Anda di halaman 1dari 20

MAKALAH EKONOMI MAKRO II

“PERTUMBUHAN EKONOMI”

DOSEN PENGAMPU: Dr. H. IHSAN ROIS, ST., M.Si

OLEH: KELOMPOK 3

KETUA : SYARIPATUN HANNANI (A1A017128)

ANGGOTA:

1. RAFANURI BAYU RAMDHANI (A1A017105)

2. SILVIYA CAHYANI IRAWAN (A1A017118)

3. SOFINATUN NAJJAH (A1A017122)

4. SRI APRIANI (A1A017124)

5. SYAFRONI YUSFI HUDHA (A1A017126)

6. SYAKIYYA YANSURRAHMAH S. (A1A017127)

7. YASIN BILAL HAYAZA (A1A017140)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS MATARAM

2018/2019
KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kami kemudahan sehingga kami dapat
menyelesaikan makalah ini dengan tepat waktu. Tanpa pertolongan-Nya tentunya kami tidak
akan sanggup untuk menyelesaikan makalah ini dengan baik. Shalawat serta salam semoga
terlimpah curahkan kepada baginda tercinta kita yaitu Nabi Muhammad SAW yang kita
nanti-nantikan syafa’atnya di akhirat nanti.

Kami mengucapkan syukur kepada Allah SWT atas limpahan nikmat sehat-Nya, baik itu
berupa sehar fisik maupun akal pikiran, sehingga kami mampu untuk menyelesaikan
pembuatan makalah yang berjudul “Pertumbuhan Ekonomi” dari mata kuliah Ekonomi
Makro II, di mana pertumbuhan ekonomi sangat dibutuhkan bagi suatu negara khususnya
negara berkembang agar dapat menopang perekonomian negara yang bersangkutan.

Kami tentu menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna dan masih banyak
terdapat kesalahan serta kekurangan di dalamnya. Untuk itu, kami mengharapkan kritik serta
saran dari pembaca untuk makalah ini, agar makalah ini nantinya dapat menjadi makalah
yang lebih baik lagi.

Demikian, semoga makalah ini dapat bermanfaat.

Mataram, 25 Mei 2019

Kelompok 3

ii
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR.........................................................................................................ii

DAFTAR ISI.......................................................................................................................iii

BAB I : PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang....................................................................................................1

1.2 Rumusan Masalah...............................................................................................3

1.3 Tujuan Penulisan.................................................................................................3

BAB II : PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Pertumbuhan Ekonomi......................................................................3

2.2 Pertumbuhan Ekonomi Menurut Para Ahli.........................................................3

2.3 Teori – Teori Pertumbuhan Ekonomi.................................................................5

2.4 Ciri – Ciri Pertumbuhan Ekonomi......................................................................8

2.5 Faktor – Faktor Pertumbuhan Ekonomi..............................................................8

2.6 Indikator Keberhasilan Pertumbuhan Ekonomi..................................................10

2.7 Karakteristik Ekonomi Yang Maju.....................................................................13

2.8 Perbedaan Pertumbuhan Ekonomi Dan Pembangunan Ekonomi.......................13

BAB III : PENUTUP

3.1 Kesimpulan..........................................................................................................15

3.2 Saran.....................................................................................................................15

DAFTAR PUSTAKA..........................................................................................................16

iii
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Pertumbuhan ekonomi merupakan masalah perekonomian dalam jangka panjang, dan
pertumbuhan ekonomi merupakan fenomena penting yang dialami dunia hanya dua abad
belakangan ini, dan oleh Simon Kuznets, seorang ahli ekonomi terkemuka di Amerika
Serikat yang pernah memperoleh hadiah Nobel dinyatakan bahwa, proses pertumbuhan
ekonomi tersebut dinamakannya sebagai Modern Economic Growth. Dalam periode
tersebut, dunia telah mengalami perkembangan pembangunan yang sangat nyata apabila
dibandingkan dengan periode-periode sebelumnya. Sampai abad ke-18, sebagian besar
masyarakat di dunia masih hidup pada tingkat subsistem, dan mata pencaharian utamanya
adalah dari melaksanakan kegiatan di sektor pertanian, perikanan atau berburu. (Sadono
Sukirno, 1998, : 413). Pada dasarnya, pertumbuhan ekonomi diartikan sebagai suatu
proses pertumbuhan output perkapita dalam jangka panjang. Hal ini berarti, bahwa dalam
jangka panjang, kesejahteraan tercermin pada peningkatan output perkapita yang
sekaligus memberikan banyak alternatif dalam mengkonsumsi barang dan jasa, serta
diikuti oleh daya beli masyarakat yang semakin meningkat. (Boediono, 1993 : 1 - 2)

