Anda di halaman 1dari 9

Perjanjian Kerjasama Jasa Kontraktor Penambangan Batubara

No. : 002/BK-H.M/VIII/2018

Perjanjian Kerjasama Jasa Kontraktor Penambangan Batubara ini (selanjutnya disebut sebagai
“Perjanjian”) dibuat dan ditandatangani di Samarinda, pada hari Rabu, tanggal 29 Agustus 2018 oleh
dan antara :

1. CV. BUMI KALTIM, suatu perusahaan yang didirikan berdasarkan hukum negara Republik
Indonesia, berkedudukan di KH. Harun Nafsi Rt.025 Rapak Dalam, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota
Samarinda, Propinsi Kalimantan Timur, dalam hal ini diwakili oleh Ari Rahman, Selaku Wakil
Direktur Lahir di Muara Kedang, tanggal 10 Juni 1976, bertempat tinggal di jalan KH. Harun NafsiRt.
025 Rapak Dalam, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, Propinsi Kalimantan Timur, dari dank
arena itu sah bertindak untuk dan atas nama serta mewakili kepentingan CV. Bumi Kaltim,
Selanjutnya disebut sebagai”BK”

dan

2. Bapak H. Mujiono, Bertindak atas Nama Peribadi berkedudukan di Desa Bendoharjo


Kecamatan Gabus kab. Grobogan, Jawa Tengah, dalam hal ini diwakili oleh H Mujiono selaku
Perseorangan, dari dan karena itu sah bertindak untuk dan atas nama serta mewakili kepentingan
Pribadi.

BK dan H Mujiono untuk selanjutnya secara bersama-sama disebut sebagai “Para Pihak” dan secara
masing-masing disebut sebagai “Pihak”.

DASAR PERTIMBANGAN

A. BAHWA, RIR adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang penambangan, pengangkutan dan
penjualan batubara, yang memiliki kemampuan dan pengalaman dalam operasional
penambangan, pengangkutan dan penjualan batubara.
B. BAHWA, BK dan RIR saat ini telah melakukan perjanjian kerjasama penambangan, pengangkutan
dan penjualan batubara dengan CV Sinto Makmur/CV Cahaya Belawan Sejahtera yang memiliki
Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP-OP) No. 503/1383/IUP-OP/dDPMPTSP/VIII/2018
tertanggal 15 Agustus 2018, berlaku sejak 16 Agustus 2018 sampai dengan 14 Agustus 2028
dengan Kode Wilayah KT 385 BB dengan konsesi tambang batubara seluas 183,1 (seratus
delapan puluh tiga koma satu) hektar yang terletak di Desa Muara Badak Ilir, Kecamatan Muara
Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur (selanjutnya disebut sebagai
“Konsesi Tambang CBS”).
C. BAHWA, BK adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa kontraktor penambangan
batubara yang memiliki kemampuan dan pengalaman dalam pekerjaan kontraktor penambangan
batubara, dengan didukung alat-alat berat dan perlengkapan milik sendiri beserta operatornya
masing-masing.
D. Bahwa, H MUJIONO adalah Atas nama Perorangan yang bergerak dalam bidang jasa kontraktor
penambangan batubara yang memiliki kemampuan dan pengalaman dalam pekerjaan kontraktor
penambangan batubara, dengan didukung alat-alat berat dan perlengkapan milik sendiri beserta
operatornya masing-masing.
E. BAHWA, BK bermaksud mengadakan kerjasama jasa kontraktor penambangan batubara dengan
H. Mujiono dan H. Mujiono bermaksud mengadakan kerjasama jasa kontraktor penambangan
batubara dengan BK.

OLEH KARENA ITU, Para Pihak sepakat untuk saling mengikatkan diri dalam Perjanjian ini dengan
syarat dan ketentuan sebagai berikut :

Pasal 1
Bentuk Kerjasama
BK menunjuk H. Mujiono untuk melakukan pekerjaan kontraktor penambangan batubara di Konsesi
Tambang CBS dan H. Mujiono menerima penunjukan BK untuk melakukan pekerjaan kontraktor
penambangan batubara di Konsesi Tambang CBS.

