Anda di halaman 1dari 12

11-05-2019

1. Ny. W; 74 Th; 152 cm; 48 kg


Melena ec ulkus peptic

Masuk rumah sakit dengan BAB hitam yang dialami sejak 2 minggu sebelum masuk RS, memberat
dua hari terakhir. BAB kadang bercampur darah segar. Nyeri ulu hati (+), mual (-), muntah (-). Sesak
(-), demam (-).

Bak biasa

Riwayat tekanan darah tinggi disangkal

TD ; 130/70 mmhg

N ; 88 X/menit

P ; 30 x/ menit

S ; 36,6

Mata ; Konjungtiva anemis +/+

Thorax ; Ronkhi -/-, Wheezing -/-


Abdomen ;Peristaltic kesan normal, nyeri tekan abdomen epigastrium (+)
Extremitas ; Edema pitting (-)

IVFD RL 28 tpm
Inj. Topazol 40 mg/24 jam/iv
INJ. Asam tranexamat 1 ampul/ 8 jam/intravena
Sucralfat syrup 3 x 1
Laboratorium ; DR, DS Terlampir
Transfusi 4 bag, 2 bag per hari.

2. An. F; 10 Bln; 68 cm; 8 kg


Masuk rumah sakit dengan keluhan utama BAB encer dialami sejak 1 hari SMRS, frekuensi 8 kali,
ampas (+), lendir (-), darah (-). Demam (+) sejak 2 hari yang lalu tidak terus-menerus. Mual (+),
muntah (+), batuk (-), sesak (-). Anak masih kuat minum susu.
BAK : biasa

Pemeriksaan Fisik

Keadaan umum ; gelisah

TD ; -

N ; 88 X/ Menit
P; 22 X/ Menit

S ; 38,2

Mata ; Cekung (+)

Thorax ; Ronkhi -/-, Wheezing -/-

Abdomen ; Peristaltik kesan meningkat, turgor kulit kembali normal

IVFD KAEN3B 24 tpm


Inj. metoclopramide 1 mg/12 jam/iv
L-Bio 2 x ½ sach
Zink sirup 20 mg/5 ml 1 x1
Inj. Paracetamol 80 mg/ 8 jam/ iv
Inj. Gentamisin 40 mg/12 jam/iv

12-05-2019

3. An. L; 7 bln; 62 cm; 8 kg

GEA Dehidrasi ringan sedang


Masuk dengan keluhan utama muntah yang dialami sejak satu hari sebelum masuk rumah sakit,
terus-menerus, setiap sudah minum susu. BAB encer dialami sejak kemarin, frekuensi 4 kali
ampas (+), lendir (-), darah (-). Demam (+) sejak satu hari yang lalu. Batuk (-), sesak (-). Anak
terlihat lemah
BAK; Biasa

Pemeriksaan Fisik

Keadaan umum ; lemah

TD ; -

N ; 124 X/ Menit

P; 22 X/ Menit

S ; 38,3

Mata ; Cekung (+)

Thorax ; Ronkhi -/-, Wheezing -/-

Abdomen ; Peristaltik kesan meningkat, turgor kulit kembali normal


IVFD KAEN3B 24 tpm
Inj. Sotatic 1 mg / 8 jam/iv
Inj. Gentamisin 25 mg/12 jam/iv
Paracetamol 80 mg/8 jam/iv
L-Bio 2 x ½ sach
Zink sirup 20 mg/5 ml 1x1 cth

4. Tn. S; 59 Th; 156 cm; 52 kg


Vulnus laceratum region frontalis dextra

Pasien masuk rumah sakit dengan keluhan luka robek pada kepala yang dialami sejak 1 jam
SMRS post KLL, nyeri (+), perdarahan aktif (-), mual (-) muntah (-) riwayat penurunan kesadaran
(-).

Primary survey

A ; Patent, obstruksi (-)

B ; P; 20 X/menit

C ; TD; - HR ; 88 x/menit

D ; GCS 15 E4M6V5

E ; S; 36,7

Secondaru Survey

Regio frontalis dextra ;

Tampak satu luka terbuka ukuran 1,5 cm x 1 cm bentuk tidak beraturan, nyeri (+), perdarahan aktif (-),
dasar luka jaringan.

Neurovaskuer dalam batas normal.

