Anda di halaman 1dari 18

BUKU SAKU

PENGAWASAN ATAS
PENATAUSAHAAN DANA
BOS DAN BOP

INSPEKTORAT DAN DINAS PENDIDIKAN


PROVINSI DKI JAKARTA
TAHUN 2019
DAFTAR ISI

Halaman
BAB I PENDAHULUAN
A Dasar Hukum........................................................................ 2
B Tujuan.............................................................................. 4
BAB II LANGKAH-LANGKAH PENGAWASAN
A Pengendalian atas Kas pada Bendahara Pengeluaran
Sekolah disajikan secara wajar dan didukung dengan
dokumen yang transparan dan akuntabel............................ 5
B Seluruh pengadaan barang dan jasa yang diadakan oleh
sekolah dilaksanakan secara riil............................................ 5
C Pengadaan barang yang telah diadakan telah tercatat
dalam Kartu Inventaris Barang (KIB)..................................... 6
D Verifikasi oleh Dinas dan Suku Dinas Pendidikan terhadap
penatausahaan BOS dan BOP telah dilaksanakan............... 6
BAB III POTENSI TEMUAN, REKOMENDASI, DAN TINDAK
LANJUT
A Potensi temuan dan rekomendasi atas pengawasan
penatausahaan dana BOS dan BOP................................... 8
B Langkah-langkah penyetoran dana BOS dan BOP............. 10
BAB IV PENUTUP........................................................................ 11
Lampiran........................................................................................ 12

1
BAB I
PENDAHULUAN

A. Dasar Hukum
1. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik
Indonesia Nomor 3 Tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis
Bantuan Operasional Sekolah Reguler.
2. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik
Indonesia Nomor 18 Tahun 2019 tentang Perubahan atas
Perubahan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2019 tentang Petunjuk
Teknis Bantuan Operasional Sekolah Reguler Petunjuk
Teknis Bantuan Operasional Sekolah Reguler.
3. Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik
Indonesia Nomor 35 Tahun 2019 Tentang Perubahan Kedua
Atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor
3 Tahun 2019 Tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional
Sekolah Reguler.
4. Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia
Nomor 971-7790 Tahun 2018 Tentang Petunjuk Teknis
Penganggaran, Pelaksanaan dan Penatausahaan serta
Pertanggungjawaban Sisa Dana Bantuan Operasional
Sekolah Satuan Pendidikan Menengah Negeri dan Satuan
Pendidikan Khusus Negeri yang diselenggarakan oleh
Pemerintah Provinsi pada Anggaran Pendapatan dan Belanja
Daerah.
5. Peraturan Gubernur Nomor 59 Tahun 2016 Tentang Biaya
Operasional Pendidikan Sekolah Negeri/Madrasah Negeri.
6. Peraturan Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Nomor 7 Tahun 2018 Tentang Perubahan Kedua Atas
Peraturan Gubernur Nomor 59 Tahun 2016 Tentang Biaya
Operasional Pendidikan Sekolah Negeri/Madrasah Negeri.

2
7. Peraturan Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Nomor 107 Tahun 2018 Tentang Perubahan Ketiga Atas
Peraturan Gubernur Nomor 59 Tahun 2016 Tentang Biaya
Operasional Pendidikan Sekolah Negeri/Madrasah Negeri.
8. Keputusan Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Nomor 205 Tahun 2019 tentang Penerima dan Alokasi Biaya
Operasional Pendidikan Sekolah Negeri Tahun Anggaran
2019.
9. Keputusan Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Nomor 379 Tahun 2019 tentang Tim Bantuan Operasional
Sekolah.
10. Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta
Nomor 236 Tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis Pencairan,
Penyaluran, Penggunaan, Pertanggungjawaban dan
Pelaporan Biaya Operasional Pendidikan Sekolah Negeri
yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja
Daerah Tahun Anggaran 2019.
11. Surat Edaran Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor
58/SE/2019 tentang Kelengkapan Dokumen
Pertanggungjawaban Belanja Langsung.
12. Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Nomor 26/SE/2019
tentang Pedoman Penyusunan E-RKAS Tahun Anggaran
2020.
13. Petunjuk Penggunaan SIAP BOP dan BOS (Sistem Informasi
Akuntabilitas Pendidikan) Version 1.0.
14. Surat Perintah Tugas Inspektur Provinsi DKI Jakarta Nomor
121/Kh.082.74.5/XII/2019 tanggal 05 Desember 2019.

