Anda di halaman 1dari 3

TUGAS TUTORIAL ONLINE 3

MATA KULIAH :

GIZI DAN KESEHATAN KELUARGA

OLEH :

NAMA : RIKA KURNIATI NASUTION


NIM : 041594771

PROGRAM STUDI AGRIBISNIS


FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS TERBUKA
2020
SOAL :

1. Kita kenal beberapa faktor penyebab masalah gizi salah satunya adalah faktor lingkungan.
Uraikan secara lengkap tiga jenis faktor lingkungan yang berbahaya dan dapat mengganggu
kesehatan serta konsumsi makanan. Berikan contoh dari faktor-faktor tersebut.

2. Untuk mencapai sasarannya , gerakan 100 Hari Pertama Kelahiran seorang anak, perlu
dilakukan berbagai intervensi efektif. Berikan contoh intervensi yang dimungkinkan
dilakukan di wilayah kota/kabupaten tempat Saudara tinggal.

Jawaban :

1. tiga jenis faktor lingkungan yang berbahaya dan dapat mengganggu kesehatan serta
konsumsi makanan, yaitu :
a. unsur biologis
faktor lingkungan yang berbahaya dan dapat mengganggu kesehatan dai unsur
biologis misalnya bakteri, jamur, parasite, virus dan vector-vektor penyakit seperti
nyamuk, lalat, tikus dan sebagainya.
Bakteri dan jamus yang mencamari makanan dapat menyebabkan gangguan
kesehatan atau penyakit seperti diare, thypus.
b. unsur kimia
unsur-unsur kimia yang digunakan dalam pertanian seperti pestisida dan pupuk,
jika sudah terlalu bnayak dapat memiliki dampat buruk tertentu bag kesehatan
manusia.
Bahan buangan industry yang mengandung unsur kimia berbahaya dapat
menyebabkan keracunan dan gangguan kesehatan. Teruama bahan-bahan logam
berat seperti merkusi yang dapat mencemari air dan meracuni pemakai air.
Penggunaan bahan makanan tambahan yang tidak tepat seperti pewarna, pengawet
dan pemanis dalam makanan juga dapat mengganggu kesehatan.
c. unsur fisik
terbatasnya persediaan air bersih, sarana pembuanagan air limbah yang kurang
tepat, serta kurangnya kebersihan perumahan dapat meyebabkan gangguan
kesehatan atau penyakit.

2. Intervensi efektif pada gerakan 100 Hari Pertama Kelahiran seorang anak, yaitu :
a. Intervensi perubahan perilaku melalui promosi praktek gizi yang baik, terdiri dari
:
1) Pemberian ASI eklusif
Program pemberian ASI eklusif dapat dilakukan di daerah saya karena
merupakan langkah paling efektif dan tanpa biaya, hanya memerlukan
kesadaran ibu bayi dan orang sekitarnya.
2) Pemberian makanan pendamping ASI
Pemberian makanan pendamping dapat dibantu dengan kegiatan Posyandu
tiap minggu.
3) Perbaikan praktik hiegine ( misalnya cuci tangan )
Dengan wabah korona ini maka kebiasaan hidup bersih dan sehat harus terus
dipelajari, diajarkan dan dikampanyekan dengan terus menerus misalnya
cara mencuci tangan yang benar dan baik.
b. Intervensi gizi mikro dan kecacingan
Intervensi ini dapat dilakukan di daerah saya dengan bantaun program Posyandu
dan kerjasama antar masyarakat , meliputi : pemberian vitamin A, sumplemen Zn,
pemberian garam beryodium, pemberian obat cacing bagi anak, serta pemerian
tablet asam folat .
c. Pemberian makanan tambahan untuk anak yang kurang gizi dengan makanan
khusus.
Intervensi ini dapat dilakukan di daerah saya dengan biaya yang minimal dan
mudah dilaksanakan meliputi pencegahan gizi buruk dengan bantuan makanan
bergizi lewat posyandu.

Sumber :
BMP Gizi dan Kesehatan Keluarga modul 5.