Anda di halaman 1dari 14

KELOMPOK PEMANFAAT DAN PEMELIHARA

“BALONG ASAT CERIA“


Kelurahan Karyamulya Kecamatan Kesambi Kota Cirebon

ANGGARAN DASAR

Bahwa dalam rangka memperbaiki kualitas kesehatan dan kebersihan di Masyarakat


perdesaan, Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon berinisiatif untuk
menyelenggarakan Program Perencanaan Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air
Limbah Domestik Kegiatan Penyediaan Air Limbah Domestik Berbasis Masyarakat.
Pembangunan infrastruktur perdesaan mempunyai dampak langsung terhadap
kehidupan sosial ekonomi masyarakat secara berkesinambungan. Prasarana yang
dibangun harus dapat dimanfaat kan sampai jangka waktu yang panjang. Apabila
infrastruktur yang dibangun tidak memberikan manfaat jangka panjang kepada
masyarakat sekitar akibat lemahnya pengelolaan, akan berakibat pada tidak
tercapainya harapan masyarakat dan tujuan program. Oleh sebab itu, maka diperlukan
upaya pemanfaatan dan pemeliharaan yang berkesimbungan.

Selain faktor kualitas Konstruksi yang dihasilkan, faktor – faktor penting yang
mempengaruhi berfungsinya suatu infrastruktur yang dibangun adalah pengelolaan
infrastruktur, yang mencangkup Organisasi Pengelola, Pemanfaatan, Pengoperasian
dan Pemeliharaan yang sesuai dengan kebutuhan. Apabila hal tersebut tidak dilakukan
dengan baik, maka akan berpengaruh kepada kualitas pelayanan dan umur
pemanfaatan yang akhirnya akan mengakibatkan tidak tercapainya harapan
masyarakat dan tujuan dibangunnya infrastruktur tersebut. Untuk tujuan tersebut,
maka diperlukan “Pedoman Teknis Pembangunan dan Pengembangan Kelompok
Pemanfaat dan Pemelihara ( KPP )“ infrastruktur.

Oleh sebab itu, kami masyarakat Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambii, Kota
Cirebon, Membangun komitmen bersama mendirikan KELOMPOK PEMANFAAT DAN
PEMELIHARA (KPP), yang dilandasi semangat persaudaraan, kesetaraan,
keterbukaan, keadilan, serta persahabatan sejati antar manusia, dengan Anggaran
Dasar sebagai berikut :
BAB I
NAMA , TEMPAT KEDUDUKAN DAN WAKTU
Pasal 1:
Nama KPP
KPP (Kelompok Pemanfaat dan Pemelihara) Program Perencanaan Pengembangan
Kinerja Pengelolaan Air Limbah Domestik Kegiatan Penyediaan Air Limbah Domestik
Berbasis Masyarakat ini bernama BALONG ASAT CERIA dan selanjutnya disebut
KPP.

Pasal 2:
Alamat
KPP ini berkedudukan di RT 04 / RW 08, Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi,
Kota Cirebon, Propinsi Jawa Barat.

Pasal 3:
Waktu
KPP didirikan di Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Propinsi
Jawa Barat, pada tanggal 24 Agustus 2018, sampai batas waktu yang tidak ditentukan,

BAB II
AZAS DAN LANDASAN
Pasal 4
Azas
KPP berazaskan kekeluargaan dan bekerja atas dasar prinsip dari, oleh dan untuk
Masyarakat.

Pasal 5:
Landasan
KPP berlandaskan Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, Kebangsaan,
Keadilan, Kesetaraan, dan keterbukaan;

BAB III
TUJUAN, FUNGSI DAN STRATEGI
Pasal 6
Tujuan
Tujuan KPP adalah untuk :
1. Kelompok Pemanfaat dan Pemelihara bertujuan untuk meningkatkan kemampuan
sumber daya manusia, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, menegakkan
keadilan, kesetaraan gender dan demokrasi dalam kegiatan pengelolaan,
operasional dan pemeliharaan sarana di Kelurahan Karyamulya
2. Meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan, operasional, dan
pemeliharaan infrastruktur di Kelurahan Karyamulya;
3. Merintis suatu model pendekatan alternatif pengembangan masyarakat dalam
kegiatan pengelolaan, pemanfaatan dan pemeliharaan sarana;

