Anda di halaman 1dari 94

Microsoft Access 2003

BAB I
KONSEP DASAR DATABASE

Tujuan Instruksional Umum :


Mahasiswa dapat memahami konsep dasar database

Tujuan Instruksional Khusus :


1. Mahasiswa mengetahui konsep database.
2. Mahasiswa memahami manajemen database.
3. Mahasiswa dapat memahami konsep relational database.
4. Mahasiswa mengathui jenis relational database

A. KONSEP DATABASE

Database adalah kelompok fakta atau keterangan yang diatur


berhubungan dengan pengolahan data, penyediaan informasi dan penggunaan
referensi. Sebuah database dalam microsoft access, didefinisikan sebagai
sekumpulan data atau informasi yang disimpan dalam bentuk tabel.
Tabel itu sendiri terdiri dari record (baris) dan field (kolom).
Selanjtnya dari tabel tersebut kita dalap mengambil informasi yang kita
perlukan saja dengan memakai Query. Untuk dapat menampilkan data
sehingga dapat dilakukan manipulasi data seperti add record, delete record
maupun edit record dalam sebuah tabel kita memerlukan suatu interface yang
berfungsi untuk berkomunikasi dengan database yang dinamakan Form.
Untuk mencetak informasi yang berasala dari tabel atau query dapat
digunakan Report. Kemudian untuk menavigasi semua obyek yang telah
dibuat kita dapat menggunakan menu navigasi yang disebut Switchboard.

B. MANFAAT MANAJEMEN DATABASE

Manajemen database adalah alat bantu bagi para pemrogram untuk


menalar dan men-capture realitas dunia bisnis menjadi sutu sistem informasi
yang terstruktur dan terkelola. Secara lebih spesifik manfaat dari manajemen
database adalah :
1. Mempermudah akses data
Untuk dapat mengakses data yang banyak denga jumlah transaksi sering
maka diperlukan pengelolaan data berbasis manajemen database yang

STMIK Duta Bangsa Surakarta 1


Microsoft Access 2003

dilengkapi program aplikasi yang mampu mengakses data yang diperlukan


secara mudah dan akurat.
2. Mengurangi redudansi dan inkonsistensi data
Sistem manajemen database dibangun berdasarkan database relational
yang saling berhubungan antara tabel satu dengan yang lain dengan
menggunakan satu field yang disebut field kunci, adanya field kunci ini
dapat mengatasi adanya redudansi data dan inkosistendi data.
3. Mengisolasi data untuk distansarisasikan
Sistem manajemen database mampu menstrukturkan dan menyeragamkan
data.
4. Mempermudah penggunaan
5. Mengamankan data
Sistem manajemen database akan membangun sistem keamanan data
untuk membatasi akses pemakai.
6. Menjaga Integritas data
7. Menciptakan independensi data

C. KONSEP DATABASE RELATIONAL

Database Relational adalah sebuah konsep manajemen database dimana


masing-masing entiti/tabel saling berhubungan antara satu dengan yang lain.
Beberapa istilah Database Relational :
Tabel 1.1 Istilah Database Relational
Istilah Database
Istilah Ms. Access Keterangan
Relational
Orang, tempat, atau benda yang anda
Entiti Tabel
butuhkan untuk menyimpan informasi
Bagian dari informasi yang
Atribut Field
mendeskripsikan entiti/tabel
Relationship Relationship Hubungan antara dua entiti/tabel
Baris atau record khusus dalam tabel
Primary Key Primary Key atau entiti yang bersifat unik dan
bersifat tunggal
Kumpulan dari field yang tidak
Candidat Key Candidat Key
digunakan sebagai primary key
Atribut atau kumpulan atribut yang
Foreign Key Foreign Key mengidentifikasikan entiti/tabel yang
saling berhubungan

STMIK Duta Bangsa Surakarta 2


Microsoft Access 2003

Suatu kodisi Foreign Key yang dapat


Aturan Bisnis Key Triggers
diselipkan, dihapus ataupun di up-date
Definisi sebuah kolom atau atribut.
Domain Biasanya mendeskripsikan tipe data,
panjang, format, keunikan.

Konsep Database Relational dapat digambarkan dengan skema sebagai berikut


:
Debit Rekening
ID NoRekening
Debit Nama
Level
Transaksi
NoTransaksi
NoRekening
Tanggal
Primary ID
Key

Primary Primary
Key Key

Gambar 1.1 Konsep Database Relational


Catatan :
1. Debit, Transaksi, Rekening adalah nama tabel atau entiti
2. ID, Debit pada tabel Debit, NoTransaksi, NoRekening, Tanggal, ID pada
Tabel Transaksi dan NoRekening, Nama, Level pada Tabel Rekening
adalah Atribut atau Field
3. ID, NoTransaksi, NoRekening, NoTransaksi adalah Primary Key
4. NoRekening dan ID pada Tabel Transaksi adalah Foreign Key
5. Debit, Tanggal, Nama, Level adalah contoh dari candidat key

D. JENIS DATABASE RELATIONAL

1. Hubungan Satu ke Satu (One to One)

STMIK Duta Bangsa Surakarta 3


Microsoft Access 2003

Hubungan antara file pertama dengan file kedua adalah satu berbanding
satu. Contoh relasi ini adalah hubungan antara kumpulan negara dengan
ibu kotanya.

Negara Ibu Kota

Indonesia Jakarta

Peru Lima

Malaysia Kuala Lumpur

Brunai Darussalam Bandar Sri Begawan

Gambar 1.2 Hubungan One to One


2. Hubungan Satu ke Banyak (One to Many)
Hubungan antara file pertama dengan file kedua adalah satu berbanding
banyak . Contoh Hubungan ini adalah Kategori dengan Produk.
Kategori Produk

Minuman Lux

Lifeboy

Coca Cola

Sabun Sprite

Gambar 1.3 Hubungan One to Many


3. Hubungan Banyak ke Banyak (Many to Many)
Hubungan antara file pertama dengan file kedua adalah banyak
berbanding banyak. Contoh Hubungan ini adalah Mahasiswa dengan
Matakuliah.

Mahasiswa Matakulia
Andi Kalkulus

Dina Pascal

Sisi Clipper

Susan Basic

Gambar 1.4 Hubungan Many to Many

STMIK Duta Bangsa Surakarta 4


Microsoft Access 2003

Latihan :
1. Apakah yang dimaksud dengan database dan database manajemen system ?
2. Sebutkan manfaat manajemen database !.
3. Apakah yang dimaksud dengan Database Realational itu ?.
4. Apakah yang dimaksud, Entiti, Atribut, Primary Key dan Relationship ?.
5. Sebutkan dan jelaskan beserta contoh Jenis Database Relational !.

Daftar Pustaka

Microsoft Access 2003 http://www.ilmukomputer.com


A Primer for Relational Database Design and Use, Paul A. Harris, Ph.D.
Director, GCRC Informatics, October 3, 2003
Microsoft Access 2003, Wahana Komputer, Penerbit Andi Yogyakarta
Tutorial 5 Hari Menggunakan Microsoft Access 2003, http://wahanakom.com
Tutorial Microsoft Access 2003, http://www.andipublisher.com

STMIK Duta Bangsa Surakarta 5


Microsoft Access 2003

BAB II
MENJELAJAI MICROSOFT ACCESS 2003

Tujuan Instruksional Umum :


Mengenal Microsoft Access 2003

Tujuan Instruksional Khusus :


1. Mahasiswa mengetahui Microsoft Access 2003.
2. Mahasiswa dapat menjalankan Microsoft Access 2003.
3. Mahasiswa dapat membuat database dengan Microsoft Access 2003.
4. Mahasiswa dapat mengetahui dan memahami object dalam Microsoft Access 2003

A. TENTANG MICROSOFT ACCESS 2003

Microsoft Access 2003 merupakan aplikasi pengolah database yang


cukup populer dikalangan pemrogram. Hal ini tidak terlepas dari kemudahan
dalam pemakaiannya. Microsoft Access 2003 merupakan perangkat lunak yang
mudah diperoleh, masuk dalam sistem manajemen database relational,
berorientasi visual dan berbasis Windows. Fungsi kinerja utamanya digunakan
untuk memodifikasi tabel, formulir, entri data, query, laporan dan database.
Kemampuan modifikasi keenam option database tersebut juga
didukung keterkaitannya dengan bahasa pemrograman yang lain salah satunya
adalah Visual Basic. Microsoft Access 2003 datang bersama-sama dengan
produk Microsoft Office 2003 yang lain seperti MS. Word 2003, MS. Excel
2003, MS. Power Point 2003, MS. InfoPath 2003, MS. Outlook 2003, MS.
Publisher 2003.