1.2 Rumusan Masalah

1. Apa yang dimaksud dengan pertumbuhan ekonomi secara umum dan menurut para
ahli ?
2. Apa saja teori – teori pertumbuhan ekonomi ?
3. Apa saja ciri – ciri pertumbuhan ekonomi ?
4. Apa saja faktor – faktor pertumbuhan ekonomi ?
5. Apa saja indikator pertumbuhan ekonomi ?
6. Apa saja karakteristik ekonomi yang maju?
7. Apa perbedaan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan ekonomi?

1.3 Tujuan Penulisam

1. Untuk mengethaui pengertian pertumbuhan ekonomi secara umum dan menurut


pendapat para ahli .
2. Untuk mengetahui teori – teori pertumbuhan ekonomi.
3. Untuk mengetahui ciri – ciri dalam pertumbuhan ekonomi.

1
4. Untuk mengetahui faktor – faktor yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi.
5. Untuk mengetahui indikator keberhasilan pertumbuhan ekonomi.
6. Untuk mengetahuikarakteristik ekonomi yang maju.
7. Untuk mengetahuiperbedaan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan ekonomi

2
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Pertumbuhan Ekonomi
Pertumbuhan Ekonomi adalah sebuah kondisi dimana meningkatnya pendapatan karena
terjadi peningkatan produksi barang dan jasa. Peningkatan pendapatan tersebut tidak
dikaitkan dengan tingkat pertumbuhan jumlah penduduk, dan dapat kita lihat dari output
yang meningkat, perkembangan teknologi, dan berbagai inovasi di bidang sosial.

Pertumbuhan Ekonomi juga dapat diartikan sebagai suatu proses perubahan


perekonomian negara dalam jangka waktu tertentu untuk menuju kondisi ekonomi yang
lebih baik. Pertumbuhan ekonomi identik dengan kenaikan kapasitas produksi yang
diwujudkan melalui kenaikan pendapatan nasional.

Suatu negara yang mengalami pertumbuhan ekonomi diindikasikan dengan kehidupan


masyarakatnya yang lebih baik. Lalu apakah suatu negara yang mengalami gejala
perkembangan ekonomi berpengaruh terhadap perkembangan suatu bisnis? Tentu saja
iya, karena perubahan dari perekonomian masyarakat akan mempengaruhi permintaan
persediaan barang dan jasa suatu bisnis.

“Pertumbuhan Ekonomi: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi.”


www.maxmanroe.com. 2019. 25 Mei 2019.
<https://www.maxmanroe.com/vid/bisnis/pertumbuhan-ekonomi.html

2.2 Pengertian Pertumbuhan Ekonomi Menurut Ahli

Beberapa ahli di bidang ilmu ekonomi pernah memberikan penjelasan tentang


perkembangan ekonomi, diantaranya adalah:

1. Adam Smith
Menurut Adam Smith, pertumbuhan ekonomi adalah perubahan tingkat ekonomi pada
suatu negara yang bertumpu pada adanya pertambahan penduduk. Dengan adanya
pertambahan penduduk maka output atau hasil dari suatu negara akan ikut bertambah.
2. Sadono Sukimo (1985)
Menurut Sadono Sukimo, pengertian pertumbuhan ekonomi adalah perubahan tingkat
kegiatan ekonomi yang berlaku dari tahun ke tahun. Untuk mengetahui