Pasal 7:
Fungsi
1. Kelompok Pemanfaat dan Pemelihara (KPP) berfungsi sebagai fasilitator,
pendamping dan pemberdaya masyarakat, baik dalam upaya meningkatkan
kualitas sumberdaya masyarakat, baik dalam upaya meningkatkan kualitas
sumberdaya manusia maupun meningkatkan keberfungsian sarana;
2. Menfasilitasi dan menmotifasi kegiatan pembelaan terhadap kepentingan
masyarakat, khususnya dalam pemeliharaan dan pemanfaatan sarana sesuai
dengan tujuan KPP:

Pasal 8:
Strategi
1. Untuk mencapai tujuan tersebut, Kelompok Pemanfaat dan Pemelihara
menumbuhkan dan mengoptimalkan partisipasi masyarakat pada setiap
pelaksanaan program;
2. Seluruh kegiatan Kelompok Pemanfaat dan Pemelihara diarahkan pada upaya
penguatan sumberdaya yang dimiliki masyarakat;
3. Menyampaikan berbagai usulan pengembangan kebijakan alternatif yang
demokratis terhadap kepentingan masyarakat secara aktif maupun pro aktif;
4. Menumbuhkan wadah perekonomian sebagai mitra masyarakat melalui
pengembangan koperasi dan pengusaha kecil;

BAB IV
PRINSIP KERJA KPP
Pasal 9
Prinsip Manajerial
KPP dalam menjalankan kegiatannya didasari oleh kepercayaan, bahwa prinsip
kemitraan dan persamaan derajad, keterbukaan dan keadilan, baik internal maupun
eksternal akan sangat membantu dalam pencapaian tujuan. Adapun pengertian dari
setiap prinsip adalah :
1. Kemitraan dan persamaan Program
Kelompok Pemanfaat dan Pemelihara (KPP) memandang bahwa memandang
bahwa mitra kerja, baik Pemerintah, swasta, LSM, maupun individu adalah
derajad. Kemitraan diarahkan pada hal – hal yang saling menguntungkan,
khususnya dalam upaya mengembangkan kesejahteraan masyarakat. Perbedaan
yang mungkin terjadi harus didasari oleh pertimbangan perbedaan fungsi dan
tanggungjawab masing masing, atau pertimbangan etika / adat istiadat yang
tumbuh dalam kehidupan masyarakat sasaran;
2. Keterbukaan
Kelompok Pemanfaat dan Pemelihara (KPP) harus senantiasa menunjukkan
manajemen yang terbuka pada asfek informasi dan komunikasi, utamanya kepada
lembaga mitra masyarakat sasaran,sesuai dengan tujuan dan fungsi KPP.
Langkah tersebut dipahami sebagai upaya untuk menumbuhkan rasa saling
pengertian yang dapat menumbuhkan rasa saling pengertian yang dapat
menumbuhkan keutuhan kemitrasejajaran dan kerjasama secara timbal balik;
3. Keadilan
Rasa keadilan dianggap tercapai apabila semua fihak dapat menerima kebijakan
yang diterapkan. Kemitraan dan persamaan derajad serta keterbukaan tersebut
adala opaya untuk mencapai rasa keadilan yang harus disesuaikan dengan kondisi
dan situasi obyektif masing – masing;

