Anda di halaman 1dari 44

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMK Negeri 1 Dua Koto


Kelas/Semester : XI/3
Tahun pelajaran : 2019/2020
Mata Pelajaran : Keamanan pangan, Penyimpanan dan
Penggudangan
Kompetensi Keahlian : Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian
Jumlah pertemuan : 2 x Pertemuan (8 x 45 menit)

A. Kompetensi Inti
3. Pengetahuan
Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang
pengetahuan faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif
sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Agribisnis Pengolahan Hasil
Pertanianpada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan
dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora
dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga,
sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan
internasional.
4. Keterampilan
Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan
prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai
dengan bidang kerja Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian.
Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas
yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja.
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara
efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan
solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di
bawah pengawasan langsung.
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru,
membiasakan, gerak mahir, menjadikan gerak alami dalam ranah
konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah
pengawasan langsung.

B. Kompetensi Dasar
KD pada KI pengetahuan
3.1 Menerapkan pengujian organoleptik

KD pada KI keterampilan
4.1 Melakukan pengujian organoleptik

c. Indikator Pencapaian Kompetensi


1. Indikator KD pada KI pengetahuan
 Menjelaskan tentang prinsip dasar pengujian oragnoleptik, dan
mengolah data uji organoleptik
 Menentukan jenis jenis pengujian organoleptik
2. Indikator KD pada KI keterampilan
 Mengikuti pengujian organoleptik
 Melakukan pengujian organoleptik

D. Tujuan Pembelajaran
1. Setelah Tanya jawab dan diskusi kelompok, peserta didik mampu
menjelaskan prinsip dasar pengujian organoleptik sesuai dengan
literature secara tepat
2. Setelah berdiskusi dan menggali informasi, peserta didik akan dapat
menentukan jenis-jenis pengujian organoleptik, secara tepat.
3. Disediakan beberapa alat dan bahan, peserta didik dapat mengikuti
pengujian organoleptik dengan percaya diri
4. Melalui eksperimen, peserta didik dapat pengujian organoleptik
terhadap bahan hasil pertanian dengan percaya diri

E. Materi Pembelajaran
 prinsip/konsep pengujian organoleptik
 jenis-jenis pengujian orgnoleptik
 mengolah data uji organoleptik
F. Pendekatan, Model dan Metode Pembelajaran
Pendekatan : Proses Berfikir Ilmiah (saintifik)
Model : Inquiry learning
Metode : Ceramah, tanya jawab, diskusi, dan praktek
G. Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan 1
Kegiatan Deskripsi pembelajaran Waktu
Pendahulua  Guru mengkondisikan fisik dan psikis peserta didik 10 menit
n dengan menyapa, berdoa, dan memberi salam sert
a menyampaikan pantun minang (seiring balam jo b
arabah..dst) (penumbuhan karakter dan budaya mi
nang kabau tentang regilius)
 Guru memberi motivasi belajar peserta didik secara
kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi ajar
dalam kehidupan sehari-hari.
 Guru mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang me
ngaitkan materi ajar pada pertemuan ini dengan
materi pembelajaran sebelumnya.
 Guru menyampaikan materi dan tujuan kompetensi
yang akan dicapai peserta didik
 Guru membacakan surat Al-An’am :99
Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit,
lalu kami tumbuhkan dengan air itu segala macam
tumbuh-tumbuhan, maka Kami keluarkan dari
tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau,
Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu
butir yang banyak; dan dari mayang kurma
mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan
kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan pula)
zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak
serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya
berbuah, dan (perhatikan pulalah) kematangannya.
Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-
tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang
beriman.
Guru menyampaikan lingkup dan teknik penilaian yaitu
penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan
Guru menyaajikan pepatah minang yang berhubungan
dengan penilaian sikap (sopan santun)
Dek ribuik rabahlah padi
Dicupak datuak tumangguangan
Kok iduk indak babudi
Duduk tagak kamari tangguang
 Guru membagi peserta didik kelas ke dalam
beberapa kelompok kerja
Inti Mengamati 15 menit
 Guru meminta peserta didik untuk mengamati tayan
gan gambar beberapa komoditas komoditas hasil p
ertanian
 Guru meminta peserta didik untuk menilai mutu ga
mbar yang disajikan
 Guru menyampaikan permasalahan tentang penguji
an mutu bahan hasil pertanian secara organoleptik
Menanya
 Peserta didik menanyakan hal-hal yang yang berkai
tan dengan pengujian organoleptik secara sederha
na 25 menit

 Peserta didik membaca buku paket halaman 281 u


ntuk mendapatkan informasi tentang pengujiana or
ganoleptik 60 menit

 Berdasarkan hasil diskusi dan membaca buku, sisw


a merumuskan hal-hal yang yang harus diperhatika
n dalam menguji bahan kmoditas hasil pertanian se
cara organoleptik
Mengumpulkan informasi
30 menit
 Peserta didik mengumpulkan data dengan
pengamatan terhadap produk olahan hasil
pertanian
 Peserta didik membaca buku yang berkaitan
dengan pengujian organoleptik secara sederhana
Menalar 30 menit
 Guru meminta kepada peserta didik untuk
mengolah data berdasarkan hasil pengamatan..
 Peserta didik berdiskusi bersama kelompoknya,
mensingkronkan hasil pengolahan data dengan
teori yang telah dibaca/diajarkan.
Mengkomunikasikan
 Perwakilan masing-masing kelompok
mempresentasikan hasil diskusinya
 Peserta didik lain memberikan tanggapan
 Peserta didik menerima tanggapan
 Peserta didik memperbaiki hasil presentasi dan
membuat kesimpulan
Penutup  Guru dan peserta didik membuat rangkuman atau 10 menit
kesimpulan
 Guru dan Peserta didik melakukan refleksi
mengaitkan dengan nilai sikap yang ditanamkan)
dari materi pertemuan kesatu.
 Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari
pada pertemuan berikutnya.
 Guru memberikan motivasi kepada siswa untuk
tetap semangat dalam belajar.
 Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan
berdoa dan mengucapkan salam
 .(menumbuhkembangkan karakter religious)

