Anda di halaman 1dari 9

TBL INTENSIF RESPIRASI

AGUSTUS 2020

1. Seorang pasien wanita berusia 25 tahun datang dengan keluhan batuk lama sejak 2 minggu
smrs. Pasien kemudian didiagnosis TB paru BTA (+) oleh dokter. Pasien kemudian mendapat
terapi OAT kategori 1. Setelah 2 bulan minum obat pasien diminta kontrol kembali. Pada
pemeriksaan tanda-tanda vital didapatkan TD 120/80 mmHg, HR 90x/mnt, RR 22x/mnt dan suhu
37C. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan BTA masih positif. Apakah terapi yang perlu
diberikan pada pasien tersebut?
A. Lanjutkan OAT kategori 2
B. Lanjutkan OAT kategori 3
C. Lanjutkan OAT kategori 1 fase lanjutan
D. Lanjutkan OAT kategori 1 fase intensif
E. Berikan terapi sisipan 1 bulan
2. Anak laki-laki berusia 5 tahun dibawa oleh neneknya ke poliklinik anak dengan keluhan batuk
parah yang lama dan panjang disertai muka memerah dan suara tarikan napas yang kuat
sebelum batuk. Kadang pasien tampak membiru setelah batuk. Pada pemeriksaan fisik awal
didapatkan retraksi sela iga. Dari anamnesis didapatkan riwayat imunisasi tidak lengkap karena
kedua orangtua sibuk bekerja. HR 100x/mnt, T 37,7oC, RR : 38x/mnt . PF auskultasi didapatkan
ronkhi halus. Apa terapi yang tepat untuk kasus ini?
A. Eritromisin 10-20mg/KgBB (14hari)
B. Eritromisin 20-30mg/KgBB (14hari)
C. Eritromisin 30-40mg/KgBB (14hari)
D. Eritromisin 40-50mg/KgBB (14hari)
E. Eritromisin 50-60mg/KgBB (14hari)
3. Seorang pasien laki-laki usia 57 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan sesak nafas sejak 6
bulan smrs. Pasien juga mengeluhkan batuk, demam, dan nyeri dada. Pasien juga mengeluhkan
terdapat penurunan berat badan. Pada pemeriksaan didapatkan tanda-tanda vital TD 140/80
mmHg, HR 90x/mnt, RR 25x/mnt dan suhu 38C. Pemeriksaan BTA didapatkan hasil (-), setelah
dilakukan foto thoraks didapatkan hasil sebagai berikut:

Apakah kemungkinan diagnosis pasien tersebut?