3
B. Tujuan
1. Kas pada Bendahara Pengeluaran Sekolah disajikan secara
wajar dan didukung dengan dokumen yang transparan dan
akuntabel.
2. Seluruh pengadaan barang dan jasa yang diadakan oleh
sekolah dilaksanakan secara riil.
3. Pengadaan barang yang telah diadakan telah tercatat dalam
Kartu Inventaris Barang (KIB) dan Buku Persediaan.
4. Verifikasi oleh Dinas dan Suku Dinas Pendidikan terhadap
penatausahaan BOS dan BOP telah dilaksanakan.

4
BAB II
LANGKAH-LANGKAH PENGAWASAN

A. Pengawasan atas Kas pada Bendahara Pengeluaran Sekolah


disajikan secara wajar dan didukung dengan dokumen yang
transparan dan akuntabel.
1) Dapatkan dokumen dan cetak dokumen atas dana BOS dan
BOP sebagai berikut:
a) Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah (RKAS).
b) e-BKU (Buku Kas Umum dari aplikasi SIAP BOS dan BOP)
c) Surat Pertanggungjawaban (SPJ).
d) Berita Acara Pemeriksaan Kas (BAP Kas)
e) Rekening koran dari Bank.
2) Bandingkan data dalam RKAS , e-BKU dan SPJ.
3) Bila terdapat ketidaksesuaian atas pelaksanaan point 2) diatas,
agar dilakukan klarifikasi dengan pihak sekolah dan pihak terkait
lainnya.
4) Buat kesimpulan atas pelaksanaan point 2) dan 3) tersebut.
5) Bandingkan e-BKU, SPJ , BAP Kas, dan Rekening Koran.
6) Bila terdapat perbedaan atas pelaksanaan point 5) tersebut
diatas agar dilakukan klarifikasi dengan pihak sekolah.
7) Buat kesimpulan atas point 5) dan 6) tersebut diatas.
8) Buat kesimpulan keseluruhan atas pelaksanaan diatas.

B. Seluruh pengadaan barang dan jasa yang diadakan oleh


sekolah dilaksanakan secara riil.
1) Dapatkan dokumen:
a) Surat Pertanggungjawaban (SPJ).
b) Dokumen lengkap pendukung SPJ.
c) Bukti penyaluran barang persediaan.
2) Bandingkan antara SPJ dengan dokumen pendukung SPJ.
3) Buat kesimpulan atas pelaksanaan point 1) dan 2) (SPJ tidak
ada, SPJ tidak lengkap)

5
4) Dapatkan bukti fisik atas pelaksanaan pengadaan barang dan
jasa.
5) Bandingkan antara SPJ dengan bukti fisik pengadaan barang
dan jasa (Volume dan Spesifikasi barang).
6) Buatkan kesimpulan atas pelaksanaan point 4) dan 5) diatas
(Barang tidak ada, barang tidak lengkap).
7) Buat kesimpulan secara keseluruhan atas pelaksanaan langkah
diatas.

C. Pengadaan barang yang telah diadakan telah tercatat dalam


Kartu Inventaris Barang (KIB) dan Buku Persediaan.
1) Dapatkan dokumen dan cetak dokumen dari sistem pencatatan
aset sebagai berikut:
a) KIB B (Peralatan dan Mesin)
b) KIB E (Aset tetap lainnya; buku, tanaman, alat kesenian,
kebudayaan dan hasil pengadaan barang yang nilai
perolehannya paling banyak @Rp200.000,00).
c) Buku Persediaan
2) Dapatkan hasil pengadaan.
3) Bandingkan point 1) dan point 2), bila terdapat ketidaksesuaian
atas point 1) dan 2) diatas, agar dilakukan klarifikasi dengan
pihak sekolah dan pihak terkait lainnya.
4) Buat kesimpulan secara keseluruhan atas pelaksanaan langkah
diatas.

