Anda di halaman 1dari 68

LEMBAR PENGESAHAN POLITEKNIK

TENTANG LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN


DI PDAM KOTA MALANG
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142 - Indonesia

Tanggal Pelaksanaan : 01 Juli 2019 – 21 Agustus 2019

Disusun Oleh :

1. Agil Pranata (1641150119)


2. Mochammad Rizki (1641150017)
3. Ilham Rizaldi (1641150065)
4. Ahmad Reza Yusuf Azizi (1641150088)

Mengetahui,

Ketua Program Studi Sistem Pembimbing Politeknik


Kelistrikan

Ahmad Hermawan, ST., MT. Drs. Epiwardi, M.MT.


NIP. 19660622 199512 1 001 NIP. 19590603 198603 1 004

Mengetahui :
Ketua Jurusan Teknik Elektro

Mochammad Junus, ST., MT.


NIP. 197206 199903 1 002
i
LEMBAR PENGESAHAN INDUSTRI
TENTANG LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
DI PDAM KOTA MALANG
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142 - Indonesia

Tanggal Pelaksanaan : 01 Juli 2019 – 21 Agustus 2019

Disusun Oleh :

1. Agil Pranata (1641150119)


2. Mochammad Rizki (1641150017)
3. Ilham Rizaldi (1641150065)
4. Ahmad Reza Yusuf Azizi (1641150088)

Mengetahui,

s
Pembimbing Dunia Industri

Dedi Setiawan, ST
NPP. 08090608
.

ii
KATA PENGANTAR

Segala puji kami panjatkan kehadirat Allah SWT, karena berkat rahmat dan
karunianya kami dapat menyelesaikan laporan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di
PDAM Kota Malang

Praktek Kerja Lapangan ini merupakan kegiatan wajib bagi mahasiswa tingkat
akhir Program Studi Sistem Kelistrikan, Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri
Malang. Melalui kegiatan ini mahasiswa diharapkan dapat melihat secara langsung
kegiatan-kegiatan dan berbagai komponen di bidang teknik sistem tenaga dan
menerapkan teori yang telah didapat selama proses perkuliahan. Laporan Praktek
Kerja Lapangan ini disusun sebagai pelengkap kerja praktek yang telah dilaksanakan
kurang lebih satu bulan setengah yaitu pada tanggal 01 Juli – 21 Agustus 2019 di
PDAM Kota Malang khususnya dibagian Produksi.

Pada kesempatan ini, kami sampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak
yang telah membantu kami dalam pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan dan
menyusun laporan ini sehingga dapat terselesaikan dengan baik, kepada yang
terhormat :

1. Bapak Mochammad Junus, ST., MT, selaku Ketua Jurusan Teknik Elektro.
2. Bapak Ahmad Hermawan, ST., MT, selaku Ketua Program Studi Sistem
Kelistrikan.
3. Bapak Drs. Epiwardi, M.MT, selaku dosen pembimbing Politeknik Negeri
Malang.
4. Bapak Dedi Setiawan, ST, selaku pembimbing Industri di PDAM Kota
Malang
5. Segenap keluarga yang telah memberi dorongan dan semangat.
6. Semua pihak yang telah membantu demi terselesaikannya laporan Praktek
Kerja Lapangan ini.

iii
Kami menyadari akan adanya kekurangan-kekurangan dalam penulisan laporan
ini karena keterbatasan wawasan dan pengetahuan kami. Untuk itu kami
mengharapkan kritik dan saran membangun dari semua pihak agar dapat lebih baik di
masa yang akan datang.

Akhir kata, semoga Laporan Praktek Kerja Lapangan ini dapat memberikan
manfaat bagi semua pihak, baik untuk penulis pribadi maupun untuk pembaca.

Malang, 21 Agustus 2019

Penulis

iv
DAFTAR ISI
LEMBAR PENGESAHAN POLITEKNIK i
LEMBAR PENGESAHAN INDUSTRI ii
KATA PENGANTAR iii
DAFTAR ISI v
DAFTAR GAMBAR vii
DAFTAR TABEL viii
BAB I 1
1.1 Latar Belakang................................................................................................1
1.2 Tujuan.............................................................................................................2
1.3 Manfaat dan Kegunaan...................................................................................3
1.4 Batasan Masalah.............................................................................................4
1.5 Metode Penelitian...........................................................................................4
1.6 Rumusan Masalah...........................................................................................5
1.7 Sistematika Penulisan.....................................................................................5
1.8 Waktu dan Tempat Praktek Kerja Lapangan..................................................7
BAB II8
2.1 Profil Perusahaan............................................................................................8
2.3 Lokasi Kantor PDAM Kota Malang.............................................................11
2.4 Sejarah Perusahaan.......................................................................................11
2.5 Struktur Organisasi Perusahaan....................................................................13
BAB III 15
3.1 Pengertian Produksi......................................................................................15
3.2 Bahan-bahan.................................................................................................16
3.3 Mesin – mesin dan Peralatan........................................................................18
3.4 Proses Produksi.............................................................................................24
BAB IV 27
BAB V 57
5.1 Kesimpulan...................................................................................................57
5.2 Saran.............................................................................................................58
DAFTAR PUSTAKA 59

v
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1 PDAM Kota Malang................................................................................8
Gambar 2.2 Struktur Organisasi PDAM Kota Malang................................................14
Tabel 3.2.1 Sumber Air atau Sumur dan Kapasitas Produksi.....................................16
Sistem Penyediaan Air Bersih PDAM Kota Malang...................................................16
Tabel 3.3 Sumber Air atau Sumur dan Kapasitas Produksi........................................22
Gambar 3.4.1 Urutan Pemrosesan dari Air Baku sampai dengan Air Minum dengan
Sistem Pemompaan......................................................................................................25
Gambar 3.4.2 Urutan Pemrosesan dari Air Baku sampai dengan Air Minum dengan
Sistem Gravitasi...........................................................................................................26

DAFTAR TABEL
vi
Gambar 2.1 PDAM Kota Malang................................................................................8
Gambar 2.2 Struktur Organisasi PDAM Kota Malang................................................14
Tabel 3.2.1 Sumber Air atau Sumur dan Kapasitas Produksi.....................................16
Sistem Penyediaan Air Bersih PDAM Kota Malang...................................................16
Tabel 3.3 Sumber Air atau Sumur dan Kapasitas Produksi........................................22
Gambar 3.4.1 Urutan Pemrosesan dari Air Baku sampai dengan Air Minum dengan
Sistem Pemompaan......................................................................................................25
Gambar 3.4.2 Urutan Pemrosesan dari Air Baku sampai dengan Air Minum dengan
Sistem Gravitasi...........................................................................................................26

vii
LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Saat ini, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang sangat


pesat. Sehingga diharapkan sumber daya manusia dapat menyesuaikan dengan
keadaan zaman sekarang ini agar mampu beradaptasi dan mampu menyamakan
dengan negara yang telah maju sebelumnya. Hal ini diterapkan dengan adanya
praktek kerja lapangan bagi pelajar institusi pendidikan pada suatu perusahaan
adalah pilihan yang sangat tepat dalam usaha peningkatan kualitas sumber daya
manusia untuk memajukan bangsa dan negaranya. Kegiatan PKL ini dapat berfungsi
untuk memperkenalkan mahasiswa untuk mengetahui bagaimana bekerja di suatu
lapangan atau industri agar nantinya mahasiswa dapat terbiasa bekerja di lapangan
saat bekerja. Sehingga hal ini dapat digunakan sebagai pembelajaran agar menjadi
tenaga kerja yang mempunyai keahlian, keterampilan dan profesionalisme yang baik.

