Anda di halaman 1dari 2

Nama : Titania Nabilah

Nim : K1A018076

Kelas :B

ANATOMI BUNGA

Bunga (flos) merupakan batang atau cabang pendek yang berdaun dan telah mengalami
perubahan bentuk. Bunga menunjukkan pertumbuhan yang terbatas, sebab meritem apeks terhenti
keaktifannya setelah membentuk semua bagian bunga. Bunga yang lebih terspesialisasi memiliki
periode tumbuh yang lebih singkat dan menghasilkan sumbu yang lebih pendek, jumlah bagian
bunga yang lebih kecil dan tertentu, dibandingkan dengan bunga yang lebih primitif. Menurut
Tjitrosoepomo (2005), bunga disebut bunga sempurna atau bunga lengkap (flos completes) yaitu
bunga yang terdiri dari kelopak, tajuk bunga atau mahkota bunga, benang sari dan putik
(Hasanuddin, 2017).

Gambar Struktur Bunga (Ratnasari, 2007).

Bunga terdiri atas bagian steril dan fertil. Bagian steril terdiri dari tangkai bunga, dasar bunga
(receptacle), daun pelindung (brachtea), dan perhiasan bunga (perianthium). Perhiasan bunga terdiri
dari daun kelopak (sepal) dan daun mahkota (petal). Sementara itu, bagian yang fertil terdiri dari
benang sari (statemen) dan putik sari (pistil).

1. Tangkai bunga
Merupakan bagian aksis utama pada bunga tunggal, misalnya bunga sepatu (Hibiscus
rosa-sinesis) sementara pada bunga majemuk tangkai bunga merupakan terminalisasi
sistem percabangan bunga, mislnya pada bunga jati (tectona grandis).
2. Dasar bunga
Merupakan ujung percabangan yang mengalami metamorfosis, pertumbuhannya
terhenti, serta merupakan tempat tumbuhnya perhiasan dan kelamin bunga.
3. Daun pelindung
Merupakan bagian perhiasan bunga yang berfungsi untuk melindungi bunga pada saat
masih kuncup.
4. Kelopak bunga (calyx)
Tersusun atas daun kelopak (sepal). Pada waktu muda (kuncup), kelopak bunga ini
merupakan pelindung bagian bunga lain. Biasanya berupa kelopak bunga mneyerupai
daun berwarna hijau, kecil, dan berada dibawah petal.
5. Mahkkota bunga (carolla)
Berada di sebelah dalam kelopak dan tersusun atas daun mahkota (petal). Ukuran
mahkota bunga dapat lebih kecil, lebih besar, atau sama dengan daun kelopak.
Warnyanya bermacam-macam karena mengandung antosinan. Aroma dan warnya
mahkota bunga dapat menjadi daya tarik bagi serangga penyerbuk.
6. Statemen
Merupakan struktur reporoduksi jantan, terususun atas anther yang mengandung
tepung sari dan didikung oleh benang sari (filament). Tepung sari dewasa akan
dikeluarkan lewat dinding pori atau dinding anther yang pecah. Pada dasar stamen,
biasanya terdapat kelenjar nektari yang menghasilkan bahan kental dan bergula.
7. Pistil
Adalah struktur reproduksi betina. Umumnya, pistil memiliki bakal buah (ovarium),
tangkai putik (stylus), dan kepala putik (stigma) (Ratnasari, 2007).

Hasanuddin, dkk. 2017. Anatomi Tumbuhan. Banda Aceh : Syiah Kuala University Press. Hal 177.

Ratnasari, Juwita. 2007. Galeri Tanaman Hias Bunga. Jakarta : Penebar Swadaya. Hal 6-7.

Tjitrosoepomo, G. 2005. Morfologi Tumbuhan. Cetakan ke-15. Gadjah Mada University Press.
Yogyakarta.