Anda di halaman 1dari 10

MAKALAH

MEDIA PEMBELAJARAN
Memenuhi tugas dari Bapak Rif’an Humaidi, M. Pd.I
Manfaat Tehnologi Sebagai Media Pembelajaran

Kelas: A7

Disusun oleh :
Fira Saputri T20181349
Putri Amalia T20181350
Nala Nabaul H. T20181348

IAIN JEMBER
FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN
PRODI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
TAHUN AJARAN 2018/2019
KATA PENGANTAR

Puji syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat serta
hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul
“Manfaat Tehnologi Sebagai Media Pembelajaran” ini tepat pada waktunya.
Kami juga menyadari bahwa di dalam penyelesaian makalah ini tidak telepas
dari bantuan berbagai pihak. Terima kasih penulis ucapkan kepada dosen yang
telah membimbing dan memberikan arahan tentang bagaimana pengerjaan
makalah dengan baik dan benar.
Tak lupa kami ucapkan terimakasih kepada teman-teman yang telah bekerja
sama dalam pelaksanaan makalah ini. Kami berharap makalah ini dapat
menambah pengetahuan dan wawasan bagi para pembaca.
Makalah ini masih belum sempurna untuk itu kritik dan saran sangat kami
harapkan untuk menyempurnakan makalah ini.

Jember, 04 Mei 2020

Penyusun
DAFTAR ISI
COVER.............................................................................................................
KATA PENGANTAR......................................................................................i
DAFTAR ISI....................................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN.................................................................................1
A. Latar Belakang......................................................................................1
B. Rumusan Masalah.................................................................................1
C. Tujuan Penulisan..................................................................................1
BAB II PEMBAHASAN..................................................................................2
A. fasilitas belajar memiliki pengaruh terhadap keaktifan belajar siswa. .2
B. pemanfaatan media pembelajaran berbasis information and
communication technology (ICT) dan fasilitas belajar memiliki
pengaruh terhadap keaktifan belajar siswa.........................................7

BAB III PENUTUP..........................................................................................8


A. Kesimpulan...........................................................................................8
B. Saran.....................................................................................................8
DAFTAR PUSTAKA.......................................................................................9
Bab I

Pendahuluan

A. Latar Belakang
Media pembelajaran adalah salah satu komponen penting yang
terdapat dalam proses pembelajaran. Pemanfaatan media pembelajaran
seharusnya merupakan bagian yang mendapat perhatian guru dalam
kegiatan pembelajaran. Akan tetapi kurang bervariasi dan belum
optimalnya media pembelajaran yang digunakan menyebabkan kurangnya
minat siswa untuk belajar. Hal ini sangat disayangkan, karena bertolak
belakang dengan tujuan media pembelajaran, yakni sebagai alat bantu
belajar yang berguna untuk mengefektifkan proses pembelajaran. Media
pembelajaran terdiri atas berbagai macam jenis. Salah satu jenis media
pembelajaran yang umum digunakan di sekolah adalah media
pembelajaran cetak.
Media tersebut banyak digunakan karena dianggap praktis, dapat
menyesuaikan berdasarkan kemampuan siswa, dan mudah didistribusikan,
tetapi media ini memiliki keterbatasan yaitu tidak dapat menampilkan
objek-objek tertentu seperti suara, gambar bergerak, maupun objek tiga
dimensi. Seiring dengan perkembangan teknologi, keterbatasan yang
dimiliki oleh media pembelajaran berbasis cetak dapat diminimalisir, salah
satunya dengan memanfaatkan teknologi augmented reality. Teknologi ini
dapat menggabungkan dunia virtual dan dunia nyata secara real time jika
ditunjang dengan perangkat teknologi seperti komputer, tablet, maupun
smartphone. Dengan didukung oleh perangkat yang memadai seperti
smartphone dan teknologi augmented reality, media pembelajaran berbasis
cetak tidak hanya dapat menampilkan objek secara dua dimensi di atas
kertas, tetapi juga secara tiga dimensi, video, maupun suara.
B. Rumusan Masalah
1. Apakah fasilitas belajar memiliki pengaruh terhadap keaktifan belajar
siswa ?
2. Apakah pemanfaatan media pembelajaran berbasis information and
communication technology (ICT) dan fasilitas belajar memiliki
pengaruh terhadap keaktifan belajar siswa?
C. Tujuan Penulisan
1. Untuk mengetahui fasilitas belajar memiliki pengaruh terhadap
keaktifan belajar siswa.
2. Untuk mengetahui pemanfaatan media pembelajaran berbasis
information and communication technolgy (ICT) dan fasilitas belajar
memiliki pengaruh terhadap keaktifan belajar siswa.
Bab II

