Anda di halaman 1dari 21

Method Statement

Nama Proyek / Pembangunan Gedung PT Inalum


Doc. No.: PP/G2/ENG-WMS/518010/9
Divisi : (Persero)

Tanggal Dokumen : 6 Desember 2018 Rev. No.: 00

Kontraktor : PT PP (Persero) Tbk No. of Pages: 21

WORK METHOD STATEMENT


PEKERJAAN STRUKTUR BALOK
(PEMBESIAN, BEKISTING, PENGECORAN)
Dokumen Rujukan
Nomer Dokumen Deskripsi
BDE7/GDG/STR/BLK/2015/001 Pekerjaan bekisting balok konvensional
BDE7/GDG/STR/BLK/2015/002 Pekerjaan pengecoran balok&plat lantai konvensional
BDE7/GDG/STR/BLK/2015/003 Pekerjaan pemasangan perancah balok (konvensional)

Sejarah Revisi

Revisi No. Tanggal Deskripsi

Disusun Oleh Direview Oleh Diperiksa Oleh


SEM SOM QC Coord HSE Coord

Tanda
tangan

Nama Agung Taufik N. Dedi Sutardi


Tanggal

Disetujui Oleh
PT PP (Persero) Tbk PT Yodya Karya (Persero)
Project Manager Team Leader

Tanda
tangan

Nama Imam Farid Muhamad Nurdin


Tanggal

PP/G2/ENG-WMS/518010/9 Page 1 of 21
Method Statement

LEMBAR KONSULTASI WORK METHOD STATEMENT


Proyek : Pembangunan Gedung PT Inalum (Persero)
Divisi : Gedung 2

Tanggal / Tandatangan
No. Uraian
Jam / Nama

PP/G2/ENG-WMS/518010/9 Page 2 of 21
Method Statement

DAFTAR ISI

1. PENDAHULUAN ........................................................................................................................... 4
2. LINGKUP KERJA .......................................................................................................................... 4
3. DEFINISI PROYEK ........................................................................................................................ 4
4. DEFINISI ISTILAH ......................................................................................................................... 5
5. STRUKTUR ORGANISASI PEKERJAAN ..................................................................................... 5
6. TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB .............................................................................................. 5
7. PLANNING .................................................................................................................................... 8
7.1 Flowchart Pekerjaan ............................................................................................................ 8
7.2 Produktifitas Pekerjaan ........................................................................................................ 8
8. METODE PELAKSANAAN ........................................................................................................... 8
8.8 Pengecoran Balok .............................................................................................................. 11
9. SURVEY PLAN ............................................................................................................................ 11
10. RESOURCES .............................................................................................................................. 11
10.1 Alat ..................................................................................................................................... 11
10.2 Material .............................................................................................................................. 12
10.3 Man Power ......................................................................................................................... 12
11. DAFTAR PROSEDUR, WI DAN BDE.......................................................................................... 12
12. MANAJEMEN KUALITAS ........................................................................................................... 13
13. MANAJEMEN K3 ........................................................................................................................ 13
14. RISK ASSESSMENT ................................................................................................................... 14
15. LAMPIRAN .................................................................................................................................. 14

PP/G2/ENG-WMS/518010/9 Page 3 of 21
Method Statement

1. PENDAHULUAN
Metode ini menjelaskan pekerjaan struktur balok konvensional yang dilaksanakan di proyek
Pembangunan Gedung PT Inalum (Persero).
Balok adalah komponen struktur yang menyalukan beban dari pelat lantai ke kolom. Komponen
pekerjaan struktur balok terdiri dari pekerjaan bekisting, pembesian, dan pengecoran. Bekisting
berfungsi sebagai cetakan sementara, bekisting akan dilepas atau dibongkar apabila beton yang
dituang telah mencapai kekuatan yang cukup.
Metode bekisting yang biasanya digunakan pada bangunan dengan material utama beton, adalah
metode bekisting konvensional. Bahan yang digunakan pada bekisting konvensional diantaranya
kayu, multiplex, papan, dan paku yang mudah didapat tetapi masa pemakaiannya lebih pendek
dikarenakan penyusutan yang besar.
Sebagai penyangga bekisting, digunakan PCH yang disusun sedemikian rupa sehingga bekisting
balok tidak bergeser / runtuh pada saat pekerjaan.
2. LINGKUP KERJA
Lingkup kerja yang dibahas pada metode kerja ini adalah mengenai pengerjaan struktur balok
mulai dari bekisting, pembesian, dan pengecoran di proyek Pembangunan Gedung PT Inalum
(Persero).
Adapun beberapa risiko bahaya yang dapat terjadi pada metode pekerjaan ini.
 Bahaya tertimpa material proyek
 Bahaya terluka akibat peralatan kerja
 Bahaya terjatuh dari ketinggian
 Bahaya tertimpa tower crane apabila terjadi kejadian luar biasa

