Anda di halaman 1dari 3

Keberadaan BUMDes Dalam

Kawasan Unit Pemukiman Transmigrasi

1. UU NO. 6 tahun 2014 Tentang Desa


a. Pada Bab X Pasal 87 Memuat Tentang Badan Usaha Milik Desa, berbunyi
 Desa dapat mendirikan BUM Des;
 BUMDes dikelola dengan semagat gotong royong
 BUMDes dapat menjalankan Usaha di bidang Ekonomi dan Pelayanan Umum
 BUMDes Disepakati melalui Musyawarah Desa dan di tetapkan dengan Peraturan
Daerah
 Manfaat BUMDes :
a) Pembangunan Desa
b) Pemberdayaan Desa dan
c) Pemberian bantuan pada masyarakat miskin
 Pemerintah Diatasnya Mendorong Pengembangan BUMDes dengan Memberikan
Modal Hibah/Pendampingan Teknis dan Akses Ke pasar
 Pengelolaan SDA Desa
 BUMDes dapat Melakukan Kerja sama dengan Desa atau pihak Lain

2. PP No. 43 Tahun 2014


a) Pasal 135 , Modal Awal BUMDes bersumber dari :
 APB Desa
a) Dana Segar
b) Bantuan Pemerintah
c) Bantuan Pemerintah Daerah
d) Aset Desa
 Penyertaan Modal Masyarakat
 Pengembangan Kegiatan Usaha
 Menerima Pinjaman
 Mendirikan Usaha BUMDes

3. PERMEN Desa PDT No. 4 Tahun 2015, Tentang Pendirian, Pengurusan dan Pengelolaan,
dan Pembubaran BUMDes
 BUMDes yaitu Badan Usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki
oleh desa melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan desa yang
dipisahkan guna mengelola aset, jasa pelayanan dan usaha lainnya untuk
kesejahteraan masyarakat desa.
 Pasal 3 Tujuan Pendirian BUMDes :
a) Meningkatkan Perekonioman Desa
b) Mengoptiamalkan aset Desa yang bermanfaat untuk kesejahteraan desa
c) Meningkatkan usaha mAsyarakat melalui potensi ekonomi desa
d) Menciptakan peluang dan jaringan pasar
e) Membuka lapangan kerja
f) Meningkatkan kegiatan masyarakat melalui perbaikan layanan umum, dan
pemerataan desa
 Pasal 4 Desa dapat mendirikan Bumdes, Dengan Pertimbangan
a) Inisiatif pemerintah desa dengan masyarakat
b) Potensi Usaha Ekonomi Di Desa
c) Sumber Daya Alam Di Desa
d) SDM Yang Mampu mengelola BUMDes
e) Penyertaan Modal
 Klasifikasi Jenis Usaha BUMDes
a) Dapat Menjalankan Bisnis Sosial dengan memanfaatkan sumber daya lokal
dengan tidak menargetkan keuntungan proft yaitu :
 Air Minum Desa
 Usaha Listrik Desa
 Lumbung Pangan
 Teknologi Tepat guna dan lainnya
b) Dapat menjalankan bisnis penyewaan untuk kebutuhan masyarakat desa guna
meningkatkan PAD yaitu alat tarnsportasi, perkakas pesta, gedung pertemuan,
ruko, tanah milik desa dan lainnya
c) Dapat menjalankan usaha perantara untuk jasa pelayanan kepada warga
pembayaran listrik , pasar desa dan lainnya
d) BUMDes dapat menjalankan bisnis yang berproduksi atau berdagang untuk
memenuhi kebutuhan masyarakat desa maupun di pasarkan pada skala yang
lebih luas, yaitu pabrik es, hasil pertanian ,Sarana produksi pertanian dan
lainnya.
e) BUMDes dapat menjalankan bisnis keuangan untuk memenuhi kebutuhan usaha
skala mikro yang dijalankan pelaku usaha ekonomi desa yaitu usaha kredit
simpan meminjam dengan bunga semurah mungkin dengan keberpihakan rakyat
kecil pedesaan;
 Jenis usaha Ini dapat menyelamatkan warga dari cengkraman Rentenir yang
biasanya berkeliaran di desa - desa.
f) BUMDes dapat menjalankan usaha bersama (Holding), dari induk unit – unit
usaha yang dikembangakan masyarakat desa,yaitu pengembangan kapal desa
berskala besar, kegiatan usaha wisata desa dalam mengelola dan berperan pada
kegiatan tersebut dan lainnya

 Pembinaan dan Pengawasan, Gubernur melaksanakan sosialisasi, BIMTEK tentang


standar prosedur dan criteria pengelolaan, serta memfasilitasi akselerasi
pengembangan modal dan pembinaan manajemen BUMDes di provinsi.
 Bupati melakukan pembinaan, pemantauan dan evaluasi terhadap manajemen dan
SDM Pengelola BUMDes
 Hal penting dalam unit usaha BUMDes, tidak boleh mematikan potensi usaha
yangtelah dilakukan warga desanya.
 BUMDes harus memiliki kemampuan memeberdayakan kesejahteraan banyak orang.
Ini yang disebut azas subsidiaritas, misalnya di desa sebagian besar warganya
menghasilkan tepung tapioca, BUMDes tidak membangun pabrik pengolahan tapioca
sendiri, melainkan mengambil peran lain dalam rantai produksi warganya dengan
memfasilitasi pasar
 Setidaknya ada 3 faktor yang memepengaruhi sebuah desa dalam membentuk
BUMDes yaitu :
a) SDA yang dimiliki Desa Tersebut dengan cara mengelola secara professional.
b) Modal Pendanaan untuk pembiayaan operasional hingga tercapai produktifitas
yang tinggi dalam memenuhi kebutuhan pasar. Penyertaan modal dalah salah
satu kekuatan BUMDes, tetapi sebelum rupiah dikucurkan, Kepala Desa harus
yakin bahwa BUMDes telah menyusun Bisnis Plan yang baik, Bisnis Plan harus
dikelola dengan professional juga, tetapi faktor yang paling utama keberhasilan
BUMDes ada pada Sumber daya manusia. Bagaimanapun semua potensi yang
ada dan modal jika tidak dikelola dengan manajemen yang baik akan sia – sia.
 Di Era sekarang ini Kepala Desa tidak hanya sekedar pemebri tanda tangan dokumen
administratif dan lain- lainnya, melaikan harus memiliki visi yang kuat, pengetauhan
yang mempuni, mampu mengidentifikasi potensi yang dimiliki desa, serta mampu
membaca peluang ekonomi di desa maupun diluar.