A. Ca paru
B. Abses paru
C. TB Paru
D. Giant lung bullae
E. Pneumonia
4. Seorang laki-Iaki berusia 40 tahun periksa ke dokter umum karena batuk, sesak nafas dan nyeri
dada. Batuk diderita selama satu bulan terakhir, Nafsu makan berkurang dan merasa berat
badannya menurun. Sebelumnya pasien dikatakan memiliki riwayat mengonsumsi obat TB
selama 3 minggu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan BB 45 kg, TB 160 cm, TD 120/80 mmHg, HR
80x/menit, RR 28x/menit, T 37,50C, pemeriksaan paru didapatkan suara amphorik pada apex
lobus superior pulmo dextra. Dokter melakukan pemeriksaan dahak SPS dan didapatkan BTA +3
pada setiap pemeriksaan. Apakah terapi yang tepat untuk pasien ini?
A. Tahap intensif 2KDT (RHZE) selama 56 hari
B. Tahap intensif 3KDT (RHZE) selama 56 hari
C. Tahap intensif 4KDT (RHZE) selama 84 hari
D. Tahap intensif 2KDT (RH) selama 28 hari
E. Tahap intensif 2 KDT (RH) selama 56 hari
5. Perempuan datang dengan keluhan terlambat haid selama 1 bulan. Setelah dilakukan PP test
didapatkan hasil positif. Padahal pasien sedang menggunakan KB suntik. Pasien juga tengah
melakukan pengobatan rutin karena batuk lama. Obat yang dapat menyebabkan keadaan pada
pasien adalah?
A. Rifampisin
B. Pirazinamid
C. Streptomisin
D. Isoniazid
E. Etambutol
6. Seorang penderita laki-laki berusia 50 tahun, batuk 4 hari, demam, menggigil, nyeri dada kiri.
Batuk disertai dengan sputum warna coklat agak kotor seperti karat. Dari riwayat didapatkan
sebulan sebelumnya pasien pernah dirawat di rumah sakit selama seminggu karena mengalami
kecelakaan lalu lintas. Pada foto torak tampak gambaran infiltrat pada lobus superior lapangan
paru kanan. Apa diagnosis yang paling mungkin?
A. Community Acquired Pneumonia
B. Hospital Acquired pneumonia
C. Health Care Associated Pneumonia
D. Ventilator Associated Pneumonia
E. Nosocomial Pneumonia
7. Laki-laki, usia 50 tahun, datang ke rumah sakit dengan keluhan batuk berdahak yang dialami
sejak 2 bulan ini. Pasien juga mengeluh batuk disertai keringat pada malam hari, dan penurunan
BB tanpa sebab. Pada pemeriksaan BTA didapatkan hasil positif dan pasien didiagnosis dengan
TB paru. Pasien kemudian diberikan OAT kategori 1 oleh dokter. Pada pemeriksaan BTA sebelum
pemberian terapi didapati +3/+3. Setelah dijalani pengobatan selama 5 bulan hasil BTA +1/+1.
Apakah tindakan selanjutnya yang paling tepat?
A. Melanjutkan OAT KAT 1
B. dengan OAT KAT 2
C. Menghentikan OAT dan cek BTA ulang
D. Menghentikan OAT dan kultur sputum
E. Cek ulang SPS
8. Anak permepuan Usia 8 tahun, datang kepoli anak dengan keluhan batuk sudah 1 minggu. Batuk
diawali dengan tarikan napas panjang. Berlangsung lama hingga anak muntah-muntah. Riwayat
imunisasi tidak lengkap. Pada pemeriksaan didapatkan HR 115x/menit, RR 28x/menit, suhu 37,8
C. Tatalaksana yang tepat pada kasus ini adalah ...
A. Azitromisin 10mg/kgBB/hari selama 10 hari
B. Klaritromisin 20mg/kgBB/hari selama 7 hari
C. Azitromisin 15mg/KgBB/dosis tunggal
D. Eritromisin 50mg/kgbb/hari selama 14 hari
E. TMP/SMX 8/40mg/kgBB/hari selama 14 hari
9. Anak perempuan umur 3 tahun dibawa ke Puskesmas oleh ibunya karena keluhan batuk lebih
dari 4 minggu disertai demam 3 minggu naik turun. Pemeriksaan fisik tanda vital normal, lain-
lain dalam batas normal. Riwayat kontak TB serumah (-). Hasil tes mantoux 10 mm. Pemeriksaan
radiologi thorax ditemukan infiltrat tebal di apeks paru kanan. Apakah tatalaksana pasien?
A. Terapi profilaksis INH 6 bulan
B. Terapi antibiotik broadspektrum, lanjut evaluasi
C. Terapi OAT 2 bulan, lanjut evaluasi
D. Observasi 2 minggu karena belum tentu TB
E. Rujuk ke RS untuk evaluasi lebih lanjut
10. Laki-laki berusia 65 tahun datang dengan keluhan sesak napas yang hilang timbul sejak 1 tahun
yang lalu. Sesak biasanya dipicu aktivitas atau batuk. Pasien dahulu bekerja sebagai buruh pabrik
asbes. Pasien juga mengeluhkan kadang batuk berdahak berwarna jernih, darah (-), demam
disangkal. Riwayat alergi disangkal. Pemeriksaan fisik didapatkan pasien tampak sesak, TD