B. KEBUTUHAN MICROSOFT ACCESS 2003

Anda dapat menjalankan Microsoft Access 2003 dengan Windows XP atau


yang lebih tinggi. Spesifikasi perangkat kerasnya adalah sebagai berikut :
1. Komputer dengan processor Pentium 3 (atau yang lebih tinggi)
2. Memori 64 MB RAM atau yang lebih tinggi
3. Harddisk dengan kapasitas minimal 10 GB atau yang lebih tinggi
4. Akses Internet
5. CD ROM

STMIK Duta Bangsa Surakarta 6


Microsoft Access 2003

C. BERKENALAN DENGAN MICROSOFT ACCES 2003

Anda dapat memulai Microsoft Acces 2003 dengan shortcut dengan gambar

atau masuk ke menu start - - program - - Microsoft Office - - Microsoft


Access 2003 :

Gambar 2.1 Cara menjalankan Microsoft Access 2003 Lewat Program


Atau
Anda dapat menjalankannya melalui jendela Explorer (C:\Program
File\Microsoft Office\Office11)

Gambar 2.2 Cara Menjalankan Microsoft Access 2003 Melalui Jendela Explorer

STMIK Duta Bangsa Surakarta 7


Microsoft Access 2003

Gambar 2.3 Tampilan Pertama Microsoft Access 2003


Pilih Create New File untuk memulai Bekerja kemudian akan tampil kotak
dialog untuk mendefinisikan database baru :

Gambar 2.4. Kotak Dialog Pendefinisian Database

STMIK Duta Bangsa Surakarta 8


Microsoft Access 2003

Pilih Blank Database kemudian akan muncul kotak dialog untuk menyimpan
database yang akan dibuat (Simpan di Drive D:\PDK_2\Latih) Kemudian pilih
Create :

Gambar 2.5 Kotak Dialog Tempat Penyimpanan Database


Setelah itu akan muncul dialog object database sebagai berikut :

Gambar 2.6 Object Database

STMIK Duta Bangsa Surakarta 9


Microsoft Access 2003

Microsoft Access 2003 memiliki tujuh object sebagai berikut :


Tables
Digunakan untuk pembuatan dan pengolahan tabel, digunakan untuk
menyimpan data
Queries
Digunakan untuk pembuatan dan pengolahan query, digunakan untuk
memanipulasi data
Forms
Digunakan untuk pembuatan dan pengolahan Form, digunakan untuk frontend
aplikasi, biasanya untuk menampilkan data,menambah data dll.
Report
Digunakan untuk pembuatan dan pengolahan Laporan,
Pages
Digunakan untuk pembuatan dan pengolahan data access page
Macro
Digunakan untuk pembuatan dan pengolahan macro, digunakan untuk
melakukan satu atau beberapa fungsi
Modules
Digunakan untuk pembuatan dan pengolahan modul dalam Visual Basic

D. SISTEM MENU MICROSOFT ACCES 2003


Dalam Microsoft Access 2003 dibagi menjadi empat bagian :
Menu Bar
Menu bar muncul dibagian atas dari Microsoft Access 2003 dan menampilkan
seluruh menu pull down.

Gambar 2.7 Menu Bar Microsoft Access 2003


Menu Pad
Menu Pad diletakkan sepanjang menu bar dan setiap nama pad Adalah Menu
pull down.

STMIK Duta Bangsa Surakarta 10


Microsoft Access 2003

Menu Pull-Down
Menu Pull-Down adalah kotak persegi panjang yang diturunkan dari menu pad
ketika pad dipilih.

Menu Pull down


Menu Pad

Gambar 2.8 Menu Pad dan Menu Pull-Down Microsoft Access 2003

STMIK Duta Bangsa Surakarta 11


Microsoft Access 2003

Latihan :
1. Jalankan Program Microsoft Access 2003
2. Buat folder di drive C:/ atau D:/ dengan nama folder data Access
3. Buat database dengan nama database data rumah sakit
4. Simpan database tersebut ke dalam folder yang telah anda buat tadi

Daftar Pustaka

Microsoft Access 2003 http://www.ilmukomputer.com


A Primer for Relational Database Design and Use, Paul A. Harris, Ph.D.
Director, GCRC Informatics, October 3, 2003
Microsoft Access 2003, Wahana Komputer, Penerbit Andi Yogyakarta
Tutorial 5 Hari Menggunakan Microsoft Access 2003, http://wahanakom.com
Tutorial Microsoft Access 2003, http://www.andipublisher.com

STMIK Duta Bangsa Surakarta 12


Microsoft Access 2003

BAB III
BEKERJA DENGAN MENGGUNAKAN TABEL

Tujuan Instruksional Umum :


Memahami Tabel dengan Micorosoft Access 2003

Tujuan Instruksional Khusus :


1. Mahasiswa dapat membuat tabel dengan datasheet view, design view dan tabel wizard.
2. Mahasiswa dapat mengetahui tipe data dalam Microsoft Access 2003
3. Mahasiswa dapat mengetahui properties data dalam microsoft Access 2003.
4. Mahasiswa dapat mengetahui import tabel dan link tabel

A. TABEL DENGAN DATASHEET VIEW

Table adalah tempat untuk mentimpan data, contohnya data


barang disimpan ditable barang, Sebelum kita membuat table kita
tentukan dulu table-table yang diperlukan beserta field-fieldnya
Pembuatan database dimulai dengan merancang tabel yang akan
digunakan untuk mengelompokkan data. Tabel terdiri dari field (kolom) dan
record (baris). Kolom atau yang lebih dikenal dengan sebutan field berisi judul
yang mewakili sekumpulan baris. Baris atau yang lebih sering disebut sebagai
record berisi kumpulan data yang memiliki karakteristik pengertian yang sama.

Field

NIM Nama Tempat Lahir Tanggal Lahir Alamat


070101001 Danang Surakarta 01/01/1988 Jl. Melati No. 234
070101002 Dina Boyolali 20/01/1988 Jl. Mawar No. 235

Record
Gambar 3.1 Field dan Record
Pembuatan tabel dengan metode datasheet view atau membuat tabel
dengan metode by entering data memang relatif lebih cepat dibandingkan

STMIK Duta Bangsa Surakarta 13


Microsoft Access 2003

dengan metode yang lain. Hal ini karena seorang user tinggal memasukkan
data langsung kedalam field-field-nya. Namun, metode ini akan menimbulkan
masalah jika data yang anda masukkan tidak sesuai pada tempatnya atau tidak
lengkap. Untuk membuat tabel dengan menggunakan metode datasheet view,
anda dapat melakukannya dengan langkah sebagai berikut :
1. Pada jendela object database, klik Tables yang berada dibawah Object.
2. Klik ikon New. Kota dialog New Tabel akan muncul :

Gambar 3.2 Kotak Dialog New Table


3. Klik Datasheet View, lalu klik OK

Gambar 3.3 Datasheet View


4. Klik Ganda pada Judul/Kepala Kolom untuk mengganti judul kolom
sesuai dengan keinginan anda.

STMIK Duta Bangsa Surakarta 14


Microsoft Access 2003

Gambar 3.4 Mengganti Judul/Kepala Kolom


5. Langkah selanjutnya anda dapat memasukkan data sesuai dengan judul
kolom yang telah anda ubah.
6. Klik ikon Save untuk menyimpan tabel yang telah anda buat.

Gambar 3.5 Konfirmasi Penyimpanan


7. Ketik nama tabel kemudian Klik OK.

Gambar 3.6 Pemberian Nama Tabel

B. TABEL DENGAN DESIGN VIEW

Metode ini adalah metode paling lama dalam membuat sebuah tabel. Namun,
jika pengisiannya dilakukan dengan benar maka akan didapat sebuah tabel
yang akurat. Untuk membuat tabel dengan metode Design View dapat
dilakukan langkah-langkah sebagai berikut :
1. Pada jendela object database, klik Tables yang berada dibawah Object.
2. Klik ikon New. Kota dialog New Tabel akan muncul :

STMIK Duta Bangsa Surakarta 15


Microsoft Access 2003

Gambar 3.7 Kotak Dialog New Table dengan pilihan Design View
3. Klik Design View, lalu klik OK

Gambar 3.8 Modus Pilihan Design View


4. Ketikan nama field/judul kolom yang anda butuhkan pada Field Name.
5. Tentukan Tipe datanya pada kolom Data Type.
6. Atur Properti Data Type pada tab General

Gambar 3.9 Field dan Field Properties

STMIK Duta Bangsa Surakarta 16


Microsoft Access 2003

7. Kolom Description berfungsi untuk tempat keterangan jika diperlukan.


8. Untuk membuat Primary Key, letakkan kursor pada field yang akan dibuat
primary key kemudian klik ikon primary key

Gambar 3.10 Ikon Primary Key


9. Setelah selesai, simpanlah tabel anda seperti langkah pada Datasheet View

Catatan :
Teks yang dituliskan dalam kolom desciption akan terlihat pada Status Bar
sebagai keterangan jika Field sedang anda pilih.