Pertemuan 2
Kegiatan Deskripsi pembelajaran Waktu
Pendahulua  Guru mengkondisikan fisik dan psikis peserta didik 10 menit
n dengan menyapa, berdoa, dan memberi salam sert
a menyampaikan pantun minang (seiring balam jo b
arabah..dst) (penumbuhan karakter dan budaya mi
nang kabau tentang regilius)
 Guru memberi motivasi belajar peserta didik secara
kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi ajar
dalam kehidupan sehari-hari.
 Guru mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang me
ngaitkan materi ajar pada pertemuan ini dengan
materi pembelajaran sebelumnya.
 Guru menyampaikan materi dan tujuan kompetensi
yang akan dicapai peserta didik
 Guru menyampaikan lingkup dan teknik penilaian y
aitu penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampila
n
 Guru membagi peserta didik kelas ke dalam
beberapa kelompok kerja
Inti Mengamati 15 menit
 Guru meminta peserta didik untuk membaca literatu
re tentang uji kesukaan
 Guru menyampaikan materi uji kesukaan
 Peserta didik mendengarkan penjelasan guru
Menanya
 Peserta didik menanyakan hal-hal yang yang berkai
tan dengan uji kesukaan
 Peserta didik membaca buku untuk mendapatkan in
formasi tentang uji kesukaan
 Berdasarkan hasil diskusi dan membaca buku, sisw
25 menit
a merumuskan hal-hal yang yang harus diperhatika
n dalam uji kesukaan
Mengumpulkan informasi
 Guru meminta peserta didik untuk memahami
lembar kerja peserta didik
 Peserta didik menanyakan hal-hal yang kurang
dimengerti tentang lembar kerja
 Guru meminta peserta didik untuk melakukan
pengamatan dan mengisi lembar kerja
 Peserta didik mengamati hasil kerjanya dan 60 menit
mencatat hasil pengamatan pada format yang
tersedia secara kelompok
 Masing-masing mendiskusikan hasil kerjanya
Menalar
 Guru meminta kepada peserta didik untuk
mengolah data berdasarkan hasil pengamatan..
 Peserta didik berdiskusi bersama kelompoknya,
mensingkronkan hasil pengolahan data dengan 30 menit
teori yang telah dibaca/diajarkan.
Mengkomunikasikan
 Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil
diskusinya
 Peserta didik lain memberikan tanggapan terhadap
presentasi
30 menit
 Peserta didik menerima tanggapan dari siswa lain
dan guru
 Peserta didik memperbaiki hasil presentasi dan
membuat kesimpulan
Penutup  Guru dan peserta didik membuat rangkuman atau 10 menit
kesimpulan pertemuan ketiga
 Guru dan Peserta didik melakukan refleksi
mengaitkan dengan nilai sikap yang ditanamkan
dari materi pertemuan kesatu.
 Guru menyampaikan tugas kelompok yang akan
dikerjakan di rumah
 Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari
pada pertemuan berikutnya.
 Guru memberikan motivasi kepada siswa untuk
tetap semangat dalam belajar.
 Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan
berdoa dan mengucapkan salam.

H. Alat, media pembelajaran dan sumber belajar


Media : laptop
Alat dan bahan : berbagai komoditas hasil pertanian, air dari berbagai
sumber
Sumber Belajar
 Buku paket kurtilas ‘ Dasar pengendalian mutu hasil pertanian
dan perikanan ‘semester 1, Ditpsmk
 Modul keahlian ganda @ Pengendalian Mutu Hasil Pertanian,
P4TK Cianjur
I. Penilaian Pembelajaran, Remedial dan Pengayaan
1. Instrumen dan Teknik Penilaian
Ranah Teknik Penilaian Bentuk Instrumen
Sikap Observasi Jurnal, lembar
pengamatan sikap
Pengetahuan Tes Tulis Uraian
Keterampilan Praktek/Unjuk Lembar kerja siswa
Kerja

A. Penilaian Sikap
a) Jurnal / Anekdotal (Penilaian Sikap)

Nama Peserta Didik : …………………………………………


Kelas : ………………….
Aspek Yang Diamati : ………………….
N Hari/Tangg Keterangan/Tinda
Kejadian
o al k Lanjut

b) Rubrik penilaian sikap


komunikasi kerjasam Kreatif kritis Nilai
N Nama a akhir
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
o
1
2
Keterangan :
A jika 4 indikator terlihat
B jika 3 indikator terlihat
C jika 2 indikator terlihat
D jika 1 indikator terlihat
Indicator penilaian sikap
Komunikatif
a. Berkomunikasi secara efektif dan efesien
b. Menyampaikan pesan dengan baik
c. Penggunaan bahasa yang secara social dapat diterima dan
memadai
d. Berkomunikasi yang tidak menyinggung perasaan orang lain
Kerjasama
a. Membantu teman lain yang mengalami kesulitan
b. Memberi kontribusi pemikiran
c. Mengajak teman lain untuk melakukan tugas secara bersama
d. Berbagi bersama dalam menangani permasalahan
Kreatif
a. Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi
b. Berwawasan masa depan dengan penuh imajinasi
c. Mampu memproduksi gagasan baru
d. Mampu menemukan masalah dan mampu memecahkannya

Kritis
a. Menanya dan menjawab pertanyaan
b. Mencari cara-cara yang dapat dipakai untuk mengatasi masalah
c. Berusaha mendapatkan informasi sebanya mungkin dari suber lain
d. Berpikir terbuka, yaitu berbicara dengan konkret.
Kategori nilai sikap
Sangat baik apabila memperoleh nilai akhir 4
Baik apabila memperoleh nilai akhir 3
Cukup apabila memperoleh nilai akhir 2
Kurang apabila memperoleh nilai akhir 1
B. Penilaian pengetahuan

Kisi-kisi soal uraian


KD Materi pokok Indicator Bentu No Soal
soal k soal soa
l
Menerapka Prinsip uji org peserta Uraian 1 Terangkanlah
n prinip anoleptik, jeni didik tentang prinisp
pengujian s uji organole mampu dasar pengujian
hasil ptik dan peng menjelaska organoleptik?
pertanian olahan data u n prinsip
secara ji organoleptik dasar uraian 2 Terngkan 5
organolepti pengujian komponen
k ujiorganole pengujian
ptik organoleptik!

Peserta
didik Uraian 3 Terangkan tentang
mampu jenis-jenisuji
menjelaska organoleptik!
n
komponen
pengujian
organolepti Uraian 4 Mengapa uji
k Peserta kesukaan sangan
didik efektif untuk
mampu makanan?
menjelaska
njenis-jenis
pengujian
organolepti
k Peserta
didik
mampu
menjelaska
n
pengujian
kesukaan
(hedonic
Test.

