Anda di halaman 1dari 14

SOAL GANGGUAN JIWA PADA ANAK DAN REMAJA

1. Seorang anak usia 10 tahun dibawa ke poliklinik RSJ Prov. Jabar karena ibu klien
mengeluh anaknya ketika sekolah tidak mau diam, Sering meninggalkan tempat duduk
pada waktu mengikuti kegiatan, Berlari atau memanjat secara berlebihan dan Sering
banyak bicara. Apakah gangguan yang dialami Anak tersebut?
a. Eneuresis fungsional
b. Impulsivitas
c. Hiperaktivitas
d. In attention
e. Obsesif kompulsif
2. Seorang perempuan berusia 17 tahun merasa bahwa dirinya tidak pantas untuk hidup
karena cacat, mengatakan ingin mati, tidak memiliki masa depan, dan merasa hidupnya
tidak berguna lagi. Setiap melihat tali atau pisau, berkeinginan untuk mengakhiri
hidupnya. Pasien akan memukul siapa saja yang didekatnya ketika pasien mendengar
suara yang selalu muncul saat menyendiri atau melamun. Apakah diagnosa keperawatan
yang tepat untuk kasus diatas?
a. Harga Diri Rendah
b. Halusinasi
c. Isolasi Sosial
d. Perilaku Kekerasan
e. Resiko Bunuh Diri
3. Sebutkan faktor internal yang mempengaruhi kejiwaan anak
a. Emosi, kepribadian dan kebudayaan
b. Hubungan orang tua dan anak, gizi dan trauma
c. Organobiologik, emosi dan kepribadian
d. Kebudayaan, organobiologik dan kebripadian
e. Sikap dan kebiasaan pengasuh
4. Seorang pria berusia 16 tahun dirawat di RSJ Menur. Pada saat interaksi dengan pasien,
pasien bicara dengan pelan, tidak ada kontak mata serta pasien mengatakan malu untuk
bicara dengan orang lain karena merasa dirinya jelek dan hitam. Pasien tampak lebih
sering menyendiri, tidak berinteraksi dengan teman sekamarnya. Apakah diagnosa
keperawatan pada kasus tersebut?
a. Halusinasi
b. Harga Diri Rendah
c. Waham
d. Perilaku Kekerasan
e. Pemalu
5. Perempuan berumur 18 tahun mengalami depresi berat, Pada saat dilakukan pengkajian
didapatkan data pernah menulis pesan yang berisi keinginannya untuk mati. Apakah
tindakan keperawatan yang tepat untuk kasus diatas?
a. Mendiskusikan cara mengatasi keinginan bunuh diri
b. Meningkatkan kemampuan menyelesaikan masalah
c. Memberi kesempatan mengungkapkan perasaan
d. Menjauhkan benda yang berbahaya
e. Meningkatkan harga diri pasien
6. Keluarga memiliki seorang anak laki-laki berumur 15 tahun. Anak ini sering keluar
malam dan bolos sekolah. Orangtua sering menegur dan berselisih paham dengan anak
tersebut. Apakah indikasi terapi keluarga untuk kasus di atas?
a. Konflik orangtua anak
b. Proses transisi dalam keluarga
c. Tidak ada kemajuan terapi individu
d. Terapi individu yang perlu melibatkan keluarga
e. Konflik perkawinan, sibling konflik, beda generasi
7. Seorang laki-laki 2 tahun di bawa ke RSJ karena mengamuk, marah-marah, dan
mengancam akan membakar rumah tetangganya, karena kesal dipermalukan di depan
umum, tampak tegang dan nada suara tinggi. Manakah Intervensi yang tepat berdasarkan
kasus diatas ?
a. Kaji isi, frekuensi, waktu, dan perasaan klien saat halusinasi muncul
b. Beri obat antispikotik sesuai anjuran ( SPO )
c. Bantu klien mengekspreikan perasaanya
d. Penkes keluarga tentang kesehatan jiwa
e. Latih pukul bantal
8. Perempuan berusia 18 tahun dibawa ke IGD Rumah Sakit Jiwa. Keluarga pasien
mengatakan sudah 5 hari pasien diam sendiri di kamar dan tidak mau mandi. Saat dikaji
badan pasien lengket, kotor, mulut mau dan rambut acak-acakan. Apakah tindakan
keperawatan yang tepat pada kasus diatas?
a. Jelaskan pada pasien tentang pentingnya berdandan
b. Jelaskan pentingnya kebersihan diri
c. Identifikasi kebersihan diri, berdandan, makan dan BAB/BAK
d. Latih cara berdandan
e. Jelaskan cara dan alat makan yang benar
9. Berapakah IQ pada anak yang menderita gangguan jiwa retardasi mental ringan
a. < 20
b. 70-120
c. 20-34
d. 50-70
e. 35-50
10. Seorang wanita dengan diagnosa skizofrenia dibawa ke RSJ karena 1 bulan yang lalu
tampak bicara inkoheren, sering bicara dan tertawa sendiri, serta tidak mau merawat diri.
Saat dikaji wanita tersebut lebih sering diam, suara pelan, kontak mata terbatas dan
sedikit bicara. Berdasarkan kasus di atas diagnosa keperawatan prioritas yang dapat
dikelola adalah…
a. Halusinasi
b. Kurang perawatan diri
c. Isolasi sosial
d. Harga Diri Rendah
e. Risiko perilaku kekerasan