C. ATURAN PENAMAAN

Seluruh Object Access (tabel, query, form, report, macro, modul, dan page)
diberi nama dengan aturan sebagai berikut :
1. Maksimal 64 Karakter (tetapi dianjurkan diberi nama sesingkat mungkin
dan mudah diingat)
2. Bisa karakter apa saja kecuali [ ] . ! ’
3. Tidak boleh menggunakan karakter Kontrol ASCII yang bernomor 0 – 31
4. Boleh menggunakan spasi tetapi tidak boleh diawali dengan spasi

STMIK Duta Bangsa Surakarta 17


Microsoft Access 2003

D. TIPE DATA

Microsoft Access mengenal beberapa tipe data sebagai berikut :


Tabel 3.1 Tipe Data Microsoft Access
Tipe Data Keterangan
Jenis data yang berisi teks atau angka-angka yang
tidak digunakan untuk operasi logika dan
Text
matematika. Panjang maksimal tipe data Text adalah
255 Karakter
Jenis data yang berisi teks atau angka-angka yang
tidak digunakan untuk operasi logika dan
Memo
matematika. Panjang maksimal tipe data Text adalah
65.535 Karakter
Jenis data yang berisi khusus angka yang digunakan
Number
untuk operasi logika dan matematika
Jenis Data yang berisi khusus untuk tanggal dan
Date/Time
waktu.
Jenis data ini khusus untuk angka dalam format
Currency
mata uang.
Jenis data ini berisi angka khusus yang diformat
Autonumber
secara urut saat mengisi record
Jenis data yang berisi data khusus yang bersifat
Yes/No dikotomik. Misal : Hidup – Mati, Kawin – Tidak
Kawin, Pria – Wanita
Jenis Data yang berisi khusus data eksternal Object
OLE Object Linked Embedded (OLE) yang meliputi gambar,
suara, dan data dari program aplikasi lain.
Jenis data yang berisi khusus untuk menghubungkan
Hyperlink
antardata dengan interface luar.
Digunakan untuk membuat pilihan pengisian record
Lookup Wizard
dalam bentuk list box atau combo box.

E. PROPERTI DATA

Properti data terletak pada bagian bawah modus design view yang disebut
Field Properties dan terdiri dari General dan Lookup. General digunakan
untuk mendefinisikan field dengan properti umum sebagai berikut :

STMIK Duta Bangsa Surakarta 18


Microsoft Access 2003

Tabel 3.2 Properti Data


Properti Keterangan
Field Size Ukuran dari jenis data yang dimasukkan
Menformat data sesuai dengan tipe data yang telah
Format
dipilih
Hanya aktif pada tipe data angka dan digunakan
Decimal Places
untuk mendefinisikan banyaknya desimal
Mendefinisikan Pola data yang dimasukkan kedalam
Input Mask
field
Mendefinisikan label yang akan ditampilkan dalam
Caption
form
Default Value Nilai yang sudah ada pada saat mengisi record baru
Batasan data yang boleh dimasukkan dalam field
Validation Rule
tersebut
Pesan yang ditampilkan jika field diisi data yang
Validation Text
tidak diperbolehkan
Required Apakah field harus diisi atau tidak boleh diisi
Isi Yes jika data string boleh mempunyai panjang
Allow zero length
nol
Indexed Apakah data akan diindex atau tidak

F. TABEL DENGAN TABLE WIZARD

Wizard adalah metode pembuatan tabel yang paling cepat dan akurat. Karena
dengan metode ini kita dapat meminjam struktur tabel yang telah disediakan
oleh access, kita tinggal memilih , menjawab dan mengikuti petunjuk yang
telah disediakan oleh access. Untuk dapat membuat tabel dengan bantuan
Wizard, lakukanlah langkah sebagai berikut :
1. Pada jendela object database, klik Tables yang berada dibawah Object.
2. Klik ikon New. Kota dialog New Tabel kemudiam pilih Table Wizard
kemudian pilih OK.

STMIK Duta Bangsa Surakarta 19


Microsoft Access 2003

Gambar 3.11 Kotak Dialog Table Wizard


3. Tentukan bentuk tabel yang akan anda buat

Gambar 3.12 Pilihan bentuk Tabel


4. Tentuakan tabel yang ingin anda buat pada daftar sample tables

Gambar 3.13 Pilihan Sample Table


5. Tentukan field yang akan digunakan pada sample fields dengan
menggunakan tanda untuk memindahkan field satu persatu dan tanda
untuk memindahkan semua field

Gambar 3.14 Pilihan Sample Fields

STMIK Duta Bangsa Surakarta 20


Microsoft Access 2003

6. Jika anda ingin mengubah nama field default dengan nama sesuai dengan
kebutuhan anda, pilih field yang akan diubah namanya kemudian klik
Rename field kemudian ketikkan nama field yang baru.
7. Kemudian klik Next untuk menuju kelangkah selanjutnya, yaitu memberi
nama tabel dan mendefinisikan primary key setelah itu klik Next

Gambar 3.15 Kotak Wizard kedua


8. Kotak Wizard ketiga

Gambar 3.16 Kotak Wizard ketiga


Di sana ada tiga pilihan yang kita lakukan jika tabel terbentuk yaitu :
a. Mengubah Perancangan Tabel dan strukturnya
b. Memasukkan data langsung ke dalam tabel
c. Memasukkan data kedalam tabel dengan menggunakan fasilitas form
Wizard

STMIK Duta Bangsa Surakarta 21


Microsoft Access 2003

9. Pilih salah satu pilihan dan Klik Finish untuk mengakhiri pembuatan
tabel.
G. IMPORT TABLE DAN LINK TABLE

Microsoft Access 2003 memberikan kemudahan bagi anda untuk menggunakan


tabel dari beberapa aplikasi seperti, dBASE, SQL, HTML, Excel, Outlook dan
sebagainya.
Import Table.
Jika sumbernya mengalami perubahan maka tabel yang telah dimport oleh
aplikasi lain tidak bisa mengalami perubahan
Link Table
Jika sumbernya mengalami perubahan makatabel yang telah disisipkan
kedalam aplikasi lain juga akan mengalami perubahan secara otomatis.

STMIK Duta Bangsa Surakarta 22


Microsoft Access 2003

Latihan :
1. Buatlah Tabel berikut dengan Metode Datasheet View
No. NIM Nama Mahasiswa Tempat Lahir Tanggal Lahir Alamat
1. 200710001 Susana Sukoharjo 12/12/1990 Jl. Veteran No. 345
2. 200710002 Jefry Boyolali 24/01/1991 Jl. Mawar No 56
3. 200710003 Joko Boyolali 12/12/1990 Jl. Melati No.67
4. 200710004 Johan Surakarta 01/01/1991 Jl. Pepaya No 89
5. 200710005 Andi Surakarta 08/04/1990 Jl. Mangga No. 34

2. Buatlah Tabel Berikut dengan Metode Design


View
No. Nama Field Tipe Data Lebar
1. NIP Text 9
2. Nama Text 25
3. Tlahir Text 20
4. TgLahir Date/Time Short Date
5. Alamat Text 45
6. Status Yes/No

3. Buatlah Tabel Berikut dengan Metode Wizard


No. NIM Nama Mahasiswa Tempat Lahir Tanggal Lahir Alamat
1. 200710001 Susana Sukoharjo 12/12/1990 Jl. Veteran No. 345
2. 200710002 Jefry Boyolali 24/01/1991 Jl. Mawar No 56
3. 200710003 Joko Boyolali 12/12/1990 Jl. Melati No.67
4. 200710004 Johan Surakarta 01/01/1991 Jl. Pepaya No 89
5. 200710005 Andi Surakarta 08/04/1990 Jl. Mangga No. 34

Buatlah Tabel berikut dengan Wizard Table kemudian ubah Properti data
atau Struktur Tabelnya.
Tabel : Kategori
No. Nama Field Tipe Data Lebar Keterangan
1. IDKategori Text 2 Primary Key
2. Kategori Text 25

Tabel : Produk
No. Nama Field Tipe Data Lebar Keterangan
1. ID Produk Text 4 Primary Key
2. Nama Produk Text 35
3. IDKategori Text 2

STMIK Duta Bangsa Surakarta 23


Microsoft Access 2003

4. HargaSatuan Currency Standar


5. ReOrderPoint Number
6. LeadTime Number

Tabel : Transaksi
No. Nama Field Tipe Data Lebar Keterangan
1. IDTran Text 4 Primary Key
2. TglTran Date/Time
3. IDProduk Text 4
4. IDPO Text 4
5. Keterangan Text 50
6. HargaSatuan Currency Standar
7. Qty Order Number
8. QtyTerima Number
9. QtyJual Number
10. QtyRusak Number

Tabel : Karyawan
No. Nama Field Tipe Data Lebar Keterangan
1. IDKaryawan Text 4 Primary Key
2. NamaKaryawan Text 35
3. Jabatan Text 25
4. E-Mail Text 35
5. Telepon Text 15

Tabel : Supplier
No. Nama Field Tipe Data Lebar Keterangan
1. IDSupplier Text 4 Primary Key
2. NamaSupplier Text 35
3. Alamat Text 50
4. Telepon Text 15
5. Fax Text 15
6. CaraBayar Text 20
7. E-mail Text 25

Daftar Pustaka

Microsoft Access 2003 http://www.ilmukomputer.com


A Primer for Relational Database Design and Use, Paul A. Harris, Ph.D.
Director, GCRC Informatics, October 3, 2003
Microsoft Access 2003, Wahana Komputer, Penerbit Andi Yogyakarta

STMIK Duta Bangsa Surakarta 24


Microsoft Access 2003

Tutorial 5 Hari Menggunakan Microsoft Access 2003, http://wahanakom.com


Tutorial Microsoft Access 2003, http://www.andipublisher.com

STMIK Duta Bangsa Surakarta 25


Microsoft Access 2003

BAB IV
RELASI ANTAR TABEL

Tujuan Instruksional Umum :


Memahami Relasi antar Tabel dalam Micorosoft Access 2003

Tujuan Instruksional Khusus :


1. Mahasiswa dapat membuat membuat relasi antar tabel.
2. Mahasiswa dapat memahami dan mampu menbuat Referential Integrity
3. Mahasiswa dapat mengetahui dan memahami cascading update and deletes.