Politeknik Negeri Malang sebagai salah satu institusi (perguruan tinggi) di


Indonesia berupaya untuk mengembangkan sumber daya manusia dan IPTEK guna
menunjang pembangunan industri, serta sebagai research university untuk
membantu pengembangan kawasan timur Indonesia. Lulusan dan Politeknik Negeri
Malang diharapkan siap untuk dikembangkan ke bidang yang sesuai dengan
disiplin ilmunya. Sejalan dengan upaya tersebut, kerjasama dengan industri perlu
untuk ditingkatkan, yang dalam hal ini bisa dilakukan dengan jalan Excursion
Study, Kerja Praktek Magang, Joint Research, dan lain sebagainya.

Wawasan mahasiswa tentang dunia kerja yang berkaitan dengan


industrialisasi sangat diperlukan. Hal ini sehubungan dengan kondisi Indonesia
yang merupakan negara berkembang, dimana teknologi masuk dan diaplikasikan

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 1


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

oleh industri terlebih dahulu sebelum dikembangkan lebih lanjut. Selain itu energi
yang dibutuhkan oleh industri — industri tersebut yang semakin meningkat maka
diperlukannya pengembangan lebih lanjut mengenai sumber energi dan efisiensi
sistem kelistrikan.

PDAM Kota Malang merupakan Badan Usaha Milik Daerah penyedia


Sarana Penyediaan Air Minum di Kota Malang. Dalam pengoperasiannya, sistem
ini banyak berkaitan dengan mechanical, electrical, maupun control, dimana
sebagian dasar - dasar dan ilmu dan operasi tersebut telah didapatkan di bangku
kuliah. Selain itu dengan adanya kerja praktek ini diharapkan mahasiswa dapat
mengenal kondisi serta situasi secara nyata di lapangan kerja.

1.2 Tujuan

1.2.1 Tujuan Umum

a. Menghasilkan tenaga kerja yang memiliki keahlian profesional,


dengan tingkat pengetahuan, keterampilan, dan etos kerja yang sesuai
dengan tuntutan lapangan kerja.

b. Memperkokoh “Link & Match” antara Politeknik dengan dunia usaha /


Industri.

c. Meningkatkan efisiensi proses pendidikan dan pelatihan tenaga kerja


yang berkualitas.

d. Memberi pengakuan penghargaan terhadap pengalaman kerja sebagai


bagian dari proses pendidikan.

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 2


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

1.2.2 Tujuan Khusus

a. Mempersiapkan para mahasiswa untuk belajar bekerja secara mandiri,


bekerja dalam suatu tim dan mengembangkan potensi dan berkualitas
sesuai dengan minat dan bakatnya masing-masing.

b. Meningkatkan status dan kepribadian para mahasiswa, sehingga


mereka mampu berinteraksi, berkomunikasi dan memiliki rasa
tanggung jawab serta disiplin tinggi.

c. Mengetahui lebih detail tentang proses produksi pada PDAM Kota


Malang

d. Mengetahui dan memahami tentang proteksi pada rumah pompa


PDAM Kota Malang

1.3 Manfaat dan Kegunaan

Adapun manfaat dan kegunaan yang diharapkan dari pelaksanaan


kegiatan Kuliah Kerja Nyata-Praktek ini adalah sebagai berikut :

1. Memperoleh tambahan wawasan, pengetahuan, serta pengalaman yang


relevan untuk meningkatkan kompetensi, kecerdasan intelektual, dan
kecerdasan emosional.

2. Menerapkan pengetahuan teoritis yang diperoleh di program pendidikan


dalam berbagai kasus riil di instansi atau lembaga.

3. Menumbuhkan jiwa sosial untuk berkiprah di masyarakat sesuai ilmu yang


ditekuni.

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 3


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

4. Membantu mendorong terciptanya inovasi di instansi tempat Kuliah Kerja


Nyata-Praktek dilaksanakan.

1.4 Batasan Masalah

Dalam penulisan laporan kerja praktek ini, penulis membatasi


masalah–masalah yang akan dibahas yaitu :

1. Company Profile Perusahaan dan hal - hal seperti struktur organisasi


didapat dari presentasi yang dilaksanakan di PDAM Kota Malang

2. Pengambilan data proses diagram alir / rantai pasok didapat dari


penjelasan Staff yang dilaksanakan di lapangan dan arsip dokumen

3. Pengambilan data teknis seperti spek dan foto proteksi dilaksanakan di


Rumah Pompa Wendit 1, Wendit 2, Wendit 3, & Mojolangu

1.5 Metode Penelitian

Untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh pembimbing dalam


pelaksanaan kerja praktek maka penulis perlu mencari sumber-sumber data dalam
menyusun laporan. Untuk mendapatkan data-data tersebut, penulis menggunakan
beberapa metode, di antaranya :

1. Metode Studi

Merupakan metode pengumpulan data dengan cara membaca,


mempelajari, dan memahami buku buku referensi dari berbagai sumber,
baik itu dari Arsip Laporan PDAM Kota Malang, manual book
perusahaan, atau pencarian di textbook.

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 4


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

2. Metode Observasi

Merupakan metode pengumpulan data dengan cara pengamatan langsung


pada obyek penelitian.

3. Metode Interview

Merupakan metode pengumpulan data dengan cara mewawancarai


karyawan dan staf yang berkaitan dengan peralatan atau permasalahan
yang dibahas.

1.6 Rumusan Masalah

Masalah yang dihadapi dapat dirumuskan secara sistematis dengan beberapa


pertanyaan, yaitu :

1. Bagaimana proses produksi pada PDAM Kota Malang ?

2. Bagaimana setting proteksi pada rumah pompa Wendit 1, Wendit 2,


Wendit 3, & Mojolangu ?