D. Verifikasi oleh Dinas dan Suku Dinas Pendidikan terhadap


penatausahaan BOS dan BOP telah dilaksanakan.
1) Dapatkan dokumen Berita Acara Verifikasi.
a) Dinas Pendidikan (Tim Manajemen BOS tingkat provinsi dan
tingkat kota) untuk dana BOS.
b) Suku Dinas Pendidikan untuk dana BOP.
2) Teliti apakah Berita Acara Verifikasi tersebut mempunyai
pengendalian intern yang memadai contoh:
a) Ditandatangani oleh dua belah pihak (Pihak Sekolah dan
Dinas/Suku Dinas Pendidikan)
b) Waktu pelaksanaan verifikasi (Triwulan I,II, III, dan IV).
c) Kelengkapan daftar check list.

6
d) Rekomendasi dari tim Dinas dan Suku Dinas Pendidikan bila
terdapat pengembalian atau penyetoran ke kas daerah
terhadap kegiatan pengadaan barang dan jasa.
3) Buat kesimpulan secara keseluruhan atas pelaksanaan langkah
diatas.

7
BAB III
POTENSI TEMUAN, REKOMENDASI, DAN TINDAK LANJUT

A. Potensi temuan dan rekomendasi atas penatausahaan dana


BOS dan BOP

1) SPJ ada tetapi Barang tidak ada.


Rekomendasinya adalah dilakukan pemenuhan barang sesuai
dengan spesifikasi dan harus dipenuhi maksimal sampai
dengan berakhirnya pelaksanaan surat tugas. Bila sampai
dengan masa berakhirnya surat tugas barang belum dipenuhi
harus disetorkan ke rekening BOS sekolah untuk dana BOS dan
rekening kas daerah untuk dana BOP.

2) SPJ ada tetapi Barang tidak lengkap


Rekomendasinya adalah barang dilengkapi sesuai dengan
spesifikasi dan harus dipenuhi maksimal sampai dengan
berakhirnya pelaksanaan surat tugas. Bila sampai dengan masa
berakhirnya surat tugas barang belum dipenuhi harus disetorkan
ke rekening BOS sekolah untuk dana BOS dan rekening kas
daerah untuk dana BOP.

3) SPJ tidak ada tetapi barang/jasa ada.


Rekomendasinya adalah SPJ dilengkapi sesuai dengan
kegiatan yang dilaksanakan dan barang yang diadakan dipenuhi
maksimal sampai dengan berakhirnya pelaksanaan surat tugas.
Bila sampai dengan masa berakhirnya surat tugas belum
dipenuhi harus disetorkan ke rekening BOS sekolah untuk dana
BOS dan rekening kas daerah untuk dana BOP.

4) SPJ tidak lengkap tetapi barang ada


Rekomendasinya adalah SPJ dilengkapi sesuai dengan
kegiatan yang dilaksanakan dan barang yang diadakan dipenuhi
maksimal sampai dengan berakhirnya pelaksanaan surat tugas.

8
Bila sampai dengan masa berakhirnya surat tugas belum
dipenuhi harus disetorkan ke rekening BOS sekolah untuk dana
BOS dan rekening kas daerah untuk dana BOP.

5) Pelaksanaan Kegiatan pengadaan barang dan jasa yang tidak


sesuai dengan RKAS.
a) Tidak ada di RKAS namun dilaksanakan
b) Ada di RKAS namun Realisasinya berbeda
Rekomendasi terhadap dua permasalahan diatas jika barang
tersebut ada dan sesuai dengan dokumen administrasinya
(SPJ) maka diberikan toleransi, namun bila barang tersebut
tidak ada dan tidak sesuai dengan dokumen administrasi maka
disetorkan ke rekening BOS sekolah untuk dana BOS dan
rekening kas daerah untuk dana BOP.

6) Adanya Rabat (Potongan Harga)


a) Apabila rabat dikembalikan dalam bentuk barang atau
kegiatan lain.
Rekomendasi akan dilakukan penilaian terhadap kewajaran
pengadaaan dan kegiatan lainnya melalui evaluasi terhadap
SPJ pengadaan dan kegiatan tersebut, bila tidak terdapat
barang dan SPJ maka dikembalikan ke rekening BOS
sekolah untuk dana BOS dan rekening kas daerah untuk
dana BOP.
b) Apabila rabat dikembalikan dalam bentuk Uang.
Rekomendasi jika disimpan di sekolah dan digunakan untuk
kepentingan pribadi maka disetorkan ke rekening BOS
sekolah untuk dana BOS dan rekening kas daerah untuk
dana BOP.

