Anda di halaman 1dari 7

KELAYAKAN EKONOMI PADA PRARANCANGAN

PABRIK FTALAT ANHIDRIDA KAPASITAS 45.000 TON/TAHUN

Diah Anggraeni Jatraningrum*, Sari Octavianingrum**, Herry Santosa**,


dan Didi Dwi Anggoro**

*Pusat Inovasi LIPI


Jln. Gatot Soebroto No. 10 Jakarta Selatan 12710, Telp. (021) 5276023; Fax. (021) 5276024
e-mail: diah@inovasi.lipi.go.id
**Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik UNDIP
Jl. Prof. Sudharto, S.H. Tembalang Semarang 50239 Telp/Fax (024) 7460058

ABSTRACT

A pre-design of plant to produce 45.000 tons/year phthalic anhydride from 47,200 tons/year ortho-xylene uses
Davy McKee process with vanadium pentaoxide catalyst in non isothermal - non adiabatic fixed bed multitubes
reactor that operated at 2 atm and 340-360oC. Phthalic anhydride is intermediate chemical that raw material
and product price depend on the global economical condition. From the design basis, the economical parameters
analysis show that after tax, Profit on Sales (POS) is 7.78%, Return On Investment (ROI) is 34.76%, Pay Out Time
(POT) is 2.23 years, Break Event Point (BEP) is 43.71%, Shut Down Point (SDP) is 28.16% and Discounted Cash
Flow Rate of Return (DCFRR) is 22.40%. All economical parameters requirements for plant design are complied.
The range of optimum commercial plant capacity is 26,221 to 71,210 tons/year. Due to price fluctuation, plant can
be run normally on range of increasing raw material price +6.79% and decreasing product price -6.92% from
price basis and it is better than South East Asia market condition. It is concluded that the phthalic anhydride plant
is feasible to be established in Indonesia.

Keywords: Phthalic anhydride, Economical parameter, Price fluctuation.

Pendahuluan anhidrida merupakan salah satu industri kimia


Di Indonesia sudah berdiri pabrik ftalat anhidrida yang potensial di Indonesia dengan kapasitas
(phthalic anhydride) terbesar di dunia, yaitu rancangan sebesar 45.000 ton/tahun yang diren-
Petrowidada dengan kapasitas terpasang 70.000 canakan dapat memenuhi sisa kebutuhan dalam
ton/tahun1. Akan tetapi, nilai impor ftalat anhid- negeri.
rida masih cukup tinggi, sebesar US$ 24.475.847 Ftalat anhidrida banyak digunakan sebagai
selama tahun 2008 atau setara dengan ± 23.996 bahan baku oleh berbagai industri kimia. Peng-
ton (1 ton = US$1,020.00). Pertumbuhan impor gunaan terbesar adalah untuk memproduksi
rata-rata Indonesia tahun 2005–2008 adalah phthalate plasticizer sebesar 53%, diikuti 17%
13,10% dan diperkirakan meningkat menjadi untuk bahan baku pembuatan resin poliester tak
17,01% sampai tahun 2012 dengan nilai impor jenuh (unsaturated polyester resin). Sisanya
± 45.782 ton. 2,3Kebutuhan dunia terhadap ftalat digunakan sebagai bahan baku pembuatan resin
anhidrida mendekati 3,9 juta ton dengan pertum- alkid (alkyd resin) dan aplikasi lainnya. Menurut
buhan rata-rata dunia sebesar 3,2% per tahun. hasil penelitian pasar, kegunaan produk dari
Peluang ekspor cukup besar mengingat kawasan turunan ftalat anhidrida sangat dipengaruhi oleh
Asia Tenggara dan Cina adalah pengguna ftalat kondisi ekonomi, di mana permintaan mengikuti
anhidrida terbanyak 4 sehingga  industri ftalat kebutuhan kegiatan konstruksi (baik perumahan/