Pedoman peskoran
N Kunci jawaban Skor penilaian
o
1 Dasar melakukan suatu kejadian yang skor maksimum 25
melibatkan pengumpulan data-data, keterangan- jawaban betul,
keterangan atau catatan mekanis dengan tubuh reason tidak tepat =
jasmani sebagai penerima, dilakukan dengan 10
sensasi dari rasa, bau/ aroma, penglihatan, jawaban betul,
sentuhan/rabaan, dan suara/pendengaran pada reason sesuai = 25
saat makanan dimakan. Sebagai contoh rasa
enak adalah hasil dari sejumlah faktor
pengamatan yang masing-masing mempunyai
sifat tersendiri
2 1. Rasa (“taste”) dengan 4 dasar sifat rasa, yaitu skor maksimum 25
manis, asam, asin dan pahit. 1 jawaban betul = 5
2. Tekstur (“konsistensi”) adalah hasil 2 jawaban betul = 10
pengamatan yang berupa sifat lunak, liat, 3 jawaban betul = 15
keras, halus, kasar, dan sebagainya. 4 jawaban betul = 20
3. Bau (“odour”) dengan berbagai sifat seperti 5 jawaaban betul
harum, amis, apek, busuk, dan sebagainya. = 25
4. Warna merupakan hasil pengamatan dengan
penglihatan yang dapat membedakan antara
satu warna dengan warna lainnya, cerah,
buram, bening, dan sebagainya.
5. Suara merupakan hasil pengamatan dengan
indera pendengaran yang akan membedakan
antara kerenyahan (dengan cara mematahkan
sampel), melempem, dan sebagainya.
3 1. Psikofisik : Uji perbedaan skor maksimum 25
2. Psikometrik: Uji kegemaran, Uji penilaian 1
dengan angka, Uji ahli penguji rasa
3. Deskripsi denomena: Uji profil rasa
4 Skala hedonik dinilai efektif dalam pengujian skor maksimum 25
kesukaan makanan secara organoleptik,  Jika 5 komponen
karena: terjawab skor 25
1. Sederhana dan mudah dilakukan, sehingga  Jika 4 komponen
dapat diterapkan pada jumlah populasi yang terjawab skor 20
lebih luas.  Jika 3 komponen
2. Calon panelis dapat memberi kesan dengan terjawab skor 15
pengertian tanpa harus lebih dahulu  Jika 2 komponen
mengetahui. terjawab skor 10
3. Data dapat diolah secara statistik (sidik
ragam).
4. Hasil-hasilnya sangat berarti untuk
menunjukkan tingkat-tingkat kesukaan
secara umum (berbeda dengan metode
lain).
5. Dapat menguji makanan produk baru yang
belum memiliki pembandingnya

C. Penilaian keterampilan
Pertemuan I
LEMBAR TUGAS
1. Cari fakta keseharian di lingkungan anda tentang jenis
bahan/produk, factor mutu organoleptik dan cara menentukan
secara sederhana.
2. Diskusikan informasi yang telah anda peroleh dalam kelompok dan
buat rangkuman / kesimpulan dari diskusi anda
3. Presentasikan hasil diskusi kelompok di dalam kelas
Nama bahan Factor mutu Organoleptik Cara pengujian
sederhana

Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK


UJI TINGKAT KESENANGAN
( Hedonic Scale Scoring )

Tujuan Untuk menguji tingkat kesenangan dengan penilaian


Alat dan Bahan
Alat :
 Mangkok atau cawan tempat contoh
 Sendok dan garpu
 Tempat air kumur/ gelas
 Tempat air untuk cuci
 Kain lap ( serbet makanan ) Pisau
 Tempat contoh /baki aluminium
 Ember
Bahan :
 Air minum / air hangat
 Contoh / sample yang diuji
 Air cuci tangan
Langkah Kerja
1. Sediakan beberapa contoh bahan yang akan diuji dan masing-
masing diberi kode,
2. Lakukan penilaian terhadap contoh dengan penilaian 1 sampai
dengan 9
3. Tiap-tiap panelis harus menilai atas tingkat kesenangan terhadap contoh
yang berkode. a. Paling disenangi b. Senang sekali c. Senang d. Cukup
senang e. Biasa/sedikit senang f. Sedikit tidak senang g. Cukup tidak
senang h. Tidak senang i. Paling tidak senang
4. Tabulasikan hasil pengujian panelis dan analisa dengan menggunakan
tabel statistik.
5. Bahaslah data hasil pengujian dan buat kesimpulan
LEMBAR PENGAMATAN
Panelis Nilai contoh Total
123 124 125 126 127
p-1
p-2

Kesimpulan :
D. Program remedial dan pengayaan
Remedial dilaksanakan apabila ada peserta didik yang
mendapatkan nilai di bawah KKM, sedangkan pengayaan dilakukan
terhadap peserta didik yang mendapatkan nilai di atas KKM (75).
Ada[un formatnya dapat dilihat pada table berikut.

1. Remedial

Nilai Nilai Tanda


N Nama siswa Kela sebelum sesudah tangan
o s perbaikan perbaikan siswa
P K P K
1
2
3

2. Pengayaan

Nilai Nilai Tanda


N Nama siswa Kela sebelum sesudah tangan
o s pengayaan pengayaan siswa
P K P K
1
2
3
Diperiksa oleh, Dua Koto, Juli 2019
Wakil Kurikulum Guru Mata pelajaran,

Weny Late Afriza,S.Pd DEPI SAPUTRI,S.TP


NIP. 198904222019032006 NIP.
Mengetahui,

Kepala SMKN I DUA KOTO

Drs. Almishar,
NIP. 19620423 200801 1 001

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMK Negeri 1 Dua Koto


Kelas/Semester : XI/3
Tahun pelajaran : 2019/2020
Mata Pelajaran : Keamanan pangan, Penyimpanan dan
Penggudangan
Kompetensi Keahlian : Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian
Jumlah pertemuan : 2 x Pertemuan (8 x 45 menit)

A. Kompetensi Inti
3. Pengetahuan
Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang
pengetahuan faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif
sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Agribisnis Pengolahan Hasil
Pertanianpada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan
dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora
dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga,
sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan
internasional.
4. Keterampilan
Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan
prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai
dengan bidang kerja Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian.
Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas
yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja.
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara
efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan
solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di
bawah pengawasan langsung.
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru,
membiasakan, gerak mahir, menjadikan gerak alami dalam ranah
konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah
pengawasan langsung.

B. Kompetensi Dasar
1. KD pada KI pengetahuan
3.2 menerapkan perencanaan pengambilan contoh

KD pada KI keterampilan
4.2 melakukan perencanaan pengambilan contoh

c. Indikator Pencapaian Kompetensi


1. Indikator KD pada KI pengetahuan
 Menerangkan prinsip pengambilan contoh, pemeliharaan contoh dan
mengambil contoh untuk analisa
 Menjelaskan prinsip pengambilan contoh, pemeliharaan contoh dan
kmengambil contoh untuk analisa
2. Indikator KD pada KI keterampilan
 Mengikuti proses pengambilan contoh, pemeliharaan contoh dan
kmengambil contoh untuk analisa
 Melaksanakan proses pengambilan contoh, pemeliharaan contoh dan
kmengambil contoh untuk analisa

D. Tujuan Pembelajaran
1. Setelah menggali informasi dan kajian literatur, peserta didik mampu
Menerangkan prinsip pengambilan contoh, pemeliharaan contoh dan
mengambil contoh untuk analisa sesuai dengan literature secara tepat
2. Setelah berdiskusi dan menggali informasi, peserta didik akan dapat
Menjelaskan prinsip pengambilan contoh, pemeliharaan contoh dan
kmengambil contoh untuk analisa secara tepat.
3. Dengan tersediannya bahan, peserta didik dapat Mengikuti proses
pengambilan contoh, pemeliharaan contoh dan kmengambil contoh
untuk analisa dengan percaya diri
4. Dengan tersediannya bahan, peserta didik dapat Melaksanakan proses
pengambilan contoh, pemeliharaan contoh dan kmengambil contoh
untuk analisa tepat dan percaya diri

