Anda di halaman 1dari 3

1.

Komite Audit dan Akuntan


Komite audit adalah komite yang dibentuk oleh dan bertanggung jawab
kepada Dewan Komisaris dalam membantu melaksanakan tugas dan fungsi Dewan
Komisaris. Komite Audit pada umumnya memiliki akses langsung dengan setiap
unsur pengendalian dalam perusahaan. Sehingga diperlukan suatu mekanisme
komunikasi antara Komite Audit dengan berbagai pihak, dengan kata lain semakin
lancar komunikasi akan semakin meningkat kinerja dari pengendalian perusahaan.
Hal ini sejalan dengan kerangka GCG (Good Corporate Governance) sendiri yang
memiliki kandungan permintaan disclosure (pengungkapan) informasi yang kuat.
Selain itu peran dan tanggung jawab Komite Audit dalam segi Corporate
Governance adalah berupa pengawasan terhadap proses corporate governance di
perusahaan, memastikan bahwa manajemen puncak mempromosikan budaya yang
kondusif bagi tercapainya good corporate governance, memonitor kepatuhan
terhadap code of conduct perusahaan, memahami semua permasalahan yang dapat
mempengaruhi baik kinerja keuangan maupun non-keuangan perusahaan.
Komite Audit tidak lepas dari konteks penerapan Enterprise risk management
(ERM) bagi perusahaan. Hal tersebut terdapat pada piagam-piagam Komite Audit
secara tersirat dan tersurat. ERM dalam bisnis meliputi metode dan proses yang
digunakan oleh organisasi untuk mengelola risiko dan menangkap peluang yang
terkait dengan pencapaian tujuan mereka. ERM menyediakan kerangka kerja untuk
manajemen risiko, yang terkait dengan tugas dan tanggung jawab Komite Audit
diantaranya mengidentifikasi peristiwa tertentu atau keadaan yang berdampak pada
pencapaian tujuan organisasi (risiko dan peluang), menilai mereka dalam hal
kemungkinan dan besarnya dampak, menentukan strategi respon, dan memantau
kemajuan yang dapat menjadi pertimbangan saat akan ada penentuan keputusan.
Dengan mengidentifikasi dan proaktif dalam menangani risiko dan peluang,
perusahaan dapat melindungi dan menciptakan nilai bagi para pemangku
kepentingan, termasuk pemilik, karyawan, pelanggan, regulator, dan masyarakat
secara keseluruhan.
Komite Audit memiliki peran yang sangat besar bagi organisasi. Dimulai dari
kebutuhan dibentuknya Komite Audit karena memang diperlukan organ khusus
yang mengawasi pengelolaan organisasi terutama dalam hal keuangan. Selanjutnya

1
dalam proses pengawasannya diperlukan counterpart bagi auditor internal,
meskipun auditor internal telah diberikan posisi yang pantas di “leher” nya direktur
utama, tetapi tetap saja independensi dan “taring” auditor internal masih dirasa
kurang, oleh karena itu biasanya auditor internal bermitra dengan Komite Audit
dalam setiap tugas dan laporan temuannya. Demikian juga dengan auditor
eksternal, Komite Audit berperan sejak dalam penunjukan mereka, pengawasan
pekerjaan mereka, sampai pada pelaporan laporan keuangan, termasuk didalamnya
jika terjadi dispute/perbedaan dengan manajamen, maka Komite Audit harus tampil
sebagai penengah.
Keahlian spesifik yang dimiliki oleh Komite Audit khususnya dalam bidang
akuntansi dan keuangan menjadi faktor penentu bagi berjalannya proses
pengawasan tersebut, oleh karena itu untuk dapat memberikan nilai tambah bagi
organisasi, ada baiknya Komite Audit diisi oleh para professional handal
dibidangnya. Tidak hanya kompeten, tetapi juga independen, itulah yang
diperlukan bagi proses pengawasan. Hal ini membuka peluang yang begitu bagi
para professional untuk mengemban amanah sebagai komite audit. Kedepannya
peran Komite Audit semakin dibutuhkan di seluruh Organisasi, oleh karena itu
semakin dibutuhkan juga para profesional untuk mengemban amanah itu.

2
DAFTAR PUSTAKA

Arya. Keberadaan Komite Audit Di Indonesia – Serta Peran Dan Kontribusi


Mereka Dalam Penerapan Enterprise Risk Management (Erm) Di Perusahaan
http://crmsindonesia.org/publications/keberadaan-komite-audit-di-
indonesia-serta-peran-dan-kontribusi-mereka-dalam-penerapan-enterprise-
risk-management-erm-di-perusahaan/ (Diakses 29 April 2019)
Herman. 2012. Peran Akuntan Dalam Penerapan Good Corporate Governance
http://hermandarwis.blogspot.com/2012/02/peran-akuntan-dalam-
penerapan-good.html (Diakses 29 April 2019)
.2018. Makalah Profesi Akuntan Publik Dan Jasa Akuntan Publik
https://www.scribd.com/document/376723376/359153541-Makalah-
Profesi-Akuntan-Publik-Dan-Jasa-Akuntan-Publik (Diakses 29 April 2019)
. 2016. Peran Komite Audit Memberikan Nilai Tambah Bagi Organisasi.
https://akuntansiterapan.com/2016/03/28/peran-komite-audit-memberikan-
nilai-tambah-bagi-organisasi/ (Diakses 30 April 2019)