3. DEFINISI PROYEK
Pemberi tugas : PT Inalum (Persero)
Konsultan MK : PT Yodya Karya (Persero)
Konsultan Perencana : PT Wiratman
Kontraktor Utama : PT PP (Persero) Tbk
Lokasi : Kuala Tanjung - Sumut
Jenis proyek : Gedung bertingkat

PP/G2/ENG-WMS/518010/9 Page 4 of 21
Method Statement

4. DEFINISI ISTILAH

Tabel 1. Definisi istilah


Istilah Penjelasan
Bekisting Struktur sementara yang terbuat dari kayu dan/atau kombinasi kayu dan
besi yang digunakan untuk menahan beton dalam masa pengerasan
beton
Balok Bagian struktural sebuah bangunan yang kaku dan dirancang untuk
menanggung dan mentransfer beban menuju elemen-elemen kolom
penopang.
Kolom Struktur utama dari bangunan portal yang berfungsi untuk memikul beban
vertikal, beban horisontal, maupun beban momen, baik yang berasal dari
beban tetap maupun beban sementara.

Perancah PCH Perth Construction Hire, merupakan salah satu metode bekisting yang
dikembangkan di Australia. Merupakan alternatif dari metode scaffolding.

5. STRUKTUR ORGANISASI PEKERJAAN


a) Superintendent
b) Engineer
c) Supervisor
d) SHE Officer
e) QA/QC Officer
f) Vendor / Mandor
g) Supervisor Vendor / Mandor
h) Surveyor
i) Pekerja

6. TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB

a) Superintendent:
 Mengatur dan mengawasi pekerjaan agar sesuai dengan Metode Pelaksanaan dan
urutan pekerjaan yang telah ditentukan
 Mempersiapkan pekerjaan agar dilaksanakan dalam kondisi yang aman sesuai
standar dan prosedur keselamatan kerja
 Melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Engineering Manager maupun Project
Manager sehubungan dengan pekerjaan tersebut.
 Memonitor pelaksanaan sistem keselamatan kerja dalam pelaksanaan pekerjaan
 Membuat rencana kerja harian

PP/G2/ENG-WMS/518010/9 Page 5 of 21
Method Statement

 Mengatur pembagian kerja antar supervisor


 Melakukan koordinasi dengan pihak supplier / subkontraktor

b) Engineer:
 Menyiapkan metode kerja yang digunakan sebagai acuan di lapangan berupa alat, dan
material
 Memeriksa tahapan pekerjaan di lapangan
 Mempersiapkan gambar kerja
 Mempersiapkan dokumen material
 Bekerjasama dengan supervisor terkait melakukan monitoring dan pengadaan material.
 Melakukan koordinasi teknis dengan pihak subkontraktor terkait

c) SHE:
 SHE bersama team engineer akan membantu dan memastikan pekerjaan mengikuti
ketentuan dan peraturan keselamatan dan kesehatan kerja.
 Memberikan safety induksi kepada semua pekerja
 Mengontrol dan mengadakan Pre-start meeting / tool-box meeting secara rutin yang
dipimpin oleh supervisor
 Menciptakan dan memonitor lingkungan kerja yang sehat dan aman
 Memastikan semua peralatan layak dan aman digunakan
 Memastikan semua pekerja mematuhi persyaratan safety untuk bekerja
 Memastikan material ditempatkan, dipakai dan dibuang pada tempat yang tepat
 Gunakan pelindung mata (safety goggles) saat melakukan pengeboran
 Gunakan platform yang benar saat bekerja di atas
 Gunakan body harness saat bekerja pada ketinggian

