Anda di halaman 1dari 4

Nama : Chelsye Marviyouna Dearianto

NIM : 1814201018

Kelas : Keperawatan 4A

Keperawatan Kesehatan Jiwa pada Orang Dewasa dan Lansia

 DEWASA

Faktor kesehatan mental

1. Biologis
Faktor biologis adalah faktor yang erat kaitannya dengan fisik, otak, genetik, sensori
dan faktor ibu selama kehamilan anak.

2. Psikologis
Faktor psikologis dalah faktor yang dipengaruhi oleh ikatan emosional anak dengan
orang tua, kemampuan kognitif dalam proses belajar, pemenuhan kebutuhan serta
emosi yang belum matang.

3. Sosial Budaya
Faktor sosial budaya adalah faktor yang dipengaruhi oleh adanya kesehatan dalam
budaya seperti status sosial, hubungan sosial, keluarga, perubahan sosial dan konflik
dalam hubungan sosial. Sosial budaya yang sangat banyak memengaruhi kesehatan
mental seseorang datang dari sosial media. Salah atau menentang arus utama dapat
berakhir dengan hujatan dari para warga-net. Hal ini dapat mencederai kesehatan
mental seseorang hingga di kehidupan nyatanya.

4. Lingkungan
Faktor lingkungan adalah faktor yang dapat menjadi hambatan atau dukungan dalam
hal kesehatan sosial. Sebuah lingkungan yang positif dapat memberikan dampak yang
baik, namun lingkungan yang buruk seperti adanya polusi udara atau suara,
pencemaran lingkungan dan faktor alam lainnya dapat mengganggu kesehatan
mental.

Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk penanganan masalah kesehatan jiwa
1. Mendekati secara aktif
2. Mendengarkan apa yang mereka ceritakan
3. Berempati dan hindari simpati
4. Menghargai martabat mereka
5. Menerima dan menghargai pandangan merereka terhadap masalahnya
6. Ketahui kebutuhan mereka untuk hal yang bersifat pribadi dan rahasia.

Sementara itu, ada pula hal-hal yang jangan dilakukan, yaitu:

1. Memaksakan dukungan dan bantuan kepada mereka


2. Terlalu mengasihani
3. Menghakimi dan menyalahkan
4. rumor tentang masalah kesehatannya
5. Melakukan interupsi saat mereka sedang menyampaikan keresahan emosinya
6. Melabel mereka dengan gangguan jiwa. Kita juga bisa mendorong mereka untuk
mendapat bantuan dari profesional kesehatan, tanpa memaksa.

 LANSIA
Perubahan yang terjadi pada lanjut usia meliputi perubahan fisik, psikologis, dan sosial.
Diawali dengan perubahan fisik, kemudian mengakibatkan perubahan psikologis dan
social. Gangguan perilaku merupakan area keperawatan kesehatan jiwa pada usia lanjut.
Hampir tidak ada skizofrenia terjadi di usia lanjut, kecuali sudah mengalami skizofrenia
sejak muda dan tidak sembuh sampai tua.Seiring penamahan usia, lansia mulai banyak
mengalami proses perubahan secara biologis seperti penurunan fungsi
pancaindera/perubahan fisik, sosial, serta psikologis.

Alasan lansia kerap mengalami gangguan jiwa


1. Mengalami penyakit kronis.
2. Gangguan fisik.
3. Kesendirian.
4. Adanya perubahan besar dalam kehidupan.
5. Konsumsi obat tertentu dan penyalahgunaan alkohol.
6. Pola makan yang buruk.
7. Masalah kesehatan yang menyebabkan demensia.

Penanganan masalah secara umum terkait dengan proses penuaan yang meliputi

1. Penanggulangan masalah akibat perubahan fungsi tubuh.


a. Perawatan diri sehari-hari.
b. Senam atau latihan pergerakan secara teratur.
c. Pemeriksaan kesehatan secara rutin.
d. Mengikuti kegiatan yang masih mampu dilakukan.
e. Minum obat secara teratur jika sakit.
f. Memakan makanan bergizi.
g. Minum paling sedikit delapan gelas setiap hari.

2. Penanggulangan masalah akibat perubahan psikologis.


a. Mengenal masalah yang sedang dihadapi.
b. Memiliki keyakinan dalam memandang masalah.
c. Menerima proses penuaan.
d. Memberi nasihat dan pandangan.
e. Beribadah secara teratur.
f. Terlibat dalam kegiatan sosial dan keagamaan.
g. Sabar dan tawakal.
h. Mempertahankan kehidupan seksual.

3. Penanggulangan masalah akibat perubahan sosial/masyarakat.


a. Saling mengunjungi.
b. Memiliki pandangan atau wawasan.
c. Melakukan kegiatan rekreasi.

Tips menjaga kesehatan jiwa yaitu :


1. Kesehatan jiwa itu sangat penting, kita jangan melupakan itu.
2. Kita harus siap dengan perubahan yang ada di sekeliling kita, terutama perubahan
perilaku, perasaan dan pikiran.
3. Stigma masyarakat harus diperbaiki, apabila ada orang yang datang ke psikiater itu
jangan dibilang gila.

Cara menjaga kesehatan mental

Hal yang paling sederhana agar tidak mudah mengalami gangguan mental adalah dengan
mengelola stres sedini mungkin. Jika stres tak kunjung ditangani maka dapat meningkat
lebih parah seperti depresi.

Lakukan tujuh cara menjaga kesehatan mental:

1. Mau menerima dan menghargai diri sendiri


2. Menjaga hubungan social
3. Aktif melakukan kegiatan yang menyenangkan
4. Ceritakan keresahan ke orang yang tepat
5. Mulai aktif melakukan olahraga
6. Istirahat yang cukup
7. Konsumsi makanan dan minuman yang sehat
Jenis Pelayanan Kesehatan Jiwa

1. Pelayanan non-medik dan pelayanan medic


a. Penyuluhan
b. Pelatihan
c. Deteksi dini
d. Konseling
e. Terapi okupasi

2. pelayanan medik
a. Deteksi dini
b. Pengobatan dan tindakan medik-psikiatrik
c. Psikoterapi
d. Rawat inap

Komponen pelayanan yang bisa diberikan

1. Fasilitas pelayanan kesehatan tingkat primer


a. Penyuluhan
b. Deteksi dini
c. Pelayanan Kedaruratan Psikiatri
d. Pelayanan Rawat Jalan
e. Pelayanan Rujukan
f. Pelayanan Kunjungan Rumah (Home Visite)

2. Fasilitas pelayanan kesehatan ditingkat rujukan


a. Pelayanan Kedaruratan Psikiatrik
b. Pelayanan Rawat Jalan (anak,dewasa, usila)
c. Pelayanan Day-Care
d. Pelayanan Rawat map
e. Pelayanan pemeriksaan penunjang (pemeriksaan laboratorium, radiologis,
psikometrik)
f. Pemeriksaan psikologi
g. Pelayanan Consultation-Liaison Psychiatry
h. Pelayanan terapi okupasi
i. Pelayanan terapi aktifitas kelompok (TAK)
j. Pelayanan rehabilitasi psikiatrik
k. Pelayanan dampingan bagi tenaga kesehatan tingkat primer (technical assistance)
l. Pelayanan Kunjungan Rumah (Home Visit)