Pasal 2
Tempat Pelaksanaan
Tempat pelaksanaan pekerjaan kontraktor penambangan batubara ini disepakati Para Pihak pada
sebagian kecil area/lahan di Konsesi Tambang CBS dengan titik-titik koordinat sebagaimana
disebutkan dalam Lampiran 2.

Pasal 3
Jangka Waktu Pelaksanaan
Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan kontraktor penambangan batubara ini disepakati Para Pihak
selama 3 (tiga) bulan percobaan yang dimulai pada tanggal 29 Agustus 2018 sampai dengan tanggal
29 November 2018.

Pasal 4
Harga
Harga yang disepakati Para Pihak untuk jasa kontraktor penambangan batubara ini adalah sebagai
berikut :
1. Harga jasa keseluruhan kegiatan penambangan mulai dari land clearing, pengupasan overburden,
pengambilan batubara (coal getting), sampai dengan penutupan kembali (reklamasi) area/lahan
tambang adalah sebesar Rp 155.000,- ( Seratus Lima Puluh Lima ribu Rupiah) per ton batubara.
2. Harga jasa lansir/hauling/pengangkutan batubara dari pit sampai ke stockroom RIR adalah
sebesar Rp16.000,- (enam belas ribu Rupiah) per ton batubara.
3. Total harga jasa (Pasal 4.1 dan Pasal 4.2 di atas) adalah Rp 171.000,- (Seratus Tujuh Puluh Satu
ribu Rupiah) per ton batubara, dimana harga tersebut merupakan harga total all in single rate
atas pekerjaan jasa kontraktor penambangan batubara ini sampai batubara yang dihasilkan
berada di stockroom RIR, serta penutupan kembali area lahan bekas penambangan setelah
selesai nantinya.
4. Semua resiko Stripping Ratio (SR) dan/atau perhitungan teknis penambangan batubara lainnya
ditanggung oleh H. Mujiono, termasuk apabila SR sangat tinggi (tidak sesuai harapan), material
overburden berupa lumpur, deposit batubara tidak seperti yang diharapkan di awal, dan resiko
lainnya merupakan resiko H. Mujiono.
5. Alat berat, Dump Truck dan semua peralatan yang diperlukan untuk kegiatan penambangan
menjadi tanggung jawab H. Mujiono sendiri.
6. Pengadaan solar dan/atau bahan bakar menjadi tanggungjawab H. Mujiono sendiri.

Pasal 5
Pembayaran
Ketentuan pembayaran diatur sebagai berikut :
1. Pembayaran jasa kontraktor penambangan batubara dilakukan BK kepada H. Mujiono setelah BK
menerima tagihan invoice bermaterai cukup dari H. Mujiono Jangka waktu tagihan invoice
tersebut berdasarkan cut off sebagai berikut :
a. Setiap 2.000 (dua ribu) ton batubara yang telah dilansir oleh H. Mujiono ke stockroom RIR,
maka BK akan melakukan pembayaran kepada H. Mujiono sebesar 50% (lima puluh persen)
dari nilai invoice, dan akan dibuatkan berita acara yang dilakukan join survey antara RIR, BK
dan H. Mujiono sebagai dasar tagihan invoice tersebut.
b. Pembayaran 50% (lima puluh persen) selanjutnya adalah setelah seluruh 2.000 (dua ribu) ton
batubara ke jetty CV Sinto Makmur/CV Cahaya Belawan Sejahtera (Jetty CBS). Dan begitu
seterusnya, pembayaran 50% (lima puluh persen) saat batubara di stockroom RIR dan
pembayaran 50% (lima puluh persen) sisanya saat batubara di Jetty CBS.
c. Perhitungan kuantiti final adalah berdasarkan kuantiti draft survey report (DSR) ketika
batubara sudah dikapalkan di Jetty CBS. Sehingga invoice kuantiti final akan diterbitkan oleh
H. Mujiono kepada BK setelah kuantiti DSR diterbitkan.
2. Pembayaran atas tagihan invoice tersebut dilakukan oleh BK ke rekening dengan rincian sebagai
berikut :
Nama Bank : Bank Mandiri
No. Rekening : ………………………………….
Atas Nama : ……………………………
3. Pelaksanaan pembayaran atas tagihan invoice tersebut akan dilakukan oleh BK kepada H.
Mujiono paling lambat 7 (tujuh) hari kalender setelah tanggal tagihan invoice yang sudah dibuat
oleh H. Mujiono dan diterima oleh BK.

