Anda di halaman 1dari 3

Nama : Bismar Alkindi Tamrin

Kelas: 3BD4 Akuntansi


NIM : 46117009

A. Bandingkan Perbedaan SWOT analysis dengan Portofolio analysis!

Corprate parenting Merupakan strategi yang memandang perusahaan sebagai sumber daya dan
kapabilitas yang dapat digunakan untuk membangun nilai bagi unit bisnis sekaligus menghasilkan sinergi
diantara berbagai unit bisnis tersebut.
Sedangkan Analisis Portofolio merupakan salah satu alat bantu untuk mengembangkan strategi
korporasi pada perusahaan dengan multi bisnis. Dalam analisis ini, manajemen puncak memandang lini
produk dan unit bisnisnya sebagai serangkaian investasi yang diharapkan akan memberikan keuntungan.

Adapun perbedaan yang ditunjau dari tujuan, metode, dan manfaat :

1. Tujuan
Analisis SWOT digunakan pada tingkat bisnis individu untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan
perusahaan, serta peluang dan ancaman eksternal. Analisis portofolio, di sisi lain, dilakukan di tingkat
pasar dengan menganalisis kinerja portofolio saham. Analisis SWOT digunakan untuk meningkatkan
kinerja bisnis tertentu, sedangkan analisis portofolio digunakan untuk meningkatkan investasi di beberapa
bisnis.

2. Metode
Analisis portofolio adalah metode permodelan matematika yang didasarkan pada teori keuangan dan
ekonomi. Analisis portofolio sepenuhnya bergantung pada angka tanpa perlu membuat asumsi.
Sebaliknya, analisis SWOT menggabungkan tindakan kuantitatif dan kualitatif. Analisis SWOT akan
mengambil fakta-fakta sulit yang dingin, seperti data keuangan, tetapi ini harus ditafsirkan oleh analis
yang menentukan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman terhadap bisnis.

3. Manfaat
Analisis SWOT menguntungkan perusahaan dengan memungkinkannya menemukan peluang potensial di
pasar yang dapat dieksploitasi menggunakan kekuatannya. Oleh karena itu, alat ini sangat bermanfaat
bagi usaha kecil yang ingin berkembang. Analisis portofolio umumnya digunakan oleh investor dan
manajer investasi, tetapi juga dapat digunakan oleh bisnis untuk menentukan investasi mereka sendiri;
misalnya, dapat digunakan untuk memilih portofolio proyek atau bisnis eksternal untuk berinvestasi.

B. Bagaimanakah perbedaan parenting perusahaan dari portofolio analysis? Seperti apa? Dan apakah
berguna untuk industry global?

a.analisis portofolio berusaha menjawab dua pertanyaan berikut:

• Berapa banyak waktu dan uang kita yang harus kita keluarkan untuk produk dan unit bisnis terbaik kita
untuk memastikan bahwa mereka terus sukses?
• Berapa banyak waktu dan uang kita yang harus kita keluarkan untuk mengembangkan produk baru
yang mahal, yang sebagian besar tidak akan pernah berhasil?

analisis portofolio ditekankan pada arus kas. Analisis portofolio menempatkan kantor pusat perusahaan
dalam peran sebagai bankir internal. Dalam analisis portofolio, manajemen puncak memandang lini
produk dan unit bisnisnya sebagai serangkaian investasi yang diharapkannya akan menghasilkan
keuntungan. Lini produk / unit bisnis membentuk portofolio investasi yang harus selalu disulap oleh
manajemen puncak untuk memastikan pengembalian terbaik atas uang yang diinvestasikan korporasi.

b.Parenting perusahaan berupaya untuk menjawab dua pertanyaan yang serupa tetapi berbeda:
• Bisnis apa yang harus dimiliki perusahaan ini dan mengapa?
• Struktur organisasi, proses manajemen, dan filosofi apa yang akan mendorong kinerja unggul dari unit
bisnis perusahaan?

Analisis portofolio berupaya menjawab pertanyaan-pertanyaan ini dengan memeriksa daya tarik berbagai
industri dan dengan mengelola unit bisnis untuk arus kas, yaitu dengan menggunakan uang tunai yang
dihasilkan dari unit matang untuk membangun lini produk baru. Sayangnya, analisis portofolio gagal
untuk menjawab pertanyaan tentang industri apa yang harus dimasukkan oleh perusahaan atau bagaimana
sebuah perusahaan dapat mencapai sinergi di antara lini produk dan unit bisnisnya. Seperti yang
disarankan oleh namanya, analisis portofolio cenderung terutama mengambil sudut pandang keuangan
dan memandang unit bisnis dan lini produk seolah-olah mereka adalah investasi yang terpisah dan
independen. Parenting perusahaan, sebaliknya, memandang korporasi dalam hal sumber daya dan
kemampuan yang dapat digunakan untuk membangun nilai unit bisnis serta menghasilkan sinergi di
seluruh unit bisnis. Tugas utama kantor pusat perusahaan bukanlah menjadi bankir, tetapi
mengoordinasikan unit yang beragam untuk mencapai sinergi. Ini sangat penting dalam industri global di
mana perusahaan harus mengelola unit bisnis yang saling terkait untuk keuntungan global. Pola asuh
perusahaan mirip dengan analisis portofolio karena upaya untuk mengelola serangkaian lini produk / unit
bisnis yang beragam untuk mencapai kinerja perusahaan yang lebih baik secara keseluruhan.