1.7 Sistematika Penulisan

Dalam penulisan laporan proposal ini, penulis membagi laporan menjadi 5


(Lima) bab, yaitu sebagai berikut :

1. Bab I Pendahuluan

Pada bab ini diuraikan tentang latar belakang, perumusan masalah,


batasan masalah, tujuan dan manfaat, metode pengumpulan data, lokasi
dan waktu.

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 5


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

2. Bab II Profil PDAM Kota Malang

Pada bab ini diuraikan tentang profil dari perusahaan dan sejarah
berdirinya perusahaan. Mulai dari lokasi industri, arti dari logo industri,
unit produksi, anak perusahaan dan organisasi perusahaan.

3. Bab III Proses Produksi pada PDAM Kota Malang

Pada bab ini membahas tentang bagaimana proses produksi air dari
sumber sampai ke konsumen.

4. Bab IV Proteksi (MCCB) Rumah Pompa PDAM Kota Malang

Pada bab ini membahas tentang proteksi elektrik yang digunakan pada
rumah pompa Wendit 1, Wendit 2, Wendit 3, & Mojolangu mulai dari
fungsi dan gambar lalu cara settingnya.

5. Bab V Kesimpulan dan Saran

Pada bab ini dikemukakan kesimpulan umum dari hasil penelitian serta
pembahasan dan akan adanya saran dari penulis.

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 6


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

1.8 Waktu dan Tempat Praktek Kerja Lapangan

Pelaksanaan kerja praktek ini dilaksanakan antara tanggal 01 Juli 2019 – 21


Agustus 2019. Untuk tempat pelaksanan Praktek kerja lapangan kami ditempatkan di
kantor utama PDAM Kota Malang yang berlokasi di Jl. D. Sentani Raya No 100 -
Malang 65142, Jawa Timur selama satu bulan setengah yaitu dari tanggal 01 Juli
sampai 21 Agustus 2019.

Namun untuk pengambilan data proteksi kami mengambil data pada rumah
pompa Wendit 1, 2, dan 3 yang bertempat di Sumber Wendit, Desa Mangliawan,
Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Selain dari rumah pompa Wendit, kami
mengambil data proteksi pada rumah pompa sekaligus reservoir Mojolangu yang
berlokasi di Mojolangu, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65142. 

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 7


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

BAB II

PROFIL PERUSAHAAN

2.1 Profil Perusahaan

Gambar 2.1 PDAM Kota Malang

Perusahaan Daerah Air Minum Kota Malang (PDAM) merupakan Badan


Usaha Milik Daerah penyedia Sarana Penyediaan Air Minum di Kota Malang.
Sebagai salah satu perusahaan pelayanan publik, PDAM dituntut untuk selalu
mengikuti perkembangan teknologi untuk mendukung proses bisnis dalam pelayanan
kami pada masyarakat.

Menjawab tuntutan kompleksitas kebutuhan masyarakat yang terus


berkembang dalam bidang ITC atau 'teknologi informasi dan komunikasi, maka

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 8


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

perusahaan akan mempersembahkan kembali situs resmi perusahaan dalam bentuk


website bagi masyarakat yang memerlukan informasi tentang profil Perusahaan
Daerah Air Minum Kota Malang.

Saat ini kami berkomitmen bahwa dalam menjalankan seluruh proses bisnis
akan disupport secara keseluruhan dengan teknologi informasi & komunikasi.
Pemanfaatan teknologi informasi & komunikasi merupakan upaya kami mewujudkan
optimalisasi performa kinerja operasional perusahaan. Cepat, tepat, efisien dan
efektif.

2.2 Rumah Visi, Misi, Motto, Maklumat Pelayanan, dan Tata Nilai

Perusahaan

 Visi :

1. Menjadi Perusahaan Air Minum Yang Sehat Dan


Dibanggakan Dengan Pelayanan Prima Yang Berkelanjutan

 Misi :

1. Menyediakan Pelayanan Air Minum Yang Prima Dan


Berkelanjutan Dengan Harga Yang Terjangkau Kepada
Masyarakat Kota Malang

2. Memberikan Kontribusi Penghasilan Kepada Pemerintah


Kota Malang Dari Bagian Laba Usaha Perusahaan

3. Melaksanakan Peran Aktif Dalam Upaya Peningkatan


Derajat Kesehatan Masyarakat Dan Pelestarian Lingkungan

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 9


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

 Motto :

1. Pelayanan Terbaik Merupakan Kebanggaan Kami

 Maklumat Pelayanan :

1. Kami siap melayani kebutuhan air minum dengan sepenuh


hati

2. Kami siap menanggapi keluhan dengan tangan terbuka

3. Kami akan menyelesaikan segala problema dengan segera

4. Dengan jiwa besar kami bertaruh untuk kepuasan anda.

 Tata Nilai Perusahaan :

1. Integritas

2. Tanggung Jawab

3. Keadilan

4. Memahami

5. Kerjasama

6. Menghargai

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 10


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

2.3 Lokasi Kantor PDAM Kota Malang

Lokasi dari kantor Perusahaan daerah Air Minum (PDAM) Kota Malang
terletak di Jl. Danau Sentani Raya No.100, Madyopuro, Kec. Kedungkandang, Kota
Malang, Jawa Timur 65142.

2.4 Sejarah Perusahaan

Sistem penyediaan air bersih di Kota Malang sudah ada sejak jaman
Pemerintahan Belanda dan kegiatan penyediaan air minum untuk kota besar Malang
dimulai sejak tanggal 31 Maret 1915, yang kemudian ketentuan persediaan air minum
tersebut dikenal dengan nama WATERLEIDING VERORDENING Kota Besar
Malang.

Pemerintah Belanda memanfaatkan air dari sumber air Karangan yang saat
ini terletak di wilayah Kabupaten Malang untuk memenuhi kebutuhan air bersih
masyarakat Kota Malang.

Pada tahun 1928 dengan menggunakan sistem penyadap berupa Brom


Captering , air yang berasal dari sumber-sumber tersebut ditransmisikan secara
gravitasi pada reservoir Dinoyo dan Betek.

Akibat perkembangan penduduk yang semakin pesat dan kebutuhan akan air
bersih yang semakin meningkat, pada tahun 1935 Pemerintah Daerah Kota Malang
menyusun program peningkatan debit air produksi dengan memanfaatkan sumber
Binangun yang saat ini terletak di wilayah Kota Batu sebesar 215 liter / detik.

Pada tanggal 18 Desember 1974 dengan diterbitkannya Peraturan Daerah


Nomor : 11 Tahun 1974, Unit Air Minum berubah dengan status Perusahaan Daerah
Air Minum. Sejak itulah Perusahaan Daerah Air Minum Kotamadya Malang

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 11


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

mempunyai status Badan Hukum dan mempunyai hak otonomi dalam pengelolaan air
minum.
Dengan semakin berkembangnya Kota Malang yang tentunya memicu
pertambahan jumlah penduduk Kota Malang mengakibatkan meningkatnya pula
kebutuhan air bersih, sehingga untuk memenuhi dan demi menjaga kelangsungan
pelayanan air pada konsumen selama 24 jam secara terus menerus, PDAM Kota
Malang menambah kapasitas produksi dengan mengelola Sumber Air Wendit yang
berada di wilayah Kabupaten Malang dan beberapa mata air di Kota Malang dengan
menggunakan system pompanisasi.