Pasal 6
Target Produksi
Target produksi yang disepakati Para Pihak adalah minimum 10.000 (sepuluh ribu) ton batubara per
bulan. Apabila target produksi tidak mencapai minimum 10.000 (sepuluh ribu) ton per bulan dalam 2
(dua) bulan pertama sejak berlakunya Perjanjian ini, maka Para Pihak akan melakukan evaluasi
bersama dan bilamana diperlukan akan dibuat addendum yang mengatur tentang penalti
berdasarkan hasil produksi batubara yang diperoleh setiap bulannya, dan tidak tertutup
kemungkinan pemutusan kontrak.

Pasal 7
Tanggung Jawab dan Kewajiban BK
Tanggung jawab dan kewajiban BK dan RIR adalah sebagai berikut :
1. Menyediakan dokumen legalitas batubara yang ditambang oleh H. Mujiono
2. Melakukan koordinasi dan konfirmasi serta pengawasan pekerjaan penambangan dengan H.
Mujiono
3. Menjamin legalitas kerjasama RIR dengan CV Sinto Makmur/CV Cahaya Belawan Sejahtera
sebagai pemilik IUPOP/konsesi tambang.
4. Memastikan bahwa H. Mujiono melakukan kegiatan penambangan dengan benar dan di dalam
batas konsesi tambang CV Sinto Makmur / CV Cahaya Belawan Sejahtera.