7) Jika terdapat setoran ke kas daerah maka sekolah wajib


melaporkan ke Suku Dinas untuk dana BOP dan Dinas untuk
BOS serta harus disesuaikan dengan pencatatan asetnya.

9
B. Langkah-langkah penyetoran dana BOS dan BOP
1) Dana BOS
Atas temuan hasil pemeriksaan terhadap dana BOS, apabila
terdapat temuan kerugian yang harus disetorkan maka
disetorkan ke rekening BOS sekolah.
2) Dana BOP
a. Apabila disetorkan pada tahun berjalan maka disetorkan ke
rekening Suku Dinas Pendidikan untuk selanjutnya akan
dibuatkan Surat Tanda Setoran (STS), proses selanjutnya
Suku Dinas Pendidikan akan menyetorkan ke rekening kas
daerah.
b. Apabila disetorkan pada tahun anggaran berikutnya maka
akan disetorkan langsung ke kas daerah dengan
mempertimbangkan waktu cut of dari Badan Pengelola
Keuangan Daerah (BPKD).

10
BAB IV
PENUTUP

Demikian Buku Saku ini disusun secara bersama sebagai


suatu Pedoman dalam Penatausahaan Dana BOS dan BOP Sekolah
oleh Inspektorat dan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.
Dalam rangka menjaga kesinambungan Penatausahaan
Dana BOS dan BOP yang baik dibutuhkan Komitmen dari segenap
Pemangku Kepentingan/Stakeholder di lingkungan Dinas Pendidikan
Provinsi DKI Jakarta.
Apabila terdapat hal-hal yang belum dituangkan dalam Buku
Saku ini, akan dilakukan penyempurnaan lebih lanjut.

11
Lampiran 1 Kelengkapan SPJ
No Jenis Belanja Item Kelengkapan SPJ: Ada Tidak Ada Keterangan
Kuitansi dengan identitas Penyedia
Belanja Barang Faktur/Nota Pembelian/Surat Jalan dari
diatas penyedia
Rp50.000.000,00 Bukti Transfer
1 s/d Setiap pembelian dicatat pada KIB-B,
Rp200.000.000,00 KIB-E, atau buku persediaan
yang bukan Surat Perintah Kerja:
belanja makan a. Kerangka Acuan Kerja (KAK)
dan minum
b. Harga Perkiraan Sendiri (HPS)
c. Surat Penawaran Harga dari Penyedia
d. Negosiasi dituangkan dalam BA
e. Surat Penunjukan Penyedia
Barang/Jasa
f. Berita Acara Pemeriksaan
Hasil Pekerjaan
g. Dokumentasi/Foto
h. Berita Acara Serah Terima (BAST)
i. Surat Setoran Pajak (SSP) Pajak
Penghasilan Pasal 22 (1.5%)
j. Surat Setoran Pajak (SSP) Pajak
Pertambahan Nilai untuk objek PPN
(10%)
Kuitansi dgn identitas Penyedia
Nota/Bukti Pembelian dgn
identitas Penyedia
Faktur/Nota Pembelian/Surat
Jalan dari penyedia
Bukti Transfer
Surat Setoran Pajak (SSP) Pajak
Penghasilan Pasal 22 (1.5%) utk
Belanja Barang pembelian diatas Rp2.000.000,00
dibawah Surat Setoran Pajak (SSP) Pajak
Rp50.000.000,00,
2 Pertambahan Nilai utk objek PPN (10%)
yang bukan
Berita Acara Serah Terima
belanja makan
Berita Acara Pemeriksaan Hasil
dan minum
Pekerjaan
Dokumentasi/Foto
Harga Perkiraan Sendiri
Surat Permintaan Penawaran
Surat Penawaran Harga dari
Penyedia
Surat/Berita Acara Negosiasi
Surat Permintaan Pembelian
Belanja Jasa Sekolah tidak diperkenankan melakukan
3
Konstruksi belanja berupa Pekerjaan Konstruksi

