Anda di halaman 1dari 5

SOAL TUTORIAL EKSTERNAL

AKUNTANSI MANAJEMEN – UAS

SOAL 1
PT. Sukaria memiliki data sebagai berikut :
Penjualan Rp 500.000.000
Biaya Variabel Rp 350.000.000
Biaya Tetap Rp 120.000.000
Ekspetasi produksi & penjualan 25.000 unit
Diminta :
1. Susunlah laporan laba kontribusi
2. Berapa rasio biaya variabel & rasio laba konstribusi ?
3. Berapa titik impas dalam unit ? Buktikan jawaban saudara!
4. Berapa titik impas dalam rupiah ? Buktikan jawaban saudara!
5. Berapa nilai MOS ( Margin Of Safety ) dan DOL ( Degree Of Operating Leverage )
6. Jika perusahaan mengharapkan laba Rp 60.000.000, berapa unit yang harus dijual ?
Buktikan jawaban saudara!
7. Jasa perusahaan mengharapkan laba Rp 45.000.000 dengan tarif pajak 20%, berapa
rupiah penjualan PT. Sukaria ? Buktikan jawaban saudara!

SOAL 2
PT. Pujiasih memproduksi A & B. Perusahaan merencanakan memproduksi produk A
sebanyak 1500 unit & Produk B sebanyak 1.000 unit. Harga jual produk A per unit =
Rp 500.000, dengan biaya variabel perunit Rp 450.000. Harga jual produk BB perunit
= Rp 700.000, dengan biaya variabel perunit RP 600.000. Informasi tentang biaya
tetap terdiri atas biaya tetap langsung produk A = Rp 25.000.000 & Biaya tetap
langsung B = Rp 30.000.000 Sedangkan biaya tetap bersama kedua produk Rp
50.000.000
1. Susunlah laporan Rugi - Laba Proforma ( Rencana )
2. Hitunglah Sales Mix ( Bauran Penjualan )
3. Berapakah Impor dalam Paket ?
4. Berapa unit yang harus dijual produk A & produk B pada titik impas. Buktikan
jawaban saudara !
SOAL 3
Berikut ini adalah informasi biaya produksi pada PT Sanjaya untuk membuat 20.000
unit komponen per tahun. Biaya produksi komponen terdiri atas unsur berikut :

Biaya bahan baku Rp 160.000.000


Biaya tenaga kerja langsung 260.000.000
Biaya overhead pabrik variabel 80.000.000
Biaya overhead pabrik tetap 120.000.000
Total Rp 620.000.000

Pertanyaan :
a. Berikan rekomendasi, apakah sebaiknya perusahaan tetap memproduksi
sendiri komponen tersebut atau membeli komponen tersebut dari pemasok.
Perusahaan mendapat tawaran dari salah satu pemasok untuk membeli
komponen tersebut dengan harga Rp 35.000 per unit.
b. Apabila diasumsikan bahwa PT Sanjaya menyewakan fasilitas produksi yang
menganggur seharga Rp 250.000.000 per tahun ketika perusahaan membeli
komponen dari pemasok luar.

SOAL 4
PT Permata memproduksi suatu produk pada tingkat produksi yang diharapkan
sebesar 60.000 unit, dengan biaya per unit sebagai berikut :

Keterangan Biaya per Unit


Biaya bahan baku Rp 5.000
Biaya tenaga kerja langsung 16.000
Biaya overhead pabrik variable 8.000
Biaya overhead pabrik tetap 14.000

Perusahaan memiliki kapasitas produksi sebesar 90.000 unit. Biasanya produk dijual
dengan harga Rp 65.000. Seorang distributor menawar untuk membeli 5.000 unit
dengan harga Rp 50.000.

Pertanyaan :
a. Apakah perusahaan sebaiknya menerima penawaran tersebut?
b. Apabila perusahaan menerima penawaran tersebut, berapa laba yang akan
diterima perusahaan?

SOAL 5
Aktivitas operasi PT Mega Bintang dibagi ke dalam divisi televisi dan divisi tape.
Proyeksi untuk tahun yang akan dating sebagai berikut :

Keterangan Divisi Televisi Divisi Tape Total


Penjualan Rp 600.000 Rp 300.000 Rp 900.000
Biaya variabel (150.000) (115.00) (265.000)
Margin kontribusi 450.000 185.000 635.000
Biaya tetap langsung (130.000) (105.000) (235.000)
Laba segmen 320.000 80.000 400.000
Alokasi biaya (80.000) (60.000) (140.000)
bersama
Laba (rugi) operasi 240.000 20.000 260.000

Pertanyaan :
Apabila perusahaan menutup divisi tape, berapa laba operasi PT Mega Bintang.

