Anda di halaman 1dari 9

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

PENCEGAHAN VIRUS CORONA

Disusun Oleh:

Nita Sofiani
(P27220019224)

PROGRAM STUDI PROFESI NERS


POLITEKNIK KESEHATAN SURAKARTA
TAHUN 2019/2020
SATUAN ACARA PENYULUHAN
CARA MENCEGAH VIRUS CORONA

Topik : Pencegahan Virus Corona


Sasaran : Ny. M dan keluarga
Hari/Tanggal : Sabtu, 30 Mei 2020
Waktu : 09.30-10.15
Tempat : Kediaman Ny. M (klien)

I. Tujuan Umum
Setelah proses penyuluhan diharapkan pasien dan keluarga pasien
mengerti tentang pencegahan virus corona.
II. Tujuan Khusus
Setelah diberikan penyuluhan diharapkan peserta mampu:
1. Menyebutkan pengertian virus corona
2. Menyebutkan tanda gejala virus corona
3. Menyebutkan penyebab adanya virus corona
4. Mengetahui cara pencegahan virus corona
III. Materi
1. Pengertian virus corona
2. Tanda gejala virus corona
3. Penyebab adanya virus corona
4. Pencegahan virus corona
IV. Metode
1. Ceramah
2. Diskusi
3. Tanya jawab
V. Media
Leaflet
VI. Evaluasi
1. Ny. M dan keluarga mampu menjelaskan pengertian virus corona
2. Ny. M dan keluarga mampu menyebutkan tanda gejala virus corona
3. Ny. M dan keluarga mampu menyebutkan penyebab terjangkitnya
virus corona
4. Ny. M dan keluarga mengetahui cara pencegahan virus corona
VII. Kegiatan Penyuluhan
No Waktu Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Peserta
1 5 menit Pembukaan:
a. Membuka kegiatan dengan mengucapkan Mendengarkan pembukaan
salam yang disampaikan oleh
b. Memperkenalkan diri pemateri
c. Menjelaskan tujuan dari penyuluhan
d. Menyebutkan materi yang akan diberikan
e. Menyampaikan kontrak waktu
2 15 Pelaksanaan Mendengarkan dan
menit Penyampaian materi oleh pemateri: memberikan umpan balik
a. Menggali pengetahuan peserta tentang terhadap materi yang
corona disampaikan
b. Menjelaskan tentang pengertian corona
c. Menjelaskan penyebab corona
d. Menjelaskan tentang pencegahan corona

3 10 Tanya jawab: Mengajukan pertanyaan


menit Memberikan kesempatan kepada peserta untuk
bertanya tentang materi yang kurang dipahami
4 5 menit Evaluasi: Menjawab pertanyaan
Menanyakan kembali kepada peserta tentang
materi yang telah diberikan dan reinforcement
kepada peserta yang dapat menjawab pertanyaan
5 5 menit Penutup: Mendengarkan dengan
a. Menjelaskan kesimpulan dari materi seksama dan menjawab
penyuluhan salam
b. Ucapan terima kasih
c. Salam penutup
LAMPIRAN MATERI VIRUS CORONA

I. DEFINISI
Coronavirus (CoV) adalah keluarga besar virus yang menyebabkan
penyakit mulai dari gejala ringan sampai berat. Ada setidaknya 2 jenis
coronavirus yang diketahui menyebabkan penyakit yang dapat
menimbulkan gejala berat seperi Middle East Respiratory Syndrome
(MERS--CoV) dan Srver Acute Respiratory Syndrome (SARS-CoV).
Novel coronavirus (2019-nCoV) adalah virus jenis baru yang belum
pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia. Virus corona adalah
zoonis (ditularkan antara hewan dan manusia). Penelitian menyebutkan
bahwa SARS-CoV ditransmisikan dari kucing luwak (civet cats) ke
manusia dan MERS-CoV dari unta ke manusia. Beberapa coronavirus
yang dikenal beredar pada hewan namun belum terbukti menginfeksi
manusia.