12
Jenis Tidak
No Item Kelengkapan SPJ: Ada Keterangan
Belanja Ada
Pemeliha Kuitansi dgn identitas Penyedia
raan/Per Faktur/Nota Pembelian/Surat Jalan dari penyedia
4 baikan Bukti Transfer
diatas Surat Perintah Kerja:
RP50.000 a. Kerangka Acuan Kerja (KAK)
.000,00
s/d b. Harga Perkiraan Sendiri (HPS)
Rp200.00 c. Surat Penawaran Harga dari Penyedia
0.000,00 d. Negosiasi dituangkan dalam BA
untuk e. Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa
peralatan f. Berita Acara Pemeriksaan Hasil Pekerjaan
dan g. Dokumentasi/Foto
mesin h. Berita Acara Serah Terima (BAST)
yang ada i. Surat Setoran Pajak (SSP) Pajak Penghasilan Pasal
di KIB-B 22 (1.5%)
j. Surat Setoran Pajak (SSP) Pajak Pertambahan Nilai
utk objek PPN (10%)
Kuitansi dgn identitas Penyedia
Nota/Bukti Pembelian dgn identitas Penyedia
Pemeliha Faktur/Nota Pembelian/Surat Jalan dari penyedia
raan/Per Bukti Transfer
baikan Surat Setoran Pajak (SSP) Pajak Penghasilan Pasal 22
dibawah (1.5%) utk pembelian diatas Rp2.000.000,00
RP50.000 Surat Setoran Pajak (SSP) Pajak Pertambahan Nilai utk
.000,00 objek PPN (10%)
5
untuk Berita Acara Serah Terima
peralatan Berita Acara Pemeriksaan Hasil Pekerjaan
dan Dokumentasi/Foto
mesin Harga Perkiraan Sendiri
yang ada Surat Permintaan Penawaran
di KIB-B Surat Penawaran Harga dari Penyedia
Surat/Berita Acara Negosiasi
Surat Permintaan Pembelian

Pemeliha Dipecah antara belanja barang


raan/Per material/bangunan (belanja barang) dengan
baikan upah tukang (belanja tenaga ahli)
dibawah Penyedia Barang dan Jasa /Tukang memiliki
RP50.000 rekening Bank DKI
.000,00 Kwitansi dan Faktur
6
untuk Dokumentasi/Foto
peralatan Berita Acara Pemeriksaan Hasil Pekerjaan
dan
mesin
yang ada
di KIB-C

13
Tidak
No Jenis Belanja Item Kelengkapan SPJ: Ada Keterangan
Ada
Sekolah tidak diperkenankan melakukan belanja
Belanja Jasa
7 berupa Jasa Konsultansi (perencanaan gedung,
Konsultansi
penelitian, kajian, dll)
Pembelian s/d Rp10.000.000,00 menggunakan
nota pembelian atau kuitansi
Jika Pembelian diatas Rp 10.000,00,00
Undangan Rapat
Daftar Hadir
Notulen
Dokumentasi/Foto Kegiatan Rapat
Daftar Terima Konsumsi/Snack
Faktur/Nota pengiriman Barang/Surat Jalan
Bukti Transfer
Belanja
Bukti setor pajak kalau dibawah Rp 2.000.000
8 makan
minum Rapat tidak kena PPh 22
Jika dibeli melalui Jasa Catering atau rekanan,
dikenakan PPN 10%
Jika dibeli melalui rumah makan yang menjual
langsung (di sekitar sekolah) tidak dikenakan PPN
10% mengingat rumah makan adalah obyek pajak
daerah (pajak hotel dan restaurant 10%)
Pembelian di bawah Rp2 juta tidak diikenakan
PPh psl 22
Pembelian di atas Rp2 juta dikenakan PPh psl
22 = 1,5 %
Jika Pembelian diatas Rp 10.000,00,00
Dokumentasi/Foto
Daftar Terima
Faktur/Nota pengiriman Barang/Surat Jalan
Bukti Transfer
Bukti setor pajak kalau dibawah Rp 2.000.000
tidak kena PPh 22
Makan
Jika dibeli melalui Jasa Catering atau rekanan,
minum
9 dikenakan PPN 10%
harian
pegawai Jika dibeli melalui rumah makan yang menjual
langsung (di sekitar sekolah) tidak dikenakan PPN
10% mengingat rumah makan adalah obyek pajak
daerah (pajak hotel dan restaurant 10%)
Pembelian di bawah Rp2 juta tidak diikenakan
PPh psl 22
Pembelian di atas Rp2 juta dikenakan PPh psl
22 = 1,5 %

