Anda di halaman 1dari 4

NAMA : SARAH AMELIA AZHAR

NIM : 1701081

PRODI : S1-VIB

1. Pasien AB menerima dosis muatan aminofiln 500 mg (diperoleh konsentrasi teofilin 10


mg/L). Berapakah laju infus aminofilin diberikan untuk memelihara konsentrasi rerata
keadaan tunak 10 mg/L?
Jawab :
Diket : BB= 80 kg
Dosis = 500 mg
Konsentrasi teofilin = 10 mg/L
▪ T1/2 = 8 jam
K = 0,693/t
K = 0,693 / 8 = 0,0866/ jam
▪ Vd = 0,5 L/Kg x 80 kg
Vd = 40 L
▪ Cl = k x vd
Cl = 0,0866/ jam x 40 L
= 3,464 L/jam
▪ K0 = (Css . Cl) / S
K0 = (10 mg/L . 3,464 L/jam ) / 0,8
K0 = 43,3 mg/ jam

2. Hitunglah dosis pemeliharaan yang diberikan kepada pasien CD, jika pasien ini obesitas
dengan berat badan 90 Kg (BBI pasien 60 Kg) agar tercapai konsentrasi tunak 10 mg/L?
Jawab :
▪ Vd= 0,5 kg/L x 60 kg = 30 L
▪ t ½ = 8 jam
t ½ = 0,693 / K
K = 0,693/8 jam
K = 0,086 /jam
▪ Cl = K. Vd
Cl= 0,086 / jam . 30 L
Cl = 2,59 L/jam
(Cl)(𝐶𝑠𝑠 𝑟𝑒𝑟𝑎𝑡𝑎)(𝜏)
▪ Dosis pemeliharaan = (S)(𝐹)
= 10 mg/L . 2,59 L/jam. 8 jam
= 206,4 mg
▪ Jadi, Dosis Pemeliharaan 206,4 mg setiap 8 jam

3. Pasien AB dr pertanyaan sebelumnya diasumsikan menderita gagal jantung kongestif


dan merokok lebih dari 1 bungkus sehari. Hitung dosis pemeliharaan yg akan
diberikan?
Jawab :
▪ Vd = 0,5 kg/L . 60 kg = 30 L
▪ T1/2 = 8 jam
K = 0,693/t
K = 0,693 / 8 = 0,0866/ jam

▪ Cl = K . Vd
Cl= 0,086 . 30 L
Cl = 2,598 L/jam

(Cl)(𝐶𝑠𝑠 𝑟𝑒𝑟𝑎𝑡𝑎)(𝜏)
▪ Dosis pemeliharaan = (S)(𝐹)
(2,598 L/jam)(10 𝑚𝑔/𝐿)(8 𝑗𝑎𝑚)
= (0,8)(1)

= 259,8 mg / 8 jam

4. Hitung perkiraan waktu paruh teofilin pada pasien AB tersebut


Jawab :
Pada pasien gagal jantung, dosis teofilin diturunkan, Pada pasien perokok dosis
teofilin dinaikkan. Merokok dapat meningkatkan nilai t ½ = 5 jam, Dan gagal jantung
kongestif dapat menurunkan t ½ menjadi 24 jam

5. Pasien EF adalah pasien dengan BB 72 Kg yang menjadi mual setelah mendapatkan


teofilin 68mg/jam secara intravena dalam beberapa hari. Sampel teofilin diambil dan
infus dihentikan,12 jam selanjutnya diambil sampel kedua. Konsentrasi teofilin yang
dilaporkan berturut2 adalah 32 mg/Lm dan 16 mg/L. Estimasikan dosis teofilin tiap jam
yang diperlukan untuk mempertahankan konsentrasi teofilin pd 15 mg/L.
Jawab:
Diket :
▪ BB = 72 Kg
▪ Ko = teofilin 68mg/jam
▪ C1 setelah 12 jam 32 mg/L
▪ C2 = 16 mg/L.
Dit = Estimasikan dosis teofilin tiap jam jika teofilin pd 15 mg/L.
Jawab :
▪ t1/2 = 8 jam
K = 0,693/ 8 jam = 0,086/ jam
▪ Vd = 0,5 L/kg BB x 72 kg = 36 L
▪ Cl = K. Vd

= 0,086/jam x 36 L = 3,096 L/h

▪ Ko = Css x Cl / S.F
= 15 mg/L . 3, 096 L/h = 46,44mg/ jam.

jadi laju infus aminofilin jika Css : 15 mg/L adalah 46,44 mg/ jam.

6. Pasien GH adalah wanita usia 56 tahun dengan BB 50 kg mendapatkan teofilin 20


mg/jam dengan hasil yang baik dan tidak ada tanda2 toksisitas dan memiliki konsentrasi
teofilin dlm keadaan tunak 12 mg/L. Dia hendak memulai menggunakan simetidin.
Bagaimana seharusnya pengaturan infus teofilin pd pasien ini?
Jawab:

Pemberian infus teofilin dikurangi, karana simetidin dapat meningkatkan kadar


teofilin dalam darah. Apabila dossi yag diberikan yaitu ≥1000 mg/ hari pada skema
dosis harian ganda akan menurukan klirens teflin sebesar 30-50%. Sedangkan jika dosis
cimetidin ≤800mg /hari yang diberikan sekali atau dua kali sehari menurukan klirens
sebesar 20% atau kurang. Bila pengurangan cl hanya 10-30 %, maka penyesuaian dosis
tidak diperlukan. Tetapi tetap perlu di cek apakah Css 15mg/L tetap tercapai atau
terlampaui. Untuk Meihat tercapainya nilai Css perlu adanya pengaturan terhadap laju
infus yang akan diberikan pada pasien.

7. Pasien IJ adalah pasien pria 70 kg dg usia 40 tahun dan mendapatkan laju infus
aminofilin secara iv 35mg/jam. Konsentrasi teofilin dalam keadaan tunak adalah 15
mg/L dan respon terapeutiknya dipertimbangkan optimal pd konsentrasi ini. Hitunglah
regimen dosis oral yang tepat dan perkirakan konsentrasi puncak dan palung yang akan
dihasilkan oleh regimen tersebut?
Jawab:
Diket :
▪ BB = 70 kg
▪ laju infus aminofilin secara iv 35mg/jam.
▪ Css /keadaan tunak adalah 15 mg/L
Dit : Hitunglah regimen dosis

Jawab :

▪ t ½ normal : 8 jam
k = 0,693/ 8 jam = 0,086/ jam
▪ Vd = 0,5 L /kg bb x 70 kg = 35 L
▪ CL = K . Vd

= 0,086/ jam .35 L = 3,01 L/ jam

▪ Dosis Pemeliharaan = Css x Cl x t / F.S

= 15mg/L . 3,01 L/ jam . 8 jam / 0,8. 1 = 451,5 mg

▪ Jadi, Dosis Pemeliharaan 451.5 mg setiap 8 jam

Css aka tercapai pada waktu 5 x t ½ = 5. 8 = 40 jam