209
perkantoran), peralatan berat, industri otomotif Shokubai (Jepang) 7, dan Stepan Chemical
maupun industri peralatan-peralatan industri. (Amerika)8.
Kapasitas pabrik harus dipertimbangkan oleh
penanam modal agar harga tetap stabil dan Metode
mampu menyesuaikan diri dengan tingkat
Dalam prarancangan pabrik ini, jenis data
kebutuhan. Mengingat industri ini menghasilkan
yang digunakan untuk menentukan spesifikasi
produk antara (intermediate chemical), di mana
alat yang dibutuhkan berupa data sekunder, di
bahan bakunya merupakan hasil dari industri
antaranya karakteristik kimia, termodinamika,
hulu berupa orto-xilena (ortho-xylene) yang bisa
kinetika, katalitik, dan unit operasi. Spesifikasi
diolah menjadi berbagai produk lain oleh industri
alat tersebut terdiri atas jenis unit operasi, kondisi
kimia. Hal ini akan mengakibatkan industri ftalat
proses, bahan yang digunakan, dan utilitas yang
anhidrida sangat dipengaruhi oleh fluktuasi harga
diperlukan sehingga proses kimia berjalan
bahan baku dan produknya di pasaran.4
dengan baik. Dari hasil teknis prarancangan
Ftalat anhidrida adalah senyawa kimia dilakukan estimasi terhadap total modal investasi
dengan rumus molekul C8H4O3, berupa padatan (total capital investment) yang terdiri atas modal
berbentuk serpihan (flake) yang berwarna putih. tetap (fixed capital investment) dan modal kerja
Bahan kimia ini memiliki titik didih sekitar (working capital investment), penentuan biaya
295°C dan titik leleh 131°C pada tekanan 1 atm.5 produksi (production cost) yang terdiri atas biaya
Oksidasi orto-xilena merupakan proses yang pengeluaran produksi (manufacturing cost) dan
paling dominan digunakan dalam produksi ftalat biaya pengeluaran umum (general expense),
anhidrida. Salah satunya adalah proses Davy serta total penjualan (sales). Untuk estimasi pada
McKee dengan katalis vanadium pentaoksida berbagai kapasitas dilakukan pendekatan dengan
yang beroperasi pada tekanan 2 atm dan tem- metode six-tenths-factor9,10.
peratur 340°–360°C.
Prarancangan ini menggunakan metode
Tujuan prarancangan ini adalah untuk kuantitatif dengan analisis parameter ekonomi
menentukan apakah pabrik ftalat anhidrida layak untuk mengetahui kelayakan pendirian pabrik.
untuk didirikan. Untuk itu dilakukan analisis Peninjauan dilakukan atas profit on sales (POS),
kelayakan parameter ekonomi pada berbagai return on investment (ROI), pay out time (POT),
kondisi, yaitu ideal, dipengaruhi oleh fluktuasi break event point (BEP), shut down point (SDP),
harga dan optimasi kapasitas komersial. Analisis dan discounted cash flow rate of return (DCFRR).
kelayakan pada kondisi ideal hanya berdasarkan
Persamaan untuk menghitung kelayakan
kepada keadaan ekonomi yang stabil. Sementara
parameter ekonomi ditunjukkan dalam persa-
itu, harga di pasaran selalu berfluktuasi maka
maan 1­–7. Dengan Fa adalah pengeluaran tetap
dilakukan analisis kelayakan terhadap kenaikan
(depresiasi, pajak, asuransi), Va adalah penge-
harga bahan baku dan penurunan harga produk
luaran tidak tetap (bahan baku, pengemasan,
yang langsung memengaruhi parameter ekonomi
utilitas, royalti), Ra adalah pengeluaran rutin
karena naiknya biaya produksi dan turunnya
(gaji, laboratorium, perawatan, dan lain-lain), Sa
nilai penjualan. Terkait dengan penanaman
adalah penjualan produk, DCFRR adalah tingkat
modal, dilakukan optimasi kelayakan untuk
pengembalian arus kas diskonto, dan Sv adalah
menentukan batas kapasitas komersial, sehingga
nilai pabrik di akhir masa pakai.
dapat dijadikan gambaran bagi penanam modal
pada kapasitas berapa pabrik ini akan didirikan
selain hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam Hasil dan Pembahasan
negeri sebesar 45.000 ton/tahun. Hasil optimasi Proses pembuatan ftalat anhidrida dengan
ini akan dibandingkan dengan berbagai kapasitas proses Davy McKee ini secara garis besar
pabrik sejenis yang sudah beroperasi. Industri terdiri atas tahap persiapan bahan baku, tahap
pembanding yang digunakan adalah Petrowidada pembentukan produk, tahap pemisahan/pemur-
(Indonesia)1, IG Petrochemicals (India)6, ­Nippon nian produk, tahap pengepingan (flaking), dan
tahap pengemasan (bagging). Bahan baku yang