A. MEMBUAT RELASI ANTAR TABEL


Pada bab I anda tetntu telah memahami tentang kosep database
relational, sekarang waktunya kita mempraktekkan konsep tersebut pada tabel-
tabel yang sudah kita buat sebelumnya. Sebelum direlasikan antara satu
dengan yang lain anda harus membuat field kunci yang menjadi penghubung
antara tabel utama (primary key) dengan tabel lain yang terkait (foreign key).
Untuk dapat membuat relasi antar tabel, perhatikan langkah-langkah berikut :
1. Aktifkan jendela database
2. Klik menu Tools - - Relationship - - klik kanan pada area Relationship -
-Show Table kemudian akan muncul jendela berikut :

Gambar 4.1 Jendela Show Table

STMIK Duta Bangsa Surakarta 26


Microsoft Access 2003

3. Pilih tabel yang akan direlasikan kemudian klik perintah Add

Gambar 4.2 Dua tabel yang akan direlasikan


4. Relasikan kedua tabel tersebut dengan klik Primary Key pada primary
table (dicetak tebal) , tahan dan geser pointer ke tabel lain yang terkait
(foreign key) kemudian akan muncul jendela relasi antar tabel kemudian
pilih Create.

Gambar 4.3 Dialog Relasi antar tabel


5. Berikut ini adalah dua tabel yang telah direlasikan

Gambar 4.4 Dua tabel yang telah berhasil direlasikan


6. Lakukan hal yang sama pada tabel lain yang ingin anda relasikan.
7. Tekan tombol Save setelah selesai merelasikan tabel.

STMIK Duta Bangsa Surakarta 27


Microsoft Access 2003

B. REFERENTIAL INTEGRITY

Referential Integrity adalah sebuah fasilitas untuk meyakinkan bahwa


sebuah record dalam sebuah tabel terhubung (related table) memiliki nilai yang
sesuai dengan tabel primer (primary table). Referential Integrity juga akan
menghindarkan pemakai dari menghapus atau mengubah record secara ilegal.
Untuk dapat menggunakan fasilitas Referential Integrity ikuti langkah berikut :
1. Pada saat anda merelasikan dua tabel, akan mucul kotak dialog relasi antar
tabel atau jika relasi sudah terbentuk anda dapat melakukan Edit Relasi
dengan cara klik kanan pada garis relasi kemudian pilih Edit
Relationship.

Gambar 4.5 Edit Relationship


2. Setelah kotak dialog relasi antar tabel muncul, pilih Enforce Referential
Integrity kemudian pilih OK.

Gambar 4.6 Kotak Dialog Relasi Antar Tabel


3. Simpan perubahan dengan menekan tombol Save

STMIK Duta Bangsa Surakarta 28


Microsoft Access 2003

C. CASCADING UPDATE AND DELETES

1. Cascading Update Related Fields


Jika Cascading Update Related Fields diaktifkan maksudnya jika kita
melakukan perubahan pada Primary Table dengan sendirinya akan
mengubah field-field terkait yang terhubung dengan foreign key pada dua
tabel yang saling berhubungan.
2. Cascading Delete Related Fields
Jika Cascading Delete Related Fields diaktifkan maksudnya jika kita
melakukan penghapusan pada Primary Table dengan sendirinya akan
menghapus field-field terkait yang terhubung dengan foreign key pada dua
tabel yang saling berhubungan

STMIK Duta Bangsa Surakarta 29


Microsoft Access 2003

Latihan :
1. Buatlah Tabel Dokter berikut :
No. Nama Field Tipe Data Lebar
1. Kd_dok Text 6
2. Nama_dok Text 25
3. J_kel Yes/No
4. Alamat Text 30
5. Kd_spesialis Text 3

2. Buatlah Tabel Spesialis Berikut :


No. Nama Field Tipe Data Lebar
1. Kd_spesialis Text 9
2. Nama_spesialis Text 25

3. Buat relasi antar tabel antara tabel dokter dan tabel spesialis

Daftar Pustaka

Microsoft Access 2003 http://www.ilmukomputer.com


A Primer for Relational Database Design and Use, Paul A. Harris, Ph.D.
Director, GCRC Informatics, October 3, 2003
Microsoft Access 2003, Wahana Komputer, Penerbit Andi Yogyakarta
Tutorial 5 Hari Menggunakan Microsoft Access 2003, http://wahanakom.com
Tutorial Microsoft Access 2003, http://www.andipublisher.com

STMIK Duta Bangsa Surakarta 30


Microsoft Access 2003

BAB V
QUERY TABLE

Tujuan Instruksional Umum :


Memahami Query Tabel

Tujuan Instruksional Khusus :


1. Mahasiswa dapat memahami query tabel.
2. Mahasiswa mampu menerapkan query tebel dalam Microsoft Access 2003
3. Mahasiswa mampu membuat query tabel dengan Design View.
4. Mahasiswa dapat memahami crosstab query wizard, find duplicates query wizard, find
unmatched query wizard, expression builder, short dan filter.
5. Mahasiswa dapat melakukan eksport dan import tabel.

A. QUERY
Query adalah "Permintaan Data" kita berupa bahasa bisnis,
untuk mengolah data dalam tabel menjadi satu informasi yang bisa di
mengerti , seperti mengelompokkan sepuluh penjualan terbesar oleh customer
yang dimiliki, ia bisa berdasarkan pada satu tabel saja, atau pada dua atau
lebih tabel, ataupun berdasarkan pada query yang telah ada.
Query adalah sarana untuk mengatur data yang disimpan dalam
tabel. Namun lebih luas query adalah :
a. Query dapat diartikan sebagai pengganti tabel dalam database
b. Perubahan yang dilakukan pada query secara otomatis akan mengubah
data pada tabel.
c. Query dapat menggunakan satu atau lebih tabel yang akan dihubungkan
d. Query juga dapat menggunakan query lain sebagai sumber datanya.
Dengan Query kita dapat :
• Menampilkan data-data tertentu pada suatu table
• Menampilkan data dari diua table atau lebih dengan syarat antar table itu
ada field yang berhubungan
• Dapat melakukan oprasi perhitungan
Itulah tiga fungsi utama Query , Query biasanya digunakan sebagai
sumber data untuk Report dan form

STMIK Duta Bangsa Surakarta 31


Microsoft Access 2003

B. MEMBUAT QUERY DENGAN DESIGN VIEW

1. Dari database object pilih Query - - New - - Design View.

Gambar 5.1 Query by Design View


2. Pilih tabel yang akan dibuat Query kemudian klik Add- - Close

Gambar 5.2 Pemilihan tabel untuk dibuat query


3. Pilih Field yang akan dibuat query.

Gambar 5.3 Pembuatan Query Table


4. Setelah itu Simpan Query dengan klik tombol Save dan beri nama Qproduk.
Berikut ini adalah tampilan Qproduk :

STMIK Duta Bangsa Surakarta 32


Microsoft Access 2003

Gambar 5.4 Tampilan QProduk


Catatan :
Field ; menunjukkan nama field yang akan dbiat Query
Table; nama tabel dari field yang akan dibuat Query
Short; Fungsi Pengurutan data
Show; Fungsi yang digunakan untuk menampilkan data
Criteria; Fungsi yang digunakan untuk menampilkan data dengan syarat-
syarat tertentu.

C. MEMBUAT QUERY DENGAN DESIGN VIEW

1. Dari database object pilih Query - - New - - Simple Query Wizard

Tabel yg
dipilih Tempat
field
baru

Field
yg
dipilih

Gambar 5.5 Kotak Dialog Simple Query Wizard ke-1

STMIK Duta Bangsa Surakarta 33


Microsoft Access 2003

2. Pindahkan Field yang akan dibuat Query Klik Next - - Beri Nama Query
yang baru Klik Finish

Ketikan nama
Query

Gambar 5.6 Kotak Dialog Simple Query Wizard ke-2

D. CROSSTAB QUERY WIZARD, FIND DUPLICATES QUERY WIZARD, FIND


UNMATCHED QUERY WIZARD.

