Anda di halaman 1dari 4

CONTOH SOAL KONSTRUKSI

PT Baja Kuat yang bergerak dibidang konstruksi menandatangani kontrak senilai Rp 800.000.000
untuk membangun sebuah gedung parkir yang dimulai 1 Juli 2012 dan selesai Agustus 2014. Telah
diestimasi bahwa gedung parkir tersebut akan membutuhkan biaya sebesar Rp 700.000.000. Data
berikut ini berkaitan dengan periode konstruksi (dalam 000).

2012 2013 2014

Biaya sampai dengan tahun 315.000 568.000 710.000

Taksiran biaya penyelesaian sisa kontrak 385.000 142.000 -

Tagihan kontrak di tahun 300.000 350.000 150.000

Kas yang diterima di tahun 200.000 300.000 300.000

Instruksi:
1. Hitunglah persentase penyelesaian yang terlaksana setiap tahun dari 2012 - 2014
2. Dengan menggunakan metode persentase penyelesaian, hitunglah estimasi laba kotor yang diakui
pada setiap tahun dari 2012 – 2014.
3. Buatlah semua ayat jurnal yang diperlukan untuk tahun 2012, 2013, 2014
4. Buatlah penyajian dalam bentuk Laba Rugi dan Neraca Parsial
JAWABAN:

1. Persentase penyelesaian yang terlaksana setiap tahun dari 2012 – 2014

(dalam 000)
2012 2013 2014
Biaya sampai dengan tahun 315,000 568,000 710,000
Estimasi biaya penyelesaian 385,000 142,000
Total biaya proyek hingga selesai 700,000 710,000 710,000

Prosentase penyelesaian = 315,000 568,000 710,000


700,000 710,000 710,000
45% 80% 100%

2. Estimasi laba kotor yang diakui pada setiap tahun dari 2012 – 2014

dalam (000)
Sampai Tahun Tahun Yang diakui tahun
ini sebelumnya ini
2012
Pendapatan (800jt x45 %) 360,000 360,000
Biaya 315,000 315,000
Laba kotor 45,000 45,000

2013
Pendapatan (800jt x 80%) 640,000 360,000 280,000
Biaya 568,000 315,000 253,000
Laba kotor 72,000 45,000 27,000

2014
Pendapatan (800jt x 100%) 800,000 640,000 160,000
Biaya 710,000 568,000 142,000
Laba kotor 90,000 72,000 18,000
3. Jurnal terkait kegiatan konstruksi dari mulai sampai dengan selesai

dalam (000)
2012 2013 2014
Mencatat biaya konstruksi:
Construction in Process 315,000 253,000 142,000
Materials, Cash, Payables, etc 315,000 253,000 142,000

Mencatat progres penagihan:


Account Receivable 300,000 350,000 150,000
Billing on Construction in Process 300,000 350,000 150,000

Mencatat tagihan yang diterima:


Cash 200,000 300,000 300,000
Account Receivable 200,000 300,000 300,000

Mengakui pendapatan dan laba kotor:


Construction in Process (gross profit) 45,000 27,000 18,000
Construction expense 315,000 253,000 142,000
Revenue from long term contracts 360,000 280,000 160,000

Mencatat penyelesaian kontrak:


Billing on Construction in Process 800,000
Construction in Process 800,000

4. Laporan Keuangan

PT A
Income Statement (dalam jutaan Rupiah) 2012 2013 2014
Revenue from long-term contracts 360 280 160
Cost of construction 315 253 142
Gross profit 45 27 18

Statement of Financial Position 31/12 (dalam jutaan Rupiah) 2012 2013 2014
Current assets:
Inventory:
a
Construction in process 360
b
Less: Billings 300
d
Cost and recognized profit in excess of billings 60 0
c
Account Receivable 100 150 0
Current liabilities:
Billings 650
Less: Construction in process 640
e
Billings in excess of cost and recognized profit 10 0
(in English)
PT A
Laporan Laba-rugi (dalam jutaan Rupiah) 2012 2013 2014
Pendapatan dari kontrak jangka panjang 360 280 160
Biaya konstruksi 315 253 142
Laba kotor 45 27 18

Laporan Posisi Keuangan (dalam jutaan Rupiah) 2012 2013 2014


Aset lancar:
Persediaan:
a
Konstruksi dalam proses 360
b
Dikurangi: Penagihan 300
d
Kelebihan biaya dan laba diakui dari penagihan 60 0
c
Piutang 100 150 0
Kewajiban lancar:
Penagihan 650
Dikurangi: Konstruksi dalam proses 640
e
Kelebihan penagihan dari biaya dan laba diakui 10 0

Keterangan:

a. Konstruksi dalam proses dihitung dari akumulasi nilai konstruksi dalam proses sampai
periode bersangkutan, angkanya bisa diambil dari jurnal yang sudah dibuat pada jawaban
no. 2. Oleh karena itu Konstruksi dalam proses tahun 2013 bisa dihitung dari (dalam jutaan
Rupiah) 315+45+253+27 = 640

b. Penagihan dihitung dari akumulasi Penagihan sampai periode bersangkutan, angkanya bisa
dilihat dari tabel soal. Oleh karena itu Penagihan tahun 213 bisa dihitung dari (dalam jutaan
rupiah) 300+350=650

c. Piutang dihitung dari akumulasi Tagihan kontrak dikurang akumulasi Kas yang diterima
sampai periode bersangkutan. Angka-angka tersebut bisa dilihat dari tabel soal. Oleh karena
itu Piutang tahun 2013 bisa dihitung dari (dalam jutaan rupiah) [(300-200)+(350-300)] = 100

d. Kelebihan biaya dan laba diakui dari penagihan dimasukan dalam kelompok persediaan,
karena akumulasi Konstruksi dalam proses sampai periode bersangkutan dikurang akumulasi
Penagihan sampai periode bersangkutan hasilnya adalah positif. Dengan kata lain, bila
menemukan angka akumulasi Konstruksi dalam proses lebih besar dari akumulasi
Penagihan, maka selisih antara keduanya dimasukan ke Persediaan

e. Kelebihan penagihan dari biaya dan laba diakui dimasukan dalam kelompok kewajiban
lancar, karena akumulasi Konstruksi dalam proses sampai periode bersangkutan dikurang
akumulasi Penagihan sampai periode bersangkutan hasilnya adalah negatif. Dengan kata
lain, bila menemukan angka akumulasi Konstruksi dalam proses lebih kecil dari akumulasi
Penagihan, maka selisih antara keduanya dimasukan ke Aktiva Lancar.