110/70 mmHg, nadi 102 kpm, napas 26 kpm, suhu 37,1 C. Barrel chest (+), suara napas menurun
di kedua lapang paru, ronki -/-, wheezing -/-, ekspirasi memanjang. Pada spirometri didapatkan
angka FEV1/FVC ≤ 70% setelah pemberian bronkodilator dan angka FEV1 50% prediksi. Pada
pemeriksaan foto toraks diperoIeh gambaran hiperlusen, jantung pendulum dengan diafragma
mendatar. Apakah diagnosis pada pasien tersebut?
A. PPOK derajat ringan
B. PPOK derajat sedang
C. PPOK derajat berat
D. Asma persisten sedang
E. Asma intermitten
11. Laki-laki 45 tahun datang ke IGD RS karena sesak nafas sejak 3 jam yang lalu. Pasien
mengeluhkan dalam 1 minggu terakhir mengeluarkan dahak berwarna kuning. Pasien merokok 2
bungkus sehari sejak usia 20 tahun. Diketahui sudah sering sesak sejak 3 tahun. TD 130/90
mmHg, Nadi 100 x/menit, Pernapasan 28 x/menit, Suhu 37°C. Tampak retraksi sela iga saat
inspirasi, perkusi hipersonor, suara napas memanjang saat ekspirasi disertai ronki pada lapang
paru. Pada pemeriksaan spirometri didapatkan:
FEV1 : 1.5L, predicted 2.9L, percent predicted 52%.
FVC : 3.5L, predicted 4.2L, percent predicted 84%.
FEV1/FVC : 65%
Post bronkodilator
FVC : percent predicted 40%
FEV1 : percent predicted 35%
Apakah kesimpulan dari pemeriksaan spirometri di atas?
A. Asma
B. Penyakit paru obstruktif, irreversible dengan bronkodilator
C. Penyakit paru restriktif, irreversible dengan bronkodilator
D. Penyakit paru obstruktif, reversible dengan bronkodilator
E. Campuran penyakit paru restriktif dan obstruktif, reversible dengan bronkodilator
12. Seorang laki2 usia 42 th diantar ke puskesmas dengan keluhan sesak nafas sejak 3 hari yll. sesak
smkin berat dari sehari yll. Sehingga untuk jalan 5 mtr sudah sesak. Sesak lebih memberat
apabila tidur berbaring bahakan sampai terbatuk2. setahun yll pernah sakit sperti ini tetapi sdh
jarang kambuh. riwayat merokok 2 pak perhari sejak 20thn yll..RPD HT 5th yll tdk terkontrol.
Pemeriksaan fisik pasien tampak sesak, cemas, dan berkeringat dingin. Ttv TD: 220/100 mmhg,
heart rate 130x/menit, rr 30x/menit dangkal, gerak nafas simetris, sonor, vesikuler mengeras,
terdapat ronkhi basah kasar dan didapatkan gallop. Terapi farmakologi apakah yg harus dokter
berikan kepada pasien?
A. Nebulasi salbutamol 2mg
B. Injeksi furosemid 40mg iv
C. Adrenalin 0,1cc
D. Terbutalin sulfat 0,5mg SC
E. Dexametasone 5 mg iv
13. Seorang laki-laki berusia 30 tahun datang ke IGD diantar polisi dengan keluhan luka tusuk pada
dada sebelah kiri yang masih mengeluarkan darah disertai sesak nafas sejak 3 jam yang lalu.
Pada pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum tampak sakit sedang, tekanan darah 100/70,
denyut nadi 60x/menit, frekuensi nafas 30 x/menit, suhu 37oC., konjungtiva pucat dan tampak
luka terbuka yang masih mengeluarkan darah pada dada kiri. Paru didapatkan hemitoraks kiri
tertinggal saat inspirasi, fremitus vokalis hemitoraks kiri menghilang, perkusi hipersonor pada
lapang atas dada kiri. Pada foto thoraks didapatkan gambaran air fluid level pada hemitoraks
kiri. Diagnosis yang tepat untuk kasus di atas?
A. Efusi pleura
B. Emboli paru
C. Kontusio paru
D. Emfiema thoraks
E. Hematopneumotoraks.
14. Seorang anak usia 2 tahun tiba-tiba tersungkur saat anda sedang berada di sebuah restaurant.
Pasien terlihat kebiruan dan tidak sadarkan diri. Didapati ditangannya terdapat sisa makanan
yang iya makan. Tampak anak susah bernafas. Penatalaksanaan segera yang tepat adalah ...
A. Back Blow
B. Hemlich Manuefer
C. Chest Trust / RJP
D. Abdominal Trust
E. Membalikan posisi anak dengan kepala di bawah
15. Pasien usia 70th datang ke IGD dengan keluhan bengkak kedua tungkai dirasakan semakin
memberat. Keluhan disertai sesak. Ada Riwayat sakit TB dengan pengobatan yang belum tuntas.
Pemeriksaan fisik TD 90/60 mmHg, HR 99x/mnt, RR 25x/mnt, suhu 37C. Keluhan membaik jika
posisi berbaring dengan bantal ditumpuk 4. Pada pemeriksaan auskultasi didapatkan Ronchi
basal di kedua lapang paru. Edema kedua pretibial. Apakah kemungkinan diagnosis pasien
tersebut?