3
pertumbuhannya, maka harus dilakukan perbandingan pendapatan nasional negara
dari tahun ke tahun, yang kita kenal dengan laju pertumbuhan ekonomi.
3. Budiono (1994)
Menurut Budiono, pengertian pertumbuhan eknomoi adalah sebuah proses
pertumbuhan output perkapita jangka panjang yang terjadi apabila ada peningkatan
output yang bersumber dari proses intern perekonomian itu sendiri dan sifatnya
sementara. Artinya, pertumbuhan tersebut sifatnya self generating yang menghasilkan
suatu kekuatan atau momentum untuk kelangsungan pertumbuhan ekonomi di periode
berikutnya.
4. M. P. Todaro
Menurut Budiono, pengertian pertumbuhan ekonomi adalah sebuah proses yang
mantap dimana kapasitas produksi suatu perekonomian mengalami peningkatan
sepanjang waktu dan menghasilkan peningkatan pendapatan nasional.
5. Prof. Simon Kuznets
Menurut Prof. Simon Smith Kuznets, pengertian pertumbuhan ekonomi
adalah kenaikan jangka panjang dalam kemampuan sebuah negara untuk
menyediakan berbagai jenis barang ekonomi kepada masyarakatnya. Kemampuan
tersebut tumbuh seturut dengan perkembangan teknologi, ideologi, dan penyesuaian
kelembagaan negara tersebut.
6. Menurut Para Ekonom Klasik
Beberapa ekonom klasik (Adam Smith, David Ricarado, Thomas Robert Malthus, dan
John Stuart Mill) dan juga ekonom neoklasik (Robert Sollow, Trevor Swan),
setidaknya ada empat faktor yang mempengaruhi eknomi sebuah negara, diantaranya:
 Jumlah penduduk
 Jumlah stok barang modal
 Luas tanah dan kekayaan alamnya
 Kemajuan teknologi

“Pertumbuhan Ekonomi: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Faktor-Faktor yang


Mempengaruhi.” www.maxmanroe.com. 2019. 25 Mei
2019.<https://www.maxmanroe.com/vid/bisnis/pertumbuhan-ekonomi.html

4
2.3 Teori Pertumbuhan Ekonomi

1. Teori Pertumbuhan Ekonomi Historis


Tokoh dari teori pertumbuhan ekonomi historis adalah Frederich List, Karl Bucher,
Werner Sombart dan WW. Rostow.
a. Frederich List (1789 - 1846)
Frederich List menguraikan pertumbuhan ekonomi yang dialami suatu negara
berdasarkan cara produksi (teknik produksi) dan mata pencaharian masyarakat.
Frederich List membagi pertumbuhan ekonomi ke dalam tahapan yang bertingkat-
tingkat seperti sebuah tangga sehingga disebut “Stuffen Theorien” (teori tangga).
 Masa berburu dan mengembara
 Masa beternak dan bertani
 Masa bertani dan kerajinan
 Masa kerajinan, industri dan perniagaan
b. Karl Bucher (1847-1930
Karl Bucher menguraikan pertumbuhan ekonomi suatu negara berdasarkan
hubungan produsen dengan konsumen. Menurut Karl Bucher, pertumbuhan
ekonomi dibagi menurut tahap-tahap berikut:
 Masa rumah tangga tertutup
 Masa rumah tangga kota
 Masa rumah tangga bangsa (kemasyarakatan)
 Masa rumah tangga dunia
c. Werner Sombart (1863 - 1947)
Sombart menguraikan pertumbuhan ekonomi menjadi empat tahap. Tahap-tahap
tersebut adalah sebagai berikut:
 Prakapitalisme (Vorkapitalismus)
 Kapitalis Madya (Fruh Kapitalismus)
 Kapitalis Raya (Hoch Kapitalismus)
 Kapitalis Akhir (Spot Kapitalismus)
d. Walt Whiteman Rostow (1916 - 1979)
Dalam bukunya yang berjudul “The Stages of Economic Growth”, WW Rostow
menguraikan pertumbuhan ekonomi ke dalam beberapa tahap (masa), yaitu:
 Masyarakat tradisional (The traditional society)

