Anda di halaman 1dari 1

Rencana Definitif untuk Kebutuhan Kelompok (RDKK) adalah persyaratan dan sarana bagi

petani untuk mendapatkan pupuk bersubsidi. Untuk alasan ini, PPU Badan Kehutanan dan
Perkebunan (Dishutbun) mewajibkan petani perkebunan untuk membuat RDKK disetujui.

"Saat ini petani diharuskan memiliki RDKK, jika tidak diminta, petani tidak dapat membeli
pupuk bersubsidi," kata Eli Susanti, Kepala Produksi Perkebunan, saat ditemui Senin (26/5) pagi
ini.

Dijelaskan, RDKK penting untuk diminta bertanya setidaknya satu tahun sebelumnya.
"Sebenarnya RDKK atau formulir aplikasi ini harus dibuat dan diajukan setidaknya satu tahun
sebelum kegiatan pertanian. Misalnya, jika Anda ingin membeli pupuk bersubsidi tahun depan
(2015), RDKK harus disetujui tahun ini."

Menurut Eli, semua ini berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 82 /
Permentan / OT.140 / 8/2013 tentang Pengembangan Kelompok Tani dan Kombinasi Kelompok
Tani. "Khususnya seperti yang tercantum dalam Lampiran II, yang memuat perencanaan rencana
kelompok tani definitif (RDK) dan rencana kelompok persyaratan definitif (RDKK)," jelasnya.