Anda di halaman 1dari 10

TUGAS KELOMPOK DASAR-DASAR MAKROEKONOMI

BAB 9
NAMA KELOMPOK :
AMALINA MAITSA
CALSEY AZZAHRA
LATIFAH RAUDHATUL J.
NABILA AZ ZAHRA
M. RAIHAN AMRULLAH

PILIHAN GANDA

1. Yang manakah dari pernyataan berikut benar mengenai teori kuantitas uang?
a. Dalam perekonomian yang berkembang penawaran uang selalu bertambah
b. Pertambahan penawaran uang akan menurunkan suku bunga
c. Jumlah barang dan jasa yang terdapat dalam perekonomian tidak dapat
ditambah
d. Sedikit demi sedikit kelajuan perederan uang akan meningkat apabila
perekonomian berkembang
2. Dalam teori keynes ada beberapa tujuan yang menyebabkan masyarakat meminta
uang. Yang manakah dari yang berikut bukan tujuan untuk meminta uang yang
dikemukakan oleh keynes ?
a. Untuk melancarkan kegiatan tukar menukar
b. Untuk membiayai kegiatan jual beli barang dan jasa
c. Untuk berjaga-jaga terhadap kemungkinan yang tidak menyenangkan di masa
depan
d. Untuk digunakan dalam spekulasi
3. Suku bunga dalam perekonomian akan mengalami kenaikan apabila
a. Penawaran uang bertambah
b. Tabungan rumah tangga berkurang
c. Pendapatan masyarakat meningkat
d. Keinginan untuk melakukan investasi meningkat
4. Yang dimaksud dengan mekanisme transmisi adalah
a. Rangkaian perubahan kegiatan ekonomi sebagai akibat kenaikan penawaran
agregat
b. Rangkaian perubahan kegiatan ekonomi sebagai akibat perubahan penawaran
barang
c. Rangkaian perubahan kegiatan ekonomi sebagai akibat dari inflasi
d. Rangkaian perubahan ekonomi sebagai akibat dari pengangguran
5. Kelemahan terpenting dari teori kuantitas uang bersumber dari anggapan bahwa
a. Perekonomian tidak mengalami pertumbuhan
b. Perekonomian telah mencapai tingkat pengguaan tenaga kerja penuh
c. Pertambahan uang tidak selalu menaikkan harga atau produksi nasional
d. Masyarakat meminta uang hanya untuk tujuan spekulasi
6. Menurut pandangan keynes apakah yang berlaku apabila pertambahan penawaran
uang bertambah ?
a. Upah kerja meningkat
b. Perekonomian akan menghadapi masalah inflasi
c. Pendapatan nasional dan kesempatan kerja bertambah
d. Suku bunga meningkat
7. Dengan menggunakan analisi AD-AS dapat disimpulkan bahawa pertumbuhan
penawaran uang akan
a. Menambah pendapatan nasional rill dan tingkat harga tetap stabil
b. Menambah pendapatan nasional nominal tetaopi pendapatan nasional riil
merosot
c. Menaikkan tingkat kesempatan kerja tetapi pendapatan nasional riil tidak
bertambah
d. Menaikan tingkat harga maupun pendapatan nasional riil

ESEI

1. a. Apakah persamaan pertukaran? Dalam teori kuantitas uang bagaimanakah


persamaan pertukaran digunakan untuk meramalkan akibat perubahan penawaran
uang ke atas harga-harga?