d) Surveyor:
 Memastikan pekerjaan dilakukan dalam batas-batas yang ditentukan
 Melakukan monitoring sebelum dan selama pelaksanaan

e) Supervisor:
Supervisor akan menjelaskan kepada timnya jenis pekerjaan dan urutan pekerjaan terutama
dari aspek keselamatan dan keamanan kerja. Supervisor harus memastikan bahwa rencana
pemasangan meliputi:
 Mengidentifikasi jenis pekerjaan yang akan dilakukan
 Mengidentifikasi bahaya yang berhubungan dengan pekerjaan
 Melaksanakan penilaian risiko (risk assessment)
 Mengidentifikasi tindakan pengendalian
 Mengembangkan metode yang akan digunakan bersama engineer

PP/G2/ENG-WMS/518010/9 Page 6 of 21
Method Statement

 Mengkomunikasikan rencana kepada semua orang yang terlibat


 Meninjau rencana sebelum memulai pelaksanaan dan menginformasikan data lapangan
atau perubahan yang terjadi
 Mengarahkan pekerja agar mengetahui pekerjaan dan risiko
 Melaporkan bila ada penyimpangan dan kendala yang terjadi di lapangan selama
pelaksanaan
 Memberikan solusi pelaksanan pekerjaan jika terdapat penyimpangan dan kendala yang
terjadi
 Koordinasi dengan Superintendent untuk masalah-masalah yang ada dilapangan
 Melakukan tool-box meeting sebelum melaksanakan pekerjaan
 Membuat JSA yang terkait pekerjaan

f) QA/QC Engineer:

 Memastikan pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan Metode Pelaksanaan dengan


melakukan kontrol terhadap proses pelaksanaannya
 Mengkoordinir Ijin Pelaksanaan Pekerjaan / Work Inspection Request (WIR)
 Melaksanakan pemeriksaan hasil kerja sesuai dengan tahap-tahap yang tersebut dalam
ITP dan memastikan hasil pekerjaan dibuat dan disimpan dengan baik.
 Membuat laporan penyimpangan-penyimpangan yang terjadi [NCR] dan
menindaklanjutinya
 Membuat laporan / map lokasi kerja

g) Teknisi / Supervisor Vendor:

 Bekerjasama dengan supervisor kontraktor utama dalam pelaksanaan pekerjaan


 Memimpin pekerja dengan garis kerja sama
 Mematuhi dan mengarahkan semua pekerja mengikuti ketentuan K3 kontraktor utama
 Melakukan monitoring aspek material, alat dan tenaga kerja
 Melakukan evaluasi dan laporan atas hasil pekerjaan
 Membuat laporan secara berkala
 Memberikan training pemakaian alat dan material

h) Logistik:
 Bekerjasama dengan supervisor dalam pengadaan material
 Mencatat kedatangan material
 Mengatur pemulangan material sesuai schedule
 Ikut menjaga material dan alat selama pekerjaan

PP/G2/ENG-WMS/518010/9 Page 7 of 21
Method Statement

7. PLANNING
7.1 Flowchart Pekerjaan

7.2 Produktifitas Pekerjaan

No Uraian Durasi (menit) Keterangan


1 Pemasangan PCH 60
2 Pemasangan Gelagar, Suri-suri dan Bodeman
30
Balok
3 Pembesian Balok 60
4 Pemasangan Tembereng dan setting bekisting 30
5 Pengecoran 20
TOTAL 200

8. METODE PELAKSANAAN
8.1. Persiapan metode dan shop drawing
Membuat metode pengerjaan dan shop drawing dimana selanjutnya dilakukan cross-check
di lapangan.

PP/G2/ENG-WMS/518010/9 Page 8 of 21
Method Statement

8.2. Persiapan lokasi pekerjaan dan pengukuran

Gambar di cek dengan kondisi real di lapangan dengan melakukan surveying dengan
peralatan survei, serta pemasangan marking sesuai gambar.

