Anda di halaman 1dari 6

TATA KERJA INDIVIDU

FUNGSI : LABORATORY PRODUCTION NOMOR : C-006/E13116/2015-S9


JUDUL : PENGUJIAN DISTILASI REVISI KE :4
PETROLEUM PRODUCTS BERLAKU TMT :
HALAMAN : 1 dari 6
I.TUJUAN
1. Tata Kerja Individu ini sebagai panduan dalam melakukan analisis Distilasi atmosferik
agar diperoleh hasil analisis yang benar dan akurat.
2. Tata Kerja Individu ini untuk menentukan secara kuantitatif berbagai karakteristik didih
produk seperti mogas, solar, avtur, avgas, kerosin, dan produk minyak bumi lainnya
dengan menggunakan alat distilasi pada tekanan atmosferik.

II. METODE / TEKNIK / ALAT


Metode : ASTM D 86 – 12, Standard Test Method for Distillation of Petroleum
Products at Atmospheric Pressure
Teknik : Manual
Alat dan Bahan :
1. Alat Pelindung Diri (APD) standar, sarung tangan dan masker.
2. Labu distilasi 125 mL.
3. Thermometer ASTM 7C dan 8C.
4. Gelas Ukur kapasitas 100 mL dan 5 mL.
5. Kondensor yang dilengkapi Bak Pendingin atau Bak Pemanas.
6. Penyangga labu distilasi.
7. Pembersih kondensor.
8. Heater (Pemanas).
9. Shield.
10. Jar Bath.
11. Stop Watch.
12. Kertas saring/kapas.
13. Bahan kimia : Sodium Sulfat atau Calcium Chloride.

III. PENGERTIAN
1. Initial Boiling Point ialah pembacaan thermometer pada waktu tetesan kondesat
pertama jatuh dari ujung kondensor.
2. End Point atau Final Boiling Point ialah pembacaan thermometer tertinggi yang
diperoleh selama distilasi dan terjadi setelah cairan yang berada dalam labu distilasi
berubah menjadi fasa uap semua.
3. Dry Point ialah pembacaan thermometer yang diperoleh pada saat tetesan terakhir
kondensat jatuh dari ujung thermometer.
4. Percent Recovery ialah banyaknya distilate yang tertampung dalam gelas ukur,
setelah distilasi selesai.
5. Percent Total Recovery ialah gabungan antara percent recovery dan residue dalam
labu ukur.
6. Percent Residue ialah jumlah residu dalam mililiter yang diukur setelah selesai
distilasi.
7. Percent Loss ialah 100 dikurangi percent total recovery.

IV. REFERENSI
1. UU No.1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.
2. UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
3. Pedoman No. A-009/I10000/2012-S9 tentang Manajemen Sistem Tata Kerja.
4. Pedoman No. A-001/E13000/2010-S9 Rev. ke-4 Sistem Manajemen Terpadu (SMT).
5. Pedoman No. A-001/E13110/2015-S9 Sistem Manajemen Laboratorium RU III Plaju.
TATA KERJA INDIVIDU

FUNGSI : LABORATORY PRODUCTION NOMOR : C-006/E13116/2015-S9


JUDUL : PENGUJIAN DISTILASI REVISI KE :4
PETROLEUM PRODUCTS BERLAKU TMT :
HALAMAN : 2 dari 6
6. ISO/IEC 17025 - 2005 klausul 5.6 dan 5.10.
7. SNI ISO 9001 - 2008 klausul 7.2.
8. SNI 19-14001-2005 klausul 4.4.6.
9. OHSAS 18001 : 2007 klausul 4.4.
10. TKI No. C-018/E13116/2015-S9 Rev. ke-2 Penanganan Sampel Minyak Bekas
Analisis.

V. KUALIFIKASI PELAKSANA
Minimal Jr Tester I Laboratory

VI. INSTRUKSI KERJA


A. PERSIAPAN
1. Bersihkan semua peralatan yang akan digunakan
2. Siapkan bahan kimia dan APD yang akan digunakan.
3. Lakukan persiapan peralatan dengan mengacu kepada Tabel 1.
4. Tentukan group sampel dengan sifat-sifatnya dengan mengacu kepada Tabel 2.
5. Lakukan pengkondisian sampel pra-pengujian sesuai dengan group. sample yang
akan diperiksa dengan mengacu kepada Tabel 3.
6. Apabila sampel mengandung air terlarut (tampak berkabut atau keruh), masukkan
bahan pengering untuk menyerap air seperti Sodium Sulfat atau Calcium Chloride
kedalam sampel, diamkan beberapa saat, selanjutnya tuang dan saring sampel
dengan menggunakan kertas saring/kapas sehingga bahan pengering tersebut
tidak terikut kedalam sampel yang akan di analisis.
7. Untuk memverifikasi kalibrasi pengukuran temperatur alat uji dilakukan dengan
distilasi toluena dan hexadecan sesuai dengan Grup dari metode pengujian dan
membandingkan 50% recovery suhu dengan yang ditunjukkan pada Tabel 4.