Menjawab isu strategis nasional dimana air minum merupakan kebutuhan


dasar manusia untuk memenuhi aspek kesehatan disamping sebagai faktor pendorong
pertumbuhan ekonomi dan peningkatkan derajat secara nasional sangat tergantung
pada kemampuan dalam pelayanan penyediaan air minum, maka Perusahaan Daerah
Air Minum Kota Malang berupaya meningkatkan pelayanan pada masyarakat akan
pemenuhan kebutuhan air minum yang memenuhi baku mutu syarat kualitas air
minum.

Sebagai salah satu perwujudan peningkatan pelayanan khususnya dalam


peningkatan kualitas air yang diproduksi oleh PDAM Kota Malang, diterapkan
program Zona Air Minum Prima (ZAMP) dengan pilot project di Perumahan Pondok
Blimbing Indah Kota Malang. Program ini secara teknis dibantu oleh Perpamsi
bekerjasama dengan United States Agency for Internasional Development (USAID).
Pada program ZAMP ini air bisa langsung diminum dari kran tanpa harus melalui
proses pengolahan secara konvensional yaitu dimasak. Program ini telah
dikembangkan untuk daerah pelayanan dari Tandon Mojolangu yang saat ini sudah
mencapai 15.000 pelanggan. Hal dimaksud sebagai upaya penerapan PP Nomor 16
Tahun 2005 dimana air yang didistribusikan oleh PDAM kepada masyarakat pada
tahun 2008 harus berkualifikasi air minum.

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 12


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

2.5 Struktur Organisasi Perusahaan

Peraturan Direksi Perusahaan Daerah Air Minum Kota Malang Nomor30


Tahun 2013 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas, Fungsi, Dan
Tata Kerja Perusahaan Daerah Air Minum Kota Malang,

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 13


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

Gambar 2.2 Struktur Organisasi PDAM Kota Malang

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 14


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

BAB III

PROSES PRODUKSI PADA PDAM KOTA MALANG

3.1 Pengertian Produksi

Proses produksi air minum adalah mengolah bahan baku dan bahan
tambahan menjadi bahan jadi yaitu ar bersih untuk komunikasi masyarakat. Guna dari
proses produksi adalah untuk mengingatkan nilai guna sauté barang. Sistem air bersih
yang ada saat ini melayani lima Kecamatan di wilayah Kota Malang, yaitu meliputi :

1. Kecamatan Blimbing

2. Kecamatan Klojen

3. Kecamatan Sukun

4. Kecamatan Lowokwaru

5. Kecamatan Kdungkandang

Dengan prosentase pelayanan ±45,74% dari jumlah penduduk.

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 15


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

3.2 Bahan-bahan

Bahan-bahan yang digunakan terdiri dari bahan baku dan bahan tambahan.

3.2.1 Bahan Baku

Bahan baku air minum adalah berupa air yang berasal dari sumber air
tanah dan sumur yang dimiliki oleh PDAM Kota Malang. Mulai dari 2004
bahan baku ini diperoleh dari lima belas sumber air dan sumur.

Tabel 3.2.1 Sumber Air atau Sumur dan Kapasitas Produksi


Sistem Penyediaan Air Bersih PDAM Kota Malang

Sumber Air Kapasitas Debit yang


Tahun
No. (SA) Sumber diijinkan
Pembangunan
atau Sumur (S) (m³) (m³)
SA Binangun
01 1931-1936 230.765 219.227
Lama
SA Binangun
02 1968 380.671 361.637
Baru
03 SA Karangan 1915 98.981 94.032

04 SA Sumbersari 1928 36.895 35.050

05 SA Wendit I 1979 1134.143 1077.436

06 SA Wendit II 1993 1099.580 1044.601

07 SA Ngesong 1988 96.690 91.856

08 SA Banyuning 1988 250.886 238.342

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 16


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

09 S Badut I 1989 6.149 3.842

10 S Badut II 1995 424 403

11 S Badut III 2002 50.206 47.696


Pindahan Kab.
12 S Sumbersari I 7.081 6.727
Malang
Pindahan Kab.
13 S Sumbersari II 2.567 2.439
Malang
14 S Istana Dieng 2002 39.897 37.902
S TPA Supit
15 2002 8.437 8.015
Urang
Sumber : PDAM Kota Malang

3.2.2 Bahan Tambahan

Bahan tambahan berfungsi sebagai pelengkap bahan baku sebagai


produk akhir. Adapun bahan tambahan dalam hal ini adalah sebagai berikut :

1. Desinfektan

Desinfektan yang dipakai adalah Klor (CL2) yang berfungsi untuk


membebaskan air dari bakteri Pathogen. Menghilangkan kontaminasi
bakteri pada air dan membuat mikroorgannisme di air tidak aktif lagi.

2. Kaporit

Kaporit berfungsi sebagai penghilang bau yang tidak sedap dari air
sumber yang dipakai sebagai bahan baku.

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 17


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

3.3 Mesin – mesin dan Peralatan

Mesin – mesin dan peralatan yang digunakan dalam Perusahaan Daerah Air
Minum (PDAM) Kota Malang adalah sebagai berikut :

1. Unit Bangunan Penangkap Air

Sebagian besar air yang ada memakai bangunan penangkap air yang
disebut Bromcaptering. Bromcaptering tertua yang ada adalah
Bromcaptering Karangan yang dibangun pada tahun 1915.

2. Jalur Pipa Transmisi

Jalur pipa transmisi adalah jalur pipa yang mengalirkan air dari lokasi
sumber air ke reservoir. Jalur pipa transmisi pada sistem ini adalah :

a. Jalur Mata Air Ngesong dan Banyuning Menggunakan pipa PVC


berdiameter 200 mm sepanjang 21.8 km. Sistem pengaliran secara
gravitasi.

b. Jalur Mata Air Binangun baru-Reservoir Dinoyo lama dan Betek

Menggunakan pipa DCIP berdiameter 200 mm sepanjang 21 km.


Sistem pengaliran secara gravitasi.

c. Jalur Mata Air Binangun baru-Reservoir Dinoy baru Menggunakan


pipa DCIP berdiameter 250 mm sepanjang 21 km. Sistem
pengaliran secara gravitasi.

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 18


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

d. Jalur Mata Air Karangan-Reservoir Dinoyo lama dan Betek

Menggunakan pipa DCIP berdiameter 200 mm sepanjang 15 km.