8.3. Pemasangan perancah (PCH)

 Pemasangan Jack Base pada titik yang telah ditentukan


 Pemasangan Standard Shoring PCH
 Pemasangan Ledger PCH
 Pemasangan U-Head

PP/G2/ENG-WMS/518010/9 Page 9 of 21
Method Statement

8.4. Pemasangan gelagar hollow

8.5. Persiapan balok suri dan gelagar

Memasang gelagar untuk menumpu suri-suri, selanjutnya pemasangan suri-suri untuk


menumpu bodeman.

8.6. Persiapan bodeman balok

Memasang bodeman untuk menyetting elevasi balok.

PP/G2/ENG-WMS/518010/9 Page 10 of 21
Method Statement

8.7. Pekerjaan Pembesian Balok


Pekerjaan pembesian balok dilakukan saat bodeman sudah terpasang. Besi balok dipasang
sesuai dengan gambar shop drawing.
8.8. Pemasangan tembereng dan siku bekisting

8.8 Pengecoran Balok


Pengecoran dilakukan setelah :
1. Uji test slump dianggap memenuhi syarat sesuai dengan RKS atau petunjuk MK,
pengecoran beton juga tidak dapat dimulai sebelum pemasangan besi beton selesai
diperiksa dan mendapat ijin dari Pengawas Lapangan (MK).
2. Sebelum pengecoran dilakukan, maka tempat – tempat yang akan dicor terlebih dahulu
dibersihkan dari segala kotoran (potogan kayu, batu, tanah dll).
3. Pada saat pengecoran untuk area yang tidak dicor dapat diblock. Untuk meratakan
beton agar bisa masuk kesela sela besi tulangan dapat digunakan vibrator.
4. Pekerjaan Pengecoran menggunakan bantuan Tower Crane dengan Bucket Cor atau
Concrete Pump.

9. SURVEY PLAN
9.1. Check Elevasi Balok
Pengecekan elevasi balok dilakukan sesuai dengan shop drawing.
9.2. Cek Top Cor Balok
Pengecekan top cor balok agar dimensi balok sesuai dengan shop drawing.
Checklist Terlampir

10. RESOURCES
10.1 Alat
Tabel 5. Resources: Alat

No Alat Spesifikasi QTY


1 Tower crane + sling baja TC 60, TC 70 3
2 Mobile crane Menyesuaikan

PP/G2/ENG-WMS/518010/9 Page 11 of 21
Method Statement

3 Waterpass
4 Meteran
5 Trafo Las
6 Alat bantu
7 Theodolite 2

10.2 Material
Tabel 6. Resources: Material

No Material Nomor Referensi Material


1 Kayu bodeman -
2 Suri-suri, Gelagar Hollow -
3 PCH -
4 Paku -
5 Tie rod -
6 Penjepit bodeman -

10.3 Man Power

Tabel 7. Resources: Man Power

No Jenis Personil ( jabatan ) Quantity


1 Tukang 20 – 40
2 Kepala tukang 2–3
3 Mandor 1–2

11. DAFTAR PROSEDUR, WI DAN BDE


 BDE/SH/2015/002 – PROTEKSI
 BDE/SH/2015/003 – BEKERJA DIATAS KETINGGIAN
 BDE/SH/2015/005 – ALAT LISTRIK
 BDE/SH/2015/008 – APD
 BDE/SH/2015/014 – ALAT BERAT
 BDE/SH/2015/022 – PENGANGKATAN MANUAL
 BDE/SH/2015/024 – MATERIAL BERBAHAYA
 BDE7/GDG/STR/BLK/2015/001- PEKERJAAN BEKISTING BALOK KONVENSIONAL
 BDE7/GDG/STR/BLK/2015/002- PEKERJAAN PENGECORAN BALOK&PLAT LANTAI
KONVENSIONAL
 BDE7/GDG/STR/BLK/2015/003 - PEKERJAAN PEMASANGAN PERANCAH BALOK
(KONVENSIONAL)