Pasal 8
Tanggung Jawab dan Kewajiban H. Mujiono
Tanggung jawab dan kewajiban H. Mujiono adalah sebagai berikut :
1. H. Mujiono wajib mematuhi dan mentaati peraturan penambangan dari pemerintah.
2. H. Mujiono wajib menutup kembali area kerja setelah kegiatan pembangangan selesai dengan
ketinggian 2 (dua) meter di atas jalan.
3. Menyediakan alat-alat berat dan perlengkapan pendukung lainnya yang siap beroperasi dengan
operatornya masing-masing yang berpengalaman. Jumlah alat-alat berat dan perlengkapan
pendukung lainnya adalah sebagai berikut :
a. Excavator : Komatsu PC300 = 2 unit.
Komatsu PC200 = 1 unit.
b. Bulldozer : Komatsu D85ESS = 1 unit.
c. Dump Truck : Hino/sejenisnya = 4 Unit
d. Support : ……………………………….
e. Light Vehicle : …………………………………
4. Menyediakan team mekanik yang berkinerja baik dan berpengalaman dalam merawat dan
memperbaiki alat-alat berat dan perlengkapan pendukung lainnya di atas, dengan biaya
perawatan dan perbaikan tersebut merupakan tanggungan H. Mujiono/
5. Menyediakan workshop dan semua perlengkapan workshop untuk pekerjaan team mekanik
tersebut.
6. Menyediakan akomodasi, mess dan kantor yang layak bagi semua staff, pekerja dan operatornya.
7. Menyediakan konsumsi yang layak dan cukup bagi semua staff, pekerja dan operatornya.
8. Menanggung asuransi semua staff, pekerja dan operatornya.
9. Menanggung upah atau gaji semua staff, pekerja dan operatornya.
10.Melakukan pekerjaan penambangan dalam bentuk pengaturan shift kerja dimana pekerjaan
penambangan tersebut dilakukan secara penuh dalam 24 jam per hari non-stop.
11.Memberikan hasil produksi batubara di stockroom RIR minimum 10.000 (sepuluh ribu) ton
batubara per bulan.
12.Melakukan koordinasi dan konfirmasi pekerjaan penambangan dengan BK.
13.Melaporkan dan mengkoordinasikan rencana kegiatan penambangan dan progressnya kepada
Operation Manager dan team Engineer RIR.
14.Bertanggung jawab penuh atas pembayaran tepat waktu kepada semua vendor yang menjadi
tanggungjawabnya, seperti penyewaan alat berat dan dump truck, serta peralatan dan/atau
perlengkapan support lainnya yang diperlukan, pembelian bahan bakar solar maupun bahan
bakar lainnya, catering, dan kewajiban pembayaran lainnya. Apabila ada pembayaran vendor
yang sudah jatuh tempo dan belum dibayar oleh H. Mujiono, maka BK berhak memotong
pembayaran kepada H. Mujiono untuk dibayarkan kepada vendor terlebih dahulu. Apabila jumlah
pembayaran kepada H. Mujiono tersebut tidak mencukupi untuk dibayarkan kepada vendor
terlebih dahulu, maka H. Mujiono melepaskan BK dari segala tanggung jawab pembayaran
apapun dan akan bertanggungjawab menyelesaikannya sendiri.
15.Bertanggung jawab terhadap cara penambangan yang baik dengan memperhatikan kesehatan
dan keselamatan kerja serta kelestarian lingkungan hidup dan kenyamanan masyarakat
setempat. Segala kerusakan, dampak dan pengaruh yang terjadi sehubungan dengan aktivitas
penambangan yang dilakukan oleh H. Mujiono, maka H. Mujiono bertanggungjawab penuh
menyelesaikannya dengan seksama tanpa melibatkan BK,RIR dan CV Sinto Makmur/CV Cahaya
Belawan Sejahtera.
16.Menjamin bahwa H. Mujiono tidak akan bekerja di area di luar titik-titik koordinat yang diberikan
oleh BK dan RIR, yakni …………………………………………………….. (titik koordinat) dengan lahan seluas
……… hektar milik ………… (sebutkan nama pemilik lahan).
17.Menjamin akan melaksanakan reklamasi dan/atau pengurugan serta penanaman kembali area
lahan bekas penambangannya, dengan pengurugan sampai dengan ketinggian 2 (dua) meter di
atas jalan raya. Apabila tidak melaksanakan kegiatan reklamasi dan/atau pengurugan serta
penanaman kembali tersebut, maka H. Mujiono bersedia diproses lebih lanjut berdasarkan
hukum yang berlaku dan/atau melakukan pembayaran kerugian kepada RIR atas tidak
dilaksanakannya penutupan/pengurugan kembali tersebut.
18.Sebagai jaminan atas pelaksanaan reklamasi dan/atau pengurugan kembali serta penanaman
kembali oleh H. Mujiono, maka BK akan menahan pembayaran batubara hasil produksi terakhir
dari pit yang akan mine out.
19.Menjaga nama baik BK,RIR dan CBS.
Pasal 9
Area Kerja
Area kerja atau lahan dalam konsesi yang dimaksud dalam Perjanjian ini untuk masa percobaan
selama 3 (tiga) bulan adalah lahan milik Bapak Andra Fahreza Ardans seluas ………….. hektar. Apabila
terdapat lahan lainnya yang akan dipergunakan menjadi area kerja H. Mujiono maka harus
diberitahukan dan dimintakan persetujuan kepada BK,RIR terlebih dahulu untuk kemudian
dibuatkan addendum apabila disetujui dan diijinkan oleh RIR.

Pasal 10
Jaminan
H. Mujiono menjamin bahwa H. Mujiono akan melaksanakan kegiatan penambangan yang aman
(safety) dan selalu mengutamakan keselamatan kerja, serta melaksanakan penutupan kembali area
kerja setelah kegiatan penambangan selesai dan/atau apabila terjadi pengakhiran Perjanjian
dan/atau apabila area kerja terindikasi membahayakan.