Sistem pengaliran secara gravitasi.

e. Jalur Mata Air Wendit I-Reservoir Betek Menggunakan pipa steel


berdiameter 400 mm, 600 mm, dan 700 mm sepanjang 9 km.
Sistem pengaliran secara pemompaan.

f. Jalur Mata Air Wendit II-Reservoir Mojolangu Menggunakan pipa


steel berdiameter 600 mm sepanjang 3.71 km. Sistem pengaliran
secara pemompaan.

g. Jalur Mata Air Wendit II-Reservoir Buring Bawah Menggunakan


pipa steel berdiameter 400 mm, 500 mm, dan 600 mm sepanjang
7.896. sistem pengaliran secara pemompaan.

h. Jalur Mata Air Sumbersari-Pusdik Arhanud Menggunakan pipa


steel berdiameter 200 mm. Sistem pengaliran secara gravitasi.

i. Jalur Mata Air Badut-Reservoir Dinoyo Baru Menggunakan pipa


PVC berdiameter 300 mm dan 200 mm sepanjang 15 km. Sistem
pengaliran secara pemompaan.

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 19


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

j. Jalur Mata Air Istana Dieng –Reservoir Dinoyo Baru Menggunakan


pipa PVC berdiameter 300 mm dan 200 mm sepanjang 20 km.
Sistem pengaliran secara pemompaan.

k. Jalur Mata Air TPA Supit Urang-Reservoir Betek Menggunakan


pipa PVC berdiameter 300 mm dan 200 mm sepanjang 20 km.
Sistem pengaliran secara pemompaan.

3. Reservoir

Reservoir adalah tempat menampung air dari sumber air atau sumur. Saat
ini PDAM Kota Malang menggunakan lima buah Reservoir, yaitu :

a. Reservoir Dinoyo lama

1. Dibangun pada tahun 1995


2. Kapasitas 200 m3
3. Terletak pada ketinggian +/- 512 m di atas permukaan air laut

4. Menampung air dari sumber Karangan dan Binangun lama

b. Reservoir Dinoyo baru

1. Dibangun pada tahun 1980


2. Kapasitas 2000 m3
3. Terletak pada ketinggian 512 m di atas permukaan air laut

4. Menampung air dari sumber air Ngesong, Banyuning,


Binangun baru, sumur Badut dan Istana Dieng

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 20


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

c. Reservoir Betek

1. Dibangun pada tahun 1982


2. Kapasitas 2000 m3
3. Terletak pada ketinggian 482 m di atas permukaan air laut
4. Menampung air dari sumber air Karangan, Banyuning,
Binangn baru,sebagian dari Wendit I dan sumur TPA Supit
Urang

d. Reservoir Mojolangu

1. Dibangun pada tahun 1992


2. Kapasitas 850 m2
3. Terletak pada ketinggian 489 di atas permukaan air laut

4. Menampung air dari sumber Wendit II

e. Reservoir Buring baru

1. Dibangun pada tahun 1992


2. Kapasitas 850 m2
3. Terletak pada ketinggian 484 m di atas permukan air laut

4. Menampung air dari sumber Wendit II

4. Jaringan Pipa Distribusi

Pada wilayah Kota Malang, derah pelayanan air bersih dibagi menjadi dua
bagian, yaitu :

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 21


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

a. Daerah Pelayanan atas (Upper Zone)

b. Daerah Pelayanan bawah (Lower Zone)

Dengan batas ketinggian pada 455 meter di atas permukaan air laut.
Pengaliran air dari Reservoir ke daerah pelayanan gravitasi dan jaringan
distribusi menggunakan sistem LOOP sedangkan pada daerah dengan
kondisi lapangan tertentu menggunakan sistem BRANCH. Pada jaringan
distribusi ini. PDAM Kota Malang memakai beberapa macam meter air,
ukuran dan jenis meter air untuk masin-masing tipe, yaitu dapat dilihat
pada tabel berikut ini.

Tabel 3.3 Sumber Air atau Sumur dan Kapasitas Produksi


Tipe dan Jenis Meter Air

No Merk Meter Ukuran (Inch) Jenis

1. POLLUX ½-2 BASAH

2. MOUSSON ½-¾ KERING

3. ASAHI ½ - 23/4 KERING

4. BOSCO ½-2 BASAH

5. FUJI ½ KERING

6. ZACCI ½-¾ BASAH

7. ANCOR ¾ KERING

8. FUSHOU ½-¾ KERING

9. NB ¾ KERING

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 22


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

10. VF ½-¾ KERING

11. BR ½ KERING

5. Trust Block

Trust block merupakan alat untuk pengaman pipa terhadap tekanan


yang timbu akibat adanya perubahan aliran dalam pipa seperti pada
belokan (blend) dan percabangan serat untuk menahan gaya dorong pipa
pada tempat-tempat yang kritis.

6. Mesin Buster Pump

Mesin ini digunakan untuk memompa air dari sumber kolam ke tandon
dan setelah itu dapat dialirkan ke konsumen satu pelanggan.

7. Mesin Genset

Mesin ini berfungsi sebagai pengganti listrik apabila listrik padam.


Fungsi mesin ini hampir sama dengan cara kerja mesin diesel, sehingga
proses produksi tidak terhambat karena listrik padam.

3.4 Proses Produksi

Proses Produksi adalah mengolah bahan baku menjadi bahan jadi yang siap
dimanfaatkan oleh konsumen. Dalam proses pembuatan air baku menjadi air minum
dilakukan dengan dua sistem, yaitu :

1. Sistem Pemompaan

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 23


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

Dilakukan apabila sumber air berada di bawah, misalnya dari danau,


sumur bawah tanah dan lain-lain.

2. Sistem Gravitasi

Dilakukan apabila sumber air berada di bawah, misalnya air terjun, air di
tempatt yang tinggi dan lain-lain.

Pada gambar 3.4.1 urutan pemrosesan air baku sampai menjadi air minum
dengan sistem pemompaan adalah air baku yang berasal dari sumber mengalir ke
bromcaptering lalu diberi desinfeksi atau zat kimia, kemudian dipompa dan
dimasukan ke jaringan pipa transmisi, selanjutnya dialirkan ke jaringan pipa
distribusi konsumen, sebagian ada yang dialirkan ke jaringan pipa distrubusi
konsumen, sebagian da yang dialirkan ke reservoir lalu dipompa ke rajingan pipa
distribusi.