210
penjualan − biaya produksi
% POS (profit on sales )= × 100% (1)
penjualan
keuntungan
% ROI (return on investment) = × 100% (2)
modal tetap
modal tetap
% POT (pay out time) = × 100% (3)
keuntungan + depresiasi modal tetap
Fa + (0,3 × Ra)
% BEP (break even point) = × 100% (4)
Sa - Va - (0,7 × Ra)
0,3 × Ra
% SDP (shut down point) = ×100% (5)
Sa - Va - (0,7 × Ra)

(C × (1 + DCFRR) (n -k) + modal kerja + Sv


(1 + DCFRR) n = (6)
(modal tetap + modal kerja)
0, 6
 kapasitas a 
harga alat a = harga alat b ×   (7)
 kapasitas b 

digunakan orto-xilena (% berat: 98% orto-xilena; pembentukan dan pemurniannya diilustrasikan


2% meta-xilena), udara (% volume: 79 % N2; dalam bagan yang terlihat pada Gambar 1.
21% O2) dan katalis vanadium pentaoksida Hasil prarancangan pabrik ftalat anhi­drida
(V2O5). Alat-alat utama yang digunakan adalah kapasitas 45.000 ton/tahun menunjukkan
tangki penyimpanan bahan baku, penukar panas, bahwa jumlah orto-xilena yang diperlukan
penguap (vaporizer), reaktor unggun tetap yaitu sebesar 47.200 ton/tahun dan katalis
berpipa banyak (fixed bed multitube), switch vanadium pentaoksida yang diperlukan adalah
condenser, akumulator, kolom distilasi, dan sebesar 13.700 kg/tahun. Penjualan dari 45.000
pengeping (flaker). ton ftalat anhidrida menghasilkan pendapatan
Reaksi utama yang terjadi adalah orto- sebesar Rp479.987.132.752,00. Modal tetap
xilena dioksidasi dengan udara di dalam reaktor yang digunakan untuk mendirikan pabrik adalah
unggun tetap berpipa banyak pada temperatur Rp107.457.520.380,00 dengan modal kerja
340–360°C, tekanan 2 atm, nonisotermal- sebesar Rp190.588.699.312,00. Biaya produksi
nonadiabatis yang dilengkapi dengan pendingin yang diperlukan sebesar Rp369.359.429.582,00.
karena reaksi bersifat eksotermis.11 Gas hasil Analisa ekonomi memperlihatkan bahwa
reaksi keluar reaktor didinginkan hingga 170°C keuntungan sebelum dan sesudah pajak (25%
sebelum masuk ke switch condenser. Ftalat untuk tahun 2010 dan selanjutnya13) adalah 9,73
anhidrida mentah dari switch condenser dialirkan % dan 7,78% dengan ROI 43,45% dan 34,76%,
ke tangki akumulator, kemudian dikirim ke unit POT adalah 1,87 dan 2,23 tahun, dan DCFRR
pemurnian (distilasi). Proses pemurnian ftalat adalah 22,40%. Kondisi BEP pada nilai 43,71%
anhidrida menggunakan 2 buah kolom distilasi kapasitas pabrik, sedangkan SDP adalah pada
pada suhu 210°C pada tekanan 1,2 atm. Pada nilai 28,16%, diilustrasikan dalam grafik seperti
kolom pertama impuritas dengan titik didih yang terlihat pada Gambar 2.
rendah yang diambil sebagai hasil atas dan pada Persyaratan kelayakan parameter ekonomi
kolom kedua diambil distilatnya merupakan dari sebuah pabrik sebelum pajak adalah ROI
ftalat anhidrida murni.12 Neraca massa proses harus lebih dari 25% yang merupakan perkiraan