A. Hipertensi pulmonal 1
B. Hipertensi pulmonal 2
C. Gagal jantung kiri akut
D. Cor pulmonal
E. PPOK
16. Seorang laki-laki 50 tahun yang bekerja sebagai karyawan pabrik benang mengeluh batuk kering
dan sesak napas 3 minggu, disertai demam. TD 130/80 mmHg, Nadi 100x/m, RR 24x/m, Suhu
afebris. Pada pemeriksaan fisik didapatkan rhonki pada kedua lapang paru. Pada pemeriksaan
radiologi thoraks didapatkan infiltrat, bercak retikogranular bilateral dan ground glass
appereance. Diagnosis pada pasien adalah ?
A. Pneumonia
B. Bysinnosis
C. Bagassosis
D. Asma alergika eksaserbasi akut
E. Asbestosis
17. Laki-laki 45 tahun datang ke IGD RS karena sesak nafas sejak 3 jam yang lalu. Pasien
mengeluhkan dalam 1 minggu terakhir mengeluarkan dahak berwarna kuning. Pasien merokok 2
bungkus sehari sejak usia 20 tahun. Diketahui sudah sering sesak sejak 3 tahun. TD 130/90
mmHg, Nadi 100 x/menit, Pernapasan 28 x/menit, Suhu 37°C. Tampak retraksi sela iga saat
inspirasi, perkusi hipersonor, suara napas memanjang saat ekspirasi disertai mengi pada lapang
paru. Apa diagnosis pada pasien ini?
A. Karsinoma paru
B. Pneumokoniasis
C. Tuberkulosis paru
D. Asma Bronkiale
E. PPOK eksaserbasi akut
18. Perempuan 22 tahun datang ke Puskemas karena batuk dan sesak sejak 2 bulan yang lalu.
Pasien juga mengeluhkan demam dan keringat dingin pada malam hari. Pasien sedang hamil
trimester kedua. Pasien tinggal bersama mertua yang sedang pengobatan TB paru. Dokter
memeriksaan dahak pasien dengan hasil BTA +/-. Obat yang tidak boleh diberikan pada pasien
ini adalah?
A. Etambutol
B. Rifampisin
C. Streptomisin
D. INH
E. Pirazinamid
19. Seorang perempuan usia 70 tahun datang dengan keluhan demam, batuk berdahak, dan sesak
napas yang sudah dialami sejak 1 minggu. Pada pemeriksaan tanda vital TD 110/70 mmHg, Nadi
100 kali/menit, RR 36 kali/menit suhu 39°C. Perkusi redup dan rhonki kasar di kedua lapang
paru. Didapatkan infiltrat bilateral pada foto thoraks. Apakah tatalaksana yang tepat?
A. Rawat jalan, Azitromisin PO
B. Rawat jalan, Levofloksasin PO
C. Rawat jalan, Amoksiklav PO
D. Rawat inap, Levofloxacin IV
E. Rawat inap, Ampisilin IV
20. Perempuan 40 tahun datang dengan keluhan batuk berdahak dan sering sesak nafas sejak 1
bulan yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan perkusi paru pekak pada kedua basal paru,
ronkhi basah kasar di kedua basal paru, hasil rontgen tampak perselubungan di kedua basal
paru. Analisa cairan pleura warna kuning keruh, rivalta (+), LDH meningkat, dominan PMN.
Mekanisme yang mendasari kondisi ini adalah?
A. Transudat karena proses spesifik
B. Transudat karena proses infeksi bakteri
C. Eksudat karena hipoalbumin
D. Transudat karena edema paru
E. Eksudat karena infeksi paru
21. Laki-laki berusia 30 tahun, dibawa keluarganya ke IGD Rumah Sakit dengan luka bakar. Pasien
mencoba bunuh diri dengan membakar dirinya sendiri menggunakan bensin 1 jam yang lalu.
Pasien mengalami luka bakar seluruh kepala, alis hangus, disertai suara crowing. Kedua
ekstremitas atas, dada, perut dan kedua paha juga ikut terbakar. TD 100/70 mmHg, nadi 140x/
menit, laju napas 32x/ menit, dan suhu 35,4 C. Tatalaksana awal yang tepat?