Pembahasan

1. Pengaruh fasilitasbelajar terhadapkeaktifan siswa


A. Pengertian fasilitas belajar
Menurut Suryo Subroto didalam Arianto Sam(2012:45), Fasilitas adalah
segala sesuatu yang dapat memudahkan dan memperlancar pelaksanaan
suatu usaha, dapat berupa benda-benda maupun uang. Sedangkan menurut
menurut Muhroji dkk(2004:49), fasilitas belajar adalah semua yang
diperlukan dalam proses belajar mengajar baik bergerak maupun tidak
bergerak agar tercapai tujuan pendidikan dapat berjalan lancar, teratur,
efektif, dan efisien. Jadi, kesimpulannya bahwa fasilitas belajar adalah
semua benda yang mempermudah pencapaian tujuan pembelajaran.
B. Macam dan jenis fasilitas belajar
a. Macam-macam fasilitas belajar:
1. Penerangan
Sebuah tempat belajar yang nyaman adalah yang memiliki
penerangan yang cukup, Sehingga seseorang akan lebih mudah
untuk membaca dengan adanya penerangan. Mengatur penerangan
ditempat belajar hal yang perlu diperhatikan adalah menghindari
kesilauan, cukup terang serta sumber penerangan berada diatas
pandangan kita dan penerangan yang baik tidak terlalu terang dan
tidak kurang terang.
2. Sirkubasi udara(ventilasi)
Vantilasi adalah keadaan peredaran udara didalam ruangan tempat
kita belajar. Dengan adanya vantilasi, maka sirkulasi udara yang
kita hirup akan tetap bersih dan ruangan yang kita gunakan untuk
belajar tidak terasa pengap. Untuk itu udara di dalam kelas
hendaknya dijaga agar tetap segar dan bersih, sehingga diperlukan
lubang-lubang vantilasi yang cukup agar udara dapat selalu
ditukar.1
3. Tempat duduk dan meja tulis
Untuk meja belajar ada bermacam-macam, mulai dari yang
paling sederhana hingga yang paling khusus. Meja tulis dan tempat
duduk yang terlalu rendah atau terlalu tinggi bagi peserta didik
sangat merugikan kesehatan peserta didik. Meja tulis dan tempat
duduk hendaknya dibuat dalam bentuk yang luwes, agar peserta
didik dapat duduk dengan leluasa. Agar tercipta suasana yang
menggairahkan dalam belajar, perlu diperhatikan pengaturan ruang
belajar, penyusunan dan pengaturan ruang belajar hendaknya dapat
memungkinkan anak duduk berklompok dan memudahkan guru
untuk bergerak leluasa untuk membantu siswa dalam belajar.
4. Hiasan kelas
Agar ruang belajar terlihat lebih indah dan menarik
setidaknya diperlukan adanya hiasan dinding yang berhubungan
dengan mata pelajaran. Adapun ciri-ciri hiasan dinding yang dapat
digunakan yaitu:
a. Pesan yang disampaikan oleh hiasan dinding itu jelas dan
mudah dimengerti oleh siswa.
b. Hiasan diusahakan berasal dari karya siswa yang menunjang
proses belajar mengajar.
c. Hiasan ditata agar terlihat menarik.
d. Hiasannya dipelihara kebersihannya.
e. Hiasan ada tulisannya dan mudah dibaca oleh siswa.

b. Jenis-jenis fasilitas belajar

1
Oka Amsal, pengaruh ketersediaan fasilitas belajar terhadap aktivitas belajar siswa, (bandar
lampung: 2015). Hlm. 17
1. Sumber belajar
Yaitu meliputi semua sumber yang dapat digunakan oleh pelajar
baik secara terpisah maupun dalam bentuk gabungan, biasanya
dalam situasi informasi, untuk memberikan fasilitas belajar.
Sumber itu meliputi pesan, orang, bahan, peralatan, teknik, dan tata
tempat.
2. Media pembelajaran
Yaitu media pembelajaran merupakan suatu alat bantu mengajar
untuk menyampaikan materi agar pelajaran lebih mudah diterima.2
2. Manfaat media pembelajaran media pembelajaran berbasis information and
communication technology (ITC) dan fasilitas belajar memiliki pengaruh
teradap keaktifan belajar siswa.