211
Gambar 1. Bagan proses kimia pembentukan dan pemurnian ftalat anhidrida.
Keterangan:
R-01 : Reaktor unggun tetap berpipa banyak
SW-01 : Switch condenser
D-01 : Kolom distilasi -1
D-02 : Kolom distilasi -2

600
Fa = Pengeluaran tetap
500 Va = Pengeluaran tidak tetap
.

Ra = Pengeluaran rutin
Biaya (milyar rupiah)

400 Sa = Penjualan tahunan Ra


BEP = Break Even Point
300 SDP = Shut Down Point
Sa
200
Va
100
SDP BEP Fa
0
0 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100
Kapasitas (%)

Gambar 2. Grafik analisa ekonomi pada prarancangan pabrik ftalat anhidrida

212
100
90 ROI sebelum pajak

.
ROI sesudah pajak
Parameter ekonomi (%) 80 BEP
70 SDP
60 DCFRR
50
40
30
20
10
ROI sebelum pajak minimal 25%
0
0.00 5.00 6.00 6.79
Kenaikan harga bahan baku (%)

Gambar 3. Grafik parameter ekonomi terhadap kenaikan harga bahan baku.

100
ROI sebelum pajak
90
ROI sesudah pajak
Parameter ekonomi (%) .

80 BEP
70 SDP
60 DCFRR
50
40
30
20
10
ROI sebelum pajak minimal 25%
0
-6.92 -5.00 0.00
Penurunan harga produk (%)
Gambar 4. Grafik parameter ekonomi terhadap penurunan harga produk

keuntungan yang dapat diperoleh tiap tahun nyai persyaratan khusus karena nilai ini tergan-
didasarkan pada kecepatan pengembalian modal tung dari nilai BEP, dan merupakan titik impas
tetap yang telah diinvestasikan, dan POT harus antara pendapatan dengan pengeluaran selain
kurang dari 5 tahun, yang merupakan jumlah pengeluaran tetap atas depresiasi pabrik, pajak,
tahun yang diperlukan untuk kembalinya modal dan asuransi. Jika kondisinya di bawah SDP,
tetap oleh keuntungan sebelum dikurangi nilai maka pabrik akan lebih baik berhenti operasi
depresiasi pabrik tiap tahunnya. Sementara itu, atau ditutup karena pabrik akan terus mengalami
persyaratan nilai BEP antara 40%–60% meru- kerugian. Sementara itu, DCFRR harus lebih
pakan titik impas antara nilai penjualan produk dari 2 kali bunga perbankan yang merupakan
dengan semua pengeluaran. SDP tidak mempu­ gambaran nilai sekarang (present value) dari

213
100
90 ROI sebelum pajak

.
80 ROI sesudah pajak
Parameter ekonomi (%) BEP
70
60 SDP
DCFRR
50
40
30
20
10
BEP maksimum 60% BEP minimum 40%
0
-41.73 -20.00 -10.00 0.00 10.00 20.00 58.22
Perubahan kapasitas perancangan (%)

