Anda di halaman 1dari 4

KONSEP K3 DALAM PENGGUNAAN ALAT KERJA FIBER

OPTIK

1. Faktor penyebab kecelakaan


Berikut ini adalah factor yang menyebabkan terjadinya kecelakaan:

 Faktor lingkungan

Kondisi lingkungan kerja yang tidak aman.

 Faktor manajemen

Faktor manajemen yang buruk dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan.

 Faktor Manusia

Tindakan yang tidak aman, sehingga dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan.

2. Keselamatan kerja di atas tiang


Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah:
 Sebelum menggali tanah, periksa jaringan lainnya yang ada didalam tanah.
 Pasang aksesoris sebelum tiang didirikan
 Saat akan naik ke atas tiang, periksa kondisi tiang.
 Kenakan sabuk pengaman, helm, sarung tangan dan sebagainya.
 Hentikan kegiatan saat hujan turun yang disertai dengan petir.

3. Keselamatan kerja di atas tiang


Hal-Hal yang perlu diperhatikan adalah:

 Tidak melihat langsung pada ujung serat optic, karena cahaya yang dikeluarkan
pengecekan oleh sumber optiker masuk cahaya tidak tampak.
 Lakukan pengecekan power yang digunakan secara seksama
 Menaruh peralatan praktik (OPM dan OTDR) secara hati-hati .
 Memasang konektor dengan benar.

4. Keselamatan kerja di jalan


Hal-Hal yang perlu dipenuhi dalam bekerja dijalan adalah sebagai berikut:
 Perijinan
 Kewajiban penanggung jawab lapangan
 Memprediksi arus lalul lintas, terutama dijalur sibuk
 Mencegah masuknya pihak ketiga
 BIla perlu menempatkan petugas lalu lintas
 Cara parkir
 Tempatkan kendaraan ke arah datangnya lalulintas.
 Aktifkan rem tangan dan persneling pada rendah atau posisi mundur.
 Ganjal roda bagian depan maupun belakang.
 Menyediakan jalur bagi pejalan kaki.
 Menyediakan jalur bagi kendaraan umum.

 Pemasangan rambu pengaman


 Tujuan
 Untuk memberikan informasi kepada masyarakat umum tentang adanya
kegiatan.
 Untuk mencegah terjadinya kecelakaan.
 Jenis rambu-rambu
 Papan peringatan.
 Lampu (flashing light).
 Safety cone, safety bar, pagar/ tali pembatas, bendera dll.
 Hal-hal yang harus diperhatikan
 Harus dipasang walaupun pekerjaan hanya sebentar.
 Harus jelas dan nampak dari kejauhan.
 Saat memasang, harus dilakukan dari arah datangnya kendaraan dan
sebaliknya pada saat pengambilan.
 Pastikan rambu-rambu tersebut masih berfungsi dengan baik.
 Penempatan rambu-rambu pengaman
5. Keselamatan kerja Manhole
 Didalam manhole kemungkinan ada gas-gas yang membahayakan atau berkurangnya oksigen
yang tidak dapat dideteksi panca indera. Oleh sebab itu sebelum melakukan kegiatan
didalam MH harus dilakukan:
 Ventilisasi, pengukuran gas, dan mengeluarkan air dari dalam MH,
 Hal-hal harus diperhatikan:
 Gunakan tangga khusus waktu masuk kedalam MH
 Gunakan tali atau kantong untuk me- nurunkan/menaikkan material & peralatan.
 Bekerja di MH paling sedikit harus dilakukan 2 orang (1 orang harus berada diluar MH).
 Jangan menyalakan api di dalam MH
6. Keselamatan kerja pada Penyambungan Fiber Optik
Dalam panyambungan fiber optik ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu :
 1.    Kebersihan tempat maupun alat kerja.
 1)   Sebelum bekerja yakinkan bahwa alat berfungsi dengan baik (sudah
dikalibrasi)
 2)   Tempat dan alat bekerja harus bersih dari debu atau kotoran yang lain.
 3)   Setelah selesai bekerja alat dan tempat kerja dibersihkan dari sisa
pekerjaan seperti potongan optik, jelly yang menempel dan kotoran
lainnya.
 2.    Kelengkapan keselamatan kerja
 Pekerjaan penyambungan optik baik dalam penangan closure / sarana alat
sambung maupun penyambungan fiber mempunyai beberapa kelengkapan
keselamatan kerja yaitu:
 1)   Sarung tangan.
 2)   Isolasi / Lak ban.
 3)   Kacamata pelindung.
 3.    Urutan proses penyambungan, khususnya untuk keselamatan kerja.
 1)   Pekerjaan penangan kabel dan sarana sambung kabel
 a)    Gunakan alat / perkakas kerja yang benar.
 b)   Memakai sarung tangan untuk pekerjaan seperti penarikan kabel,
pengupasan kulit kabel, terminasi kabel.
 c)    Perhatikan lekuk kabel pada rute menikung, perhatikan aturan bending
kabel.
 2)   Pekerjaan penyambungan fiber (serat) optik
 a)    Gunakanlah sarung tangan.
 b)   Gunakan kacamata pelindung mata (bila ada).
 c)    Sisa potongan optik dibersihkan dari alat maupun tempat kerja dengan
cara diambil dengan lack band dan dibungkus kembali dengan lack band,
kemudian dibuang ke tempat sampah.
 d)   Jangan menyentuh langsung fiber optik yang sudah dikupas dengan
tangan telanjang.
 e)    Jangan meniup potongan fiber optik.