Pada gambar 3.4.2 urutan pemrosesan air baku sampai menjadi air meinu
dengan sistem pemrosesan adalah air baku yang berasal dari sumber mengalir ke
bromcaptering lalu diberi desinfeksi atau zat kimia, kemudian dialirkan ke jaringan
pipa transmisi dan masuk ke pipa distribusi pelanggan, sebagian ada yang ke
reservoir kemudian mengalir ke jaringan distribusi tanpa menggunakan sistem
pemompaan.
AIR BAKU
DARI SUMBER

BRONCAPTERING
(BANGUNAN
PENANGKAP AIR)

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 24


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

DESINFEKSI
KSI

POMPA

JARINGAN PIPA
TRANSMISI

JARINGAN PIPA RESERVOIR


DISTRIBUSIKE
KONSUMEN
POMPA

JARINGAN PIPA
DISTRIBUSI

AIR MINUM (PRODUK JADI)

Gambar 3.4.1 Urutan Pemrosesan dari Air Baku sampai dengan Air
Minum dengan Sistem Pemompaan

AIR BAKU
DARI SUMBER

BRONCAPTERING
(BANGUNAN,
PENANGKAP AIR)
Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 25
LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

DESINFEKSI
KSI

JARINGAN PIPA
TRANSMISI

RESERVOIR

JARINGAN PIPA
DISTRIBUSIKE
KONSUMEN

JARINGAN PIPA
DISTRIBUSI

AIR MINUM (PRODUK JADI)

Gambar 3.4.2 Urutan Pemrosesan dari Air Baku sampai dengan Air
Minum dengan Sistem Gravitasi

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 26


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

BAB IV
Proteksi Rumah Pompa PDAM Kota Malang

Pada bab ini membahas tentang proteksi elektrik yang digunakan pada

rumah pompa Wendit 1, Wendit 2, Wendit 3, & Mojolangu mulai dari fungsi dan

gambar lalu cara settingnya.

4.1 Proteksi Rumah Pompa Wendit

Gambar 4.1 single line diagram rumah pompa PDAM unit Wendit 1,2, dan 3

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 27


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

Pada gambar 4.1 diketahui bahwa unit Wendit PDAM Kota Malang
mempunyai 2 suplai daya dari PLN. Dengan suplai PLN yang pertama menyuplai
rumah pompa wendit 1 dan 3 memiliki kapasitas daya sebesar 1730 KVA.
Sedangkan, suplai yang kedua menyuplai rumah pompa wendit 2 memiliki
kapasitas daya sebesar 1110 KVA. Selain menggunakan suplai daya dari PLN,
rumah pompa unit Wendit juga memiliki Back Up suplai dari 2 buah genset yang
keduanya berkapasitas 800 KW. Kedua genset tersebut dapat menyuplai ke tiga
rumah pompa unit Wendit.

4.1.1 Wendit 1

Gambar 4.2 Single line rumah pompa wendit 1

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 28


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

Tabel 4.1 Rating Pengaman rumah pompa Wendit 1

Dari PLN Dari Genset

Nama Pengaman Rating Nama pengaman Rating


CB Incoming 1 1.01 Kv CB Genset Cumin Induk 1600 A

CB Outgoing 1 W1 1.01 Kv CB Genset Perkin Induk 1600 A

Fuse 63 A CB Genset W1 (ATS) 1600 A

CB Panel PLN W1 (ATS) 2000 A

CB Panel Induk 1 2000 A

CB 1 M1 600 A

CB 1 M2 600 A

CB 1 M3 600 A

CB 1 M4 600 A

CB 1 M5 400 A

Tabel 4.2 Rating motor rumah pompa Wendit 1

Motor Rating daya

Pompa 1 200 kW

Pompa 2 200 kW

Pompa 3 200 kW

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 29


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

Pompa 4 200 kW

Pompa 5 200 kW

*dengan pompa 5 di off kan karena CB yang di pasang tidak sesuai

1. Kondisi Gangguan
Kondisi dimana terjadi suatu gagguan yang terjadi pada motor. Kita
ambil contoh gangguan pada motor pompa 1, pada kondisi ideal
seharusnya pengaman yang aktif berurutan dari CB 1 M1, CB PANEL
INDUK 1, dan CB PANEL PLN W1. Dan saat terjadi gangguan yang
terjadi pada koordinasi proteksi rumah Pompa Wendit 1 adalah benar.

Urutan gangguan bisa dilihat pada gambar berikut.

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 30


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

Gambar 4.3 Koordinasi Proteksi rumah Pompa Wendit 1 saat


terjadi gangguan

Dari gambar 4.3 disepakati bahwa sistem Koordiansi Proteksi pada


rumah Pompa Wendit 1 adalah norma dan ideal. Maka, tidak perlu
dilakukan penyetingan lagi

Tetapi tetap dilakukan pergantian peralatan pengaman yang


dikarenakan umur dari perlatan sudah terlalu tua. Pengaman yang
terpasang pada rumah pompa Wendit 1 merupakan type Thermal
Magnetic.

2. Pergantian Pengaman

Pada kasus rumah pompa Wendit 1, alat yang sudah tak layak pakai
harus diganti. Dengan alat yang terpasang bertipe Thermal Magnetic
yang tidak dapat diatur sedemikian rupa sesuai kebutuhan. Maka pihak
PDAM meminta kami untuk melakukan perancangan perggantian
pengaman yang bertipe baru, namun tetap sama rattingnya. Pengaman
baru ini bertype Solid State. Dengan begitu maka pengaman bisa
disetting sesuai kebutuhan. Maka setting pengaman adalah sebagai
berikut.

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 31


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

Gambar 4.4 Setting pengaman pada rumah pompa Wendit 1 CB1


M1

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 32


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

Gambar 4.5 Setting pengaman pada rumah pompa Wendit 1 CB PANEL INDUK
1

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 33


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

Gambar 4.6 Setting pengaman rumah pompa Wendit 1 CB PANEL


PLN W1 (ATS)

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 34


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

4.1.2 Wendit 2

Gambar 4.4 Single line diagram rumah pompa Wendit 2

Tabel 4.3 Rating pengaman rumah pompa Wendit 2

Dari PLN Dari Genset

Nama Pengaman Rating Nama pengaman Rating


CB Incoming 2 1.01 Kv CB Genset Cumin Induk 1600 A

CB Outgoing 1 W2 1.01 Kv CB Genset Perkin Induk 1600 A

Fuse 40 A CB Genset W1 (ATS) 1600 A

CB Panel PLN W2 (ATS) 1600 A

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 35


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

CB Panel Induk 2 1600 A

CB 1 M1 630 A

CB 1 M2 630 A

CB 1 M3 630 A

CB 1 M4 630 A

CB 1 M5 250 A

Tabel 4.4 Rating motor rumah pompa Wendit 2

Motor Daya
Pompa 1 200 kW

Pompa 2 200 kW

Pompa 3 200 kW

Pompa 4 200 kW

Pompa 5 70 kW

1. Kondisi Gangguan
Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 36
LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

Pada kondisi gangguan rumah pompa wendit 2 diambil satu kasus


gangguan untuk dijadikan contoh. Diambil contoh gangguan pada
motor pompa 5. Jika mengacu pada sistem koordinasi yang benar,
maka alat yang akan aktif secara berurutan adalah CB2 M1, CB
PANEL INDUK 2, dan CB PANEL PLN W2 (ATS). Akan tetapi pada
kondisi existing, jika gangguan pada motor 5 pengaman tidak
berkoordinasi dengan berurutan. Dapat dilihat urutan pengaman yang
aktif adalah CB2 M1, CB PANEL PLN W2 (ATS), dan CB PANEL
INDUK tidak dapat mendeteksi gangguan.