SOAL 6
PT Ratu sedang mempertimbangkan suatu proyek investasi modal yang memerlukan
dana sebesar Rp 60.000.000 dan proyek tersebut diperkirakan akan berjalan selama 4
tahun. Berikut ini adalah aliran kas tahunan yang diperkirakan terjadi selama umur
proyek:
Tahun Cash Flow/Aliran Kas
1 Rp 20.000.000
2 Rp 34.000.000
3 Rp 24.000.000
4 Rp 40.000.000
a. Hitunglah periode pengembalian proyek (PP).
b. Hitunglah Net present value/NPV (discount rate 6%).
c. Hitunglah Accounting rate of return (ARR).
d. Hitunglah Internal rate of return (IRR).
SOAL 7
PT Alam Raya mempunyai dua divisi, yaitu divisi pabrikasi dan perakitan. Berikut ini
data keuangan kedua divisi untuk tahun yang lalu
Keterangan Divisi Pabrikasi Divisi Perakitan
Tahun 2012
Penjualan Bersih Rp100.000.000 Rp200.000.000
Laba Operasi 18.000.000 36.000.000
Aset Operasi Rata-Rata 40.000.000 80.000.000

Tahun 2013
Penjualan Bersih Rp160.000.000 Rp240.000.000
Laba Operasi 8.000.000 10.000.000
Aset Operasi Rata-Rata 40.000.000 80.000.000

Pertanyaan:
1. Hitung ROI untuk setiap divisi pada setiap tahun!
2. Hitung rasio margin laba operasi dan rasio perputaran aset operasi rata-rata untuk
setiap divisi pada setiap tahun
3. Lakukan perbandingan kinerja di antara kedua divisi!

SOAL 8
PT Samudra Luas mempunyai dua divisi, yaitu divisi komponen dan divisi radio.
Divisi komponen memproduksi komponen X1, sedangkan divisi radio membutuhkan
komponen X1 untuk memproduksi radio. Berikut ini data biaya produksi per unit
komponen X1 di divisi komponen.
Biaya Bahan Baku Rp3.000
Biaya Tenaga Kerja Langsung 1.000
Biaya Overhead Pabrik Variabel 500
Biaya Overhead Pabrik Langsung 2.500
Kapasitas produksi divisi komponen adalah 15.000 unit. Harga jual komponen X1 di
pasar luar Rp9.000 per unit tidak termasuk biaya pengiriman. Divisi radio dapat
membeli komponen X1 dari pasar luar sebanyak 3.000 unit. Biaya produksi radio
Rp110.000 per unit (termasuk biaya produk X1) dengan harga jual Rp280.000.
Pertanyaan
1. Jika divisi komponen telah memanfaatkan semua kapasitas produksinya,
berapa harga trasnfer komponen X1?
2. Jika divisi komponen baru memproduksi 9.000 unit, hitung:
a. Harga transfer minimum;
b. Harga transfer maksimum;
c. Manfaat bagi divisi masing-masing dan perusahaan sebagai
keseluruhan jika menggunakan harga transfer minimum;
d. Manfaat bagi divisi masing-masing dan perusahaan sebagai
keseluruhan jika menggunakan harga transfer maksimum;
e. Harga transfer yang adil bagi kedua divisi;
f. Manfaat bagi divisi masing-masing dan perusahaan sebagai
keseluruhan jika menggunakan harga transfer yang adil!

SOAL 9
Pada tahun ini, divisi elektronik mempunyai return on investment (ROI) sebesar 19
persen dengan menggunakan aset operasi Rp80.000.000 yang menghasilkan laba
operasi Rp15.200.000. Divisi elektronik telah mendapat otorisasi untuk melakukan
investasi baru maksimal sebesar Rp60.000.000. Kantor pusat mensyaratkan semua
investasi yang dilakukan paling tidak memberikan return 10 persen. Divisi elektronik
mempunyai peluang melakukan investasi dalam dua proyek pada tahun yang akan
datang, yaitu proyek A dan proyek B dengan karakteristik sebagai berikut.

Proyek A Proyek B
Investasi Rp30.000.000 25.000.000
Laba Operasi 3.000.000 5.000.000

Pertanyaan
Apabila menggunakan pendekatan total, Anda diminta untuk:
1. Menghitung residual income (RI) untuk keempat alternatif investasi berikut ini.
a. Alternatif I: hanya melakukan investasi dalam proyek A saja.
b. Alternatif II: hanya melakukan investasi dalam proyek B saja.
c. Alternatif III: melakukan investasi dalam proyek A maupun B
sekaligus
d. Alternatif IV: tidak melakukan investasi dalam proyek A maupun B
Alternatif manakah yang akan dipilih oleh manajer divisi elektronik
jika kinerja divisi diukur dengan menggunakan RI?
2. Menghitung ROI untuk keempat alternatif investasi berikut ini.
a. Alternatif I: hanya melakukan investasi dalam proyek A saja.
b. Alternatif II: hanya melakukan investasi dalam proyek B saja.
c. Alternatif III: melakukan investasi dalam proyek A maupun B
sekaligus
d. Alternatif IV: tidak melakukan investasi dalam proyek A maupun B
Alternatif manakah yang akan dipilih oleh manajer divisi elektronik
jika kinerja divisi diukur dengan menggunakan ROI?
3. Menghitung RRI (residual return on investment) untuk keempat alternatif
investasi berikut ini.
a. Alternatif I: hanya melakukan investasi dalam proyek A saja.
b. Alternatif II: hanya melakukan investasi dalam proyek B saja.
c. Alternatif III: melakukan investasi dalam proyek A maupun B
sekaligus
d. Alternatif IV: tidak melakukan investasi dalam proyek A maupun B
Alternatif manakah yang akan dipilih oleh manajer divisi elektronik
jika kinerja divisi diukur dengan menggunakan RRI?