Pasal 11
Force Majeure
1. Dalam hal darurat di luar kendali salah satu Pihak dan tanpa kesalahan atau kelalaian, termasuk
namun tidak terbatas pada tindakan musuh publik, tindakan pemerintah asing, kebakaran, banjir,
wabah, pembatasan karantina, pemogokan dan embargo pengangkutan, dan dimana Pihak yang
terkena tidak bisa mengatasi sendiri keadaan tersebut dengan memberikan keamanan atau hal
lainnya, maka Perjanjian ini harus ditunda sampai penyebab seperti keadaan memaksa atau force
majeure ini sudah tidak ada lagi.
2. Jika keadaan force majeure berlanjut lebih dari 30 (tiga puluh) hari, Perjanjian ini dianggap batal,
kecuali disepakati oleh Para Pihak, berkaitan dengan porsi pekerjaan yang belum diselesaikan.
3. Dalam rangka ketentuan pasal ini menjadi berlaku, salah satu Pihak dari Perjanjian ini yang
mengalami kondisi force majeure harus menyampaikan ke Pihak lainnya dengan pemberitahuan
tertulis tentang sifat dan tingkat kondisi ini segera. Keadaan force majeure harus disepakati dan
diterima oleh Para Pihak dan/atau disetujui oleh otoritas lokal dimana force majeure ini terjadi.

Pasal 12
Pengakhiran Perjanjian
Perjanjian ini berlaku efektif sejak tanggal Perjanjian ini dan berakhir dalam hal terjadi kondisi
sebagai berikut :
1. Para Pihak secara tertulis sepakat untuk mengakhiri Perjanjian ini; dan/atau
2. Bk atau H. Mujiono gagal untuk memenuhi syarat-syarat, ketentuan-ketentuan, tanggung jawab
dan kewajiban-kewajiban sebagaimana diatur dalam Perjanjian, yang dinyatakan dan disetujui
Para Pihak secara tertulis; dan/atau
3. Salah satu Pihak dinyatakan pailit berdasarkan keputusan pengadilan yang telah berkekuatan
hukum tetap; dan/atau
4. Habisnya jangka waktu pelaksaaan Perjanjian ini; dan/atau
5. Kondisi Konsesi Tambang CBS sudah tidak ada batubara yang layak ditambang lagi atau
operasional tambang sudah tidak efektif dikerjakan secara ekonomis.
6. BK memutuskan perjanjian apabila H. Mujiono Melakukan kegiatan penambangan di luar
koordinat lahan yang telah ditentukan dan/atau melakukan kegiatan penambangan yang
membahayakan dan/atau bermasalah dengan pihak ketiga lainnya dan/atau sedang berkonflik
internal, setelah dilakukan teguran sebanyak maksimal 3 (tiga) kali tidak mengindahkan teguran
tersebut.
Dalam hal terjadi pengakhiran Perjanjian ini, Para Pihak dengan ini setuju untuk mengesampingkan
ketentuan pada paragraf kedua dan ketiga dari Pasal 1266 dan Pasal 1267 Kitab Undang-Undang
Hukum Perdata Indonesia.

Pasal 13
Pemberitahuan
Segala pemberitahuan laporan, surat menyurat, atau komunikasi yang dibuat atau dilakukan oleh
salah satu Pihak kepada Pihak lainnya dalam Perjanjian ini harus dibuat atau dikirim ke alamat
penerima yang ditentukan di bawah ini :

BK
Nama : CV. BUMI KALTIM
Alamat : KH. Harun Nafsi Rt.025 Rapak Dalam, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota
Samarinda, Propinsi Kalimantan Timur
Kepada : Ari Rahman.
Telepon : 081253417777
Email : arierachman979@gmail.com

H. Mujiono
Nama : H. Mujiono
Alamat : Desa Bendoharjo Kecamatan Gabus kab. Grobogan, Jawa Tengah
Kepada : H. Mujiono
Telepon : …………………..
Email : …………………………….

Pemberitahuan di atas harus dianggap telah dibuat atau disampaikan apabila :


1. Diterima dengan pemberitahuan tertulis apabila disampaikan;
2. Tujuh hari setelah dikirimkan melalui pos tercatat dengan amplop yang ditujukan ke alamat
tersebut dalam hal komunikasi dikirimkan melalui pos;
3. Dalam hal komunikasi melalui faksimili atau teleks (dengan pemberitahuan);
4. Dalam hal komunikasi dilakukan dengan cara menjawab email dan mengkonfirmasi melalui email.