11. Seorang remaja kesal pada ayahnya namun Dia tidak mampu mengungkapkannya karena
belum menemukan waktu yang tepat, sehingga perasaan itu disimpannya sendiri. Berada
pada rentan respon apakah remaja ini?
a. Asertif
b. Frustasi
c. Pasif
d. Agresif
e. Mengamuk
12. Nn. J adalah seorang siswa SMU. Perubahan fisiknya menjadi lebih gemuk membuat Nn.
J merasa tidak percaya diri di depan teman-teman sekolahnya. Saat dikaji perawat di
UKS, Nn. J mengatakan bahwa dirinya tampak jelek dan pasti teman-temannya sering
membicarakan fisiknya yang gemuk. Diagnosa keperawatan yang dapat diprioritaskan
pada Nn. J adalah...
a. Ansietas
b. Harga Diri Rendah
c. Gangguan Citra Tubuh
d. Keputusasaan
13. Gangguan ini sering terjadi pada anak yang mengalami gangguan perkembangan pervasi
yang ditandai dengan adanya kelainan perkembangan pada fungsi interaksi sosial,
komunikasi dan keterlambatan yang biasanya muncul pada usia < 3 tahun. Disebut
a. Autisme
b. Skizofrienia
c. Hiperaktivitas
d. Retardasi mental
e. Impulsifitas
14. Ketidakberdayaan Seorang laki-laki usia 15 tahun, dengan kepribadian pramorbid
pemalu dan senang menyendiri,suka tertawa dan senyum sendiri. Apakah diagnosa pada
kasus di atas?
a. Skizofrenia paranoid
b. Skizofrenia residual
c. Skizofrenia hebefrenik
d. Skizofrenia katatonik
e. Skizofrenia kronik
15. Seorang laki-laki usia 18 tahun, mengatakan ,” saya kesal pada bapak saya karena tidak
dibelikan motor baru.” Saya ngamuk saat itu dan melempari rumah dengan batu
kemudian saya dibawa warga ke RSJ. Apakah diagnosa keperawatan utama yang dapat di
tegakkan pada kasus di atas?
a. Waham
b. Halusinasi
c. Marah
d. Resiko perilaku kekerasan
e. Resiko bunuh diri
16. Perempuan berusia 17 tahun dirawat di ruang merak RSJ, pada saat dikaji pasien sering
berbicara sendiri dan tertawa sendiri tanpa alasan. Pasien sudah diintervensi secara
individu. Perawat merencanakan intervensi keluarga. Apakah Intervensi keluarga yang
tepat untuk kasus diatas ?
a. Berikan pendidikan kesehatan pada keluarga tentang pengertian halusinasi, jenis
halusinasi yang dialami pasien, tanda dan gejala halusinasi, proses terjadinya
halusinasi, dan cara merawat pasien halusinasi.
b. Berikan pendidikan kesehatan pada keluarga tentang tanda dan gejala pasien tertawa
sendiri
c. Berikan pendidikan kesehatan pada keluarga tentang pengertian cara melakukan
restrain
d. Berikan pendidikan kesehatan pada keluarga tentang tanda dan gejala pasien tidak
mau bergaul, keuntungan dan kelebihan bergaul.
17. Berikan pendidikan kesehatan pada keluarga tentang cara meningkatakan harga diri
pasien, dengan menggali asfek positif dari pasien Seorang perempuan berusia 19 tahun
dirawat di Rumah Sakit Jiwa. Pasien sering menunduk, kontak mata kurang, berbicara
pelan dan mengatakan bahwa dirinya tidak berharga. Manakah intervensi keperawatan
yang pertama dilakukan?
a. Beri pujian yang realistis
b. Pilih kemampuan yang akan dilatih
