Anda di halaman 1dari 1

26.

SYEKH SAYFUDDIN AL FARUQI AL MUJADDIDI

Syekh Muhammad Sayfuddin Qs dilahirkan pada tahun 1055 H / 1645 M. beliau


dibesarkan dalam lingkungan rumah ayahnya, Muhammad Ma’sum Qs. Beliau pindah ke
kota Delhi untuk menyebarkan pengetahuan Hukum Ilahiah dan cahaya ke jalanNya. Sang
Sultan yang bernama Muhammad Alamagirpun menjadi murid beliau. Akibatnya banyak
orang peradilan hukum, menteri-menteri dan semua pangeran menjadi pengikutnya. Dengan
dukungan dari Sultan, maka tidak membutuhkan waktu lama seluruh kerajaan menerima
beliau.
Melalui berkah dari persahabatan dengan Syekh Sayfuddin, Allah membuat Sultan
mencapai kesuksesan dalams setiap urusan, mencegah kemungkaran dan tabiat tidak
memenuhi hokum yang berlangsung dalam kehidupan mnyata. Sultan mengasingkan para
tirani dan penindas. Sultan menjaga hubungan dengan Syekh dan mengikutinya sebagai
seorang murid. Dengan semangat yang diberikan Syekh, dia dapat menghafal Kitab Suci AL
Qur’an. Sultan menghabiskan malam dengan melaksanakan berbagai kewajiban dalam
jalanNya seperti melantunkan zikir. Sedangkan pada siang hari beliau menghabiskan waktu
mengurus berbagai urusan kerajaan.
Syekh berusaha untuk mengeliminasi semua bentuk penderitaan dan tirani dari
kerajaan dengan cara yang disetujui oleh sultan. Beliau mencapai kesuksesan luar biasa
hingga seluruh India hidup damai. Beliau meraih sebuah posisi yang dihormati dengan rasa
hormat mendalam dimana semua Sultan dan pangeran akan berdiri bila beliau datang untuk
menghormatinya.
Suatu hari seorang pria berdiri bersama para pangeran dan sultan dalam kehadiran
syekh. Sebuah bisikan menyusup datang ke hatinya, berkata “Syekh itu sangat angkuh”.
Syekh melihat kearah si laki-laki tersebut dan berkata “engkau benar karena kebanggaanku
dari kebanggaan Allah.”
Beliau meninggal dunia ditahun 1095 H/ 1684 M dan dimakamkan di kota Sirhindi.
Beliau meneruskan rahasia mata rantai emas kepada Nur Muhammad Al Badawani Qs.