PP/G2/ENG-WMS/518010/9 Page 12 of 21
Method Statement

12. MANAJEMEN KUALITAS


12.1. Quality Assurance
1. Memastikan Metode Kerja yang telah disetujui tersedia dan pekerjaan dilaksanakan
sesuai dengan metode kerja, dokumen kontrak dan vendor dokumen.
2. Metode kerja harus diketahui oleh setiap orang yang terlibat dalam pekerjaan
3. Memberikan Inspection Test Plan (ITP) dan memastikan ceklist internal persiapan
pekerjaan telah dipenuhi sebelum pekerjaan dilaksanakan
4. Melakukan identifikasi semua material, alat, prosedur, sumber daya dan manajemen agar
tercapai pekerjaan baik

12.2. Quality Control


1. Ijin pekerjaan telah disetujui sesuai dengan metode, area, material dan peralatan.
2. Melakukan kontrol pada ITP dan menjamin dapat terlaksana
3. Melakukan update ITP guna meningkatkan mutu hasil pekerjaan
4. Mempersiapkan rencana, prosedur dan dokumen terkait pekerjaan
5. Urutan setiap pekerjaan mengikuti metode kerja termasuk pengakhiran.
6. Melakukan kontrol mutu terhadap hasil pekerjaan sesuai dengan ITP dan memastikan
rekam-mutu disimpan dengan baik.

12.3. Quality Target


Tabel 8. Quality Target Metode Pekerjaan Bekisting Balok Konvensional
No. Item Pekerjaan Kriteria Penilaian Satuan
Sudut balok tidak geripis
Tidak ngeplin
1. Balok
Balok lurus
Beton tidak keropos

13. MANAJEMEN K3
1. Pengenalan keselamatan dan kesehatan kerja harus sudah diperkenalkan kepada setiap orang
yang terlibat di proyek sebelum pekerjaan konstruksi dimulai melalui induksi K3
2. Urutan kerja, potensi-potensi yang dapat menimbulkan kecelakaan kerja baik peralatan,
material maupun metode kerja harus dijelaskan dalam tahap awal dan pada tool box
meeting/pre start meeting. Hal ini dituangkan secara detail dalam Job Safety Analysis (JSA)
3. Semua orang yang terlibat dalam pekerjaan harus memakai alat pelindung diri selama dalam
area proyek. Pemberian rambu-rambu keamanan dan kesehatan kerja selalu ditempatkan
pada lokasi yang sesuai.
4. Hal-hal khusus yang memerlukan perhatian :
 Penempatan material
 Pemeriksaan akses transportasi
 Alat angkat tidak mengalami overload

PP/G2/ENG-WMS/518010/9 Page 13 of 21
Method Statement

 Gunakan sling dalam kondisi yang baik, panjang yang direncanakan, dan sesuai dengan
beban yg di angkat
5. Peralatan perlindungan kerja yang harus dipergunakan adalah:
 Helm
 Safety shoes
 Safety gloves
 Full body harness
 Safety vest
 Safety glasses

14. RISK ASSESSMENT


14.1. IBPR
Lampiran 2 – IBPR

14.2. JSA
Lampiran 3 – JSA

14.3. ITP
Lampiran 4 – ITP

14.4. IPPAL
Lampiran 5 – IPPAL

15. LAMPIRAN

PP/G2/ENG-WMS/518010/9 Page 14 of 21
Method Statement

LAMPIRAN 1 CHECKLIST PEKERJAAN

PEMBERI TUGAS
PT INDONESIA ASAHAN ALUMINIUM (Persero)
CHECK LIST PEK. PLAT LANTAI & BALOK YODYA KARYA

Nama Proyek : Proyek Pekerjaan Pembangunan Gedung PT INALUM (Persero)


Lokasi : ISP Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera Utara
Tahap Pekerjaan : Pelaksanaan Fisik

Bangunan :
Bagian Konstruksi :
Titik / Bagian / Lokasi :