c. Nilai kemampuan yang telah dipilih
d. Identifikasi kemampuan positif yang dimiliki pasien
e. Bantu pasien menetapkan aktivitas yang dapat dilakukan secara mandiri
18. Seorang perempuan usia 18 tahun datang ke klinik. Ners Ira melakukan pengkajian
keperawatan. Data yang ditemukan pada klien adalah hampir setiap minggu datang ke
klinik dengan keluhan sakit kepala, sulit tidur , otot tegang, tekanan darah 110/ 70 mmhg.
Apakah masalah keperawatan pada klien adalah ?
a. Nyeri
b. Ansietas
c. Harga diri rendah situasional
d. Gangguan citra tubuh
e. Perubahan pola tidur
19. Apa sajakah faktor - faktor penyebab gangguan jiwa pada retardasi mental
a. Kelainan kromosom, post/perinatal, kluarga tidak harmonis
b. Ibu terkena flu saat hamil
c. Kurangnya stimulus sosial dan anak terlalu dimanja
d. Sering berganti pengasuh serta banyak makanan bergizi
e. Kelainan metabolik pada ibu
20. Pasien perempuan16 tahun mengalami gangguan jiwa sejak tahun 2001. Ayah klien
ternyata memiliki masalah yang sama dengan klien, mengalami masalah jiwa juga. Klien
memiliki faktor predisposisi gangguan jiwa pada..
a. Faktor Neurobiologis
b. Faktor biokimia
c. Faktor Sosiokultural
d. Faktor psikologi
e. Faktor Genetik
21. Ciri ciri anak yang mengalami ADHD meliputi, kecuali...
a. Huperaktivitas
b. Impulsifitas
c. Kurang kemampuan memusatkan perhatian
d. Sulit melakukan aktifitas
e. Berbicara pelan dan bermain dengan tenang
22. Laki-laki, berumur 15 tahun memiliki harga diri yg rapuh dan secara terus menerus
berusaha mendapatkan penghargaan dan pujian, bersifat egosentris, pencemburu dan
marah jika ada orang lain yang tidak mendukung. Klien berada pada rentang respon
a. Adaptif ;solitude
b. Adaptif; otonomi
c. Adaptif; interdependen
d. Maladaptif; manipulasi
e. Maladaptif; narkisisme
23. Perempuan 13 tahun senang menyendiri dan tidak suka bergaul dengan orang lain. Pola
didik klien di rumah cenderung keras dan klien sering tidak diberi kesempatan untuk
memberikan pendapat di keluarganya. Hal tersebut di atas dapat merupakan salah satu
faktor predisposisi masalah klien sekarang. Klien menjadi pribadi pendiam dan tertutup.
Maka faktor predisposisi pada gangguan klien tersebut adalah:
a. Faktor Tumbang
b. Faktor komunikasi dalam keluarga
c. Faktor sosbud
d. Faktor biologis
e. Faktor spiritual
24. Seorang pasien perempuan usia 15 tahun dirawat selama 2 minggu di rumah sakit Jiwa
karena sering mendengar suara-suara yang menyuruhnya untuk memukul orang yang
berada di dekatnya. Hasil pemeriksaan Laboratorium menyatakan bahwa kemungkinan
gangguan yang dialami oleh pasien disebabkan karena adanya ketidak seimbangan zat
epineprin, norepineprin, dopamin dalam sinap syaraf otaknya. Hal merupakan faktor
predisposisi :
a. Faktor genetis
b. Faktor Neurobiologis
c. Studi neurotransmiter
d. Teori virus
e. Teori trauma Psikologis
25. Seorang anak berumur 12 tahun sedang marah pada temannya, setiap bertemu dengan
