Anda di halaman 1dari 4

Contoh soal-soal teori Mesin Listrik Arus Searah

1. Terangkan bagaimana konstruksi dari generator arus searah !


2. Gambar contoh konstruksi mesin DC sehingga terlihat jelas bagian-bagiannya
(stator, rotor, dll) serta beri nama bagian-bagiannya !
3. Apa gunanya komutator pada generator arus searah ?
4. Apa gunanya sikat (brush) pada generator DC ?
5. Apa sebabnya pada mesin-mesin listrik kebanyakan tidak menggunakan magnet
permanen, tetapi yang digunakan adalah electromagnet ?
6. Terangkan prinsip kerja generator arus searah !
7. Terangkan persamaan umum dari EMF yang dibangkitkan oleh generator arus
searah ?
8. Terangakn bagaimana cara membalik polaritas tegangan dari generator DC ?
9. Terangkan jenis-jenis generator arus searah !
10.Bagaimana cara mengatasi bila pada generator arus searah shunt, tegangan
terminal tidak muncul ?
11.Apa yang dimaksud dengan reaksi jangkar pada generator arus searah?
12.Apa akibat-akibat buruk dari reaksi jangkar?
13.Apa sebabnya generator seri harus dikopel dengan bebannya ?
14.Gambar dan terangkan karakteristik-karakteristik dari berbagai generator arus
searah yang dibebani !
15.Terangakan regulasi tegangan pada generator arus searah!
16.Sebutkan syarat-syarat kerja paralel generator arus searah ?
17.Apa tujuan dari kerja paralel pada generator arus searah?
17.Terangkan prinsip kerja motor arus searah !
18.Terangkan persamaan umum untuk kecepatan motor arus searah!
19.Terangkan karakteristik kecepatan terhadap arus jangkar dari motor arus searah!
19.Terangkan cara-cara pengendalian kecepatan motor arus searah !
20.Terangakan rugi-rugi daya dan efisiensi dari mesin arus searah !
1. Pada umumnya generator DC dibuat dengan menggunakan magnet permanent dengan 4-kutub
rotor, regulator tegangan digital, proteksi terhadap beban lebih, starter eksitasi, penyearah,
bearing dan rumah generator atau casis, serta bagian rotor.
Konstruksi Generator dc secara umum terdiri dari :
Stator, yaitu bagian dari generator yang diam, terdiri dari
1. Gandar/rumah yang terbuat dari besi tuang
2. Kutub, terdiri dari
a. Inti, terbuat dari besi lunak atau baja silicon
b. Sepatu kutub, terbuat dari besi lunak atau
baja silicon
c. Lilitan/belitan/kumparan, terbuat dari
tembaga
 Rotor (jangkar), yaitu bagian dari generator yang bergerak, terdiri dari
a. Inti, terbuat dari bahan yang sama dengan inti kutub
b. Belitan, terbuat dari tembaga
c. Komutator, terbuat dari tembaga
d. Sikat, terbuat dari karbon
 Celah udara, yaitu bagian antara stator dan rotor.

3. Komutator dapat didefinisikan sebagai sebuah sakelar berputar listrik khususnya jenis
generator serta motor. Ini terutama digunakan untuk membalikkan arah arus di antara rangkaian
eksternal & rotor. Ini terdiri dari sebuah silinder dengan banyak segmen kontak logam yang
tergeletak di angker mesin yang berputar.

4. Sikat-sikat berfungsi sebagai penghubung aliran arus listrik dari lilitan jangkar dengan beban.
Bahan yang digunakan untuk pembuatan sikat-sikat dari arang.

6. Teori yang mendasari terbentuknya GGL induksi pada generator ialahPercobaan Faraday.
Percobaan Faraday membuktikan bahwa pada sebuah kumparan akan dibangkitkan GGL Induksi
apabila jumlah garis gaya yang diliputi oleh kumparan berubah-ubah.
EMF yang dihasilkan tersebut dipengaruhi oleh 3 faktor yaitu:
 kuat medan magnet atau yang ekuivalen dengan jumlah garis gaya medan magnet yang
terbentuk (B).
 Panjang konduktut yang memutus medan magnet (l)
 Kecepatan gerak dari konduktor (v)
Sehingga dapat dirumuskam sebagai berikut:

e=Bxlxv

dan dapat disimpulkan, menambah kuat medan magnet atau menambah panjang dari konduktor
atau mempercepat gerak konduktor memotong medan magnet akan dapat meningkatkan EMF
yang terbentuk.perumusan ini hanya berlaku jika kawat konduktor bergerak dalam garis lurus,
atau dengan kata lain pemutusan garis dengan magnet dengan jumlah yang sama pada setiap
gerakannya. Tetapi pada mesin yang sebenarnya konduktor tidak bergerak dalam garis lurus
melainkan bergerak secara rotasi.

Ketika konduktor bergerak sera melingkar, jumlah garis medan magnet yang terputus adalah
bervariasi tergantung pada posisi dari konduktor. Pada saat kondutor derada diatas atau di bawah
dari medan magnet, maka tidak ada garis gaya magnet yang terpotong sehingga tidak ada EMF
yang timbul. Tetapi pada saat konduktor berputar jumlah garis gaya medan magnet yang
terpotong akan bertambah dan EMF maksimum yang ditimbulkan adalah pada jumlah
pemotongan gaya medan magnet maksimum yaitu pada sudut 90o dan 270o . artinya ketika
konduktor berputar 360o secara mekanik akan menghasilkan 360o EMF secara elektrik.
Sehingga besar EMF yang terbentuk bergantung pada posisi sudut dari konduktor, dan dapat
diformulasikan menjadi:

e = B.l.v.sin θ

sehingga arus yang di hasilkan secara internal oleh semua generator adalah dalam bentuk
gelombang sinus atau arus bolak-balik (AC), dan untuk mendapatkan keluaran arus searah (DC)
kita perlu menambahkan komutataor, sehingga EMF yang digunakan hanya satu arah saja.