Anda di halaman 1dari 7

JOBSHEET PERAWATAN JENAZAH

Nama Keterampilan : Perawatan jenazah


Mata Kuliah : Keterampilan Dasar Keperawatan, Palliative Care

Referensi

1. Hidayat, Alimul Aziz. 2008. Keterampilan Praktik Klinik Untuk Kebidanan.


Jakarta : Salemba Medika
2. Kusmiyati, Yuni. 2009. Penuntun Belajar Keterampilan Dasar Praktik Klinik.
Yogyakarta : Fitramaya
3. Lyndon. (2014). Panduan Praktik Keperawatan Klinis. Samarinda:Binarupa Aksara

Capaian Pembelajaran

1. Setelah mengikuti demonstrasi ini, mahasiswa dapat menyiapkan alat untuk


keterampilan perawatan jenazah sesuai dengan pedoman yang telah diberikan.
2. Mahasiswa dapat menggunakan alat untuk keterampilan perawatan jenazah secara
tepat.

Dasar Teori

Perawatan jenazah adalah perawatan pasien setelah meninggal, perawatan termasuk


menyiapkan jenasah untuk diperlihatkan pada keluarga, transportasi ke kamar jenazah dan
melakukan disposisi (penyerahan) barang-barang milik klien.
Tujuan dari perawatan jenazah:
1. Penghormatan terhadap jenasah ·
2. Menjalankan kewajiban hukum fardlu ‘ain. (muslim) ·
3. Jenasah dalam keadaan bersih

Petunjuk

1. Keterampilan ini dikerjakan perorangan


2. Baca dan pelajari lembar kerja
3. Siapkan alat – alat yang dibutuhkan dan susun secara ergonomic
4. Ikuti petunjuk yang ada pada job sheet
5. Laporkan hasil kerja setelah pekerjaan selesai
Keselamatan Kerja

1. Patuhi prosedur pekerjaan


2. Perhatikan keadaan umum klien pada saat perawatan jenazah
3. Perhatikan kondisi alat sebelum bekerja untuk menilai kelayakan penggunaannya.
4. Letakkan peralatan pada tempat yang terjangkau dan sistematis oleh petugas.

Peralatan dan Perlengkapan

1. Celemek
2. Kapas
3. Pakaian bersih
4. Penutup/selimut
5. Verband
6. Plester
7. Gunting perban
8. Label/formulir jenazah
9. Sarung tangan
10. Bengkok
11. Tempat pakaian kotor/ember
12. Washlap
13. Waskom air bersih

Prosedur Pelaksanaan

NO LANGKAH GAMBAR
1 a. Beri salam, perkenalkan diri pada
keluarga.
b. Jelaskan tujuan dan prosedur tindakan.

Key point :
Perhatikan teknik komunikasi
interpersonal dengan baik sehingga
keluarga mengerti penjelasan yang
diberikan

2 Siapkan alat dan bawa ke dekat jenazah


Key point :
Tunjukan pada praktikan dan fungsi
masing-masing alat.
3 Cuci tangan
Lepaskan semua perhiasan dan jam
tangan

Key Point :
Cuci tangan dengan sabun dan air
mengalir kemudian keringkan dengan
handuk

4 Menggunakan sampiran untuk menjaga


privasi klien.

Key Point :
Pastikan privasi klien benar benar
terjaga demi terjalinnya kepercayaan
dan kerjasama yang baik dengan klien.

7 Memakai celemek
Key Point :
Mencegah adanya kontaminasi dari
perawat ke pasien atau sebaliknya
8 Memakai sarung tangan
Key Point :
Mencegah kontaminasi silang agen
infeksius

9 Ambil gigi palsu jika diperlukan dan


tutup mulut
Key Point :
Jika mulut tetap tidak mau tertutup,
tempatkan gulungan handuk dibawah
dagu agar mulut tertutup. Tempatkan
bantal dibawah kepala.
10 Lepaskan perhiasan dan barang berharga
dihadapan keluarga.
Key Point :
Beri label identitas.

11 Melepaskan peralatan invasif (selang,


kateter, NGT, tube, infus, dll).

Key Point :
Lakukan dengan hati-hati

12 Melepaskan pakaian kotor jenazah


letakan kedalam ember
Key Point :

Rapikan barang barang pasien serahkan


kembali kepada keluarga

13 Membersihkan jenazah dengan washlap


dan mengganti dengan pakaian bersih
Key Point :

Lakukan dengan hati-hati

14 Luruskan badan, dengan lengan


diletakkan diatas dada
Key Point :
Posisikan sesuai dengan agama dan
budaya pasien
15 Merapatkan kelopak mata dan mentup
lobang-lobang pada tubuh (hidung,
telinga, dll) dengan kassa atau kapas
lembab
Key Point :
Mencegah adanya cairan yang keluar
melalui lobang-lobang pada tubuh
16 Merapatkan mulut dengan cara mengikat
dagu ke kepala dengan verband.
Key Point :
Lakukan dengan hati-hati

17 Merapatkan dan mengikat tangan yang


dletakan diatas dada dengan verband
Key Point :
Ikat dengan kuat dan rapatkan tangan
pasien

18 Merapatkan kedua kaki dengan cara


kedua pergelangan kaki diikat dengan
verband pada lutut dan jempul kaki
Key Point :
Ikat dengan kuat dan rapatkan kaki
pasien

19 Menutup jenazah dengan kain penutup


Key Point :
Lakukan penutupan dengan rapi

20 Mengisi lengkap formulir jenazah (nama,


jenis kelamin, tanggal/jam meninggal,
asal ruangan, dll)
Key Point :
Klarifikasi data kembali dengan
keluarga pasien
21 Mengikat label pada kaki jenazah
Key Point :
Lakukan pengikatan dengan kuat dan
identitas yang jelas

22 Membawa jenazah ke kamar mayat oleh


petugas sesuai peraturan rumah sakit
Key Point :
Hubungi petugas yang mengantar ke
kamar jenazah
23 Merapikan peralatan
Key Point :
Letakan kembali ke tempat semula
24 a. Evaluasi perasaan klien setelah
dilakukan tindakan dan keadaan klien
secara objektif.
b. Berikan reinforcement positif pada
klien.
c. Akhiri pertemuan dengan baik

Key Point :
Gunakan komunikasi terapeutik.
25 Cuci tangan setelah selesai
Lepaskan semua perhiasan dan jam
tangan

Key Point :
Cuci tangan dengan sabun dan air
mengalir kemudian keringkan dengan
handuk

26 Dokumentasi

Key Point :
Mencatat tindakan yang diberikan di
catatan keperawatan / medis pasien.

Evaluasi

1. Setiap langkah dilakukan secara sistematis dan berurutan


2. Praktikan melakukan keterampilan dengan prinsip keselamatan kerja
3. Penempatan alat-alat yang digunakan mudah dijangkau dan dalam keadaan
yang baik (ergonomis)
4. Memperhatikan privasi klien dalam setiap prosedur
5. Memperhatikan kenyamanan dan keamanan klien dalam setiap prosedur.
6. Praktikan berkomunikasi terapeutik terhadap klien