5
 Prasyarat untuk lepas landas (Precondition for take off)
 Lepas landas (Take off)
 Perekonomian yang matang (Maturity of Economic)
 Konsumsi tinggi (High mass consumption)
2. Teori Pertumbuhan Ekonomi Klasik
Teori ini dikemukakan oleh Adam Smith, David Ricardo dan TR. Malthus. Berikut ini
akan diuraikan satu per satu.
a. Adam Smith
Adam Smith adalah ahli ekonomi yang menulis buku “The Wealth of Nation”
(kemakmuran suatu negara) yang sangat terkenal. Ia merupakan tokoh yang
mengemukakan pentingnya sistem ekonomi liberal (bebas), yakni sistem ekonomi
yang bebas dari campur tangan pemerintah yang diperkuat dengan semboyan
“Laissez Faire, Laissez Passer”. Adam Smith percaya bahwa dengan
menggunakan sistem ekonomi liberal (bebas), pertumbuhan ekonomi dapat
dicapai secara maksimum. Pertumbuhan ekonomi bisa dicapai dengan melibatkan
dua unsur, yaitu:
 Pertumbuhan penduduk.
 Pertumbuhan output total.
b. David Ricardo dan TR Malthus
Pemikiran David Ricardo dan TR Malthus tidak sama dengan Adam Smith.
Mereka mengkritik Adam Smith, bila Adam Smith berpendapat bahwa
pertumbuhan penduduk dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, maka David
Ricardo berpendapat bahwa pertumbuhan penduduk yang terlalu besar (hingga 2
kali lipat) bisa menyebabkan melimpahnya tenaga kerja. Tenaga kerja yang
melimpah menyebabkan upah yang diterima menurun, di mana upah tersebut
hanya bisa untuk membiayai tingkat hidup minimum (subsistence level). Pada
taraf ini, perekonomian mengalami stagnasi (kemandegan) yang disebut
Stationary State.
3. Teori Pertumbuhan Ekonomi Neoklasik
Ada tiga tokoh Neoklasik yang akan dibahas, yakni Robert Slow, Harrod Domar serta
Joseph Schumpeter.
a. Robert Solow

6
Robert Solow adalah ahli ekonomi yang memenangkan hadiah nobel pada tahun
1987. Solow berpendapat bahwa pertumbuhan ekonomi aka tercapai jika ada
pertumbuhan output. Pertumbuhan output terjadi jika dua faktor input, yakni modal
dan tenaga kerja dikombinasikan, sedangkan faktor teknologi dianggap konstan (tidak
berubah). Adapun yang tergolong sebagai modal adalah bahan baku, mesin, peralatan,
komputer, bangunan dan uang. Dalam memproduksi output, faktor modal dan tenaga
kerja bisa dikombinasikan dalam berbagai model kombinasi.
b. Harrod dan Domar
Harrod dan Domar mengemukakan perlunya pembentukan modal sebagai syarat
untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang mantap (steady growth). Menurut
mereka, bila pembentukan modal telah dilakukan pada suatu masa, maka pada masa
berikutnya perekonomian akan sanggup memproduksi barang-barang dalam jumlah
lebih besar. Keinginan masyarakat dalam pembentukan modal (berinvestasi)
ditentukan oleh permintaan agregat (keseluruhan) dari masyarakat dan oleh MEC
(Marginal Efficiency of Capital), yakni perbandingan antara pertambahan modal
terhadap pertambahan output.
c. Joseph Schumpeter
Menurut Joseph Schumpeter pertumbuhan ekonomi terjadi bila ada inovasi dari para
pengusaha (wiraswasta). Dalam hal ini, inovasi merupakan penerapan pengetahuan
dan teknologi yang baru di dunia usaha. Inovasi memiliki pengaruh sebagai berikut:
 Diperkenalkannya teknologi baru.
 Menimbulkan keuntungan yang lebih tinggi.
 Menimbulkan imitasi inovasi, yaitu peniruan teknologi baru oleh pengusaha-
pengusaha lain yang dapat meningkatkan hasil produksi.