E. Materi Pembelajaran
 Prinsip Pengambilan contoh
 Prinsip pemeliharaan contoh
 Prinsip teknik penyiapan contoh analisa
F. Pendekatan, Model dan Metode Pembelajaran
Pendekatan : Proses Berfikir Ilmiah (saintifik)
Model : inquiry Learning
Metode : Ceramah, tanya jawab, diskusi, dan praktek
G. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1 - 2
Kegiatan Deskripsi pembelajaran Waktu
Pendahulua  Guru mengkondisikan fisik dan psikis peserta didik 10 menit
n dengan menyapa, berdoa, dan memberi salam sert
a menyampaikan pantun minang (seiring balam jo b
arabah..dst) (penumbuhan karakter dan budaya mi
nang kabau tentang regilius)
 Guru memberi motivasi belajar peserta didik secara
kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi ajar
dalam kehidupan sehari-hari.
 Guru mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang me
ngaitkan materi ajar pada pertemuan ini dengan
materi pembelajaran sebelumnya.
 Guru menyampaikan materi dan tujuan kompetensi
yang akan dicapai peserta didik
 Guru membacakan salah satu ayat al-qurán

Artinya : “ Sesungguhnya dalam penciptaan langit


dan bumi, silih bergantinya siang dan malam, bahtera
yang berlayar di laut membawa apa yang berguna
bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari
berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi
sesudah mati (kering)nya dan Dia sebarkan di bumi itu
segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan
yang dikendalikan antara langit dan bumi sungguh
(terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah)
bagi kaum yang memikirkan.” (QS Al Baqarah : 164)
Guru menanamkan karakter dan budaya adat Mina
ngkabau tentang etika dan sopan santun
Jan barundiang besikareh
Jan bakato basikasa
Jan mahariak mahantam tanah
Jan babana ka pangka langan
Usah babanak ka ampu kaki
 Guru menyampaikan lingkup dan teknik penilaian y
aitu penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampila
n
 Guru membagi peserta didik kelas ke dalam
beberapa kelompok kerja
Inti Mengamati
 Guru memaparkan materi tentang Prinsip Pengamb 15 menit
ilan contoh
 Guru memperlihatkan video tentang pengambilan c
ontoh pada kebun jeruk
 Guru meminta peserta didik untuk mengamati tayan \
gan tersebut
Menanya
 Peserta didik menanyakan hal-hal yang yang berkai
tan dengan prinsip pengambilan contoh
 Peserta didik membaca buku untuk mendapatkan in
formasi pengambilan contoh 25 menit

 Berdasarkan hasil diskusi dan membaca buku, sisw


a merumuskan hal-hal yang perlu diperhatikan dala
m pengambilan contoh
Mengumpulkan informasi
 Peserta didik mengumpulkan data dengan melalui
pengamatan dan membaca literatur
 Guru meminta peserta didik untuk memahami
lembar kerja peserta didik
 Peserta didik menanyakan hal-hal yang kurang
60 menit
dimengerti tentang lembar kerja
 Peserta didik mengamati hasil kerjanya dan
mencatat hasil pengamatan pada format yang
tersedia secara kelompok
 Masing-masing mendiskusikan hasil kerjanya
Menalar
 Guru meminta kepada peserta didik untuk
mengolah data berdasarkan hasil pengamatan..
 Peserta didik berdiskusi bersama kelompoknya, 30 menit
mensingkronkan hasil pengolahan data dengan
teori yang telah dibaca/diajarkan.

Mengkomunikasikan
 Perwakilan Kelompok mempresentasikan hasil
diskusinya
 Peserta didik lain memberikan tanggapan 30 menit

 Peserta didik menerima tanggapan


 Peserta didik memperbaiki hasil presentasi dan
membuat kesimpulan
Penutup  Guru dan peserta didik membuat rangkuman atau 10 menit
kesimpulan pertemuan kesatu.
 Guru dan Peserta didik melakukan refleksi
mengaitkan dengan nilai sikap yang ditanamkan)
dari materi pertemuan kesatu.
 Guru menyampaikan tugas kelompok yang akan
dikerjakan di rumah
 Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari
pada pertemuan berikutnya.
 Guru memberikan motivasi kepada siswa untuk
tetap semangat dalam belajar.
 Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan
berdoa dan mengucapkan salam.

H. Alat, media pembelajaran dan sumber belajar


Media : laptop,
Alat dan bahan : berbagai jenis bahan kimia
Sumber Belajar
 Buku teks kurikulum 13 “Dasar Pengendalian mutu Hasil
Pertanian, semester 1, Ditpsmk
 Modul diklat Keahlian ganda “Pengendalian mutu Bahan hasil
pertanian, P4TK Cianjur
 Teknologi Pangan jilid 1, Ditpsmk”

I. Penilaian Pembelajaran, Remedial dan Pengayaan


2. Instrumen dan Teknik Penilaian
Ranah Teknik Penilaian Bentuk Instrumen
Sikap Observasi Jurnal, lembar
pengamatan sikap
Pengetahuan Tes Tulis Uraian
Keterampilan Praktek/Unjuk Lembar kerja siswa
Kerja

C. Penilaian Sikap
c) Jurnal / Anekdotal (Penilaian Sikap)

Nama Peserta Didik : …………………………………………


Kelas : ………………….
Aspek Yang Diamati : ………………….
N Hari/Tangg Keterangan/Tinda
Kejadian
o al k Lanjut

d) Rubrik penilaian sikap


komunikasi kerjasam Kreatif kritis Nilai
N Nama a akhir
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
o
1
2
Keterangan :
A jika 4 indikator terlihat
B jika 3 indikator terlihat
C jika 2 indikator terlihat
D jika 1 indikator terlihat
Indicator penilaian sikap
Komunikatif
a. Berkomunikasi secara efektif dan efesien
b. Menyampaikan pesan dengan baik
c. Penggunaan bahasa yang secara social dapat diterima dan
memadai
d. Berkomunikasi yang tidak menyinggung perasaan orang lain
Kerjasama
e. Membantu teman lain yang mengalami kesulitan
f. Memberi kontribusi pemikiran
g. Mengajak teman lain untuk melakukan tugas secara bersama
h. Berbagi bersama dalam menangani permasalahan
Kreatif
e. Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi
f. Berwawasan masa depan dengan penuh imajinasi
g. Mampu memproduksi gagasan baru
h. Mampu menemukan masalah dan mampu memecahkannya
Kritis
e. Menanya dan menjawab pertanyaan
f. Mencari cara-cara yang dapat dipakai untuk mengatasi masalah
g. Berusaha mendapatkan informasi sebanya mungkin dari suber lain
h. Berpikir terbuka, yaitu berbicara dengan konkret.
Kategori nilai sikap
Sangat baik apabila memperoleh nilai akhir 4
Baik apabila memperoleh nilai akhir 3
Cukup apabila memperoleh nilai akhir 2
Kurang apabila memperoleh nilai akhir 1