II. TANDA DAN GEJALA


Tanda dan gejala biasanya muncul dalam 2 hari hingga 14 hari setelah
paparan. Tanda dan gejala umum infeksi coronavirus antara lain gejala
gangguan pernafasan akibat seperti demam, batuk dan sesak nafas. Pada
kasus yang berat dapat menyebabkan pneumonia, sindrom pernafasan
akut, gagal ginjal dan bahkan kematian.
Pada 31 Desember 2019, WHO China Country Office melaporkan
kasus penuomonia yang tidak diketahui etiologinya di Kota Wuhan,
Provinsi Hubei, Cina. Pada tanggal 7 Januari 2020, Cina mengidentifikasi
pneumonia etiologinya tersebut sebagai jenis baru coronavirus.
Penambahan jumla kasus 2019-nCoV berlangsung cukup cepat dan sudah
terjadi penyebaran ke luar wilayah Wuhan dan Negara lain. Sampai
tanggal 26 Januari 2020, secara global 1.320 kasus confirm di 10 negara
dengan 41 kematian (CFR 3,1%). Rincian China 1297 kasus konfirmasi
(termasuk Hongkong, Taiwan dan Macau) dengan 41 kematian (39
kematian di Provinsi Hubei, 1 kematian di Provinsi Hebei, 1 kematian di
Provinsi Heilongjiang), Jepang (3 kasus), Thailand (4 kasus), Korea
Selatan (2 kasus), Perancis (3 kasus), Australia (3 kasus). Diantara kasus
tersebut, sudah ada beberapa tenaga kesehatan yang dilaporkan terinfeksi.
Sampai dengan 24 Januari 2020, WHO melaporkan bahwa penularan dari
manusia ke manusia terbatas (pada kontak keluarga) telah dikonfirmasi di
sebagian besar Kota Wuhan, China dan Negara lain.
Tanda-tanda dan gejala klinis yang dilaporkan sebagian besar adalah
demam, dengan beberapa kasus mengalami kesulitan bernapas, dan hasil
rontgen menunjukkan infiltrate pneumonia luas di kedua paru-paru.
Menurut hasil penyelidikan epidemologi awal, sebagian besar kasus di
Wuhan memiliki riwayat bekerja, menangani atau pengunjung yang sering
berkunjung ke Pasar Grosir makanan laut Huanan. Sampai saat ini,
penyebab penularan masih belum diketahui secara pasti.

III. PENYEBAB
Infeksi virus Corona atau COVID 19 disebabkan oleh coronavirus,
yaitu kelompok virus yang menginfeksi aiatem pernafasan. Pada sebagian
besar kasus, coronavirus hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan
sampai sedang, seperti flu. Akan tetapi, virus ini juga bisa menyebabkan
infeksi pernapasan berat, seperti MERS, SARS dan pneumonia.
Ada dugaan bahwa virus Corona awalnya ditularkan dari hewan ke
manusia. Namun, kemudian diketahui bahwa virus Corona juga menular
dari manusia ke manusia.
Seseorang dapat tertular COVID-19 melalui berbagai cara, yaitu:
a. Tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk
penderita COVID-19
b. Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih
dahulu, setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur
penderita COVID-19
c. Kontak jarak dekat dengan penderita COVID-19, misalnya
bersentuhan atau berjabat tangan.
d. Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan
lebih berbahaya atau bahkan fatal bila terjadi pada orang lanjut
usia, orang yang sedang sakit, atau orang yang daya tahan
tubuhnya lemah.

IV. PENCEGAHAN
Sampai saat ini, belum ada vaksin untuk mencegah virus Corona atau
COVID-19. Oleh sebab itu, cara pencegahan yang terbaik adalah dengan
menghindari faktor-faktor yang bisa menyebabkan anda terinfeksi virus
ini, yaitu:
a. Gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama di tempat
umum atau keramaian
b. Rutin mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer yang
mengandung alcohol setelah beraktivitas diluar ruangan
c. Hindari kontak dengan hewan, terutama hewan liar. Bila terjadi kontak
dengan hewan, cuci tangan setelahnya
d. Masak daging sampai benar-benar matang sebelum dikonsumsi
e. Tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin, kemudian
buang tisu ke tempat sampah
f. Jangan menyentuh mata, mulut dan hidung sebelum mencuci tangan
g. Hindari berdekatan dengan seseorang yang sedang sakit
h. Jaga kebersihan benda yang sering disentuh dan kebersihan
lingkungan
Untuk seseorang yang diduga terkena COVID-19, ada beberapa
langkah yang dilakukan agar virus Corona tidak menular ke orang lain,
yaitu:
a. Jangan keluar rumah, kecuali untuk mendapatkan pengobatan
b. Usahakan untuk tinggal terpisah dari orang lain untuk sementara
waktu. Bila tidak memungkinkan, gunakan kamar tidur dan kamar
mandi yang berbeda dengan yang digunakan orang lain
c. Larang dan cegah orang lain untuk mengunjungi atau menjenguk
anda sampai anda benar-benar sembuh
d. Sebisa mungkin jangan melakukan pertemuan dengan orang yang
sedang sakit
e. Hindari berbagi penggunaan alat makan dan minum, alat mandi,
serta perlengkapan tidur dengan orang lain
f. Pakai masker dan sarung tangan bila sedang berada di tempat
umum atau sedang bersama orang lain
g. Gunakan tisu untuk menutup mulut dan hidung bila batuk atau
bersin, lalu buang tisu ke tempat sampah
DAFTAR PUSTAKA

World Health Organization (WHO). 2020. http://www.who.int/health-


topics/coronavirus

World Health Organization (WHO). 2020. Global surveillance for human


infection with novel-coronavirus(2019-ncov).
http://www.who.int/publications-detail/global-surveilance-for-human-
infection-with-novel-coronavirus-(2019-ncov)

World Health Organization (WHO). 2020. Clinical management of severe acute


Respiratory infection when novel coronavirus (nCoV) infection is
suspected. http://www.who.int/internal-publications-detail/clinical-
management-of-serve-acute-respiratory-infection-when-novel-coronavirus-
(ncov)-infection-is-suspected

Anda mungkin juga menyukai