Gambar 5. Grafik parameter ekonomi pada perubahan kapasitas perancangan

keuntungan di masa mendatang yang didapat Ini menunjukkan bahwa tingkat fleksibilitas
terhadap modal tetap yang sudah diinvestasikan. pabrik terhadap kondisi pasar cukup bagus, dan
Nilai ini merupakan awal ketertarikan penanam bahkan pabrik masih bisa memberikan harga
modal terhadap usaha yang akan dilakukan, yang lebih kompetitif. Gambar 3 dan Gambar
karena jika nilainya sama dengan tingkat bunga 4. menunjukkan hasil kondisi pabrik terhadap
perbankan maka lebih baik penanam modal me- kenaikan harga bahan baku dan penurunan harga
nyimpan uangnya di bank dibandingkan dengan produk, di mana kelayakan parameter ekonomi
membangun pabrik10. Suku bunga rata-rata 2008 masih berada dalam batas persyaratan.
menurut BI-rate adalah 7,84%14. Dengan hasil Gambar 5 menunjukkan hasil optimasi
ini terlihat bahwa semua persyaratan kelayakan kelayakan untuk menentukan batas kapasitas
parameter ekonomi terpenuhi. komersial, sehingga dapat dijadikan gambaran
Fluktuasi harga di pasar dunia semakin ketat bagi penanam modal pada kapasitas berapa
dan pabrik harus mampu menyesuaikan diri pabrik ini akan didirikan. Dari analisa kelayakan
terhadap perubahan harga tersebut. Fluktuasi ini parameter ekonomi didapatkan batas kapasitas
dapat berupa kenaikan harga bahan baku maupun terkecil yang masih komersial yaitu 26.221
penurunan harga produk yang erat kaitannya ton/tahun jika diturunkan sebesar 41,73% dari
dengan tingkat penawaran (supply) dan per- 45.000 ton/tahun dan batas kapasitas terbesar
mintaan (demand). Kenaikan harga bahan baku jika dinaikkan sebesar 58,22%. Pada kondisi ini,
orto-xilena tertinggi yang masih dapat diterima BEP menjadi pembatas dengan nilai minimum-
oleh pabrik adalah +6,79% (dari US$ 530.00/ maksimum 40%–60% walaupun parameter
ton) dan harga terendah produk ftalat anhidrida ekonomi lain masih di dalam batas kelayakan.
yang dapat diberikan oleh pabrik adalah sebesar Pembatasan nilai BEP daya tahan pabrik terhadap
-6,92% (dari US$ 1,020.00/ton). Pada kondisi tingkat kapasitas terpakai dibandingkan dengan
ini ROI sebelum pajak mencapai titik terendah kapasitas terpasang. Apabila BEP terlalu kecil (<
pada 25%, walaupun parameter ekonomi lain 40%), ini mengindikasikan pabrik terlalu besar
masih di dalam batas kelayakan. Kenaikan beroperasi dibandingkan dengan nilai penjualan.
harga orto-xilena tertinggi Asia Tenggara sebesar Dalam kondisi ini lebih baik mendirikan 2
+2,83% dan penurunan harga terendah ftalat pabrik kecil ketimbang 1 pabrik yang besar.
anhidrida sebesar -2,94% selama tahun 2008.3 Sebaliknya, apabila BEP terlalu besar (> 60%),