Pemeriksaan Nervus Fasialis dalam batas normal

Cuci luka dan jahit luka

Inj. TT 0,5 ml

Asam mefenamat 3 x 500 mg

Cefadroxil 2 x 500 mg
13-05-2019

5. Ny. H; 31 Th; 158 cm; 45 kg


Pasien masuk rumah sakit dengan keluhan lemah dan tidak bisa makan dialami sejak satu bulan
terakhir. Pasien sudah tidak bisa bicara sejak sebulan terakhir. Nyeri di lidah (+). Muncul
benjolan di bawah dagu yang bertambah besar, ukuran seperti telur ayam, keras dan terfiksir,
nyeri (-). Riwayat berobat dengan Ca lingua di rumah sakit di Makassar dan rencana kemoterapi.
Demam (-), mual (-), muntah (-).

Bak ; Biasa

Bab ; Biasa

TD ; 110/70 mmhg

N ; 88 X/menit

P ; 30 x/ menit

S ; 36,6

Mata ; Konjungtiva anemis +/+

Lingua ; tampak deformitas pada lidah, hipemeris, dan leukoplakia, nyeri (+), perdarahan aktif(-).

Thorax ; Ronkhi -/-, Wheezing -/-


Abdomen ;Peristaltic kesan normal, nyeri tekan abdomen epigastrium (-)

IVFD RL 28 Tpm

Inj. Ranitidin 1 ampul/ 12 jam/ iv

Inj. Sohobion 1 ampul/ 24 jam/ iv

Inj. Cefotaxime 1 gr/ 12 jam/ iv

Inj. Ketorolac 30 mg / 8 jam/iv

6. An. F; 4 th; 105 cm; 23 kg

Pasien masuk rumah sakit dengan keluhan luka robek pada dahi yang dialami sejak 30 menit
SMRS setelah jatuh dari lantai, nyeri (+), perdarahan aktif (-), mual (-) muntah (-) riwayat
penurunan kesadaran (-).

Primary survey

A ; Patent, obstruksi (-)


B ; P; 20 X/menit

C ; TD; -, HR ; 88 x/menit

D ; GCS 15 E4M6V5

E ; S; 36,7

Secondaru Survey

Regio frontalis dextra ;

Tampak satu luka terbuka ukuran 3,5 cm x 2 cm bentuk tidak beraturan, nyeri (+), perdarahan aktif (-),
dasar luka jaringan.

Neurovaskuer dalam batas normal.

Pemeriksaan Nervus Fasialis dalam batas normal

Cuci luka dan jahit luka

Inj. TT 0,5 ml

Ibuprofen sirup 120 mg/ 5 ml 3x1

Cefadroxil sirup 125 mg/ 5m 2 x1

7. Tn. S; 34 th; 166 cm; 69 kg

Pasien masuk rumah sakit dengan keluhan luka robek pada betis kanan yang dialami sejak 1 jam
SMRS post KLL, nyeri (+), perdarahan aktif (-)

Primary survey

A ; Patent, obstruksi (-)

B ; P; 20 X/menit

C ; TD; 120/80; HR ; 88 x/menit

D ; GCS 15 E4M6V5

E ; S; 36,7

Secondaru Survey

Regio cruris dextra ;

Tampak satu luka terbuka ukuran 2, 5 cm x 1,5 cm bentuk tidak beraturan, nyeri (+), perdarahan aktif
(-), dasar luka jaringan.
Neurovaskuer dalam batas normal.

ROM Cruris dextra terbatas

Cuci luka dan jahit luka

Inj. TT 0,5 ml

Meloxicam 2 x 7,5 mg

Cefadroxil 2 x 500 mg

14-05-2019

8. An. T ; 6 th;106 cm; 29 kg

Masuk rumah sakit dengan keluhan demam dialami sejak 2 hari sebelum masuk rumah sakit. Demam
naik turun. Sakit kepala (+), batuk (+), berlendir (+), sesak (-), sakit menelan (-), mual (+), muntah (+),
nyeri perut (+), sakit badan (+), lemah (+). Riwayat perdarahan spontan (-).

BAK : Biasa

BAB : Biasa

Pemeriksaan Fisik

BB ; 29 Kg

TD ; 100/60

N ; 98 X/ Menit

P; 20 X/ Menit

S ; 38

Thorax ; Ronkhi -/-, Wheezing -/-

Abdomen ; Peristaltik kesan normal.

