Anda di halaman 1dari 5

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

Topik : Imunisasi Pada Bayi

Hari/Tanggal : Mei 2019

Waktu :-

A. TUJUAN
1. TujuanUmum
Setelah diberikan penyuluhan selama 5 menit diharapkan sasaran mengetahui tentang
Imunisasi pada Bayi.
2. TujuanKhusus
Setelah diberikan penyuluhan selama 5 menit, sasaran diharapkan dapat:
a. Mengetahui definisi Imunisasi
b. Mengetahui Jenis-jenis Imunisasi
c. Mengetahui Jadwal pemberian Imunisasi

B. SASARAN
Masyarakat umum
C. GARIS BESAR MATERI
1. Pengertin Imunisasi
2. Jenis Imunisasi
3. Jadwal Pemberian Imunisasi
D. PELAKSANAAN KEGIATAN
No Waktu Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Peserta
1 1menit Pembukaan - Menyimak
2 4 menit Pelaksanaan - Menyimak
3 15detik Terminasi - Menyimak

E. METODE
1. Ceramah

F. MEDIA
1. Handphone
G. MATERI
Terlampir
H. PENGORGANISASIAN KELOMPOK
1. Penyaji : Maya Rosalina Kana
I. SETTING TEMPAT
-
J. RENCANA EVALUASI
-

Lampiran 1
MATERI PENYULUHAN

1. Definisi
Imunisasi adalah upaya pemebrian antigen untuk membentuk kekebalan adaptif pada
manusia terhadap antigen penyebab penyakit. Vaksin yag megandung bakteri atau protein
mirip bakteri yang diperoleh dari pengembangan dilaboratorium bekerja dengan cara
menimbulkan reaksi imunitas dan mempersiapkan tubuh untuk melawan infeksi
berikutnya.
2. Jenis-Jenis Imunisasi
a. Vaksin Hepatitis B (HB)
Hepatitis B adalah penyakit yang menyerang hati dan dapat berkembang menjadi
kanker hati atau sirosis. Vaksin Hepatitis B harus segera diberikan setelah bayi baru
lahir, paling lambat 12 jam setelah kelahiran. Vaksin HB akan diberikan ulang saat
bayi berusia 2,3 dan 4 bulan.
b. Vaksin Polio
Polio adalah infeksi virus menular yang menyerang sistem syaraf pusat diotak. Polio
menyebabkan badan penderitanya lumpuh sehingga sering disebuut penyakit lumpuh
layu. Vaksin ini terdiri dari 4 rangkaian pemberian. Vaksin pertama segera diberikan
setelah bayi lahir dan dilanjutkan saat bay berusia 2, 3 dan 4 bulan.
c. Vaksin BCG
Vaksin ini diberikan untuk mencegah penyakit TBC. Diberikan 1 kali seumur hidup
saat bayi usia 1-2 bulan. Apabila bayi belum mendapatkan imunisasi saat berusia
lebih dari 2 bulan sebaiknya dilakukan tes mantoux terlebih dahulu.
d. Vaksin Campak dan Rubella
Campak dan Rubella merupakan infeksi yang cukup sering terjadi apad anak.
Penyakit ini menyerang sistem pernafasan dan kemudian menginnfeksi seluruh
tubuh . vaksin campak diberikan sebanyak 2 kali yaitu saat bayi berusia 9 bulan dan
24 bulan. Namun vaksin campak yang kedua saat usia 24 bulan tidak perlu diberikan
lagi jika bayi sudah endapatkan vaksin MMR pada usia 15 bulan
e. Vaksin Pentavalen (Kombinasi)
Vaksin ini merupakan kombinasi dari vaksin DPT, HB, HiB. Vaksin ini diberikan
untuk mencegah 6 penyakit sekaligus yaitu : Difteri, Pertusis, Tetanus, Hepatitis B,
Pneumonia dan meningitis. Jadwal pemberian vaksin ini sebanyak 4 kali yaitu saat
usia 2, 3, 4 dan 18 bulan.

DAFTAR PUSTAKA
DirektoratJenderal PPM dan PLP, PelaksanaanImunisasiModulLatihanPetugasImunisasi,
Jakarta, (1985

DepartemenKesehatan, BercakapDenganIbu-Ibu-PetunjukBagi Kader


DalamRangkaPromosiPosyandu, PusatPelayananKesehatanMasyarakat, Jakarta,
1988