Teori kuantitas uang biasanya diterangkan dengan menggunakan persamaan


pertukaran. Persamaan tersebut dinyatakan sebagai berikut:
                        MV = PT
Di mana M adalah penawaran uang, V adalah laju peredaran uang, P adalah
tingkat harga dan T adalah jumlah barang-barang dan jasa yang diperjualbelikan
dalam perekonomian.
            Di dalam persamaan tersebut M diartikan sebagai penawaran uang dalam
pengertian yang sempit (M1). Ini berarti M sama dengan mata uang dalam edaran
tambah uang bank atau uang giral. Besarnya V ditentukan oleh keseringan uang
yang tersedia berpindah tangan dalam masyarakat dalam suatu tahun tertentu.
Apabila penawaran uang digunakan sebanyak lima kali untuk transaksi dalam
setahun maka nilai V adalah lima. Tingkat harga, atau P, memberikan gambaran
tentang indeks harga atau tingkat harga umum dalam ekonomi tersebut. Adalah
tidak mungkin  untuk menunjukkan tingkat perubahan harga dari berbagai macam
barang karena dalam perekonomian terdapat beribu barang dengan tingkat
perubahan harga yang berbeda. Oleh karena itu dalam persamaan yang sederhana
di atas yang diperhatikan hanyalah perubahan dalam indeks harga. Perubahan ini
menggambarkan perubahan rata-rata tingkat harga dalam perekonomian.

b. Terangkan teori sisa tunai.


Teori ini berpendapat bahwa perubahan dalam penawaran uang akan menimbulkan
perubahan harga-harga yang sama tingkatnya. Teori sisa tunai diterangkan dengan
menggunakan persamaan berikut :
                        M = kPT
- M = Permintaan atau Penawaran Uang
- K = Konstanta
-P = Tingkat harga umum
-T = Jumlah barang dan jasa yang diperjualbelikan dalam perekonomian

Besarnya jumlah uang yang akan dipegang oleh masyarakat sebanding dengan
pendapatannya.
Perubahan penawaran uang tidak mempengaruhi tingkat kegiatan ekonomi, tapi
mempengaruhi tingkat harga, upah nominal dan pendapatan nasional.

c. Uraikan kritik-kritik ke atas teori kuantitas uang


Kritik-kritiknya adalah:
 Pemisalan bahwa T=tetap adalah kurang tepat
 Laju peradaran uang tidak selalu tetap dalam jangka pendek dan jangka
Panjang
 Perhubungan diantara penawaran uang dan harga adalah lebih rumit dari
yang di terangkan oleh teori kuantitas
 Teori kuantitas hanya memperhatikan fungsi uang sebagai alat untuk
melicinkan kegiatan tukar-menukar dan transaksi dengan menggunakan
uang
 Teori kuantitas mengabaikan efek perubahan penawaran uang keatas suku
bunga.
2. Uraikan perbedaan di antara teori Keynes dan teori ahli-ahli ekonomi Klasik
mengenai penentuan suku bunga. Menurut Keynes bagaimanakah permintaan
uang ditentukan?