temanya dia memasang muka masam, dalam mempertahankan pendapat dia menjadi
keras kepala dan suka menghambat kerja kelompok dengan bermalas-malasan. Berada
pada rentang respon marah apakah mahasiswa tersebut?
a. Asertif
b. Frustasi
c. Pasif
d. Agresif pasif
e. Amuk
26. Tingkah laku agresif atau menetang yang terjadi secara berulang dan menetap. Disebut
a. Pika
b. Gangguan tingkah laku
c. Gagap
d. Gangguan HiHiperkinetik
e. Gangguan TIC
27. Perempuan usia 13 tahun dibawa ke RSJ oleh keluarganya karena sering berbicara
sendiri, tidur terus, membanting barang-barang. Ketika dilakukan pengkajian didapatkan
data bahwa klien mengatakan kedua orang tuanya tinggal diluar negeri dan bekerja
sebagai duta besar. Klien tampak kooperatif meskipun kadang terlihat bingung, tampak
mondar-mandir, tampak berbicara sendiri sambil tersenyum sendiri, tampak kulit kusam
dan kotor serta bau badan dan bau mulut. Apa diagnosa utama berdasarkan kasus diatas ?
a. Halusinasi : pendengaran
b. Resiko perilaku kekerasan
c. Waham : kebesaran
d. Curiga
e. Defisit perawatan diri
28. Seorang perempuan berusia 15 tahun dibawa ke RSJ oleh keluarganya dengan alasan
setelah kecelakaan klien mengurung diri di kamar, tidak mau pergi ke sekolah, dan tidak
mau mandi. Saat dilakukan pengkajian klien mengatakan lebih suka menyendiri, malu
bergaul dengan orang lain karena fisiknya berbeda, postur tubuh tampak menunduk,
kontak mata kurang. Apakah diagnosa keperawatan yang tepat untuk kasus di atas?
a. Isolasi sosial
b. Harga diri rendah kronik
c. Harga diri rendah situasional
d. Menarik diri
e. Koping individu tidak efektif
29. Seorang laki-laki berusia 17 tahun dirawat di RSJ 2 hari yang lalu dengan alasan
berbicara kasar, marah-marah, memukul saudaranya karena tidak dibelikan sepeda motor
oleh orang tuanya. Saat dilakukan pengkajian klien tampak tenang, kooperatif, klien
mengatakan perasaan jengkel, kesal kadang masih ada. Apakah intervensi keperawatan
selanjutnya yang tepat untuk kasus di atas?
a. Melatih klien mengontrol perilaku kekerasan dengan cara tarik nafas dalam
b. Melatih klien mengontrol perilaku kekerasan dengan cara pukul kasur dan bantal
c. Membina hubungan saling percaya
d. Melatih klien mengontrol perilaku kekerasan dengan cara bercakap-cakap
e. Membantu klien mengenal tanda dan gejala, penyebab, dan akibat perilaku kekerasan
30. Seorang laki-laki berusia 18 tahun dibawa ke RSJ dengan alasan menyendiri, tidak mau
keluar rumah, membanting barang-barang. Ibunya mengatakan klien berperilaku seperti
itu setelah kakinya diamputasi akibat kecelakaan motor. Saat dilakukan pengkajian
kontak mata kurang, klien tampak menunduk dan terus melihat kakinya. Pengkajian
utama apa yang dilakukan oleh perawat untuk menegakkan diagnosa keperawatan pada
kasus tersebut?
a. Hubungan social
b. Daya tilik diri
c. Konsep diri
d. Persepsi
e. Kemampuan penilaian
31. Seorang laki-laki 16 tahun dibawa ke UGD RS Jiwa. Menurut keluarga, pasien sering