“Pertumbuhan Ekonomi (Economic Growth).” www.zonasiswa.com. 3 Desember 2014. 25


Mei 2019 <http://www.zonasiswa.com/2014/12/pertumbuhan-ekonomi-economic-
growth.html

2.4 Ciri-Ciri Pertumbuhan Ekonomi

7
Menurut Prof. Simon Kuznets, ada enam karakteristik pertumbuhan ekonomi modern
yang muncul dalam analisis yang berdasarkan kepada produk nasional dan
komponennya, tenaga kerja, penduduk, dan lainnya.

Berikut ini adalah ciri-cirinya:

1. Terjadi laju pertumbuhan penduduk dan produk per kapita yang cepat
2. Adanya peningkatan produktivitas masyarakat
3. Terjadi perubahan struktural yang tinggi
4. Adanya urbanisasi dalam suatu negara
5. Melakukan ekspansi ke negara maju
6. Terjadinya arus barang, modal, dan manusia antar bangsa-bangsa di dunia.
“Pertumbuhan Ekonomi: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi.”
www.maxmanroe.com. 2019. 25 Mei
2019.<https://www.maxmanroe.com/vid/bisnis/pertumbuhan-ekonomi.html

2.5 Faktor-Faktor Pertumbuhan Ekonomi


1. Sumber Daya Manusia, Sumber Daya Manusia adalah salah satu indikator
pertumbuhan ekonomi suatu negara. Faktor SDM dapat mempercepat atau justru
memperlambat proses pertumbuhan ekonomi.Sebagai contoh, ketika suatu negara
memiliki peningkatan jumlah pengangguran terhadap penduduknya maka negara
tersebut dapat dikatakan sedang mengalami kemunduran.Penurunan kualitas sumber
daya manusia menyebabkan peningkatan jumlah pengangguran yang diperparah
dengan semakin sedikitnya lapangan pekerjaan. Meningkatnya pengangguran bisa
memicu semakin tingginya kemiskinan masyarakat.Hal ini tentu saja akan
berpengaruh terhadap permintaan masyarakat terhadap barang dan jasa dari suatu
bisnis atau perusahaan. Masyarakat akan cenderung menghemat pendapatannya dan
hanya membelanjakannya untuk hal-hal yang primer saja.

2. Sumber Daya Alam, Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya alamnya.
Namun, kekayaan SDA tersebut tidak dibarengi dengan kualitas SDM yang baik
untuk mengelolanya.Alhasil, Indonesia seringkali melakukan ekspor barang mentah
dan mengimpornya kembali saat barang yang sudah jadi dengan harga yang lebih

8
mahal. Dengan keterbatasan pengelolaan sumber daya alam ini mengharuskan suatu
bisnis atau perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan bahan mentah seringkali
harus mengimpor bahan dasar dari luar negeri sehingga mengakibatkan produk
perushaan jauh lebih mahal daripada ketika harus mendapatkannya dari dalam
negeri.Inilah yang seringkali menjadi dilema di masyarakat kita. Karena masih
banyak produk-produk dalam negeri yang dinilai mahal yang membuat
permintaannya menurun

3. Kemajuan IPTEK, Suatu negara dikatakan maju dalam ekonomi ketika mengalami
peningkatan dalam penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologinya. Tak terkecuali
pada suatu perusahaan yang mengedepankan teknologi untuk menghasilkan suatu
barang dan jasa yang lebih efisien.Penggunaan teknologi yang sudah maju
mengindikasikan bahwa perusahaan tersebut mampu menghasilkan produk lebih cepat
dan efisien. Teknologi dalam hal peralatan produksi yang digunakan dapat membantu
meminimalisir serapan tenaga kerja sehingga anggaran untuk pegawai dapat
dipangkas dan digunakan untuk keperluan lain.Namun, untuk bisnis yang sedang
berkembang umumnya masih sulit untuk menerapakan teknologi dalam usahanya.
Karena pembelian peralatan modern dinilai masih mahal dan harus mengimpor dari
luar negeri.