D. Penilaian pengetahuan
Kisi-kisi soal uraian
KD Materi pokok Indicator Bentu No Soal
soal k soal soa
l
menerapka  Prinsip Peng peserta Uraian 1 Bedakanlah antara
n ambilan cont didik contoh dengan
perencana oh mampu populasi?
an  Prinsip pem membeda
pengambil eliharaan co kan
an contoh ntoh contoh
 Prinsip tekni dengan
k penyiapan pupolasi uraian 2 Bedakanlah
contoh anali sampling 100%
sa dengan sampling
statistic?
Peserta
didik
mampu Uraian 3 Terangkanlah 2
menjelask prinsip pengambilan
an jenis contoh?
sampling

Peserta
didik
mampu Uraian 4 Jelaskan kaidah
menjelask pengambilan contoh!
an 2
prinsip
pengambi
lan
contoh

Peserta
didik
mampu
menjelask
an kaidah
pengambi
lan
contoh

Pedoman peskoran
N Kunci jawaban Skor penilaian
o
1 Contoh adalah bagian populasi yang diambil skor maksimum 20
untuk menggambarkan populasi. 1 jawaban betul = 10
Sedangkan Populasi adalah sejumlah barang 2 jawaban betul = 10
yang menjadi perhatian.
2 a) Pemeriksaan 100 persen Pelaksanaan skor maksimal 35
sampling dengan menggunakan metode satu jawaban betul
pemeriksaan 100 persen membutuhkan waktu, dgn reason yang
tenaga dan biaya besar, namun tidak selalu tidak tepat = 5
diimbangi dengan 100 persen keberhasilan. satu jawabab betul
b) Samping berdasarkan teori statistik dengan reason yang
Pelaksanaan sampling berdasarkan teori statistik sesuai = 15
membutuhkan biaya lebih rendah dibandingkan dua jawaban betul
metode pemeriksaan 100 persen. Metode dengan satu alasn
sampling ini menggunakan teori statistik dalam betul = 25
pelaksanaannya, sehingga dapat memperkecil dua jawabab betil
terjadinya resiko. alas an betil = 35

3 1. penerimaan atau penolakan terhadap mutu skor maksimum 20


suatu bahan baku yang didasari oleh seleksi 1 jawaban betul = 10
ukuran, warna, kematangan dan lain-lain, 2 jawaban betul = 10
kebebasan dari kontaminasi dan kerusakan
biologis atau kimiawi. Bahan baku yang
bermutu rendah berdasarkan seleksi, tingkat
kontaminasi, dan kerusakan harus ditolak
karena akan berpengaruh terhadap mutu
produk yang dihasilkan ;
2. menentukan pembayaran. Hasil sampling
terhadap bahan baku menunjukkan bahwa
bahan baku yang ditawarkan sudah tidak segar
namun masih memenuhi standar mutu yang
ditetapkan oleh perusahaan. Dalam kondisi
seperti ini pengambilan sampel bukan untuk
penolakan, tetapi untuk menentukan nilai yang
harus dibayarkan atas bahan baku yang
ditawarkan; dan
4 Beberapa kaidah dalam pengambilan sampel skor maksimum 25
termuat dalam standar pengambilan contoh
diantaranya adalah:
a. SNI 0429-1998 - A: Petunjuk pengambilan
contoh cairan dan semi padat
b. SNI 0428-1998 - A: Petunjuk pengambilan
contoh padatan c. SNI 03-7016-2004 - Tata
Cara Pengambilan Contoh Dalam
RangkaPemantauan Kualitas Air Pada Suatu
Daerah Pengaliran Sungai.
5 Untuk menghindari pengaruh dari bahan kimia skor maksimum 20
yang bersifat beracun sebaiknya : 1 jawaban betul = 4
 tidak makan, minum atau merokok disaat 2 jawaban betul = 8
bekerja; 3 jawaban betul = 12
 hindari penggunaan pipet hisap; 4 jawaban betul = 16
 hindari kontak dengan mulut, kulit, dansaluran 5 jawaban betul = 20
pernafasan;
 segeracuci tangan dengan sabun danair bersih;
 bahan yang tidak digunakan harus selalu
disimpan dalam wadah tertutup yang diberi label
dan

E. Penilaian keterampilan
Instrument : job sheet
Pertemuan 1

LEMBAR KERJA 1
Pengambilan Sampel Cairan / pasta
(Standar Nasional Indonesia SNI 0429-1998. Petunjuk Pengambilan Contoh
Cairan)
Tujuan
Menetapkan jumlah sampel untuk keperluan inspeksi berdasarkan tabel
acuan Standar Nasional Indonesia (SNI) 0429-1998.
Alat dan Bahan
Alat :
 Gunting  Selotip / Lakban  Tabel SNI pengambilan sampel dalam karung
dan kemasan kecil  Spidol  Karton mie instan (40 bungkus)  Timbangan
 Kertas label besar  Botol sampel  Drum minyak goreng
Bahan :
 Minyak dalam kemasan plastik  Minyak dalam drum  Minyak dalam
tanki
Langkah Kerja
1. gudang penyimpanan minyak goreng dalam kemasan. Misalnya ada
1000 kemasan dengan berat kemasan 1 kg tiap kantongnya.
Tentuakan bagaimana pegnambilan sampelnya.
2. Amati gudang penyimpanan minyak goreng dalam drum. Misalnya ada
10 drum minyak goreng dalam gudang tersebut dengan volume penuh
tiap drumnya. Tentukan bagaimana pengambilan sampelnya.
3. Amati tangki yang berisi minyak kelapa. Jika isi tangki minyak kelapa
tersebut 260 cm dari tinggi tangki 3 cm. Tentukan bagaimana
pengambilan sampelnya.
Lembar Pengamatan
No

Kesimpulan :
Pertemuan 2

LEMBAR KERJA 1
Sampel Padat Dalam Kemasan
Tujuan Menetapkan jumlah sampel padatan untuk keperluan inspeksi
berdasarkan tabel acuan Standar Nasional Indonesia (SNI) 0428-1998.
Alat dan Bahan
Alat :
 Gunting  Selotip / Lakban  Tabel SNI pengambilan sampel dalam karung
dan kemasan kecil  Spidol  Karton mie instan (40 bungkus)  Timbangan
 Kertas label besar
Bahan :
 Mie instan dalam kemasan karton 2 karton  Plastik 1 kg
Langkah Kerja
1. Amati gudang penyimpanan makanan kering dalam kemasan
2. Lakukan pengambilan sampel untuk tujuan inspeksi terhadap
produk makanan yang ada dalam gudang tersebut sesuai dengan
SNI 0428-1998. Codex alimentarius sampling plans for prepacked
foods (AOQL 6.5) CAC/RM42 dan MILSTAND 105 E.
3. Tentukan karton yang akan diambil sampelnya
4. Lakukan pengambilan sampel untuk tujuan inpeksi

Lembar Pengamatan
No

Kesimpulan :
F. Program remedial dan pengayaan

Remedial dilaksanakan apabila ada peserta didik yang


mendapatkan nilai di bawah KKM, sedangkan pengayaan dilakukan
terhadap peserta didik yang mendapatkan nilai di atas KKM (75).
Adapun formatnya dapat dilihat pada table berikut.