IVFD RL 40 TPM

Inj. Ranitidin 1 ampul/ 12 jam/ intravena

Inj. Paracetamol 290 mg /8 jam/ Intravena


Lanjut metoclopramide 3 x ½ tablet

Lanjut vitamin B Kompleks 1x1

15-05-2019

9. An. Z; 4 th; 105 cm; 25 kg

Masuk rumah sakit dengan keluhan utama sesak napas dialami sejak 3 jam sebelum masuk
rumah sakit, memberat hari ini. Sesak terus-menerus. Demam (-), batuk (+) sangat sering,
berlendir sejak tadi malam, mual (-) muntah (-). Anak tampak lemah.
Bak ; Biasa
Bab ; Biasa

Keadaan umum ; lemah

TD ; -

N ; 98 X/ Menit

P; 30 X/ Menit

S ; 36,7

Mata : cekung (-)

Thorax :

Inspeksi : Pergerakan thorax simetris,

Perkusi : Sonor dikedua lapangan paru

Auskultasi : Bronkial, Ronkhi -/-, Wheezing +/+

Jantung ; BJ I/II murni regular, bising jantung (-)

Abdomen ; Peristaltik kesan normal, nyeri tekan epigastrium (-)

IFVD RL 28 tpm
Nebu combivent ½ tube/ 8 jam/ iv
Inj. dexamethasone 1/2 ampul/ 12 jam / iv
IVFD Nacl 0,9 16 tpm + drips aminofilin 1 ampul
Puyer batuk (ambroxol 12,5 mg + Histapan 2,5 mg ) 3 x 1
10. An. A; 6 th; 118 cm; 28 kg
Tifoid fever

Masuk rumah sakit dengan keluhan demam dialami sejak 7 hari sebelum masuk rumah sakit.
Demam naik turun. Sakit kepala (-).Batuk (+), lendir (+), Sesak (-).Sakit menelan (-). Mual (-), muntah
(-),lemah (+). Riwayat perdarahan spontan (-).

BAK : Biasa

BAB : Biasa

Pemeriksaan Fisik

TD : -

N : 98 X/ Menit

P: 22 X/ Menit

S : 36, 7

Lidah : Kotor (+)

Thorax ; Ronkhi -/-, Wheezing -/-

Abdomen ; Peristaltik kesan meningkat

IVFD RL 20 TPM

Inj. Paracetamol 280 mg/ 8 jam/ Intravena ( bila demam)

Inj. ceftriaxone 1 gr/ 24 jam/intravena

18 -05-2019

11. An.S ;9 th; 130 cm; 28 kg

Tivd

Masuk rumah sakit dengan keluhan demam dialami sejak 4 hari sebelum masuk rumah sakit. Demam
naik turun. Sakit kepala (+), batuk (+), berlendir (+), sesak (-), sakit menelan (-), mual (+), muntah (+),
nyeri perut (+), sakit badan (+), lemah (+). Riwayat perdarahan spontan (-).

BAK : Biasa

BAB : Biasa
Pemeriksaan Fisik

BB ; 29 Kg

TD ; 100/60

N ; 98 X/ Menit

P; 20 X/ Menit

S ; 38

Thorax ; Ronkhi -/-, Wheezing -/-

Abdomen ; Peristaltik kesan normal.

IVFD RL 40 TPM

Inj. Ranitidin 1 ampul/ 12 jam/ intravena

Inj. Paracetamol 280 mg /8 jam/ Intravena

Inj. Sotatic 1/3 ampul/ 8 jam/ iv (jika muntah )

Puyer batuk (ambroxol 12,5 mg + Histapan 25 mg + metilpredsinolon 4 mg ) 3 x 1

12. Tn A; 20 th; 160 cm; 54


Abdominal pain

Pasien masuk rumah sakit dengan keluhan utama nyeri perut kanan bawah dialami sejak 3 jam
sebelum masuk rumah sakit, demam (+) sejak dua hari sebelum masuk rumah sakit, mual (+),
muntah (+), dua kali isi sisa makanan. Batuk (-), sesak (-). Nasfu makan turun (+).
BAB Belum 7 hari.
BAK lancar. Terakhir makan dan minum jam 8 pagi.