Crosstab Query Wizard


Berfungsi untuk menampilkan data secara tabulasi silang yang
menghasilkan perhitungan jumlah data yang ada.
Find Duplicates Query Wizard
Metode ini digunakan untuk mencari data yang kembar atau mempunyai
duplikasi.
3. Find Unmatched Query Wizard
Metode ini digunakan untuk mencari data yang tidak sama antara primary
table dengan tabel terkait

E. EXPRESSION BUILDER

Expression Builder berfungsi untuk menuliskan formula/rumus baik


matematika maupun logika. Fungsi Matematika (+, -, *, /, >, <, =, <>) Fungsi
Logika (IIF, AND, OR, NOT, LIKE). Contoh :

STMIK Duta Bangsa Surakarta 34


Microsoft Access 2003

Gambar 5.7 Contoh Penulisan Rumus di Expression Builder 1

Gambar 5.8 Contoh Penulisan Rumus di Expression Builder 2

F. SHORT AND FILTER

1. Short
Fasilitas Short data/ mengurutkan data pada MS. Access 2003 ada cara yaitu
Ascending (A – Z) dan Descending (Z – A). Untuk mengurutkan field, kita
tinggal meletakkan kursor pada field yang akan diurutkan dengan memilih
menu Record – Sort atau gambar untuk mengurutkan secara
Ascending
dan gambar untuk mengurutkan secara descending
2. Filter
Filter record merupakan cara untuk memilih, menyeleksi, membatasi dan
menyaring data, atau record yang ada. Pemfilteran data dapat dilakukan
dengan cara :
a. Pilih menu Record, kemudian pilih Filter.
b. Terdapat empat pilihan dalam Filter adalah :

STMIK Duta Bangsa Surakarta 35


Microsoft Access 2003

1. Filter by Selection
2. Filter by Form
3. Advanced Filter/Sort
4. Filter Excluding Selection
3. Filter by Selection
Metode ini, penyaringan dilakukan berdasarkan data yang dipilih. Cara
melakukannya adalah sebagai berikut :
1. Tempatkan kursor pada kolom yang hendak dijadikan acuan untuk
penyaringan data.
2. Pilih menu Record, Klik Filter - - Filter By Selection kemudian
Apply Filter
3. Untuk kembali ke kondisi sebelum filter anda dapat menggunakan menu
Record - - Remove Filter/Sort atau
4. Filter by Form
Metode ini digunakan untuk menyaring data pada sebuah form. Cara
melakukannya adalah sebagai berikut :
1. Tempatkan kursor pada kolom yang hendak dijadikan acuan untuk
penyaringan data.
2. Pilih menu Record, Klik Filter - - Filter By Form kemudian
Apply Filter
3. Untuk kembali ke kondisi sebelum filter anda dapat menggunakan menu
Record - - Remove Filter/Sort atau
5. Advanced Filter/Sort
Metode ini digunakan untuk menyaring data dengan beberapa kriteria Cara
melakukannya adalah sebagai berikut :
1. Tempatkan kursor pada kolom yang hendak dijadikan acuan untuk
penyaringan data.
2. Pilih menu Record, Klik Filter - - Advanced Filter/Sort ketikkan
kriteria yang anda inginkan pada field yang akan difilter kemudian
Apply Filter

STMIK Duta Bangsa Surakarta 36


Microsoft Access 2003

6. Filter Excluding Selection


Metode ini digunakan untuk membuang sebuah record tenpat kursor aktif.
Cara melakukannya adalah sebagai berikut :
1. Tempatkan kursor pada kolom yang hendak dijadikan acuan untuk
penyaringan data.
2. Pilih menu Record, Klik Filter - - Filter Excluding Selection kemudian
untuk kembali ke posisi sebelum filter klik Record - - Remove
Filter/Sort atau

G. IMPORT AND EXPORT TABLE

1. Import Table
Proses importing table adalah proses pemasukan data dan desain dengan
mengimport dari data yang sudah ada sebelumnya baik dalam format Ms.
Access maupun dalam format lain seperti dBASE, SQL, HTML, Excel,
Outlook dan sebagainya. Langkahnya adalah sebagai berikut :
a. Pilih menu File - - Get External Data - - Import

Nama
File

Format/Tip
e File

Gambar 5.9 Import Table langkah 1


b. Setelah file yang akan diimport dipilih kemudian klik Import - - Next

STMIK Duta Bangsa Surakarta 37


Microsoft Access 2003

Gambar 5.10 Import Table langkah 2


c. Pilih Baris Pertama sebagai nama dari kolom atau field - -Next

Gambar 5.11 Import Table Langkah 3


d. Simpan table dengan nama yang baru atau menggunakan tabel yang sudah
ada sebelumnya - -Next

Gambar 5.12 Import Table Langkah 4

STMIK Duta Bangsa Surakarta 38


Microsoft Access 2003

e. Selanjutnya pembuatan index - -Next

Gambar 5.13 Import Table Langkah 5


f. Pembuatan Primary Key - - Next

Gambar 5.14 Import Table Langkah 6


g. Pemberian Nama Tabel yang terbetuk kemudian Klik Finish

Gambar 5.15 Import Table Langkah 7

STMIK Duta Bangsa Surakarta 39


Microsoft Access 2003

STMIK Duta Bangsa Surakarta 40


Microsoft Access 2003

2. ExportTable
Proses export table adalah proses pengeluaran data dan desain dengan dari
format Ms. Access ke dalam format lain seperti dBASE, SQL, HTML,
Excel, Outlook dan sebagainya. Langkahnya adalah sebagai berikut :
b. Pilih tabel yang akan di export kemudian pilih menu File - - Export

Ketik
nama file-
nya

Pilih format
file-nya

Gambar 5.16 Export Table


c. Setelah diberi nama dan disimpan sesuai dengan format file yang
diinginkan kemudian klik Export dan anda buka file yang dibuat tadi
ditempat anda menyimpan.

STMIK Duta Bangsa Surakarta 41


Microsoft Access 2003

Latihan :
1. Buatlah Tabel Dokter berikut :
No. Nama Field Tipe Data Lebar
1. Kd_dok Text 6
2. Nama_dok Text 25
3. J_kel Yes/No
4. Alamat Text 30
5. Kd_spesialis Text 3

2. Buatlah Tabel Spesialis Berikut :


No. Nama Field Tipe Data Lebar
1. Kd_spesialis Text 9
2. Nama_spesialis Text 25

3. Buat Query antara tabel dokter dan tabel spesialis untuk memunculkan seperti
berikut :
Kd_dok Nama_dok J_kel Alamat Kd_spesialis Nama_spesialis

4. Buatlah pengurutan data berdasarkan nama secara Ascending

Daftar Pustaka

Microsoft Access 2003 http://www.ilmukomputer.com


A Primer for Relational Database Design and Use, Paul A. Harris, Ph.D.
Director, GCRC Informatics, October 3, 2003
Microsoft Access 2003, Wahana Komputer, Penerbit Andi Yogyakarta
Tutorial 5 Hari Menggunakan Microsoft Access 2003, http://wahanakom.com
Tutorial Microsoft Access 2003, http://www.andipublisher.com

STMIK Duta Bangsa Surakarta 42


Microsoft Access 2003

BAB VI
BEKERJA DENGAN FORM

Tujuan Instruksional Umum :


Memahami penggunaan object form

Tujuan Instruksional Khusus :


1. Mahasiswa dapat memahami object form.
2. Mahasiswa mampu form dengan Design View, Form Wizard, AutoForm: Columnar,
AutoForm: Tabular, AutoForm: Datasheet, AutoForm: PivotTable, AutoForm: PivotChart,
Chart Wizard dan PivotTabel Wizard.
3. Mahasiswa mampu membuat form dengan menggunakan object-object dalam toolbar form.

A. FORM
Form merupakan salah satu object database yang biasanya digunakan
sebagai antarmuka pemakai untuk memasukkan data dan menampilkan data
dalam database atau tabel. Form juga dapat digunakan untuk menjalankan atau
menampilkan report atau form lain. Dalam pembuatan form kita akan dibantu
oleh ToolBox untuk melakukan perancangan form.
Form digunakan untuk mempresentasikan ke user atau menerima
inputan dari user data dalam table / query dalam bentuk interface grid,
tombol, dan lain-lain control windows form dalam access biasa dimasukkan
ke dalam form lain sebagai control sub form, biasanya jika bekerja dalam
Transaksi Master Detail.

STMIK Duta Bangsa Surakarta 43


Microsoft Access 2003

11 1

2
12
3
13
4
14

5
15 6

16
7
17

18 8
9
19
10
20

Gambar 6.1 Toolbar Form


Keterangan :
1. Control Wizards
11. Select Object
2. Text Box
12. Label
3. Option Group
13. Option Button
4. Check Box
14. Toggle Button
5. List Box
15. Combo Box
6. Command Button
16. Unbound Object Frame
7. Bound Object Frame
17. Image
8. Tab Control
18. Page Break
9. Subform/Subreport
19. Rectangle
10. More Controls 20. Line

STMIK Duta Bangsa Surakarta 44


Microsoft Access 2003

Gambar 6.2 Properties


Digunakan untuk mengatur Object dan Form

B. FORM DENGAN DESIGN VIEW


1. Membuat Form Mahasiswa dengan Design View
a. Pada Jendela Database pilih Form, lalu Click New, kemudian klik design view
maka akan muncul dialog layar seperti berikut :

Pilih metode
Form-nya

Pilih tabel
atau query
yang
diinginkan

Gambar 6.3 Form dengan Design View

STMIK Duta Bangsa Surakarta 45


Microsoft Access 2003

b. Kemudian klik OK maka akan tampil form seperti berikut :

Gambar 6.4 Area Design Form


c. Kemudian desain form dengan memasukkan field-field yang dibutuhkan, seperti
berikut ini :

Gambar 6.5 Tampilan Design Form Mahasiswa


d. Kemudian simpan form dengan nama mahasisa

Gambar 6.6 Menyimpan Design Form Mahasiswa


e. Kemudian jalankan form mahasiswa tersebut dengan klik dua kali pada form
mahasiswa.