Hasil Cek List


No. Uraian Keterangan
Diterima Diperbaiki
1 Ijin kerja telah diajukan dan disetujui
2 Posisi dan Elevasi
a. Posisi as dan koordinat sudah benar
b. Elevasi sudah benar
3 Persiapan Area Kerja
a. Lokasi kerja bebas dari sampah dan barang berbahaya
b. Lokasi kerja aman
4 Persiapan Pekerjaan Pembesian
a. Diameter dan panjang sesuai shop drawing
b. Jarak antar tulangan sesuai shop drawing
c. Panjang penyaluran sesuai standar struktur
d. Ikatan sesuai yang disyaratkan
e. Ukuran beton decking benar dan terpasang rapi
f. Stek pembesian untuk pekerjaan selanjutnya telah terpasang
5 Persiapan Pekerjaan Begisting
a. Dimensi sesuai shop drawing
b. Struktur bekisting kokoh dan terpasang rapi
c. Scafolding dan pipe support terpasang kokoh dan rapi
d. Bebas dari kotoran dan sampah
e. Telah diolesi minyak bekisting
f. Begesting masih layak pakai
g. Elevasi sudah benar
h.Kelurusan begesting tembiring samping
6 Peralatan dan Kelengkapan
a. Concrete Pump
b. Truck Mixer
c. Bucket Cor
c. Compressor
d. Vibrator
e. Alat uji slump dan silinder
f. Talang cor
g. Alat bantu lainnya
7 Sarana Pendukung
a. Jalan kerja
b. Lampu penerangan
c. Stop cor
d. Relat cor
8 Ketergantungan dengan pekerjaan lain ( ME )
a. Block Out
b. Sparing
c. Shaft

Disetujui oleh, Diperiksa oleh, Dibuat oleh,


Pemberi Tugas Konsultan Manajemen Konstruksi Kontraktor
PT INALUM (Persero) PT YODYA KARYA (Persero) PT PP (Persero), Tbk

PP/G2/ENG-WMS/518010/9 Page 15 of 21
Method Statement

LAMPIRAN 2 IBPR

PP/G2/ENG-WMS/518010/9 Page 16 of 21
Method Statement

LAMPIRAN 3 JSA

No. Dokumen / Doc Number : PP/BIROPOB/W/002


Tgl Berlaku / Application Date : 17 Juli 2017
Job Safety Analysis Revisi ke / tgl / Revision Nr / Date: Asli
Tgl Review / Review Date : 17 Juli 2018
Nama Proyek: Periode Pelaksanaan
PEMASANGAN STRUKTUR Nr JSA PP/G2/ENG-WMS/518010/9
Job type: (Maksimal 5 hari)
PEMBANGUNAN GEDUNG BALOK Dari tgl:
Nr Revisi Rev:
PT INALUM (Persero)
Disiapkan oleh / Prepared by Disetujui oleh / Approved by Pengawas Langsung
SEM SOM SHEO PM GSP s/d tgl:

Agung T.N. Dedi Sutardi Prestian R. Imam Farid Suyoto

Alat/material yang digunakan / Kemungkinan Resiko / Pencegahan / Prevention CHECK LIST


Urutkan Kerja / Sort of work
Tools and equipment needed Potential Risk (Incl APD/PPE) YA TIDAK

- Pasang bekisting - Bor tangan dan mesin - Terjepit - Menggunakan sarung tangan dan
pemotong - Kejatuhan material mengetahui cara menggunakan atau
- Martil atau palu - Orang Jatuh memakai alat kerja yang benar
- Menggunakan Sepatu
- Menggunakan Helm
- Menggunakan body harness
- Konsentrasi pada saat pelaksanaan
- Gunakan Masker & Sarung Tangan
- Memberi rambu-rambu dan railling

PP/G2/ENG-WMS/518010/9 Page 17 of 21
Method Statement

pengaman pada area tepi bangunan,

- Pembesian - Tang, alat bantu lain - Terjepit - Menggunakan sarung tangan dan
- Kejatuhan material mengetahui cara menggunakan atau
- Orang Jatuh memakai alat kerja yang benar
- Menggunakan Sepatu
- Menggunakan Helm
- Menggunakan body harness
- Konsentrasi pada saat pelaksanaan
- Gunakan Masker & Sarung Tangan
- Memberi rambu-rambu dan railling
pengaman pada area tepi bangunan,

