Anda di halaman 1dari 9

SATUAN ACARA PENYULUHAN

PERAWATAN ORAL HYGIENE PADA BAYI BARU LAHIR


DI RUANG POLI TUMBUH KEMBANG
RSUD ULIN BANJARMASIN

Tanggal 9 Mei – 14 Mei 2016

Disusun Oleh:
Sriwarty NIM I4B115001
Endang Santy Safitry NIM I4B115002
Aulia Nilam Pratiwi NIM I4B115004
Sa’dah NIM I4B115007

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN


FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
2016
LEMBAR PENGESAHAN
SATUAN ACARA PENYULUHAN
PERAWATAN ORAL HYGIENE PADA BAYI BARU LAHIR
DI RUANG POLI TUMBUH KEMBANG
RSUD ULIN BANJARMASIN

Tanggal 9 Mei – 14 Mei 2016

Oleh:
Sriwarty NIM I4B115001
Endang Santy Safitry NIM I4B115002
Aulia Nilam Pratiwi NIM I4B115004
Sa’dah NIM I4B115007

Banjarmasin, Mei 2016


Mengetahui,
Pembimbing Akademik Pembimbing Lahan

Eka Santi, Ns, M.Kep Wiwik Winarsih, Ns


NIP. 19780615 200812 2 001 NIP. 19690228 198911 2 001

Kepala Ruangan,

.....................................................
SATUAN ACARA PENYULUHAN PERAWATAN ORAL HYGIENE
PADA BAYI BARU LAHIR
DI RUANG POLI TUMBUH KEMBANG RSUD ULIN BANJARMASIN
Kamis, 12 Mei 2016

A. Topik : Perawatan pada Bayi Baru Lahir

B. Sub Topik : Perawatan Oral hygiene pada Bayi Baru Lahir

C. Tujuan Intruksional :
1. Umum:
Setelah dilakukan penyuluhan diharapkan klien memahami, mau dan dapat
melaksanakan kegiatan perawatan oral hygiene pada bayi baru lahir secara mandiri di
rumah.
2. Khusus:
a. Mengetahui apa itu perawatan oral hygiene pada bayi baru lahir
b. Mengetahui tujuan dan manfaat perawatan oral Hygiene pada bayi baru lahir
c. Mengetahui dan memperagakan bagaimana cara merawat oral Hygiene pada bayi
baru lahir
d. Menyebutkan hal apa saja yang harus diperhatikan dalam perawatan oral Hygiene
pada bayi baru lahir.

D. Perencanaan Penyuluhan :
1. Waktu
a. Hari : Kamis
b. Tanggal : 12 Mei 2016
c. Jam : 09.00 WITA

2. Tempat : Ruang Poli Tumbuh Kembang


3. Sasaran : Klien yang berobat di Poli Tumbuh Kembang
4. Metode : Ceramah, praktik dan tanya Jawab
5. Media : Lembar balik (flipchart)

E. Kegiatan Penyuluhan
Tahap
Waktu Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Peserta Media
Kegiatan
Pendahulua 5 menit 1. Memperkenalkan diri 1. Mendengarkan Mikrofon
n 2. Menjelaskan topik dan
penyuluhan dan memperhatikan
tujuan penyuluhan 2. Menjawab
3. Menggali pertanyaan yang
pengetahuan tentang diajukan oleh
perawatan oral penyaji
Hygiene
Penyajian 10 menit Menjelaskan materi 1. Mendengarkan Lembar
perawatan oral hygiene dan balik
pada bayi baru lahir: memperhatikan (flipchart)
1. Pengertian 2. Mengajukan
2. Tujuan pertanyaan bila Phantom
3. Cara melakukan tidak mengerti
perawatan oral
Hygiene pada bayi
baru lahir.
4. Mensimulasikan cara
melakukan oral
hygiene.
Peutup 10 menit 1. Melakukan evaluasi 1. Memperhatikan
Kognitif dengan dan menjawab
menanyakan pertanyaan
pemahaman klien 2. Memperagakan
tentang pengertian cara oral
dan tujuan oral hygiene pada
hygiene bayi.
2. Melakukan evaluasi
Psikomotor, dengan
mencoba
mempraktekkan
perawatan oral
hygiene
3. Melakukan evaluasi
afektif dengan
menanyakan perasaan
klien setelah
mendapat penyuluhan
4. Menyimpulkan materi
yang telah
disampaikan
5. Memberikan
kesempatan bertanya
kembali jika kurang
jelas