4. Tingkat Inflasi, Inflasi juga merupakan salah satu gejala yang mempengaruhi
pertumbuhan ekonomi. Inflasi adalah kejadian dimana laju peredaran rupiah tak
terkendali.Meningkatnya harga-harga berpengaruh terhadap produktifitas bahan baku
karena menyebabkan peningkatan biaya operasi perusahaan untuk pemasokan bahan
baku. Tidak hanya itu, adanya inflasi akan mempengaruhi gaji pegawai suatu
perusahaan.Terdapat dua tipe inflasi yang dapat berpengaruh langsung terhadap bisnis
perusahaan yaitu cos-push inflation dan deman-pull inflation. Cos-push inflation
adalah harga produk naik karena perminataan masyarakat naik dan deman-pull
inflation adalah kenaikan permintaan masyarakat menyebabkan kenaikan harga
barang dan jasa.

5. Tingkat Suku Bunga, Perkembangan ekonomi mempengaruhi tingkat suku bunga


suatu negara. Pertumbuhan ini cenderung membuat tingkat suku bunga mengalami
kenaikan karena adanya peningkatan pendapatan masyarakat.Suku bunga yang tinggi

9
berpengaruh buruk terhadap bisnis atau perusahaan yang umumnya menggunakan
modal pinjaman untuk meningkatkan kualitas perusahaan.Selain itu, adanya suku
bunga yang tinggi mempengaruhi permintaan investasi yang rendah tentu ini
berdampak buruk terhadap saham perusahaan. Alasannya karena investor lebih
menyukai tabungan konvensional daripada harus menginvestasikan uangnya ke
perusahaan.

“Pertumbuhan Ekonomi: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Faktor-Faktor yang


Mempengaruhi.” www.maxmanroe.com. 2019. 25 Mei
2019.<https://www.maxmanroe.com/vid/bisnis/pertumbuhan-ekonomi.html

2.6 Indikator Keberhasilan Pertumbuhan Ekonomi

1. Indikator Pendapatan Nasional Riil


indikator pertama yang umumnya digunakan diberbagai Negara untuk menilai
perkembangan ekonomi adalah perubahan pendapatan nasional riil dalam jangka
waktu panjang. Pendapatan nasional riil menunjukkan output secara keseluruhan dari
barang-barang jadi dan jasa suatu Negara.
Negara dikatakan tumbuh ekonominya jika pendapatan nasional riil-nya naik dari
periode sebelumnya. Tingkat pertumbuhan ekonomi dihitung dari pertambahan
pendapatan nasional riil yaitu Produk Nasional Bruto riil yang berlaku dari tahun ke
tahun.

Contoh Perhitungan Tingkat Pertumbuhan Ekonomi :


Jika pada tahun 2011 Produk Nasional Bruto riil bernilai 150 trilyun rupiah dan pada
tahun 2012 terjadi 160 trilyun rupiah, berapa tingkat pertumbuhan ekonomi Negara
tersebut pada tahun 2012 ?
Pertumbuhan Ekonominya Adalah :

Tingkat Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2012 =

= 6,67%

2. Indikator Pendapatan Riil Per Kapita

10
Indikator kedua yang dapat digunakan untuk menilai perkembangan ekonomi adalah
pendapatan riil per kapita dalam jangka waktu panjang. Ekonomi suatu Negara
dikatakan tumbuh jika pendapatan masyarakat nya meningkat dari waktu ke waktu.

Contoh Perhitungan Tingkat Pendapatan Per Kapita :


Pada tahun 2011 jumlah penduduk suatu Negara adalah 15 juta dengan nilai Produk
Nasional Bruto Riil-nya Rp 150 trilyun. Satu tahun kemudian, pada tahun 2012
jumlah penduduknya bertambah menjadi 15,5 juta dan nilai Produk Nasional Bruto
Riil-nya sebesar Rp 160 trilyun. Hitung perubahan pendapatan per kapitanya.