1. Remedial

Nilai Nilai Tanda


N Nama siswa Kela sebelum sesudah tangan
o s perbaikan perbaikan siswa
P K P K
1
2
3

2. Pengayaan

Nilai Nilai Tanda


N Nama siswa Kela sebelum sesudah tangan
o s pengayaan pengayaan siswa
P K P K
1
2
3

Diperiksa oleh, Dua Koto, Juli 2019


Wakil Kurikulum Guru Mata pelajaran,

Weny Late Afriza,S.Pd DEPI SAPUTRI,S.TP


NIP. 198904222019032006 NIP.19840719 201903 2
004

Mengetahui,
Kepala SMKN I DUA KOTO

DRS. ALMISHAR
NIP. 19620423 200801 1 001
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMK Negeri 1 Dua Koto


Kelas/Semester : XI/3
Tahun pelajaran : 2019/2020
Mata Pelajaran : Keamanan Pangan, Penyimpanan, dan
Penggudangan
Kompetensi Keahlian : Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian
Jumlah pertemuan : 4 x Pertemuan (16 x 45 menit)

A. Kompetensi Inti
3. Pengetahuan
Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang
pengetahuan faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif
sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Agribisnis Pengolahan Hasil
Pertanianpada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan
dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora
dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga,
sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan
internasional.
4. Keterampilan
Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan
prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai
dengan bidang kerja Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian.
Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas
yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja.
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara
efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan
solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di
bawah pengawasan langsung. Menunjukkan keterampilan mempersepsi,
kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir, menjadikan gerak alami
dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di
bawah pengawasan langsung.

B. Kompetensi Dasar
2. KD pada KI pengetahuan
3.1 menerapkan vrifikasi penerapan HACCP

KD pada KI keterampilan
4.1 melakukan verifikasi penerapan HACCP

c. Indikator Pencapaian Kompetensi


1. Indikator KD pada KI pengetahuan
 Menjelaskan prinsip HACCP dalam pengolahan pangan dan titik kritis
dalam proses pengolahan
 Menentukan titik kritis dalam pengolahan pangan
3. Indikator KD pada KI keterampilan
 Mematuhi prinsip pengolahan pangan
 Melakukan pengolahan pangan menerapkan HACCP

D. Tujuan Pembelajaran
1. Setelah Tanya jawab dan diskusi kelas, peserta didik mampu prinsip
HACCP dalam pengolahan pangan dan titik kritis dalam proses
pengolahan sesuai dengan literature secara tepat
2. Setelah berdiskusi dan menggali informasi, peserta didik akan dapat
Menentukan titik kritis dalam pengolahan pangan sesuai dengan
kriteria secara tepat.
3. Dengan tersediannya bahan dan alat, peserta didik dapat Mematuhi
prinsip pengolahan pangan dengan percaya diri
4. Melalui praktikum, peserta didik dapat Melakukan pengolahan pangan
menerapkan HACCP dengan percaya diri
E. Materi Pembelajaran
1. Pengertian dan prinsip HACCP dalam pengolahan hasil pertanian
dan perikanan
2. Prinsip HACCP dalam pembentukan TIM, Deskripsi produk, Identif
ikasi rencana penggunaan, Penyusunan bagan alir, dan Konfirmasi
bagan alir di lapangan
3. Prinsip HACCP dalam pencatatan semua bahaya potensial yang b
erkaitan dengan setiap tahapan, pengadaan suatu analisa bahaya
dan menyarankan berbagai pengukuran untuk mengendalikan bah
aya-bahaya yang teridentifikasi
4. Penentuan Titik Kendali Kritis (TKK) dan Penentuan batas-batas kri
tis (critical limits) pada tiap TKK
5. Sistem pemantauan untuk setiap TKK dan penetapan tindakan per
baikan serta menetapkan prosedur verifikasi
6. Dokumentasi dan pencatatan/Rekaman.
F. Pendekatan, Model dan Metode Pembelajaran
Pendekatan : Proses Berfikir Ilmiah (saintifik)
Model : Inquiry learning
Metode : Ceramah, tanya jawab, diskusi, dan praktek
G. Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan 1
Kegiatan Deskripsi Pembelajaran waktu
Pendahulua  Guru mengkondisikan fisik dan psikis peserta didik 10 menit
n dengan menyapa, berdoa, dan memberi salam sert
a menyampaikan pantun minang (seiring balam jo b
arabah..dst) (penumbuhan karakter dan budaya mi
nang kabau tentang regilius)
 Guru memberi motivasi belajar peserta didik secara
kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi ajar
dalam kehidupan sehari-hari.
 Guru mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang me
ngaitkan materi ajar pada pertemuan ini dengan
materi pembelajaran sebelumnya.
 Guru menyampaikan materi dan tujuan kompetensi
yang akan dicapai peserta didik
Peserta didik mendengarkan salah satu ayat Al Qur
an yang dibacakan guru.

Artinya : “ Sesungguhnya dalam penciptaan langit


dan bumi, silih bergantinya siang dan malam, bahtera
yang berlayar di laut membawa apa yang berguna
bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari
berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi
sesudah mati (kering)nya dan Dia sebarkan di bumi itu
segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan
yang dikendalikan antara langit dan bumi sungguh
(terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah)
bagi kaum yang memikirkan.” (QS Al Baqarah : 164)
Guru menyampaikan lingkup dan teknik penilaian y
aitu penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampila
n
Peserta didik mendengarkan penjelasan guru tenta
ng perasaan guru ketika siswanya mendapat nilai ti
nggi dengan pepatah minang.
Tinggi gunung ndak tagapai
Gunuang biru jauah di subarang
Jiko murid menjadi pandai
Hati gurupun ikut senang
Guru membagi peserta didik kelas ke dalam
beberapa kelompok kerja
Inti Mengamati /orientasi masalah 15 menit
 Guru meminta peserta didik menyimak penjelasan
guru tentang pengertian, prinsip dasar HACCP dan
titik control dalam pengolahan hasil pertanian

 Peserta didik memperhatikan permasalahan yang d


iberikan guru tentang HACCP
Menanya/pengumpulan data dan verifikasi
 Guru menugaskan kepada peserta didik untuk men
40 menit
cari informasi tentang HACCP
 Peserta didik menanyakan hal-hal yang yang berkai
tan dengan HACCP dan titik kritis dalam pengolahn
 Siswa membaca buku untuk mendapatkan informas
i tentang HACCP dalam pengolahan pangan
 Guru memverifikasi data yang diperoleh peserta did
ik
Mengumpulkan informasi/mengumpulkan data
(pengumpulan data dari eksperimen 90 menit
 Peserta didik mencatat alat, bahan dan teknik
pengolahan hasil pertanian (cari salah satu contoh
pengolahan)
 Peserta didik membuat identifikasi masalah
 Peserta didik membuat dokumen HACCP nya
Menalar/mengorganisasi dan eksplanasi
 Peserta didik menganalisa hasil dokumen yang
dibuatnya 30 menit
 Guru menugaskan kepada peserta didik untuk men
diskusikannya dalam kelompok
 Siswa berdiskusi bersama kelompoknya,
mensingkronkan hasil pengolahan data dengan
teori yang telah dibaca/diajarkan.

