

• SNARS = Sistem Nasional Akreditasi Rumah


Sakit
• Peraturan Menteri Kesehatan Republik
Indonesia Nomor 34 Tahun 2017 Tentang
Akreditasi Rumah Sakit
• Erat hubungan dengan K3
manajemen fasilitas keselamatan & PPI
MANAJEMEN FASILITAS DAN KESELAMATAN

TUJUAN

Agar RS dalam kegiatannya menyediakan


fasilitas yang aman, berfungsi dan supportif
bagi pasien, keluarga, staf dan pengunjung

Komisi Akreditasi Rumah Sakit


1 2 3
• Fasilitas • ada • Management RS harus :
fisik dan petugas yg • Mengurangi &
peralatan mengelola mengendalikan risiko
medis fasilitas fisik
• Mencegah
dikelola & peralatan
kecelakaan dan
secara medis
cedera
efektif secara
• Memelihara alat sesuai
efektif.
kondisi.

Komisi Akreditasi Rumah Sakit


Efektif, melalui:
PERENCANAAN
Melalui PENDIDIKAN
Prinsip Dasar MFK
Pendekatan Risiko
PENGAWASAN
MULTIDISIPLIN
Pemimpin merencanakan ruangan,
PERENCANAAN peralatan & sumber daya yg
dibutuhkan  mendukung yan klinis
yg aman & efektif

Staf diberi penyuluhan mengenai


fasilitas  bagaimana cara
PENDIDIKAN mengurangi risiko & cara utk
memantau & melaporkan situasi-2 yg
berisiko

Ada kriteria kinerja  utk


PENGAWASAN mengevaluasi sistem penting &
MULTI DISIPLIN mengidentifikasi perbaikan yg
diperlukan
luwi-mfk 2062913
KESELAMATAN DAN
KEAMANAN

BAHAN
MANAJEMEN EMERGENSI
BERBAHAYA

PENGAMANAN PERALATAN
SISTEM UTILITAS
KEBAKARAN MEDIS
• Keselamatan---Suatu tingkatan keadaan
tertentu dimana gedung, halaman/
ground dan peralatan RS tidak
KESELAMATAN menimbulkan bahaya atau risiko bagi

DAN pasien, staf dan pengunjung

KEAMANAN • Keamanan----Proteksi dari kehilangan,


pengrusakan dan kerusakan, atau akses
serta penggunaan oleh mereka yang
tidak berwenang
• Penanganan, penyimpanan dan
penggunaan bahan radioaktif dan
BAHAN BERBAHAYA bahan berbahaya lainnya harus
dikendalikan dan limbah bahan
berbahaya dibuang secara aman.

• tanggapan terhadap wabah,


MANAJEMEN
bencana dan keadaan emergensi
EMERGENSI
direncanakan dan efektif
PENGAMANAN • Properti dan penghuninya dilindungi
KEBAKARAN dari kebakaran dan asap.

• peralatan dipilih, dipelihara dan


PERALATAN MEDIS digunakan sedemikian rupa untuk
mengurangi risiko.

• Listrik, air dan sistem pendukung


lainnya dipelihara untuk
SISTEM UTILITAS
meminimalkan risiko kegagalan
pengoperasian
SISTEM

• Rencana/ program risk


1. Keselamatan dan
Keamanan manj PLAN
2. Bahan Berbahaya • Pendidikan/ Edukasi ke

3. Disaster Staf
4. Kebakaran • Pelaksanaan
DO
5. Sistem utilitas • Respond
6. Peralatan Medis • Monitor CHECK
• Perbaikan ACT
Perbaik
an

Monito Rencana
ring Program

Edukasi
Respon
CP

Pelaksa
naan
Rencana

• Risiko lingkungan spesifik apa yang telah teridentifikasi oleh


rumah sakit ?

Pendidikan/Edukasi

• Bagaimana RS melakukan edukasi staf tentang peranan dan


tanggung jawab terhadap MFK ?