Ahli-ahli ekonomi Klasik Berkeyakinan bahwa perubahan-perubahan yang dapat


dengan mudah berlaku ke atas suku bunga akan menjamin terciptanya kesamaan di
antara jumlah tabungan yang akan disediakan rumah tangga dan jumlah investasi
yang akan dilakukan oleh pengusaha. Menurut pendapat mereka keadaan seperti
ini akan terjadi karena suku bunga menetukan besarnya tabungan maupun
investasi yang akan dilakukan dalam perekonomian. Setiap perubahan dalam suku
bunga akan menyebabkan pula perubahan dalam tabungan rumah tangga dan
permintaan dana untuk investasi perusahaan .Perubahan-perubahan dalam suku
bunga akn terus-menerus berlangsung sebelum kesamaan di antara jumlah
tabungan dengan jumlah permintaan dana investasi tercapai.
Dalam teori keuangan modern yang dikembangkan oleh Keynes, suku bunga
ditentukan oleh permintaan dan penawaran uang. Bank Sentral dan sistem
perbankan adalah institusi yang akan menentukan besarnya penawaran uang pada
suatu waktu tertentu. Sedangkan permintaan uang ditentukan oleh keinginan
masyarakat untuk memegang uang.
Pasar Uang adalah pertemuan antara permintaan akan uang (MD) dengan
penawaran uang (MS). MD adalah kebutuhan masyarakat akan uang tunai untuk
menunjang kegiatan ekonominya. MS adalah jumlah uang yang disediakan oleh
pemerintah dan bank-bank, yaitu seluruh uang Kartal dan uang Giral yang beredar.
Teori keuangan yang dikemukakan Keynes pada umumnya menerangkan 3 hal,
yaitu: (1) Tujuan-tujuan masyarakat untuk meminta (menggunakan uang), (2)
faktor-faktor yang menentukan tingkat bunga, (3) efek perubahan penawaran uang
terhadap kegiatan ekonomi negara.
3. Terangkan arti konsep-konsep berikut:
a. Perangkap likuiditas
Liquidity trap atau perangkap likuiditas adalah situasi di mana kebijakan
moneter ekspansif tidak mampu menurunkan suku bunga lebih lanjut
sehingga tidak mampu menghasilkan pertumbuhan ekonomi atau
meningkatkan inflasi.
b. Permintaan uang untuk spekulasi
Permintaan untuk spekulasi adalah permintaan akan uang tunai untuk
tujuan memperoleh keuntungan. Caranya adalah dengan “berspekulasi”
dalam pasar obligasi (surat berharga). Apabila harga obligasi diharapkan
untuk naik untuk naik di masa mendatang, maka orang akan membeli
obligasi dengan uang tunainya hari ini. Ini berarti uang tunai yang saat
ini untuk berspekulasi akan berkurang. Sebaliknya, apabila harga
obligasi diharapkan turun, maka permintaannya akan uang tunai saat ini
akan bertambah (obligasi dijual)
c. Kebijakan moneter
Adalah seperangkat kebijakan ekonomi yang mengatur ukuran dan
tingkat pertumbuhan pasokan uang dalam suatu perekonomian negara.
Ini adalah tindakan terukur untuk mengatur variabel makroekonomi
seperti inflasi dan pengangguran.
d. Mekanisme transmisi
Suatu proses yang menggambarkan bagaimana perubahan dalam
penawaran uang pada akhirnya akan mempengaruhi kegiatan ekonomi
dan pendapatan nasional. Proses tersebut menggambarkan peristiwa
berikut: (1) perubahan penawaran uang akan mengubah suku bunga, (2)
perubahan suku bunga akan mengubah investasi dan pengeluaran
agregat, dan (3) perubahan pengeluaran agregat akan mempengaruhi
kegiatan ekonomi dan pendapatan nasional.
e. Penawaran uang
Jumlah uang yang ada dalam ekonomi yang meliputi uang kertas, uang
logam dan tabungan giral pada suatu masa tertentu. Definisi ini
dinamakan M1.
4. Apakah yang dimaksud dengan kebijakan moneter kuantitatif? Kebijakan moneter
kualitatif? Langkah-langkah yang bagaimanakah yang dapat digunakan untuk
mengatasi masalah-masalah ekonomi yang dihadapi? Dalam penerangan mengenai
langkah-langkah mengenai kebijakan moneter tersebut asumsikan perekonomian
sedang menghadapi masalah inflasi.

Kebijakan Moneter dibedakan menajadi kebijakan yang bersifat kuantitatif dan


kualitatif. Kebijakan moneter kuantitatif adalah kebijakan yang dilakukan oleh
Bank Sentral untuk mempengaruhi jumlah penawaran uang dan suku bunga dalam
perekonomian. Langkah penawaran uang yang ditambah akan menurunkan suku
bunga dan akibatnya terjadi perkembangan kegiatan ekonomi sehingga tingkat
kesempatan kerja menjadi lebih tinggi dan penganggguran pun akan berkurang.
Selain penawaran uang yang perlu ditambah, pengeluaran agregat perlulah
dikurangi sehingga terdapat keseimbangan antara pengeluaran dalam ekonomi
dengan jumlah penawaran barang-barang.