 Tingkat pendapatan per kapita 2011 = Rp 150 trilyun/15 juta = Rp 10,00 juta
 Tingkat pendapatan per kapita 2012 = Rp 160 trilyun/15,5 juta = Rp 10,323
juta

Pertambahan pendapatan per kapita tahun 2012 =

= 3,23%
3. Indikator Kesejahteraan Penduduk
Indikator ketiga yang juga digunakan untuk mengukur perkembangan ekonomi adalah
nilai kesejahteraan penduduknya. Terjadi peningkatan kesejahteraan material yang
terus-menerus dan berjangka panjang. Hal ini dapat ditinjau dari kelancaran distribusi
barang dan dan jasa. Distribusi yang lancer menunjukkan distribusi pendapatan per
kapita pada seluruh wilayah Negara. peningkatan kesejahteraan terjadi secara merata
pada seluruh kawasan. Tingkat kesejahteraan dapat pula diukur dengan pendapatan
riil per kapita.

4. Indikator Tenaga Kerja Dan Pengangguran.


Indikator keempat yang dapat digunakan untuk menilai prtumbuhan ekonomi adalah
tenaga kerja dan tingkat pengangguran. Pengangguran merupakan selisih antara
angkatan kerja dengan penggunaan tenaga kerja yang sebenarnya. Angkatan kerja

11
adalah jumlah tenaga kerja yang terdapat dalam jumlah tenaga kerja yang terdapat
dalam suatu perekonomian pada suatu waktu tertentu.

Contoh Perhitungan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja :


Jumlah penduduk usia kerja pada suatu Negara adalah 15 juta, dan yang dianggap
sebagai angkatan kerja adalah 9 juta. Sebanyak 8 juta di antara angkatan kerja tersebut
memiliki pekerjaan. Hitung tingkat partisipasi angkatan kerja dan tingkat
pengangguran Negara tersebut.
 Tingkat partisipasi angkatan kerja negara tersebut adalah :

Tingkat partisipasi angkatan kerja = ( )

= 60 %
 Jumlah pengangguran di Negara tersebut adalah

Jumlah pengangguran = 9 juta – 8 juta


= 1 juta orang
Maka tingkat pegangguran dari negara tersebut adalah :

Tingkat pengangguran = (

= 11,11 %
Suatu Negara dipandang sudah mencapai tingkat penggunaan tenaga kerja penuh atau
kesempatan kerja penuh apabila tingkat pengangguran kurang daripada empat persen.
“Indikator Pertumbuhan Ekonomi Suatu Negara.” Ardra.biz. 25 Mei 2019
<https://ardra.biz/ekonomi/ekonomi-makro/indikator-pertumbuhan-ekonomi-suatu-
negara/

12
2.7 Karakteristik Ekonomi Yang Maju

Sebuah ekonomi maju ditandai oleh kenaikan modal sumber daya, peningkatan efisiensi kerja,
pengorganisasian produksi yang lebih baik di semua bidang, pengembangan sarana transportasi dan
komunikasi, pertumbuhan bank dan lembaga keuangan lainnya, urbanisasi dan kenaikan tingkat hidup,
peningkatan standar pendidikan dan harapan hidup, fasilitas rekreasi yang lebih banyak dan pelebaran
cakrawala mental orang-orang, dan sebagainya. Singkatnya, pembangunan ekonomi harus memecah
kemiskinan penghalang atau lingkaran setan dan menghasilkan ekonomi yang menghasilkan dirinya sendiri
bahwa pertumbuhan ekonomi menjadi mandiri. Karakteristik utama negara maju adalah sebagai berikut
1. Sektor Industri Tinggi.
2. Pertumbuhan Modal meningkat.

3. Penggunaan Teknologi dan Keterampilan Produksi Tinggi.

4. Pertumbuhan penduduk rendah.

“Pertumbuhan ekonomi.” www.cekkembali.com.27 Desember 2017. 25 Mei 2019.


<https://www.cekkembali.com/pengertian-pertumbuhan-ekonomi/

2.8 Perbedaan Pertumbuhan Ekonomi Dan Pembangunan Ekonomi

Banyak pendapat yang mencampuradukkan penggunaan istilah pertumbuhan ekonomi


(economic growth) dengan pembangunan ekonomi (economic development). Sebenarnya
kedua istilah itu mempunyai arti yang berbeda, meskipun keduanya menjelaskan tentang
perkembangan ekonomi suatu negara. Pertumbuhan ekonomi selalu dipakai sebagai
ungkapan umum yang menggambarkan tingkat perkembangan suatu negara yang diukur
melalui penambahan pendapatan nasional riil. Sementara itu, pembangunan ekonomi
biasanya dikaitkan dengan perkembangan ekonomi di negara-negara berkembang.

