Anda di halaman 1dari 4

Nama : Riska Fajrina Shari

Nim : 183145201140

Kelas : D / 2018

Tugas Pengganti MID Farmakognosi II

1. Materi Standar-standar analisis (standar fisik, kimia dan fisiko kimia


preparat farmakognosi)
1. Apa yang dimaksud dengan antioksidan dan berikan contohnya?
Jawaban :
Antioksidan merupakan molekul yang mampu memperlambat atau mencegah
proses oksidasi molekul lain. Oksidasi adalah reaksi kimia yang dapat
menghasilkan radikal bebas, sehingga memicu reaksi berantai yang dapat
merusak sel. Antioksidan seperti tiol atau asam askorbat (vitamin C) mengakhiri
reaksi berantai ini.
Contohnya seperti glutation dan enzim (misalnya : katalase dan superoksida
dismutase) yang diproduksi secara internal atau dapat diperoleh dari asupan
vitamin C, vitamin A dan vitamin E.
2. Bagaimana cara mendeteksi perbandingan sytabilitas obat?

Jawaban :
Untuk menyelidiki perbandingan stabilitas maka dipakai 2 metode yaitu :
a. Tes daya tahan waktu panjang yang mengantarkan bahwa obat selama ruang
waktu yang diminati disimpan dibawa persyaratan penyimpanan (suhu,
cahay, udara dan kelembapan) yang dituntut atau diharapkan didalam lemari
pendingin atau ruang pendingin dan dalam jarak waktu yang cocok dan pada
akhir percobaan dikontrol kandungan bahan obat atau nilai efektifnya, sifat
mikrobiologis, maupun sifat sensoris dan keadaan geleniknya yang dapat
dideteksi dengan metode fisika.
b. Tes daya tahan dipercepat dilakukan dibawah pembebanan panas, dngan ini
digunakan membuat peraturan kinetika reaksi, lagi pula penguraian
dipelajari pada suhu yang lebih tinggi daripada suhu ruang dan kemudian
diekstrapolasikan pada suhu penyimpanan.

2. Materi derajat kehalusan serbuk simplisia


1. Bagaimana cara penetapan derajat halus serbuk obat dan bahan kimia?
Jawaban :
Untuk penetapan derajat halus serbuk obat dan bahan kimia, cara yang boleh
dilakukan dengan menggunakan pengayak baku yang memenuhi persyaratan.
Hindari penggoyangan lebih lama, yang akan menyebabkan peningkatan derajat
halus serbuk selama penetapan.
2. Bagaimanakah prinsip kerja dari hammer mill pada instrumen penghalus
simplisia?
Jawaban :
Alat ini merupakan mesin yang kokoh untuk memecah bongkahan bahan
yang rapuh dengan prinsip menggunakan pemalu yang berputar 360°.
Penggiling palu ini terdiri dari suaturotar pada mana terkait 4 pendulum
penghancur.

3. Materi penetapan kadar dan karakteristik simplisia.


1. Jelaskan bagaimana penetapan kadar tanin?
Jawaban :
Penetapan kadar tanin total dilakukan dengan menggunakan reagen Folin
Ciocalteu. Reagen Folin Ciocaltteu digunakan karena senyawa fenolik dapat
bereaksi dengan Folin membentuk larutan berwarna yang dapat diukur
absorbansinya.
2. Jelaskan karakteristik yang terdapat pada simplisia?
Jawaban :
Karakteristik simplisia meliputi pemeriksaan mikroskop, penetapan kadar
air, kadar sari laut dalam air dan etanol, kadar abu total dan tidak larut asam,
serta susut pengeringan.
4. Materi analisis cemaran simplisia
1. Permasalahan apa saja yang dapat menimbulkan pencemaran logam berat?
Jawaban :
Pencemaran logam berat dapat menimbulkan permasalahan diantaranya
adalah berhubungan dengan estetika (perubahan bau, warna dan rasa air),
berbahaya bagi kehidupan tanaman, dan binatang, berbahaya bagi kesehatan
manusia, dan menyebabkan kerusakan pada ekosistem.
2. Mengapa khamir bersifat fakultatif?
Jawaban :
Khamir bersifat fakultatif karena khamir dapat hidup dalam suasana aerob
ataupun anaerob. Khamir dapat menyebabkan infeksi dan bersifat patogen
pada manusia.

5. Materi identifikasi golongan senyawa warna kimia


1. Mengapa pada identifikasi flavonoid memperoleh hasil negatif?
Jawaban :
Karena hasil yang diperoleh tidak terdapatnya warna merah jingga pada daun
kapuk sehingga diperoleh hasil negatif untuk identifikasi flavonoid.
2. Bagaimanakah bentuk fase diam dan fase gerak pada kromatografi lapis
tipis?
Jawaban :
Fase diam berupa padatan yang diaplikasikan berbentuk datar pada
permukaan kaca atau aluminium sebagai penyangganya sedangkan fase
gerak berupa cair seperti yang digunakan dalam kromatografi kolom dan
kromatografi kertas.

6. Materi pengobatan alternatif dan komplementer


1. Mengapa sebagian pasien lebih memilih pengobatan secara alternattif?
Jawaban :
Beberapa pasien memilih metode pengobatan secara alternatif karena rasa
takut yang muncul karena khawatiran mereka terhadap efek samping
pengobatan konvensional, keuntungan yang sangat sedikit dari pengobatan
konvensional, dan bahkan disebabkan karena buruknya interaksi dokter-
pasien yang mereka dapatkan dalam menjalani pengobatan kompensional.
2. Apa yang perlu diketahui mengenai terapi komplementer?
Jawaban :
a. Terapi yang alami
Menggunakan proses alami untuk membantu pasien merasa lebh baik
dan dapat sembuh dari kondisi akut dan kroniknya. Contohnya dari terapi
relaksasi, meditasi dan pernapasan.
b. Terapi dengan pelatihan
Terapi dengan pelatihan merupakan terapi yang sangat efektif dan sangat
direkomendasikan oleh praktisi tenaga kesehatan dari barat. Namun
banyak yang belum meneliti terapi ini secara sistematik untuk
menunjukkan efektivitasnya secara saintifik. Maka dari itu, perawat
harus memiliki pengetahuan khusus mengenai terapi ini dan
mengedukasi pasien mengenai kemungkinan efek samping atau agar
berhenti dari terapi tersebut.