Anda di halaman 1dari 5

Nama : Hanifah Nindy Amalia

NIM : 1904071
Kelas : B

Resume
NEUROTRANSMITER SARAF SIMPATIS DAN PARASIMPATIS

Neurotransmiter (NT) adalah zat yang digunakan dalam hubungan kimiawi antar sel.
Neurotransmitter adalah senyawa kimiawi dalam tubuh yang bertugas untuk
menyampaikan pesan antara satu sel saraf (neuron) ke sel saraf target.
Neurotransmiter memainkan peran yang sangat penting untuk otak dalam mengatur
kinerja berbagai sistem tubuh

Tipe lain signaling kimiawi antar sel adalah : Pelepasan mediator lokal (Histamin &
Prostaglandin), dan sekresi hormon oleh sel atau kelenjar

1. Mediator lokal

Kebanyakan sel tubuh mengeluarkan zat kimia yang dapat bekerja lokal dalam lingkugan
mereka. Zat kimia tersebut cepat dirusak sehingga tidak sampai masuk ke sirkulasi sistemik
atau tidak terdistribusi ke seluruh tubuh

Sel pemberi sinyal dapat mengirimkan molekul pembawa pesan yang dapat ditempuh oleh
jarak dekat dan jarak jauh. Pengsinyalan yang ditempuh oleh jarak dekat disebut regulator
lokal (local regulator). Pengsinyalan lokal ini tediri dari pengsinyalan
parakrin dan pengsinyalan sinapsis.

Pengsinyalan lokal terjadi hanya pada sel target tertentu yang mengenali dan merespon
molekul sinyal tertentu. Pensinyalan parakrin oleh sel penyekresi bekerja pada sel-sel target
yang berdekatan dengan melepaskan molekul regulator lokal (contohnya, faktor
pertumbuhan) ke dalam cairan luar sel. Pensinyalan sinapsis pada sel saraf melepaskan
molekul neurotransmitter ke dalam sinapsis sehingga merangsang sel target.

2. Hormon

Suatu zat yang dikeluarkan/di sekresi oleh sel Kelenjar, lalu masuk ke sirkulasi darah ->
terdistribusi ke seluruh tubuh -> mencapai sel sasaran -> efek

Pensinyalan dapat dilakukan pada jarak jauh oleh sel hewan maupun tumbuhan dengan
menggunakan zat kimia yang disebut hormon. Pensinyalan hormon pada hewan
disebut pensinyalan endokrin dengan cara melepaskan hormon yang bergerak melalui sistem
peredaran darah menuju sel target dibagian tubuh yang lain.
Sel endokrin tertentu menyekresikan hormon ke dalam cairan tubuh, sering kali darah.
Hormon mungkin bisa mencapai semua sel tubuh.
Selain menggunakan hormon, pensinyalan jarak jauh terjadi pada impuls saraf yang
memberikan rangsangan pada tubuh.
3. Neurotransmitter

Neuron adalah Unit anatomi yang secara struktural tidak saling tersambung.

Komunikasi antar sel syaraf atau antar sel syaraf dengan organ efektor, terjadi melalui zat
kimia yang disebut NT.

Semua NT dan Hormon bersifat Hidrofilik sehingga sangat sukar menembus membran sel,
hanya mampu mengikat reseptor di permukaan membran sel di ujung syaraf berikutnya

Tahap Pensinyalan Sel

1) Penerimaan (reception). Penerimaan adalah ketika sel target mendeteksi molekul sinyal
yang berasal dari luar sel. Sinyal kimiawi ‘terdeksi’ ketika molekul sinyal berikatan dengan
protein reseptor yang terletak di permukaan sel atau di dalam sel.
2) Transduksi (transduction). Pengikatan molekul sinyal mengubah protein reseptor dengan
suatu cara, sehingga terjadi proses transduksi. Tahap transduksi mengubah sinyal menjadi
bentuk yang dapat menyebabkan respon selular menjadi spesifik. Transduksi terkadang
terjadi dalam satu langkah saja, namun lebih sering membutuhkan suatu urutan perubahan
dalam serangkaian molekul yang berbeda melalui jalur transduksi sinyal. Molekul-molekul
dalam jalur ini seringkali disebut relay molecule.
3) Respon (response). Sinyal yang ditranduksikan akhirnya memicu respons selular yang
spesifik. Proses pensinyalan sel membantu memastikan bahwa aktivitas-aktivitas seperti ini
berlangsung dalam sel yang benar, pada waktu yang tepat, dan dalam koordinasi yang
sesuai dengan sel-sel lain pada organisme tersebut.

Neurotranmitter SYARAF SIMPATIS

1. Norepinephiren Atau Noradrenaline

Neurotransmiter yang ada di saraf simpatis adalah noradrenalin atau norepinefrin. Secara
umum fungsi noradrenalin adalah memobilisasi fungsi otak dan tubuh untuk bertindak.
Seperti banyak zat biologis aktif lainnya, norepinefrin mengikat dan
mengaktifkan reseptor yang terletak di permukaan sel.