Gambar urutan kerja pengaman dapat dilihat pada gambar berikut.

Gambar 4.5 koordinasi proteksi rumah pompa wendit 2 pada saat


terjadi gangguan

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 37


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

Dari gambar 4 dapat diketahui bahwa urutan koordinasi proteksi


tidak berjalan dengan baik. Yaitu CB PANEL PLN W2 (ATS) aktif
mendahului CB PANEL INDUK. Maka jika terjadi gangguan pada
motor 1, semua motor termasuk CB PANEL PLN W2 (ATS) juga ikut
mati dikarenakan CB PANEL INDUK tidak dapat mendeteksi
gangguan. Hal ini tidak boleh terjadi karena jika memacu pada
koordinasi proteksi yang benar, hanya pengaman pada motor 1 yang
aktif. Jika gangguan pada CB motor 1 tidak mumpuni, maka pengaman
urutan ke 2 yang harus aktif adalah CB PANEL INDUK dan pada
urutan ke 3 adalah CB PANEL PLN W2 (ATS).

Berikut adalah seting trip device pada alat proteksi yang bermasalah
yaitu CB PANEL INDUK dan CB PLN W2 (ATS).

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 38


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

Gambar 4.6 Seting trip device pada CB PANEL INDUK 2

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 39


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

Gambar 4.7 Seting trip device pada CB PLN W2 (ATS)

Pada gambar 4.7 dapat dilihat jika seting dari CB PANEL INDUK
terlalu lama mendeteksi dibandingkan CB PLN W2 (ATS).

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 40


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

2. Kondisi Ideal

Dengan adanya gangguan dari tidak bekerjanya CB PANEL INDUK


2, maka diharuskan adanya seting ulang trip device pada CB PANEL
INDUK 2. Terdeteksi bahwa CB tersebut terlambat mendeteksi
gangguan akibat seting Isd = 10 dan tsd = 0,4

Maka dari itu nilai Isd dan tsd harus dilakukan seting ulang agar CB
PANEL INDUK 2 aktif tepat waktu sebelum CB PLN W2 (ATS)
mendeteksi.

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 41


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

Gambar 4.8 Seting trip device kondisi ideal pada CB PANEL


INDUK 2

Dapat dilihat pada gambar 4.8 nilai Isd dan tsd nya diubah menjadi
Isd = 6 dan tsd diubah menjadi tsd = 0,05

Setelah dilakukan seting ulang maka hasil dari simulasi dapat


dilihat sebagai berikut

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 42


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

Gambar 4.9 koordinasi proteksi rumah pompa Wendit 2 setelh


dilakukan perbaikan

Dapat dilihat pada gambar 4.9, pengaman sudah bekerja dengan


berurutan dan dapat diartikan koordinasi proteksinya sudah berjalan
dengan baik. Yaitu dengan urutan pengaman yang aktif adalah CB2
M1, CB PANEL INDUK 2, dan CB PLN W2 (ATS).

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 43


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

4.1.3 Wendit 3

Gambar 4.10 Single line diagram rumah pompa Wendit 3

Tabel 4.5 rating pengaman rumah pompa Wendit 3

Dari PLN Dari Genset

Nama Pengaman Rating Nama Pengaman Rating

CB Incoming 1 1.01 Kv CB Genset Cumin Induk 1600 A

CB Outgoing 1 W1 1.01 Kv CB Genset Perkin Induk 1600 A

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 44


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

63 A CB Genset W1 (ATS) 1600 A


Fuse
2000 A
CB Panel PLN W1 (ATS)
2000 A
CB Panel Induk 1
630 A
CB 3 M1
630 A
CB 3 M2
630 A
CB 3 M3
630 A
CB 3 M4
630 A
CB 3 M5
630 A
CB 3 M6

Tabel 4.6 rating motor rumah pompa Wendit 3

Motor Rating Daya

Pompa 1 166 kW

Pompa 2 166 kW

Pompa 3 166 kW

Pompa 4 166 kW

Pompa 5 166 kW

Pompa 6 174 kW

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 45


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

1. Kondisi Gangguan

Kondisi dimana terjadi suatu gangguan yang terjadi pada motor.


Kita ambil contoh gangguan pada motor pompa 3, pada kondisi ideal
seharusnya pengaman yang aktif berurutan dari CB 3 M1, CB PANEL
INDUK 3, dan CB PANEL PLN W3 (ATS). Dan saat terjadi gangguan
yang terjadi pada koordinasi proteksi rumah Pompa Wendit 3 adalah
salah. Dikarenakan urutan koordiansi proteksi tidak berurutan. Dengn
urutan mulai dari CB 3 M1, CB PANEL INDUK 3, dan CB PANEL
INDUK 1

Urutan gangguan bisa dilihat pada gambar berikut.

Gambar 4.11 kondisi saat terjadi gangguan pada rumah pompa


Wendit 3
Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 46
LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

Pada gambar 4.11 urutan koordinasi proteksi tidak benar, karena


seharusnya setelah CB PANEL INDUK 3 adalah CB PANEL PLN W3
(ATS). Maka kita fokus pada CB PANEL PLN W3 (ATS). Berikut
adalah setting Trip Device pada pengaman.

Gambar 4.12 Setting Trip Device CB PANEL PLN W3 (ATS)

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 47


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

Dilihat dari gambar 4.12 maka terlihat jelas bahwa, CB PANEL


PLN 3 (ATS) tidak bekerja karena setting dari CB PANEL PLN 3
(ATS) terlalu lama dibandingkan CB PANEL INDUK 1. Maka dari itu,
diperlukan setting ulang agar CB PANEL PLN 3 (ATS) bekerja
dengan benar.

2. Ideal

Untuk mendapatkan hasil yang optimal pada saat terjadi gangguan .


Maka, kita melakukan resetting Trip Device CB PANEL PLN 3
(ATS). Berikut adalah hasil resetting.

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 48


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

Gambar 4.13 resetting Trip device CB PANEL PLN W3 (ATS)

Gambar 4.13menunjukan hasil dari resetting pada Trip Device .


Dengan perbedaan nilai Short-Time yang semula isd = 10 , tsd = 0,4
menjadi isd = 1.5, tsd = 0,05.

