Anda di halaman 1dari 2

NOTULEN KELOMPOK 5 “ SHAMPO ”

1. Yasmin Savira (16.0554)


Pertanyaan :
a. Pada uji stabilitas menggunakan metode sentrifugasi hasil pada jurnal diperoleh
bahwa sediaan stabil. Lalu bagaimana cara mengetahui bahwa sediaan tidak
stabil ?
b. Pada formula, adakah bahan yang menyebabkan perih di mata ?

Jawaban :

a. Untuk dapat mengetahui sediaan stabil atau tidak dapat diketahui dengan melihat
terjadinya pemisahan antara 2 fase hingga terbentuknya lapisan yang saling tidak
tercampur.
b. Pada formula terdapat bahan SLS atau Sodium Lauril Sulfate penggunaan sampo
saat keramas menjadi faktor utama dalam keramas. Sampo memiliki kandungan
bahan kimia seperti sodium lauryl sulfate (SLS), SLS juga membuat sampo
mengeluarkan banyak busa ini juga tidak baik jika terserap terlalu banyak di kulit
kepala, selain itu pada sampo membuat kulit kepala iritasi. Selain itu juga bisa
mengganggu pengelihatan apabila busa yang terdapat pada sampo turun ke mata
dan menjadi perih dan iritasi.

2. Sintya Ariani (16.0582)

Pertanyaan : Pada jenis-jenis shampo, terdapat shampo bubuk (kering). Lalu


bagaimana cara penggunaannya dan dapat dipakai untuk kondisi rambut yang seperti
apa ?

Jawaban :

 Shampo kering sendiri digunakan sebagai pengganti shampo biasa untuk


membersihkan rambut selama berpergian. Cara pakai shampo kering :
1. Belah rambut menjadi beberapa bagian
2. Berikan shampo kering di dekat akar rambut terlebih dahulu, awali meratakan
dari akar rambut dan bergeser ke bawah.
3. Biarkan selama 5-10 menit, karena shampo kering perlu waktu menyerap
minyak di akar rambut.
4. Lakukan pemijatan diawali dari bagian pertama yang diberi shampo kering.
5. Bersihkan sisa shampo dari rambut dengan sikat berbulu.
 Untuk kondisi penggunaan shampo kering dapat digunakan untuk memberishkan
kulit kepala yang berminyak.
3. Bu Mira
Pertanyaan : Perbedaan jenis-jenis shampo seperti apa bila dikaitkan dengan
formula ?
Jawaban :

Bahan Shampo bubuk Shampo emulsi Shampo krim Shampo


atau pasta larutan
Bahan Sabun bubuk Setil natrium TEA lauril
dasar alkohol,natriu alkilsulfat sulfat
m lauril sulfat
Bahan natrium Karbopol, dietanolamida Parfum
tambahan karbonat, NaOH, lanolin, minyak kelapa
natrium gliserin, EDTA atau
bikarbonat, isopropanolamida
natrium laurat.
seskuikarbonat, setilalkohol
dinatrium
fosfat, atau
boraks

Bahan propil paraben, larutan


pengawet metil paraben formaldehid
40 %