STMIK Duta Bangsa Surakarta 46


Microsoft Access 2003

1 2 3 4 5
Gambar 6.7 Tampilan Form Mahasiswa
Keterangan :
1. Tombol Go to First Record : Menuju Record Awal
2. Tombol Go to Last Record : Menuju Record Akhir
3. Tombol Go to Previous Record : Menuju record sebelumnya
4. Tombol Go to Next Record : Menuju Record
Selanjutnya
5. Add New Record : Menambah Record Baru
2. Membuat Form Input Data dengan metode Design View dapat
dilakukan dengan cara sebagai berikut :
a. Pada Object Form pilih New - - Design View - - OK

Pilih metode
Form-nya

Pilih tabel
atau query
yang
diinginkan
Gambar 6.8 Form dengan Design View
b. Setelah itu muncul kotak dialog perancangan form. Field – field dalam
tabel yang akan dibuat form

STMIK Duta Bangsa Surakarta 47


Microsoft Access 2003

Gambar 6.9 Area Design Form dengan Design View


c. Kemudian masukkan field-filed yang dibutuhkan, sehingga tampilan
form seperti berikut :

Gambar 6.10 Tampilan Design Form dengan Design View


d. Kemudian tambahkan Tombol Tambah dengan toolbar command
button berikut ini :

Gambar 6.11 Langkah 1 Membuat tombol tambah


Pada categories pilih record operation dan pada action pilih add new
record, kemudian klik next sehingga tampil seperti berikut :

STMIK Duta Bangsa Surakarta 48


Microsoft Access 2003

Gambar 6.12 Langkah 2 Membuat tombol tambah


Kemudian pilih option Text, untuk memberi efek pada command
button dengan text, kemudian isikan text dengan text Tambah,
kemudian klik next sehinnga muncul tampilan seperti berikut :

Gambar 6.13 Langkah 3 Membuat tombol tambah


Kemudian ganti nama command button dengan text Tambah,
kemudian klik finish.
e. Kemudian buat tombol simpan dengan command button, langkah sama
dengan membuat tombol tambah, yaitu seperti berikut :

STMIK Duta Bangsa Surakarta 49


Microsoft Access 2003

Gambar 6.14 Langkah 1 Membuat tombol simpan


Pada categories pilih record operations dan pada action pilih save
record, kemudian klik next, maka akan tambil kotak dialog seperti
berikut :

Gambar 6.15 Langkah 2 Membuat tombol simpan


Kemudian pilih option Text, untuk memberi efek pada command
button dengan text, kemudian isikan text dengan text Simpan,
kemudian klik next sehinnga muncul tampilan seperti berikut :

STMIK Duta Bangsa Surakarta 50


Microsoft Access 2003

Gambar 6.16 Langkah 3 Membuat tombol simpan


Kemudian ganti nama command button dengan text Simpan, kemudian
klik finish.
f. Kemudian buat tombol Keluar dengan command button, langkah sama
dengan membuat tombol tambah dan simpan, yaitu seperti berikut :

Gambar 6.17 Langkah 1 Membuat tombol Keluar


Pada categories pilih form operations dan pada action pilih close form,
kemudian klik next, maka akan tambil kotak dialog seperti berikut :

STMIK Duta Bangsa Surakarta 51


Microsoft Access 2003

Gambar 6.18 Langkah 2 Membuat tombol Keluar


Kemudian pilih option Text, untuk memberi efek pada command
button dengan text, kemudian isikan text dengan text Simpan,
kemudian klik next sehinnga muncul tampilan seperti berikut :

Gambar 6.19 Langkah 3 Membuat tombol Keluar


Kemudian ganti nama command button dengan text keluar, kemudian klik
finish.

STMIK Duta Bangsa Surakarta 52


Microsoft Access 2003

Gambar 6.20 Tampilan Design Form Input Mahasiswa


Kemudian simpan form dengan nama file mahasiswa :

Gambar 6.21 MenyimpanDesign Form Input Mahasiswa


Kemudian jalankan form yang telah kita buat tersebut dengan klik dua kali
pada form mahasiswa :

Gambar 6.22 Tampilan Form Input Mahasiswa


Untuk menambah data klik tombaol tambah, untuk menyimpan data klik
tombol simpan dan untuk keluar klik t ombol keluar.

5. Membuat Form Hapus Data dengan metode Design View dapat


dilakukan dengan cara sebagai berikut :
a. Pada Object Form pilih New - - Design View - - OK

Pilih metode
Form-nya

Pilih tabel
atau query
yang
diinginkan

STMIK Duta Bangsa Surakarta 53


Microsoft Access 2003

Gambar 6.23 Form dengan Design View


b. Setelah itu muncul kotak dialog perancangan form. Field – field dalam
tabel yang akan dibuat form

Gambar 6.24 Design Form dengan Design View


c. Kemudian masukkan field-filed yang dibutuhkan, sehingga tampilan
form seperti berikut :

Gambar 6.25 Tampilan Design Form Hapus Mahasiswa


d. Kemudian tambahkan Tombol Hapus dengan toolbar command button
berikut ini :

Gambar 6.26 Langkah 1 Membuat Tombol Hapus

STMIK Duta Bangsa Surakarta 54


Microsoft Access 2003

Pada categories pilih record operation dan pada action pilih delete
record, kemudian klik next sehingga tampil seperti berikut :

Gambar 6.27 Langkah 2 Membuat Tombol Hapus


Kemudian pilih option Text, untuk memberi efek pada command
button dengan text, kemudian isikan text dengan text Hapus, kemudian
klik next sehinnga muncul tampilan seperti berikut :

Gambar 6.28 Langkah 3 Membuat Tombol Hapus


Kemudian ganti nama command button dengan text Hapus, kemudian
klik finish.
e. Kemudian buat tombol Keluar dengan command button, langkah sama
dengan membuat tombol tambah dan simpan, yaitu seperti berikut :

STMIK Duta Bangsa Surakarta 55


Microsoft Access 2003

Gambar 6.29 Langkah 1 Membuat Tombol Keluar


Pada categories pilih form operations dan pada action pilih close form,
kemudian klik next, maka akan tambil kotak dialog seperti berikut :

Gambar 6.30 Langkah 2 Membuat Tombol Keluar


Kemudian pilih option Text, untuk memberi efek pada command
button dengan text, kemudian isikan text dengan text Simpan,
kemudian klik next sehinnga muncul tampilan seperti berikut :

Gambar 6.31 Langkah 3 Membuat Tombol Keluar

STMIK Duta Bangsa Surakarta 56


Microsoft Access 2003

Kemudian ganti nama command button dengan text keluar, kemudian


klik finish.

Gambar 6.32 Tampilan Design Form Hapus Mahasiswa


Kemudian jalankan form yang telah kita buat tersebut dengan klik dua
kali pada form mahasiswa :

Gambar 6.33 Tampilan Form Hapus Mahasiswa


Untuk menghapus data klik tombaol hapus, dan untuk keluar klik t ombol
keluar.

STMIK Duta Bangsa Surakarta 57


Microsoft Access 2003

6. Membuat Form Edit Data dengan metode Design View dapat


dilakukan dengan cara sebagai berikut :
a. Pada Object Form pilih New - - Design View - - OK

Pilih metode
Form-nya

Pilih tabel
atau query
yang
diinginkan

Gambar 6.34 Form Design View


b. Setelah itu muncul kotak dialog perancangan form. Field – field dalam
tabel yang akan dibuat form

Gambar 6.35 Area Design Form dengan Design View


c. Kemudian masukkan field-filed yang dibutuhkan, sehingga tampilan
form seperti berikut :

Gambar 6.36 Tampilan Design Form Edit Mahasiswa

STMIK Duta Bangsa Surakarta 58


Microsoft Access 2003

d. Kemudian tambahkan Tombol Hapus dengan toolbar command button


berikut ini :

Gambar 6.37 Langkah 1 Membuat Tombol Edit


Pada categories pilih record operation dan pada action pilih duplicate
record, kemudian klik next sehingga tampil seperti berikut :

Gambar 6.38 Langkah 2 Membuat Tombol Edit


Kemudian pilih option Text, untuk memberi efek pada command
button dengan text, kemudian isikan text dengan text Hapus, kemudian
klik next sehinnga muncul tampilan seperti berikut :

Gambar 6.39 Langkah 3 Membuat Tombol Edit

STMIK Duta Bangsa Surakarta 59


Microsoft Access 2003

Kemudian ganti nama command button dengan text Edit, kemudian


klik finish.
e. Kemudian buat tombol Keluar dengan command button, langkah sama
dengan membuat tombol tambah dan simpan, yaitu seperti berikut :

Gambar 6.40 Langkah 1 Membuat Tombol Keluar


Pada categories pilih form operations dan pada action pilih close form,
kemudian klik next, maka akan tambil kotak dialog seperti berikut :

Gambar 6.41 Langkah 2 Membuat Tombol Keluar


Kemudian pilih option Text, untuk memberi efek pada command
button dengan text, kemudian isikan text dengan text Simpan,
kemudian klik next sehinnga muncul tampilan seperti berikut :

STMIK Duta Bangsa Surakarta 60


Microsoft Access 2003

Gambar 6.42 Langkah 3 Membuat Tombol Keluar


Kemudian ganti nama command button dengan text keluar, kemudian
klik finish.

