Anda di halaman 1dari 1

Nama : Nova Indah Nurmala

NPM : 062119066

PRODI : KIMIA (EKSTENSI)

RESUME PENINGGALAN KANT UNTUK FILSAFAT KIMIA

Jika hukum universal "afinitas" dapat dirumuskan mampu menjelaskan apriori


tarikan dan tolakan antara zat-zat, yaitu, jarak relatif antara bagian-bagian dari materi, maka
kimia akan menjadi ilmu pasti. Hal ini mungkin bukan cara apriori, tetapi pada prinsipnya
mampu menggambarkan semua reaksi kimia yang mungkin. Pada akhir hidupnya, Kant
menyadari ada sesuatu yang hilang dalam sistemnya hingga ia membuat sebuah karya yang
berjudul Transisi dari Organisasi Metafisika Ilmu Pengetahuan Alam untuk Fisika. Ini
biasanya disebut sebagai OP,Kant yakin bahwa a priori baru sains harus ditambahkan dalam
MAdN. Kant kembali dengan statmennya yang terkenal dalam “Critique of
JudgementKenyataan (dunia pengalaman) hanya dapat diterangkan sebagian oleh mekanika
Newton.Dunia zat dan sifat-sifatnya menyisakan ketidakpahaman (tidak mungkin bisa
dipahami seutuhnya)Jenis-jenis zat (secara jelas dalam sifat-sifatnya) menyisakan hal yang
tidak dapat dihitung dengan lengkap (dalam hal metafisika alam).Sebagai contoh, konsep
emas meliputi sejumlah sifat yang tak terbatas, yang hanya pengalaman dapat
mengungkapkannya. Tetapi sifat-sifat tersebut tergantung pada kenyataan juga. Kant tidak
setuju dengan teori atom karena jika didasarkan pada metafisik akan mengurangi poin
penting pada matematika. Eter adalah sejenis unsur cairan elastic yang mengisi alam
semesta. Karena proporsi kekuatan ini dapat bervariasi, maka kemungkinan berbagai zat
kimia dibentuk. Bagi Kant eter telah memenuhi beberapa fungsi. Hal ini diperlukan karena
memungkinkan semua kuantifikasi materi, pada bagian partikular seimbang. Friedman
(1992) menganggap Transisi Kant dari MAdN ke OP terutama karena pengaruh Lavoisier
menunjukkan "kimia baru." Pada 1785 Kant telah menyadari penemuan-penemuan baru
dalam ilmu kimia. Kant mengakuinya sebagai "hipotesis yang sangat masuk akal" bahwa air
didasari oleh hidrogen dan oksigen.