14
Tidak
No Jenis Belanja Item Kelengkapan SPJ: Ada Keterangan
Ada
Undangan kegiatan/pengerah an
massa/extrakulikuler
Jadwal
Surat Tugas
Daftar Hadir
Sewa laporan kegiatan / Notulen
10
Kendaraan Bukti Transfer
STNK, Foto Nopol, Foto Kendaraan
PPh pasal 23 (1.5 %) dan PPN 10 %, Kecuali
plat kuning, tidak
dikenakan PPN 10%
Dokumentasi
Mobilitas Tiket Undangan
Kapal untuk Surat Tugas
memenuhi Daftar Hadir
undangan laporan kegiatan / Notulen
11
menghadiri Bukti Transfer
kegiatan bagi Tiket kapal
sekolah yang
ada dipulau Dokumentasi
Surat tagihan
Telepon/Air/Listrik/Kawat /Faksimi li/Intern
et/Pos
12 TALI
Bukti Pembayaran
Bukti Transfer
Jika tambah daya seijin Dinas/Sudin
Sertifikat keahlian/ kompetensi
Surat Tugas
Biodata
Daftar Hadir
Tanda Terima Honor
Jadwal
laporan kegiatan dan atau materi
13 Tenaga Ahli
Bukti Transfer
Bukti Setor Pajak PPh, ASN Pemda DKI tidak
dibolehkan menerima honorarium,ASN
Pusat/Pemda lain: golongan I dan II =
0%,golongan III : bruto x 5%, golongan IV =
bruto x 15%,Non PNS : bruto x 50% x PPh
5% (PPh Pasal 17)

15
Tidak
No Jenis Belanja Item Kelengkapan SPJ: Ada Keterangan
Ada
Kualifikasi Kompetensi linear/Ijazah dengan
keahlian dan/atau sertifikat
pelatih/instruktur/Piagam Keahlian
Surat Tugas
Biodata
Daftar Hadir
Tanda Terima Honor
14 Instruktur
Jadwal
laporan kegiatan dan atau materi
Bukti Transfer
Bukti Setor Pajak PPh, ASN Pemda DKI tidak
dibolehkan menerima honorarium,ASN
Pusat/Pemda lain: golongan I dan II = 0%,golongan
III : bruto x 5%, golongan IV = bruto x 15%,Non
PNS : bruto x 50% x PPh 5% (PPh Pasal 17)
Undangan Narasumber
Surat Tugas Narasumber
Sertifikat keahlian
Biodata Narasumber
Daftar Hadir Narasumber
Tanda Terima Honor
15 Narasumber
laporan kegiatan dan atau materi
Dokumentasi Kegiatan/foto
Bukti Transfer
Bukti Setor Pajak PPh, ASN Pemda DKI tidak
dibolehkan menerima honorarium,ASN
Pusat/Pemda lain: golongan I dan II = 0%,golongan
III : bruto x 5%, golongan IV = bruto x 15%,Non
PNS : bruto x 50% x PPh 5%

16
Tidak
No Jenis Belanja Item Kelengkapan SPJ: Ada Keterangan
Ada
Mengacu pada MoU antara Dinas
Pendidikan dengan bank dki untuk tidak
Jasa
memasukan bunga simpanan atau jasa
16 Instrumen
transfer
Keuangan
Jika transfer selain bank DKI biaya jasa dibebankan
kepada penerima
Undangan yang memenuhi kulifikasi
Surat tugas sesuai dengan kualifikasi
Biaya Bukti Pendaftaran
17 Kepesertaan Daftar Hadir
kegiatan Bukti Transfer
Kuitansi
laporan kegiatan/foto dokumen
Sewa mesin foto copy dapat dilakuan apabila
hasil,perhitugan dinilai lebih efisien dan ekonomis,
Pihak sekolah hanya menyediakan kertas, tempat,
Sewa foto dan biaya listrik, dituangkan dalam perjanjian sewa,
18
copy Bukti setor PPN 10% , dan PPh pasal 23 1,5%
Kuitansi
foto
Bukti Transfer

17