Tabel 1. Persiapan Peralatan


Group 1 Group 2 Group 3 Group 4
Labu, mL 125 125 125 125
Termometer Distilasi ASTM 7C / 7F 7C / 7F 7C / 7F 8C / 8F
Kisaran termometer Dist. IP rendah rendah rendah tinggi
Penyangga labu B B C C
Diameter lubang, mm 38 38 50 50
Temp. pada awal pengujian
tidak diatas
Labu °C 13 - 18 13 - 18 13 - 18
suhu ruang
°F 55 - 65 55 - 65 55 - 65
Penyangga labu dan tidak diatas tidak diatas tidak diatas
pelindung suhu ruang suhu ruang suhu ruang
Gelas ukur penampung
kap. 100 mL °C 13 - suhu
13 - 18 13 - 18 13 - 18
ruang
TATA KERJA INDIVIDU

FUNGSI : LABORATORY PRODUCTION NOMOR : C-006/E13116/2015-S9


JUDUL : PENGUJIAN DISTILASI REVISI KE :4
PETROLEUM PRODUCTS BERLAKU TMT :
HALAMAN : 3 dari 6
55 - suhu
°F 55 - 65 55 - 65 55 - 65
ruang

Tabel 2. Sifat-Sifat Group


Group
No. Sifat Sampel
1 2 3 4
1. Tekanan Uap :
37.8°C, kPa > 65.5 < 65.5 < 65.5 < 65.5
100°F, psi > 9.5 < 9.5 < 9.5 < 9.5
2. Distilasi, IBP °C ≤100 >100
°F ≤212 > 212
3. EP oC ≤ 250 ≤250 > 250 > 250
°F ≤ 482 ≤ 482 > 482 > 482

Tabel 3. Pengkondisian Sampel Sebelum Pengujian


Group
Parameter
1 *) 2 *) 3 4
Suhu Pengkondisian Sama dengan Sama dengan
< 10oC <10oC
suhu ruang suhu ruang
*) pengecualian bila sampel langsung di uji, maka suhu sampel dijaga 13 – 18 oC

Tabel 4. True and Min and Max D86 50 % Recovered Boiling Point ( oC)
Manual Automated
Distillation Distillation Distillation Distillation
conditions min conditions max conditions min conditions max
D86 50% D86 50% D86 50% D86 50%
boiling point boiling point boiling point boiling point
ASTM/IP Group 1, 2, Group 1, 2, Group 1, 2, Group 1, 2,
true boiling and 3 and 3 and 3 and 3
Toluene
point
110.6 105.9 111.8 108.5 109.7
Hexadecane ASTM/IP Group 4 Group 4 Group 4 Group 4
true boiling
point
TATA KERJA INDIVIDU

FUNGSI : LABORATORY PRODUCTION NOMOR : C-006/E13116/2015-S9


JUDUL : PENGUJIAN DISTILASI REVISI KE :4
PETROLEUM PRODUCTS BERLAKU TMT :
HALAMAN : 4 dari 6
287.0 272.2 283.1 277.0 280.0

B. PELAKSANAAN
1.Gunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang sesuai dengan analisis yang akan
dilakukan.
2.Takar dengan gelas ukur kapasitas 100 mL sebanyak 100 mL sampel.
3.Masukkan kedalam labu distilasi, dan pasang termometer. Atur posisi thermometer
(sesuai dengan jenis thermomter) pada labu distilasi seperti gambar berikut :

Gambar 1. Posisi Termometer dalam Labu Distilasi

4. Pasang labu distilasi tersebut pada peralatan distilasi dengan posisi tegak lurus.
5. Hidupkan alat pemanas dan atur pemanasan sesuai dengan kondisi pengujian
group sampel dengan mengacu kepada Tabel 4.
Note : Untuk sampel Gas Oils, kondensor dijaga pada suhu 38 - 60 OC.
6. Catat suhu saat terjadi tetesan pertama dari ujung kondensor (IBP) dengan
ketelitian 0.5 °C.
7. Geser gelas ukur hingga ujung kondensor menyentuh dinding dari gelas ukur.
8. Catat suhu pada volume recovery 10, 20, 30, 40, 50, 60, 70, 80, 90 % dan FBP.
9. Setelah diperoleh FBP segera matikan heater (pemanas), dan biarkan labu
distilasi menjadi dingin.
10. Setelah dingin tuangkan sisa sampel yang ada dalam labu distilasi ke dalam
gelas ukur kapasitas 5 mL dan catat volumenya sebagai residu distilasi.
11. Hitung total recovery = percent recovery + residue.
12. Hitung % volume loss dengan formula, % loss = 100 – total recovery.
13. Catat data-data hasil analisis ke buku primer.
14. Laporkan hasil distilasi sampel mulai dari IBP, 10 ,20, 30, 40, 50, 60, 70, 80,
90% recovery, FBP, % loss, dan % residue.
15. Untuk laporan hasil, lakukan koreksi pembacaan thermometer versus tekanan
barometer dengan rumus sebagai berikut :