Pasal 14
Hukum Yang Berlaku dan Penyelesaian Perselisihan
1. Perjanjian ini dibuat dan ditafsirkan menurut hukum negara Republik Indonesia.
2. Setiap perselisihan atau perbedaan pendapat yang timbul dari Perjanjian ini atau pelaksanaannya
(selanjutnya disebut sebagai “Perselisihan”), harus sedapat mungkin diselesaikan secara
musyawarah mufakat melalui negosiasi dan diskusi di antara Para Pihak.
3. Dalam hal Perselisihan tersebut tidak dapat diselesaikan dengan perjanjian perdamaian dalam
waktu 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal Pihak terkait menginformasikan kepada Pihak lainnya
adanya Perselisihan tersebut, maka Para Pihak setuju bahwa Perselisihan tersebut akan
diselesaikan secara final dan mengikat melalui badan arbitrase dengan menggunakan prosedur
dan tata cara dari Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) dan dilakukan di Indonesia dengan 3
(tiga) orang arbiter yang 1 (orang) arbiter ditunjuk oleh Pihak Pertama, 1 (satu) orang arbiter
ditunjuk oleh Pihak Kedua, dan arbiter ketiga ditunjuk oleh kedua arbiter. Keputusan dari
arbitrase tersebut harus final dan mengikat bagi Para Pihak.
Pasal 15
Pelepasan
Setiap kesalahan atau kegagalan salah satu Pihak dalam melaksanakan kinerjanya dari setiap
ketentuan Perjanjian ini atau dalam melaksanakan salah satu dari hak-haknya atau kewajiban-
kewajibannya, tidak dianggap sebagai pelepasan atau pengabaian atas semua ketentuan tersebut
dalam Perjanjian ini.

Pasal 16
Pengalihan
Salah satu Pihak tidak dapat mengalihkan hak atau kewajibannya berdasarkan Perjanjian ini tanpa
persetujuan tertulis dari Pihak lainnya.

Pasal 17
Kerahasiaan
RT setuju dan berjanji bahwa semua informasi yang diperoleh dari RIR berdasarkan Perjanjian ini
akan dijaga kerahasiaannya (selanjutnya disebut sebagai “Informasi Rahasia”) dan hanya dapat
diungkapkan kepada karyawannya masing-masing, direktur, agen, atau perwakilan RT yang terkait
dengan ketentuan tidak akan diungkapkan oleh karyawan, direktur, agen atau perwakilan dari RT
yang terkait tersebut kepada pihak-pihak lain tanpa persetujuan tertulis dari RIR.

Pasal 18
Addendum
Para Pihak sepakat bahwa kewenangan maupun hal-hal lain dalam kerjasama jasa kontraktor
penambangan batubara yang belum diatur dalam Perjanjian ini akan diatur lebih lanjut saat
kerjasama jasa kontraktor penambangan batubara berjalan dengan menambahkan addendum
terhadap Perjanjian ini yang akan disetujui dan ditandatangani Para Pihak.

DEMIKIANLAH, Perjanjian ini dibuat dan ditandatangani oleh Para Pihak pada hari dan tanggal
tersebut di awal dalam 2 (dua) rangkap yang bermetarai cukup yang masing-masing memiliki bunyi
dan kekuatan pembuktian hukum yang sama.

BK, ,
CV. Bumi Kaltim Pribadi

Ari Rahman H. Mujiono


Wakil Direktur

Saksi-saksi :

………………………………. …………………………..
LAMPIRAN 1
Titik-titik koordinat konsesi tambang CV Sinto Makmur/CV Cahaya Belawan Sejahtera seluas total …
hektar.
LAMPIRAN 2
Titik-titik koordinat area lahan Bapak Andra yang masuk ke dalam konsesi tambang CV Sinto
Makmur/CV Cahaya Belawan Sejahtera, seluas …. Hektar, yang menjadi obyek Perjanjian ini.

Anda mungkin juga menyukai