Mengkomunikasikan / Menganalisis proses 30 menit


inkuiri
 Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil
pekerjaannya ke depan kelas
 Peserta didik mengamati dan member tanggapan
terhadap setiap kelompok penyaji
 Peserta didik memberikan tanggapan dan masukan
terhadap pertanyaan yang muncul pada saat
presentasi.
 Peserta didik mebuat kesimpulan tentang teknologi
pengolahan caramel, ice cream, yougurt dan keju

Penutup  Guru dan peserta didik membuat rangkuman atau 10 menit


kesimpulan setiap pertemuan
 Guru dan Peserta didik melakukan refleksi sebagai
penguatan dari kegiatan pembelajaran hari ini
 Guru menyampaikan tugas kelompok yang akan
dikerjakan di rumah
 Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari
pada pertemuan berikutnya.
 Guru memberikan motivasi kepada siswa untuk
tetap semangat dalam belajar.
 Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan
berdoa dan mengucapkan salam (menumbuhkan
karakter religious).
Pertemuan 2 -3
Kegiatan Deskripsi Pembelajaran waktu
Pendahulua  Guru mengkondisikan fisik dan psikis peserta didik 10 menit
n dengan menyapa, berdoa, dan memberi salam sert
a menyampaikan pantun minang (seiring balam jo b
arabah..dst) (penumbuhan karakter dan budaya mi
nang kabau tentang regilius)
 Guru memberi motivasi belajar peserta didik secara
kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi ajar
dalam kehidupan sehari-hari.
 Guru mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang me
ngaitkan materi ajar pada pertemuan ini dengan
materi pembelajaran sebelumnya.
 Guru menyampaikan materi dan tujuan kompetensi
yang akan dicapai peserta didik
 Guru menyampaikan lingkup dan teknik penilaian y
aitu penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampila
n
Peserta didik mendengarkan penjelasan guru tenta
ng perasaan guru ketika siswanya mendapat nilai ti
nggi dengan pepatah minang.
Tinggi gunung ndak tagapai
Gunuang biru jauah di subarang
Jiko murid menjadi panndai
Hati gurupun ikut senang
Guru membagi peserta didik kelas ke dalam
beberapa kelompok kerja
Inti Mengamati /orientasi masalah 15 menit

 Guru meminta peserta didik melakukan kunjungan


ke pabrik pengolahan dekat lingkungan sekolah.

 Peserta didik menyimak penjelasan yang diberikan


oleh instruktur lapangan
Menanya/pengumpulan data dan verifikasi
 Guru menugaskan kepada peserta didik untuk men
anyakan hal-hal yang tidak dipahami tentang prose 40 menit
s produksi di lapangan
 Peserta didik menanyakanj hal-hal yang kurang pah
am tentang penerapan HACCP di perusahaan terse
but.
 Peserta didik menanyakan hal-hal yang yang berkai
tan dengan HACCP dan titik kritis dalam pengolahn
 Siswa membaca buku untuk mendapatkan informas
i tentang HACCP dalam pengolahan pangan
 Guru memverifikasi data yang diperoleh peserta did
ik 90 menit

Mengumpulkan informasi/mengumpulkan data


(pengumpulan data dari eksperimen
 Peserta didik mencatat alat, bahan dan teknik
pengolahan hasil pertanian
 Peserta didik mengamati setiap langkah proses pro
duksi
 Peserta didik membuat identifikasi masalah dengan
menentukan titik kritis pada pengolahan tersebut. 30 menit

 Peserta didik membuat dokumen HACCP nya

Menalar/mengorganisasi dan eksplanasi


 Peserta didik menganalisa hasil dokumen yang
dibuatnya
 Guru menugaskan kepada peserta didik untuk men
diskusikannya dalam kelompok
 Siswa berdiskusi bersama kelompoknya,
30 menit
mensingkronkan hasil pengolahan data dengan
teori yang telah dibaca/diajarkan.

Mengkomunikasikan / Menganalisis proses


inkuiri
 Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil
pekerjaannya ke depan kelas
 Peserta didik mengamati dan member tanggapan
terhadap setiap kelompok penyaji
 Peserta didik memberikan tanggapan dan masukan
terhadap pertanyaan yang muncul pada saat
presentasi.
 Peserta didik mebuat kesimpulan tentang teknologi
pengolahan caramel, ice cream, yougurt dan keju

Penutup  Guru dan peserta didik membuat rangkuman atau 10 menit


kesimpulan setiap pertemuan
 Guru dan Peserta didik melakukan refleksi sebagai
penguatan dari kegiatan pembelajaran hari ini
 Guru menyampaikan tugas kelompok yang akan
dikerjakan di rumah
 Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari
pada pertemuan berikutnya.
 Guru memberikan motivasi kepada siswa untuk
tetap semangat dalam belajar.
 Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan
berdoa dan mengucapkan salam (menumbuhkan
karakter religious).

H. Alat, media pembelajaran dan sumber belajar


Media : laptop,
Alat dan bahan : piring, panci, pisau, susu, gula, pengawet, dll
Sumber Belajar
 Buku teks kurikulum 13 “Keamanan Pangan semester 1”,
Ditpsmk
 Buku Teknologi Pangan Jilid 1, Departemen Pendidikan dan
Kebudayaan.
I. Penilaian Pembelajaran, Remedial dan Pengayaan
3. Instrumen dan Teknik Penilaian
Ranah Teknik Penilaian Bentuk Instrumen
Sikap Observasi Jurnal, lembar
pengamatan sikap
Pengetahuan Tes Tulis Uraian
Keterampilan Praktek/Unjuk Lembar kerja siswa
Kerja

A. Penilaian Sikap
a) Jurnal / Anekdotal (Penilaian Sikap)
Nama Peserta Didik : …………………………………………
Kelas : ………………….
Aspek Yang Diamati : ………………….
N Hari/Tangg Keterangan/Tinda
Kejadian
o al k Lanjut

b) Rubrik penilaian sikap


komunikasi kerjasam Kreatif kritis Nilai
N Nama a akhir
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
o
1
2
Keterangan :
A jika 4 indikator terlihat
B jika 3 indikator terlihat
C jika 2 indikator terlihat
D jika 1 indikator terlihat