Cc = 0.00012 (760 – P) (273 + tc)


Dimana :
Cc : koreksi yang ditambahkan (P<760 mmHg) atau dikurangkan (P>760
mmHg) terhadap pembacaan thermometer, OC.
P : tekanan barometer ruangan, mmHg
tc : temperatur observed, OC.
TATA KERJA INDIVIDU

FUNGSI : LABORATORY PRODUCTION NOMOR : C-006/E13116/2015-S9


JUDUL : PENGUJIAN DISTILASI REVISI KE :4
PETROLEUM PRODUCTS BERLAKU TMT :
HALAMAN : 5 dari 6

16. Sisa sampel hasil analisis ditampung di IBC sesuai dengan Tata Kerja Individu
No.C-018/E13116/2015-S9 Penanganan Sampel Minyak Bekas Analisis.
Tabel 5. Kondisi Pengujian

Parameter Group 1 Group 2 Group 3 Group 4

Suhu Bak Pendingin °C 0–1 0–5 0–5 0 – 60


°F 32 – 34 32 – 40 32 – 40 32 – 140
Suhu Gelas Ukur Penampung (receiver) °C 13 – 18 13 – 18 13 – 18 ±3
°F 55 – 65 55 – 65 55 – 65 ±5
Waktu mulai pemanasan s/d IBP, menit 5 – 10 5 – 10 5 – 10 5 – 15
Waktu dari IBP s/d 5% rec, detik 60 –100 60 – 100 - -
s/d 10% rec, menit - - - -
Kecepatan rata-rata kondensasi dari 5 s/d
95 % vol. Rec. 4–5 4–5 4–5 4–5
mL/menit 5 max 5 max 5 max 5 max
Waktu dari 5 mL residue s/d EP, menit

VII. INDIKATOR DAN UKURAN KEBERHASILAN


1. Hasil analisis memenuhi presisi (repeatability dan reproducibility) yang ditentukan
metode.
Tabel 6. Repeatability dan Reproducibility Grup 1
Reproducibilit
Repeatability
Evaporated Point, % y
°C °C
IBP 3.3 5.6
5 1.9+0.86S C 3.1+1.74 SC
10 1.2+0.86S C 2.0+1.74 SC
20 1.2+0.86S C 2.0+1.74 SC
30 – 70 1.2+0.86S C 2.0+1.74 SC
80 1.2+0.86S C 2.0+1.74 SC
90 1.2+0.86S C 0.8+1.74 SC
95 1.2+0.86S C 1.1+1.74 SC
FBP 3.9 7.2

Tabel 7. Repeatability dan Reproducibility Grup 2, 3 & 4


Evaporated Point, Repeatability Reproducibility
% °C °C
IBP 1.0 +0.35S C 2.8 + 0.93S C
5 - 95 % vol 1.0 + 0.41S C 1.8 + 1.33S C
FBP 0.7 + 0.36S C 3.1 + 0.42S C
TATA KERJA INDIVIDU

FUNGSI : LABORATORY PRODUCTION NOMOR : C-006/E13116/2015-S9


JUDUL : PENGUJIAN DISTILASI REVISI KE :4
PETROLEUM PRODUCTS BERLAKU TMT :
HALAMAN : 6 dari 6

% vol at temperature
0.7+ 0.92/SC 1.5+1.78/SC
reading
SC is the average slop

SC (or Sf) = (TU – TL)/(VU – VL)

Keterangan :
Sc = Slop ,°C/ Volume %
Sf = Slop ,°F/ Volume %
TU = Temperature Upper (Temperatur atas)
TL = Temperature Lower (Temperatur bawah)
VU = Volume Upper (Volume atas)
VL = Volume Lower (Volume bawah)
2. Tidak menimbulkan bahaya terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta dampak
terhadap lingkungan.
3. Waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan analisis ± 60 menit.

VIII. LAMPIRAN
Lampiran 1 – Gambar Peralatan Pengujian Distilasi ASTM D86
Lampiran 2 – Catatan Perubahan Dokumen
Lampiran 3 – Form Data Hasil Pengujian Distilasi ASTM D86 – 12

Catatan : TKI ini merevisi TKI No.C-006/E13116/2010-S0 Rev.3 tanggal 29 Agustus


2015
dengan judul Analisis Distilasi Petroleum Products.

Disiapkan oleh : Disetujui oleh :


Quality Management
Laboratory Section Head, Production Manager RU III,
Section Head,

Tejo Danarto Arman Zebua Hendri Agustian


Tgl. : Oktober 2015 Tgl. : Tgl. :