Anda di halaman 1dari 2

AUDITING 2

LATIHAN SOAL
BAB 15
PEMERIKSAAN ASET TAK BERWUJUD

Dosen Pengampu : Dr. Bambang Suryantoro, M. Si

Disusun Oleh :

Nama : Fitri Ayu Kusuma Wijayanti


NIM : 20170102007

PROGRAM STUDI AKUNTANSI


STIE KASIH BANGSA
JAKARTA BARAT
2020
AUDITING 2 || SUKRISNO AGOES

LATIHAN SOAL
1. Aset takberwujud adalah asset tidak lancar yang tak berwujud dan nilainya tidak tergantung pada
hak-hak yang dinikmati pemiliknya. [SALAH, Hal 2] (harusnya tergantung pada hak-hak
yang dinikmati pemiliknya)
2. Ciri khas asset tak berwujud yang paling utama adalah tingkat kepastian mengenai nilai dan
manfaatnya dikemudian hari. [BENAR, Hal 2]
3. Sifat asset tak berwujud adalah :
• Mempunyai masa manfaat lebih dari setahun [BENAR, Hal 4]
• Tidak mempunyai bentuk [BENAR, Hal 4]
• Diperoleh dengan mengeluarkan sejumlah uang tertentu yang jumlahnya relative tidak material.
[SALAH, Hal 4] (harusnya jumlahnya cukup material)
4. Goodwill, hak paten, hak cipta, franchise, leasehold adalah beberapa contoh dari aset tak berwujud
 BENAR, Hal 4
5. Asset tak berwujud tidak mungkin menghasilkan pendapatan [BENAR, Hal 5]
6. Asset tak berwujud harus diamortisasi, tetapi tidak boleh dihapuskan [SALAH, Hal 5] (harusnya
boleh dihapuskan)
7. Auditor tidak perlu mengevaluasi internal kontrol atas aset tak berwujud [SALAH, Hal 5
(harusnya auditor melakukan evaluasi)
8. Beberapa ciri internal kontrol yang baik atas aset tak berwujud adalah :
• Adanya sistem otorisasi dalam penambahan dan penghapusan aset tak berwujud [BENAR, Hal 5]
• Asanya internal auditor yang memeriksa kelengkapan bukti pendukung dari perolehan dan
penambahan aset tak berwujud serta otorisasinya [BENAR, Hal 5]
9. Asset tak berwujud bisa diamortisasi dengan menggunakan metode straight line atau double
declining balance. [BENAR, Hal 7]
10. Menurut SAK ETAP, aset tak berwujud yang diperoleh secara satuan harus dicatat sebesar harga
perolehan pada tanggal perolehannya. [BENAR, Hal 8]

Bab 15 1

Anda mungkin juga menyukai