Anda di halaman 1dari 2

TIM DOTS – TIM VCT

DALAM PENATALAKSANAAN
PASIEN TB DENGAN HIV

No. Dokumen No. Revisi Halaman


RS. DEDY JAYA 010/RSDJ-
DOTS/07/2017 01 1/2

Ditetapkan,
STANDAR Direktur RS. Dedy Jaya Brebes
PROSEDUR Tanggal terbit
OPERASIONAL

Dr. Irma Yurita

PENGERTIAN Pelayanan kasus pasien koinfeksi tuberculosis dengan


HIV/ AIDS (ODHA), secara bersama oleh Tim DOTS dan
Tim VCT RSUD Brebes

Sebagai acuan penerapan langkah – langkah untuk :


1. Memberikan pelayanan kepada pasien koinfeksi
tuberkulosis dan HIV / AIDS (ODHA), secara
terpadu, profesional dan menyeluruh
2. Acuan komunikasi dan koordinasi, bagi Tim DOTS
TUJUAN maupun Tim VCT, dalam melakukan
penatalaksanaan pasien koinfeksi tuberkulosis dan
HIV / AIDS (ODHA)
3. Monitoring, pencatatan dan pelaporan pasien
koinfeksi tuberkulosis dan HIV / AIDS (ODHA),
dengan tetap menjamin hak pasien (voluntary and
confidential)
 Peraturan.....
KEBIJAKAN  Kebijakan.....

1. Pasien tuberkulosis, yang di rawat oleh Tim DOTS


RS Dedy Jaya, di klinik rawat jalan maupun di
bangsal rawat inap, apabila di temukan salah satu
atau lebih indikasi terinfeksi HIV / AIDS :
PROSEDUR  Multi Drug Resistance / MDR
 hasil terapi dengan OAT tidak memuaskan
 perilaku beresiko tertular HIV / AIDS
maka pasien di buatkan surat rujukan kepada Tim
VCT RSUD Brebes dengan kode B 20
TIM DOTS – TIM VCT
DALAM PENATALAKSANAAN
PASIEN TB DENGAN HIV

No. Dokumen No. Revisi Halaman


RS. DEDY JAYA 010/RSDJ- 01 2/2
DOTS/07/2017

2. Tim VCT RSUD Brebes melakukan pemeriksaan


terhadap pasien yang di rujuk oleh Tim DOTS RS
Dedy Jaya Brebes:
 apabila pasien sero positif (positif HIV),
selanjutnya dilakukan rawat bersama antara
Tim DOTS dengan Tim VCT RSUD Brebes,
PROSEDUR
dan masuk dalam registrasi/ pencatatan
pelaporan bersama Tim DOTS – Tim VCT
 apabila pasien sero negatif (negatif HIV),
selanjutnya pasien di kembalikan kepada Tim
DOTS RS Dedy Jaya Brebes untuk
penatalaksanaan tuberkulosis dengan strategi
DOTS

UNIT TERKAIT Tim DOT’s, Tim VCT RSUD Brebes