Pasal 10
Prinsip Program
Sesuai dengan tujuan pembentukan Kelompok Pemanfaat dan Pemelihara ( KPP ),
maka semua kegiatan atau program yang difasilitasi oleh Kelompok Pemanfaat dan
Pemelihara ( KPP ), pada tingkat operasional sedapat mungkin mempertimbangkan
prinsip program sebagai berikut :
1. Memecahkan persoalan yang mendasar
Seluruh proses kegiatan operasional Kelompok Pemanfaat dan Pemelihara (KPP),
ditujukan untuk menjawab dan membantu memecahkan permasalahan mendasar
yang dihadapi oleh masyarakat atau kelompok masyarakat sasaran,
2. Bekerja untuk masyarakat Rentan
Seluruh proses kegiatan operasional Kelompok Pemanfaat dan Pemelihara (KPP),
ditujukan untuk meningkatkan pembinaan dan pelayanan bagi kepentingan
masyarakat atau anggota pemanfaat sarana infrastruktur, baik langsung maupun
tidak langsung;
3. Adaptability
Seluruh kegiatan Operasional, baik yang bersifat manajerial, pengembangan
sumberdaya, pendekatan dan penerapan teknologi, diirancang dan dikembangkan
dengan didasarkan pada kemampuan, nilai – nilai budaya dan keterjangkuan
masyarakat, pada pelaksanaan kegiatan, maupun untuk mengadaptasi guna
menjamin adanya kemungkinan dan kemudahan untuk diterapkan di tempat lain;
4. Pendekatan Partisipatif
Seluruh kegiatan Operasional, khususnya dalam proses pengambilan keputusan,
dirancang dan dikembangkan dengan didasarkan kepada keterlibatan dan peran
serta aktif masyarakat, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, sampai pada
tahap pembinaan untuk mewujudkan suatu system pengelolaan program yang
dapat menjamin adanya kelangsungan dan kesinambungan program;
5. Sustanable ( berkesinambungan )
Seluruh kegiatan Operasional program pembinaan dan pelayanan pada
masyarakat, dirancang dan dikembangkan dengan tujuan untuk menjamin adanya
kelangsungan kegiatan dan kesinambungan program;
6. Adanya perubahan yang mendasar
Seluruh kegiatan Operasional program pembinaan dan pelayanan pada
masyarakat, dirancang dan dikembangkan dengan tujuan untuk terwujudnya
perubahan mendasar bagi masyarakat, baik perubahan pengetahuan,
keterampilan maupun sikap dan perilaku;

BAB V
PENGURUS KPP
Pasal 11
Status
1. Pendiri KPP adalah masyarakat pemanfaat dan pemelihara sarana disebut dengan
anggota KPP;
2. Pengurus KPP adalah Pelaksanaan program KPP;
3. Anggota KPP berhak untuk mengangkat dan memberhentikan pengurus KPP
melalui mekanisme musyawarah secara demokratis;
4. Masa Jabatan pengurus KPP adalah 3 tahun, terhitung pada pengukuhan /serah
terima jabatan dan atau sampai rapat pleno berikutnya;
5. Masa Jabatan pengurus KPP dapat diperpanjang sesuai keputusan rapat pleno;

Pasal 12
Personalia Dewan Eksekutif KPP
1. Formasi Pengurus KPP terdiri dari : Ketua, dan Wakil ketua, Sekretaris dan wakil
sekretaris, Bendahara, dan wakl bendahara, dan unit keja yang dibentuk sesuai
dengan kebutuhan program;
2. Apabila ketua KPP tidak aktif menjalankan tugasnya, maka dapat diangkat pejabat
sementara pelaksana tugas lainnya;

Pasal 13
Tugas dan Tanggung jawab Pengurus
1. Ketua, adalah penanggungjawab pelaksanaan program kerja, yang dipilih dan
diangkat oleh masyarakat anggota untuk masa jabatan 3 tahun, dan atau sampai
rapat;
2. Melaksanakan hasil – hasil ketetapan rapat pleno pengurus
3. Melaksanakan rapat rutin / rapat koordinasi pengurus setiap bulan sekali;
4. Dalam keadaan tertentu ( luar biasa ), ketua KPP dapat mengadakan rehabilitasi
personalia kepengurusan;

Pasal 14
Fungsi Personalia Pengurus KPP
1. Ketua berfungsi sebagai penanggungjawab dan koordinator pelaksanaan kegiatan
intern maupun ektern yang bersifat umum;
2. Ketua berhak mengangkat staf sekretariat sesuai kebutuhan, dengan tetap
memperhatikan usulan pengurus lainnya;
3. Sekretaris KPP bertanggungjawab terhadap pelaksanaan administrasi KPP, dan
bidang yang ditentukan melalui rapat pengurus,
4. Bendahara KPP bertanggungjawab terhadap keuangan;