mengamuk, membanting barang-barang, memukul dan berkata kasar. Pada saat
komunikasi terapeutik dengan perawat, pasien dibantu untuk mengidentifikasi penyebab,
jenis kekerasan yang dilakukan dan akibat dari perilaku kekerasan. Manakah tindakan
selanjutnya terkait kasus tersebut?
a. Ajarkan pasien mengontrol marah dengan cara spiritual
b. Ajarkan pasien mengontrol marah dengan pukul kasur dan bantal
c. Ajarkan pasien untuk mengontrol marah dengan tarik nafas dalam
d. Ajarkan pasien untuk mengontrol marah dengan patuh minum obat
e. Ajarkan pasien cara verbal: meminta dengan baik, menolak dengan baik
32. Seorang perempuan berusia 17 tahun dilarikan ke UGD RSJ dikarenakan telah mencoba
mengakhiri hidupnya dengan memotong nadi menggunakan pisau. Tindakan pasien
tersebut segera diketahui dan digagalkan oleh orang tuanya. Terdapat luka sayat pada
pergelangan tangan pasien. Manakah tindakan yang harus segera dilakukan untuk
menangani pasien?
a. Observasi pasien setiap 10 menit sekali
b. Bina hubungan saling percaya dengan pasien
c. Atasi masalah fisik akibat percobaan bunuh diri
d. Jauhkan semua benda yang memiliki potensi berbahaya
e. Identifikasi alasan, cara, dan waktu klien melakukan tindakan bunuh diri
33. Suatu gerakan motorik yang tudak bdibawah pengendalian, berlangsung cepat, tidak
berirama dan bersifat mendadak. Disebut?
a. Pika
b. Gangguan tingkah laku
c. Gagap
d. Gangguan hiperkinetik
e. Gangguan TIC
34. Seorang pasien perempuan berusia 13 tahun, dibawa ke Unit Gawat Darurat Rumah Sakit
Jiwa dengan kondisi diikat kedua tangan dan kakinya. Menurut keluarga, ia mau
membunuh ibunya. Pasien tampak kotor, tatapannya tajam dan kosong. Saat didekati ia
mengatakan mendengar bisikan-bisikan untuk menyuruh membunuh agar masuk surga.
Apakah rencana tindakan keperawatan yang paling tepat pada pasien tersebut?
a. Lakukan restrain pada klien.
b. Orientasikan klien terhadap orang dan lingkungan sekitarnya.
c. Penuhi kebutuhan perawatan diri: mandi.
d. Lakukan stimulasi persepsi dengan mengajak pasien bercakap-cakap
e. Ajak pasien berkenalan dengan orang lain.
35. Seorang perempuan berusia 17 tahun memiliki tinggi badan 140 cm, berat badan 35 kg,
pasien tidak mau bergaul dengan teman-temannya, pasien merasa malu dengan postur
tubuhnya. Apakah masalah keperawatan yang dialami oleh pasien ?
a. Gangguan identitas diri
b. Gangguan harga diri
c. Gangguan peran
d. Gangguan gambaran diri
e. Gangguan ideal diri
36. Seorang anak laki-laki berusia 10 th dibawa ke unit psikiatri karena di rumah berusaha
untuk melakukan bunuh diri. Dia selalu mengatakan “ lebih baik aku mati dari pada papa
terus terusan memarahi dan memukul mama, Papa selalu memukul mama karena aku
sudah lahir dari rahim mama.” Apakah penyebab dari masalah pada pasien diatas?
a. Situasi keluarga yang kacau
b. Sulit mempertahankan hubungan interpersonal
c. Self ideal yang terlalu tinggi
d. Kompetisi untuk sukses
e. Perasaan tidak dimengerti oleh orang lain