Pelaksanaan

• Prosedur dan pengawasan (fisik dan manusia) apa yang


dilaksanakan oleh rumah sakit untuk memperkecil dampak dari
risiko terhadap pasien, pengunjung dan staf ?

luwi-mfk 2062913
Respon

• Prosedur apa yg dilaks. RS thd sebuah insiden/kegagalan MFK ?

• Bgmn, kapan dan kepada siapa masalah, insiden, dan/atau


kegagalan MFK dilaporkan di dalam rumah sakit ?

Monitor

• Bgmn kinerja MFK (keg. & komponen fisik) di monitor RS ?

• Kegiatan monitor apa yang telah dilakukan dalam waktu 12


bulan terakhir ?

Perbaikan

• Masalah MFK apa yang sekarang di analisis ?

• Tindakan apa telah dilakukan sebagai hasil dari kegiatan


monitoring MFK ?
luwi-mfk 2062913
Kesela Keam B3& Pence Alat utilitas Manaj
matan anan Limbah gahan Medis & Kedaru
kebak Labora ratan
aran torium
Renca
na
Diklat

Pelaksa
naan

Respon

Monitor

Perbai
kan luwi-mfk 2062913
• 11 Standar
Standar MFK 1 Rumah sakit mematuhi peraturan dan perundang-undangan
tentang bangunan, perlindungan kebakaran, dan persyaratan
pemeriksaan fasilitas
Standar MFK 2 Rumah sakit mempunyai program manajemen risiko fasilitas dan
lingkungan yang menggambarkan proses pengelolaan risiko yang
dapat terjadi pada pasien, keluarga, pengunjung, dan staf.
Standar MFK 3 Ada individu atau bentuk organisasi kompeten yang ditugasi
melakukan pengawasan terhadap perencanaan serta pelaksanaan
program manajemen risiko fasilitas dan lingkunga
Standar MFK 4 Rumah sakit mempunyai program pengelolaan keselamatan dan
keamanan melalui penyediaan fasilitas fisik dan menciptakan
lingkungan yang aman bagi pasien, keluarga, pengunjung, dan
staf.
Standar MFK 5 Rumah sakit memiliki regulasi inventarisasi, penanganan,
penyimpanan dan penggunaan, serta pengendalian/pengawasan
bahan berbahaya dan beracun (B3) serta limbahnya sesuai dengan
peraturan perundang-undangan
Standar MFK 6 Rumah sakit mengembangkan dan memelihara program manajemen
disaster untuk menanggapi keadaan disaster serta bencana alam atau
lainnya yang memiliki potensi terjadi dimasyarakat
Standar MFK 7 Rumah sakit merencanakan dan menerapkan suatu program
untuk pencegahan, penanggulangan bahaya kebakaran, serta
penyediaan sarana jalan keluar yang aman dari fasilitas sebagai
respons terhadap kebakaran dan keadaan darurat lainny
Standar MFK 8 Rumah sakit merencanakan dan mengimplementasikan program
untuk pemeriksaan, uji coba, serta pemeliharaan peralatan medis dan
mendokumentasikan hasilnya.
Standar MFK 9 Rumah sakit menetapkan dan melaksanakan program untuk
memastikan semua sistem utilitas (sistem pendukung) berfungsi
efisien dan efektif yang meliputi pemeriksaan, pemeliharaan, dan
perbaikan sistem utilitas
Standar MFK 10 Rumah sakit mengumpulkan data dari setiap program manajemen
risiko fasilitas dan lingkungan untuk mendukung rencana mengganti
atau meningkatkan fungsi (upgrade) teknologi medik.
Standar MFK 11 Rumah sakit menyelenggarakan edukasi, pelatihan, serta tes (ujian)
bagi semua staf tentang peranan mereka dalam menyediakan fasilitas
yang aman dan efektif