Kebijakan moneter kuantitatif dapat dilakukan dengan menggunakan 3 (tiga)


instrumen berikut:
 Operasi Pasar Terbuka.
Operasi pasar terbuka adalah cara mengendalikan uang yang beredar
dengan menjual atau membeli Sertifikat Bank Indonesia (SBI).
 Politik Diskonto (Discount Policy).
Politik diskonto adalah pengaturan jumlah uang yang beredar dengan
memainkan tingkat bunga bank sentral pada bank umum. Bank umum
kadang-kadang mengalami masalah likuiditas sehingga harus meminjam ke
bank sentral. Untuk membuat jumlah uang bertambah, pemerintah
menurunkan tingkat bunga bank sentral, serta sebaliknya menaikkan tingkat
bunga demi membuat uang yang beredar berkurang.
 Giro Wajib Minimum (Reserve Requirement Ratio).
Giro wajib minimum adalah mengatur jumlah uang yang beredar dengan
memainkan jumlah dana cadangan perbankan yang harus disimpan pada
Bank Sentral. Jadi, apabila terjadi kenaikan tingkat inflasi, bank sentral
akan menaikkan ketentuan cadangan wajib minimum. Akibatnya, dana
yang akan disalurkan oleh bank umum kepada masyarakat berkurang dan
tingkat inflasi turun.

Kebijakan cadangan minimum kas mempengaruhi jumlah uang beredar

Kebijakan moneter kualitatif adalah kebijakan Bank Sentral yang bertujuan


mengawasi bentuk-bentuk pinjaman dan investasi yang dilakukan oleh bank-bank
perdagangan. Tujuan utama kebijakan ini bukanlah untuk mengawasi
perkembangan penawaran uang, tetapi untuk memengaruhi jenis-jenis pinjaman
yang diberikan institusi keuangan. Ini memungkinkan bank sentral menggalakan
pertumbuhan ekonomi ke arah yang diharapkan.

Kebijakan moneter kualitatif biasanya dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:


a) Pengawasan Pinjaman Secara Terpilih.
Bank sentral melakukan pengawasan agar pinjaman dan investasi yang dilakukan
sesuai dengan ketentuan dan keinginan pemerintah. Hal ini dilakukan terutama
untuk mengendalikan dan mengawasi corak pinjaman dan investasi yang
dilakukan oleh bank-bank.
b) Imbauan Moral (Moral Suasion)
Imbauan moral yang dilakukan oleh bank sentral adalah dengan menganjurkan
bank-bank untuk melakukan penyesuaian dalam mengalokasikan dananya. Dengan
demikian, keadaan yang diharapkan pemerintah dapat tercapai.
5. Definisikan dan terangkan arti kebijakan moneter? “Keefektifan kebijakan
moneter tergantung kepada 3 faktor yaitu permintaan atas uang. Sifat efesiensi
modal marjinal dan sifat pengeluaran agregat.” Terangkan maksud pertanyaan ini.

Kebijakan moneter adalah sebuah kebijakan yang ambil oleh pemerintah


untuk mengatur jumlah uang yang beredar di masyarakat yang bertujuan
untuk mengendalikan tingkat inflasi dan mencapai kesejahteraan
masyarakat. Keefektifan kebijakan moneter tergantung kepada 3 faktor yaitu
permintaan atas uang. Sifat efisiensi modal marjinal dan sifat pengeluaran agregat
jadi ketiga faktor ini saling berkaitan, permintaan atas uang akan
mempengaruhi efisiensi marjinal dan pengeluaran agregat.
6. “Ahli ekonomi klasik berpendapat pertambahan penawaran uang akan
menimbulkan inflasi sedangkan keynes mengatakan pertambahan dalam
penawaran uang akan meningkatkan kegiatan ekonomi dan pendapatan nasional.”
Terangkan maksud dari pernyataan ini dan beri ulasan (komentar).