37. Intervensi apa yang dilakukan saat pendekatan pada kelompok remaja?
a. Bermain
b. Menggambar
c. Aktivitas social
d. Bercerita
e. Menyanyi

38. Seorang wanita tampak tanpa ekpresi. Saat menceritakan tentang hal yang menyedihkan
maupun menyenangkan, ekspresi wanita tersebut tampak sama, tanpa ekspresi. Apakah yang
terjadi pada pasien tersebut ?
a. Avolition
b. Immobility
c. Afek datar
d. Afek tumpul

39. Di RSJ mengatakan “kondisi keluarga saya akan lebih baik tanpa saya, mereka tidak
akan kerepotan lagi”.
Apakah jenis bunuh diri yang dapat diamati pada pria tersebut?
a. Isyarat bunuh diri
b. Ancaman bunuh diri
c. Percobaan bunuh diri
d. Risiko bunuh diri
e. Bunuh diri verbal

40. Seorang perempuan berusia 19 tahun dirawat di Rumah Sakit Jiwa. Pasien sering menunduk,
kontak mata kurang, berbicara pelan dan mengatakan bahwa dirinya tidak berharga. Manakah
intervensi keperawatan yang pertama dilakukan?
a. Beri pujian yang realistis
b. Pilih kemampuan yang akan dilatih
c. Nilai kemampuan yang telah dipilih
d. Identifikasi kemampuan positif yang dimiliki pasien
e. Bantu pasien menetapkan aktivitas yang dapat dilakukan secara mandiri

41. Faktor yang mempengaruhi kejiwaan anak dan remaja dalam internal ?

a. Sifat baik

b. Emosi dan kepribadian

C. pintar

d. Etnis

e. Disiplin

42. Faktor yang mempengaruhi kejiwaan anak dan remaja dalam eksternal ?

a. Psikoedukatif dan sosiokultural

b. Rajin

c. Ramah

d. Suka tersenyum

e. Hidup seadanya

43. Seorang perempuan berusia 17 tahun memiliki tinggi badan 140 cm, berat badan 35 kg, pasien
tidak mau bergaul dengan teman-temannya, pasien merasa malu dengan postur tubuhnya. Apakah
masalah keperawatan yang dialami oleh pasien ?
a. Gangguan identitas diri
b. Gangguan harga diri
c. Gangguan peran
d. Gangguan gambaran diri
e. Gangguan ideal diri

44. Apakah yang termasuk Ciri – Ciri gangguan tingkah laku agresif atau menentang yang berulang
dan menetap ?

a. Suka berkelahi atau menggertak

b. Berdusta berulang-ulang
c. Membolos sekolah

D. Merusak barang milik orang lain

e. Semua jabawan benar

45. Pasien laki-laki, 18 tahun dirawat di Rumah sakit jiwa. Hasil pengkajian perawat di
dapatkan data bahwa pasien tampak sering bicara dan tertawa sendiri. Pasien mengatakan
bahwa dia sedang berbicara dengan teman lamanya. Padahal temannya tidak sedang bersama
pasien. Tindakan pertama apa yang dilakukan oleh perawat dalam melaksanakan SP I pada
pasien di atas?
a. Membantu pasien mengenal halusinasinya
b. Melatih mengontrol halusinasinya dengan cara menghardik
c. Melatih mengontrol halusinasinnya dengan cara bercakap-cakap dengan orang lain ketika
halusinasi itu muncul
d. Melatih mengontrol halusinasinnya dengan cara melakukan aktivitas
e. Menjelaskan pentingnya minum obat
46. Seorang anak laki-laki usia 13tahun dia suka membolos sekolah. Berkelahi dengan temannya dan
suka merusak barang orang lain. Berdasarkan yang terjadi, hal tersebut merupakan anak dengan
menderita?

a. TIC

b. Gagap

c. Pika

D. Tingkah laku

e. Hiperkinetik

47. Gangguan jiwa pada anak meliputi.....


a. Psikologis dan agresif
b. Retardasi mental dan gangguan spesifik
c. Depresi dan Mental
d. Resiko bunuh diri
e. Depresi
48. Seorang anak A usia 10tahun, dia telah mengalami test IQ yang di dapati dari hasil test
dia memiliki IQ 40 . Dari IQ tersebut, An. A bisa di diagnosa menderita?
a. Retardasi mental ringan
b. Retardasi mental berat
c. Retardasi mental sangat berat
d. Retardasi mental sedang
e. Retardasi mental kronis
49. Yang merupakan salah satu gangguan perkembangan jiwa anak adalah salah atunya,
kecuali....
a. Hubungan kluarga tidak harmonis
b. Rumah yg sangat bersih dan jauh dari kata kumuh
c. Rumah yang sangat kotor dan kumuh
d. Berganti ganti pengasuh
e. Kurangnya stimulus sosial pada anak

50. Anak yang memiliki pola aktifitas berlebihan disebut anak yang menderita gangguan
pada?
a. Hiperkinetik
b. Pika
c. Tingkah laku
d. Tic
e. Gagap