Gambar 6.43 Tampilan Design Form Edit Mahasiswa


Kemudian jalankan form yang telah kita buat tersebut dengan klik dua kali
pada form mahasiswa :

Gambar 6.44 Form Edit Mahasiswa

STMIK Duta Bangsa Surakarta 61


Microsoft Access 2003

C. FORM DENGAN FORM WIZARD


Langkah membuat form dengan form wizard adalah sebagai berikut :
5. Pada Object Form pilih New - - FORM WIZARD

Gambar 6.45 Form Wizard


6. Kemudian pilih tabel yang akan digunakan ke dalam form, kemudian klik
OK, maka akan tampil kotak dialog seperti berikut :

Gambar 6.46 Menentukan field yang dibutuhkan dalam form


7. Tentukan field yang akan ditampilkan ke dalam form, kemudiaan klik next,
maka akan tampil seperti berikut :

STMIK Duta Bangsa Surakarta 62


Microsoft Access 2003

Gambar 6.47 Menentukan Tampilan form


8. Kemudian tentukan tampilan form, misal kita pilih columnar, kemudian
klik next, kemudian pilih standar seperti pada gambar :

Gambar 6.48 Menentukan Tampilan Label dan Text dalam form


9. Kemudian klik next, sehingga akan muncul tampilan seperti berikut :

Gambar 6.49 Menentukan nama form

STMIK Duta Bangsa Surakarta 63


Microsoft Access 2003

10. Kemudian klik finish, maka akan tampil form


seperti berikut :

Gambar 6.50 Tampilan form Mahasiswa dengan Form Wizard

D. Membuat Form dengan Autoform : Columnar


Langkah sama dengan membuat form dengan design view dan form wizard :

Gambar 6.51 Design Form Mahasiswa dengan AutoForm Columnr


Kemudian klik OK, maka akan tampil form seperti berikut :

STMIK Duta Bangsa Surakarta 64


Microsoft Access 2003

Gambar 6.52 Form Mahasiswa dengan AutoForm Columnr


E. Membuat Form dengan Autoform : Tabular
Langkah sama dengan membuat form dengan design view dan form wizard :

Gambar 6.53 Design Form Mahasiswa dengan AutoForm Tabular


Kemudian klik OK, maka akan tampil form seperti berikut :

Gambar 6.54 Form Mahasiswa dengan AutoForm Tabular

F. Membuat Form dengan Autoform : Datasheet

STMIK Duta Bangsa Surakarta 65


Microsoft Access 2003

Gambar 6.55 Design Form Mahasiswa dengan AutoForm Datasheet

Gambar 6.56 Form Mahasiswa dengan AutoForm Datasheet

G. Membuat Form dengan Autoform : PivotTable

Gambar 6.57 Design Form Mahasiswa dengan AutoForm PivotTable

Gambar 6.58 Design Form Mahasiswa dengan AutoForm PivotTable


Kemudian masukkan field-field yang dibutuhkan seperti tampilan berikut ini :

STMIK Duta Bangsa Surakarta 66


Microsoft Access 2003

Gambar 6.59 Form Mahasiswa dengan AutoForm PivotTable

H. Membuat Form dengan Autoform : PivotChart

Gambar 6.60 Design Form Mahasiswa dengan AutoForm PivotChart

Gambar 6.61 Design Form Mahasiswa dengan AutoForm PivotChart


Kemudian masukkan field-field yang dibutuhkan seperti tampilan berikut ini :

STMIK Duta Bangsa Surakarta 67


Microsoft Access 2003

Gambar 6.62 Form Mahasiswa dengan AutoForm PivotChart

I. Membuat Form dengan Autoform : PivotChart

Gambar 6.63 Design Form Mahasiswa dengan Chart Wizard

STMIK Duta Bangsa Surakarta 68


Microsoft Access 2003

Gambar 6.64 Design Form Mahasiswa dengan Chart Wizard


Kemudian masukkan field-field yang dibutuhkan, kemudian klik next
sehingga muncul seperti berikut :

Gambar 6.65 Pilihan Jenis Chart


Pilih salah satu jenis Chart, kemudian klik next sehingga muncul seperti
berikut :

Gambar 6.65 Tampilan Jenis Chart sesuai pilihan


Kemudian klik next, maka akan tampil :

STMIK Duta Bangsa Surakarta 69


Microsoft Access 2003

Gambar 6.66 Menyimpan Form dengan Chart Wizart

Gambar 6.67 Form dengan Chart Wizard

J. Membuat Form dengan PivotTable Wizard

Gambar 6.68 Design Form dengan PivotTable Wizard

Gambar 6.69 Design Form dengan PivotTable Wizard

STMIK Duta Bangsa Surakarta 70


Microsoft Access 2003

Kemudian klik next, maka akan tampil seperti berikut :

Gambar 6.70 Design Form dengan PivotTable Wizard


Kemudian masukkan field-field yang dibutuhkan, kemudian klik finish, maka
akan tampil seperti berikut :

Gambar 6.71 Design Form dengan PivotTable Wizard


Kemudian masukkan field-field yang dibutuhkan, seperti berikut :

STMIK Duta Bangsa Surakarta 71


Microsoft Access 2003

Gambar 6.72 Tampilan Form dengan PivotTable Wizard


Latihan :
1. Buatlah tabel Mahasiswa seperti berikut :
No. Nama Field Tipe Data Lebar
1. NIM Text 6
2. Nama Text 25
3. J_kel Yes/No
4. Progdi Text 20
5. Jenjang Text 4
6. Alamat Text 30

Kemudian buatlah form seperti tampilan berikut ini :

2. Buatlah Tabel Dokter berikut :


No. Nama Field Tipe Data Lebar
1. Kd_dok Text 6
2. Nama_dok Text 25
3. J_kel Yes/No
4. Alamat Text 30
5. Kd_spesialis Text 3

3. Buatlah Tabel Spesialis Berikut :


No. Nama Field Tipe Data Lebar
1. Kd_spesialis Text 9
2. Nama_spesialis Text 25

4. Buat Query antara tabel dokter dan tabel spesialis untuk memunculkan seperti
berikut :

STMIK Duta Bangsa Surakarta 72


Microsoft Access 2003

Kd_dok Nama_dok J_kel Alamat Kd_spesialis Nama_spesialis

5. kemudian query yang telah dibuat tersebut buatlah form, dengan tombol
navigasi Tambah, Simpan, Batal, Hapus dan Keluar.

Daftar Pustaka

Microsoft Access 2003 http://www.ilmukomputer.com


A Primer for Relational Database Design and Use, Paul A. Harris, Ph.D.
Director, GCRC Informatics, October 3, 2003
Microsoft Access 2003, Wahana Komputer, Penerbit Andi Yogyakarta
Tutorial 5 Hari Menggunakan Microsoft Access 2003, http://wahanakom.com
Tutorial Microsoft Access 2003, http://www.andipublisher.com

STMIK Duta Bangsa Surakarta 73


Microsoft Access 2003

BAB VII
BEKERJA DENGAN REPORT

Tujuan Instruksional Umum :


Memahami penggunaan object report

Tujuan Instruksional Khusus :


1. Mahasiswa dapat memahami object report.
2. Mahasiswa mampu Report dengan Design View, Report Wizard, AutoReport: Columnar,
AutoReport: Tabular dan Chart Wizard.

Setelah anda dapat mebuat tabel dan form, maka data yang telah kita inputkan ke
dalam database akan kita buat laporan atau Report baik akan dicetak ke kertas
atau tidak. Berikut cara membuat Report atau Laporan dalam microsoft Acces
2003.

A. Membuat Report dengan Report Wizard


1. Klik object Report – klik New – pilih Report Wizard seperti berikut :

Gambar 7.1 Langkah 1 Design Report dengan Report Wizard

STMIK Duta Bangsa Surakarta 74


Microsoft Access 2003

2. Kemudian akan tampil Report Wizard seperti berikut ini :

Gambar 7.2 Langkah 2 Design Report dengan Report Wizard


Kemudian tentukan field-field yang akan dibuat laporan, dengan memilih
tombol > add atau >> add All, kemudian klik next maka akan tampil
seperti berikut ini :

Gambar 7.3 Langkah 3 Design Report dengan Report Wizard


Jika ingin membuat laporan dengan grouping, maka pilih field yang akan
dibuat grouping dengan > add fild kemudian klik next, maka aka tampil
report wizard seperti berikut ini :

STMIK Duta Bangsa Surakarta 75


Microsoft Access 2003

Gambar 7.4 Langkah 4 Design Report dengan Report Wizard


Pilih field yang akan diurutkan secara Ascending atau Descending, untuk
pengurutan field bisa lebih dari satu filed, kemudian klik next, maka akan
tampil report wizard seperti berikut ini :

Gambar 7.5 Langkah 5 Design Report dengan Report Wizard


Kemudian tentukan pilihan Layout laporan dan Orientation dari laporan,
setelah itu klik next maka akan tampil report wizard seperti berikut :

Gambar 7.6 Langkah 6 Design Report dengan Report Wizard


Tentukan font Style dari Title laporan, kemudian klik next maka akan
tampil report wizard seperti berikut ini :