Pemeriksaan Fisik

TD ; 130/80

N ; 88 X/ Menit

P; 22 X/ Menit

S ; 36,5
Thorax ; Ronkhi -/-, Wheezing -/-

Abdomen ; Peristaltik kesan normal, Mc Burney sign (+), blumber tes (+), defans muskuler kuadran
kanan bawah (-)

RT ; Sfincter mencekik ampulla berisi feses, teraba massa lunak arah jam 12. Peleasan feses dan
darah.
Alvarado score ; 7
Acute abdominal pain suspek Appendisitis

IVFD RL 28 tpm
Inj. Ranitidine 1 ampul/ 12 jam/iv
Inj. Cefoperazone 1 gr/ 12 jam/ iv
Stop intake oral
Pasang NGT

19-05-2019
13. Tn. H; 51 th; 160 cm; 70 kg

BPPV
Pasien masuk rumah sakit dengan keluhan pusing berputar yang dialami sejak kurang lebih 6 hari
yang lalu, memberat satu hari terakhir. Pusing dirasakan setiap berubah posisi. Mual (+), muntah (+)
dengan frekuensi 3 kali, nafsu makan menurun, (-) demam (-), batuk (-), sesak (-).
Riwayat DM tipe 2 (-)
Riwayat HT (+) rutin kontol

BAB kesan normal


BAK kesan biasa
Pemeriksaan Fisik

TD ; 140/80

N ; 88 X/ Menit

P; 20 X/ Menit

S ; 36,5

Mata ; Konjungtiva anemis -/-

Pemeriksaan Nn. Cranialis ; dalam batas normal

Thorax ; Ronkhi -/-, Wheezing -/-


Jantung ; BJ I/II Murni Reguler, Bising Jantung (-)

Abdomen ; Peristaltik kesan normal, nyeri tekan (-)

IVFD RL 28 tpm
Kapsul pusing 3x1 (betahistin 6 mg + dimenhydrinate 25 mg )
Amlodipin 5 mg 0-0-1
Inj. Ranitidin 1 ampul/ 12 jam/ iv
Inj. Lapibal 1 ampul/ 24 jam/ iv
14. Tn. A; 58 th; 160cm; 54 kg
Acute Abdominal Pain Suspek Peritonitis

Pasien masuk rumah sakit dengan keluhan utama nyeri dialami sejak 6 hari sebelum masuk
rumah sakit, memberat 1 hari terakhir. Nyeri dirasakan hilang timbul. demam (-), mual (+),
muntah (-), dua kali isi sisa makanan. Riwayat pingang kiri terbentur stir traktor saat sedang
bekerja Batuk (-), sesak (-). Nafsu makan turun (+).
BAB Belum
BAK lancar.

Pemeriksaan Fisik

TD ; 140/80

N ; 88 X/ Menit

P; 22 X/ Menit

S ; 36,5

Thorax ; Ronkhi -/-, Wheezing -/-

Abdomen ; distended, Peristaltik kesan menurun, nyeri tekan di seluruh kuadan abdomen, defans
muskuler (+)

RT ; Sfincter tidak mencekik, ampulla berisi feses, peleasan feses dan darah.
Acute abdominal pain suspek Appendisitis

IVFD RL 28 tpm
Inj. Ranitidine 1 ampul/ 12 jam/iv
Inj. Ketorolac 30 mg/ 8 jam/ iv
Inj. metronidazole 500 mg/ 8 jam/ iv
Stop intake oral
Pasang NGT
20-05-2019

15. An. W ; 5 th; 108 cm; 14 kg

Masuk rumah sakit dengan keluhan utama BAB encer dialami sejak 3 hari SMRS, frekuensi 3-5
kali/ hari, ampas (+), lendir (-), darah (-). Muntah (+), frekuensi empat kali isi cairan dan bubur.
Demam (-). Batuk (-), lendir (-), sesak (-). Anak masih kuat minum susu.
BAK : biasa

Pemeriksaan Fisik

Keadaan umum ; gelisah

TD ; -

N ; 98 X/ Menit

P; 22 X/ Menit

S ; 38,2

Mata ; Cekung (+)

Thorax ; Ronkhi -/-, Wheezing -/-

Abdomen ; Peristaltik kesan meningkat, turgor kulit kembali normal

IVFD RL 28 tpm
Inj. metoclopramide ¼ /12 jam/iv
L-Bio 2 x 1 sach
Zink tab 20 mg 1 x1