Jadi, pertumbuhan ekonomi (economic growth) yaitu perkembangan kegiatan dalam


perekonomian yang mengakibatkan barang dan jasa yang diproduksi dalam masyarakat
bertambah dan kemakmuran masyarakat meningkat dalam jangka panjang. Pertumbuhan
ekonomi tersebut adalah salah satu indikator keberhasilan pembangunan. Dalam kegiatan
ekonomi yang sebenarnya, pertumbuhan ekonomi berarti perkembangan ekonomi secara
fisik yang terjadi di suatu negara, seperti pertambahan jumlah dan produksi barang
industri, perkembangan infrastruktur, pertambahan jumlah sekolah, perkembangan
barang manufaktur, dan sebagainya.

13
Sementara itu, pembangunan ekonomi (economic development) yaitu pertumbuhan
ekonomi yang diikuti oleh perubahan perubahan dalam struktur ekonomi dan corak
kegiatan ekonomi atau usaha guna untuk meningkatkan pendapatan per kapita dengan
jalan mengolah kekuatan ekonomi potensial menjadi ekonomi riil melalui penanaman
modal, penggunaan teknologi, penambahan pengetahuan, peningkatan keterampilan,
serta penambahan kemampuan berorganisasi dan manajemen.

Contoh Pertumbuhan Ekonomi

 Adnya pembangunan pabrik-pabrik besar dan pembangkit listrik


 Indonesia menjalin kerjasama ekonomi dgn beberapa negara

 Iegara Indonesia melakukan ekspor ke beberapa negara

 Indonesia bergabung dgn beberapa organisasi ekonomi dunia

 Beberapa produk hsil Indonesia menjadi produk unggulan di beberapa Negara

“Pertumbuhan Ekonomi: Pengertian, Ciri Dan Faktor Beserta Contohnya.”


www.gurupendidikan.co.id. 4 Januari 2019. 25 Mei 2019.
<https://www.gurupendidikan.co.id/pertumbuhan-ekonomi-pengertian-ciri-dan-faktor-
beserta-contohnya-secara-lengkap/

14
BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Pertumbuhan Ekonomi adalah sebuah kondisi dimana meningkatnya pendapatan karena


terjadi peningkatan produksi barang dan jasa. Peningkatan pendapatan tersebut tidak
dikaitkan dengan tingkat pertumbuhan jumlah penduduk, dan dapat kita lihat dari output yang
meningkat, perkembangan teknologi, dan berbagai inovasi di bidang sosial. Ada beberapa
indikator yang harus diperhatikan agar suatu negara berhasil dalam pertumbuhan
ekonominya.

Selain itu kita juga harus bisa membedakan antara pertumbuhan ekonomi dan pembangunan
ekonomi yaitu pertumbuhan ekonomi selalu dipakai sebagai ungkapan umum yang
menggambarkan tingkat perkembangan suatu negara yang diukur melalui penambahan
pendapatan nasional riil. Sementara itu, pembangunan ekonomi biasanya dikaitkan dengan
perkembangan ekonomi di negara-negara berkembang.

3.2 Saran

Mohon kritik dan saran yang membangun agar di kemudian hari kami dapat
memperbaikinya.

15
DAFTAR PUSTAKA

https://www.maxmanroe.com/vid/bisnis/pertumbuhan-ekonomi.html

https://www.gurupendidikan.co.id/pertumbuhan-ekonomi-pengertian-ciri-dan-faktor-beserta-
contohnya-secara-lengkap/

https://www.cekkembali.com/pengertian-pertumbuhan-ekonomi/

http://www.zonasiswa.com/2014/12/pertumbuhan-ekonomi-economic-growth.html

< https://ardra.biz/ekonomi/ekonomi-makro/indikator-pertumbuhan-ekonomi-suatu-negara/

16
17