Anda di halaman 1dari 4

Nama : Steffi Eka N.W.

NIM : SK319042
ANALISIS KASUS KEPERAWATAN MATERNITAS
KASUS
Seorang perempuan usia 37 tahun G1P0A0 hamil 37 minggu dibawa ke Ruang UGD
dalam kondisi tidak sadarkan diri, keluarga mengatakan klien mengeluh kepala
pusing dan nyeri uluhati, batuk, sesak nafas, kaki bengkak dan pandangan agak kabur
kemudian kejang dan tak sadarkan diri. Keluarga mengatakan ada riwayat demam
sejak 2 hari yang lalu. Berdasarkan rapid test didapatkan hasil reaktif. Keluarga
menanyakan kondisi pasien dan janinnya dan merasa cemas dengan kondisi pasien.
SOAL
Lakukan pengkajian tambahan, buat analisa data, rumusan diagnosa keperawatan dan
buat rencana asuhan keperawatan pada pasien tersebut!
PENGKAJIAN
Keluhan: tidak sadar,kepala pusing, nyeri uluhati, sesak nafas, kaki bengkak,
pandangan agak kabur, kejang.
Riwayat Penyakit: keluarga ada riwayat demam sejak 2 hari yang lalu, hasil rapid test
reaktif.
Analisa Data:
N Analisa Data Etiologi Problem
o
1 DS: Keluarga pasien mengatakan Penyakit Hipertermi
klien demam sejak 2 hari yang lalu (00007)
DO: pasien tampak demam, pasien
kejang

2 DS: - Agen Cedera Nyeri Akut


DO: pasien tampak nyeri pada area Biologis (00132)
uluhati

DS: -
3 DO: pasien tapak batuk dan sesak Benda asing dalam Ketidakefektifan
nafas jalan nafas bersihan jalan
nafas (00031)

4. DS: - Ketidakberdayaan Ketidakefektifan


DO: pasien tidak sadar, kejang, ibu proses kehamilan-
nyeri ulu hati, batuk, demam, sesak melahirkan
nafas (00221)

Priotitas Diagnosa:
Ketidakefektifan bersihan jalan nafas b.d Benda asing dalam jalan nafas
Ketidakefektifan proses kehamilan-melahirkan b.d Ketidakberdayaan ibu
Nyeri Akut b.d Agen Cedera Biologis
Intervensi Keperawatan:
No Diagnosa Hasil (NOC) Rencana Intervensi Rasional
(NIC)
1 Ketidakefek Setelah diberikan tindakan - Monitor pernapasan - Untuk mengetahui
tifan keperawatan selama 3 x 24 dan status status pernafasan
bersihan jam diharapkan masalah oksigenasi pasien
jalan nafas Ketidakefektifan bersihan
- Posisikam pasien - Membantu
(00031) jalan nafas teratasi dengan
kriteria hasil: untuk melegakan dan
- Mendemonstrasikan memaksimalkan memudahakn
batuk efektif dan suara ventilasi pernafasan
nafas yang bersih - Keluarkan secret - Membantu
- Menunjukkan jalan dengan batuk atau melegakan
nafas yang paten suction pernafasan pasien
- Mampu - Lakukan fisioterapi - Untuk
mengidentifikasi dan dada jika perlu mengencerkan dahak
mencegah faktor yang - Kolaborasi - Membantu
dapat menghambat pemberian terapi mengatasi status
jalan nafas oksigen sesuai oksigenasi pasien
indikasi

2 Ketidakefek - Diskusikan - Agar ibu dapat


Setelah dilakukan
tifan proses tindakan keperawatan berpartisipasi dalam melakukan
kehamilan- selama 3 x 24 jam perawatan prenatal perawatan prenatal
melahirkan diharapkan masalah sepanjang kehamilan selama kehamilan
Ketidakefektifan proses - Review bersama - Mengetahui
kehamilan-melahirkan pasien mengenali perkembangan janin
teratasi dengan kriteria perubahan-
hasil: perubahan terkait
- Mampu melakukan status dan
perawatan prenatal perkembangan janin
sepanjang kehamilan - Pengujian - Untuk mengetahui
laboratorium secara hasil laboratorium
rutin selama mengalami hasil
kehamilan yang normal/tidak
- Berikan terapi sesuai - Membantu
kondisi mengatasi kondisi
kesehatan selama
kehamilan

- Kaji skala nyeri


Setelah dilakukan secara komprehensif
Nyeri tindakan keperawatan
No Diagnosa Hasil (NOC) Rencana Intervensi Rasional
(NIC)
3 selama 3 x 24 jam (PQRST) - Untuk menentukan
diharapkan masalah nyeri - Ajarkan tehnik jenis, skala, dan
teratasi dengan kriteria manajemen nyeri daerah nyeri
hasil: non-farmakologi - Membantu
- Mampu menggunakan (nafas dalam) menguirangi nyeri
manajemen nyeri non- - Kontrol lingkungan
farmakologis yang mempengaruhi
- Melaporkan jika nyeri nyeri (kebisingan, - Membantu klien
berkurang pencahayaan, suhu) rileks dan
- Menyatakan rasa - Tingkatkan istirahat
nyaman setelah nyeri - Kolaborasikan
berkurang penggunaan obat
farmakologi berjenis - Membantu klien
nitrat, beta bloker rileks
dan analgesik - Untuk menekan dan
lainnya mengurangi nyeri