F. Materi Penyuluhan : Terlampir

G. Evaluasi
A. Evaluasi Struktur
Telah melakukan kontrak sebelumnya, media telah disediakan berupa flipchart
dengan metode ceramah, praktik dan tanya jawab. kehadiran klien mencapai 60 %.
B. Evaluasi Proses
Pelaksaan penyuluhan dimulai dari salam, perkenalan, kemudian berlanjut dengan
pemberian materi, masuk pada sesi tanya jawab, evaluasi kepada klien terkait materi
yang disampaikan. Klien terlihat memperhatikan dan mendengarkan materi yang
disampaikan, klien
C. Evaluasi Hasil
Klien Poli Tumbuh Kembang mau dan mampu melakukan perawatan tali pusat
pada bayi baru lahir dan dapat menyebutkan cara melakukan perawatan tali pusat pada
bayi baru lahir secara mandiri di rumahnya.

LAMPIRAN 1:
MATERI PENYULUHAN PERAWATAN KEBERSIHAN MULUT (ORAL HYGIENE)
DI RUANG POLI TUMBUH KEMBANG RSUD ULIN BANJARMASIN

A. Definisi Perawatan Tali Pusat


Mulut merupakan bagian pertama dalam saluran makanan dan bagian dari system
pernafasan, didalam rongga mulut terdapat saliva yang berfungsi sebagai pembersih mekanis
dari mulut (Taylor,1997). Oral hygiene adalah suatu perawatan mulut dengan atau tanpa
menggunakan antiseptik untuk memenuhi salah satu kebutuhan personal hygiene klien.
Secara sederhana Oral hygiene dapat menggunakan air bersih, hangat dan matang. Oral
hygiene dapat dilakukan bersama pada waktu perawatan kebersihan tubuh yang lain seperti
mandi, mengosok gigi.

B. Tujuan dan Manfaat Perawatan Oral Hygine


Perawatan rongga mulut (Oral hygiene) memiliki tujuan sebagai berikut:
1. Mencegah terjadinya infeksi seperti sariawan ( Oral Thrush)
Tanda gejala sariawan pada bayi yaitu berupa bintik-bintik putih pada mulut, lidah,
mukosa mulut dan gusi. Bintik – bintik putih dapat menjadi satu dan membesar dengan
warna kuning atau abu-abu. Sehingga bayi menolak untuk mengisap air susu karena
nyeri pada mulut.
2. Memberikan rasa nyaman pada daerah mulut klien
3. Mengurangi nyeri yang berlebihan 
4. Mencegah terjadinya komplikasi

C. Cara Perawatan Oral Hygiene


Peralatan yang dibutuhkan:
1. Mangkok bersih
2. Air Hangat
3. Kassa steril (Hidrofil)
Prosedur perawatan :
1. Cuci tangan dengan sabun
2. Dekatkan alat
3. Letakkan air hangat dalam mangkok
4. Ambil kassa steril lilitkan ke jari telunjuk, masukkan kedalam mangkok yang berisi air
hangat dan peras.
5. Buka mulut bayi dan masukkan jari
6. Bersihkan mulut mulai dari gusi atas, gusi bawah, usap lidah dengan perlahan cegah
jangan sampai muntah, kemudian lanjutkan dengan mengusap bibir.
7. Keringkan bagian bibir luar bayi dengan handuk kering atau tissu
8. Rapikan alat dan buang kasa bekas pakai pada tempatnya
9. Cuci tangan.

DAFTAR PUSTAKA
Oral Care Center. Infant Oral Care. http://www.colgate.com/en/us/oc/oral-health/life-
stages/infant-oral-care diakses tanggal 11 Mei 2016.
Patient trusted medical information and support. Oral Thrush in Babies.
http://patient.info/health/oral-thrush-in-babies diakses tanggal 11 Mei 2016.

Originating Committee Clinical Affairs Committee Infant Oral Health Subcommittee.


Guideline on Infant Oral Health Care. The American Academy of Pediatric Dentistry
(AAPD).

Standar prosedur operasional RSUD Ulin Banjarmasin. Terbit januari 2015.