Anda di halaman 1dari 3

Nama : Alya annissa rouf

Nmp : 201710315084
Quis akuntansi syariah

1. wakaf adalah adalah perbuatan hukum wakif untuk memisahkan dan/atau


menyerahkan sebagian harta benda miliknya untuk dimanfaatkan selamanya. Atau
untuk jangka waktu tertentu sesuai dengan kepentingannya guna keperluan ibadah
dan/atau kesejahteraan umum menurut syariah.

Contoh jurnal :

Jurnal penyaluran dana zakat kepada orang yang keeurangan biaya perjalanan (ibnu
sabil) sebesar Rp 500.000,-

(Dr) Penyaluran Ibnu Sabil Rp 500.000,-

(Cr) kas Zakat Rp 500.000,-

Wa’ad adalah janji (promise) antara satu pihak kepada pihak lainnya, sementara
akad adalah kontrak antara dua belah pihak. Wa’ad hanya mengikat satu pihak,
yakni pihak yang memberi janji berkewajiban untuk melaksanakan kewajibannya.
Sedangkan pihak yang diberi janji tidak memikul kewajiban apa-apa terhadap pihak
lainnya.

Contoh jurnal :

Akuntansi Selama Periode wa’d (janji)

Pembukuan Pihak kedua ketika menerima imbal hasil dari sukuk:

            Kas                                                      xxx

                        Investasi Sukuk                                   xxx

                        Pendapatan Investasi                          xxx

Jurnal penyesuaian pihak kedua:

            Investasi Sukuk                                   xxx

                        Keuntungan belum terealisasi (PKL)  xxx


2. Perbedaan sukuk dan obligasi
 Hal pertama dalam perbedaan sukuk dan obligasi adalah sifat
instrumennya.
Pada pengalokasian dana obligasi konvensional, perdagangan
obligasi dinilai sebagai surat utang (pernyataan utang). Sedangkan
sukuk menilainya sebagai serti fi kat atas kepemilikan atau
pembelian aset.
 Penerbitan obligasi tidak memerlukan adanya underlying asset.Sedangkan
penerbitan sukuk memerlukan keberadaan underlying asset sebagai dasar
penerbitan dan sumber pembayaran imbalan, yang distruktur melalui suatu
skema transaksi dengan menggunakan akad syariah.
 Penerbitan obligasi tidak memerlukan landasan syariah. Sedangkan
penerbitan sukuk memerlukan landasan syariah baik berupa Fatwa dan atau
Pernyataan kesesuaian sukuk terhadap prinsip-prinsip syariah (dikeluarkan
oleh lembaga atau pihak yang berwenang di bidang syariah).
 Tidak ada pembatasan secara syariah terkait penggunaan dana hasil
penerbitan obligasi. Sedangkan penggunaan dana hasil penerbitan sukuk
hanya boleh digunakan untuk hal-hal yang tidak bertentangan dengan prinsip
syariah (halal).
3. Contoh Soal untuk Akuntansi Syariah (Badan Amil Zakat)
Diterima pinjaman dari Tuan Ali sebesar Rp 10.000.000,- untuk modal kerja awal
lembaga
Jurnal untuk mencatat pinjaman dari Tuan Ali sebesar Rp 10.000.000,- yang diakui
sebagai kewajiban jangka pendek yang menjadi tanggungan amil.

(Dr) kas Amil Rp 10.000.000,-

                (Cr) Hutang Jangka Pendek  (Amil)                                  Rp10.000.000,-

4. Zakat
  Zakat hukumnya wajib dan termasuk dalam rukun Islam. Pastinya, harta yang
dikeluarin saat berzakat itu sama wajibnya kayak kewajiban shalat, puasa, dan haji
buat umat yang berkecukupan
Infak
   infak itu artinya sedekah dalam bentuk harta benda. Misalnya infak itu tuh
kalau sobat ngasih uang ke kotak amal di masjid, ngasih bantuan ke panitia
pembangunan mushalla, atau bantuin tetangga yang membutuhkan. Enggak ada
ketentuan waktu dan tempat,
Sedekah
   sedekah ini sebenernya segala macam kebaikan yang dilakuin sama sobat
sekalian. Enggak cuma kebaikan pas sobat memberikan harta benda aja, tapi
perbuatan baik kayak bantuin temen yang lagi kesusahan, bantuin nenek-nenek
nyeberangin jalan, atau kayak bantuin ibu-ibu yang lagi kesusahan ngangkat
belanjaan di pasar.

5. Nisab Sesuai Jenis-Jenis Zakat


 Emas, Perak, dan Harta Perniagaan
Ketiga harta ini dikeluarkan sebagai zakat apabila telah mencapai haulnya, yaitu satu
tahun kamariah. Besar yang dikeluarkan pun berbeda-beda. Nisab emas adalah 85
gram emas murni atau 20 dinar. Nisab perak yaitu 200 dirham atau setara dengan
595 gram perak. Apabila sudah mencapai jumlah tersebut maka kamu wajib
mengeluarkan zakat sebesar 2,5%. Harta perniagaan juga dihitung sesuai zakat emas.

 Binatang Ternak
Nisab untuk unta adalah 5 ekor. Sedangkan, nisab untuk sapi, kuda, dan kerbau
masing-masing adalah 30 ekor. Sementara itu, nisab untuk kambing atau domba
adalah 40 ekor.
 Hasil Pertanian
Nisab untuk hasil pertanian adalah lima wasaq atau setara dengan 652 kg.
Sebagaimana dalam hadis berikut ini, “Dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa
beliau bersabda, “Tidak ada zakat (pada harta) yang tidak mencapai lima wasaq; juga
pada harta yang tidak mencapai lima ekor unta; serta yang tidak mencapai
lima auqiyah.” (Muttafaqun ‘alaihi)

 Harta Karun
Tak hanya harta milik sendiri, harta temuan atau harta karun wajib untuk dizakatkan.
Tanpa syarat nisab dan haul, zakat yang wajib dikeluarkan dari harta karun adalah
diambil 20%.

 Harta Profesi atau Simpanan


Apabila telah mencapai nisab emas atau perak maka kamu wajib mengeluarkan zakat
sebesar 2,5% dari jumlah harta yang tersimpan.

6. Wa’d tidak diakui di laporan keuangan

Wa’d adalah janji dari satu pihak kepada pihak lain untuk melaksanakan
sesuatu. DSAS-IAI memutuskan wa'd belum memenuhi kriteria aset atau liabilitas
sehingga tidak diakui dalam laporan keuangan ketika entitas memberi atau
menerima wa'd dari pihak lain. DSAS-IAI juga mempertimbangkan konsistensi
perlakuan akuntansi atas wa'd dengan pengaturan dalam PSAK lain,
seperti wa'd dalam murabahah dan ijarah yang diatur dalam PSAK 102: Akuntansi
Murabahah dan PSAK 107: Akuntansi Ijarah.