Berikut adalah hasil simulasi setelah dilakukan resetting.

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 49


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

Gambar 4.14 Kondisi setelah dilakukan restting pada CB PANEL


PLN W3 (ATS) rumah pompa Wendit 3

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 50


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

4.2 Proteki Reseroir dan Rumah Pompa Mojolangu

Gambar 4.15 Rumah Pompa Mojolangu

Pada gambar 4.3 diketahui bahwa unit Mojolangu PDAM Kota Malang
menggunakan suplai daya dari PLN dan Genset. Pada suplai PLN dengan kapasitas
865 kVA terdapat CB Outgoing 630A,CB Incoming 630A dan Fuse Cut Out 25A.
Trafo yang dipakai pada unit Mojolangu adalah Trafindo dengan rating trafo
20kV/400V, 1000 kVA. Untuk proteksi dibagi menjadi 2 yaitu proteksi untuk
kapasitor bank dan proteksi motor. Pada Proteksi Motor terdapat ACB pada panel
ATS sebesar 1600A dan Panel Induk sebesar 1600A. Untuk rating kapasitas MCCB
tiap Motor dan rating daya pada motor adalah sebagai berikut.

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 51


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

Tabel 4.7 Rating pengaman dan rating daya motor pada reservoir dan rumah
pompa Mojolangu

Pengaman Motor

Nama Pengaman Ratting Nama Motor Ratting

CB M1 400A Motor 1 105 kW

CB M2 400A Motor 2 105 kW

CB M3 400A Motor 3 105 kW

CB M4 400A Motor 4 105 kW

CB M5 400A Motor 5 105 kW

CB M6 400A Motor 6 105 kW

CB M7 400A Motor 7 132 kW

CB M8 630A Motor 8 166 kW

CB M9 75A Motor 9 105 kW

1. Kondisi Gangguan
Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 52
LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

Pada Unit Mojolangu terdapat gangguan yang mengakibatkan


koordinasi proteksi jika terjadi kegagalan kerja komponen tidak dapat
berkoordinasi dengan berurutan.

Gambar 4.16 kondisi saat terjadi gangguan di Reservoir dan rumah


pompa Mojolangu

Berdasarkan gambar 4.16 terdapat gangguan di Motor 1, maka


pengaman yang bekerja adalah CB M1,CB Panel PLN ATS,kondisi
tersebut tidak bekerja normal karena seharusnya yang aktif dahulu adalah
CB Panel Induk,akan tetapi CB Panel Induk tidak bisa bekerja karena
setting yang kurang tepat. Berikut Setting CB Panel Induk yang terjadi
gangguan.

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 53


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

Gambar 4.17 setting Trip Device pada CB PANEL INDUK

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 54


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

2. Kondisi Ideal

Dengan adanya gangguan dari tidak bekerjanya CB Panel Induk maka


diharuskan untuk resetting proteksinya dengan mengubah pada parameter
Isd & tsd. Pada saat gangguan nilai Isd = 1.5 & tsd = 0.1

Maka dari itu nilai Isd & tsd-nya untuk membuat kondisi kerja CB
Panel Induk ideal harus dirubah. Berikut setting ulang pada CB Panel
Induk

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 55


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

Gambar 4.18 reseting pada Trip Device CB PANEL INDUK

Terlihat pada gambar 4.18 bahwa nilai Isd & tsd nya berubah. Untuk
nilai Isd = 2 dan tsd = 0.05. maka hal yang terjadi pada saat motor 1
diberi gangguan adalah sebagai berikut.

Gambar 4.19 kondisi setelah dilakukan resetting pada CB PANEL


INDUK

CB Panel induk telah bekerja dengan baik dan berurutan. Jika Motor 1
bermasalah maka CB yang off berurutan dengan bekerjanya CB M1,CB
Panel Induk,CB Panel PLN pada ATS

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 56


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

BAB V

PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan pengalaman selama Praktek Kerja Lapangan di PDAM Kota

Malang, dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:

1. Tidak tercapainya koordinasi proteksi yang terjadi pada pengaman

yang ada di PDAM Kota Malang diakibatkan kesalahan dalam

seting rele yang menyebabkan pengaman tidak dapat berkoordinasi

dengan baik jika terjadi gangguan pada motor.

2. Setelah dilakukan analisis ulang terhadap koordinasi proteksi yang

ada di PDAM Kota Malang, diperoleh bahwa rele-rele proteksi

yang digunakan pada sisi intregasi tidak terkoordinasi dengan baik.

Sehingga jika terjadi gangguan pada salah satu motor, proteksi pada

sisi upperstream terlebih dahulu aktif dibandingkan proteksi pada

sisi downstream. Maka diperlukan seting ulang rele.

3. Untuk pengaturan rele-rele proteksi di rumah pompa PDAM Kota

Malang perlu dilakukan analisa ulang sebaik mungkin agar

koordinasi proteksi yang baik bisa tercapai. Hal ini dapat kita

simulasikan langsung menggunakan aplikasi ETAP 12.6

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 57


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

5.2 Saran

Saran yang dapat kami sampaikan setelah melakukan kerja praktek disini :

5.2.1 Saran untuk PDAM Kota Malang

1. Dalam rangka melaksanakan praktek kerja lapangan ada baiknya

mahasiswa diberi petunjuk dan langkah kerja sebelum melakukan

praktek kerja lapangan agar pada saat eksekusi perkerjaan kesalahan

yang ditimbulkan bisa diminimalisasi.

2. Untuk mendapatkan koordinasi proteksi yang baik dan benar,

sebaiknya melakukan simulasi langsung menggunakan aplikasi ETAP

12.6

5.2.2 Saran untuk Politeknik

Melakukan pembekalan terhadap mahasiswa yang akan melaksanakan

Praktek Kerja Lapangan agar, mahasiswa lebih siap pada waktu

pelaksanaannya

5.2.3 Saran untuk pembaca

Diharapkan dengan adanya laporan ini dapat membantu para pembaca

untuk melaksanakan praktek kerja lapangan dengan baik dan benar.

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 58


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

DAFTAR PUSTAKA

1. Laporan Praktek Kerja Lapangan dari PDAM Kota Malang

2. Agus Suliyantoko, Sutomo. 2009. Pengendalian Operasi PLTU & PLTGU

pada daya nominal, efisien, andal dan aman.

3. PT. Dwi Mutiara Sejahtera. 2011. Document Project Relay Proteksi PLTGU

4. Company Profile dari PDAM Kota Malang

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 59


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 60


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PDAM Kota Malang
Alamat Jl. D. Sentani Raya No 100 - Malang 65142

BAB V

Teknik Elektro Prodi Sistem Kelistrikan (D-IV ) / Politeknik Negeri Malang 61