STMIK Duta Bangsa Surakarta 76


Microsoft Access 2003

Gambar 7.7 Langkah 7 Design Report dengan Report Wizard


Kemudian klik finish, maka design laporan dengan report wizard telah
selesai seperti berikut ini :

Gambar 7.7 Langkah 7 Design Report dengan Report Wizard


3. Kemudian desain report dengan memasukkan field-field yang dibutuhkan
dalam report, seperti berikut ini :

STMIK Duta Bangsa Surakarta 77


Microsoft Access 2003

Gambar 7.8 Langkah 8 Design Report dengan Report Wizard

4. Kemudian Simpan report dan jalankan maka akan tampil seperti berikut :

Gambar 7.9 Langkah 9 Design Report dengan Report Wizard

B. Membuat Report dengan Design View


1. Klik object Report – klik New-pilih Design View maka akan tampil
seperti berikut :

Gambar 7.10 Langkah 1 Design Report dengan Design View

STMIK Duta Bangsa Surakarta 78


Microsoft Access 2003

2. Kemudian pilih database yang akan dibuat laporan, dalam hal ini database
MHS, kemudian klik OK, maka akan tampil design Report seperti
Berikut:

Gambar 7.11 Langkah 2 Design Report dengan Design View


3. Kemudian desain report dengan memasukkan field-field yang dibutuhkan
dalam report, seperti berikut ini :

Gambar 7.12 Langkah 3 Design Report dengan Design View


4. Kemudian Simpan report dan jalankan maka akan tampil seperti berikut :

Gambar 7.13 Langkah 4 Design Report dengan Design View

STMIK Duta Bangsa Surakarta 79


Microsoft Access 2003

C. Membuat Report dengan AutoReport : Columnar


1. Langkahnya sama yaitu, pilh Object Report kemudian klik new maka
akan tampil seperti berikut :

Gambar 7.14 Langkah 1 Design Report dengan AutoReport: Columnar


2. Kemudian pilih AutoReport: Columnar dan pilih database yang akan
dibuat laporan kemudian klik OK, maka akan tampil Report seperti
berikut ini

Gambar 7.15 Langkah 2 Design Report dengan AutoReport: Columnar

STMIK Duta Bangsa Surakarta 80


Microsoft Access 2003

D. Membuat Report dengan AutoReport : Tabular


1. Langkahnya sama yaitu, pilih Object Report kemudian klik new maka
akan tampil seperti berikut :

Gambar 7.16 Langkah 1 Design Report dengan AutoReport: Tabular


2. Kemudian pilih AutoReport: Tabular dan pilih database yang akan dibuat
laporan kemudian klik OK, maka akan tampil Report seperti berikut ini

Gambar 7.17 Langkah 2 Design Report dengan AutoReport: Tabular

STMIK Duta Bangsa Surakarta 81


Microsoft Access 2003

E. Membuat Report dengan Chart Wizard


1. Langkahnya sama yaitu, pilih Object Report kemudian klik new maka
akan tampil seperti berikut :

Gambar 7.18 Langkah 1 Design Report dengan Chart Wizard


2. Kemudian pilih Chart Wizard dan pilih database yang akan dibuat laporan
kemudian klik OK, maka akan tampil Chart Wizard seperti berikut ini

Gambar 7.19 Langkah 2 Design Report dengan Chart Wizard


3. Kemudian field yang akan ditampilkan dalam laporan atau Chart Wizard
dengan menekan > add atau >> add All kemudian klik next maka akan
tampil Chart Wizart seperti berikut ini :

STMIK Duta Bangsa Surakarta 82


Microsoft Access 2003

Gambar 7.20 Langkah 3 Design Report dengan Chart Wizard


4. Pilih jenis Chart yang akan dibuat laporan, misalkan kita pilih yang
column chart kemudian klik next maka akan tampil Chart Wizard seperti
berikut ini :

Gambar 7.21 Langkah 4 Design Report dengan Chart Wizard

STMIK Duta Bangsa Surakarta 83


Microsoft Access 2003

5. Kemudian klik next, maka akan tampil Chart Wizard seperti berikut ini :

Gambar 7.22 Langkah 5 Design Report dengan Chart Wizard


6. Berinama Judul laporan misalkan GRAFIK, kemudian klik Finish, maka
akan tampil laporan dengan Chart seperti berikut ini :

Gambar 7.23 Langkah 6 Design Report dengan Chart Wizard

STMIK Duta Bangsa Surakarta 84


Microsoft Access 2003

1. Buatlah Tabel Dokter berikut :


No. Nama Field Tipe Data Lebar
1. Kd_dok Text 6
2. Nama_dok Text 25
3. J_kel Yes/No
4. Alamat Text 30
5. Kd_spesialis Text 3

2. Buatlah Tabel Spesialis Berikut :


No. Nama Field Tipe Data Lebar
1. Kd_spesialis Text 9
2. Nama_spesialis Text 25

3. Buat Query antara tabel dokter dan tabel spesialis untuk memunculkan seperti
berikut :
Kd_dok Nama_dok J_kel Alamat Kd_spesialis Nama_spesialis

4. Buatlah Report dari masing-masing tabel yaitu : Tabel Diktor, Spesialis dan
Query dengan cara Design View, Report Wizard dan Chart Wizard

Daftar Pustaka

Microsoft Access 2003 http://www.ilmukomputer.com


A Primer for Relational Database Design and Use, Paul A. Harris, Ph.D.
Director, GCRC Informatics, October 3, 2003
Microsoft Access 2003, Wahana Komputer, Penerbit Andi Yogyakarta
Tutorial 5 Hari Menggunakan Microsoft Access 2003, http://wahanakom.com
Tutorial Microsoft Access 2003, http://www.andipublisher.com

STMIK Duta Bangsa Surakarta 85


Microsoft Access 2003

BAB VIII
BEKERJA DENGAN PAGES

Tujuan Instruksional Umum :


Memahami penggunaan object pages

Tujuan Instruksional Khusus :


1. Mahasiswa dapat memahami object page.
2. Mahasiswa mampu Page dengan Design View, AutoPage: dan Page Wizard.

Selain menggunakan form, untuk mendesign form input, edit da hapus kita juga
dapat menggunakan Pages. Dengan Pages kita juga dapat mamasukan form input
datatabase ke file Web, dalam bentuk file html atau htm. Berikut cara membuat
design form input dengan pages.

A. Membuat Data Access Page dengan Design View


1. Pilih Object Pages – pilih New – maka kemudian pilih Design View seperti
pada gambar di bawah ini :

Gambar 8.1 Langkah 1 Design Page dengan Design View


2. Kemudian pilih database atau tabel yang akan digunakan, kemudian klik
OK, maka akan tampil design page seperti berikut ini :

STMIK Duta Bangsa Surakarta 86


Microsoft Access 2003

3. Kemudian design page dengan memasukkan field-filed yang dibutuhkan


seperti berikut ini :

4. Kemudian simpan file page


tersebut dengan extention htm atau html.
5. Kemudian jalankan dengan
klik dua kali pada nama page yang telah kita buat seperti berikut ini :

STMIK Duta Bangsa Surakarta 87


Microsoft Access 2003

6. Maka akan tampil Pages


seperti berikut ini :

B. Membuat Data Access Page dengan Page Wizard

STMIK Duta Bangsa Surakarta 88


Microsoft Access 2003

1. Pilih Object Pages – pilih New – maka kemudian pilih Page Wizard
seperti pada gambar di bawah ini :

2. Kemudian pilih database atau tabel yang akan digunakan, kemudian klik
OK, maka akan tampil design page seperti berikut ini :

STMIK Duta Bangsa Surakarta 89


Microsoft Access 2003

3. Kemudian tentukan field yang akan dimasukkan ke dalam page, dengan


klik > add atau >> add All, kemudian klik next maka akan tampil page
wizard seperti berikut ini :

4. untuk membuat grouping pilih field yang akan dibuat grouping, jika tidak
klik next maka akan tampil page wizard seperti berukut ini :

STMIK Duta Bangsa Surakarta 90


Microsoft Access 2003

5. Tentukan field yang akan dibuat urut secara ascending atau descending,
kemudian klik next maka akan tampil page wizard seperti berikut ini :

6. Kemudian berinama file page misalkan DESIGN PAGE MAHASISWA,


kemudian klik finish, maka akan tampil seperti berikut ini :

STMIK Duta Bangsa Surakarta 91


Microsoft Access 2003

7. Kemudian atur design page sesuai dengan keinginan misalkan diberi


judul pada page seperti berikut ini :

8. Kemudian save dan jalankan page yang telah dibuat seperti berikut :

9. Maka akan tampil Page seperti berikut ini :

STMIK Duta Bangsa Surakarta 92


Microsoft Access 2003

C. Membuat Data Access Page dengan AutoPage: Columnar


1. Langkahnya sama yaitu, pilh Object Page kemudian klik new maka akan
tampil seperti berikut :

2. Kemudian pilih AutoPage: Columnar dan pilih database yang akan dibuat
page kemudian klik OK, maka akan tampil Report seperti berikut ini

STMIK Duta Bangsa Surakarta 93


Microsoft Access 2003

STMIK Duta Bangsa Surakarta 94