- Pengecoran -crane, truck mixer, alat bantu lain - Kejatuhan material - Menggunakan sarung tangan dan
- Orang Jatuh mengetahui cara menggunakan atau
memakai alat kerja yang benar
- Menggunakan Sepatu
- Menggunakan Helm
- Menggunakan body harness
- Konsentrasi pada saat pelaksanaan
- Gunakan Masker & Sarung Tangan
- Memberi rambu-rambu dan railling

PP/G2/ENG-WMS/518010/9 Page 18 of 21
Method Statement

pengaman pada area tepi bangunan,

PP/G2/ENG-WMS/518010/9 Page 19 of 21
Method Statement

LAMPIRAN 4 ITP
INSPECTION AND TEST PLAN (ITP)
PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG PT INALUM (PERSERO)

NO KEGIATAN ACEPTANCE REFERENSI FREKUENSI JENIS PENANGGUNG


INSPEKSI / TEST CRITERIA INSPEKSI RECORD JAWAB

9 Pembesian A. Material RKS Random Lembar periksa Logistik


1. Besi Tulangan - NI-2 Setiap Kedatangan
- Bebas dari karat, lemak dan kotoran lain - PPBBI-2002
- Mutu tulangan s/d φ 12 mm BJTP 240 (U-24) dengan kuat tarik 2080 kg/cm2
- Mutu tulangan ≥ φ 13 mm (diameter luar) BJTD 390 (U-39/besi ulir) dengan kuat
tarik 2780 kg/cm2
- Produk : HJ, KS
2. Wiremesh
- Mutu U-50 sesuai SNI
- Produk : UNION METAL
B. Tahapan Pelaksanaan
- produksi, pemasangan dan penggunaan sesuai buistaat dan Setiap Lokasi Check Drawing SP
shop drawing Checklist QC
- Pengikatan harus kuat dan tidak bergeser dan tidak berubah
- Elevasi dan dimensi sesuai dengan shop drawing
10 Bekisting A. Material RKS Setiap Kedatangan Lembar periksa Logistik
- Multiplex tebal min. 12 mm (untuk seluruh struktur bangunan)
- Multiplex film tebal min. 18 mm (untuk beton exposed)
- Rangka kayu dan alat
- Steiger/Schafolding
- Paku
- Minyak begisting
B. Tahapan Pelaksanaan Setiap Lokasi Check Drawing Surveyor
- Dimensi sesuai shop drawing SP
- Sambungan rapat/ tidak bocor
- Permukaan begisting rata, halus dan bersih
- Minyak begisting rata
- Konstruksi kuat, ada perkuatan
- Jarak perancah 50 cm
- Pembongkaran sesuai dengan umur beton
11 Beton A. Material RKS Setiap Kedatangan Lembar periksa Logistik
- Beton seluruh struktur bangunan - NI-2
a. Mutu K-500 Semen Tipe V ( Pancang dan Bored Pile ) - PPBBI-2002
b. Mutu K-350 Semen Tipe V ( Pondasi footing, Pile cap, Sloof ) RKS
c. Mutu K-350 Semen Tipe I ( Kolom, Balok, Plat lantai, Slab jalan, dan Parkiran )
d. Mutu K-175 Semen Tipe I ( Kolom & Ring balok praktis )
- Beton bangunan penunjang
a. Mutu K-250 Semen Tipe I ( pos jaga, pagar, R.genzet, R.trafo, bangunan timbang,
bangunan gas, bangunan panel )
- Beton dari PT. BRM
- Slump diantara 10 - 12 cm
B. Tahapan Pelaksanaan Setiap lokasi Check Drawing SP
- Pembuatan benda uji 3 bh/70 m3 RKS Checklist QC
- beton deking dipasang merata
- bidang pengecoran bersih dari kotoran
C. Pemeriksaan Akhir Setiap Lokasi Check Drawing Surveyor
- Beton tidak keropos, retak, dan geripis Checklist SP
- Elevasi dan ukuran sesuai shop drawing QC
- Permukaan rata dan tidak bergelombang
- Beton tidak ngeplin

PP/G2/ENG-WMS/518010/9 Page 20 of 21
Method Statement

LAMPIRAN 5 IPPAL

PP/G2/ENG-WMS/518010/9 Page 21 of 21