214
ini mengindikasikan pabrik terlalu kecil karena Daftar Pustaka
untuk dapat berada pada titik impas pabrik harus 1
Petrowidada Company Profile. 2009. (http://www.
bekerja mendekati kapasitas terpasang. Karena eterindo.com/pwd-index.html, diakses 21 Mei
ftalat anhidrida sangat dipengaruhi oleh fluktuasi 2009).
harga, kemungkinan produksi menurun akibat 2
Departemen Perdagangan. 2009. Perkembangan Im-
naiknya bahan baku atau turunnya harga produk. por Indonesia menurut HS 6 Digit. (http://www.
Oleh sebab itu, nilai BEP ini perlu diperhatikan depdag.go.id, diakses 17 Mei 2009).
dalam menentukan kapasitas pabrik yang paling
3
ICIS. 2009. ICIS Pricing, Phthalic anhydride (Asia).
(http://www.icispricing.com/il_shared/Sam-
optimal terhadap kebutuhan. Karena jika salah
ples/SubPage206.asp, diakses 21 Mei 2009).
satu faktor terjadi maka pabrik masih mampu 4
Bizzari, S. 2009. World Consumption of Phthalic
mempertahankan diri dari kondisi pasar yang
Anhydride 2007. Singapore: SRI Consulting.
berubah. 5
Wikipedia. 2009. Phthalic Anhydride. (http://
Dibandingkan dengan kapasitas pabrik en.wikipedia.org/wiki/Phtalic_anhydride.,
ftalat anhidrida yang telah beroperasi di dunia, diakses 10 Mei 2009).
kapasitas pabrik terkecil yang beroperasi adalah 6
India Bussiness Directory. 2009. IG Petrochemi-
25.000 ton/tahun (Stepan Chemical, Amerika cal. (http://business.mapsofindia.com/india-
Serikat)8 dan terbesar 70.000 ton/tahun (Petro- company/ig-petrochemicals.html, diakses 21
widada, Indonesia). 1Pabrik yang lain pada Mei 2009).
umumnya berada dalam batas kapasitas seperti
7
Nippon Shokubai Co. Ltd. 2009. Core Technology
Nippon Shokubai 40.000 ton/tahun (Jepang),7 Phthalic Anhydride. (http://www.shokubai.
co.jp/eng/company/coretech.html., diakses 21
IG Petrochemicals 45.000 ton/tahun (India).6.
Mei 2009).
Ini menunjukkan bahwa ditinjau dari analisais 8
Stepan Company. 2009. Phthalic Anhydride Flake.
kelayakan parameter ekonomi pabrik ftalat (http://www.stepan.com/en/products/product,
anhidrida yang berada dalam batas kapasitas diakses 21 Mei 2009).
komersial akan mampu menyesuaikan diri 9
Peter, M.S. dan K.D. Timmerhaus. 1990. Plant De-
dengan perubahan pasar. sign and Economics for Chemical Engineers
(3rd ed.). Singapore: Mc Graw-Hill Interna-
tional edition.
Kesimpulan
10
Loh, H.P. and J. Lyons. 2002. Process Equipment
Berdasarkan hasil yang diperoleh dari analisis Cost Estimation. Pittsburgh: National Energy
kelayakan parameter ekonomi pada kondisi Technology Center.
ideal maupun dipengaruhi oleh fluktuasi harga di 11
Perry, R.H. 1999. Perry’s Chemical Engineering
pasaran, dan dengan memperhatikan batas kapa- Handbook (6th ed.). New York: McGraw Hill
sitas komersial yang optimum 26.221 - 71.210 Companies Inc.
ton/tahun maka dapat disimpulkan bahwa di 12
Albers, M., G. Keunecke, dan H. Krimphove. 1984.
Indonesia pabrik ftalat anhidrida dengan proses Process for Continuous Separation of Slightly
Davy McKee ini layak untuk didirikan. Volatile Components from a Crude Phthalic
Anhydride. US Patent No. 4.430.163.
13
Direktorat Jenderal Pajak. 2009. Tarif Pajak dan
Ucapan Terima Kasih PTKP. (http://www.pajak.go.id/index.php,
Ucapan terima kasih diberikan kepada Prof. Dr. diakses 21 Mei 2009).
Bambang Subiyanto atas bimbingannya dalam 14
The Bank of Indonesia. 2009. BI Rate. (http://www.
penyusunan karya tulis ilmiah ini. bi.go.id/web/en/Moneter/BI+Rate/, diakses 11
Mei 2009).

215