A.  Infus RL sesuai luas luka bakar


B.  Pasang ventilator
C.  Cricotiroidotomi
D.  Dressing luka bakar
E.  Resusitasi jantung paru
22. Seorang pria berusia 40 tahun dibawa ke IGD Rumah Sakit karena mengalami kecelakaan saat
menyetir mobil 1 jam yang lalu. Dari anamnesis didapatkan bahwa dia ditabrak truk dari kanan.
Dada terbentur setir. Pada pemeriksaan fisik didapatkan hematom pada dada kanan. Ada fraktur
tertutup segmental pada iga 5, 6, dan 7. Pasien terlihat sesak dan bagian dada tampak
terMnggal saat bernafas. Hemodinamik stabil. Apa penanganan awal yang harus dilakukan?

A.  Oksigen 3L/menit


B.  Infus NaCl 0,9% 500cc/6 jam
C.  Berikan analgetik
D.  Foto rontgen thorax
E.  Needle decompression
23. Pasien laki-laki berusia 60 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan batuk dan sesak nafas selama
2 minggu. Riwayat merokok sejak SMA. Pada pemeriksaan fisik ditemukan suara hipersonor
pada perkusi, suara nafas meningkat dan Stem fremitus dalam batas normal. Pada pemeriksaan
auskulatasi terdapat weezing dan tampak barel chest. Pada pemeriksaan analisa gas darah
apakah kemungkinan yang akan ditemukan?

A. PH < 7,35, HCO3 (22-26), CO2 (35-45)


B. PH > 7,35, HCO3 (<22), CO2 (<35)
C. PH < 7,35, HCO3 (>26), CO2 (>45)
D. PH > 7,35, HCO3 (>26), CO2 (>45)
E. PH < 7,35, HCO3 (< 22), CO2 (<35)
24. Pasien lakil-laki usia 56 tahun datang dengan riwayat batuk batuk terkadang disertai darah.
Pasien mengatakan batuk darah sudah dirasakan sejak 6 bulan smrs. Pasien merupakan perokok
berat dan sudah merokok sejak 30 tahun smrs. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 150/70
mmHg, HR 89x/mnt, RR 22x/mnt, dan suhu 37C. Pada pemeriksaan thoraks didapatkan dada
barrel chest. Pada pemeriksaan foto rontgennya didapatkan gambaran sebagai berikut:

Apakah kemungkinan diagnosis pasien tersebut?

A. Aspergilloma
B. Abses paru
C. Bullae paru
D. TB paru
E. Pneumonia
25. Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan batuk
sejak 3 minggu yang lalu. Keluhan disertai dahak warna kuning, kadang adasedikit
bercak darah, berat badan menurun 3 kg dalam 1 bulan, nafsu makan turun, kadang ada deman
malam hari, dan didapatkan keringat malam. Pasientidak
pernah mendapatkan terapi. Dari pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 53 kg,
tekanan darah 110/70 mmHg, denyut nadi 78 x/menit, frekuensi napas20x/menit,
suhu 37°C. Hasil pemeriksaaan dada didapatkan ronchi +/-lapangan atas paru,
whezing +/-, pemeriksaan jantung dalam batas normal. Kapankah monitoring
hapusan dahak pasien dilakukan?