BAB VI
RAPAT - RAPAT
Pasal 15
Rapat Pleno KPP
1. Rapat Pleno KPP merupakan musyawarah tertinggi Kelompok Pemanfaat dan
Pemelihara
2. Rapat Pleno KPP memegang kekuasaan tertinggi Kelompok Pemanfaat dan
Pemelihara
3. Rapat Pleno KPP diselenggarakan 3 ( tiga ) tahun sekali;
4. Dalam keadaan luar, rapat Pleno KPP dapat dilakukan menyimpang dari ketentuan
point 3;
5. Rapat Pleno KPP luar biasa dapat diselenggarakan atas inisiatif sekurang –
kurangnya 2/3 dari pengurus;

Pasal 16
Kekuasaan dan Wewenang
1. Menetapkan Anggaran Dasar KPP;
2. Mengevaluasi, membahas dan menetapkan Visi, Misi, Fungsi, Tujuan dan strategi
pelaksanaan program KPP;
3. Memilih dan mengangkat Pengurus KPP;
4. Meminta Pertanggungjawaban Pengurus, atas Pelaksanaan program
5. Membubarkan KPP

Pasal 17
Tata Tertib Rapat Pleno
1. Rapat pleno KPP diikuti oleh pengurus dan pimpinan Badan Eksekutif KPP;
2. Ketua Badan Wakaf KPP adalah penanggungjawab penyelenggara rapat pleno
3. Pengurus KPP adalah peserta penuh, sedangkan anggota pengurus KPP lainnya
sebagai peserta peninjau;
4. Peserta penuh mempunyai hak bicara dan hak suara, sedangkan peserta peninjau
hanya mempunyai hak bicara;
5. Peserta penuh mempunyai hak memilih dan dipilih, sedangkan peserta peninjau
hanya mempunyai hak untuk dipilih
6. Pimpinan siding pleno adalah peserta penuh yang dipilih oleh peserta rapat pleno;
7. Rapat pleno dapat dinyatakan sah, apabila dihadiri oleh 2/3 dari peserta penuh
8. Apabila ayat 7 tidak terpenuhi, maka rapat pleno dapat ditunda selama 1 x 24 jam,
setelah itu dinyatakan sah;
9. Setelah pertanggungjawaban pengurus diterima oleh rapat pleno, maka pengurus
dinyatakan domisioner;

BAB VII
HUBUNGAN DENGAN LEMBAGA LAIN
Pasal 18.
Lembaga
Kelompok Pemanfaat dan Pemelihara terbuka untuk kerja sama dengan instansi
Pemerintah, Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM/BKM ), serta organisasi lainnya,
selama tidak bertentangan dengan Visi , misi. Tujuan serta prinsip pendirian KPP;
BAB VIII
KEGIATAN & PENDANAAN KPP
Pasal 19:
Kegiatan

Kegiatan pokok KPP dalam jangka pendek adalah memperjuangkan aspirasi dan
kebutuhan masyarakat dalam pemanfaatan dan pemeliharaan sarana, dalam jangka
menengah mampu membukakan akses masyarakat ke berbagai sumber daya kunci.
Sedadangkan dalam jangka panjang.sebagai wadah perjuangan aspirasi warga
masyarakat perdesaan dalam pemanfaatan dan pemeliharaan sanitasi perdesaan di
wilayah RT. 04 RW. 08

Pasal 20:
Pendanaan
1. Pendanaan KPP diperoleh dari iuran anggota sebagai kontribusi pembangunan,
pengoperasian dan perawatan sarana sanitasi sesuai dengan jumlah yang
disepakati bersama;
2. Pendanaan juga bisa diperoleh dari sumber lain yang sifatnya tidak mengikat.;
3. Usaha – usaha yang halal;