Ahli ekonomi klasik berpendapat pertambahan penawaran uang akan


menimbulkan inflasi karena dengan semakin bertambahnya uang yang beredar di
masyarakat, maka tingkat harganya akan naik. Tetapi menurut mereka, kenaikan
tingkat harga ini tidak berdampak pada kegiatan perekonomian negara. 
Tetapi sebaliknya, menurut Keynes, pertambahan uang akan meningkatkan
kegiatan ekonomi dan pendapatan nasional. Menurut Keynes, perubahan jumlah
penawaran uang akan berdampak pada kebijakan yang diambil pemerintah dan
kebijakan yang diambil pemerintah akan berdampak pada kegiatan ekonomi serta
pendapatan nasional suatu negara. 
Menurut saya, saya lebih setuju dengan teori Keynes. Karena sudah pasti jika
terdapat pertambahan penawaran uang, tingkat harga akan berubah dan
perekonomian negara pun akan terkena dampaknya. Dan apabila pertambahan
penawaran uang diiringi dengan kebijakan yang bagus, maka perekonomian suatu
negara pasti akan berkembang dan hal tersebut akan berpengaruh pada pendapatan
nasional negara tersebut.

KUANTITATIF

1. Neraca gabungan bank-bank perdagangan adalah seperti yang ditunjukkan


dibawah ini.

PASSIVA AKTIVIT
I
Tunai dan cadangan 220 Simpanan giral 880
Investasi 450
Pinjaman 230 Modal 20
Jumlah 900 Jumlah 900
a. Misalkan perekonomian sedang mengalami resesi. Untuk meningkatkan
kegiatan ekonomi bank sentral; membeli surat berharga sebanyak 5 milyar
rupiah dari semua bank dalam perekonomian. Apakah akibat penjualan ini
kepada neraca gabungan bank-bank umum?
Pada saat perekonomian mengalami resesi, bank sentral menambah
penawaran uang dengan membeli surat berharga. Penawaran uang akan
bertambah karena apabila bank sentral melakukan pembayaran ke atas
pembeliannya itu, maka cadangan yang ada pada bank perdagangan telah
menjadi lebih besar. Dengan adanya kelebihan cadangan, mereka dapat
memberikan pinjaman lebih banyak.
b. Apabila bank-bank umum meminjamkan semua kelebihan cadangannya,
bagaimanakah bentuk neraca system bank setelah proses penciptaan uang
berlaku?
Kelebihan cadangan yang dipinjamkan dimaksudkan untuk investasi dan
meningkatkan kegiatan ekonomi negara. Namun pada masa inflasi, kegiatan
ekonomi yang berlebihan harus dikurangi. Salah satu Langkah yang dapat
dilakukan adalah dengan mengurangi penawaran uang. Hal yang dapat
dilakukan yaitu membeli surat-surat berharga. Dengan penjualan itu,
tabungan giral masyarakat dan cadangan yang dipegang oleh bank-bank
perdagangan akan berkurang.
2. Dalam suatu negara penawaran uang (M1) dan Pendapatan Domestik Bruto adalah
seperti berikut :

Tahun M1 PDB
1989 30,241 121,456
1990 33,457 130,427
1991 35,421 140,441
1992 42,721 151,823
1993 50,738 163,271

a. Hitunglah kecepatan peredaran uang (V)


MVy = Y
Y
Vy =
M1
121,456
1. Vy (1989) : = 4,02
30,241
130,427
2.Vy (1990) : = 3,90
33,457
140,441
3. Vy (1991) : = 3,96
35,421
151,823
4. Vy (1992) : = 3,55
42,721
163,271
5. Vy (1993) : = 3,22
50,738
b. Misalkan uang kartal meliputi 45% dari M1. Hitunglah jumlah uang kartal
dan uang giral pada berbagai tahun tersebut.

Anda mungkin juga menyukai