A. Pada tahap akhir intensif(AI), akhir sisipan (AS), akhir pengobatan (AP)
B. Pada tahap akhir intensif(AI), akhir sisipan (AS), 1 buIan sebelum akhir pengobatan (AP-1)
C. Pada tahapakhir intensif(AI), 1 bulan sebelum akhir pengobatan (AP-1), akhir pengobatan (AP)
D. Pada tahap akhir sisipan (AS),1buIan sebelum akhir pengobatan (AP-1), akhir pengobatan (AP)
E. Pada tahap 1 bulan sebelum akhir pengobatan (AP-1), akhir pengobatan (AP )
26. Seorang laki-laki usia 35 tahun datang ke praktik doktor dengan keluhan batuk berdahak dan
sesak sejak 3 hari yg lalu. Batuk disertai dahak yang mukoid. Pasien juga mengaku mengeluhkan
demam dan sudah meminum obat paracetamol namun demam tidak hilang. Pada pemeriksaan
didapatkan tanda-tanda vital TD 120/80 mmHg, HR 80x/mnt, RR 20x/mnt dan suhu 38 C.
Pemeriksaan fisik ronkhi seluruh lapangan paru, wheezing tidak dijumpai, perkusi redup pada
lapangan paru bawah. Apakah terapi untuk pasien tsb?

A. Azitromisin
B. Eritromisin
C. Kanamisin
D. Amoksisiin
E. Ciprofloksasin
27. Seorang laki-laki usia 35 tahun datang ke praktik doktor dengan keluhan
batuk berdahak dan sesak sejak 3 hari yg lalu. Batuk disertai dahak yang mukoid. Pasien juga
mengaku mengeluhkan demam dan sudah meminum obat paracetamol namun demam tidak
hilang. Pada pemeriksaan didapatkan tanda-tanda vital TD 120/80 mmHg, HR 80x/mnt, RR
20x/mnt dan suhu 38 C. Pemeriksaan fisik ronkhi seluruh lapangan paru, wheezing tidak
dijumpai, perkusi redup pada lapangan paru bawah. Pada pasien kemudian dilakukan
pemeriksaan kultur dan didapatkan Klebsiella Pneumonia ESBL (Extended Spectrum B
Lactamase). Apakah terapi yang dapat diberikan?

A. Ceftriaxone
B. Meropenem
C. Cefotaxime
D. Penicillin
E. Eritromisin
28. Seorang pasien usia 35 tahun datang dengan keluhan sesak nafas, nyaman pada posisi duduk
membungkuk dan menolak untuk berbaring saat akan diperiksa. Pasien hanya bisa menjawab
pertanyaan kata demi kata. Pada pemeriksaanfisik didapatkan tekanan darah 110/70 mmHg,
frekuensi napas 32 x/menit, denyut nadi 124 x/menit, auskultasi paru ditemukan wheezing saat
inspirasi dan ekspirasi. Apakah kriteria asma pada pasien tersebut?

A. Asma akut sedang


B. Asma akut berat
C. Life threatening asthma
D. Asma persisten
E. Asma akut ringan
29. Pasien laki-laki, usia 32 tahun, dibawa ke IGD setelah tidak sengaja tertusuk besi pagar di dada
sebelah kiri saat bekerja. Selain itu, pasien juga merasa sesak napas. Pada pemeriksaan fisik
didapatkan kesadaran kompos mentis, TD 100/70 mmHg, nadi 72 kali/menit, RR 32 kali/menit,
gerakan napas hemitoraks kiri tertinggal, fremitus kiri melemah, hipersonor, dan terdengar
sucking sound. Tindakan yang dapat segera dilakukan adalah?
A. Foto rontgen 
B. Pasang ETT 
C. Pasang WSD pada hemitoraks kanan 
D. Pasang needle thoracocentesis 
E. Pasang isolasi dengan perekat 3 sisi 
30. Seorang anak perempuan berusia 1,5 tahun dengan berat badan 12 kg terdiagnosis TB paru
dengan system scoring TB. Pasien akan menjalani terapi. Manakah dosis kombinasi dosis tetap
(KDT) yang tepat untuk pasien?
A. RHZ 1 tablet (2 bulan) + RH 1 tablet (4 bulan)
B. RHZ 2 tablet (2 bulan) + RH 2 tablet (4 bulan)
C. RHZ 3 tablet (2 bulan) + RH 3 tablet (4 bulan)
D. RHZ 4 tablet (2 bulan) + RH 4 tablet (4 bulan)
E. RHZ 5 tablet (2 bulan) + RH 5 tablet (4 bulan)