BAB IX
PEMBUBARAN KPP
Pasal 21
1. KPP dapat dibubarkan sewaktu-waktu melalui Rapat Pleno KPP yang dihadiri oleh
sedikitnya 2/3 dari anggota dan disahkan dengan Surat Keputusan/ SK Kepala
Kelurahan Karyamulya Kecamatan Kesambi Kota Cirebon;
2. Apabila Kelompok Pemanfaat dan Pemelihara dibubarkan, maka harta kekayaan
KPP akan dilimpahkan kepada Lembaga sosial yang mempunyai visi, misi, dan
tujuan yang sama dengan Kelompok Pemanfaat dan Pemelihara;

BAB X
PERUBAHAN ANGGARAN DASAR
Pasal 22
1. Anggaran Dasar KPP berlaku efektif sejak ditetapkan dan bisa dirubah oleh
anggota melalui hasil Rapat pleno pengurus KPP, yang dihadiri oleh sedikitnya 2/3
rapat pleno;.
2. Jangka waktu perubahan Anggaran Dasar ini bisa dilakukan sedikitnya setelah
3 tahun.

BAB XI
PENUTUP
Pasal 23
Hal – hal yang belum diatur dalam anggaran dasar ini, akan diatur dalam rapat – rapat
pengurus

Cirebon, 24 Agustus 2018

Ketua KPP Sekretaris KPP Bendahara KPP

KADIYA SUSI SUSANTI KARMANI

Mengetahui
Lurah Karyamulya

TARMAT WIJAYA
NIP. 19630612 198903 1 009
KELOMPOK PEMELIHARA DAN PEMANFAAT
“BALONG ASAT CERIA“
Kelurahan Karyamulya Kecamatan Kesambi Kota Cirebon

ANGGARAN RUMAH TANGGA


BAB I
PERTEMUAN RUTIN

1. Pertemuan rutin KPP paling sedikit dilaksanakan satu bulan sekali yang diikuti
oleh semua pengguna dan pemanfaat serta anggota dan pengurus KPP
2. Pertemuan Pengurus KPP diadakan paling sedikit dilaksanakan satu bulan
sekali, yang diikuti oleh semua pengguna dan pemanfaat serta anggota dan
pengurus KPP

BAB II
PENGURUS KPP
Pasal 1:
Susunan Pengurus

1. Pengurus KPP untuk pembangunan, pengoperasian dan perawatan sarana


sanitasi, setidak-tidaknya terdiri dari:
a. Ketua
b. Sekretaris
c. Bendahara
d. Seksi-seksi Usaha
2. Pembentukan seksi-seksi dalam kepengurusan adalah:
a. Seksi-seksi untuk pembangunan sekurang-kurangnya terdiri dari:
1) Seksi Logistik
2) Seksi Pengerahan Tenaga Kerja
3) Seksi Kontribusi Pembangunan
b. Seksi-seksi untuk pengoperasian dan perawatan sekurang-kurangnya
terdiri dari:
1) Seksi Operasional & Pemeliharaan
2) Seksi Iuran Pengguna
3) Seksi Penyuluhan Kesehatan Masyarakat
Pasal 2:
Tugas Pengurus

Ketua :
1. Mengundang dan menyelenggarakan rapat, rutin mengatur pembicaraan,
menampung ide-ide, memilih bahan rapat
2. Mengkoordinir tim pengelola / pengurus O & P
3. Melakukan kerja sama kemitraan dengan pemerintah Kelurahan, Dinas/ instansi
terkait dan pihak swasta atau lainnya guna meningkatkan peroleh pembiayaan
pemeliharaan atau pengembangan layanan prasarana
4. Mengadakan pembagian tugas dan tanggungjawab
5. Mewakili kelompok
6. Menciptakan suasana kesatuan dalam kelompok
7. Menyampaikan laporan kegiatan kelompok
Sekretaris
1. Menangani kegiatan yang ada hubungannya dengan surat-menyurat
2. Mengarsipkan bahan-bahan dan dokumen-dokumen
3. Mempersiapkan bahan-bahan pertemuan
4. Membuat catatan hasil ( notulen ) pertemuan, dan data-data kegiatan
5. Menginventarisasi anggota atau warga pemanfaat
Bendahara
1. Menagih iuran wajib dari anggota
2. Mencatat keluar-masuknya uang
3. Membuat laporan pertanggungjawaban keuangan
4. Mencatat kekayaan kelompok
5. Membuat rencana anggaran biaya