Media pembelajaran berbasis ITC dapat diterapkan dalam proses belajar


mengajar pada jalur formal atau non formal. Dari sudut pandang akademik ilmu
keguruan, pembelajaran yang tidak profesional tanpa dukungan alat peraga, tanpa
media pembelajaran yang memadahi akan berdampak pada optimalnya hasil
pembelajaran. Gurulah yang menjadi faktor utama yang mampu mengendalikan dan
menghidupkan suasana kelas saat pembelajaran, sedangkan murid dengan sendirinya
akan mengikuti irama yang akan diciptakan oleh guru.

Daya serap murid terhadap materi yang akan disampaikan oleh guru juga bisa
tergantung dari guru menyampaikan metrinya. Jadi dapat dipahami bahwa ingatan
penyerapan oleh siswa tidak sama ketika pembelajaran dilakukan dengan metode dan
media pembelajaran yang berbeda. Ketika guru menyampaikan materi hanya dengan
berceramah artinya murid hanya mendengarkan saja dan meresapi materi yang telah
disampaikan dan mungkin akan cepat lupa untuk diingat – ingat.ketika guru
menyampaikan materi dengan menggunakan media pembelajaran,berarti murid akan
mendengar sekaligus melihat apa yang ada di media pembelajaran atau alat peraga
tersebut, maka penyerapan lebih baik dibandingkan degan pembelajaran tanpa alat
2
Oka Amsal,pengaruh ketersediaan fasilitas belajar terhadap aktivitas belajar siswa, (bandar
lampung: 2015). Hlm. 17-22
praga. Apabila guru didalam pengajarannya disertai dengan peraktik maka ingatan
murid akan semakin baik lagi karena dia lebih condng kepemahaman materi tersebut.

Seiring berkembangnya ITC sering digunakan dalam dunia pembelajaran


disekolah. ITC membawa keuntungan baik bagi pengajar maupun pelajar, hal ini
terbukti bahwa saat proses belajar mengajar lebih sering menggunakan aplikasi atau
media power point untuk menyampaikan materi – materi dengan cara presentasi,
sedangkan pelajar lebih suka dengaan media tersebut dari pada menggunakan materi
ceraamah dan hal itu terlihat monoton. Fasilitas itu merupakan salah satu bagian yang
paling penting dalam membantu kelancaran dan kenyamanan dalam proses belajar
disekolah. Siswa menggunakan fasilitas yang disediakan disekolah untuk menambah
ilmu dan pengetahuan yang awalnya tidak tahu menjadi tahu, fasilitas juga digunakan
oleh guru untuk memicu munculnya keaktifan pada siswa.
Bab III

Kesimpulan

A. Kesimpulan
Fasilitas belajar adalah semua benda yang mempermudah pencapaian
tujuan pembelajaran. Siswa menggunakan fasilitas yang disediakan
disekolah untuk menambah ilmu dan pengetahuan yang awalnya tidak
tahu menjadi tahu, fasilitas juga digunakan oleh guru untuk memicu
munculnya keaktifan pada siswa.
Media pembelajaran berbasis ITC dapat diterapkan dalam proses belajar
mengajar pada jalur formal atau non formal. Dari sudut pandang akademik
ilmu keguruan, pembelajaran yang tidak profesional tanpa dukungan alat
peraga, tanpa media pembelajaran yang memadahi akan berdampak pada
optimalnya hasil pembelajaran.
B. Saran
Sebagai penutup dari makalah ini, tak luput pula kami ucapkan ribuan
terima kasih pada semua rekan-rekan yang telah banyak membantu dalam
pembuatan makalah ini. Di samping itu, masih banyak kekurangan serta
jauh dari kata kesempurnaan, tetapi kami semua telah berusaha
semaksimal munkin dalam pembutan makalah yang amat sederhana ini.
Maka, dari pada itu . kami semua sangat berharap kepada semua rekan-
rekan untuk memberi kritik atau sarannya, sehingga dalam pembuatan
makalah selanjutnya bisa menjadi yang lebih baik.