Neurotransmitter ini mungkin lebih dikenal sebagai adrenalin. Epinephrine memainkan


fungsi sebagai neurotransmitter sekaligus hormon. Epinephrine dilepaskan tubuh saat
Anda stres dan ketakutan, sehingga memengaruhi detak jantung serta laju pernapasan

Sintesis norepinefrin, pemindahannya dan lama kerjanya Sintesis norepinefrin dimulai di


aksoplasma ujung saraf terminal dari serat saraf adrenergik, namun disempurnakan di
dalam vesikel.

Tahap – tahap dasarnya adalah sebagai berikut

1. Hidroksilasi = Tirosin-> DOPA


2 Dekarboksilasi. DOPA ->Dopamin
3 Pengangkutan dopamin menuju vesikel
4 Hidroksilasi Dopamin -> Norepinefrin

KlasifikasiObat Sistem Saraf Otonom

- Adrenergik(merangsang saraf simpatik)


- Anti-Adrenergik(menghambat saraf simpatik)
- Kolinergik(merangsang saraf parasimaptik)
- Anti-Kolinergik(menghambat saraf parasimpatik)

Obat2 yg bekerja pada sistem syaraf simpatis

1. Agonis adrenergik
1. Agonis adrenergik langsung
Obat yg termasuk tipe ini langsung berikatan pada reseptor adrenergik, sehingga
mengaktivasi reseptor tersebut.
2. Agonis Adrenergik tidak langsung
1. menghambat re-uptake : jika NE banyak atau tidak digunakan maka akan
mengalami reuptake masuk kembali ke sel syaraf semula dan disimpan dalam
granul
2. menghambat MAO (mono amin oksidase): karena MAO-lah yg menginaktivasi
neuro transmitter.
3. Menyebabkan pelepasan NE
EFEk :
1. Stimulasi jantung
2. Efek thd otot polos
3.Bronkodilatasi
4. Efek metabolisme

2. Antagonis adrenergik
Obat yang mengeblok sistem saraf simpatik dengan
Mekanisme, Penghambat adrenergik adalah golongan obat yang dibagi menjadi dua,

- Penghambat alfa

Penghambat alfa atau alpha blockers merupakan obat yang digunakan untuk
melemaskan otot polos (otot yang bekerja tanpa perintah), misalnya otot
pembuluh darah, sehingga dapat melebarkan pembuluh darah dan sirkulasi darah
menjadi lancar.

- Penghambat beta

Penghambat beta atau beta blockers adalah golongan obat yang digunakan
untuk menangani beragam kondisi yang menyerang jantung. Penghambat beta
dapat digunakan untuk menangani kondisi-kondisi, seperti:

- Tekanan darah tinggi (hipertensi)


- Serangan jantung (infark miokard)
- Gagal jantung
- Denyut jantung tidak beraturan (aritmia)
- Nyeri dada (angina)

Neurotranmitter Syaraf Parasimpatik

Asetilkolin ,Asetilkolin adalah neurotransmitter yang berperan dalam kontraksi otot,


merangsang aktivitas beberapa hormon, serta mengendalikan detak jantung. . Asetilkolin
merupakan salah satu contoh neurotransmitter eksitasi.

Neurotransmitter lain;

- Dopamin Dikenal sebagai neurotransmitter rasa senang, dopamin memainkan peran penting
untuk daya ingat, perilaku, mempelajari sesuatu, hingga koordinasi gerak tubuh. Selain itu,
neurotransmitter ini juga berfungsi dalam pergerakan otot.

- Endorfin Endorfin bekerja dengan menghambat sinyal rasa sakit dan menciptakan suasana
diri yang berenergi dan perasaan euforia. Selain itu, neurotransmitter ini juga dikenal sebagai
pereda nyeri alami tubuh.

- Serotonin Serotonin berperan dalam mengatur suasana hati seseorang. Selain itu, serotonin
juga mengatur pembekuan darah, nafsu makan, aktivitas tidur, serta ritme sirkadian.

- Oksitosin Oksitosin dihasilkan dalam hipotalamus pada otak dan menjalankan fungsi
neurotransmitter maupun hormon sekaligus..
Soal objektif

1. Obat yang mengeblok sistem saraf simpatik dengan mekanisme : menurunkan


rangsang simpatetik dari otak , mengeblok reseptor adrenergik , menurunkan
pengeluaran NE adalah ...
a. Antagonis adrenergik
b. Agonis langsung
c. Agonis tidak langsung
d. Agonis kolinergik

2. Berikut yang termasuk biosintesis Norepinephiren Atau Noradrenaline adalah,


kecuali ...
a. Tirosin
b. Dopa
c. Dopamin
d. Acetilkolin

3. Yang bukan Efek Terhadap Tubuh pada Agonis adrenergik langsung adalah ...
a. Stimulasi jantung
b. Efek terhadap otot polos
c. Efek terhadap ginjal
d. Bronkodilatasi

4. Pemacuan reseptor β akan menginduksi proses glukoneogenesis (glikogen jadi


glukosa) merupakan efek ...
a. Metabolisme
b. terhadap jantung
c. terhadap paru-paru
d.terhadap otot polos

5. Obat antagonis adrenergik yang mengeblok sistem saraf simpatik dengan mekanisme
berikut kecuali...
a. menurunkan rangsang simpatetik dari otak
b. mengeblok reseptor adrenergik
c. menaikkan aktivasi enzim
d. menurunkan pengeluaran NE