Indicator penilaian sikap


Komunikatif
a. Berkomunikasi secara efektif dan efesien
b. Menyampaikan pesan dengan baik
c. Penggunaan bahasa yang secara social dapat diterima dan
memadai
d. Berkomunikasi yang tidak menyinggung perasaan orang lain
Kerjasama
i. Membantu teman lain yang mengalami kesulitan
j. Memberi kontribusi pemikiran
k. Mengajak teman lain untuk melakukan tugas secara bersama
l. Berbagi bersama dalam menangani permasalahan
Kreatif
i. Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi
j. Berwawasan masa depan dengan penuh imajinasi
k. Mampu memproduksi gagasan baru
l. Mampu menemukan masalah dan mampu memecahkannya
Kritis
i. Menanya dan menjawab pertanyaan
j. Mencari cara-cara yang dapat dipakai untuk mengatasi masalah
k. Berusaha mendapatkan informasi sebanya mungkin dari suber lain
l. Berpikir terbuka, yaitu berbicara dengan konkret.
Kategori nilai sikap
Sangat baik apabila memperoleh nilai akhir 4
Baik apabila memperoleh nilai akhir 3
Cukup apabila memperoleh nilai akhir 2
Kurang apabila memperoleh nilai akhir 1

B. Penilaian pengetahuan
Kisi-kisi soal uraian
KD Materi Indicator Bentu No Soal
pokok soal k soal soa
l
menerapkan Pengertian d peserta didik Uraian 1 Apa yang
verifikasi an prinsip H mampu dimaksud
penerapan ACCP dalam menyebutkan dengan HACCP
HACCP pengolahan pengertian
hasil pertani HACCP
an dan perik
anan Peserta didik uraian 2 Mengapa
mampu HACCP wajib
menjelaskan dilakukan dalam
tujuan sebuah industry?
HACCP

Peserta didik Uraian 3 Buatkanlah 7


mampu prinsip dasar
menjelaskan pembuatan
prinsip dasar HACCP
penyusunan
HACCP

Pedoman peskoran
No Kunci jawaban Skor penilaian
1 Suatu sistem yang memiliki landasan ilmiah dan  Jika 2 komponen
yang secara sistematis mengidentifikasi potensi- terjawab skor 100
potensi bahaya tertentu serta cara-cara  Jika 2 komponen
pengendaliannya untuk menjamin keamanan terjawab skor 50
pangan.  Sebuah alat untuk memperkirakan
potensi bahaya dan menentukan sistem
pengendalian yang berfokus pada pencegahan
terjadinya bahaya dan bukannya sistem yang
semata-mata bergantung pada pengujian produk
akhir.
2 1. Tujuan manajemen industri pangan dalam  Jika 4 komponen
menjamin keamanan pangan terjawab skor 100
2. Keamanan pangan adalah syarat wajib  Jika 3 komponen
konsumen terjawab skor 75
3. Banyaknya kasus keracunan pangan  Jika 2 komponen
4. Terbatasnya jaminan sistem inspeksi produk terjawab skor 50
akhir melalui pengujian untuk menjamin  Jika 1 komponen
keamanan pangan terjawab skor 25

3 Tujuh prinsip sistem HACCP yang  Jika 5 komponen


direkomendasikan oleh Standar Nasional terjawab skor 100
Indonesia (1998) yang dikeluarkan oleh BSN  Jika 4 komponen
(1999), meliputi : terjawab skor 80
 Prinsip 1: Analisis bahaya dan pencegahannya  Jika 3 komponen
 Prinsip 2: Identifikasi Critical Control Points terjawab skor 60
(CCPs) di dalam proses  Jika 2 komponen
 Prinsip 3: Menetapkan batas kritis untuk setiap
CCP terjawab skor 40
 Prinsip 4: Menetapkan cara pemantauan CCP  Jika 1 komponen
 Prinsip 5: Menetapkan tindakan koreksi terjawab skor 20
 Prinsip 6: Menyusun prosedur verifikasi
 Prinsip 7: Menetapkan prosedur pencatatan
(dokumentasi)

a. Penilaian keterampilan

Lembar Tugas/Kerja Praktik

Tugas 1 : Lakukan penyusunan lembar kerja HACCP yang ada di unit


produksi hasil pertanian di sekolah dan/ atau industri pengolahan hasil
pertanian di lingkungan anda :
Dengan langkah-langkah berikut :
1. Mendiskripsikan produk
Nama Produk Asal bahan baku Cara pengepakan/ pengemasan
Penyimpanan Pelabelan Pemasaran
2. Membuat diagram alir proses pengolahan
3. Penerapan 7 prinsip HACCP

DAFTAR PERIKSA
Tahapan Bahaya
Tindakan
Pengendalian
TKK
Batas
Kritis
Prosedur
Pemantauan
Tindakan
Perbaikan
Catatan
4. Lakukan verifikasi terhadap hasil yang telah di buat

Tugas 2 : Lakukan penyusunan lembar kerja HACCP yang ada di unit


produksi hasil ikan sekolah dan atau industri pengolahan perikanan di
lingkungan anda : Dengan langkah-langkah berikut :
1. Mendiskripsikan produk
Nama Produk Asal bahan baku Cara pengepakan/ pengemasan
Penyimpanan Pelabelan Pemasaran
2. Membuat diagram alir proses pengolahan
3. Penerapan 7 prinsip HACCP

DAFTAR PERIKSA
Tahapan Bahaya
Tindakan
Pengendalian
TKK
Batas
Kritis
Prosedur
Pemantauan
Tindakan
Perbaikan
Catatan
4. Lakukan verifikasi terhadap hasil yang telah dibuat

D. Program remedial dan pengayaan


Remedial dilaksanakan apabila ada peserta didik yang
mendapatkan nilai di bawah KKM, sedangkan pengayaan dilakukan
terhadap peserta didik yang mendapatkan nilai di atas KKM (75).
Adapun formatnya adalah seperti di bawah ini.
3. Remedial

Nilai Nilai Tanda


N Nama siswa Kela sebelum sesudah tangan
o s perbaikan perbaikan siswa
P K P K
1
2
3

4. Pengayaan

Nilai Nilai Tanda


N Nama siswa Kela sebelum sesudah tangan
o s pengayaan pengayaan siswa
P K P K
1
2
3

Diperiksa oleh, Dua Koto, Juli 2019


Wakil Kurikulum Guru Mata pelajaran,

Weny Late Afriza,S.Pd DEPI SAPUTRI,S.TP


NIP. 198904222019032006 NIP.

Mengetahui,
Kepala SMKN I DUA KOTO

DRS. ALMISHAR
NIP. 19620423 200801 1 001