Pasal 3:
Tugas Seksi-seksi

Seksi Kontribusi Pembangunan:


1. Mengumpulkan iuran dari masyarakat
2. Melaporkan seluruh uang yang masuk kepada bendahara.
Seksi Iuran Pengguna:
1. Mengumpulkan iuran dari para pengguna sarana sanitasi
2. Melaporkan seluruh uang yang masuk kepada bendahara
Seksi Pengoperasian & Pemeliharaan
1. Mengoperasikan sarana sanitasi yang telah dibangun
2. Merawat sarana sanitasi yang telah dibangun
3. Bertanggungjawab terhadap hal-hal teknis berkaitan dengan berfungsinya
system pengolahan limbah pemukiman.
Seksi Kampanye Kesehatan
1. Mengorganisir kegiatan untuk kampanye kesehatan di masyarakat
2. Melakukan moitoring terhadap upaya penyehatan lingkungan.

BAB III
Pemanfaatan Sarana Sanitasi

1. Demi terjaminnya sarana sanitasi serta berfungsinya system pengolahan limbah


sanitasi pemukiman yang ada, para pengguna, yang dalam hal ini otomatis
adalah anggota KPP, wajib sifatnya mentaati Pedoman Penggunaan sarana
sanitasi sesuai dengan pedoman.
2. Untuk menjamin lancarnya sarana pengolahan limbah pemukiman, sesuai
dengan Peraturan Pemanfaatan yang ada, secara operasioanl akan diawasi
oleh operator (seksi O+M).

BAB IV
IURAN PEMBANGUNAN, PENGOPERASIAN & PERAWATAN
Pasal 4:
Iuran Pembangunan

1. Setiap anggota wajib membayar iuran pembangunan sesuai dengan


perhitungan kontribusi dari total biaya pembangunan.
2. Pembayaran iuran pembangunan bisa dilakukan dengan cara cash atau
diangsur sebanyak 2 (dua) kali.

Pasal 5:
Iuran Pengoperasian & Perawatan

1. Setiap anggota dikenakan iuran untuk pengoperasian dan perawatan setiap


bulan dan untuk selanjutnya bisa ditinjau kembali.
2. Iuran harus dibayarkan oleh anggota kepada bendahara selambat-
lambatnya pada tanggal 30 setiap bulannya.
3. Jika tidak dibayarkan tepat waktu sesuai kesepakatan maka akan dikenai
sangsi berupa denda

Pasal 6:
Pembukuan Keuangan

1. Pembayaran iuran dicatat dalam Buku Iuran Anggota dan diparaf oleh
anggota dan anggota yang bersangkutan memperoleh kartu iuran.
2. Pemasukan dan pengeluaran uang dicatat dalam Buku Kas harian.
3. Keadaan keuangan kelompok dilaporkan oleh Bendahara dalam pertemuan
rutin bulanan KPP

Pasal 7:
Rekening KPP

1. Rekening KPP dibuka atas nama KPP dengan spesifikasi tandatangan oleh
2 orang Pengurus KPP.
2. Pengambilan tabungan hanya bisa dilakukan oleh 2 tanda tangan.
3. Setiap pengambilan tabungan harus sesuai dengan perencanaan KPP dan
dilaporkan kepada pertemuan rutin bulanan.

BAB V
PERUBAHAN ART
1. Anggaran Rumah tangga ini berlaku efektif sejak ditetapkan.
2. Anggaran Rumah Tangga bisa dirubah dengan ketentuan musyawarah yang
dihadiri oleh sedikitnya 2/3 anggota.
3. Anggaran Rumah Tangga ini bisa dilakukan perubahan sedikitnya setelah 1
tahun.

Cirebon, 24 Agustus 2018


Ketua KPP Sekretaris KPP Bendahara KPP

KADIYA SUSI SUSANTI KARMANI


Mengetahui
Lurah Karyamulya

TARMAT WIJAYA
NIP. 19630612 198903 1 009