Anda di halaman 1dari 2

PERAN ASAM FOLAT DALAM KEHAMILAN

Oleh : Dr. Mufti Yunus, SpOG

Kehamilan merupakan saat yang penting dalam kehidupan ibu dan janin yang
dikandungnya. Salah satu zat penting sejak awal kehamilan adalah asam folat yang
berperan dalam pembentukan otak bayi. Asam folat merupakan zat gizi esensial dan salah
satu dari beberapa jenis vitamin B.
Kurang lebih 20% kematian perinatal disebabkan oleh cacat bawaan. Cacat
bawaan yang berat yang disebabkan oleh gangguan oleh pertumbuhan susunan saraf
Neural Tube defect merupakan cacat bawaan yang sering terjadi dan merupakan 50% dari
seluruh cacat bawaan dan penyebab kematian perinatal yang disebabkan oleh defisiensi
asam folat , diantara cacat bawaan yang lain.
Kebutuhan asam folat meningkat selama kehamilan. Kekurangan asam folat
secara umum adalah terjadinya megaloblastik anemia.Di Amerika , anemia megalobalstik
yang dimulai selama kehamilan hampir selalu terjadi akibat defisiensi asam folat, yang
disebut anemia pernisiosa pada kehamilan. Asam folat ini baik dikonsumsi oleh wanita
hamil maupun wanita wanita yang belum hamil .
Pada saat kehamilan kebutuhan vitamin dan mineral meningkat secara signifikan
(>185%), dibanding dengan kebutuhan kalori yang meningkat hanya sekitar 15%. Baru-
baru ini peranan asam folat untuk pencegahan terjadinya Neural Tube Defect (NTD) telah
ditegakkan. Banyak penelitian penelitian yang telah dipublikasikan menunjukan bahwa
pemberian suplemen vitamin (termasuk didalamnya asam folat) dapat mencegah
terjadinya NTD. NTD adalah cacat bawaan pada saraf sumsum tulang belakang dimana
pembuluh saraf tidak dapat menutup dengan sempurna.
Sangatlah penting kecukupan dan keseimbangan zat gizi pada kehamilan.
Terutama asupan kalori , protein, serta jumlah vitamin B kompleks, khususnya asam
folat. Di dalam tubuh, cadangan asam folat disimpan di hati. Bila manusia mengkonsumsi
asam folat secara belebihan , maka tubuh akan membuangnya melalui sistem urine.
Asam folat ditemukan pada tahun 1930-an. Asam folat atau folic
acid, nama kimianya pteroylmonoglutamic acid adalah merupakan
suatu vitamin yang larut dalam air non toksik walaupun di konsumsi
dalam dosis yang tinggi. Asam folat juga dapat untuk mengkoreksi
anemia defisiensi vitamin B12 (anemia pernicious) dan anemia
megaloblastik yang sering terjadi pada ibu hamil. Vitamin-vitamin dan
mineral dibutuhkan dalam embriogenesis (blastogenesis dan
organogenesis) pada tahap-tahap yang berbeda mulai dari konsepsi
hingga kelahiran. Asam folat dibutuhkan dalam organogenesis
terutama dalam proses pembentukan otak beserta sistem saraf.
Organogenesis otak dan sistem saraf terjadi mulai minggu ke-2 sampai
menggu ke-16 setelah konsepsi.
Atas dasar hasil penelitian-penelitian terbaru, maka World
HealthOrganization (WHO) merekomendasikan pemberian asam folat pada wanita-
wanita usia reproduksi. The Public Health Service merekomendasikan pada wanita yang
bisa dan mampu hamil sebaiknya mengkonsumsi 400 μg asam folat per hari. Karena
sekitar 50% kehamilan di AS tidak direncanakan, dan mayoritas NTD berkembang
sebelum si wanita menyadari bahwa mereka hamil, badan ini juga merekomendasikan
untuk para wanita agar mengkonsumsi asam folat secara teratur. Di negara lain seperti di
Australia dan Belanda, penasehat kesehatan masyarakat menyarankan wanita untuk
merencanakan kehamilannya dan siap untuk kehamilan tersebut, dan mereka sebaiknya
mengkonsumsi 400 μg asam folat perhari saat mereka berusaha untuk hamil dan selama
masa kehamilan.
Saat sekarang, tantangan yang dihadapi pihak medis dan profesional dibidang
kesehatan mengenai NTD adalah bagaimana menterjemahkan pengetahuan kita tentang
usaha pencegahan primer ke dalam praktek. Setiap hari bayi dengan NTD terlahir ke
dunia, dan wanita dengan bayi yang mengalami NTD secara elektif mengugurkan
kehamilan mereka. Di AS beberapa upaya untuk mencegah seperti dengan fortifikasi
makanan, meningkatkan konsumsi makanan yang telah difortifikasi dengn folat, dan
meningkatkan konsumsi suplemen vitamin yang mengandung asam folat. Meningkatkan
pengetahuan dan merubah kebiasaan wanita dan para profeional medis akan sangat
penting dalam upaya untuk menyadari pentingnya asam folat. Masyarakat secara global
sebaiknya berbuat sesuatu untuk menjawab tantangan ini.